Makalah kimia anorganik Ernilawati f1c111015_

5,518 views
5,415 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,518
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
134
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah kimia anorganik Ernilawati f1c111015_

  1. 1. KIMIA ANORGANIK II“LOGAM ALKALI TANAH ATAU LOGAM GOLONGAN IIA ” DOSEN PENGAMPU : NOFRIZAL JOHN NAMA : ERNILAWATI S. NIM : F1C111015 FAKULTAS SAINS DAN TERNOLOGI PROGRAM STUDI KIMIA KURNI UNIVERSITAS JAMBI TAHUN 2013 1
  2. 2. KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena berkat dan limpahan rahmatNyalah maka penulis boleh menyelesaikansebuah makalah dengan tepat waktu. Penulis mengucapkan terima kasih kepada bapak Drs. Nofrizal John,M.Siselaku dosen pengampu mata kuliah Kimia Anorganik II yang telah membimbingpenulis dalam menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berjudul “Logam Alkali Tanah”, yang didalamnya membahastentang keberadaan, sifat-sifat, ekstraksi, reaksi-reaksi, aplikasi serta bahaya-bahaya dari logam alkali tanah. Penullis menyadari makalah ini memilki banyak kekurangan.Untuk itupenulis mohon maaf serta mohon kritik dan saran yang membangun untukpenyempurnaan makalah ini. Jambi, Maret 2013 Penulis 2
  3. 3. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR...............................................................................................iDAFTAR ISI.............................................................................................................iiBAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG............................................................................1 1.2 TUJUAN.................................................................................................1 1.3 RUMUSAN MSALAH...........................................................................1BAB II PEMBAHASAN 2.1 SIFAT FISIK LOGAM ALKALI TANAH.............................................2 2.2 SIFAT KIMIA LOGAM ALKALI TANAH.........................................14 2.3 KEBERADAAN.....................................................................................17 2.4 REAKSI-REAKSI ALKALI TANAH...................................................18 2.5 IDENTIFIKASI ALKALI TANAH.......................................................22 2.6 PROSES PEMNUATAN LOGAM ALKALI TANAH.........................23 2.7 APLIKASI LOGAM ALKALI TANAH................................................26BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN......................................................................................29 3.2 SARAN...................................................................................................29DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................30 3
  4. 4. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Seringkali kita tidak menyadari bahwa hidup kita tidak lepas dari suatu zat bernama unsur.Betapa tidak, bahkan suatu bahan yang jumlahnya sedikit dan tanpa sadar kita konsumsi sehari-harimerupakan mineral yang sangat penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh,penghubung antar syaraf, kerja jantung, dan pergerakan otot adalah salah satu unsur logam golonganII A atau lazim disebut alkali tanah yang bernama Berilium, Magnesium, Kalsium, Stronsium,Barium, dan Radium. Dalam makalah ini, akan dibahas keberadaan dari Logam Alkali Tanah dialam, dan proses pembuatannya.B. TujuanMakalah ini bertujuan untuk :1. Mengetahui keberadaan dari Logam Alkali Tanah di alam.2. Menjelaskan cara pengolahan logam Alkali Tanah.3. Mengetahui sifat-sifat unsur-unsur golongan IIA4. Mengetahui manfaat unsur-unsur golonngan IIAC. Rumusan Masalah1. Di mana saja Logam Alkali tanah dapat di temukan di alam?2. Bagaimana cara pengolahan Logam Alkali Tanah? 4
  5. 5. BAB II PEMBAHASAN LOGAM ALKALI TANAH Logam alkali tanah ,yaitu unsur-unsur golongan II A, terdiri atas Berilium (Be), Magnesium(Mg), Kalsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Unsur-unsur II A umumnyaditemukan di dalam tanah berupa senyawa tak larut, sehingga disebut logam alkali tanah(alkaline earth metal). Unsur-unsur golongan IIA disebut juga alkali tanah sebab unsur-unsurtersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. Logam alkali tanah umumnyareaktif, tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali Seperti logam alkali, maka logam alkali tanah pun tidak terdapat bebas di alam. Logam alkalitanah dalam sistem periodik terletak pada golongan IIA. Atom logam-logam ini memiliki duaelektron valensi. Pada pembentukan ion positif kedua elektron valensinya dilepaskan, sehinggaterbentuk ion logam bermuatan +2. a. Berilium. Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi, bahkan hampir bisa dikatakan tidakada. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3], danKrisoberil [Al2BeO4]. b. Magnesium. Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 1,9%keberadaannya. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2],Senyawa Karbonat [MgCO3], Dolomit [MgCa(CO3)2], dan Senyawa Epsomit [MgSO4.7H2O]. c. Kalsium. Kalsium adalah logam alkali yang paling banyak terdapat di kerak bumi. Bahkan kalsiummenjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 3,4% keberadaanya. Di alamkalsium dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO3], Senyawa Fospat [CaPO4], SenyawaSulfat [CaSO4], Senyawa Fourida [CaF]. 5
