MVC J2EE Using Servlet                  Disusun oleh:                Doni Andriansyah                 Arif Kurniawan      ...
www.freak-kutuonline.com      2MVC J2EE Using ServletARSITEKTUR MVCMVC (Model-View Controller) adalah sebuah pola yang ter...
www.freak-kutuonline.com         3VIEWLayer ini mengandung keseluruhan detail dari implementasi user interface. Disini, ko...
www.freak-kutuonline.com       4                                  Gambar 2. Arsitektur J2EEJ2EE server menyediakan dua bua...
www.freak-kutuonline.com        5Cara Kerja ServletServlet bekerja melayani request dari client, yang pada umumnya adalah ...
www.freak-kutuonline.com       6Melalui objek PrintWriter atau ServletOutputStream, user dapat menuliskan response ke clie...
www.freak-kutuonline.com       7import java.io.IOException;import java.io.PrintWriter;import javax.servlet.ServletExceptio...
www.freak-kutuonline.com   8Berikut tampilannya di dalam browser.                                Gambar 5. Tampilan di Bro...
www.freak-kutuonline.com   9                           Gambar 7. Java Web >> Web Application.4. Tentukan nama file dan lok...
www.freak-kutuonline.com   105. Tentukan server yang akan digunakan serta pilih Java EE Version. Klik Next pada Server   a...
www.freak-kutuonline.com    117. Pada Netbeans akan ditampilkan file index.jsp.   Berikut adalah file index.jsp yang sudah...
www.freak-kutuonline.com   12                              Gambar 12. Model >> Student.java.Copyleft @ 2012. All right res...
www.freak-kutuonline.com   139. Membuat controller, klik kanan pada Source Packages >> New >> Servlet. Isikan Class   Name...
www.freak-kutuonline.com    1410. Setelah model dan controller dibuat, selanjutnya membuat file success.jsp yang berfungsi...
www.freak-kutuonline.com     1512. Run project. Klik kanan pada StudentApps project, klik Run.                            ...
www.freak-kutuonline.com      16                                       Gambar 18. View.   Hasil tampilan setelah form diat...
www.freak-kutuonline.com   17ReferensiJ2EE dalam Aplikasi Enterprise. www.gangsir.com/download/RevisiBab1.pdf. (24 Juni   ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

MVC J2EE using servlet

1,109

Published on

MVC J2EE Using Servlet merupakan tugas kuliah untuk mata kuliah OOP (Object Oriented Programming). Aplikasi ini menghasilkan sebuah aplikasi yang dijalankan melalui browser.

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,109
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "MVC J2EE using servlet"

