51191970 ringkasan-ipa-fisika-smp-examsworld-us

  • 4,064 views
Uploaded on

 

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • terima kasih
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
4,064
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
204
Comments
1
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. RINGKASAN IPA FISIKA TekananTekanan adalah gaya yang bekerja pada satu satuan luas bidang.Tekanan yang dilakukan zat padat berlaku : F Keterangan : p = P = tekanan satuan Newton /m2 atau N/m2 A F = gaya satuannya Newton ( N ) A = luas bidang tekan satuannya m2Dari rumusan diatas dapat dismpulkan : 1. Semakin besar gaya yang bekerja pada suatu benda semakin besar tekanan yang ditimbulkan oleh benda itu sendiri 2. Semakin kecil gaya yang bekerja pada suatu benda semakin kecil tekanan yang ditimbulkan oleh benda tersebut.Tekanan yang ditimbulkan oleh zat cair ( tekanan hidrostatik ) di hitung dari permukaanzat cair sampai pada suatu titik di dalam zat cair . Keterangan : pH =  . g . h PH = Tekanan hidrostatik satuan ( Pa ) Pa = Pascal  = massa jenis zat cair satuan ( kg/m³ ) h = kedalaman zat cair ( meter = m )Tekanan dalam kehidupan sehari – hari berlaku pada pompa hidrolik , bejana behubungandan lainnya.Hukum PascalBunyi hukum Pascal tentang zat cair : Tekanan yang diberikan pada zat cair dalamsebuah ruang tertutup diteuskan ke segala arah sama besar . F1 A2 A1 F2 F1  F2 Keterangan : F = gaya satuan Newton ( N ) A1 A2 A = luas bidang ( penampang ) satuan m²1 /8/10 1 Anwar Fis
  • 2. Bunyi Hukum Pascal Tentang gas : Tekanan yang diberikan oleh gas dalam ruangtertutup diteruskan ke segala arah merata dan sama besar . Menurut Pascal tentang tekanan hidrostatk : P=h.s dengan s =  .g s = berat jenisHukum ArchimedesBunyi Hukum Archimedes : Bila sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair , makabenda tersebut akan mendapatkan gaya keatas sebesar zat cair yang dipindahkan. FA = gaya ke atas ( N ) 1 = massa jenis fluida ( kg /m3 ) FA = 1.g .VB g = percepatan gravitasi (ms² ) VB = Volum benda yang tercelup (m³ )Contoh soal : 1. Sebuah bak air berisi air dengan ketinggian air pada bak adalah 1,0 meter . Apabila massa jenis air 1000 kg/m³ dan percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s². Besar tekanan pada dasar bak air adalah … a. 8,9. X 10³ pascal b. 9,8 x 10³ pascal c. 8,9 x10² d. 9,8 x 10² pascal penyelesaian : Dengan menggunakan persaman : pH =  . g . h = ( 1000 ) x 9,8 x 1 = 9,8 x 10³ pascal Jadi jawaban : bLatihan Soal : 1. Balok kayu berukuran panjang 2,5 m ,lebar 0,5 m dan tinggi 0,4 m. Jika kayu tersebut terapung dalam air dan massa jenis air 10.000 kg/m³, gaya tekan ke atasnya sebesar …. N ( g = 10 N/kg ) a. 400 b. 500 c. 4.000 d. 5.000 2. Perhatikan gambar berikut ini. 15 kg 15 kg 15 kg 15 kg 1. 2 341 /8/10 2 Anwar Fis
  • 3. Tekanan yang paling besar ditimbulkan pada gambar diatas adalah …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 3 Luas torak kecil suatu pompa hidrolik adalah 0,001 m². Gaya 20 N mengangkat sebuah beban dan laus torak besarnya 0,03 m², maka besar gaya untuk mengangkat beban adalah …. a. 0.75 N b. 13.3 N c. 300 N d. 600 NZat dan WujudnyaZat berdasarkan wujudnya ada tiga yaitu : a. Zat padat b. Zat cair c. Zat gasSifat – sifat zat :Wujud Zat Bentuk Volume ContohPadat Tetap Tetap Besi, batu , kayu , kacaCair