e-learning berbasis web menggunakan cms open source
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

e-learning berbasis web menggunakan cms open source

on

  • 3,408 views

e-learning-berbasis-web-menggunakan-cms-open-source

e-learning-berbasis-web-menggunakan-cms-open-source

Statistics

Views

Total Views
3,408
Views on SlideShare
3,407
Embed Views
1

Actions

Likes
3
Downloads
451
Comments
0

1 Embed 1

http://www.docseek.net 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

e-learning berbasis web menggunakan cms open source e-learning berbasis web menggunakan cms open source Document Transcript

  • LAPORAN KERJA PRAKTEKE-LEARNING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN CMS OPEN SOURCE DI LABORATORIUM TELEKOMUNIKASI D3 TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS GADJAH MADA Disusun oleh : QOIT ZUDHI AHYARI 05/188841/NT/11022 PROGRAM DIPLOMA TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2010
  • LAPORAN KERJA PRAKTEKE-LEARNING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN CMS OPEN SOURCE DI LABORATORIUM TELEKOMUNIKASI D3 TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS GADJAH MADA Diajukan untuk memenuhi persyaratan lulus Program Diploma Teknik Elektro Fakultas Teknik elektro Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Disusun oleh : Qoit Zudhi Ahyari 05/188841/NT/11022 PROGRAM DIPLOMA TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2010 ii
  • LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN KERJA PRAKTEKE-LEARNING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN CMS OPEN SOURCE DI LABORATORIUM TELEKOMUNIKASI UNIVERSITAS GADJAH MADA Disusun oleh : Qoit Zudhi Ahyari 05/188841/NT/11022 Telah diperiksa dan disetujui oleh : Mengetahui Ketua Program Diploma Teknik Elektro FT UGM Dosen Pembimbing Ir. Lukman Subekti, M.T. Budi Bayu Murti S.T., M.T. NIP. 196210301993031002 NIP. 197212231999031001 iii
  • ABSTRAKSI E-Learning Berbasis Web Menggunakan CMS Open Source di Laboratorium Telekomunikasi F3 Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada E-Learning Berbasis Web Menggunakan CMS Open Source diLaboratorium Telekomunikasi D3 Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada inimerupakan prototipe dari pengelolaan praktikum khususnya praktikumtelekomunikasi. Maksud dari pembuatan e-learning ini adalah dalam rangka penyiapanLaboratorium Telekomunikasi D3 Teknik Elektro UGM agar ke depan siapmenerapkan sistem e-learning dalam pengelolaan praktikum. E-learning yang dibuat berbasis web dengan pertimbangan kemudahanakses oleh pengguna, kemudahan pengelolaan dan perawatan. Sistem yangdigunakan adalah sistem open source sehingga menjadi sistem yang murah, tapitetap dapat diandalkan. Pengelolaan praktikum adalah serangkaian proses yang cukup panjangmulai dari pendaftaaran peserta, pelaksanaan praktikum, pengumpulan laporanpraktikum hingga menjadi nilai yang terpajang di papan pengumuman atau dalamkartu hasil studi. Proses yang demikian panjang ini melibatkan banyak pihakmulai dari laboran, instruktur, asisten, peserta praktikum hingga staf bagianakademik. Proses tersebut selama ini dikerjakan secara konvensional. Penggunaankertas dalam jumlah banyak merupakan masalah tersendiri. Baik dari segi biaya,tingkat kerepotan dalam pengoreksian menjadi problem yang harus dihadapiterus-menerus dan berulang-ulang. Belum lagi jika dihadapkan dengan isupemanasan global yang menuntut kita melakukan penggunaan kertas secaraefektif dan efisien, karena bahan baku kertas saat ini mayoritas diambil dari hutan. Untuk itu solusi penggunaan e-learning dapat menjadi solusi nyata bagipermasalahan-permasalahan tersebut pada masa yang akan datang. iv
  • KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobbil alamiin. Atas rahmat, hidayah dan nimat dari AllahSWT, penulis dapat menyelesaikan kerja praktek di Laboratorium TelekomunikasiD3 Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada. Laporan kerja praktek ini disusun sebagai salah satu syarat yang harusdipenuhi untuk menempuh ujian kelulusan program diploma Teknik ElektroUniversitas Gadjah Mada. Dalam laporan kerja praktek ini, penulis mengambilpembahasan mengenai “E-LEARNING BERBASIS WEB MENGGUNAKANCMS OPEN SOURCE”. Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan kerja praktek ini diantaranyadapat mengetahui proses pengelolaan praktikum dan menerapkan e-learningberbasis web pada penanganan praktikum di Laboratorium Telekomunikasi.Meskipun masih berupa prototipe, e-learning ini diharapkan dapat menjadi awaldari pembaruan sistem praktikum di Laboratorium Program Diploma TeknikElektro UGM. Penyusunan laporan kerja praktek ini tidak dapat terlaksana tanpa bantuandan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulismengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Allah SWT, sumber kekuatan, inspirasi dan motivasi. 2. Ibu tercinta yang selalu memberikan cinta, kasih, dan doa di setiap sholat malamnya. v
  • 3. Almarhum bapak yang menjadi inspirasi dan motivasi dalam menapaki langkah dalam menuntut ilmu.4. Bapak Ir. Lukman Subekti, M.T., selaku Ketua Program Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.5. Bapak Budi Bayu Murti S.T., M.T. selaku dosen pembimbing di Program Diploma Teknik Elektro UGM dan sebagai Kepala Laboratorium Telekomunikasi Diploma Teknik Elektro UGM .6. Laboran serta seluruh staf dan karyawan Program Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada.7. Budi Kartika, yang telah turut mebersamai dalam kerja praktek.8. Teman-teman Diploma Teknik Elektro UGM yang telah memberikan dukungan. Khususnya bagi teman-teman yang membantu dalam pelaksanaan seminar dan yang telah turut meramaikannya.9. Mas Beny dan Mas Toni, kalian adalah kakak terhebat.10. Saudara seperjuangan di Keluarga Muslim Alumni -Mushthofa-, Zenni, Tomo, Radit, dkk yang senantiasa mendorong untuk segera menyelsaikan study ini.11. Rekan-rekan di Sketsa Yogyakarta, mas Erik, mas Fauzul, mas tiyok, mbak Reni, mbak Siwi, Riza, Sarah, Sasa, Danti, Muna, dkk.12. Adik-adik binaan di SMAN 7 Yogyakarta.13. Seseorang di sana yang turut mendoakan dan memberikan semangat, tetaplah saling mendoakan dan mengingatkan. vi
  • 14. “Istri” tercinta -Slackware Linux-, yang setia membersamai. 15. Semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelesaian penyusunan laporan Kerja Praktek ini. Apabila dalam penyusunan laporan kerja praktek ini banyak terjadikesalahan dan kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.Selanjutnya, dengan senang hati penulis akan menerima saran dan kritik untukperbaikan kerja penulis pada masa yang akan datang. Akhirnya, semoga laporanini bermanfaat bagi yang membutuhkan dan memerlukannya dalam memenuhitujuannya. Wallahu alam bish showab. Yogyakarta, Maret 2010 Penulis vii
  • DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL ............................................................................................. iHALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. iiABSTRAKSI ........................................................................................................ ivKATA PENGANTAR .......................................................................................... vDAFTAR ISI ...................................................................................................... viiiDAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xiDAFTAR TABEL .............................................................................................. xviBAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1 1.2 Tujuan ................................................................................................... 2 1.3 Manfaat ................................................................................................ 3 1.4 Tempat dan Waktu Kerja Praktek ......................................................... 4 1.5 Batasan Masalah ................................................................................... 4 1.6 Metode dan Sistematika Penulisan ....................................................... 4BAB II LANDASAN TEORI .............................................................................. 7 2.1 E-Learning ............................................................................................ 7 2.1.1. Definisi e-learning .................................................................... 7 2.1.2. Konsep e-learning ..................................................................... 8 2.1.3. Kelebihan dan Kekurangan e-learning ..................................... 9 viii
  • 2.2 Server.................................................................................................. 10 2.2.1. Server Email ........................................................................... 11 2.2.2. Web Server ............................................................................. 11 2.2.3. MySQL ................................................................................... 12 2.3 Website ............................................................................................... 14 2.4 PHP (PHP Hypertext Preprocessor)................................................... 18 2.4.1. Kelebihan PHP ....................................................................... 19 2.5 PHPMyAdmin..................................................................................... 20BAB III CMS (Content Management System) ................................................ 22 3.1 CMS (Content Management System) ................................................. 22 3.2 CMS Geeklog ..................................................................................... 22 3.2.1. Fitur ....................................................................................... 24 3.3 CMS Moodle ...................................................................................... 24 3.3.1. Fitur ....................................................................................... 24 3.4 Instalasi CMS Geeklog dan Moodle .................................................. 28 3.4.1. Instalasi CMS dan Konfigurasi CMS Geeklog ..................... 29 3.4.2. Instalasi CMS dan Konfigurasi CMS Moodle ...................... 33BAB IV E-LEARNING ...................................................................................... 43 4.1 Pembuatan E-Learning ....................................................................... 43 4.2 Website Laboratorium dengan CMS Geeklog ................................... 43 4.2.1. Kustomisasi CMS Geeklog ..................................................... 43 4.3 Website E-Learning dengan CMS Moodle ........................................ 59 ix
  • 4.3.1. Kustomisasi CMS Moodle ...................................................... 59BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 98 5.1 Kesimpulan ........................................................................................ 98 5.2 Saran ................................................................................................... 99DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 100 x
  • DAFTAR GAMBARGambar 2.1 Logo PHP ..................................................................................... 20Gambar 2.2 phpMyAdmin ............................................................................... 20Gambar 3.1 Panel Kendali Geeklog ................................................................ 23Gambar 3.2 Fitur Calendar Moodle ................................................................. 25Gambar 3.3 Fitur Course Moodle .................................................................... 25Gambar 3.4 Fitur Enroll Key ........................................................................... 26Gambar 3.5 Fitur penambahan form NIM & Angkatan .................................. 26Gambar 3.6 Fitur upload file laporan praktikum ............................................. 27Gambar 3.7 Fitur penilaian laporan praktikum ................................................ 27Gambar 3.8 Fitur ekspor data nilai ke format Spreadsheet ............................. 28Gambar 3.9 Pembuatan database MySQL ....................................................... 31Gambar 3.10 Instalasi Geeklog: Letak direktori ................................................ 32Gambar 3.11 Instalasi Geeklog: Instalasi database ........................................... 32Gambar 3.12 Tampilan awal Geeklog ............................................................... 32Gambar 3.13 Proses instalasi CMS Moodle ...................................................... 34Gambar 3.14 Instalasi Moodle: Pengecekan web server ................................... 34Gambar 3.15 Instalasi Moodle: Lokasi direktori Moodle ................................. 34Gambar 3.15 Instalasi Moodle: Konfigurasi database MySQL ......................... 35Gambar 3.16 Instalasi Moodle: Pembuatan database MySQL .......................... 36Gambar 3.17 Instalasi Geeklog: Pengecekan web server .................................. 37 xi
