Your SlideShare is downloading. ×
0
Variabel dan Tipe data(pertemuan III)Oleh : Tenia Wahyuningrum
SRT--Surat Masuk--20    A--Apel--10Bagaimana jika kotak A diisi jeruk?Bagaimana pula jika kotak A diisi Apel 15 buah?
Keyword dalam java
variabel• Variabel merupakan item dari data yang digunakan untuk  menyimpan sebuah nilai dari objek.• Variabel memiliki:  ...
logika - booleanTipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false.Sebagai contoh adalah,boolean result = tru...
teksual – charTipe data character (char), diwakili oleh karakter single Unicode. Tipedata ini harus memiliki ciri berada d...
String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter.Mereka tidak termasuk tipe data primitif, melainkan suatu cl...
Integral – byte, short, int & longTipe data integral dalam Java menggunakan tiga bentuk- yaitudesimal, oktal atauheksadesi...
Tabel tipe-tipe integral                     Integer    Name     Type range                      length   or type         ...
Floating Point – float dan doubleTipe Floating point memiliki double sebagai defaulttipe datanya. Floating-point literal t...
Tipe data Floating-point memiliki range sebagaiBerikut: Integer   Name or type    Type range  length 32 bits       float  ...
Deklarasi dan Inisialisasi VariabelVariabel dapat dideklarasikan dengan menggunakan sintaks:     <tipe data>        <nama>...
Deklarasi dan Inisialisasi Variabel: Contoh Programpublic class VariableSamples {   public static void main( String[] args...
Deklarasi dan Inisialisasi Variabel:                 Panduan penulisan program1. Deklarasikan variabel terlebih dahulu, ba...
Deklarasi dan Inisialisasi Variabel:                      Panduan penulisan program3. Deklarasikan satu variabel pada satu...
Mencetak value dari variabelUntuk mencetak value dari sebuahvariabel, dapat menggunakan commandberikut ini:   System.out.p...
Mencetak data variabel:                            Contoh Program   public class OutputVariable {     public static void m...
System.out.println() vs.                System.out.print()System.out.println()    Memberikan satu baris baru pada akhir da...
contohProgram 1:       System.out.print(“Hello”);       System.out.print(“World”);  Output:      HelloWorldProgram 2:     ...
Reference Variable vs.                     Primitive Variable• Terdapat dua tipe variabel di Java:   – Primitive Variable ...
Reference Variable vs.                     Primitive Variable• Reference Variable   – Variabel yang disimpan pada alamat d...
contohMisalkan ada dua variabel dengan tipe dataint dan String.   int num = 10;   String name = "Hello"
contohGambar di bawah ini adalah lokasi memory yang ada padakomputer, dimana terdapat alamat pada cell memory berupanama v...
operator• Beberapa tipe operator:   – arithmetic operator   – relational operator   – logical operator   – conditional ope...
Arithmetic Operator
contohpublic class ArithmeticDemo {  public static void main(String[] args){     //beberapa angka     int i = 37;     int ...
contoh  //pengurangan angkaSystem.out.println("Pengurangan...");System.out.println(" i - j = " + (i – j));System.out.print...
contoh          //Penghitungan modulus (sisa pembagian)        System.out.println("Penghitungan modulus...");        Syste...
Output programNilai variabel...     Pembagian...     i = 37                 i / j = 0     j = 42                 x / y = 3...
Arithmetic OperatorCatatan    Ketika nilai integer dan angka floating-point    digunakan sebagai operand pada operasi    a...
Operator Increment & Decrement• unary increment operator (++)• unary decrement operator (--)• Increment dan decrement oper...
Operator Increment & Decrement
Operator Increment & Decrement• Operator increment dan decrement dapat diletakkan  sebelum atau sesudah operand.• Ketika d...
Operator Increment & Decrement• Ketika operator increment dan decrement  diletakkan setelah operand, nilai lama dari  vari...
