Your SlideShare is downloading. ×
Presentasi pegadaian 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Presentasi pegadaian 1

2,995
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,995
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
39
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. DISUSUN OLEH:Grata linda purnama sari Komang ayu yuliasari niopriyadi
  • 2. Kata pengantar Assalamualaikum wr.wb puji syukur kami panjatkan atas kehadiran tuhan yang maha esa dan Dengan rahmat Nya yang disertai usaha keras maka dengan bangga kami kelopok pegadaian mempersembahkan makalah ini dengan bentuk sederhana agar mudah di mengerti, adapun masalah yang di terangkan adalah masalah yang ada di Perum Pegadaian sebagai suatu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam pembiayaan berupa pemberian bantuan kepada masyarakat yang memerlukan dana dengan prosedur dan c ara yang relative sederhana. Kebutuhan akan uang tunai terkadang menjadi kebutuhan yang segera pada waktu-waktu tertentu. Namun demikian, kebutuhan-kebutuhan tersebut ada kalanya tidak diimbangi dengan ketersediaan uang tunai yang dimiliki. Sesuai namanya, pegadaian adalah tempat di mana seseorang bisa datang meminjam uang dangan barang-barang pribadi yang menjadi jaminannya. Slogan pegadaian adalah “mangatasi masalah tanpa masalah”.
  • 3. Latar belakangKetidak tahuannya masyarakat akan lembaga kuangan yang biasanya mepunyai syarat prosedur yang harus diikuti walaupun itu sangat sederhana dan mudah bagi masyarakat membuat masyarakat malas dan akhirnya memilih jalan pintas dengan meminjam uang dengan lembaga keuangan nonformal seperti pengijon, pegadaian gelap, bank gelap, rentenir dan lain-lain yang justru membuat masyarakat terjebak dengan hutang yang begitu besar Karena lembaga keuangan nonformal cenderung memanfaat kebutuhan mendesak masyarakat untuk ,keterbatasan informasi dan keterisolasinya daerah tertentu untuk memperoleh tingkat keuntungan yang sangat tinggi.
  • 4. Sejarah perum pegadaian Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintah Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan BANK VAN LEENING yaitu lembaga keuangan yang memberikan kredit dengan sistem gadai, lembaga ini pertama kali didirikan di Batavia pada tanggal 20 Agustus 1746. Ketika Inggris mengambil alih kekuasaan Indonesia dari tangan Belanda (1811-1816) Bank Van Leening milik pemerintah dibubarkan, dan masyarakat diberi keleluasaan untuk mendirikan usaha pegadaian asal mendapat lisensi dari Pemerintah Daerah setempat (liecentie stelsel).Namun metode tersebut berdampak buruk, pemegang lisensi menjalankan praktek rentenir atau lintah darat yang dirasakan kurang menguntungkan pemerintah berkuasa (Inggris).
  • 5. Pengertian pegadaian Perum Pegadaian adalah salah satu lembaga keuangan non bank yang kegiatan utamanya menyediakan dana (pembiayaan) bagi masyarakat luas, untuk tujuan konsumsi, produksi, maupun berbagai tujuan lainnya. Perum Pegadaian termasuk dalam kategori lembaga keuangan karena transaksi pembiayaan yang diberikan oleh Pegadaian mirip dengan pinjaman kredit melalui bank, namun diatur secara terpisah atas dasar hukum gadai dan bukan dengan peraturan mengenai pinjam meminjam biasa . Menurut Kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1150, gadai adalah hak yang diperoleh seorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak .
  • 6. Kegiatan udaha pegadaian A. Penghimpunan Dana Dana yang diperlukan oleh Perum Pegadaian untuk melakukan kegiatan usahanya berasal dari: a) Pinjaman jangka pendek dari perbankan. b) Dana jangka pendek sebagian besar adalah dalam bentuk ini (sekitar 80% dari total dana jangka pendek yang dihimpun) c) Pijaman jangka pendek dari pihak lainnya ( utang kepada rekanan, utang kepada nasabah, utang pajak,biaya yang masih harus dibayar , pendaatan diterima di muka, dan lain-lain) d) Penerbitan bligasi e) Sampai dengan tahun 1994, Perum Pegadaian sudah 2 (dua) kali menerbitkan obligasi yang jangka waktunya masing-masing 5 tahun. Penerbitan pertama adalah pada tahun 1993 sebesar Rp 25 miliar dan penerbitan yang kedua kalinya adalah pada tahun 1994 juga sebesar Rp 25 miliar, sehingga sampai dengan tahun 1994 total obligasi yang telah diterbitkan adalah Rp 50 milaiar. f) Modal sendiri Modal sendiri yang dimiliki oleh Perum Pegadaian terdiri dari: Modal awal : kekeyaan Negara di luar APBN sebesar Rp 205 miliar. Penyertaan modal pemerintah Laba ditahan : ini merupakan akumulasi laba sejak perusahaan pegadaian berdiri pada masa Hindia Belanda.