  • Gambar 3.18 Instalasi Geeklog: Download paket bahasa Indonesia ................. 38Gambar 3.19 Instalasi Geeklog: Download file config.php .............................. 39Gambar 3.20 Instalasi Moodle: Persetujuan lisensi ........................................... 40Gambar 3.21 Instalasi Moodle: Informasi rilis Moodle .................................... 41Gambar 3.22 Instalasi Moodle: Pembuatan admin pengguna ........................... 41Gambar 3.23 Instalasi Moodle: Pemberian nama website ................................. 42Gambar 3.24 Halaman e-learning Moodle ........................................................ 42Gambar 4.1 Menu website Lab. Telekomunikasi ............................................ 44Gambar 4.2 Kode array menu dalam file config.php ...................................... 44Gambar 4.3 Formulir login Geeklog ............................................................... 45Gambar 4.4 Menu Informasi Account ............................................................. 46Gambar 4.5 Formulir pengubahan account ..................................................... 46Gambar 4.6 Pembuatan topik baru .................................................................. 47Gambar 4.7 Formulir pembuatan topik ........................................................... 48Gambar 4.8 Topik yang telah dibuat ................................................................ 48Gambar 4.9 Menu topik ................................................................................... 48Gambar 4.10 Pendaftaran keanggotaan website ................................................ 49Gambar 4.11 Formulir penulisan artikel website .............................................. 50Gambar 4.12 Daftar artikel website ................................................................... 51Gambar 4.13 Menu pembuatan halaman statis .................................................. 52Gambar 4.14 Formulir pembuatan halaman statis ............................................. 53Gambar 4.15 Editor halaman statis .................................................................... 53 xii
  • Gambar 4.16 Opsi pengaturan halaman statis ................................................... 54Gambar 4.17 Polling website ............................................................................. 55Gambar 4.18 Editor polling ............................................................................... 56Gambar 4.19 Pengaturan hak akses polling ....................................................... 56Gambar 4.20 Manajer blok ................................................................................ 57Gambar 4.21 Editor blok ................................................................................... 58Gambar 4.22 Kode PHP CUSTOM_menuEntries ............................................. 59Gambar 4.23 Tombol “Hidupkan Mode Ubah” ................................................. 60Gambar 4.24 Menambahkan link ke menu utama ............................................. 61Gambar 4.25 Editor link menu utama ................................................................ 61Gambar 4.26 Link Home yang telah ditambahkan ............................................ 62Gambar 4.27 Formulir penambahan pengguna baru ......................................... 63Gambar 4.28 Daftar pengguna e-learning ......................................................... 63Gambar 4.29 Daftar grup pengguna e-learning ................................................. 64Gambar 4.30 Editor grup pengguna ................................................................... 65Gambar 4.31 Menambahkan pengguna ke dalam grup pembuat kursus ........... 66Gambar 4.32 Manajemen Praktikum ................................................................. 67Gambar 4.33 Formulir pembuatan kategori praktikum ..................................... 68Gambar 4.34 Formulir pembuatan praktikum ................................................... 69Gambar 4.35 Menambahkan sumber bacaan ..................................................... 71Gambar 4.36 Editor sumber bacaan ................................................................... 72Gambar 4.37 Menambahkan aktvitas laporan praktikum .................................. 73 xiii
  • Gambar 4.38 Formulir aktivitas laporan praktikum ......................................... 74Gambar 4.39 Formulir unggah data mahasiswa ............................................... 75Gambar 4.40 Format penulisan data dalam CSV .............................................. 76Gambar 4.41 Formulir profil pengguna ............................................................ 77Gambar 4.42 Mengedit kategori formulir profil pengguna .............................. 77Gambar 4.43 Menambahkan text input ............................................................. 79Gambar 4.44 Formulir text input NIM ............................................................. 80Gambar 4.45 Formulir text input angkatan ....................................................... 81Gambar 4.46 Formulir profil pengguna yang telah ditambahkan ..................... 82Gambar 4.47 Formulir Akademik yang telah ditambahkan .............................. 82Gambar 4.48 Halaman pendaftaaran pengguna e-learning ............................... 83Gambar 4.49 Formulir pendaftaaran e-learning ................................................ 84Gambar 4.49 Formulir pendaftaaran e-learning ................................................ 84Gambar 4.51 Email konfirmasi pendaftaran e-learning .................................... 85Gambar 4.52 Konfirmasi pendaftaran berhasil ................................................. 85Gambar 4.53 Halaman praktikum ..................................................................... 86Gambar 4.54 Pendaftaaran praktikum menggunakan kunci enrollment ........... 87Gambar 4.55 Email notifikasi pendaftaaran praktikum .................................... 87Gambar 4.56 Profil pengguna terdaftar sebagai peserta praktikum .................. 88Gambar 4.57 Modul praktikum ......................................................................... 89Gambar 4.58 Formulir pengiriman laporan praktikum ..................................... 90Gambar 4.59 Laporan praktikum berhasil dikirimkan ...................................... 91 xiv
  • Gambar 4.60 Seluruh pengiriman laporan praktikum ....................................... 92Gambar 4.61 Proses pengunduhan dan penilaian laporan ................................ 92Gambar 4.62 Laporan praktikum yang telah dinilai ......................................... 93Gambar 4.63 Nilai seluruh peserta praktikum .................................................. 94Gambar 4.64 Pengumuman nilai praktikum yang diterima peserta .................. 94Gambar 4.65 Proses ekspor nilai kedalam format file spreadsheet .................. 95Gambar 4.66 Opsi ekspor nilai ......................................................................... 96Gambar 4.67 Mengunduh file hasil ekspor ....................................................... 96Gambar 4.68 File hasil ekspor dibuka menggunakan aplikasi spreadsheet ...... 97 xv
  • DAFTAR TABELTabel 3.1 Format penulisan data dalam tabel ............................................. 76 xvi
  • BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah Dunia pendidikan di Indonesia beberapa tahun terakhir ini telahmengalami perubahan yang pesat baik dari bahan pembelajaran, serta mediapengajaran. Terlebih setelah Internet menjadi hal yang tidak asing lagi, mediapengajaran kini dapat dilakukan melalui e-learning menggunakan berbagaiaplikasi yang murah. Laboratorium Telekomunikasi Diploma Teknik Elektro, sebagai bagiandari Universitas Gadah Mada, institusi pendidikan terbesar di Indonesia berupayauntuk mewujudkan pendidikan yang profesional. Salah satu cara adalah denganmenyediakan media pembelajaran bebasis e-learning sehingga mahasiswa dapatmengaksesnya dengan mudah melalui jarngan internet kampus melalui jaringanhotspot. Teknologi e-learning adalah salah satu aplikasi teknologi informasi dalamdunia pendidikan. Teknologi ini memberikan kemudahan akses terhadap materi-materi perkuliahan sehingga diharapkan mahasiswa dapat terbantu untukmemperoleh materi perkuliahan sehingga dapat meningkatkan kualitas akademikmahasiswa. Teknologi e-learning yang sering digunakan adalah e-learning berbasisweb. Dengan cara ini mahasiswa dapat mengakses melalui internet browser darimana saja selama terdapat jaringan internet. Terlebih saat ini sangat mudah 1
  • 2mendapatkan akses internet wi-fi melalui hotspot area di kampus UGM. Untuk itupenulis berupaya untuk menghadirkan e-learning berbasis web menggunakansistem opensource yang mudah dan murah untuk diaplikasikan.1.2 Tujuan Tujuan kerja praktek di laboratorium diploma teknik telekomunikasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, adalah sebagai berikut : 1.2.1 Tujuan Umum 1. Mengaplikasikan teori yang telah didapat di bangku kuliah dan menerapkanya di lingkungan nyata. 2. Sebagai sarana belajar bersosialisai dalam dunia kerja yan berkaitan dengan dunia industri. 3. Melatih kedisiplinan dan kerjasama dalam dunia kerja. 1.2.2 Tujuan Khusus 1. Sebagai syarat menyelesaikan studi jurusan Diploma Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. 2. Mempelajari lebih mendalam dalam praktek di lapangan. 3. Membuat aplikasi e-learning untuk keperluan praktikum Laboratorium Telekomunikasi Dasar.
  • 31.3. Manfaat kerja praktek 1.3.1 Bagi Universitas 1. Menjalin kerjasama yang baik dalam bidang pengembangan teknik antara pihak perusahaan dan universitas. 2. Mencari tahu sejauh mana pengetahuan dari mahasiswa dibidak praktek lapangan. 3. Memperoleh gambaran serta wawasan yang luas dibidangnya. 4. Mendapatkan informasi yang bermanfaat dan keterampilan. 1.3.2 Bagi mahasiswa 1. Menambah ilmu pengetahuan yang sudah dimiliki dibangku kuliah. 2. Menambah pengetahuan tentang ilmu aplikasi. 3. Memahami tentang tugas khusus 1.3.3 bagi Laboratorium Diploma 1. Wujud nyata pengembangan studi praktek universitas. 2. Persiapan alih fungsi mahasiswa menjadi professional muda diperusahaan.
  • 41.4 Tempat dan waktu kerja praktek 1. Tempat kerja praktek : Laboratorium Telkom Dasar Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 55281. 2. Waktu Pelaksanaan : 1 Februari 2008 sampai 30 april 2008.1.5 Batasan Masalah Agar isi laporan dapat menerangkan pokok masalah secara jelas danterperinci, maka penulis memberi batasan-batasan pokok masalah yaitu : 1. Orientasi umum dan orientasi khusus mengenai Lab. Telkom Dasar. 2. Tugas khusus Lab.1.6 Metode dan sistematika penulisan Dalam penulisan laporan kerja praktek ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut : 1. Kajian pustaka Merupakan cara memperoleh data dan keterangan serta wawasan dengan literatur yang ada kaitanya dengan pokok masalah, sehingga diperoleh data. 2. Metode observasi Merupakan cara untuk membuktikan keakuratan data dengan cara mengamati langsung obyek dan melakukan praktikum.
  • 5Penulisan laporan kerja praktek ini secara sistematik disusun berdasar urutansebagai berikut :Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah, tujuan kerja praktek, manfaat kerja praktek,tempat dan waktu kerja praktek. Pembatasan masalah serta pengumpulan data.Bab II Landasan Teori Bab teori dasar membahas tentang teori yang melandasi komponen-komponen serta peralatan yang digunakan selama berlangsungnya kerja prakrek.Lebih khusus mengenai landasan teori pembuatan website e-elearning.Bab III CMS (Content Management System) Berisi tentang gambaran umum mengenai sistem pengelolaan kontenwebsite dinamis yang digunakan sebagai dasar pembuatan website e-learning.Selain itu juga diperkenalkan dua buah CMS, Geeklog dan Moodle yangdigunakan dalam pembuatan website e-learning beserta fitur-fitur yang dibawaberikut proses instalasi kedua CMS tersebut.Bab IV E-Learning Bab ini membahas lebih dalam mengenai pembuatan website e-learning
  • 6berikut dengan penggunaannya. Selain itu juga membahas mengenai rekapitulasidata pelaksanaan praktikum menggunakan e-learning. Bab V Kesimpulan dan Saran Berisi mengenai kesimpulan dan saran, sehingga hasil kerja praktekyang telah dibuat dapat dikembangkan lebih lanjut, dengan harapan dapat digunakan untuk penerapan program studi terutama bagi mahasiswa diploma UGMpada masa yang akan datang.