Relational Operator• Operator relational digunakan untuk membandingkan beberapa  nilai dan menentukan hubungan antara nila...
contohpublic class RelationalDemo{  public static void main(String[] args){    //beberapa angka    int i = 37;    int j = ...
contoh        //lebih besar atau sama denganSystem.out.println("lebih besar atau sama dengan...");System.out.println(" i >...
contoh//sama dengan  System.out.println("sama dengan...");  System.out.println(" i == j = " + (i==j));//false  System.out....
Output programNilai   variabel...                 Lebih kecil atau sama dengan...    i   = 37                            i...
Logical Operator• Logical operator memiliki satu atau dua boolean operand yang akan  me-return value tipe boolean.• Ada en...
Logical OperatorOperasi dasar dari operasi logical adalah,    x1 op x2x1, x2      – dapat sebagai ekspresi boolean, variab...
Logical Operators:        &&(logical) dan &(boolean logical) ANDBerikut ini adalah tabel kebenaran untuk&& dan &
Logical Operators:                  &&(logical) dan &(boolean logical) AND• Perbedaan mendasar antara operator && dan &:  ...
Logical Operators:                    &&(logical) dan &(boolean logical) ANDpublic class TestAND {   public static void ma...
Logical Operators:                  &&(logical) dan &(boolean logical) AND• Output program,          0          10        ...
Logical Operators: || (logical) dan              | (boolean logical) inclusive ORBerikut ini adalah tabel kebenaran dari |...
Logical Operators: || (logical) dan                  | (boolean logical) inclusive ORPerbedaan dasar antara operator || da...
Logical Operators: || (logical) dan                      | (boolean logical) inclusive ORpublic class TestOR {    public s...
Logical Operators: || (logical) dan                | (boolean logical) inclusive OR• Output program adalah,      0      10...
Logical Operators:                ^ (boolean logical exclusive OR)Berikut ini adalah tabel kebenaran ^   Hasil dari operas...
Logical Operators:                ^ (boolean logical exclusive OR)public class TestXOR {   public static void main( String...
Logical Operators:                ^ (boolean logical exclusive OR)Output dari program,        false        true        fal...
Logical Operators: ! ( logical NOT)Logical NOT hanya memerlukan satu argumen, argumen  tersebut dapat berupa ekspresi, var...
Logical Operators: ! ( logical NOT)   public class TestNOT {     public static void main( String[] args ){            bool...
Logical Operators:                  Conditional Operator (?:)Conditional operator ?:   – Merupakan ternary operator. ((fro...
Logical Operators:                   Conditional Operator (?:)      public class ConditionalOperator {        public stati...
Logical Operators:Conditional Operator (?:)
OPERATOR GESER (Shift Operators)• Ada 3 operator :   1. << : geser kiri   2. >> : geser kanan bertanda (bit tanda tetap)  ...
Contohop1         op1         Contoh   Hasil0000 0010   0000 0010   2>>2     0000 0000(2)         (2)                  (0)...
Operator Inversion(~)• Merubah bit 1 mejadi 0 dan 0 menjadi 1• Tipe data operand : byte, short, int, long,          char• ...
Operator Precedence
Operator PrecedenceIt means (mathematical or logical) operator is more important   than others.berikut ini terdapat ekspre...
Panduan penulisan programUntuk menghindari kebingungan padaproses matematika, selalu gunakan ekspresisederhana dengan meng...
kesimpulan• Tipe data primitif( boolean, char, byte, short, int, long,  float, double)• Variabel (deklarasi, inisialisasi,...
selesai
Tipe data dan variabel
Tipe data dan variabel
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Tipe data dan variabel

4,282

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,282
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
92
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Tipe data dan variabel"

  1. 1. Variabel dan Tipe data(pertemuan III)Oleh : Tenia Wahyuningrum
  2. 2. SRT--Surat Masuk--20 A--Apel--10Bagaimana jika kotak A diisi jeruk?Bagaimana pula jika kotak A diisi Apel 15 buah?
