Pembelajaran-5 (Jaringan Komputer) Konsep Subnetting

  • 1,347 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,347
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
117
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pembelajaran 5 Jaringan Komputer Kelompok Studi Linux 2013 Subnetting
  • 2. Remember...!!!
  • 3. Subnetting ? Menurut Bawono : Subnetting adalah teknik pengaturan jaringan yang bertujuan untuk mengefisiensikan pengelolaan dan penggunaan IP Address dalam sebuah jaringan. Menurut saya : Subnetting adalah sebuah konsep pengklasifikasian / pengaturan ip-address sesuai dengan kebutuhan dari sebuah network, agar tidak terjadi pemborosan ip/host
  • 4. Konsep Ip address Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2 atau 192.168.1.2/24 Artinya ip address 192.168.1.2 memiliki subnet mask 255.255.255.0 atau jika di translasikan kedalam binary menjadi : 11111111.11111111.11111111.00000000
  • 5. Konsep CIDR Konsep yang dijelaskan pada slide sebelumnya, disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
  • 6. CIDR (Kelas C)
  • 7. CIDR (Kelas B)
  • 8. CIDR (Kelas A)
  • 9. Perhitungan Subnetting Seperti yang sudah dijelaskan diatas, semua pertanyaan tentang subnetting akan dijelaskan pada 4 hal, yaitu : (1) Jumlah Subnet, (2) Jumlah Host / subnet, (3) Blok Subnet, (4) Alamat Host, (5) Broadcast yang valid
  • 10. 1) Perhitungan Jumlah Subnet Misalnya : (11111111.11111111.11111111.110000) 255.255.255.192 Jumlah Subnet = 2 (pangkat) ^2 Diketahui x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2² = 4 subnet
  • 11. 2) Jumlah Host / Subnet Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2. dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^6 - 2 = 62 host
  • 12. 3) Blok Subnet Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. 256-(Angka desimal 8 bit terakhir) Subnet berikutnya adalah 256 – 192 = 64 + 64 = 128, dan 128 + 64 = 192. lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  • 13. 4) Host dan Broadcast yang valid Untuk menentukkan host / blok subnet yang valid dapat langsung dilihat sebagai tabel
  • 14. Sekian, Semoga bermanfaat. Apabila ada kesalahan mohon koreksi dan masukkannya. Terimakasih @kslung