  6. 6. d. Stronsium.Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0,03%. Di alam strontium dapat membuntuksenyawa Mineral Selesit [SrSO4], dan Strontianit. e. Barium.Barium berada di kerak bumi sebanyak 0,04%. Di alam barium dapat membentuk senyawa :Mineral Baritin [BaSO4], dan Mineral Witerit [BaCO3]..KONFIGURASI ELEKTRONBerelium (Be) = 1s2 2s2Magnesium (Mg) = 1s2 2s2 2p6 3s2Kalsium (Ca) = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2Stronsium (Sr) = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2Barium (Ba) = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2Radium (Ra) = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 7s22.1. SIFAT FISIK LOGAM ALKALI TANAH Unsur logam alkali tanah (IIA) ini terdiri dari Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra. Golongan inimempunyai sifat-sifat yang mirip dengan golongan IA. Perbedaannya adalah bahwa golonganIIA ini mempunyai konfigurasi elektron ns2 dan merupakan reduktor yang kuat. Meskipun lebih 6
  7. 7. keras dari golongan IA, tetapi golongan IIA ini tetap relatif lunak, perak mengkilat, danmempunyai titik leleh dan kerapatan lebih tinggi. Secara umum unsur-unsur logam alkali tanah memiliki sifat fisik sebagai berikut:Berwujud padat Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhu ruangan. Oleh karenaitu, unsur-unsur logam alkali tanah pada suhu ruangan berbentuk padatan.Tiga elemen ini memberikan karakteristik warna ketika dipanaskan dalam api: • Putih cemerlang : Mg • Merah bata : Ca • Merah : Sr • Hijau : Ba Jari-jari atom dan ion semakin besar (dari atas ke bawah). Jari-jari ion jauh lebih kecildaripada jari-jari atom. Hal ini karena atom mengandung dua elektron dalam tingkat s relatif jauhdari nukleus, dan inilah elektron yang dikeluarkan untuk membentuk ion. Sisa elektron dengandemikian dalam tingkat lebih dekat ke inti, dan di samping meningkatnya biaya nuklir efektifmenarik elektron menuju inti dan mengurangi ukuran ion. Berikut ini diberikan unsur-unsur yang terletak pada golongan IIA dan cirri-ciri fisiknyasecara khususnya.2.1.1. Be (Berilium) Berilium merupakan bagian dari alkali tanah yang kegunaan utamanya adalah sebagaibahan penguat dalam tembaga berilium .Berilium dan garam-garamnya sangat beracun dan harusditangani dengan sangat hati-hati. Berilium dan senyawa-senyawanya tidak boleh dirasa denganlidah untuk membuktikan rasa manis alami logam ini.Nama, Lambang, Nomor atom : Berilium, Be, 4Deret kimia : Logam alkali tanahGolongan, Periode, Blok : 2, 2, sPenampilan : Putih-kelabu metalikMassa atom : 9,012182(3) g/mol 7
  8. 8. Konfigurasi electron : 1s2 2s2Jumlah elektron tiap kulit : 2, 2CIRI-CIRI FISIKFase : padatMassa jenis (sekitar suhu kamar) :1,85 g/cm³Massa jenis cair pada titik lebur :1,690 g/cm³Titik lebur :1560 K (1287 °C, 2349 °F)Titik didih :2742 K (2469 °C, 4476 °F)Kalor peleburan :7,895 kJ/molKalor penguapan :297 kJ/molKapasitas kalor :(25 °C) 16,443 J/(mol•K)Tekanan uap :P/Pa 1 10 100 1k 10k 100k pada T/K 1462 1608 1791 2023 2327 2742CIRI-CIRI ATOMStruktur Kristal : HeksagonalBilangan oksidasi : 2 (oksida amfoter)Elektronegativitas : 1,57 (skala Pauling)Energi ionisasi 1st : 899,5 kJ/mol2nd : 1757,1 kJ/mol3rd : 14848,7 kJ/molJari-jari atom : 105 pmJari-jari atom (terhitung) : 112 pmJari-jari kovalen : 90 pmJumlah Tingkat Energi :2Energi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :2FaktaTanggal Penemuan : 1798Penemu : Fredrich WohlerNama Asal : Dari mineral berylPenggunaan : pesawat ruang angkasa, peluru kendali, pesawat 8
  9. 9. Diperoleh Dari : beryl, chrysoberyl2.1.2. Magnesium (Mg) Magnesium adalah elemen terbanyak kedelapan yangmembentuk 2% berat kulit bumi, serta merupakan unsurterlarut ketiga terbanyak pada air laut. Logam alkali tanah initerutama digunakan sebagai zat campuran (alloy) untukmembuat campuran alumunium-magnesium yang seringdisebut "magnalium" atau "magnelium". Magnesium merupakan salah satu jenis logam ringandengan karakteritik sama dengan aluminium tetapi magnesium memiliki titik cair yang lebihrendah dari pada aluminium. Seperti pada aluminium, magnesium juga sangat mudahbersenyawa dengan udara (Oksgen).Perbedaannya dengan aluminium ialah dimana magnesiummemiliki permukaan yang keropos yang disebabkan oleh serangan kelembaban udara karenaoxid film yang terbentuk pada permukaan magnesium ini hanya mampu melindunginya dariudara yang kering.Unsur air dan garam pada kelembaban udara sangat mempengaruhi ketahananlapisan oxid pada magnesium dalam melindunginya dari gangguan korosi.Untuk itu benda kerjayang menggunakan bahan magnesium ini diperlukan lapisan tambahan perlindungan seperti catatau meni. Magnesium murni memiliki kekuatan tarik sebesar 110 N/mm2 dalam bentuk hasilpengecoran (Casting), angka kekuatan tarik ini dapat ditingkatkan melalui proses pengerjaan.Magnesium bersifat lembut dengan modulus elsatis yang sangat rendah. Magnesium memilikiperbedaan dengan logam-logam lain termasuk dengan aluminium, besi tembaga dan nickeldalam sifat pengerjaannya dimana magnesium memiliki struktur yang berada didalam kisihexagonal sehingga tidak mudah terjadi slip. Oleh karena itu,magnesium tidak mudah dibentukdengan pengerjaan dingin.Disamping itu, presentase perpanjangannya hanya mencapai 5 % danhanya mungkin dicapai melalui pengerjaan panas.Nama, Lambang, Nomor atom : magnesium, Mg, 12Deret kimia : alkali tanahGolongan, Periode, Blok : 2, 3, s 9