  • BAB II LANDASAN TEORI2.1 E-Learning Belajar dengan bantuan komputer sudah ada sejak 1970. Denganmenggunakan monitor layar hijau melalui sebuah komputer mainframeberkecepatan rendah, tetapi apakah metode tersebut dapat dikatakan sebagai e-learning. Tentu saja hal tersebut bukan merupakan jawaban yang tepat mengenaie-learning. Tanpa definisi yang jelas mengenai e-learning, sangatlah sulitmemutuskan benar atau tidak untuk disebut sebagai e-learning.2.1.1 Definisi e-learning Berbagai pendapat dikemukan untuk dapat mendefinisikan e-learningsecara tepat. e-learning sendiri adalah salah satu bentuk dari konsep DistanceLearning. Bentuk e-learning sendiri cukup luas, sebuah portal yang berisiinformasi ilmu pengetahuan sudah dapat dikatakan sebagai situs e-learning. e-learning atau Internet enabled learning menggabungkan metodepengajaran dan teknologi sebagai sarana dalam belajar. (Dr. Jo Hamilton-Jones) e-learning adalah proses belajar secara efektif yang dihasilkan dengan caramenggabungkan penyampaian materi secara digital yang terdiri dari dukungandan layanan dalam belajar. (Vaughan Waller, 2001) Definisi lain dari e-learning adalah proses instruksi yang melibatkanpenggunaan peralatan elektronik dalam menciptakan, membantu perkembangan, 7
  • 8menyampaikan, menilai dan memudahkan suatu proses belajar mengajar dimanapelajar sebagai pusatnya serta dilakukan secara interaktif kapanpun dandimanapun.2.1.2 Konsep e-learning Metode pengajaran tradisional masih kurang efektif jika dibandingkandengan metode pengajaran modern. Sistem e-learning diharapkan bukan sekedarmenggantikan tetapi diharapkan pula untuk dapat menambahkan metode danmateri pengajaran tradisional seperti diskusi dalam kelas, buku, CD-ROM danpelatihan komputer non internet. Berbagai elemen yang terdapat dalam sistem e-learning adalah : • Soal-soal: materi dapat disediakan dalam bentuk modul, adanya soal-soal yang disediakan dan hasil pengerjaannya dapat ditampilkan. Hasil tersebut dapat dijadikan sebagai tolak ukur dan pelajar mendapatkan apa yang dibutuhkan. • Komunitas: para pelajar dapat mengembangkan komunitas online untuk memperoleh dukungan dan berbagi informasi yang saling menguntungkan. • Pengajar online: para pengajar selalu online untuk memberikan arahan kepada para pelajar, menjawab pertanyaan dan membantu dalam diskusi. • Kesempatan bekerja sama: Adanya perangkat lunak yang dapat mengatur pertemuan online sehingga belajar dapat dilakukan secara bersamaan atau real time tanpa kendala jarak.
  • 9 • Multimedia: penggunaan teknologi audio dan video dalam penyampaian materi sehingga menarik minat dalam belajar.2.1.3 Kelebihan dan Kekurangan e-learning2.1.3.1 Kelebihan e-learning Dalam bentuk beragam, e-learning menawarkan sejumlah besarkeuntungan yang tidak ternilai untuk pengajar dan pelajar. • Pengalaman pribadi dalam belajar : pilihan untuk mandiri dalam belajar menjadikan siswa untuk berusaha melangkah maju, memilih sendiri peralatan yang digunakan untuk penyampaian belajar mengajar, mengumpulkan bahan-bahan sesuai dengan kebutuhan. • Mengurangi biaya : lembaga penyelenggara e-learning dapat mengurangi bahkan menghilangkan biaya perjalanan untuk pelatihan, menghilangkan biaya pembangunan sebuah kelas dan mengurangi waktu yang dihabiskan oleh pelajar untuk pergi ke sekolah. • Mudah dicapai: pemakai dapat dengan mudah menggunakan aplikasi e- learning dimanapun juga selama mereka terhubung ke internet. e-learning dapat dicapai oleh para pemakai dan para pelajar tanpa dibatasi oleh jarak, tempat dan waktu.2.1.3.2 Kekurangan e-learning Beberapa kekurangan yang dimiliki oleh pemanfaatan e-learning:
  • 10 • Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar mengajar. • Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial. • Proses belajar-mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. • Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (Information, Communication and Technology). • Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon ataupun komputer). • Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan tentang internet. • Kurangnya penguasaan bahasa komputer.2.2 Server Secara global server dapat diartikan sebagai pelayan dan difungsikansebagai pelayanan yang berguna untuk pengiriman data dan atau penerimaan dataserta mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara komputer yangtersamabung atau dengan kata lain server bertugas melayani terhadap permintaanclient. Di dunia terdapat bermacam-macam jenis server, mulai dari web server,
  • 11server email, DNS server, streaming server, VOIP (Voice over Internet Protocol)server dan bermacam-macam server. Web server dan Email server adalah serveryang sering kita gunakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.2.2.1 Server Email Server mail adalah suatu bentuk server yang hanya difungsikan untukmenerima palayanan email baik dalam bentuk berbayar maupun yang sifatnyatidak berbayar. Misalnya mail server yang tidak berbayar diantaranya yahoo.com,gmail.com dan lain sebagainya2.2.2 Web Server Web server adalah sebuah bentuk server yang khusus digunakan untukmenyimpan halaman pada web site atau home page. Komputer dapat dikatakanweb server jika komputer tersebut memiliki suatu program server yang disebutpersonal web server. Personal web server digunakan agar halaman web yang adadidalam sebuah komputer server dapat dipanggil oleh komputer client.Macam-macam web server diantaranya: 1. Apache 2. Xitami 3. IIS 4. PWS
  • 122.2.3 MySQL MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yangdidistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License).Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak bolehdijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakanturunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL(Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasiandatabase, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yangmemungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerjaoptimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat olehuser maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQLdapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam querydata. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatanquery MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebihcepat dibandingkan Interbase.2.2.3.1 Keistimewaan MySQL MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain: 1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  • 132. OpenSource. MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.3. Multiuser. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.4. Performance tuning. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.5. Jenis Kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix socket (UNIX), atau Named Pipes pada NT.
  • 14 10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. MySQL sangat populer digunakan dalam aplikasi web seperti MediaWiki(perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitassebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehinggaseringkali disebut sebagai Dynamic Duo.2.3 Website Website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanyaterangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada didalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumenyang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampirselalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasidari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser.Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringaninformasi yang sangat besar. Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URLyang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untukmenjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman
  • 15tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhandan bagaimana arus informasi ini berjalan. Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para userbisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, adabeberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkansubkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut. Sebuah Website statik, adalah salah satu bentuk website yang isi didalamwebsite tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, dan biasanyadi maintain secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan softwareeditor. Ada 3 tipe kategori software editor yang biasa dipakai untuk tujuanpengelolaan ini, mereka adalah: 1. Text Editor. Contohnya adalah Notepad atau TextEdit, dimana HTML diubah didalam program editor tersebut. 2. WYSIWYG (What You See Is What You Get) editor. Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User Interface) dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini. 3. Editor yang sudah memiliki template, contohnya Rapidweaver dan iWeb, dimana, editor ini membolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya langsung ke web server secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang HTML. Mereka dapat memilih template yang sesuai dengan keinginan mereka, menambah gambar atau obyek, mengisinya
  • 16 dengan tulisan, dan dengan sekejap mereka sudah dapat membuat website tanpa harus melihat sama sekali kode-kode HTML. Sebuah website dynamic adalah website yang secara berkala, informasididalamnya berubah, atau website ini bisa berhubungan dengan user denganberbagai macam cara atau metode (HTTP cookies atau Variabel Database, sejarahkunjungan, variabel sesi dan lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsungmenggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server menerimapermintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebutakan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon daripermintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yangsedang berlangsung diantara dua user, memantau perubahan situasi, ataumenyediakan informasi yang berkaitan dengan sang user. Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generateDynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalahColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) danPHP (PHP Hypertext Preprocessor), bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasukdidalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisajuga menggunakan teknologi berbasis XML (eXtensible Markup Language),contohnya adalah RSS (Really Simple Syndication). Isi situs yang statis jugasecara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk
  • 17dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untukmenghindari kinerjanya supaya tetap terjaga. Plugin tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dariweb browser, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanyaberupa cuplikan dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash,Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML jugamenyediakan untuk user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut (catatan: halaman yang dirubah, tak perlu di load ataudi reloaded agar perubahannya dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukanmereka memakai DOM (Document Object Model) dan Javascript yang sudahtersedia pada semua Web Browser sekarang ini. Seperti yang tertulis di atas, di luar sana ada beberapa perbedaan dalampenulisan dari terminologi website. Walaupun website sudah secara umumdipakai, namun untuk Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, Akademia,dan kamus-kamus yang ada, penulisan yang mereka pakai adalah denganmenggunakan 2 kata, yaitu Web site. Hal ini karena web bukanlah terminilogiumum, namun kependekan dari World Wide Web. Dalam pembuatan website pendaftaran praktikum online, penulismenggunakan perangkat lunak yang telah tersedia di internet dan penulis jugamenambahkan suatu aplikasi yaitu sebagai pendaftaran online dan sekaligussebagai pengumpul serta penilaian laporan yang dapat tersaji secara online dandapat diakses oleh pengguna yaitu mahasiswa yang mempunyai hak akses.
  • 18 Perangkat lunak yang dimaksud adalah CMS (Content ManagementSystem) yaitu suatu perangkat lunak yang memungkinkan pengelolaan suatuwebsite tanpa melakukan perubahan kode penyusun HTML. Denganmenggunakan CMS, maka isi dan tampilan website dipisahkan. Isi disimpandalam sebuah database, sedangkan tampilan merupakan kode HTML yangdibangkitkan oleh aplikasi PHP yang juga memanggil isi database untukditampilkan. CMS yang penulis gunakan adalah Geeklog dan Moodle. Geeklog adalahperangkat lunak yang didesain kusus untuk sebuah website, oleh karena itupenulis dapat menambahkan informasi dan memodifikasi isi dan bentuk dariGeeklog itu. Sedangkan Moodle merupakan CMS yang didesain khusus untukkeperluan e-learning. Geeklog dan Moodle dibuat dengan menggunakan bahasapemrograman PHP. Untuk dapat bekerja, Geeklog dan Moodle membutuhkansebuah web server lengkap dengan PHP dan My SQL.2.4 PHP (PHP Hypertext Preprocessor) PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saatini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidaktertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB, geeklog dan MediaWiki(software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dariASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun
  • 19Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupaCMS (Content Management System) yang dibangun menggunakan PHP adalahMambo, Joomla!, Wordpress, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.2.4.1 Kelebihan PHP 1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya. 2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai Apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah. 3. Dari sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya kelompok pengguna dan pengembang yang siap membantu dalam memecahkan masalah yang ditemui ketika melakukan pengembangan aplikasi. 4. Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak. 5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah sistem.
  • 20 Gambar 2.1 Logo PHP2.5 PhpMyAdmin PhpMyAdmin adalah suatu program open source berbasis web yang dibuatdengan aplikasi php. Program ini berfungsi sebagai antarmuka yang digunakanuntuk mengakses basis data yang tersimpan di server MySQL, program inimempermudah dan mempersingkat kerja. Dengan kelebihanya pengguna tidakharus mengerti sintax-sintax dalam pembuatan database dan tabel. Gambar 2.2 phpMyAdmin PhpMyAdmin adalah suatu program aplikasi pengakses database Mysqlyang dibuat menggunakan php. Oleh karena itu program ini harus berjalan disisi
  • 21server. Untuk dapat menggunakan phpmyadmin penulis harus meletakkan padadirektori utama web server lokal karena apabila web server lokal tidak ada makaphpmyadmin tidak akan bekerja.