  3. 3. Keyword dalam java
  4. 4. variabel• Variabel merupakan item dari data yang digunakan untuk menyimpan sebuah nilai dari objek.• Variabel memiliki: – Tipe data Tipe data merupakan tipe dari value yang dapat disimpan variabel. – Nama Nama variabel harus mengikuti aturan seperti identifier.
  5. 5. logika - booleanTipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false.Sebagai contoh adalah,boolean result = true;Contoh yang ditunjukkan diatas, mendeklarasikan variabel yangdinamai result sebagaitipe data boolean dan memberinya nilai true.
  6. 6. teksual – charTipe data character (char), diwakili oleh karakter single Unicode. Tipedata ini harus memiliki ciri berada dalam tanda single quotes(’ ’).Sebagai contoh,‘a’ //Huruf aUntuk menampilkan karakter khusus seperti (single quotes) atau "(double quotes), menggunakan karakter escape . Sebagai contoh, //untuk single quotes" //untuk double quotes
  7. 7. String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter.Mereka tidak termasuk tipe data primitif, melainkan suatu class.Mereka memiliki literal yang terdapat diantara tanda doublequotes(“”).Sebagai contoh,String message=“Hello world!”
  8. 8. Integral – byte, short, int & longTipe data integral dalam Java menggunakan tiga bentuk- yaitudesimal, oktal atauheksadesimal.Contohnya,2 //nilai desimal 2077 //angka 0 pada awal pernyataan mengindikasikan nilai oktal0xBACC //karakter 0x mengindikasikan nilai heksadesimal
  9. 9. Tabel tipe-tipe integral Integer Name Type range length or type 8 bits byte -27 to 27-1 16 bits short -215 to 215-1 32 bits int -231 to 231-1 64 bits long -263 to 263-1
  10. 10. Floating Point – float dan doubleTipe Floating point memiliki double sebagai defaulttipe datanya. Floating-point literal termasuk salahsatunya desimal point atau salah satu dari pilihanberikut ini,E or e //(add exponential value)F or f //(float)D or d //(double)Contohnya adalah,3.14 //nilai floating-point sederhana (a double)6.02E23 //A nilai floating-point yang besar2.718F //A nilai float size sederhanaPada contoh yang ditunjukkan diatas, 23 setelah E pada contoh keduabernilai positif.
  11. 11. Tipe data Floating-point memiliki range sebagaiBerikut: Integer Name or type Type range length 32 bits float -231 to 231-1 64 bits double -263 to 263-1
  12. 12. Deklarasi dan Inisialisasi VariabelVariabel dapat dideklarasikan dengan menggunakan sintaks: <tipe data> <nama> [=inisialisasi value];• Catatan: Nilai yang berada antara tanda <> adalah value yang harus ada, sedangkan value yang berada antara tanda [] bersifat optional (boleh diisi atau tidak).
  13. 13. Deklarasi dan Inisialisasi Variabel: Contoh Programpublic class VariableSamples { public static void main( String[] args ){ //deklarasikan sebuah tipe data dengan nama variabel // result dan tipe data boolean boolean result; //deklarasikan sebuah tipe data dengan nama variabel // option dan tipe data char char option; option = C; //memberi nilai C pada variabel option //deklarasikan sebuah tipe data dengan nama variabel //grade, tipe data double dan nilai inisialisasi 0.0 double grade = 0.0; }}
  14. 14. Deklarasi dan Inisialisasi Variabel: Panduan penulisan program1. Deklarasikan variabel terlebih dahulu, baru kemudian lakukan inisialisasi variabel.2. Gunakan nama yang deskriptif untuk penamaan variabel. Contoh, jika terdapat variabel yang mengandung nilai grade siswa, maka beri nama variabel tersebut dengan grade, bukan dengan huruf random.