  10. 10. Penampilan : putih keperakanMassa atom : 24.3050(6) g/molKonfigurasi electron : [Ne] 3s2Jumlah elektron tiap kulit : 2, 8, 2CIRI-CIRI FISIKFase : padatMassa jenis (sekitar suhu kamar) :1.738 g/cm³Massa jenis cair pada titik lebur :1.584 g/cm³Titik lebur : 923 K (650 °C, 1202 °F)Titik didih :1363 K (1090 °C, 1994 °F)Kalor peleburan :8.48 kJ/molKalor penguapan :128 kJ/molKapasitas kalor :(25 °C) 24.869 J/(mol•K)Tekanan uap :P/Pa 1 10 100 1k 10k 100k pada T/K 701 773 861 9711132 1361CIRI-CIRI ATOMStruktur Kristal :segi enamBilangan oksidasi :2 (oksida dasar yang kuat)Elektronegativitas :1.31 (skala Pauling)Energi ionisasi 1st : 737.7 kJ/mol2nd : 1450.7 kJ/mol3rd : 7732.7 kJ/molJari-jari atom :150 pmJari-jari atom (terhitung) :145 pmJari-jari kovalen :130 pmJari-jari Van der Waals : 173 pmJumlah Tingkat Energi: 3Energi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :8ketiga Energi Level :2Fakta 10
  11. 11. Tanggal Penemuan : 1808Penemu : Sir Humphrey DavyNama Asal : Magnesia (Kota)Penggunaan : pesawat, rudalDiperoleh dari : air laut2.1.3. Ca (Kalsium)Definisi kalsium. Kalsium adalah unsure kimia dengan nomor atom 20 dan massa atom 40,08.Berupa logam, dengan titik lebur 842°C dan titik didih 1480° C. ditemukan pada tahun 1808 olehH. Davy, J Berzelias, dan M. Portin. Kalsium tidak terdapat bebas, melainkan terdapat dalambatu ,kapur, adukan semen, beton, bata, kaca, dan cat. Penggunaan kalsium yaitu senyawanyadigunakan dalam metalurgi, pengikat nitrogen dari udara, pemutih, penawar bau, dan pembuatankapur. Kalsium berguna pada bidang biologi yaitu berguna untuk kepentingan kelangsunganhidup karena kalsium merupakan unsur penting dalam organisme hidup, terutama dalam kulit,tulang dan gigi. Kurang lebih 2 % tubuh manusia tersusun dari kalsium.Nama, Lambang, Nomor atom :Kalsium, Ca, 20Deret kimia :Logam alkali tanahGolongan, Periode, Blok :2, 4, sPenampilan :putih keperakanMassa atom :40,078(4)g•mol−1Konfigurasi electron :[Ar] 4s2Jumlah elektron tiap kulit :2, 8, 8, 2CIRI-CIRI FISIKFase :PadatMassa jenis (mendekati suhu kamar) :1,55 g•cm−3Massa jenis cairan pada titik didih :1,378 g•cm−3Titik leleh :1115 K (842 °C, 1548 °F)Titik didih :1757 K (1484 °C, 2703 °F)Kalor peleburan :8,54 kJ•mol−1Kalor penguapan :154,7 kJ•mol−1 11
  12. 12. Kapasitas kalor (25 °C) :25,929 J•mol−1•K−1Tekanan uap :P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100k pada T/K 864 956 1071 1227 14431755CIRI-CIRI ATOMStruktur kristal :kubik berpusat mukaBilangan oksidasi :2 (oksida dasar yang kuat)Elektronegativitas :1,00 (Skala Pauling)Energi ionisasi 1st : 589,8 kJ•mol−12nd : 1145,4 kJ•mol−13rd : 4912,4 kJ•mol−1Jari-jari atom :180 pmJari-jari atom (perhitungan) :194 pmJari-jari kovalen :174 pmJumlah Tingkat Energi :4Energi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :8Ketiga Energi Level :8Keempat Energi Level :2FaktaTanggal penemuan : 1808Penemu : Sir Humphrey DavyNama Asal : Dari kata latin calcis (jeruk nipis)Penggunaan : bentuk-bentuk kehidupan untuk tulang dan kerangDiperoleh Dari : kapur, batu gamping, marmer. 3,5% dari kerak2.1.4. Sr (Stronsium)Stronsium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Sr dan nomor atomnya28 serta berat atom 87,62. Stronsium melebur pada 771°C. Strontium lebih lunak dibandingkalsium dan terdekomposisi dalam air secara cepat. Ia tidak menyerap nitrogen dibawah suhu380 derajat Celcius. Elemen ini harus direndam dalam minyak tanah (kerosene) untukmenghindari oksidasi. Logam strontium yang baru terbelah memiliki warna keperak-perakan, 12
  13. 13. tapi dapat dengan cepat menjadi kuning jika teroksidasi. Logam ini jika terbelah secara halus kuningdapat terbakar di udara secara spontan. Garam-garam strontium memberikan warna yang indah Garam garampada lidah api dan digunakan di pertunjukan kembang api dan produksi flares. Strontium alamimerupakan campuran dari 4 isotop yang stabi mpuranNama, Lambang, Nomor atom :Stronsium, Sr, 38Deret kimia :Golongan alkali tanahGolongan, Periode, Blok :2, 5, sPenampilan :Perak-putih-metalikMassa atom :87.62(1) g/molKonfigurasi electron :[Kr] 5s2Jumlah elektron tiap kulit :2, 8, 18, 8, 2CIRI-CIRI FISIKFase :padatMassa jenis (sekitar suhu kamar) :2.64 g/cm³Massa jenis cair pada titik lebur :6.980 g/cm³Titik lebur :1050 K (777 °C, 1431 °F)Titik didih :1655 K (1382 °C, 2520 °F)Kalor peleburan :7.43 kJ/molKalor penguapan :136.9 kJ/molKapasitas kalor :(25 °C) 26.4 J/(mol•K)Tekanan uap :P/Pa 1 10 100 1k 10k 100k pada T/K 769 882 990 11391345 1646CIRI-CIRI ATOMStruktur kristal :kubik berpusat mukaBilangan oksidasi :2 (oksidasi basa kuat)Elektronegativitas :0.95 (skala Pauling) stEnergi ionisasi 1 : 549.5 kJ/mol nd2 : 1064.2 kJ/mol rd3 : 4138 kJ/molJari-jari atom :200 pmJari-jari atom (terhitung) :219 pm 13