  1. 1. MVC J2EE Using Servlet Disusun oleh: Doni Andriansyah Arif Kurniawan Fandhilah PriyonoSekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Nusa Mandiri Jakarta 2012
  2. 2. www.freak-kutuonline.com 2MVC J2EE Using ServletARSITEKTUR MVCMVC (Model-View Controller) adalah sebuah pola yang terbukti membangun proyek secaralebih efektif. Hal ini dilakukan dengan memilah komponen antara model, view, dan controllerpada bagian-bagian dalam proyek. Gambar 1. Pola MVCMODELPola MVC memiliki layer yang disebut dengan model yang merepresentasikan data yangdigunakan oleh aplikasi sebagaimana proses bisnis yang diasosiasikan terhadapnya. Denganmemilahnya sebagai bagian terpisah, seperti penampungan data, persistence, serta prosesmanipulasi, terpisah dari bagian lain aplikasi.Terdapat beberapa kelebihan dalam pendekatan ini. Pertama, membuat detail dari data danoperasinya dapat ditempatkan pada area yang ditentukan (Model) dibanding tersebar dalamkeseluruhan lingkup aplikasi. Hal ini memberikan keuntungan dalam proses maintenanceaplikasi.Kedua, dengan pemisahan total antara data dengan implementasi interface, komponen modeldapat digunakan kembali oleh aplikasi lain yang memiliki kegunaan yang hampir sama.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  3. 3. www.freak-kutuonline.com 3VIEWLayer ini mengandung keseluruhan detail dari implementasi user interface. Disini, komponengrafis menyediakan representasi proses internal aplikasi dan menuntun alur interaksi userterhadap aplikasi. Tidak ada layer lain yang berinteraksi dengan user, hanya View.Penggunaan layer View memiliki beberapa kelebihan : Pertama, memudahkan pengabungandivisi desain dalam development team. Divisi desain dapat berkonsentrasi pada style, look &feel, dan sebagainya, dalam aplikasi tanpa harus memperhatikan lebih pada detail yang lain.Dan juga, memiliki layer View yang terpisah memungkinkan ketersediaan multiple interfacedalam aplikasi. Jika inti dari aplikasi terletak pada bagian lain (dalam Model), multiple interfacesdapat dibuat (Swing, Web, Console), secara keseluruhan memiliki tampilan yang berbedanamun mengeksekusi komponen Model sesuai fungsionalitas yang diharapkan.CONTROLLERController menyediakan detail alur program dan transisi layer, dan juga bertanggung jawabakan penampungan events yang dibuat oleh user dari View dan melakukan update terhadapkomponen Model menggunakan data yang dimasukkan oleh user.ARSITEKTUR MVC UNTUK WEB : Arsitektur Model 2Arstitektur MVC secara sederhana dirancang dan diadaptasi dalam penggunaan dalam Web-Application. Arsitektur yang dihasilkan kemudian disebut dengan Model 2 Architecture.Aplikasi model 2 umumnya memiliki : 1. Servlet Controller yang menyediakan akses tunggal terhadap keseluruhan aplikasi. Controller ini bertanggung jawab menyediakan manajemen terpusat terhadap alur aplikasi dan juga service lain seperti penganganan security dan user management. 2. Controller Servlet umumnya menggunakan konfigurasi XML untuk menentukan alur aplikasi dan pemrosesan perintah. Hal itu juga membuat helper components yang berfungsi sebagai Command objects. Hal ini berarti helper components terasosiasikan dengan user actions dan dibuat/dipanggil untuk menangani actions yang terjadi, memanggil komponen Model sebagaimana diperlukan. Hal ini berfungsi untuk memisahkan untuk memisahkan antara controller servlet dari Model.J2EE (Java 2 Enterprise Edition)J2EE adalah kumpulan teknologi yang cukup kuat dan berada diatas lingkungan J2SE. J2EEberbasis pada Java2 yang berusaha untuk menyediakan sebuah lingkungan aplikasi yangbersifat reliable dan stabil serta dapat dijalankan pada beberapa lingkungan sistem operasi.Teknologi enterprise sebagai perkembangan dari lingkungan Java2 difokuskan padapemenuhan antarmuka yang standar dimana aplikasi J2EE dapat menghasilkan sebuahaplikasi berbasis server yang tangguh (robust) dan tidak bergantung pada lingkungan sistemoperasi yang digunakan.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  4. 4. www.freak-kutuonline.com 4 Gambar 2. Arsitektur J2EEJ2EE server menyediakan dua buah kontainer besar yaitu kontainer EJB dan kontainer webdimana kontainer EJB digunakan untuk mengelola dan mengeksekusi Enterprise bean yangjuga disebut dengan bean dan kontainer web digunakan untuk mengelola dan mengeksekusiservlet serta Java Server Pages (JSP).Package pada J2EE dapat berupa Enterprise Archive (EAR), Java Archive (JAR) yangmerupakan kumpulan file dalam sebuah paket, dan Web Archive (WAR) dimana EAR biasanyamerupakan gabungan dari file-file JAR yang biasa digunakan oleh bean, sedangkan WAR biasadigunakan oleh servlet dan JSP.J2EE memiliki beberapa tipe modul yang diantaranya adalah sebagai berikut:• EJB, terdiri dari file-file class dari enterprise bean dan descriptor dari EJB deployment. EJB biasanya menggunakan package berupa JAR dengan ekstensi file .jar.