  15. 15. Deklarasi dan Inisialisasi Variabel: Panduan penulisan program3. Deklarasikan satu variabel pada satu baris code. Contohnya pada deklarasi variabel-variabel berikut ini, double exam=0; double quiz=10; double grade = 0; deklarasi di atas lebih baik daripada deklarasi berikut ini, double exam=0, quiz=10, grade=0;
  16. 16. Mencetak value dari variabelUntuk mencetak value dari sebuahvariabel, dapat menggunakan commandberikut ini: System.out.println() System.out.print()
  17. 17. Mencetak data variabel: Contoh Program public class OutputVariable { public static void main( String[] args ){ int value = 10; char x; x = ‘A’; System.out.println( value ); System.out.println( “The value of x=“ + x ); } }Program diatas akan memberikan output yaitu: 10 The value of x=A
  18. 18. System.out.println() vs. System.out.print()System.out.println() Memberikan satu baris baru pada akhir data outputSystem.out.print() Tidak memberikan baris baru pada akhir data output
  19. 19. contohProgram 1: System.out.print(“Hello”); System.out.print(“World”); Output: HelloWorldProgram 2: System.out.println(“Hello”); System.out.println(“World”); Output: Hello World
  20. 20. Reference Variable vs. Primitive Variable• Terdapat dua tipe variabel di Java: – Primitive Variable – Reference Variable• Primitive Variable – Adalah variabel dengan tipe data primitif – Menyimpan data di memori dimana lokasi variabel tersebut berada
  21. 21. Reference Variable vs. Primitive Variable• Reference Variable – Variabel yang disimpan pada alamat di lokasi memori – Menunjuk pada lokasi memory yang lain dimana data tersebut berada – Ketika suatu variabel pada sebuah class dideklarasikan, sebenarnya yang dideklarasikan adalah reference variabel pada object di class tersebut.
  22. 22. contohMisalkan ada dua variabel dengan tipe dataint dan String. int num = 10; String name = "Hello"
  23. 23. contohGambar di bawah ini adalah lokasi memory yang ada padakomputer, dimana terdapat alamat pada cell memory berupanama variabel dan data yang dimiliki.
  24. 24. operator• Beberapa tipe operator: – arithmetic operator – relational operator – logical operator – conditional operator• Operator-operator diatas memiliki ciri tertentu sehingga compiler bisa mengetahui operator mana yang akan dievaluasi terlebih dahulu pada saat beberapa operator digunakan pada satu statement
  25. 25. Arithmetic Operator
  26. 26. contohpublic class ArithmeticDemo { public static void main(String[] args){ //beberapa angka int i = 37; int j = 42; double x = 27.475; double y = 7.22; System.out.println("Nilai Variabel..."); System.out.println(" i = " + i); System.out.println(" j = " + j); System.out.println(" x = " + x); System.out.println(" y = " + y); System.out.println("Penjumlahan..."); System.out.println(" i + j = " + (i + j)); System.out.println(" x + y = " + (x + y));
  27. 27. contoh //pengurangan angkaSystem.out.println("Pengurangan...");System.out.println(" i - j = " + (i – j));System.out.println(" x - y = " + (x – y));//pengalian angkaSystem.out.println("Pengalian...");System.out.println(" i * j = " + (i * j));System.out.println(" x * y = " + (x * y));//pembagian angkaSystem.out.println("Pembagian...");System.out.println(" i / j = " + (i / j));System.out.println(" x / y = " + (x / y));
  28. 28. contoh //Penghitungan modulus (sisa pembagian) System.out.println("Penghitungan modulus..."); System.out.println(" i % j = " + (i % j)); System.out.println(" x % y = " + (x % y)); //Penghitungan kombinasi variabel System.out.println("kombinasi variabel..."); System.out.println(" j + y = " + (j + y)); System.out.println(" i * x = " + (i * x)); }}
  29. 29. Output programNilai variabel... Pembagian... i = 37 i / j = 0 j = 42 x / y = 3.8054 Computing x = 27.475 Nilai Modulus... y = 7.22 i % j = 37Penjumlahan... x % y = 5.815 i + j = 79 Kombinasi variabel... x + y = 34.695 j + y = 49.22Pengurangan... i * x = 1016.58 i - j = -5 x - y = 20.255Pengalian... i * j = 1554 x * y = 198.37
  30. 30. Arithmetic OperatorCatatan Ketika nilai integer dan angka floating-point digunakan sebagai operand pada operasi aritmatika, hasilnya akan menjadi floating point. Nilai secara implisit integer diubah menjadi nilai floating-point sebelum operasi berlangsung.
