Belajar teknisi komputer

592 views
521 views

Published on

Bab ini mungkin menjadi bab yang menarik bagi mereka yang ingin menjadi teknisi komputer yang terampil. Untuk dapat merakit komputer, pertama-tama kita harus mengerti keterangan berbahasa Inggris yang tertulis di manual peralatan komputer maupun program-program komputer kita. Jika perlu, siapkan kamus bahasa Inggris.

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
592
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Belajar teknisi komputer

  1. 1. Belajar Teknisi Komputer: Perakitan KomputerBab ini mungkin menjadi bab yang menarik bagi mereka yang ingin menjadi teknisikomputer yang terampil. Untuk dapat merakit komputer, pertama-tama kita harusmengerti keterangan berbahasa Inggris yang tertulis di manual peralatan komputermaupun program-program komputer kita. Jika perlu, siapkan kamus bahasa Inggris.Dalam merakit komputer, tangan tidak boleh basah (berkeringat). Kita juga tidakboleh memegang langsung bagian tengah chip IC, termasuk prosesor dan memori.Keringat dapat menyebabkan short pada rangkaian elektronik motherboard saat kitamenyalakannya. Gunakan juga alas kaki yang terbuat dari karet agar kita tidak terkenakejutan listrik pada saat perakitan.Tips:Ada cara agar kita tidak terkena kejutan listrik ketika merakit PC, yaitu denganmenambahkan ground pada listrik rumah. Masukkan sebatang besi yang telahtersambung dengan kabel ke dalam tanah (sedalam ±2 meter). Kemudiansambungkan ujung kabel yang lainnya ke bodi komputer. Bisa juga dengan caramengenakan gelang yang terbuat dari logam (kabel yang telah dikupas kulitnya) dansambungkan ke besi tadi.Komponen yang DiperlukanKomponen utama yang diperlukan dalam merakit sebuah PC sebagai berikut.1. Monitor2. Motherboard3. Memori/RAM4. Prosesor5. VGA card jika tidak ada fasilitas VGA on board pada motherboard6. Floppy drive7. Harddisk8. Keyboard9. Mouse10.CD/DVD-ROMProgram atau Software yang DiperlukanSiapkan juga disket atau CD yang berisi software sistem operasi dan softwareaplikasi. Software sistem operasi yang umum digunakan adalah DOS, Windows 98,Windows Milenium, Windows 2000/XP. Sementara itu, software aplikasi yang umumdipakai adalah MS Office. Siapkan juga software aplikasi lain yang kira-kiradiperlukan. Saat ini telah muncul beragam software aplikasi yang cukup menarik.Namun, kita harus menyesuaikan software tersebut dengan sistem operasi yangdipakai. Jika software aplikasi tersebut tidak compatible dengan sistem operasi yangkita pakai, bisa dipastikan aplikasi tersebut tidak akan berjalan. Kita bisa bertanyakepada penjual software atau biasanya keterangan tersebut tercantum di labelpembungkus CD-nya. Di samping itu, software aplikasi yang akan kita instal jugaharus sesuai dengan spesifikasi hardware komputer kita.Langkah-langkah PerakitanSiapkan motherboard dan aturlah posisi konektor jumper sesuai dengan yang tertulispada manualnya. Caranya, cabutlah konektor plastik jumper penghubung pin yang ada
  2. 2. pada motherboard. Pindahkan pada posisi lain yang menghubungkan sebuah kaki pindengan kaki pin lainnya sesuai dengan petunjuk yang tertulis pada buku manualmotherboard. Biasanya, produsen motherboard menyebutkan posisi jumper tertentusesuai dengan jenis prosesor yang akan digunakan. Penyetelan posisi jumper inimemungkinkan motherboard memberikan listrik yang tepat dan sesuaidengan kebutuhan listrik prosesor yang dipasang. Pengaturan jumper tidak perludilakukan jika kita menggunakan motherboard tipe terbaru. Sistem motherboardterbaru akan mengatur kecepatan clock prosesor yang kita gunakan secara otomatis,kecuali jika kita akan meng-over clocknya.Langkah awal yang harus dilakukan untuk merakit komputer sebagai berikut.1. Pasanglah prosesor pada soketnya. Sesuaikan tanda yang ada pada prosesor dansoketnya. Perhatikan kode titik atau sisi prosesor yang miring. Tanda tersebutmerupakan petunjuk agar bagian prosesor itu dipasang pada bagian soket yangmemiliki tanda sama (tidak boleh terbalik). Setelah terpasang, kuncilah tangkai yangterdapat di sisi soket prosesor. Bacalah dengan