Berubah Tetap Air, minyak goreng , susu cairGas Berubah Berubah Udara, oksigen , karbondioksidaDari berbagai zat tersebut alah satu factor pembedanya adalah massa jenis zat . Massa jenissuatu zat didefenisikan sebagai perbandingan zat terhadap volumnya.Dapat dirumuskan :  dibaca Rho = massa jenis satuan kg/m³ m= m = massa zat satuan kg v v = volum zat satuan m³Perubahan wujud zat :1. Perubahan wujud padat ke wujud cair disebut mencair Contoh : - es menjadi air - lilin padat menjadi lilin cair2. Perubahan wujud cair ke padat disebut membeku Contoh : - air didinginkan menjadi es3. Perubahan wujud gas ke wujud padat disebut deposisi Contoh : - Pembentukan jelaga pada asap kendaraan4. Perubahan wujud padat ke wujud gas disebut menyublim Contoh : - kemper lama – kelamaan akan musnah5. Perubahan wujud cair ke wujud gas disebut menguap contoh: - air yang didihkan akan menjadi uap air6. Perubahan wujud gas ke wujud cair disebut mengembun Contoh ; - di pagi hari terdapat embun / air di daun – daunanContoh soal : 1. Sebuah benda massanya 5 g dan volumnya 2 cm³. maka massa jenis benda tersebut adalah … a. 1,5 g/cm³ b. 2,5 g/cm³ c. 3,5 g/cm³ d. 4,5 g/cm³1 /8/10 3 Anwar Fis
  • 4. Pembahasan : m = v 5g = 2 cm³  = 2,5 g/cm³ Jawab :bLatihan soal 1. Perhatikan gambar Massa jenis kubus disamping adalah …. 5 cm a. 1 x 10² g/cm³ 500 g b. 2 x 10² g/cm³ c. 3 x 10² g/cm³ d. 4 x 10² g/cm³ e. 2. Pernyataan : 1. Gula dilarutkan dalam air 2. Nasi berbuah menjadi tapai 3. kertas dibakar menjadi arang 4. garam dilarutkan dalam air 5. minyak tanah dicampur air Dari kelima pernyataan diatas yang merupakan perubahan kimia adalah …. a. 1 dan 2 b. 1, 3 dan 4 c. 1, 3 dan 5 d. 2 dan 3 3. Dari pernyatan no 2 diatas yang merupakan campuran adalah a. 1 dan 4 b. 2 dan 3 c. 3 dan 5 d. 2 dan 4 4 Zat padat lebih sulit di pisah- pisahkan dibandingkan dengan cat cair hal ini diakibatkan ….. a. gaya tarik molekul air lebih kuat dari oada zat padat b. gaya tarik molekul zat cair sama dengan gaya tarik molekul zat padat c. gaya tarik molekul zat padat lebih kuat dibandingkan zat cair d. gaya tarik molekul zat padat lebih kuat dua kali dari molekul zat cair1 /8/10 4 Anwar Fis
  • 5. GAYA ( F )Gaya adalah suatu kekuatan yang mengakibatkan benda diam menjadi bergerak , bendayang bergerak berubah kecepatannya atau benda berubah bentuknya.Gaya disimbolkan dengan tanda anak panah seperti berikut ini :arah gaya ke kanan arah gaya kekiriSatuan Gaya adalah : eton = N ( MKS ) dan dyne ( CGS )Resultan Gaya .Resultan gaya adalah perpaduan beberapa buah gaya.Resultan gaya – gaya segaris dan arahnya sama merupakan jumlah dari gaya – gaya yangbekerja. Benda F1 F2 RF = F1 + F2 RF = Resultan GayaResultan gaya – gaya segaris dan arahnya berlawanan merupakan selisih dari dari gaya –gaya yang bekerja. Benda F2 F1 RF = F1 – F2 F1 ≠ F2Dua gaya segaris yang besarnya sama dan arahnya berlawanan memiliki resultan nol. Benda F2 F1 RF = F1 – F2 F1 = F2 RF = 0 ( nol )Contoh Soal :1. Perhatikan gambar berikut ini : Benda F3 = 8 N F1 = 6 N F2 = 7 N1 /8/10 5 Anwar Fis