  • BAB III CMS (Content Management System)3.1 CMS (Content Management System) Content Management System adalah sistem pegelolaan isi suatu websiteyang memungkinkan perubahan isi tanpa melakukan perubahan kode penyusunHTML (Hypertext Markup Language). Dengan menggunakan CMS, maka isi dantampilan website dipisahkan. Isi disimpan dalam sebuah database, sedangkantampilan merupakan kode HTML yang dibangkitkan oleh aplikasi PHP yang jugamemanggil isi database untuk ditampilkan. Saat ini terdapat ratusan CMS yang dapat digunakan secara bebas untukmembangun website. Diantaranya adalah Joomla, Wordpress, Drupal, phpBB,OSCommerce, Geeklog, Moodle dan masih banyak lagi. Semua CMS tersebutdilisensikan secara terbuka atau biasa disebut sebagai opensource. Ini berartipenguna dapat secara bebas menggunakan, mengubah dan mengembangkannyakarena tersedia kode sumber penyusunnya secara terbuka tanpa perlu membayarlisensi.3.2 CMS Geeklog Geeklog merupakan salah satu diantara sekian banyak CMS opensourceyang biasa digunakan untuk membangun website. Geeklog dapat diperoleh darihttp://www.geeklog.net. 22
  • 233.2.1. Fitur Geeklog merupakan salah satu CMS yang kaya fitur, pada instalasiawal sekalipun, CMS ini sudah dilengkapi beberapa fitur yang cukupbermanfaat sehingga kita tidak perlu melakukan instalasi plugins ataucomponent tambahan. Ini berarti lebih menghemat waktu. Gambar 3.1 Panel Kendali Geeklog Berikut adalah beberapa fitur yang terdapat dalam CMS Geeklogsecara. a. Backup database, cukup satu kali klik maka seluruh database pada server akan dibuat salinannya. b. Blok, pengaturan posisi komponen dapat diatur pada menu ini sehingga tidak perlu mengubah kode program sedikitpun. c. Kalender, bukan kalender biasa. Kalender ini dapat digunakan untuk menyimpan agenda pribadi sehingga dapat berfungsi sebagai pengingat. d. GL Versi Tes, digunakan untuk mengecek ketersediaan update versi pada server pengembang. e. Plugins, dapat digunakan untuk menambahkan fitur-fitur
  • 24 Geeklog lainnya. f. Polls, jika memerlukan aplikasi polling dapat digunakan untuk meminta feedback dari pengunjung. g. Sindikasi Isi, untuk memudahkan berlangganan berita menggunakan RSS h. Spam-X, dengan fitur ini idak perlu khawatir website akan dimanfaatkan untuk spamming orang-orang yang tidak bertanggungjawab. i. User Mail, fitur ini dapat digunakan untuk mengirimkan email kepada user lain yang tergabung dalam suatu grup.3.3 CMS Moodle Moodle merupakan CMS yang dkhususkan untuk membangun website e-learning. Dengan Moodle kita dapat membangun website e-learning kaya fitur.Mulai dari pendaftaran praktikum hingga panyusunan laporan nilai dalam formatspreadsheet OpenDocumentFormat atau Microsoft Excel. 3.3.1. Fitur Fitur yang dibawa moodle sangat banyak dan lengkap, mulai dari fitur standar yang biasa dimiliki CMS hingga fitur khusus untuk menunjang fungsi e-learning. Berikut beberapa fitur moodle yang disertakan pada instalasi default. a. Calendar
  • 25 Gambar 3.2 Fitur Calendar Moodle Moodle memiliki kalender yang juga berfungsi sebagai pengingat misalkan untuk mengingatkan waktu pengumpulan laporan praktikum atau responsi.b. Course Gambar 3.3 Fitur Course Moodle Fitur ini digunakan untuk membuat Praktikum yang akan diselenggarakan. Praktikum yang dibuat dapat dikelompokkan dalam kategori untuk mempermudah pengelolaan.
  • 26c. Enroll Key Gambar 3.4 Fitur Enroll Key Dengan fitur enroll key, user terdaftar yang tidak memiliki kode praktikum tidak dapat mendaftar praktikum terkait. Enroll key akan diberikan oleh dosen yang bertanggungjawab terhadap praktikum terkait. d. Customizable User Form Registration Gambar 3.5 Fitur penambahan form NIM & Angkatan Moodle memungkinkan penambahan form pendaftaran, semisal form NIM dan Angkatan.
  • 27e. Upload File Laporan Praktikum Gambar 3.6 Fitur upload file laporan praktikum Dengan Moodle, tidak perlu mengoreksi laporan praktikum yang bertumpuk-tumpuk, karena semuanya dikumpulkan secara digital.f. Penilaian Laporan Praktikum Gambar 3.7 Fitur penilaian laporan praktikum Moodle juga dapat melakukan penilaian terhadap laporan yang sudah dikumpulkan. Sehingga, rekapitulasi nilai praktikum semakin mudah.
  • 28 g. Export to Spreadsheet Gambar 3.8 Fitur ekspor data nilai ke format Spreadsheet Jika membutuhkan file rekapitulasi praktikum, Moodle dapat menyimpan rekapitulasi nilai praktikum ke dalam bentuk file Microsoft Excel atau OpenDocument Spreadsheet3.4 Instalasi CMS Geeklog dan Moodle Untuk dapat menggunakan Geeklog dan Moodle, perlu disiapkan sebuahweb server yang memiliki fitur yang dibutuhkan oleh kedua CMS tersebut. Untukproses pengerjaan dan pengeditan CMS dapat dilakukan secara lokal padakomputer. Namun untuk dapat diakses oleh pengguna melalui jaringan komputeratau internet, server haruslah terhubung dalam suatu jaringan atau internet.
  • 29 Untuk keperluan pengerjaan, dapat menggunakan program webserverApache yang dilengkapi server database MySQL atau untuk lebih praktis dapatmenggunakan software webserver Apache yang dibundle bersama MySQL danFTP server seperti paket XAMPP (X, Apache, MySQL, PHP, Perl) yang memilikibeberapa varian WAMP (Windows, Apache, MySQL, PHP) untuk sistem operasiWindows MAMP (MacOSX, Apache, MySQL, PHP) atau LAMPP (Linux,Apache, MySQL, PHP, Perl) dalam sistem operasi Linux. Pada pengerjaan iniserver yang digunakan adalah paket XAMPP untuk Linux atau yang lebih dikenaldengan LAMPP. Pemilihan LAMPP sebagai web server dikarenakan paket aplikasi ini telahberisi aplikasi yang lengkap. Selain itu LAMPP adalah aplikasi yang portable,dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tanpa melakukanperubahan database atau konfigurasi.3.4.1. Instalasi dan Konfigurasi CMS Geeklog Informasi cara melakukan instalasi Geeklog telah disertakan di dalam paketCMS Geeklog yang didownload. Informasi atau dokumentasi tersebut terdapatdalam direktori “public_html/docs/”. Pertama, file tarball yang telah didownload diekstrak terlebih dahulukedalam direktori webserver. Selanjutnya dilakukan pengeditan pada file“config.php” untuk disesuaikan dengan konfigurasi server. Posisi direktoriwebserver LAMPP yang digunakan berada di “/opt/lampp/htdocs/” dengan
  • 30asumsi sistem operasi yang digunakan adalah Linux. Beberapa parameter wajib yang perlu diatur agar instalasi CMS ini dapatberjalan dengan baik. Parameter tersebut bersifat kondisional bergantung serveryang digunakan. Parameter tersebut adalah sebagai berikut. $_DB_host = localhost; $_DB_name = lab; $_DB_user = root; $_DB_pass = ; $_DB_table_prefix = lab_ $_CONF[path] = /opt/lampp/; $_CONF[path_html] = $_CONF[path] . htdocs/; $_CONF[site_url] = http://telkom.dte.ugm.ac.id; $_CONF[site_mail] = admin@dte.ugm.ac.id; $_CONF[site_name] = Laboratorium Telekomunikasi D3 Teknik Elektro; $_CONF[site_slogan] = Memajukan kecerdasan bangsa; Konfigurasi diatas diasumsikan sebagai berikut, database server MySQLberada dalam komputer yang sama dengan webserver ($_DB_host = localhost;);nama database adalah lab ($_DB_name = lab;); username MySQL server adalahroot ($_DB_user = root;) dengan password kosong ($_DB_pass = ;); prefixtable database menggunakan prefix lab_ ($_DB_table_prefix = lab_); filekonfigurasi config.php berada pada direktori /opt/lampp/ ($_CONF[path] =/opt/lampp/;); direktori yang berisi file website Geeklog bernama lab/($_CONF[path_html] = $_CONF[path] . htdocs/;); URL atau alamatwebsite adalah http://telkom.dte.ugm.ac.id ($_CONF[site_url] =
  • 31http://telkom.dte.ugm.ac.id;); ini diasumsikan bahwa subdomainhttp://telkom.dte.ugm.ac.id telah diaktifkan, email administratoradmin@dte.ugm.ac.id ($_CONF[site_mail] = admin@dte.ugm.ac.id;), emailini yang digunakan untuk keperluan pengiriman password jika terjadi kehilanganpassword website. Sedangkan $_CONF[site_name] dan $_CONF[site_slogan]digunakan untuk pemberian nama judul dan slogan website. Setelah parameter wajib dalam file config.php diatur, terdapat satuparameter dalam file lib-common.php yang harus diatur. File lib-common.phptersebut terdapat dalam direktori /opt/lampp/htdocs/. Konfigurasi dalam lib-common.php adalah dimaksudkan untuk mengarahkan posisi file config.php agardapat ditemukan. Konfigurasi dapat dilakukan dengan mengatur parameterrequire_once( /opt/lampp/config.php ); Selanjutnya, perlu dilakukan pembuatan database pada MySQL server yangakan digunakan untuk menyimpan data website. Pembuatan database dapatdilakukan melalui halaman phpmyadmin yang dapat diakses melalui webbrowser. Gambar 3.9 Pembuatan database MySQL
  • 32 Setelah database dibuat, saatnya menjalankan installasi CMS Geeklog.Halaman installasi dapat diakses melalui browser dengan alamathttp://telkom.dte.ugm.ac.id/admin/install/install.php. Proses instalasi hanya terdiridari dua tahap. Gambar 3.10 Instalasi Geeklog: Letak direktori Gambar 3.11 Instalasi Geeklog: Instalasi database Gambar 3.12 Tampilan awal Geeklog
  • 33 CMS Geeklog telah siap digunakanan, untuk penambahan, pengeditan danpenyesuaian isi materi website dijelaskan pada bab berikutnya.3.4.2. Instalasi dan Konfigurasi CMS Moodle Instalasi dan konfigurasi CMS Moodle lebih mudah dan sederhanadibadingkan pada instalasi CMS Geeklog. Pertama adalah membuka paket arsipCMS Moodle terkompresi (moodle-weekly-19.tar.gz) paket ini dapat diperolehdari situs pengembang Moodle. Paket tersebut dibongkar ke dalam direktori“/opt/lamp/” selanjutnya direktori “moodle” yang terbentuk diubah namanyamenjadi “e-learning”, sehingga web CMS Moodle ini akan dapat diakses padaalamat http://telkom.dte.ugm.ac.id/e-learning. Selanjutnya, dengan menggunakanphpMyAdmin kita buat database untuk CMS Moodle, misalkan nama databaseuntuk CMS Moodle kita beri nama “moodle”. Sebenarnya sebuah database dapatdigunakan untuk beberapa website, namun untuk memudahkan pengelolaan danmencegah terjadinya hal-hal yang tidak terduga sebaiknya digunakan databaseterpisah. Sampai tahap ini, persiapan instalasi Moodle telah selesai. Selanjutnya memasuki tahap instalasi, instalasi Moodle dapat dilakukandengan mengakses alamat URL yang disesuaikan dengan letak direktori Moodle.Seperti yang disebutkan diatas alamat URL Moodle adalah pada alamat“http://telkom.dte.ugm.ac.id/e-learning”. Selanjutnya instalasi akan dipandu olehMoodle.
