• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Bab I Data Flow Diagram
 

Bab I Data Flow Diagram

on

  • 33,047 views

Data Flow Diagram merupakan sebuah tools dalam perancangan sebuah sistem. Perancangan menggunakan DFD akan menekankan pada aliran arus data pada sebuah sistem tersebut secara terperinci. DFD dapat ...

Data Flow Diagram merupakan sebuah tools dalam perancangan sebuah sistem. Perancangan menggunakan DFD akan menekankan pada aliran arus data pada sebuah sistem tersebut secara terperinci. DFD dapat pula dijadikan sebuah dokumentasi dalam pengerjaan sebuah project.

Statistics

Views

Total Views
33,047
Views on SlideShare
32,920
Embed Views
127

Actions

Likes
5
Downloads
1,629
Comments
2

4 Embeds 127

http://www.slideshare.net 121
http://putrianggraini-putri.blogspot.com 4
http://resumei_front.localhost 1
http://resumei_front.localhost 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

12 of 2 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bab I Data Flow Diagram Bab I Data Flow Diagram Presentation Transcript

    • Data Flow Diagram Let’s begin..
    • DFD Introduction  Suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem.  DFD = Data Flow Diagram = Diagram Arus Data = Bubble Chart = Bubble Diagram = Model Proses = Diagram Arus Kerja = Model Fungsi  Berorientasi pada arus data, dengan konsep dekomposisi  Dipopulerkan oleh DeMarco & Yourdan (1979) dan Gane & Sarson (1979) dengan menggunakan pendekatan Metoda Analisis SistemTerstruktur (Structured System Analysis Method)
    • DFD Advantages 1. DFD membantu para analis sitem meringkas informasi tentang sistem, mengetahui hubungan antar sub-sub sistem, membantu perkembangan aplikasi secara efektif. 2. DFD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pemakai dan analis sistem. 3. DFD dapat menggambarkan sejumlah batasan otomasi (teknik untuk membuat perangkat, proses, atau sistem agar berjalan secara otomatis) untuk pengembangan alternatif sistem fisik.
    • DFD Weakness 1. DFD tidak menunjukkan proses pengulangan (loop). 2. DFD tidak menunjukkan proses perhitungan. 3. DFD tidak memperlihatkan aliran kontrol. 4. Lemah dalam konsep model untuk pendeskripsian data dan basis data. Get a points..
    • DFD Component  Entitas Luar  Proses  Penyimpanan Data  Arus Data Points again..
    • DFD Component  Pada saat awal perancangan sistem harus dicantumkan bahwa DFD yang dibuat menggunakan simbol yang mana.  Simbol dari kedua sumber tersebut sama-sama dapat digunakan, hanya saja harus konsisten dalam penggunaannya.  Misalnya dari awal membuat DFD dengan menggunakan Gane & Sarson Symbols, harus menggunakan Gane & Sarson Symbols seterusnya sampai perancangan sistem selesai, tidak boleh berubah-ubah, dari Gane & Sarson Symbols ke DeMarco & Yourdan Symbols.
    • DFD Symbol Keterangan DeMarco & Gane & Sarson Yourdan Symbols Symbols Entitas luar (terminator) Proses Arus data (data flow) Penyimpanan data (data store)
    • Terminator (Entitas Luar)  Elemen di luar sistem yang akan memberikan input (source) atau menerima ouput (sink) dari sistem.  Terminator mewakili entitas eksternal (external entity) yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan.  Terminator diberi nama sesuai dengan dunia luar yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dibuat modelnya, dan biasanya menggunakan kata benda, misalnya Operator, Admin, Yayasan, dan lain sebagainya. OPERATOR
    • Terminator (Entitas Luar)  Terdapat dua jenis terminator, yaitu: Terminator Sumber (source), merupakan terminator yang menjadi sumber. Terminator Tujuan (sink), merupakan terminator yang menjadi tujuan data/informasi sistem. Terminator Sumber Terminator Tujuan Terminator Tujuan & Sumber
    • Proses  Menggambarkan apa yang dilakukan oleh sistem.  Memodifikasi data input menjadi output.  Disebut juga dengan bubble.  Proses diberi nama untuk menjelaskan proses/kegiatan apa yang sedang/akan dilaksanakan.  Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja atau kata benda yang mencerminkan fungsi proses tersebut, seperti Tambah buku, Pencarian buku, Ubah status 1.0 1.0 Tambah buku Tambah buku