• Web, seperti servlet dan JSP. Terdiri dari file-file class servlet atau file-file class yang dibutuhkan JSP, file gambar, file HTML, dan descriptor dari web deployment. Package yang digunakan adalah biasanya WAR dengan ekstensi file .war.• Aplikasi klien, terdiri dari file class klien dan descriptor klien. Package yang biasanya digunakan adalah JAR dengan ekstensi file .jar.SERVLETServlet adalah sebuah class dalam bahasa pemgrograman Java yang digunakan untukmeningkatkan kapabilitas dari server sebagai host dari aplikasi yang diakses melalui request-response programming model. Servlet adalah sebuah class java yang meng-implementinterface Servlet dan menerima request yang berasal dari class Java, web client, atau servletlain yang membangkitkan response."Servlet" juga dipanggil sebagai HTTP Servlet. Hal ini disebakan karena servlets biasanyadigunakan dengan HTTP, akan tetap servlet bukanlah merupakan salah satu spesifikasi spesifikdari protokol client-server.Untuk menciptakan sebuah servlet, Anda perlu untuk meng-importstandard extension class dari javax.servlet dan javax.servlet.http ke program java Anda.Javax.servlet berisi framework dasar servlet dimana javax.servlet.http digunakan sebagaiekstensi dari framework servlet bagi servlet yang akan menjawab HTTP request.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  5. 5. www.freak-kutuonline.com 5Cara Kerja ServletServlet bekerja melayani request dari client, yang pada umumnya adalah web browser. Untukdapat melayani client, servlet terlebih dahulu harus di deploy di web application server yangmenyediakan kemampuan sebagai servlet container.Client memanggil servlet dengan mengirimkan HTTP request ke web application server. HTTPrequest ini dapat ditransfer dengan method GET, POST, atau lainnya. Method GET terjadiketika user membuka sebuah URL. Method POST dapat digunakan saat user men-submitsebuah form.Ketika web application server menerima HTTP request dari client, ia akan menyerahkan requestini ke servlet container. Servlet container akan meng-create dua buah objek yaitu objekHttpServletRequest dan objek HttpServletResponse. Objek HttpServletRequest meng-encapsulate HTTP request dari client, sedangkan objek HttpServletResponse dipersiapkanuntuk meng-encapsulate HTTP response ke client.Selanjutnya servlet container akan meng-invoke method dari servlet dengan melewatkan duaobjek ini. Servlet yang di invoke oleh servlet container ditentukan oleh URL yang dikirimkan olehweb browser, dan pemetaan yang dibuat oleh configuration. Dalam configuration dapatditentukan bahwa URL dengan pola tertentu akan dilayani oleh servlet tertentu.Servlet dapat membaca data yang dikirimkan oleh client melalui objek HttpServletRequest.Melalui objek ini servlet membaca parameter, cookies, dan juga informasi tentang client.Selanjutnya untuk mengembalikan response ke client, servlet dapat melakukannya melaluiHttpServletResponse. Pada umumnya servlet menuliskan response dalam format HTML.Sebelum menuliskan response, servlet terlebih dahulu dapat mengolah data yang dikirimkanoleh client, mengakses dengan database dan melakukan proses-proses lain.HttpServletRequestClass HttpServletRequest digunakan untuk meng-encapsulate HTTP request dari client. 1. Untuk membaca parameter-parameter yang dikirimkan client, tersedia method-method getParameter(), getParameterNames(), dan getParameterValues. 2. Untuk mendapatkan header dari HTTP request tersedia method getHeader(), dan untuk membaca cookie tersedia method getCookie(). 3. Untuk mendapatkan informasi mengenai server dimana servlet bekerja, tersedia method getServerName(), dan getServerPort(). 4. Untuk mendapatkan informasi tentang client yang memanggil servlet, tersedia method getRemoteAddr(), getRemoteHost(), dan getRemoteUser().HttpServletResponseClass HttpServletResponse digunakan untuk meng-encapsulate HTTP response yangdikirimkan servlet ke client.Method getWriter() dapat digunakan untuk mendapatkan objek PrintWriter. MethodgetOutputStream() dapat digunakan untuk mendapatkan objek ServletOutputStream.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  6. 6. www.freak-kutuonline.com 6Melalui objek PrintWriter atau ServletOutputStream, user dapat menuliskan response ke client.Objek PrintWriter cocok jika response yang diberikan adalah karakter, missal dalam formatHTML. Sedangkan objek ServletOutputStream cocok jika response yang diberikan adalahbinary, misalnya berupa grafik.Method setHeader() dapat digunakan untuk menuliskan header, dan methos setCookie()digunakan untuk menuliskan cookie.Method setStatus() dapat digunakan untuk mengirimkan status kode ke client.Implementasi Simple Servlet Gambar 3. Servlet.javaCopyleft @ 2012. All right reserved.