  31. 31. Operator Increment & Decrement• unary increment operator (++)• unary decrement operator (--)• Increment dan decrement operator akan menambah dan mengurangi nilai dengan 1.• Contoh, ekspresi berikut ini, count=count + 1; //increment the value of count by 1 adalah sama dengan, count++;
  32. 32. Operator Increment & Decrement
  33. 33. Operator Increment & Decrement• Operator increment dan decrement dapat diletakkan sebelum atau sesudah operand.• Ketika digunakan sebelum operand, hal ini akan membuat variabel ditambah atau dikurangi dengan nilai 1, dan selanjutnya nilai yang baru akan digunakan pada ekspresi selanjutnya.• Contoh, int i = 10; int j = 3; int k = 0; k = ++j + i; //akan menghasilkan k = 4+10 = 14
  34. 34. Operator Increment & Decrement• Ketika operator increment dan decrement diletakkan setelah operand, nilai lama dari variabel akan digunakan pada ekspresi selanjutnya.• Contoh, int i = 10; int j = 3; int k = 0; k = j++ + i; //akan menghasilkan k = 3+10 = 13
  35. 35. Relational Operator• Operator relational digunakan untuk membandingkan beberapa nilai dan menentukan hubungan antara nilai-nilai tersebut.• Output dari perbandingan tersebut adalah nilai boolean antara true atau false.
  36. 36. contohpublic class RelationalDemo{ public static void main(String[] args){ //beberapa angka int i = 37; int j = 42; int k = 42; System.out.println("Nilai variabel..."); System.out.println(" i = " +i); System.out.println(" j = " +j); System.out.println(" k = " +k); //lebih besar dari System.out.println("Lebih besar..."); System.out.println(" i > j = "+(i>j));//false System.out.println(" j > i = "+(j>i));//true System.out.println(" k > j = "+(k>j));//false
  37. 37. contoh //lebih besar atau sama denganSystem.out.println("lebih besar atau sama dengan...");System.out.println(" i >= j = "+(i>=j));//falseSystem.out.println(" j >= i = "+(j>=i));//trueSystem.out.println(" k >= j = "+(k>=j));//true //lebih kecilSystem.out.println("lebih kecil...");System.out.println(" i < j = "+(i<j));//trueSystem.out.println(" j < i = "+(j<i));//falseSystem.out.println(" k < j = "+(k<j));//false //lebih kecil atau sama denganSystem.out.println("lebih kecil atau sama dengan...");System.out.println(" i <= j = "+(i<=j));//trueSystem.out.println(" j <= i = "+(j<=i));//falseSystem.out.println(" k <= j = "+(k<=j));//true
  38. 38. contoh//sama dengan System.out.println("sama dengan..."); System.out.println(" i == j = " + (i==j));//false System.out.println(" k == j = " + (k==j));//true//tidak sama dengan System.out.println("tidak sama dengan..."); System.out.println(" i != j = " + (i!=j));//true System.out.println(" k != j = " + (k!=j));//false }}
  39. 39. Output programNilai variabel... Lebih kecil atau sama dengan... i = 37 i <= j = true j = 42 j <= i = false k = 42 k <= j = trueLebih besar... Sama dengan... i > j = false i == j = false j > i = true k == j = true k > j = false Tidak sama dengan...Lebih besar atau sama dengan... i != j = true i >= j = false k != j = false j >= i = true k >= j = trueLebih kecil... i < j = true j < i = false k < j = false
  40. 40. Logical Operator• Logical operator memiliki satu atau dua boolean operand yang akan me-return value tipe boolean.• Ada enam logical operator yaitu: – && (logical AND) – & (boolean logical AND) – || (logical OR) – | (boolean logical inclusive OR) – ^ (boolean logical exclusive OR) – ! (logical NOT)
  41. 41. Logical OperatorOperasi dasar dari operasi logical adalah, x1 op x2x1, x2 – dapat sebagai ekspresi boolean, variabel,atau konstantaop – bisa sebagai operator &&, &, ||, | atau ^ .berikut ini adalah tabel kebenaran, hasil-hasil dari operasidari kombinasi nilai dari x1 dan x2.