    • Proses  Ada empat kemungkinan yang dapat terjadi dalam proses sehubungan dengan input dan output: 1 input & 1 output 1 input & banyak output banyak input & 1 output banyak input & banyak output
    • Datastore  Data store berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan, seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya file disket, file harddisk, file pita magnetik.  Data store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, file folder, arsip/dokumen, dan agenda.  Data store diberi nama dengan kata yang mencerminkan data store tersebut, seperti Operator(tabel pada database). Operator Operator
    • Datastore  Suatu data store dihubungkan dengan arus data hanya pada komponen proses, tidak dengan komponen DFD lainnya. Maksudnya:  Arus data dari data store, yaitu pembacaan atau pengaksesan paket data untuk suatu proses.  Arus data ke data store, yaitu pengaupdatean data (menambah, menghapus, atau memodifikasi paket data).
    • Dataflow (Arus Data)  Arus data disimbolkan dengan garis beserta anak panah, yang merepresentasikan bagaimana data dialirkan dari entitas luar ke proses, proses ke entitas luar, proses ke proses, penyimpanan data ke proses, atau proses ke penyimpanan data.  Arus data diberi nama sesuai dengan data/informasi yang dimaksud, biasanya pemberian nama pada arus data dilakukan dengan menggunakan kata benda, contohnya NIM, Nama. username, 1.0 OPERATOR password Login
    • DFD Advantages What’s a different..?? Bentuk DFD DFD Fisik DFD Logic (physical data (logical data flow diagram) flow diagram)  DFD Fisik  Lebih menekankan pada bagaimana proses-proses sistem diterapkan (caranya, siapa pemakainya, dan di mana diterapkannya), termasuk proses-proses manual di dalamnya  Lebih mengarah pada implementasi pada bahasa pemrograman  Hanya dapat dimengerti oleh pihak yang benar-benar mengerti mengenai perancangan sistem  DFD Logic  Lebih menekankan hanya pada logika dari kebutuhan-kebutuhan sistem, mengenai apa saja proses-proses secara logika yang dibutuhkan oleh sistem  Dapat dipahami oleh semua kalangan (yang tidak mengerti mengenai perancangan sistem)
    • DFD Examples  Contoh Implementasi DFD Fisik: Kita ambil contoh sederhana, yaitu mahasiswa melakukan proses peminjaman. Kita analisa terlebih dahulu kebutuhannya…
    • DFD Advantages  Contoh Implementasi DFD Logic: Bayangkan pada saat kita melakukan peminjaman di suatu sistem perpus Do you confused..??
    • DFD Concepts
    • DFD Rules 1. Nama arus data yang masuk ke dalam suatu proses tidak boleh sama dengan nama data flow yang keluar dari proses tersebut. 2. Nama arus data yang keluar dari proses (menuju entitas luar), berupa informasi. 3. Arus data yang ke atau keluar dari data store tidak perlu diberi nama bila Aliran datanya menggambarkan seluruh item (1 record utuh  semua label dari entitas dan proses diambil semua) 4. Nama proses tiap level tidak boleh sama (proses yang didekomposisi tidak boleh sama dengan proses pada level sebelumnya
    • Diagram Konteks (Level 0) 1. Merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke atau output dari sistem 2. Memberikan gambaran tentang keseluruhan sistem 3. Hanya ada 1 proses 4. Tidak boleh ada data store
    • Diagram Konteks (Level 0)  Contoh Diagram Konteks It’s so simple..
    • Diagram Level 1 1. Merupakan perincian dari proses yang terdapat pada diagram konteks 2. Perhatikan data store yang digunakan 3. Hindari perpotongan arus data DS 2 b 1 c g a d f DS 1 e 2
    • Diagram Level 1  Contoh Diagram Level 1 Watch your books..
    • Diagram Level 2,3,… 1. Merupakan rincian dari diagram level di atasnya. Contoh : diagram level dua merupakan rincian dari diagram level satu, diagram level tiga merupakan rincian dari diagram level dua, begitu seterusnya. 2. Perhatikan Penomoran level pada DFD 3. Di dalam satu level DFD hendaknya tidak lebih dari 7 atau maksimal 9 proses, jika lebih maka harus dilakukan dekomposisi. f a c d What do you think..?? 2.1 2.2 2.3 b g e DS 1 DS 3
    • Diagram Level 2,3,…  Contoh diagram level 2 Remember it..!!
    • DFD Advantages 1. Hubungan langsung antar entitas luar. 2. Hubungan langsung antar penyimpan luar. 3. Hubungan langsung antara entitas luar dan penyimpan data.
    • Any questions..?? Let’s practice.. That’s all folks..