Your SlideShare is downloading. ×
Happy Retirement
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Happy Retirement

866
views

Published on

Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian

Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian


1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
866
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
67
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pensiun adalah satu tahap kehidupan yang membahagiakan, terutama bila Anda mampu merencanakannya dengan baik. Siapapun orangnya ingin agar saat pensiun bisa hidup memadai dan kualitas hidup tidak menurun. Sekarang pertanyaannya, bagaimana merencanakan pensiun agar target pensiun sesuai dengan harapan. Darimanakah penghasilan yang dapat Anda gunakan untuk membiayai kehidupan yang Anda inginkan di hari tua nanti? Apakah masih akan terus sampai bekerja seumur hidup Anda, atau cukup mengandalkan tabungan hari tua (dana pensiun) yang telah Anda siapkan jauh-jauh hari sewaktu muda / bekerja.
  • 2. Dalam satu minggu ada 7 hari, hari apa yang paling anda sukai? Minggu adalah hari kesukaan banyak orang, tapihari minggu kita paling banyak mengeluarkan uang. Waktu kita masuk usia 55, setiap hari adalah hari minggu, dimana tiap hari mengeluarkan uang tanpa pemasukan uang lagi. Apakah kita sudah siap? Anak yang paling anda sayangi yang mana?Siapa di antara mereka yang paling sayang sama anda? Siapa di antara mereka yang akan menjamin hari tua anda? Kita tidak tahu siapa yang akan menanggung hidup kita kelak, jadi jangan menggantungkan hidup kita pada sesuatu yang tidak pasti. Kita yang harus merencanakan keuangan di hari tua kita dari sekarang.
  • 3. Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian. Itulah mengapa diperlukan perencanaan hidup, salah satunya adalah perencanaan finansial untuk masa pensiun, agar kita mudah melakukan tindakan agar masa pensiun sejahtera dan barokah, tanpa menjadi beban anak-anak kita kelak. Sudah seharusnya kita mempersiapkan tabungan untuk hari tua secara konsisten dimulai sejak sekarang, sebelum usia produktif berakhir, yaitu sampai umur sekitar 50-an tahun. Sebab di masa tua kita sudah tak mampu bekerja keras lagi. Penghasilan menurun atau bahkan hilang, sementara kebutuhan hidup semakin tua semakin besar. Tabungan dapat dijadikan dana cadangan atau dijadikan investasi misalnya dalam bentuk rumah kos, deposito, reksadana, emas dan lain sebagainya. Sehingga semua kebutuhan hidup dapat tetap tercukupi dihari tua nanti. Sudah dapat dipastikan juga, bahwa kondisi kesehatan di masa tua cenderung menurun, oleh sebab itu lakukan investasi untuk kesehatan, misalnya mengikuti asuransi. Memiliki asuransi sama halnya mengalihkan biaya yang harus kita keluarkan menjadi tanggungan pihak asuransi. Semakin dini kita berinvestasi untuk kesehatan, semakin kecil premi asuransi yang harus kita bayarkan selagi masih muda. Perlu diingat biaya kesehatan atau rumah sakit dari waktu kewaktu semakin meningkat. Jadi milikilah asuransi saat ini juga. Memiliki asuransi berarti juga memiliki Perlindungan Aset, yaitu diri Anda.
  • 4. SURVEY selama 20 tahun terakhir mengenai ‘nasib’ rata-rata orang setelah hampir 40 tahun bekerja, setelah usia 65 tahun, rata-rata kehidupannya seperti ini : Kelompok I 54% hidup miskin/ tergantung pd orang lain (anak, panti jompo, dsb) 36% sakit kritis atau meninggal 5% masih bekerja Kelompok II 4% hidup mandiri 1% hidup makmur Menurut Thomas Stanley (Millionaire Next Door), perbedaan antara 2 kelompok ini berhubungan dengan gaya hidup & kegagalan mengatur rencana pensiunnya pada saat mereka masih produktif. 5% merencanakan keuangannya dengan baik, 95% gagal melakukannya atau bahkan tidak merencanakannya sama sekali. Bangkrut Abounded
  • 5. Anda akan menjadi Kelompok I atau II tergantung pada Anda * Pernahkah Anda Memikirkan tentang Rencana Pensiun Anda? * Usia berapa anda berencana pensiun? * Dihitung dari usia anda saat ini, maka berapa tahun lagi rencana pensiun anda tersebut? * Gaya hidup seperti apa yang anda inginkan pada saat anda pensiun nanti? * Biaya-biaya hidup apa saja yang anda butuhkan nanti? * Berapakah biaya yang diperlukan untuk menunjang gaya hidup & memenuhi keutuhan-kebutuhan tersebut? * Berapa lama anda & keluarga akan menikmati gaya hidup anda ini? * Apa saja yang perlu/ telah anda persiapkan untuk masa pensiun anda nanti? * Berapa nilai aset produktif yang perlu anda persiapkan untuk menikmati rencana pensiun anda tersebut? * Berapa yang perlu anda tabung setiap bulannya hingga masa pensiun nanti untuk mencapai nilai aset produktif yang anda butuhkan? * Strategi & Portfolio apa saja yang perlu dipersiapkan agar anda tidak terjebak pada investasi merugikan jangka panjang? * Bagaimana anda meminimkan efek dari resiko krisis ekonomi yang mungkin akan terjadi pada masa-masa mendatang terhadap portfolio anda? * Bagaimana dengan keluarga anda? Berapakah yang hendak anda wariskan?
  • 6. Untuk mewujudkan itu semua, Anda memerlukan sebuah perencanaan keuangan untuk masa pensiun. Di dalam perencanaan tersebut, Anda menghitung berapa biaya yang akan dibutuhkan untuk kehidupan di masa pensiun nanti, dengan memperhitungkan faktor inflasi tentunya. Setelah itu Anda memilih produk investasi apa yang sesuai dengan kepribadian Anda. Dengan perkiraan besarnya return dari investasi tersebut,dan berapa tahun jangka waktu yang dapat dipergunakan untuk berinvestasi, Anda dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang perlu disisihkan setiap bulannya untuk hari tua nantinya Dan satu hal yang tak kalah penting dalam perencanaan masa pensiun nanti adalah antisipasi akan resiko yang mungkin terjadi, seperti sakit, cacat tetap total atau meninggal. Untuk itu sebuah Asuransi layak jadi pilihan untuk memastikan tercapainya dana pensiun, sehingga meskipun ada suatu resiko Jaminan hari tua/pensiun senantiasa akan Ada. Oeci PT. Prudential Life Assurance