  • 34 Gambar 3.13 Proses instalasi CMS Moodle Pada halaman pertama akan disuguhkan pilihan bahasa yang akandigunakan. Setelah klik tombol Next, Moodle akan melakukan pengecekan semuakebutuhannya. Diantaranya versi PHP yang terdapat dalam server, MySQL dankebutuhan lainnya. Gambar 3.14 Instalasi Moodle: Pengecekan web server Gambar 3.15 Instalasi Moodle: Lokasi direktori Moodle
  • 35 Setelah pengecekkan setting PHP yang terdapat dalam server, Moodlememinta untuk memasukkan letak direktori “moodledata” yang akan digunakanuntuk menyimpan data-data penting seperti backup database. Untuk alasankeamanan letak direktori “moodledata” sebaiknya tidak di dalamdirektori/subdirektori yang dapat diakses secara langsung dari web, misalkandirektori “htdocs” dalam lampp (/opt/lampp/htdocs/) adalah direktori yang akandiakses melalui web. Sehingga jangan meletakkan “moodledata” di dalamdirektori “htdocs” atau di dalam subdirektor yang terdapat dalam “htdocs”. Gambar 3.15 Instalasi Moodle: Konfigurasi database MySQL Setelah direktori moodledata ditentukan letakknya selanjutnya adalahmelakukan setting database. Pilih type database MySQL dengan host localhost,
  • 36nama database moodle, dan masukkan username dan password MySQL. Pastikan database yang akan digunakan Moodle untuk menyimpan datatelah dibuat sebelumnya melalui halaman phpMyAdmin. Gambar 3.16 Instalasi Moodle: Pembuatan database MySQL Setelah parameter konfigurasi database dilengkapi, maka Moodle akanmelakukan pengecekan lingkungan kerja di dalam server. Jika tidak terdapat hasilpengecekan yang diwarnai dengan warna merah, maka proses instalasi dapatdilanjutkan. Akan tetapi jika terdapat hasil pengecekan yang tidak memenuhiprasyarat instalasi Moodle, maka konfigurasi server harus di perbaiki hinggaseluruh prasyarat Moodle terpenuhi. Keterangan konfigurasi yang kurang memenuhi prasyarat instalasi dapatdilihat pada kolom Report. Beberapa prasyarat wajib diantaranya versi MySQLserver harus versi 4.1.16 atau yang lebih baru, PHP versi 4.3.0 atau lebih baru,ketersediaan php_extension, dan register_global=off.
  • 37Gambar 3.17 Instalasi Geeklog: Pengecekan web server
  • 38 Gambar 3.18 Instalasi Geeklog: Download paket bahasa Indonesia Proses selanjutnya adalah download paket bahasa Indonesia, karena padaawal proses instalasi bahasa yang dipilih adalah bahasa Indonesia, maka prosesinstalasi akan mencoba mendownload paket bahasa Indonesia secara otomatis jikaterdapat akses internet, namun jika tidak, maka download paket bahasa Indonesiaharus didownload sendiri, kemudian paket tersebut dibongkar ke dalam direktoribahasa (“lang”) yang terdapat pada server. Jika ini tidak dilakukan, maka Moodleakan menggunakan bahasa English sebagai bahasa antarmuka. Pemilihan bahasaini dapat diatur kembali menggunakan halaman administrasi Moodle.
  • 39 Gambar 3.19 Instalasi Geeklog: Download file config.php Tahapan selanjutnya adalah pembuatan file konfigurasi. Moodle akansecara otomatis membuat sebuah file konfigurasi “config.php”, namun jikadirektori moodle tidak memiliki permission writeable, maka Moodle akanmeminta agar file config.php tersebut didownload untuk kemudian diuploadsecara manual oleh pengguna ke dalam server. Pengaturan permission file dapat diatur menggunakan program FTP clientseperti TurboFTP, SmartFTP, FileZilla atau program FTP client sejenis. Selainmenggunakan program-program tersebut, permission file dapat diatur melaluifasilitas file manager yang terdapat pada control panel webhosting.
  • 40 Gambar 3.20 Instalasi Moodle: Persetujuan lisensi Proses selanjutnya adalah proses pembuatan tabel dan isi database. Prosesinstasai akan dimulai setelah persetujuan lisensi. Instalasi Moodle secara defaultakan menanyakan konfirmasi setiap tabel akan dibuat dalam database server.Namun dengan menandai checkbox pada “Unattended operation” maka prosesinstalasi akan dilakukan hingga selesai tanpa mengajukan konfirmasi pembuatantabel-tabel dalam server. Dengan cara ini proses instalasi dapat dipersingkatkarena tidak perlu menjawab konfirmasi pertanyaan yang jumlahnya relatifbanyak.
  • 41 Gambar 3.21 Instalasi Moodle: Informasi rilis Moodle Setelah pembuatan tabel dan pengisian database oleh script instalasiselesai, proses selanjutnya adalah pembuatan admin pengguna yang akandigunakan untuk login ke halaman adminsitrasi sehingga beberapa perubahanMoodle dapat disesuaikan melalui halaman administrasi. Gambar 3.22 Instalasi Moodle: Pembuatan admin pengguna Setelah admin pengguna dibuat, tahapan terakhir adalah pemberian namawebsite. Setelah tahapan ini, maka Moodle telah selesai diinstall. Langkahselanjutnya adalah penyiapan dan pembuatan materi e-learning.
  • 42Gambar 3.23 Instalasi Moodle: Pemberian nama website Gambar 3.24 Halaman e-learning Moodle
  • BAB IV E-LEARNING4.1 Pembuatan E-learning Setelah instalasi CMS Geeklog dan Moodle berhasil, tahapan berikutnyaadalah melakukan beberapa penyesuaian agar kedua CMS tersebut dapatdigunakan sebagai e-learnning. Hal yang perlu dilakukan adalah input data ke dalam database CMS. Inputdata dilakukan melalui antarmuka CMS yang berbasis web.4.2 Website Laboratorium Dengan CMS Geeklog CMS Geeklog digunakan sebagai website Laboratorium. Website ini akanmemuat informasi-informasi seputar dunia kampus, pengumuman-pengumumandan beberapa informasi penting lainnya mengenai telekomunikasi. 4.2.1. Kustomisasi CMS Geeklog CMS Geeklog yng telah terinstall dalam server masih perlu beberapa penyesuaian. Diantaranya adalah penggantian password standar, penyesuaian menu, topik atau kategori artikel, posting artikel, penambahan halaman statis, polling, pengaturan elemen blok halaman dan menghubungkan CMS Geeklog 4dengan halaman e-learning pendaftaran praktikum melalui menu. 43
  • 444.2.1.1. Penyesuaian Menu Kustomisasi pertama kali yang dilakukan adalah penyesuaian menudengan melakukan pengeditan pada file konfigurasi “config.php”, di dalamfile ini terdapat banyak opsi pengaturan yang bersifat mendasar.Diantaranya perubahan menu yang terdapat di bagian atas dari headerhalaman web. Menu tersebut hanya dapat diubah melalui pengeditan filekonfigurasi. Yaitu melalui pengeditan file “config.php” pada variabel array$_CONF[menu_elements] juga melalui file “/opt/lampp/system/lib-custom.php”. Gambar 4.1 Menu website Lab. Telekomunikasi Berikut ini konfigurasi dari array tersebut sehingga dapatmenampilkan menu seperti gambar di atas. $_CONF[menu_elements] = array ( home, // link to homepage plugins, // links added by plugins, like {plg_menu_elements} search, // link to advanced search stats, // link to site stats directory, // link to list of past stories contribute, // contribute / "submit a story" link // prefs, // link to users preferences custom // for custom links (see lib-custom.php) ); Gambar 4.2 Kode array menu dalam file config.php
  • 45 Urutan array berpengaruh terhadap urutan menu yang ditampilkan.Pada variabel tersebut terdapat sebuah elemen array dengan nama customyang merujuk pada sebuah file lib-custom.php, dalam file ini terdapatsebuah fungsi yang disediakan untuk menambahkan sebuah link menu kehalaman yang dikehendaki oleh programmer. Dengan fungsi inilah sebuahnanti akan kita tambahkan link ke halaman e-learning pendaftaranpraktikum yang berbasis Moodle,4.2.1.2. Penggantian Password Standar Secara standar geeklog menggunakan username “admin” danpassword “password”. Password standar ini sebaiknya diganti untukmeningkatkan keamanan website. Gambar 4.3 Formulir login Geeklog Setelah login, pengubahan password dapat dilakukan dari halamanInformasi Account pada menu User Function. Untuk mengubah password
  • 46standar perlu memasukkan password lama, dan password baru yang akandigunakan sebagai password pengganti password standar. Gambar 4.4 Menu Informasi Account Selain mengubah password standar, dari halaman ini dapat jugamengatur beberapa setting. Diantaranya informasi mengenai penggunaseperti foto user, layout dan bahasa, penanggungjawab content dan fiturprivasi yang akan mengatur pengiriman email dari admin atau user lain danmenampilkan informasi status online. Gambar 4.5 Formulir pengubahan account
  • 474.2.1.3. Pengaturan Topik Selanjutnya adalah menyiapkan topik artikel yang akan dimuatoleh website ini. Pengaturan ini hanya dapat diakses melalui Topik padamenu Admins Only. Gambar 4.6 Pembuatan topik baru Pada halaman ini, topik dibuat dengan mengklik link Create New.Selanjutnya isikan beberapa parameter yang dibutuhkan, lalu klik Save.Buat beberapa topik yang akan mengelompokkan artikel-artikel dalamwebsite ini sehingga mudah untuk dikelola.
  • 48 Gambar 4.7 Formulir pembuatan topik Gambar 4.8 Topik yang telah dibuat Setelah seluruh topik yang akan dimuat web ini disimpan, makakolom kiri pada halaman website akan ditampilkan daftar topik. Dari menuinilah pengunjung website dapat memilih topik artikel yang diinginkan. Gambar 4.9 Menu topik
  • 49 Ketika salah satu topik dipilih, maka halaman hanya akanmenampilkan artikel dengan topik tersebut. Di samping menampilkan topik,menu tersebut juga menamplkan jumlah artikel di dalam topik tersebut.4.2.1.4. Penulisan Artikel Tahapan selanjutnya adalah menulis artikel. Untuk dapat menuliskanartikel dalam website ini, maka seseorang harus terdaftar terlebih dahulusebagai pegguna. Menu pendaftaran dapat diakses melalui link Daftar yangterletak di bawah formulir login. Gambar 4.10 Pendaftaran keanggotaan website Setelah memilih link Daftar, maka selanjutnya adalah mengisikandata pada formulir registrasi. Setelah mengisikan username dan alamatemail, klik tombol Daftar Sekarang! maka password akan dibuatkan secaraacak dan dikirimkan melalui alamat email. Setelah pendaftaran berhasil,login menggunakan username dan password yang dikirmkan dan gantipassword melalui halaman Informasi Account.
  • 50 Untuk memulai menulis artikel dapat dilakukan melalui menuKontribusi yang terdapat pada bagian atas dari header website. Terdapatbeberapa formulir yang harus diisi, yaitu formulir title, Teks Intro dan TeksIsi. Gambar 4.11 Formulir penulisan artikel website Artikel yang ditulis dalam formulir Teks Intro akan ditampilkan padatampilan awal, sedangkan Teks Isi adalah teks lanjutan yang akanditampilkan ketika link judul dipilih. Sehingga untuk posting artikelpanjang dapat dibagi ke dalam dua bagian, sehingga pada tampilan halamandepan tidak terlalu memanjang.
  • 51 Selain sebgai editor artikel, halaman ini juga dapat melakukanbeberapa pengaturan melalui tab-tab yang terdapat dalam halaman ini.Pengaturan yang dapat dilakukan diantaranya adalah tanggal publikasiartikel, ijin penulisan komentar, penampilan pada halaman depan, unggahgambar, tanggal artikel diarsipkan/dihapus dan beberapa pengaturanlainnya. Artikel yang telah disimpan dapat dikelola melalui menu BahanBacaan, dari halaman ini artikel dapat diedit, dihapus atau diubah statuspublikasinya. Gambar 4.12 Daftar artikel website4.2.1.5. Penambahan Halaman Statis Selain dari artikel yang bersifat dinamis dalam hal pembaruan isinya,halaman statis juga diperlukan untuk beberapa hal. Misalkan halamanprofil, peraturan dan halaman lain yang bersifat tidak perlu pembaruansecara reguler dan cepat. Untuk membuat halaman statis tersebut dapatdiakses melalui halaman Administrasi Pengiriman.