  14. 14. Jari-jari kovalen :192 pmJumlah Tingkat Energi :5Energi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :8Ketiga Energi Level : 18Keempat Energi Level :8Kelima Energi Level :2FaktaTanggal penemuan : 1790Penemu : A. CrawfordNama Asal : Setelah Strotian (kota Skotlandia)Penggunaan : suar, kembang api, warna merahDiperoleh Dari : celestite, strontianite2.1.5. Ba (Barium)Barium merupakan unsur metalik, lunak, dan barium murnibewarna perak keputih-putihan seperti timbal. Barium adalah putihanunsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ba dannomor atom 56 serta berat atom 137,34. Logam ini teroksidadengan mudah dan harus disimpan dalam bensin atau bahan cairlainnya yang tidak mengandung oksigen. Barium terdekomposisioleh air atau alkohol.Nama, Lambang, Nomor atom :Barium, Ba, 56Deret kimia :Logam alkali tanahGolongan, Periode, Blok :2, 6, sPenampilan :Putih keperakanMassa atom :137.327(7) g/molKonfigurasi electron :[Xe] 6s2Jumlah elektron tiap kulit :2, 8, 18, 18, 8, 2CIRI-CIRI FISIK 14
  15. 15. Fase :PadatMassa jenis (sekitar suhu kamar) :3.51 g/cm³Massa jenis cair pada titik lebur :3.338 g/cm³Titik lebur :1000 K (727 °C, 1341 °F)Titik didih :2170 K (1897 °C, 3447 °F)Kalor peleburan :7.12 kJ/molKalor penguapan :140.3 kJ/molKapasitas kalor :(25 °C) 28.07 J/(mol•K)Tekanan uap :P/Pa 1 10 100 1k 10k 100k pada T/K 911 1038 1185 13881686 2170CIRI-CIRI ATOMStruktur kristal :Kubik berpusat badanBilangan oksidasi :2 (oksidasi dasar yang kuat)Elektronegativitas :0.89 (skala Pauling)Energi ionisasi 1st : 502.9 kJ/mol2nd : 965.2 kJ/mol3rd : 3600 kJ/molJari-jari atom :215 pmJari-jari atom (terhitung) :253 pmJari-jari kovalen :198 pmJumlah Tingkat Energi :6Energi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :8Ketiga Energi Level : 18Keempat Energi Level : 18Kelima Energi Level :8Keenam Energi Level :2FaktaTanggal Discovery : 1808Penemu : Sir Humphrey DavyNama Asal : Dari kata Yunani barys (berat) 15
  16. 16. Penggunaan : Kedokteran aplikasiDiperoleh Dari : barytine, whiterite2.1.6. Ra (Radium)Radium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ra dannomor atomnya 88 serta berat atom 226. Radium diproduksi secara komersilsebagai bromida dan klorida. Sangat jarang unsur ini tersendiri tersedia dalamjumlah banyak. Logam murni unsur ini berwarna putih menyala ketika barusaja dipersiapkan, tetapi menjadi hitam jika diekspos ke udara. Kemungkinanbesar karena formasi nitrida. Elemen ini terdekomposisi di dalam air dan lebih reaktif ketimbangbarium. Radium memberikan warna merah menyala pada lidah api. Unsur ini memancarkan sinaralpha, beta, dan gamma. Unsur ini bersifat radioaktif, yang kekuatan radioaktifnya akan berupasulfat. Radium dalam bentuk garam harus disimpan dalam tabung kaca tertutup dan diberipelindung timah hitam.Nama, Lambang, Nomor atom :Radium, Ra, 88Deret kimia :alkali tanahGolongan, Periode, Blok :2, 7, sPenampilan :metalik putih keperak-perakanMassa atom :226 g/molKonfigurasi electron :[Rn] 7s2Jumlah elektron tiap kulit :2, 8, 18, 32, 18, 8, 2CIRI-CIRI FISIKFase :padatMassa jenis (sekitar suhu kamar) :5,5 g/cm³Titik lebur :973 K (700 °C, 1292 °F)Titik didih :2010 K (1737 °C, 3159 °F)Kalor peleburan :8,5 kJ/molKalor penguapan :113 kJ/molTekanan uap :P/Pa 1 10 100 1k 10k 100k 16
  17. 17. pada T/K 819 906 1037 1209 1446 1799CIRI-CIRI ATOMStruktur kristal :Kubik berpusat badanBilangan oksidasi :2 (oksida basa)Elektronegativitas :0,9 (skala Pauling) stEnergi ionisasi 1 : 509,3 kJ/mol2nd : 979,0 kJ/molJari-jari atom :215 pmEnergi Tingkat Pertama :2Kedua Energi Level :8Ketiga Energi Level : 18Keempat Energi Level : 32Kelima Energi Level : 18Keenam Energi Level :8Ketujuh Energi Level :2FaktaTanggal Penemuan : 1898Penemu : Pierre dan Marie CurieNama Asal : Dari kata Latin jari-jari (ray)Penggunaan : mengobati kankerDiperoleh dari : bijih uranium2.2. SIFAT KIMIA Sifat-sifat kimia unsur-unsur golongan IIA didominasi oleh kecendrungan untuk melepaskanelectron (pembentukan kation). Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanah mempunyai elektronvalensi ns2. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecil dibandingkan logam alkali, kedua elektronvalensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi logam alkali tanah lebih tinggidaripada alkali.Kereaktifan logam alkali tanah meningkat dari berilium ke barium. Fakta ini 17
  18. 18. sesuai dengan yang diharapkan . Oleh karena, dari berilium ke barium jari-jari atom bertambahbesar sehingga energi ionisasi serta keelektronegatifan berkurang. Akibatnya, kecendrunganuntuk melepas elektron membentuk senyawa ion makin besar. Semua senyawa dari kalsium,strontium, dan barium, yaitu logam alkali tanah yang bagian bawah, berbentuk senyawa ion,tetapi magnesium membentuk beberapa senyawa kovalen sedangkan senyawa-senyawa beriliumbersifat kovalen. Sifat kimia logam alkali tanah bermiripan dengan logam alkali, tetapi logam alkali tanahkurang reaktif dari logam alkali seperiode. Jadi, berilium kurang reaktif dibandingkan litium,magnesium kurang reaktif dibandingkan terhadap natrium, dan seterusnya. Hal itu disebabkanjari-jari atom logam alkali tanah lebih kecil sehingga energi pengionan lebih besar. Lagi pulalogam alkali tanah hanya satu.Kereaktifan kalsium, stronsium,dan barium dan tidak terlaluberbeda dari logam alkali, tetapi berilium dan magnesium jauh kurang aktif.Unsur golongan ini bersifat basa, sama seperti unsur golongan alkali, namun tingkat kebasaannyalebih lemah. Senyawa Be(OH)2 bersifat amfoter. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa.Sedangkan unsur Ra bersifat Radioaktif. Semua logam alkali tanah merupakan logam yangtergolong reaktif, meskipun kurang reaktif dibandingkan dengan unsur alkali. Alkali tanah jugamemiliki sifat relatif lunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik, kecualiBerilium. Logam ini juga memiliki kilapan logam. Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan harga ionisasi yang kecil. DariBerilium ke Barium, nomor atom dan jari-jari atom semakin besar. Selain itu semua logam alkalitanah juga mempunyai kecenderungan teratur mengenai keelektronegatifan yang semakin kecildan daya reduksi yang semakin kuat dari Berilium ke Barium. Meskipun energi ionisasinya tinggi, tetapi karena energi hidrasi dari ion M2+ dari alkalitanah lebih besar daripada energi hidrasi ion M+ dari alkali, mengakibatkan logam alkali tetapmudah melepaskan kedua elektron valensinya, sehingga lebih stabil sebagai ion M2+. Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih besar mengakibatkanlogam alkali tanah membentuk kristal dengan susunan yang lebih rapat, sehingga mempunyaisifat yang lebih keras daripada logam alkali dan massa jenisnya lebih tinggi. 18
  19. 19. Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dan keelektronegatifan yangcukup besar, kedua hal ini menyebabkan berilium dalam berikatan cenderung membentuk ikatankovalen. Potensial elektrode standar logam alkali tanah menunjukkan harga yang rendah (negatif).Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor yang cukup kuat, bahkankalsium, stronsium, dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripada natrium. Memiliki sifat metalik unsur dalam satu golongan sifat metaliknya dari atas ke bawahsemakin bertambah. Semua logam kecuali berilium membentuk oksida di udara pada suhu kamar yangmenumpulkan permukaan logam. Barium begitu reaktif maka disimpan dalam minyak. Semua logam kecuali berilium dapat bereaksi dengan asam encer hidrogen: Mg (s) + 2H + (aq) → Mg (aq) + H2 (g) Magnesium bereaksi hanya perlahan-lahan dengan air kecuali air mendidih, tetapi kalsiumbereaksi cepat bahkan pada suhu kamar, dan membentuk suspensi putih berawan hemat larutkalsium hidroksida. Kalsium, strontium dan barium dapat mereduksi gas hidrogen ketika dipanaskan,membentuk hidrida: Ca (s) + H2 (g) → CaH2 (s) Logam panas juga cukup kuat reduktor untuk mereduksi gas nitrogen dan membentuknitrida: 3Mg (s) + N2 (g) → Mg3N2 (s) Magnesium dapat mereduksi, dan terbakar karbon dioksida: 2Mg (s) + CO2 (g) → 2MgO (s) + C (s) Ini berarti bahwa kebakaran magnesium tidak dapat dipadamkan dengan menggunakan alatpemadam kebakaran karbon dioksida. SENYAWAAN UNSUR ALKALI TANAHOKSIDA Oksida logam alkali tanah memiliki MO rumus umum dan mendasar. Mereka biasanyadisiapkan dengan memanaskan hidroksida atau karbonat untuk melepaskan gas karbon dioksida. 19
  20. 20. Mereka memiliki entalpi kisi tinggi dan titik leleh. Peroksida, MO2, dikenal untuk semua elemenini kecuali berilium, sebagai Be2 + kation terlalu kecil untuk menampung anion peroksida.HIDROKSIDA Kalsium, strontium dan barium oksida bereaksi dengan air untuk membentuk hidroksida:CaO (s) + H2O (l) →Ca (OH) 2 (s) Kalsium hidroksida dikenal sebagai kapur mati. Hal ini larut dalam air dan larutan alkaliringan yang dihasilkan dikenal sebagai air kapur yang digunakan untuk menguji gas asam karbondioksida.HALIDA Semua golongan 2 halida biasanya ditemukan dalam bentuk terhidrasi, kecuali ionberilium klorida. Kalsium klorida anhidrat memiliki afinitas yang kuat seperti air itu digunakansebagai agen pengeringan.IONISASI OKSIDASI SERIKAT DAN ENERGI Dalam semua senyawa logam ini memiliki jumlah oksidasi 2 dan, dengan sedikitpengecualian, mereka adalah senyawa ionik. Alasan untuk ini dapat dilihat dengan pemeriksaankonfigurasi elektron, yang selalu memiliki dua elektron pada tingkat kuantum luar. Elektron inirelatif mudah untuk menghapus, tetapi menghilangkan elektron yang ketiga jauh lebih sulit,karena dekat dengan nukleus dan dengan penuh kulit kuantum. Hal ini menyebabkanpembentukan M2 +. Energi ionisasi mencerminkan susunan elektron ini. Dua yang pertama energiionisasi yang relatif rendah, dan yang ketiga sangat jauh lebih tinggi.2.3. KEBERADAAN Logam-logam alkali tanah di alam tidak di dapatkan dalam keadaan bebas. Beriumterdapat dalam mineral di sebut beril, Be3Al2(SiO2)6. Kadang-kadang mineral ini di temukanberupa Kristal murni yang besar, dan bila di gosok akan menjadi mutiara berwarna biru laut.Magnesium di temukan di dalam air laut (sebagai Mg2+) dan berbagai mineral, seperti dolomit(CaCO3.MgCO3) dan kalnalit (MgCl2.KCl.H2O).kalsium terdapat dalam air laut dan dalam 20