  • 6. Besar gaya yang bekerja pada benda adalah …. a. 5 N b. 13 N c. 14 N d. 21 NPembahasan :Diket : F1 = 6 N F2 = 7 N F3 = 8 NDit : RF = …….Jawab : RF = ( F1 + F2 ) – F3 = ( 6N + 7N ) – 8 N = 13 N – 8 N RF = 5 NMaka besar gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah 5 Newton an arah benda kekananJawaban : a.Latihan soal .1. Sebuah meja di tarik oleh dua orang anak masing – masing besar gayanya 250 N dan 300 N maka besar gaya yang bekerja pada meja adalah …. a. 50 N b. 250 N c. 300 N d. 550 N2. Perhatikan gambar dibawah ini : Benda F3 = 6 N F2 = 12 N F1= 15 N Besar gaya yang bekerja pada benda adalah ….. a. 3 N kearah kanan b. 3 N kearah kiri c. 18 N karah kanan d. 33 N kea rahkiriUsaha ( W )Usaha adalah hasil kali gaya dengan jarak perpindahan W=F.s Keterangan : W = Usaha satuan joule ( J ) atau N/m F = Gaya satuan Newton ( N ) s = jarak satuan meter ( m ) s F A B1 /8/10 6 Anwar Fis
  • 7. Usaha yang dilakukan oleh gaya FEnergiEnergi adalah kemampuan untuk melakukan kerja ( usaha )Hukum Kekekalan Energi : Energi tidak dapt diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan ,tetapi dapat di ubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya.Sumber – sumber energi : 1. bahan baker minyak 2. gas 3. nuklir 4. panas bumi 5. matahari 6. angin 7. dan lainnyaBenda yang bergerak memiliki energi kinetic . Besar energi kinetik. tergantung padakecepatan gerak benda . Keterangan : 1 m = massa satuannya kg Ek = m.v 2 2 v = kecepatan satuannya m/sEnergi yang dimiliki oleh benda karena kedudukan benda tersebut disebut energi potensial.Makin tinggi posisi suatu benda makin besar energi potensialnya.Energi potensial disebut juga energi diam atau energi dalam. Ep = m.g.h Keterangan : Ep = energi potensial satuan Joule ( J ) m = massa satuan kg g = gravitasi satuan m/s2 h = ketinggian satuan meter ( m )Energi mekanik adalah jumlah energi kinetic ditambahkan energi potensial Em = EK + Ep EM = Energi Mekanik satuan Joule ( J )Contoh soal : 1. Sebuah benda massanya 2 kg , berada pada ketinggian 4 meter dari tanah . Bila besarnya percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s². Maka besar energi potensial benda tersebut adalah …. a. 19,8 joule b. 39,2 joule c. 78,4 joule d. 156,8 joule1 /8/10 7 Anwar Fis
  • 8. Penyelesaian : Diket : m = 2 kg h=4m g = 9,8 m/s² Dit : Ep = …. Jawab : Ep = m.g.h Ep = 2 kg x 9,8 m/s² x 4 m Ep = 78,4 joule Jawaban : cLatihan soal : 1. Sebutir peluru ditembakkan dari senapan angin dengan kelajuan 100 m/s . Jika masa peluru 10 gr . Energi kinetik peluru saat keluar dari senapan adalah …. a. 20 joule b. 30 joule c. 40 joule d. 50 jole 2. Alat yang dapat mengubah energi gerak menjadi energi listrik adalah …. a. kipas angin b. strika listrik d. dinamo sepeda d. mesin mobil 3. Buah kelapa massanya 1 kg jatuh bebas dari pohonnya yang mempunyai ketinggian 8 meter. Energi potensial awal buah kelapa tersebut adalah …. a. 78,4 joule b. 80 joule c. 120 joule d. 140, 4 joulePesawat SederhanaPesawat = alat Bantu untuk mempermudah melakukan usaha Jenis – jenis pesawat sedehana : 1. Tuas / pengungkit 2. Katrol 3. Bidang miring1. Tuas / Pengungkit Keterangan : F = gaya satuan Newton ( N ) BT = lengan beban ( lw )Beban ( w ) TF = lengan kuasa ( lF ) T T = titik tumpu F BDalam keseimbangan tuas selalu berlaku :Beban x lengan beban = kuasa x lengan kuasa Atau W x lw = F x lF1 /8/10 8 Anwar Fis