  • 52 Gambar 4.13 Menu pembuatan halaman statis Untuk memulai menulis halaman statis, pilih Create New selanjutnyaisikan beberapa parameter yang diperlukan dalam formulir Static PageEditor. Untuk formulir ID dapat diisikan nama halaman statis, ID ini adalahnama halaman yang akan digunakan sebagai akhir alamat URL halaman.Misal ID diisikan profil.html maka dalam URL nanti alamat akan dituliskansebagai http://telkom.dte.ugm.ac.id/staticpages/index.php/profil.html.Dengan cara seperti ini halaman statis ini dikesankan berupa halaman html.Sedangkan sebenarnya halaman statis ini adalah berupa php yangmemanggil database. Untuk menambahkan halaman statis ini ke dalammenu, tandai pilihan Add To Menu kemudian tuliskan nama label yang akanditampilkan ke daftar menu.
  • 53 Gambar 4.14 Formulir pembuatan halaman statis Halaman editor ini dapat diatur sebagai editor html format ataukahsebagai editor tingkat lanjut. Editor html format adalah editor html yangdalam penggunaannya harus sesuai dengan tata cara penulisan sintaks html.Sedangkan editor tingkat lanjut adalah editor yang telah dibuat sepertiaplikasi perkantoran, sehingga sangat mudah digunakan meski untukpenulisan format-format khusus. Pengaturan model editor dapat dilakukandengan memilih pada menu drop-down pada Model Kiriman. Gambar 4.15 Editor halaman statis
  • 54 Pengaturan selanjutnya adalah pengaturan posisi halaman statis.Halaman statis dapat diletakkan pada halaman home sebagai tulisanpengantar website. Untuk meletakkan halaman statis di halaman homedapat diatur dengan mencentang pilhan Centerblock kemudian diatur posisiapakah di bagian atas artikel-artikel lainnya, ataukah di bawah. Gambar 4.16 Opsi pengaturan halaman statis Hak akses halaman ini dapat diatur menggunakan opsi Hak Aksesdan perijinan. Dengan menandai checkbox yang diinginkan, maka grupyang terkait dapat mengakses halaman ini, baik hak untuk mengedit atukahsekedar hak untuk membaca.4.2.1.6. Polling Polling atau pemungutan suara digunakan sebagai salah satu dari
  • 55sekian banyak media untuk survei. Survei dapat berupa saran, evaluasi ataupendapat tentang suatu hal. Dalam website ini, polling dapat digunakansebagai evaluasi terhadap kualitas pelayanan akademik, sehingga dapatdigunakan sebagai perbaikan kualitas pelayanan. Gambar 4.17 Polling website Untuk memulai sebuah polling, dapat diakses dari menu Polls padamenu administrasi. Selanjutnya untuk membuat polling pilih Create New.Isikan nama Poll ID tanpa spasi sebagai identitas polling. Jika dikehendakipengguna dapat meninggalkan komentar pada polling yang dibuat, dapatdiaktifkan melalui pilihan Mode Comment Enable atau Mode CommentDisable jika tidak ingin pengguna memberkan komentar. Pada bagianQuestion diisikan pertanyaan survei atau polling. Bagian Answer disikanjawaban polling Votes adalah jumlah awal peserta polling Remark adalahketerangan atau penjelasan mengenai jawaban polling.
  • 56 Gambar 4.18 Editor polling Untuk pengaturan hak akses, geeklog telah menyediakan sistempengaturan sehingga siapa yang diijinkan untuk mengikuti polling ini. Jikapolling bersifat internal, maka sebaiknya non anggota tidak dierikan hakakses terhadap polling, namun jika semua pengunjung websitediperbolehkan berpartiipasi, maka semua kelompok anggota dan nonanggota diberkan hak akses. Gambar 4.19 Pengaturan hak akses polling4.2.1.7. Elemen Blok Halaman Blok halaman adalah pengaturan posisi blok dalam halaman website.
  • 57Blok halaman terbagi menjadi dua, yakni blok kanan dan blok kiri. Untukmemindahkan dari blok kanan ke blok kiri cukup dilakukan denganmengklik L dan R untuk memindahkan dari kri ke kanan. Untuk mengubahurutan blok dapat dilakukan dengan mengklik anak panah yang terdapatpada kolom Block Baru. Untuk mengedit blok dapat dilakukan dengan mengklik ikon pensildan untuk menonaktifkan cukup dengan menghilangkan tanda check padakolom Enable. Gambar 4.20 Manajer blok
  • 58 Gambar 4.21 Editor blok4.2.1.8. Menghubungkan halaman e-learning Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa Moodle memiliki sebuahfile lib-custom.php yang didalamnya mengijinkan programer untukmenambahkan sebuah fungsi buatannya dalam file library ini. Untukmenghubungkan Geeklog dengan e-learning yang berbasis CMS Moodlemaka diperlukan penambahan sebuah menu melalui fungsiCUSTOM_menuEntries() untuk menambahkan menu terseut maka kodePHP yang ditambahkan adalah sebagai berikut.
  • 59 function CUSTOM_menuEntries () { global $_CONF, $_USER; $myentries = array (); // Link to e-elearning Moodle $myentries[] = array (url => $_CONF[site_url] . /e-learning/, label => E-Learning); return $myentries; } Gambar 4.22 Kode PHP CUSTOM_menuEntries4.3 Website E-Learning Dengan CMS Moodle Penggunaan CMS Moodle selain menggunakan Geeklog dkarenakanterdapat keterbatasan fitur Geeklog dalam hal pengelolaan e-learning. Moodlememang dibuat khusus untuk e-learning, berbeda dengan Geeklog yang ditujukanuntuk web portal berita atau blog. 4.3.1. Kustomisasi CMS Moodle CMS Moodle setelah proses instalasi belum dapat digunakan sebagai aplikasi e-learning untuk menangani pendaftaran praktikum hingga proses rekapitulasi nilai peserta praktikum. Untuk itu perlu dilakukan penyesuaian sehingga CMS Moodle dapat digunakan sebagai aplikasi e-learning. Moodle memiliki segudang fitur e-learning, akan tetapi tidak semua fitur ini akan digunakan dalam e-learning praktikum Laboratorium Telekomunikasi Diploma Teknik Elektro. Fitur yang digunakan hanyalah fitur-fitur yang diperlukan dalam kegiatan praktikum di Laboratorium Telekomunikasi.
  • 604.3.1.1. Pengintegrasian CMS Moodle dengan CMS Geeklog Untuk mengintegrasikan Moodle dengan Geeklog cukup denganmenambahkan sebuah link menu ke halaman Geeklog. Tidak sepertiGeeklog yang membutuhkan pengeditan kode PHP untuk menambahkanmenu, penambahan menu di dalam Moodle lebih mudah dilakukan karenacukup dengan login melalui antarmuka website kemudian menambahkansebuah link ke halaman website Geeklog. Semua ini dilakukan dalam modeGUI (Graphical User Interface). Pastikan mode ubah telah diaktifkan melalui tombol “HidupkanMode Ubah” pada bagian kanan atas halaman administrasi. Gambar 4.23 Tombol “Hidupkan Mode Ubah” Untuk menambahkan sebuah link ke halaman depan website(antarmuka Geeklog) langkahnyang dilakukan adalah melalui menu utama,klik “Tambahkan sumber” kemudian pilih menu “Link ro a file or website”,maka akan ditampilkan halaman untuk menambahkan link ke sebuah fileatau website.
  • 61 Gambar 4.24 Menambahkan link ke menu utama Gambar 4.25 Editor link menu utama Parameter yang harus diisi setidaknya adalah Nama dan Lokasi,parameter lain dapat diabaikan. Setelah kita simpan, maka sebuah linkHome akan ditambahkan ke dalam grup menu utama.
  • 62 Gambar 4.26 Link Home yang telah ditambahkan Setelah selesai, maka mode ubah dinonaktifkan kembali. Modeubah adalah mode pengaturan untuk komponen-komponen modul halamanseperti menu, kalender, blok dan modul halaman lainnya.4.3.1.2. Menambahkan Instruktur Praktikum Instruktur praktikum adalah user yang bertanggung jawab terhadappengelolaan praktikum. User inilah yang melakukan kerja administrasipraktikum dai pendaftaran, pembuatan praktikum hingga melakukanrekapitulasi nilai peserta praktikum. Pertama-tama yang dilakukan adalah menambahkan sebuah userbaru. Untuk menambahkan user baru, dilakukan melalui grup menuAdministrasi Situs, yakni melalui menu Users > Accounts > Tambahpengguna baru. Formulir yang wajib diisi adalah formulir dengan tandabintang “ * ”.
  • 63 Gambar 4.27 Formulir penambahan pengguna baru Setelah selesai, maka sebuah user baru akan terlihat pada daftarpengguna. Langkah selanjutnya adalah menambahkan Instruktur ke dalamsebuah grup yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan praktikum. Gambar 4.28 Daftar pengguna e-learning Dalam Moodle terdapat beberapa jenis grup pengaturan. Yaitu
  • 64Admin, Pembuat kursus, Pengajar, Pengajar yang tidak mengedit, Siswa,dan Tamu. Diantara grup-grup ini, yang akan digunakan hanyalah Admin,Pembuat kursus, dan Siswa. Gambar 4.29 Daftar grup pengguna e-learning Sebelum menambahkan user Instruktur ke dalam grup pembuatkursus, permission dari grup ini harus didefinisikan terlebih dahulu. Untukmendefinisikan hak akses apa saja yang diijinkan oleh grup pengguna ini,kita gunakan menu Users > Permissions > Defines roles.
  • 65 Grup pembuat kursus ini dapat melakukan semua kerjaadministrasi yang berkaitan dengan praktikum/kursus. Namun grup inidibatasi tidak diperbolehkan melakukan kerja administrasi sistem, karenaini merupakan wilayah kerja dari admin. Gambar 4.30 Editor grup pengguna Untuk itu, seluruh checkbox hak akses ditandai pada kolom Allowkecuali pada bagian Sistem dan Payment Gateway. Setelah semua selesaiditandai, simpan perubahan. Dengan ini hak akses pembuat kursus telahselesai dibuat.
  • 66Gambar 4.31 Menambahkan pengguna ke dalam grup pembuat kursus Selanjutnya adalah menambahkan user Instruktur ke dalam gruppembuat kursus menggunakan menu Assign system roles. Untukmenambahkan ke dalam grup, pilih grup yang ingin digunakan selanjutnyatambahkan user pada kolom sebelah kanan ke kolom sebelah kiri denganmemilih user pada kolom kanan kemudian pindahkan ke kolom kiri denganmenggunakan tombol Tambah. Selesai sudah penambahan instrukturpraktikum.4.3.1.3. Pembuatan Praktikum Pembuatan praktikum dapat dilakukan baik oleh user admin atauoleh instruktur yang telah dibuat sebelumnya. Untuk membuat praktikum,
  • 67gunakan menu Courses pada grup menu Administrasi Situs. Pilih Add/editcourses lalu tambahkan terlebih dahulu kategori praktikum. Gambar 4.32 Manajemen Praktikum Praktikum ini akan dikelompokkan ke dalam kategori berdasarkansemester. Dikarenakan tidak adanya praktikum di laboratoriumtelekomunikasi pada semester I, II dan VI maka kategori semester inidikosongkan. Untuk semester III, IV dan V, praktikum dibuat sesuai matakuliah praktikum yng berlaku, yaitu Teknik Telekomunikasi,Penyambungan dan Jaringan Telekomunikasi, Antena dan GelombangMikro, Modulasi dan Transmisi, dan Elektronika Komunikasi.
  • 68 Gambar 4.33 Formulir pembuatan kategori praktikum Untuk menambahkan kategori praktikum, gunakan tombol“Tambah kategori baru” sedangkan untuk menambahkan praktikum,gunakan tombol “Tambahkan praktikum baru”.