baik manual prosesor yang biasanyadisertakan ketika kita membelinya. Jika kita salah memasang prosesor akan berakibatfatal. Selanjutnya, pasanglah kipas pendingin di atas prosesor yang telah terpasang.Pada Prosesor Pentium II, soket prosesor ada yang dibuat bersatu dengan papansirkuit khusus. Untuk memasang prosesor ini, cukup dengan memasang papan sirkuittersebut ke motherboard dan menguncinya dengan baik. Setelah prosesor terpasang,jangan lupa untuk menambahkan sedikit pasta khusus agar posisi permukaan prosesorbenar-benar menyatu dengan permukan heatsink kipas sehingga panas prosesor akanmenyebar dengan sempurna. Terakhir, hubungkan konektor kabel kipas prosesor kesoket yang ada di motherboard.2. Pasanglah RAM pada tempatnya dengan baik. Sudut memori yang biasanyaberlekuk dan celah yang berada pada bagian bawah memori harus ditempatkan padatempatnya secara hati-hati. Jika pemasangannya terbalik, memori akan sulitdimasukkan. Pada jenis memori SDRAM/DDRAM, dudukan memori di motherboardmemiliki pengait yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memorike dalamnya. Berikan sedikit tekanan hingga pengait memori tersebut menguncisendiri.
  3. 3. 3. Pasanglah harddisk, CD-ROM drive, dan floppy drive pada tempat yang telahtersedia di casing. Kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati.4. Sambungkan kabel power suplai ke slot power yang terdapat di harddisk, flopydrive, dan CD-ROM drive. Sesuaikan konektor kabel dengan dudukannya. Perhatikansudut konektor plastik pada kabel tersebut. Konektor ini sudah dirancang sesuaidengan dudukan yang terdapat pada harddisk, flopy drive, atau CD- ROM drive. Jikaterbalik, konektor tersebut akan sulit dimasukkan.5. Sambungkan kabel data dari floppy drive ke slot yang ada di motherboard.Sambungkan juga kabel data dari harddisk ke slot IDE nomor 1 dan kabel data dariCD ROM ke slot IDE nomor 2 yang ada di motherboard. Sisi kabel berwarna merahharus menempati kaki nomor 1 pada tiap slot. Kita bisa melihat keteranganyang tertulis di motherboard atau di manual motherboard.
  4. 4. 6. Pasanglah VGA card (jika motherboard tidak dilengkapi fasilitas VGA on board)pada slot yang sesuai dengan tipenya. Jika VGA card yang digunakan adalah jenisISA, tempatkan card tersebut pada ISA slot di motherboard. Begitu juga dengan VGAcard jenis AGP dan PCI.7.Langkah selanjutnya adalah pemasangan kabel-kabel ke PIN group. Hubungkankonektor kabel penghubung tombol reset ke pin reset yang terdapat padamotherboard. Hubungkan juga konektor kabel penghubung speaker ke pin yangbertuliskan speaker (sering ditulis dengan kode LS) yang ada pada motherboard. Padabeberapa casing telah dilengkapi dengan kabel lampu indikator beserta kabelpenghubung speaker dan tombol reset lengkap dengan konektornya. Dengandemikian, kita tinggal menghubungkannya ke motherboard.8.Pasang kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di VGA card. Konektornyaberbentuk trapesium dan memiliki 3 deret kaki yang tersusun rapi.9.Pasang konektor keyboard ke slot keyboard dan konektor mouse ke slot mouse yangterdapat di motherboard. Pada jenis P/S2, kedua konektor ini memiliki bentuk yangsama. Perhatikan tanda (gambar) yang ada di samping slot masing-masing.
  5. 5. 10.Pasang kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat dibagian belakang power suplai yang telah terpasang pada casing CPU. Jikakonektornya tidak cocok atau tidak ada slot power ke monitor, pasang kabel listriktersebut ke jala-jala listrik rumah. Selanjutnya, pasang kabel listrik untuk CPU keslot yang terdapat pada power suplai.Setelah selesai dirakit, komputer tidak bisa langsung digunakan. Kita harus mengaturprogram BIOS dan menginstal program sistem operasinya terlebih dahulu. Sebelummengatur program BIOS, sebaiknya cek kembali semua langkah yang telah kitalakukan tadi. Perhatikan, posisi jumper jangan ada yang salah, demikian jugaprosesor, RAM, dan kabel-kabel penghubung. - Menjadi Teknisi KomputerTerampilMengapa perlu menjadi teknisi komputer? Baca selanjutnya dihttp://lenterakecil.com/menjadi-teknisi-komputer-yang-terampil/

×