  21. 21. berbagai mineral dengan berbagai mineral dengan bermacam komposisi, contohnya gipsum(CaSO4.2H2O, Batu kapur (CaCO3)) , dan dolomit. Magnesium dan Kalsium juga terdapat dalamorganisme.Magnesium sangat penting dalam tumbuhan untuk membuat klorofil, yaitu senyawapenangkap energi cahaya matahari.Kalsium sebagaian di pakai sebagai pembentuk tulang,binatang-binatang lunak, seperti siput, kerang, dan penyu.Strontium dan Barium sering ditemukan sebagai SrSO4 dan BaSO4.2.4. REAKSI-REAKSI LOGAM ALKALI TANAH Kemiripan sifat logam alkali tanah disebabkan oleh kecenderungan melepaskan duaelektron valensi. Oleh karena itu senyawanya mempunyai bilangan oksidasi +2, sehingga logamalkali tanah diletakkan pada golongan II A. Alkali tanah termasuk logam yang reaktif, namunBerilium adalah satu-satunya unsur alkali tanah yang kurang reaktif, bahkan tidak bereaksidengan air. Logam alkali tanah bersifat pereduksi kuat. Semakin ke bawah, sifat pereduksi inisemakin kuat. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan bereaksi dengan air yang semakin meningkatdari Berilium ke Barium. Selain dengan air unsur logam alkali tanah juga bisa bereaksi denganOksigen, Nitrogen, dan Halogen.2.4.1. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan AirBerilium tidak bereaksi dengan air, sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat danhanya dapat bereaksi dengan air panas. Logam Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radiumbereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Contoh reaksi logam alkali tanah danair berlangsung sebagai berikut.Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g)Reaksi Logam Alkali Tanah dengan OksigenDengan pemanasan, Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Oksida Beriliumdan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam.Bariumdapat membentuk senyawa peroksida (BaO2).2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s) 21
  22. 22. Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s)Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapatmenghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2).4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s)Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3.Mg3N2(s) + 6H2O(l) →3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)2.4.2. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Oksigen Adanya pemanasan yang kuat menyebabkan logam alkali tanah terbakar di udara membentukoksida dan nitrida.Logam alkali tanah, kecuali Be dan Mg dengan udara juga dapat berlangsung,tetapi terjadinya korosi yang berlanjut dapat dihambat karena lapisan oksida yang terbentukmelekat kuat pada permukaan logam. Dengan pemanasan, Berilium dan Magnesium dapatbereaksi dengan oksigen. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisanpelindung pada permukaan logam.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2)2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s)Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s)Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapatmenghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2)4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s)Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)2.4.3. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan NitrogenLogam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawaNitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah.Contoh :3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)2.4.4. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan hidrogenAdanya pemanasan menyebabkan logam allkali tanah dapat bereaksi dengan hidrogenmembentuk senyawa hidrogen. 22
  23. 23. ◊M(s) + H2(g) MH2(s)2.4.5.Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Halogen Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garamHalida, kecuali Berilium.Lelehan halida dari berilium mempunyai daya hantar listrik yang buruk.Hal itu menunjukkan bahwa halida berilium bersifat kovalen.Oleh karena daya polarisasi ionBe2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-, maka BeCl2 berikatan kovalen.Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion.Contoh : Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s)Reaksi-Reaksi Logam Alkali TanahReaksi secara umum Keterangan2M(s) + O2(g) → 2MO(s) Reaksi selain Be dan Mg tak perlu PemanasanM(s) + O2(g) → MO2 (s) Ba mudah, Sr dengan tekanan tinggi, Be, Mg, dan Ca, tidak terjadiM(s) + X2(g) → MX2 (s) X: F, Cl, Br, dan IM(s) + S(s) → MS (s)M(s) + 2H2O (l) → M(OH)2 (aq) + H2 (g) Be tidak dapat, Mg perlu pemanasan3M(s) + N2 (g) → M3N2 (s) Reaksi berlangsung pada suhu tinggi, Be tidak dapat berlangsungM(s) + 2H+(aq) → M2+(aq) + H2 (g) Reaksi cepat berlangsungM(s) + H2 (g) → MH2 (s) Perlu pemanasan, Be dan Mg tidak dapat berlangsung2.4.6. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Asam dan Basa Semua logam dan alkali tanah bereaksi dengan asam kuat ( seperti HCL) membentukgaram dan gas hidrogen.Reaksi makin hebat dari Be ke Ba.◊M(s) + 2HCL(aq) MCl2(aq) + H2(g)Salah satu unsur logam alkali tanah yaitu Be, memiliki sifat amfoter. Berilium selain dapatbereaksi dengan asam kuat juga dapat bereaksi dengan basa kuat.Be(s) + 2NaOH (aq) Na2Be(OH)4 + H2 (g)◊+ H2O(l)BeO(s) + 2NaOH(aq) Na2Be(OH)4(aq)◊+ H2O(l)Be(OH)2(s) + Na2Be(OH)4(aq)◊2NaOH(aq)2.4.7. Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Belerang 23