  • 69 Gambar 4.34 Formulir pembuatan praktikum Formulir dengan tanda bintang wajib diisi. Untuk nama lengkapdapat diisikan nama mata kuliah praktikum secara lengkap, sedangkanuntuk nama singkat dan nomor ID praktikum dapat diisikan kode praktikumyang dapat dilihat pada KRS (Kartu Rencana Studi). Formulir pengaturan lainnya yang harus diperhatikan adalah formattampilan, format tampilan ini disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaanpraktikum. Untuk praktikum yang diselenggarakan oleh Laboratorium
  • 70Telekomunikasi adalah praktikum dalam durasi mingguan, sehingga formattampilan dari praktikum diset pada format mingguan. Jumlah minggu/topikdiisi sesuai dengan jumlah tatap muka praktikum. Untuk format praktikum mingguan, maka diperlukan jugapendefinisian kapan praktikum dimulai sehingga Moodle dapatmembuatkan daftar jadwal praktikum secara mingguan. Enrollment adalah fasilitas untuk proses pendaftaran praktikum.Dengan cara ini pendaftaran praktikum dapat ditentukan batas waktunya.Kapan pendaftaran dimulai dan kapan pendaftaran ditutup. Ini sangatbermanfaat untuk membatasi pendaftaran. Pengaturan selanjutnya adalah mengenai ketersediaan praktikum.Secara default, praktikum baru yang dibuat akan tersedia untuk siswa yangakan mendaftar. Untuk menonaktifkan cukup dengan memilih opsi“Praktikum ini tidak tersedia untuk siswa”. Opsi kunci masuk adalah opsiuntuk kunci pendaftaran. Untuk praktikum ini digunakan kunci masukberupa kode praktikum sesuai dalam KRS. Hal ini untuk melindungi agarhanya pengguna yang terdaftar sebagai mahasiswa Diploma UniversitasGadjah Mada yang dapat mendaftar dalam praktikum. Kunci ini juga dapatdiset oleh dosen pengampu mata kuliah terkait, sehingga dosen dapatdipastikan memberikan kunci masuk yang telah dibuatnya kepadamahasiswa peserta mata kuliah terkair. Selanjutnya pembatasan akses tamuharus dilakukan untuk mencegah sembarang pengunjung dapat mengakses
  • 71praktikum ini. Yang dimaksudkan dengan tamu adalah pengunjung websiteyang tidak terdaftar sebagai pengguna website atau tidak memiliki akseslogin. Role Renaming dapat digunakan jika pengelolaan praktikum tidakdilakukan oleh pembuat praktikum sendiri. Hal ini memungkinkanpenggunaan nama lain untuk ditampilkan ke dalam praktikum sebagaipengajar atau pembuat kursus dan sebagainya. Tahap selanjutnya adalah manambahkan sumber bacaan atau dapatdisebut sebagai modul praktikum dan menambahkan aktivitas berupaunggah file laporan praktikum. Untuk melakukan ini pertama-tama yangharus dilakukan adalah mengaktifkan mode ubah. Gambar 4.35 Menambahkan sumber bacaan Terdapat beberapa sumber bacaan yang dapat dibuat. Diantaranyaberupa halaman teks, halaman web, file dan lain sebagainya. Disini halamanweb digunakan untuk memudahkan akses serta mudah dibuat denganmenggunakan editor Moodle.
  • 72 Gambar 4.36 Editor sumber bacaan Terdapat dua formulir yang harus diisi yaitu Judul isi Teks lengkap.Untuk jenis halaman web, editor yang digunakan adalah jenis editor kayafitur. Berbeda dengan jenis halaman teks yang hanya menyediakan formulirteks tanpa pengaturan format huruf, paragraf dan pengaturan fomat lainnya.
  • 73Dengan jenis halaman teks, maka tidak dimungkinkan penggunaan gambar,format huruf dan beberapa pengaturan lainnya. Gambar 4.37 Menambahkan aktvitas laporan praktikum Setelah menambahkan halaman modul praktikum, selanjutnyaadalah membuat halaman pengumpulan laporan praktikum. Halaman inimerupakan jenis aktivitas tugas, sehingga dapat dinilai dengan rentang nilaiyang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penilaian. Rentang nilai yangdapat digunakan antara 0-100. Pengumpulan laporan praktikum dapat dibatasi rentang waktunya,untuk pengumpulan laporan yang melewati batas dapat ditolak sehinggapeserta tidak dapat mengumpulkan laporan praktikum.
  • 74 Gambar 4.38 Formulir aktivitas laporan praktikum Pembuatan praktikum ini dilakukan untuk semua parktikum dansemua unit praktikum terkait. Selanjutnya akan dibahas proses pendaftaranpeserta praktikum.4.3.1.4. Pendaftaran Peserta Praktikum Proses pendaftaran peserta praktikum dapat dilakukan dalambeberapa cara. Pendaftaran dilakukan oleh pengelola praktikum,pendaftaran dengan format CSV (Comma Separated Version), danpendaftaran mandiri oleh peserta.
  • 754.3.1.4.1. Pendaftaran oleh pengelola praktikum Pendaftaran yang dilakukan oleh pengelola praktikummerupakan cara yang sama dengan proses pembuatan akun instrukturpraktikum seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya. Namunterdapat kelemahan dari cara ini, jika peserta yang harus didaftarkandalam jumlah yang sedikit maka tidak terlalu menjadi masalah.Namun jika jumlah peserta sangat banyak maka akan sangatmerepotkan pengelola praktikum.4.3.1.4.2. Pendaftaran dengan format CSV Cara yang kedua dengan mengunggah data mahasiswa.Dengan cara ini sebanyak apapun jumlah peserta praktikum dapatdidaftarkan oleh pengelola praktikum. Data mahasiswa disimpandalam format CSV (Comma Separated Version). Data ini dapatdibangkitkan dari file MS Excel atau Openoffice Spreadsheet dengancara diekspor dari format xls atau ods kedalam format csv. Gambar 4.39 Formulir unggah data mahasiswa
  • 76 Namun cara ini terdapat keterbatasan, yaitu format penulisandata harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Moodle. Berikut inicontoh penulisan format CSV yang valid dan dapat diditerima olehMoodle. Gambar 4.40 Format penulisan data dalam CSV Atau jika data dibuat dalam format tabel spreadsheet makaformat pembuatan tabel adalah seperti berikut. Tabel 3.1 Format penulisan data dalam tabel Untuk itu dibutuhkan data seperti terlihat diatas agar dapatmendaftarkan mahasiswa sebagai pengguna e-learning ini. Kendalayang ditemui adalah cara pengumpulan email seluruh mahasiswa.Selain itu juga sulitnya menginformasikan username dan passwordkepada setiap mahasiswa yang didaftarkan. Selain itu juga terdapatkendala lain misal ketika menambahkan formulir data seperti NIM(Nomor Induk Mahasiswa) dan angkatan.
  • 774.3.1.4.3. Pendaftaran mandiri oleh peserta Cara ketiga adalah peserta praktikum mendaftar sendirimelalui registrasi online di website e-learning. Cara ini adalah carapaling efektif dan meringankan pengelola praktikum. Pengelola tidakperlu melakukan input data peserta satu-persatu atau membuat formatdata csv. Dengan cara ini juga formulir tambahan yang dibutuhkandapat ditambahkan ke dalam halaman registrasi, seperti formulir NIMdan angkatan. Gambar 4.41 Formulir profil pengguna Halaman penambahan formulir dapat diakses melalui menuAdministrasi > Users > Accounts > User profile fields. Secaradefault, moodle telah menyediakan sebuah kategori dengan namaOther fields. Kita dapat mengeditnya, menghapus atau membuatkategori baru.Gambar 4.42 Mengedit kategori formulir profil pengguna
  • 78 Setelah kategori dibuat, maka selanjutnya menambahkanformulir profil. Terdapat empat jenis formulir yang dapat dibuat, yaitucheckbox, menu of choices, text area dan text input. Checkbox adalah formulir centangan, jenis ini hanya dapatdigunakan untuk nilai ya/tidak, 1/0, benar salah dan sebagainya.Beberapa checkbox dapat dipilih secara bersamaan. Menu of choices adalah jenis formulir yang menampilkanopsi dalam bentuk drop-down menu. Biasa digunakan untuk opsiyang hanya satu buah opsi yang dapat dipilih dan tidakmemungkinkan beberapa opsi dipilih secara bersamaan seperti untukformulir jenis kelamin, angkatan dsb. Karena seorang mahasiswapasti hanya memiliki satu jenis kelamin dan hanya terdaftar dalamsatu angkatan, tidak mungkin lebih. Jenis formulir lainnya adalah text area dan text input. Keduaini hampir sama namun terdapat perbedaan diantara keduanya. Keduajenis formulir ini mengijinkan pengguna untuk menuliskan pilihandalam formulir. Namun untuk text area, penulisan dimungkinkandalam jumlah karakter yang banyak dan memungkinkan penggunaanbanyak baris. Sedangkan text input hanya memungkinkan penulisandalam satu baris. Untuk membuat formulir jenis text area, makadiperlukan pendefinisian jumlah kolom dan baris. Kolom adalah
  • 79jumlah karakter dalam satu baris, sedangkan baris adalah jumlah barismaksimal yang diijinkan. Sedangkan dalam pembuatan formulir jenistext input hanya diperlukan jumlah karakter maksimal dan lebarruang pengetikan karakter dalam formulir. Khusus jenis text input,formulir dapat digunakan sebagai tipe formulir password. Dengantipe ini karakter apapun yang diketikkan dalam formulir akanditampilkan sebagai karakter asterisk *. Gambar 4.43 Menambahkan text input Dua buah formulir tambahan yang perlu dibuat adalahformulir NIM dan Angkatan. Kedua formulir ini menggunakan jenisformulir text input, sehingga pengguna dapat mengetikkan sendiriNomor Induk Mahasiswa dan Angkatan mereka masing-masing.
  • 80 Gambar 4.44 Formulir text input NIM Untuk formulir NIM, maka terdapat beberapa hal yang harusdiperhatikan. Pertama, formulir ini wajib diisi oleh setiap mahasiswayang ingin mendaftar. Kedua, data NIM ini bersifat unik sehinggatidak diperbolehkan adanya NIM ganda. Ketiga, hingga saat ini,panjang karakter maksimal NIM adalah 5 karakter, namun demikianpanjang karakter ini dapat disesuaikan dengan perkembangan dankebutuhan. Dan yang terakhir, Formulir ini harus ditampilkan dalamhalaman pendaftaran/signup sehingga dapat sedikit mengurangipendaftaran yang tidak sah.
  • 81 Gambar 4.45 Formulir text input angkatan Untuk formulir tahun angkatan, hanya beberapa hal saja yangperlu ditentukan. Yaitu formulir ini wajib diisi, harus ditampilkandalam halaman pendaftaran/signup dan panjang maksimal 4 karakter.Karena dalam satu angkatan terdapat banyak mahasiswa, makaformulir ini tidak bersifat unik.
  • 82 Gambar 4.46 Formulir profil pengguna yang telah ditambahkan Setelah kedua formulir ini dibuat, maka pada halaman pandaftaran/signup akan ditampilkan sebuah kategori Akademik dan didalamnya terdapat dua buah formulir, terdiri dari NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan Angkatan. Gambar 4.47 Formulir Akademik yang telah ditambahkan4.3.1.5. Penggunaan e-learning Moodle Penggunaan e-learning ini ditinjau dari segi peserta. Sedangkan
  • 83penggunaan e-learning pengelola praktikum lebih ditekankan pada tahapanrekapitulasi data praktikum sehingga diperoleh nilai akhir dari pesertapraktikum. 4.3.1.5.1. Pendaftaran keanggotaan e-elearning Pertama kali yang dilakukan oleh peserta adalah melakukan pendaftaran anggota e-learning. Pendaftaran dilakukan seperti pendaftaran keanggotaan layanan web pada umumnya. Dengan mengakses halaman login, peserta dapat menemukan formulir login dan pendaftaran anggota baru. Gambar 4.48 Halaman pendaftaaran pengguna e-learning Dengan menekan tombol “Create new account” atau link New Account, akan disajikan formulir pendaftaran pengguna baru.
