Tugas Jaringan Komputer_Wireless LAN

  • 14,333 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • tnx ckp mmbntu ksltn sy
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
14,333
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
576
Comments
1
Likes
4

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS KULIAH JARINGAN KOMPUTER WIRELESS LAN Disusun oleh: • Rina Rahmawati 11090561 • Fitriani Muslih 11090567 • Nurhasan 11091940 Jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Nusa Mandiri Jakarta 1
  • 2. 2 2010 DAFTAR ISI Daftar Isi ................................................................................ 2 Kata Pengantar ................................................................................ 3 Bab I Pendahuluan ........................................................ 4 Bab II Isi ......................................................... 5 Bab III Kesimpulan ......................................................... 12 Daftar Pustaka ................................................................................. 13
  • 3. 3 KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum wr wb. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kelompok kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “WIRELESS LAN”. Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, kami dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca dan teman-teman. Amin. Jakarta, 22 April 2010.
  • 4. 4 BAB I PENDAHULUAN Secara sederhana, Wireless LAN dapat diartikan sebagai perangkat tanpa kabel yang dipakai untuk menyambung jaringan komputer lokal atau lebih dikenal sebagai LAN (Local Area Network) dengan menggunakan udara sebagai media perantaranya. Jenis sambungan Wireless LAN ada dua yaitu W-LAN Outdoor dan W-LAN Indoor. W-LAN Outdoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di luar ruangan, mengikuti standar 802.16. Sedangkan W-LAN Indoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di dalam ruangan, mengikuti standar 802.11 (keterangan tentang standar protokol 802.11 lebih jelasnya dibahas pada Bab II). Kebutuhan user akan teknologi telekomunikasi dan komunikasi data kini mulai mengarah pada penggunaan teknologi komunikasi yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya user yang banyak memanfaatkan jaringan wireless untuk melakukan komunikasi. Oleh karena itu mobile data communication mulai dikembangkan untuk mendukung mobilitas user dan faktor fleksibilitas. Maka kini telah dikembangkan suatu LAN berbasis wireless yang dinamakan dengan Wireless LAN. Keunggulan Wireless LAN daripada wired LAN (dengan menggunakan kabel) antara lain adalah: 1. Mobilitas user 2. Hemat dan fleksibel
  • 5. 5 3. Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan BAB II WIRELESS LAN Gambar II.1 Wireless LAN Pada dasarnya prinsip kerja pada jaringan Wireless LAN sama saja dengan jaringan yang menggunakan ethernet card atau jaringan kabel, perbedaannya yang utama adalah media transmisinya, yaitu melalui udara. Sedangkan pada jaringan ethernet card menggunakan media transmisi melalui kabel. Pada Wireless LAN terdapat dua macam topologi yang biasa digunakan yaitu peer-to-peer atau ad-Hoc dan access point. Sebuah LAN atau jaringan lokal yang media transmisinya melalui kabel udara biasanya menggunakan frekuensi bebas lisensi yaitu pada band 2,4 GHz dan 5 GHz. Wireless (base station) mentransmisikan frekuensi radio ke area sekitarnya sesuai
  • 6. 6 dengan kekuatan daaya dari pemancar yang dimiliki oleh Access Point. AP pada Wireless LAN memiliki fungsi yang mirip seperti HUB. HUB adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan- peralatan dengan Ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Tanpa menggunakan AP, komputer yang mempunyai wireless adapter hanya dapat berkomunikasi lewat point to point. Di mana pada jaringan yang menggunakan kabel tipe point to point ini mirip dengan sistem jaringan kabel tanpa HUB, yang biasa disebut dengan istilah Cross Link. Access point mengeluarkan sinyal (code) SSID (Service Set Identifier) yaitu nama sinyal radio yang diberikan pada jaringan tanpa dan pada semua komputer yang akan terhubung dengan access point tersebut harus dikonfigurasi dengan menggunakan SSID yang dikeluarkan access point tersebut, agar semua komputer dapat berkomunikasi dengan WLAN yang sama. Biasanya setting standar SSID dari pabrik menggunakan nama default. Nama SSID dapat diganti dengan mengubah konfigurasi pada access point. Contoh beberapa perangkat wireless yang biasa digunakan : Gambar II.2 WLAN PCI
  • 7. 7 Adapter ini di pasang pada komputer desktop yang menggunakan slot PCI. Gambar II.3 USB WLAN Berguna bagi user yang menggunakan laptop atau notebook, tetapi ingin terkoneksi pada jaringan wireless juga bisa menggunakan USB WLAN ini. Sehingga notebook tetap dapat terhubung dengan jaringan tanpa dipengaruhi posisi, sepanjang masih dalam jangkauan access point. Gambar II.4 WLAN PCMCIA Bagi pengguna notebook juga tersedia adapter WLAN yang menggunakan slot tipe PCMCIA. Pada kebanyakan notebook model terbaru bahkan adapter wirelessnya sudah terintegrasi di dalam chipset, yang sering kita dengar dengan istilah Centrino.