  • 9. Contoh pesawat yang menggunakan asas tuas misalnya : gunting , gerobak dorong ,kakatua ( catut besar ) , roda gigi sepeda , pendayung , capit arang , palu pencekam danlengan bawah kita sewaktu kita mengangkat beban. lFKeuntungan mekanis tuas ( KM ) = lw2. Kerek ( katrol )a. Katrol tetap A B O W FBesar gaya F yang diperlukan untuk menaikkan beban yang beratnta w adalah : lw F= .w atau F = BO .w karena BO = AO sehingga lF AO F=W Jadi keuntungan mekanik dari sebuah katrol tetap adalah satu . Besar gaya F yang diperlukan untuk mengangkat bebanb.Katrol Bergerak yang beratnya w adalah : BO F . AB = w. BO F= .W F AB Karena AB = 2 BO maka BO 1 F= w w 2 BO 2 A O B Sehingga diperoleh Keuntungan mekanis katrol bergerak beban w w =   2 kuasa F 1/ 2w Jadi keuntungan mekanis katrol bergerak adalah dua w1 /8/10 9 Anwar Fis
  • 10. c. Bidang Miring Keterangan : w = beban F = gaya F s h = tinggi bidang miring h s = panjang biang miring w Untuk mendorong beban seberat w akan diperlukan gaya F sebesar : F h h  F= w w s s h mgh karena w = m.g F= mg  s sContoh Soal :1. Ujung atas sebuah bidang miring 1,5 meter dari tanah dan panjang bidang moringnya 8 meter berat beban yang akan dinaikkan sebesar 8000 Newton . Maka besar gaya yang diperlukan untuk mendorong beban tersebut adalah ….. ( tidak ada gesekan ) a. 1000 N b. 1500 N c. 12000 N d. 15000 N Pembahasan : mgh wh F=  s s 8000Nx1,5m F= 8m F = 1500 Newton jawaban = b2. Suatu pengungkit panjangnya 6 meter. , panjang lengan beban 2 meter. Dan beban yang diungkit beranya 1500 N. Besar gaya yang diperlukan adalah …. a. 200 N b. 250 N c. 500 N d. 750 N Pembahasan : Diket : w = 1500 N Lw = 2 m LF = 6m – 2 m = 4 m Dit : F = ….. lw Jawab : F = w LF 2m F = .1500N 4m F = 750 Newton Jawaban : d 1 /8/10 10 Anwar Fis
  • 11. Latihan soal :1. Perhatikan gambar 50 cm ) T F = 7,5 N B 75 N Jika panjang tuas = 55 cm . Maka keuntungan mekanis dari tuas diatas adalah …. a. 1 b. 1,5 c. 2,5 d. 10 2. Ali menggunakan pengungkit untuk memindahkan batu yang beratnya400 N . Bila panjang lengan beban 1,5 m dan panjang lengan kuasa 3 m. Maka kuasa yang diberikan Ali adalah …. a. 800 N b. 400 N c. 200 N d. 100 N 3. Perhatikan gambar F W = 600 N Jika keuntungan mekanik bidang miring = 4 , maka besar gaya F yang dilakukan adalah …. a. 40 N b. 150 N c. 600 N d. 2400 N Gerak A. Kecepatan 1. Kecepatan Tetap Kecepatan adalah jarak tempuh per satuan waktu Jika waktu = t satuan sekon ( s ) Jarak tempuh = s satuan meter ( m ) Kecepatan = v , satuan m/s Maka dapat dirumuskan : Jarak ( s ) Kecepatan tetap = Waktu tempuh ( t ) s Sehingga : v= t 1 /8/10 11 Anwar Fis
  • 12. t 2. Kecepatan rata – rata Kecepatan kendaraan pada umumnya tidak tetap ,maka diambil kecepatan rata – ratanya yaitu jarak yang ditempuh seluruhnya dibagi waktu tempuh untuk jarak tersebut. kecepatan rata – rata dilambangkan : ύ s Sehingga : ύ= t Contoh : Sebuah mobil menempuh jarak 50 meter dalam waktu 5 sekon. Jarak tiap sekonnya berbeda . selama detik pertama 5 meter ,sekon kedua 15 m, sekon ketiga 20 m dan sekon ke empat 10 meter. Tentukan kecepatan rata –ratanya ! Penyelesaian : s ύ= t 5 m + 15 m + 20 m + 10 m ύ= 5 sekon ύ = 50m/6s ύ = 8,33 m/s Jadi kecepatan rata – ratanya = 8,33 meter/ sekonPercepatanPercepatan adalah perubahan pertambahan kecepatan per satuan waktuGerak lurus dipercepat beraturan yaitu gerak lurus yang memiliki percepatan tetap.Kecepatan benda yang bergerak lurus di percepat beraturan dapat di cari dengan rumus : v V = a. t atau a= t Keterangan : v = kecepatan satuan m/s t = waktu satuan sekon ( s ) a = percepatan satuan m/s²Selain benda mengalami percepatan gerak suatu benda dapat mengalami percepatan .Perlambatan ialah perubahan pengurangan kecepatan per satuan waktu . Gerak lurusdiperlambat beraturan yaitu gerak lurus yang memiliki perlambatan tetap. Untuk menentukankecepatan benda yang bergerak lurus diperlambat digunakan rumus untuk percepatan .Contoh gerak dipercepat : 1. kelereng menggelinding di bidang miring 2. kendaraan yang bergerak di turunan 1 /8/10 12 Anwar Fis
