Your SlideShare is downloading. ×
BAB 3 PBO C++ Pewarisan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

BAB 3 PBO C++ Pewarisan

581
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
581
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
33
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB III PEWARISAN 3.1. TUJUAN Tujuan pembelajaran dalam bab ini agar : 1. Mampu memahami konsep dari pewarisan. 2. Mampu membuat suatu kelas yang didasarkan kelas yang sudah ada sehingga mewarisi semua anggota. 3. Memahami cara pengaksesan pewarisan. 3.2. DASAR TEORI Pewarisan (inheritance) adalah penurunan sifat yang ada pada suatu kelas kepada kelas baru yang menjadi turunannya. Sifat-sifat suatu kelas ditentukan oleh data anggota dan metode, sehingga yang dimaksud penurunan sifat adalah penurunan data anggota atau metode. Kelas yang menurunkan sifat disebut kelas dasar (baseclass), sedangkan yang kelas baru yang mewarisi sifat kelas dasar disebut kelas turunan (derived class). Dengan pewarisan dapat diciptakan suatu kelas baru yang mana kelas tersebut mewarisi seluruh sifat kelas dasar yang mempunyai akses public atau protected ditambah sifat khusus dari kelas yang bersangkutan. Ketentuan ini tidak berlaku sebaliknya, artinya sifat yang ada pada kelas turunan tidak diwariskan pada kelas dasar. Ketentuan utama dengan adanya pewarisan yaitu memungkinkan suatu kode yang telah ditulis mudah sekali untuk digunakan kembali. Anda telah membuat suatu kelas yang telah diuji. Jika suatu nanti, anda ingin menerapkan kode tersebut pada sesuatu yang mempunyai sifat-sifat kelas tersebut, anda tinggal mewariskan kelas yang telah ada di kelas baru (kelas turunan). Anda tidak perlu mengotak-atik kelas yang teruji, sehingga efek samping yang tidak diharapkan tidak terjadi. Dengan cara inipengembangan program menjadi lebih efisien dan menghemat waktu. Selain itu, kita dapat menambahkan sifat-sifat baru yang 24
  • 2. 25 tidak ada pada kelas dasar atau bahkan dapat mengganti sifat-sifat pada kelas turunan, yang berbeda dengan sifat kelas dasar. 3.3. ANALISA PRAKTIKUM Untuk pewarisan, contohnya adalah sebagai berikut : //untuk no 1,2,3,4 dan seterusnya hanya merupakan no untuk keterangan kode #include<iostream.h> #include<conio.h> 1. class Basis { 2. private: 3. int alpha; 4. int bravo; 5. public: 6. void info_basis() { 7. cout<<"info_basis() dijalankan.... "<<endl; } }; 8. class Turunan: public Basis { 9. public: 10. void info_turunan() { 11. cout<<"info_turunan() dijalankan... "<<endl; } };
  • 3. 26 12. void main() { 13. clrscr(); 14. Turunan anak; 15. anak.info_basis(); 16. anak.info_turunan(); getche(); } Dan hasilnya adalah sebagai berikut : Gambar 3.1. Hasil eksekusi untuk pewarisan. Keterangan : 1. No. 1 untuk medeklarasikan bahwa buku sebagai kelasnya. 2. No. 2 untuk memdeklarasikan bahwa hak aksesnya hanya secara khusus. 3. No. 3 dan No. 4 merupakan objek dari kelas buku yang dimana alpha dan bravo yang menggunakan int adalah bilangan integer. 4. No. 5 untuk medeklarasikan bahwa hak aksesnya dapat diakses secara umum. 5. No. 6 berfungsi sebagai info dari basis. 6. No. 7 sebagai perintah masukkan untuk menampilkan script dalam bentuk hasil eksekusi. 7. No. 8 berfungsi untuk mendeklarasikan kelas turunan yang dapat mengakses basis. 8. No. 9 untuk mendeklarasikan bahwa hak aksesnya dapat diakses secara umum.
  • 4. 27 9. No. 10 sebagai info dari Turunanyang merupakan turunan dari basis. 10. No. 11 sebagai perintah masukkan untuk menampilkan script dalam bentuk hasil eksekusi. 11. No. 12 sebagai fungsi utama program. 12. No. 13 berfungsi untuk membersihkan layar. 13. No. 14 hingga 16 berfungsi untuk memanggil fungsi yang telah kita deklarasikan sebelumnya. 3.4. KESIMPULAN Berdasarkan percobaan yang telah kita lakukan pada bab ini, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa : 1. Kelas turunan dapat mengakses kelas basis. 2. Namun kelas basis tidak dapat mengakses kelas turunan. 3. Sifat-sifat suatu kelas ditentukan olehdata anggota dan metode, sehingga yang dimaksud penurunan sifat adalah penurunandata anggota atau metode.