  • 8. 8 Jadi notebook yang sudah menggunakan teknologi seperti ini tidak perlu lagi menggunakan adapter tambahan lagi untuk berkomunikasi pada jaringan wireless. Gambar II.5 Access Point Dengan menggunakan Access Point dapat menghubungkan antara jaringan yang menggunakan kabel dan jaringan yang menggunakan perangkat wireless. Pada AP juga ada yang menyertakan dengan fitur router, sehingga klien (Client) dapat berbagi pakai akses internet tanpa perlu server dengan menggunakan satu line saja. Biasanya router pada AP memerlukan koneksi DSL/Cable untuk bisa berbagi pakai akses internet. Gambar II.6 Router
  • 9. 9 Router merupakan salah satu perangkat pendukung utama yang digunakan dalam Wide Area Network (WAN). Fungsinya untuk meneruskan atau meminta informasi (paket data) ke alamat IP yang berjauhan dan berada di network yang berlainan. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh HUB, bridge ataupun switch. Pada router proses seleksi atau pe–router-an dilakukan pada network layer dari arsitektur jaringan komputer. Artinya, proses seleksi bukan pada ethernet address tapi pada lapisan yang lebih tinggi seperti IP address. Gambar II.7 Switch Switch adalah sejenis bridge yang juga bekerja pada lapisan data link tetapi memiliki keunggulan karena memiliki sejumlah port yang masing-masing memiliki domain collision sendiri-sendiri. Switch menciptakan virtual private network (VPN) dari port pengirim dan port penerima. Jadi, pada saat 2 host (komputer) sedang berkomunikasi pada port switch tersebut, maka tidak akan mengganggu segmen lain yang sedang aktif juga. Dan jika satu port sedang sibuk, port-port lain tetap dapat berfungsi. Dengan switch memungkinkan transmisi full-duplex untuk berhubungan
  • 10. 10 antar port. Pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan bersamaan dengan menggunakan VPN. Standar yang digunakan pada perangkat wireless yang dipakai IEEE (Institute of Electrical and Electonics Engineers) adalah 802.11. Beberapa protokol pada wireless LAN adalah sebagai berikut : 1. 802.11b Pertama digunakan sekitar akhir tahun 1999 dengan menggunakan frekuensi 2,4 GHz, maksimum bandwidth yang dapat dicapai adalah 11 Mbps (Mega bit per second), radio sinyal yang digunakan adalah DSSS (Direct Sequence Spread Spectrum). Kanal yang tidak overlapping ada 3 yaitu : kanal 1, kanal 6 dan kanal 11. Kompatibel dengan tipe g jika tipe g dijalankan pada mode mixed. 2. 802.11a Digunakan pada akhir tahun 2001 dengan menggunakan frekuensi 5,8 GHz, maksimum bandwith yang bisa dicapai 54 Mbps, radio sinyal yang digunakan adalah OFDM. Kanal yang tidak overlapping 12 (bisa lebih). Tipe a dan g tidak kompatibel karena frekuensi kerjanya yang berbeda. 3. 802.11g Digunakan pada pertengahan tahun 2003 dengan menggunakan frekuensi 2,4 GHz, maksimum bandwidth yang bisa dicapai pada awal pertama kali keluar sebesar 54 Mbps, dengan berkembangnya teknologi, sekarang ini tipe g sudah bisa mencapai 108 Mbps. Radio sinyal yang digunakan adalah OFDM. Kanal
  • 11. 11 yang tidak overlapping 3. Kompatibel dengan tipe b namun kinerja ataupun kecepatan transfernya akan turun mengikuti kecepatan pada tipe b yaitu 11 Mbps. 4. 802.11a/g Digunakan mulai pertengahan tahun 2003 dengan menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan 5,8 GHz, maksimum bandwidth yang bisa dicapai 54 Mbps, modulasi sinyal yang digunakan OFDM. Kanal yang tidak overlapping 16. Bila jalan pada tipe a tidak kompatibel dengan tipe b dan g. Bila jalan pada modus g kompatibel dengan tipe b, berarti pada tipe a/g ini kita diberikan keleluasaan untuk menggunakan salah satu dari protokol yang dapat digunakan pada jaringan WiFi. Ada 2 tipe modulasi sinyal radio yang digunakan pada jaringan WiFi yaitu menggunakan teknologi sinyal radio DSSS dan teknologi Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM).
  • 12. 12 BAB III KESIMPULAN 1. Wireless LAN dapat diartikan sebagai perangkat tanpa kabel yang dipakai untuk menyambung jaringan komputer lokal atau lebih dikenal sebagai LAN (Local Area Network) dengan menggunakan udara sebagai media perantaranya. 2. Jenis sambungan Wireless LAN ada dua yaitu W-LAN Outdoor dan W-LAN Indoor. 3. Jaringan Wireless LAN sama saja dengan jaringan yang menggunakan ethernet card atau jaringan kabel. 4. Pertama digunakan sekitar akhir tahun 1999 dengan menggunakan frekuensi 2,4 GHz, maksimum bandwidth yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. 5. Digunakan mulai pertengahan tahun 2003 dengan menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan 5,8 GHz, maksimum bandwidth yang bisa dicapai 54 Mbps.
  • 13. 13 DAFTAR PUSTAKA Sopandi, Dede. 2008. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer. Informatika Bandung. Bandung.