  42. 42. Logical Operators: &&(logical) dan &(boolean logical) ANDBerikut ini adalah tabel kebenaran untuk&& dan &
  43. 43. Logical Operators: &&(logical) dan &(boolean logical) AND• Perbedaan mendasar antara operator && dan &: – && dapat digunakan pada short-circuit evaluation (atau partial evaluation), sedangkan & tidak dapat.• Terdapat sebuah ekspresi: exp1 && exp2 – && akan mengecek ekspresi dari exp1, dan selanjutnya akan memberikan nilai false jika exp1 adalah false. – Jika exp1 adalah false, operator tidak mengecek nilai exp2 karena hasilnya akan tetap false tanpa mengetahui nilai exp2. – Sebaliknya, operator & selalu mengecek semua ekspresi antara exp1 dan exp2 sebelum memberikan jawaban.
  44. 44. Logical Operators: &&(logical) dan &(boolean logical) ANDpublic class TestAND { public static void main( String[] args ){ int i = 0; int j = 10; boolean test= false; //contoh && test = (i > 10) && (j++ > 9); System.out.println(i); System.out.println(j); System.out.println(test); //contoh & test = (i > 10) & (j++ > 9); System.out.println(i); System.out.println(j); System.out.println(test); }}
  45. 45. Logical Operators: &&(logical) dan &(boolean logical) AND• Output program, 0 10 false 0 11 false• Perlu diperhatikan, bahwa j++ pada baris yang mengandung operator && tidak dicek, setelah diketahui bahwa ekspresi (i>10) bernilai false.
  46. 46. Logical Operators: || (logical) dan | (boolean logical) inclusive ORBerikut ini adalah tabel kebenaran dari || dan |,
  47. 47. Logical Operators: || (logical) dan | (boolean logical) inclusive ORPerbedaan dasar antara operator || dan |. – || mendukung short-circuit evaluations (atau partial evaluations), sedangkan | tidak.Terdapat sebuah ekspresi: exp1 || exp2 – || akan mengecek ekspresi exp1, dan langsung memberikan nilai true jika nilai dari exp1 adalah true. – Jika exp1 true, operator tidak mengecek nilai dari exp2 karena apapun nilai dari exp2 akan tetap menghasilkan nilai true. – Sedangkan operator | akan melakukan pengecekan pada exp1 dan exp2 sebelum memberikan nilai.
  48. 48. Logical Operators: || (logical) dan | (boolean logical) inclusive ORpublic class TestOR { public static void main( String[] args ){ int i = 0; int j = 10; boolean test= false; //contoh || test = (i < 10) || (j++ > 9); System.out.println(i); System.out.println(j); System.out.println(test); //contoh | test = (i < 10) | (j++ > 9); System.out.println(i); System.out.println(j); System.out.println(test); }}
  49. 49. Logical Operators: || (logical) dan | (boolean logical) inclusive OR• Output program adalah, 0 10 true 0 11 true• Perlu diperhatikan, bahwa j++ pada baris yang mengandung operator || tidak dicek, setelah diketahui nilai dari ekspresi (i<10) adalah true.
  50. 50. Logical Operators: ^ (boolean logical exclusive OR)Berikut ini adalah tabel kebenaran ^ Hasil dari operasi operasi eksklusif OR adalah TRUE, jika dan hanya jika satu operand yang bernilai true dan operand lain bernilai false. Perlu diperhatikan, bahwa semua operand akan dicek untuk menentukan hasil dari operasi eksklusif OR.