  7. 7. www.freak-kutuonline.com 7import java.io.IOException;import java.io.PrintWriter;import javax.servlet.ServletException;import javax.servlet.http.HttpServlet;import javax.servlet.http.HttpServletRequest;import javax.servlet.http.HttpServletResponse;File diatas adalah file yang dibangkitkan ketika user membuat sebuah servlet didalam SourcePackages dengan nama class Servlet yang terdapat didalam package devz.servlet.out.println("<HTML><TITLE>Say Hello</TITLE><BODY><br>");out.println("<H1>This is my first servlet.</H1>");out.println("</BODY></HTML>");Baris perintah diatas adalah baris perintah untuk menampilkan kalimat “This is my first servlet”kedalam browser.Klik Run File pada class Servlet.java untuk melihat hasilnya di browser. Gambar 4. Run File Servlet.javaCopyleft @ 2012. All right reserved.
  8. 8. www.freak-kutuonline.com 8Berikut tampilannya di dalam browser. Gambar 5. Tampilan di Browser.Implementasi MVC J2EE Using Servlet1. Jalankan aplikasi Netbeans 6.7.1.2. Klik File >> New Project. Gambar 6. File >> New Project.3. Pada jendela New Project, pilih Java Web pada Categories dan pilih Web Application pada Project.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  9. 9. www.freak-kutuonline.com 9 Gambar 7. Java Web >> Web Application.4. Tentukan nama file dan lokasi dimana file project tersebut akan disimpan. Gambar 8. Java Web >> Web Application.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  10. 10. www.freak-kutuonline.com 105. Tentukan server yang akan digunakan serta pilih Java EE Version. Klik Next pada Server and Settings. Gambar 9. Server and Settings.6. Menentukan Framework yang akan digunakan. Karena disini penulis tidak menggunakan Framework, klik Finish saja. Gambar 10. Frameworks >> Klik Finish.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  11. 11. www.freak-kutuonline.com 117. Pada Netbeans akan ditampilkan file index.jsp. Berikut adalah file index.jsp yang sudah ditambahkan beberapa atribut yang akan digunakan sebagai form input/masukan. File index.jsp ini juga dapat dikatakan sebagai interface awal dari sebuah project web sederhana ini. Gambar 11. Index.jsp.8. Membuat model, klik kanan pada Source Packages >> New >> Servlet. Isikan Class Name dengan nama Student.java dan Package dengan nama model. Set property dan constructor sebagai berikut.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  12. 12. www.freak-kutuonline.com 12 Gambar 12. Model >> Student.java.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  13. 13. www.freak-kutuonline.com 139. Membuat controller, klik kanan pada Source Packages >> New >> Servlet. Isikan Class Name dengan nama StudentController.java dan Package dengan nama controller. Controller inilah yang akan menerima request dari web browser dan menyiapkan respon yang akan diberikan ke klien (dalam hal ini web browser). Gambar 13. Controller >> StudentController.java.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  14. 14. www.freak-kutuonline.com 1410. Setelah model dan controller dibuat, selanjutnya membuat file success.jsp yang berfungsi sebagai view. Gambar 14. View >> success.jsp.11. Klik kanan pada StudentApps project, pilih Deploy untuk meng-compile project kedalam server GlassFish v2.1. Gambar 15. Deploy project to GlassFish.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  15. 15. www.freak-kutuonline.com 1512. Run project. Klik kanan pada StudentApps project, klik Run. Gambar 16. Run.13. Berikut hasilnya di browser. Gambar 17. Interface. Note >> Tampilan diatas merupakan form input/masukkan, isi form tersebut lalu klik tombol Submit.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  16. 16. www.freak-kutuonline.com 16 Gambar 18. View. Hasil tampilan setelah form diatas diisi dan tombol submit di klik. Tampilan diatas dapat disebut sebagai view dari rangkaian MVC yang telah dibangun dalam sebuah project.Copyleft @ 2012. All right reserved.
  17. 17. www.freak-kutuonline.com 17ReferensiJ2EE dalam Aplikasi Enterprise. www.gangsir.com/download/RevisiBab1.pdf. (24 Juni 2012).Java Servlet. lecturer.eepis-its.edu/~idris/files/oop_lanjut/P11a_servlet.pdf. (24 Juni 2012).http://www.akakom.ac.id/download/ebook/JavaProgramming/java%20web/JENI- Web%20Programming-Bab%202-Basic%20Servlets.pdf. (24 Juni 2012).JENI. Pengenalan Arsitektur MVC. http://www.akakom.ac.id/download/ebook/JavaProgramming/java%20web/JENI- Web%20Programming-Bab%207-MVC%20Intro.pdf. (24 Juni 2012).2010. Java Model View Controller (MVC) Design Pattern. http://www.roseindia.net/tutorial/java/jdbc/javamvcdesignpattern.html. (24 Juni 2012)Copyleft @ 2012. All right reserved.

×