  • 84 Gambar 4.49 Formulir pendaftaaran e-learning Setelah seluruh formulir diisi dengan benar, dan dikirimkan ke server, maka sebuh email konfirmasi akan dikirimkan ke alamat email yang didaftarkan dalam e-learning.Gambar 4.50 Pesan notifikasi pengiriman email konfirmasi Lakukan pengecekan email konfirmasi dalam kotak masuk email yang didaftarkan, maka akan ditemukan sebuah link konfirmasi pendaftaran.
  • 85Gambar 4.51 Email konfirmasi pendaftaran e-learning Kunjungi link yang dikirimkan tersebut untukmelakukan konfirmasi pendaftaran, maka keanggotaan e-elearningakan segera diaktifkan ditandai dengan pesan bahwa pendaftarantelah dikonfirmasi. Gambar 4.52 Konfirmasi pendaftaran berhasil Selanjutnya pengguna terdaftar dapat segeramengunjungi halaman praktikum.
  • 864.3.1.5.2. Pendaftaran Praktikum Setelah pendaftaran keanggotaan berhasil, selanjutnyaadalah pendaftaran praktikum. Pendaftaran praktikum dilakukandengan memilih praktikum yang hendak diikuti kemudianmemasukkan kunci enrollment. Gambar 4.53 Halaman praktikum Untuk mendaftar sebagai peserta praktikum, anggota e-learning harus memiliki kunci enrollment. Kunci enrollment inidapat diminta kepada pengelola praktikum atau dosen pengampumata kuliah praktikum tersebut. Penggunaan kunci enrollment iniuntuk mencegah pendaftaaran oleh sembarang orang.
  • 87 Gambar 4.54 Pendaftaaran praktikum menggunakan kunci enrollment Email notifikasi akan dikirimkan ketika pendaftaran praktikum behasil dilakukan. Email ini hanya sebagai penanda bahwa pendaftaran telah berhasil, dan pengguna tersebut dapat mengikuti kegiatan praktikum.Gambar 4.55 Email notifikasi pendaftaaran praktikum Elektronika Komunikasi Pengguna yang telah berhasil terdaftar dalam praktikum akan terlihat dalam profil pengguna bahwa pengguna tersebut mengikuti praktikum terkait. Dengan demikian, pengguna tersebut telah memiliki hak dan kewajiban sebagai peserta praktikum
  • 88 seperti modul praktikum, laporan praktikum dan hak kewajiban lain sebagai peserta praktikum.Gambar 4.56 Profil pengguna yang telah terdaftar sebagai peserta praktikum 4.3.1.5.3. Modul Praktikum Salah satu hak bagi peserta praktikum adalah mendapatkan modul atau materi praktikum. Dalam bentuk praktikum e-learning ini, modul dalam bentuk digital dapat diakses dengan membaca dalam website e-learning, sehingga peserta dapat mempelajari jauh-jauh hari sebelum praktikum dimulai. Dengan demikian, peserta diharapkan telah siap mengikuti praktikum karena sebelumnya peserta telah mengetahui gambaran awal mengenai apa yang akan dikerjakan ketika praktikum. Tidak semua bahan yang dituliskan dalam modul yang ditulis dalam e-learning, terdapat beberapa hal yang memang secara sengaja tidak dipublikasikan karena materi dalam e-learning
  • 89hanya digunakan sebatas untuk informasi awal saja. Modulpraktikum yang lengkap akan diserahkan kepada peserta ketikapelaksanaan praktikum. Gambar 4.57 Modul praktikum4.3.1.5.4. Mengumpulkan Laporan Praktikum Setelah mengikuti praktikum, peserta memilikikewajiban untuk membuat laporan praktikum. Pada praktikumtanpa e-learning, peserta harus mengumpulkan laporan dalambentuk tertulis. Laporan praktikum dikumpul secara langsung dilaboratorium telekomunikasi. Hal ini tentu akan merepotkan jikapeserta sedang tidak berada di jogja, misalkan mendadak sedangpulang kampung. Dengan menggunakan e-elearning, pengumpulan
  • 90laporan dapat dilakukan dengan mengunggah file laporanpraktikum dalam bentuk file MS Word, PDF atau format file lain.Dengan demikian peserta tidak perlu secara langsung datang kelaboratorium telekomunikasi, cukup dengan mengunggah laporanparktikum melalui e-learning. Cara ini juga dapat menghematpenggunaan kertas, sehingga dapat meminimalkan biayapelaksanaan praktikum.Gambar 4.58 Formulir pengiriman laporan praktikum Bagi asisten praktikum yang hendak mengoreksi laporantidak perlu repot membawa-bawa tumpukan laporan praktikumkarena laporan dapat diunduh melalui internet kemudianmenyimpannya dalam flashdisk. Penilaian laporan juga dapatdilakukan secara langsung dalam e-elearning, sehingga dapatmeningkatkan efisiensi kerja.
  • 91 Gambar 4.59 Laporan praktikum berhasil dikirimkan4.3.1.6. Rekapitulasi Praktikum Rekapitulasi penyusunan rangkuman pelaksanaan praktikum.Rangkuman ini biasanya berupa nilai dari mahasiswa yang mengikutipraktikum. 4.3.1.6.1. Penilaian Laporan Praktikum Tahap pertama dari rekapitulasi praktikum adalah tahap penilaian dari pelaksanaan praktikum. Penilaian praktikum dapat dilakukan dari segi laporan, sikap dan keaktifan selama pelaksanaan praktikum. E-learning ini hanya dapat digunakan untuk penilaian dari segi laporan, sedangkan penilaian sikap dan keaktifan harus dilakukan dengan pengamatan secara langsung kepada peserta saat praktikum berlangsung.
  • 92 Gambar 4.60 Seluruh pengiriman laporan praktikum Pengiriman laporan praktikum dapat dilihat pada menutugas dalam halaman praktikum terkait. Dari halaman ini, file laporanyang telah dikirim dapat diunduh kemudian dikoreksi dan yang terakhirdinilai. Gambar 4.61 Proses pengunduhan dan penilaian laporan
  • 93 Selain memberikan nilai, asisten praktikum dapatmemberikan komentar terhadap laporan praktikum. Hal ini menjadikelebihan dibandingkan dengan praktikum tanpa e-learning. Bagi peserta praktikum, perkembangan penilaian setiaptugas laporan praktikum yang telah dikirimkan dapat dipantau melaluimenu tugas pada halaman praktikum terkait. Dengan demikianpenilaian terhadap laporan praktikum yang telah dikirimkan lebihtransparan. Mahasiswa peserta praktikum dapat segera mengetahuinilai hasil kerjanya begitu laporan praktikum selesai dinilai. Gambar 4.62 Laporan praktikum yang telah dinilai Setelah seluruh laporan praktikum mahasiswa dinilai, makatahap paling akhir adalah membuat laporan nilai akhir. Laporan nilaiakhir dapat dilihat melalui menu nilai pada halaman praktikum terkait.
  • 94 Dari halaman ini dapat diketahui nilai seluruh peserta praktikum lengkap beserta rerata nilai. Gambar 4.63 Nilai seluruh peserta praktikum Bagi peserta praktikum, nilai tersebut dapat langsung dilihat dari menu nilai pada halaman praktikum terkait tanpa perlu menunggu pengumuman yang dipasang di laboratorium telekomunikasi. Akan tetapi nilai ini hanyalah nilai laporan praktikum, sedangkan nilai ini masih harus digabungkan dengan penilaian sikap dan keaktifan dalam praktikum agar diperoleh nilai akhir.Gambar 4.64 Pengumuman nilai praktikum yang diterima peserta
  • 95 4.3.1.6.2. Ekspor data nilai ke dalam format spreadsheet Seperti pernah dijelaskan pada bab sebelumnya, moodle memiliki kemampuan melakukan ekspor data nilai ke dalam format spreadsheet baik xls atau ods. Ini dapat mempermudah pengelolaan data karena pengelola praktikum tidak perlu melakukan entri data ulang secara manual yang biasa dilakukan dari nilai laporan ke dalam spreadsheet.Gambar 4.65 Proses ekspor nilai kedalam format file spreadsheet Nilai yang hendak diekspor dapat dikonversi kedalam format perentase atau huruf dengan memilih pada menu drop-down Grade export display type. Setelah pengaturan ekspor selesai dilakukan, selanjutnya akan ditampilkan tabel hasil ekspor kemudian dapat diunduh dalam bentuk file spreadsheet.
  • 96 Gambar 4.66 Opsi ekspor nilaiGambar 4.67 Mengunduh file hasil ekspor Format file spreadsheet yang dihasilkan Moodle memiliki
  • 97 kompatibilitas yang baik dengan format spreadsheet yang dibuat dengan MS Excel atau OpenOffice Calc, sehingga dapat diolah dengan mudah dengan program aplikasi spreadsheet. Sehingga operasi data baik ekspor, impor atau operasi data lainnya yang melibatkan spreadsheet dari Moodle juga dapat dilakukan dengan lebih leluasa.Gambar 4.68 File hasil ekspor dibuka menggunakan aplikasi spreadsheet Dengan demikian rekapitulasi nilai praktikum jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara pengelolaan praktikum tanpa e- learning.
  • BAB V KESIMPULAN DAN SARAN5.1 Kesimpulan Berdasarkan pengamatan pada saat pelaksanaan kerja praktek diLaboratorium Telekomunikasi Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada,maka dapat disimpulkan sebaga berikut: 1. Penggunaan CMS (Content Management System) dapat mempercepat pengerjaan dan mempermudah pengelolaan isi website. 2. E-Learning berbasis web ini dapat digunakan baik dalam lingkungan jejaring komputer lokal (LAN) maupun jejaring komputer yang lebih luas (internet). 3. Penggunaan e-learning dalam praktikum dapat mempermudah pelaksanaan penilaian laporan praktikum baik oleh asisten maupun pengelola praktikum. 4. Hasil penilaian laporan dalam e-learning dapat diekspor kedalam bentuk file spreadsheet yang mudah diolah. 5. Penggandaan laporan dalam bentuk digital sangat mudah dilakukan sehingga harus berhati-hati dalam melakukan penilaian laporan. 6. E-learning dapat mengurangi penggunaan kertas sehingga dapat mengurangi biaya operasional praktikum serta mendukung gerakan penyelamatan lingkungan. 98
  • 995.2 Saran 1. Jika akan membangun website berbasis CMS, gunakanlah CMS yang tepat dan hindari penggunaan beberapa jenis CMS dalam satu proyek untuk meringankan beban pengelolaan website. 2. Jika akan mengembangkan aplikasi e-elearning berbasis CMS, pilihlah CMS yang cukup populer, masih aktif dikembangkan serta memiliki dokumentasi yang lengkap untuk memperoleh dukungan teknis jika menemui kendala. 3. Senantiasa lakukan update CMS ke versi stabil terbaru untuk mendapatkan fitur dan keamanan yang baik. 4. Lakukan backup terhadap file dan database secara reguler untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki. 5. Lakukan verifikasi sebaik mungkin terhadap pengguna yang mendaftar keanggotaan website, jika perlu lakukan verifikasi secara manual kepada seluruh anggota. 6. Berlakukan sanksi yang tegas terhadap kecurangan dalam pelaksanaan dan pelaporan praktikum.
  • DAFTAR PUSTAKA1. Jason Cole and Helen Foster, 2007, Using Moodle Second Edition, OReilly Media Inc., Sebastopool2. João Pedro Soares Fernandes, 2009, Moodle 1.9 Multimedia, PacktPublishing Ltd., Birmingham3. Wikipedia, http://en.wikipedia.org/wiki/E-Learning4. Wikipedia Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_elektronik 100