  24. 24. Reaksi logam alkali tanah dengan belerang menghasilkan senyawa sulfida.M (s) + S (s) -) MS(s Berikut adalah tabel sifat fisik dan kimia logam Alkali Tanah Beberapa sifat umum dari logam alkali tanah dapat dilihat pada tabel berikut: Beberapa Sifat Umum Logam Alkali Tanah Sifat Umum Be Mg Ca Sr Ba Nomor Atom 4 12 20 38 56 Konfigurasi [He] 2s2 [Ne] 3s2 [Ar] 4s2 [Kr] 5s2 [Xe] 6s2 Elektron Titik Leleh 1553 923 1111 1041 987 Titik Didih 3043 1383 1713 1653 1913 Jari-jari Atom 1.12 1.60 1.97 2.15 2.22 (Angstrom) Jari-jari Ion 0.31 0.65 0.99 1.13 1.35 (Angstrom) Energi 900 740 590 550 500 Ionisasi I (KJ mol-1) Energi 1800 1450 1150 1060 970 Ionisasi II (KJ mol-1) Elektronegati 1.57 1.31 1.00 0.95 0.89 vitas Potensial -1.85 -2.37 -2.87 -2.89 -2.90 Elektrode (V) M2+ + 2e à M Massa Jenis 1.86 1.75 1.55 2.6 3.6 (g mL-1) Berdasarkan Tabel diatas dapat diamati juga hal-hal sebagai berikut,1. Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanah mempunyai elektron valensins2. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecil dibandingkan logam alkali, kedua elektronvalensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi logam alkali tanah lebih tinggidaripada alkali.2. Meskipun energi ionisasinya tinggi, tetapi karena energi hidrasi dari ion M2+ dari alkali tanahlebih besar daripada energi hidrasi ion M+ dari alkali, mengakibatkan logam alkali tetap mudahmelepaskan kedua electron valensinya, sehingga lebih stabil sebagai ion M2+.3. Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih besar mengakibatkan logamalkali tanah membentuk kristal dengan susunan yang lebih 24
  25. 25. rapat, sehingga mempunyai sifat yang lebih keras daripada logam alkali dan massa jenisnya lebihtinggi.4. Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dan keelektronegatifan yang cukupbesar, kedua hal ini menyebabkan berilium dalam berikatan cenderung membentuk ikatankovalen.5. Potensial elektrode (reduki) standar logam alkali tanah menunjukkan harga yang rendah(negatif). Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor yang cukup kuat,bahkan kalsium, stronsium, dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripadanatrium.6. Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhu ruangan. Oleh karenaitu, unsur-unsur logam alkali tanah berwujud padat pada suhu ruangan.2.5. IDENTIFIKASI ALKALI TANAH Seperti ion logam alkali, maka ion logam alkali tanah dapat diidentifikaikan denganmetode reaksi nyala. Selain itu, logam alkali tanah dapat diidentifikasikan dengan reaksipengendapan, menggunakan dasar perbedaan hail kali kelarutan, identifikasi ini dilakakukandengan pereaksi ion kromat, ion sulfat dan ion oksalat. Tabel reaksi nyala warna pada logam alkali tanah Lambang unsur Nama unsure Warna nyala Be Berilium Putih Mg Magnesium Putih Ca Kalsium Jingga-merah Sr Stronsium Merah Ba Barium Hijau2.6. PROSES PEMBUATAN LOGAM ALKLI TANAHEkstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. Logam alkali tanah dapat diekstraksi dari senyawanya. Untuk mengekstraksinya kita dapat menggunakan dua cara, yaitumetode reduksi dan metode elektrolisis. 25
  26. 26. • Magnesium diperoleh dengan proses Down. Langkahnya pertama mengendapkan sebagai Mg(OH)2 kemudian diubah menjadi MgCl2 dan dikristalkan sebagai MgCl2.6H2O. Leburan kristal dielektrolisis.• Dengan elektrolisis leburan garamnya. Contoh: CaCl2(l) → Ca2+ (l) + 2Cl- (l) Katoda : Ca2+ (l) + 2 e- → Ca (s) Anoda : 2Cl2 (g)+ 2 e- --------------------------------------------------- Ca2+ (l) + 2Cl- (l)→ Ca (s) + Cl2 (l) • Isolasi berilium Berilium sangat bermanfaat untuk menunjang kehidupan manusia. Namun, keberadaan berilium dialam tidak dapat ditemukan dalam bentuk murninya. Berilium tersebut ditemukan dialam dalam bentuk bersenyawa sehingga untuk mendapatkannya perlu dilakukan isolasi. Isolasi berilium dapat dilakukan dengan 2 metode (Indri M.N. 2009): 1. Metode reduksi BeF2 2. Metode elektrolisis BeCl2 Metode Reduksi Pada metode ini diperlukan berilium dalam bentuk BeF2 yang dapat diperoleh dengan cara memanaskan beryl dengan Na2SiF6 pada suhu 700-750oC. Setelah itu dilakukan leaching (ekstraksi cair-padat) terhadap flour dengan air kemudian dilakukan presipitasi (pengendapan) dengan Ba(OH)2 pada PH 12 (Greenwood N.N and Earnshaw A , 1997). Reaksi yang terjadi adalah (Indri M.N. 2009): BeF2 + Mg MgF2 + Be Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan berilium juga dapat dilakukan dengan cara elektrolisis dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, 26
  27. 27. sehingga ditambahkan NaCl. BeCl2 tidak dapat menghantarkan listrik karena BeCl2 bukanmerupakan larutan elektrolit. Reaksi yang terjadi adalah (Indri M.N. 2009):Katoda : Be2+ + 2e- BeAnode : 2Cl- Cl2 + 2e-1. Ekstraksi Berilium (Be)• Metode reduksiUntuk mendapatkan Berilium, bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkanBeF2, kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 700 0C. Karenaberil adalah sumber utama beriliumBeF2 + Mg à MgF2 + Be• Metode ElektrolisisUntuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telahditambah NaCl. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, sehinggaditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalahKatoda : Be2+ + 2e- à BeAnode : 2Cl- à Cl2 + 2e-2. Ekstraksi Magnesium (Mg)• Metode ReduksiUntuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2]karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium. Dolomitedipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehinggamenhasilkan Mg.2[ MgO.CaO] + FeSi à 2Mg + Ca2SiO4 + Fe• Metode ElektrolisisSelain dengan ekstraksi dolomite magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air alutdengan CaO. Reaksi yang terjadi :CaO + H2O à Ca2+ + 2OH-Mg2+ + 2OH- à Mg(OH)2Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2 27