  51. 51. Logical Operators: ^ (boolean logical exclusive OR)public class TestXOR { public static void main( String[] args ){ boolean val1 = true; boolean val2 = true; System.out.println(val1 ^ val2); val1 = false; val2 = true; System.out.println(val1 ^ val2); val1 = false; val2 = false; System.out.println(val1 ^ val2); val1 = true; val2 = false; System.out.println(val1 ^ val2); }}
  52. 52. Logical Operators: ^ (boolean logical exclusive OR)Output dari program, false true false true
  53. 53. Logical Operators: ! ( logical NOT)Logical NOT hanya memerlukan satu argumen, argumen tersebut dapat berupa ekspresi, variabel atau konstanta.Berikut ini adalah tabel kebenaran !,
  54. 54. Logical Operators: ! ( logical NOT) public class TestNOT { public static void main( String[] args ){ boolean val1 = true; boolean val2 = false; System.out.println(!val1); System.out.println(!val2); } }Output dari program adalah, false true
  55. 55. Logical Operators: Conditional Operator (?:)Conditional operator ?: – Merupakan ternary operator. ((from Latin ternarius) is an adjective meaning "composed of three items”) Hal ini berarti bahwa diperlukan tiga argumen bersamaan dari sebuah ekspresi conditional. – Struktur dari ekspresi yang menggunakan conditional operator adalah exp1?exp2:exp3 exp1 – adalah ekspresi boolean yang memberikan hasil / nilai true atau false – Hasil: Jika exp1 adalah true, maka nilai dari exp2 yang akan diberikan. Jika false, maka nilai dari exp3 yang diberikan.
  56. 56. Logical Operators: Conditional Operator (?:) public class ConditionalOperator { public static void main( String[] args ){ String status = ""; int grade = 80; //Status dari siswa status = (grade >= 60)?"Passed":"Fail"; //Cetak status System.out.println( status ); } }Output program: Passed
  57. 57. Logical Operators:Conditional Operator (?:)
  58. 58. OPERATOR GESER (Shift Operators)• Ada 3 operator : 1. << : geser kiri 2. >> : geser kanan bertanda (bit tanda tetap) 3. >>> : geser kanan tanpa tanda (bit tanda bisa berubah)Tipe data op1:byte, short,int, longSebelum operasi geser, terjadi promosi operand ke type data intRepresentasi dalam Two’s Complement
  59. 59. Contohop1 op1 Contoh Hasil0000 0010 0000 0010 2>>2 0000 0000(2) (2) (0)1111 1110 0000 0010 -2>>2 1111 1111(-2) (2) (-1)1111 1110 0000 0001 -2>>>1 0111 1111(-2) (1) (127)0000 0010 0000 0010 2<<2 0000 1000(2) (2) (8)
  60. 60. Operator Inversion(~)• Merubah bit 1 mejadi 0 dan 0 menjadi 1• Tipe data operand : byte, short, int, long, char• Terjadi promosi ke int sebelum eksekusi operator Operand Contoh Hasil Operator ~ 1111 1110 ~-2 0000 0001 (-2) (1) 0000 0010 ~2 1111 1101 (2) -3
  61. 61. Operator Precedence
  62. 62. Operator PrecedenceIt means (mathematical or logical) operator is more important than others.berikut ini terdapat ekspresi yang kompleks, 6%2*5+4/2+88-10 ekspresi di atas dapat ditulis ulang ddengan memberikan tanda kurung berdasarkan prioritas operator, ((6%2)*5)+(4/2)+88-10;
  63. 63. Panduan penulisan programUntuk menghindari kebingungan padaproses matematika, selalu gunakan ekspresisederhana dengan menggunakan tandakurung.
  64. 64. kesimpulan• Tipe data primitif( boolean, char, byte, short, int, long, float, double)• Variabel (deklarasi, inisialisasi, output)• System.out.println() vs. System.out.print()• Reference Variable vs. Primitive Variable• Operator (Arithmetic operator, Increment dan Decrement operator, Relational operator, Logical operator, Conditional Operator (?:), Operator Precedence)
  65. 65. selesai
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×