  28. 28. Mg(OH)2 + 2HCl à MgCl2 + 2H2OSetelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkanmagnesiumKatode : Mg2+ + 2e- à MgAnode : 2Cl- à Cl2 + 2e-3. Ekstraksi Kalsium (Ca) • Metode ElektrolisisBatu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untukmendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawaCaCl2. Reaksi yang terjadi :CaCO3 + 2HCl à CaCl2 + H2O + CO2Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca).Reaksi yang terjadi :Katoda ; Ca2+ + 2e- à CaAnoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e- • Metode ReduksiLogam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau denganmereduksi CaCl2 oleh Na. Reduksi CaO oleh Al6CaO + 2Al à 3 Ca + Ca3Al2O6Reduksi CaCl2 oleh NaCaCl2 + 2 Na à Ca + 2NaCl4. Ekstraksi Strontium (Sr) • Metode ElektrolisisUntuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2.Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena Senyawa selesit merupakan 28
  29. 29. sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi ;katode ; Sr2+ +2e- à Sranoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e-5. Ekstraksi Barium (Ba) • Metode ElektrolisisBarit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Setelah diproses menjadiBaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi :katode ; Ba2+ +2e- à Baanoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e- • Metode ReduksiSelain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Reaksi yangterjadi :6BaO + 2Al à 3Ba + Ba3Al2O6.2.7. APLIKASI LOGAM ALKALI TANAH1. Berilium (Be)a) Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermassa lebihringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Jet.b) Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.c) Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir.d) Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka Berilium sangatpenting sebagai komponen televisi.2. Magnesium (Mg)a) Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampublitz. 29
  30. 30. b) Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karena senyawa MgO memiliki titikleleh yang tinggi.c) Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat dimulut dan mencegah terjadinnya kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah maag.d) Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehinggabisa digunakan pada alat alat rumah tangga.3. Kalsium (Ca)a) Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.b) Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat gips yang berfungsi untuk membalut tulangyang patah.c) Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cattembok. Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas.d) Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator, dapat jugamengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap.e) Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yangharganya relatif murahf) Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gasasetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.g) Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulangdan gigi.4. Stronsium (Sr)a) Stronsium dalam senyawa Sr(NO3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untukbahan kembang api.b) Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisiberwarna dan komputer.c) Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterainuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).5. Barium (Ba)a) BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar Xmeskipun beracun. 30
  31. 31. b) BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastik karena memiliki kerapatan yang tinggi danwarna terang.c) Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. 31
  32. 32. BAB III PENUTUPA. Kesimpulan Logam alkali tanah tidak terdapat di alam sebagai unsur bebas, melainkan selalu dijumpaidalam bentuk senyawa-senyawa ataupun mineral. Logam alkali tanah dapat diperoleh melaluielektrolisis lelehan garam-garamnya (terutama garam kloridanya) serta melalui reduksi daribeberapa senyawa.B. Saran Dalam penyusunan makalah ini kami mohon dengan sangat masukan dan kritikan dariBapak dosen agar kami menjadi lebih baik, karena dalam penyusunan makalah ini kami mungkinbanyak kata atau penulisan kata yang salah. 32
  33. 33. DAFTAR PUSTAKAAnshory, Irfan.2003.Acuan Pelajaran Kimia.Jakarta.Erlangga.Mun’im, Abdul.2002.Bahan Ajar Kimia Anorganik II.Palangka Raya.Syukri.1999.Kimia Dasar 3.Bandung.Institut Teknologi Bandung.Chemistry.Boikess, Robert S; Edelson, Edward (1981). Chemical principles.Kirchhoff,, G.; Bunsen, R. (1861). "Chemische Analyse durch Spectralbeobachtungen". Annalen der Physik und ChemieKoch, E.-C. (2002). "Special Materials in Pyrotechnics, Part II: Application of Caesium and Rubidium Compounds in Pyrotechnics".Lake, James A. (2006). Textbook of Integrative Mental Health Care. New York:Li, Zhimin; Wakai, Ronald T.; Walker, Thad G. (2006). "Parametric modulation of an atomic magnetometer".Lide, David R; Frederikse, H. P. R (1995-06). CRC handbook of chemistry and physics: a ready- reference book of chemical and physical data.Norton, J. J. (1973). "Lithium, cesium, and rubidium—The rare alkali metals". In Brobst, D. A., and Pratt, W. P..Ritter, Stephen K. (2003). "C&EN: Its Elemental: The Periodic Table – Cesium". American Chemical Society.Wise, M. A. (1995). "Trace element chemistry of lithium-rich micas from rare-element granitic pegmatites". Mineralogy and Petrology. 33

×