  • 13. dsb Contoh gerak diperlambat : 1. melemaparkan kelereng keatas 2. menaiki sepeda dijalan yang mendaki dsb Rumus untuk gerak dipercepat beraturan Perubahan kecepatan a= waktu vt – vo atau a= Rumus ini dapat ditulis vt = vo + a.t t Ket : vt = kecepatan akhir satuan m/s vo = kecepatan awal satuan m/s a = percepatan satuan m/s²Rumus untuk jarak yang ditempuh dengan percepatan beraturan :Kecepatan akhir = kecepatan awal + tambahan kecepatan vt = vo + a.t 1Kecepatan rata – rata = ( vo + v ) 2 1Kecepatan rata – rata = ( vo + vo + a.t ) 2 1Kecepatan rata – rata ( ύ ) = vo + a.t 2Pernyatan ini hanya berlaku kalu percepatannya beraturan , jika percepatannya tidak 1beraturan maka kecepatan rata – ratanya bukan ( kecepatan awal + kecepatan akhir ) 2Jarak yang ditempuh = kecepatan rata – rata x waktu 1 s = ύ x t = ( vo + at ) x t 2 1 s = vo t + a t² 2 Contoh soal : 1. Sebuah bis bergerak dengan kecepatan tetap 8 m/s . Untuk menempuh jarak 5 km ,maka waktu ang diperlukan adalah …. a. 5 menit b. 8 menit c. 10,4 menit d. 12,4 menit 1 /8/10 13 Anwar Fis
  • 14. s Penyelesaian : t= v 5 km t= 8 m/s 5000 m t= 8 m/st = 625 sekon = 10,4 menit Jawab : c Latihan . 1. Orang naik sepeda dengan kecepatan tetap 4 m/ s selama 20 menit . maka jarak yang ditempuh oang tersebut adalah …. a. 4,8 km b. 5,8 km c. 6,8 km d. 7,8 km 2. Apabila sebuah benda yang sedang diam mendapat gerak dipercepat beraturan , maka percepatanya …. a. berbanding terbalik dengan kecepatannya b. berbanding terbalik dengan waktu selam benda itu bergerak c. berbanding lurus dengan waktu selama benda itu bergerak d. berbanding lurus dengan massanya 3. Sebuah bis yang seula bergerak dengan kecepatan 90 km/jam mengurangi kecepatannya menjadi 36 km / jam dalam waktu ¼ menit . maka perlambatan yang dialami bis tersebut adalah …. a. 1 m/s² b. 2 m/s² c. 3 m/s² d. 4 m/s²SuhuSuhu adalah derajat ( tingkat ) panas suatu benda atau ukuran panas dinginya suatu benda.Suhu sering disebut tempratur. Suhu dapat di ukur dan dirasakan . Alat ukur suhu yaituthermometer.Berdasarkan para penemunya Thermometer , ada beberapa jenis thermometer yakni :1.Termometer Celcius2. Termometer Reamur3. thermometer Fahrenheit4. Termometer KelvinBerdasarkan jenis thermometer diatas maka derajat panas dinyatakan dalam :1. derajat Celcius ( C ) dengan skala : 0 - 100 ( rentang skala 100 )2. derajat Reamur ( R ) dengan skala : 0 -80 ( rentang skala 80 )3. derajat Fahrenheit ( F ) dengan skala : 32 - 212 ( rentang skala 180 )4. Kelvin ( K ) dengan skala 273 - 373Perbandingan skala thermometer: R : C : F = 80 : 100 : 180 Jadi : R : C : F = 4 : 5 : 9 1 /8/10 14 Anwar Fis
  • 15. Konversi Suhu b. Reamur Ke Fahrenheit a. Reaumur ke Celcius 4R = 9F 4R = 5C 9 5 1R= F 1R = C 4 4 5 9 XR = XC XR = X+ 32 )F 4 4c. Fahrenheit ke Reaumur d. Celcius ke Fahrenheit 9F= 4R 5C = 9F 4 9 1F = R 1C = F 9 5 4 9 1F= ( X-32 )R XC = ( X + 32 ) F 9 5 e . Hubungan skala Kelvin dan Celcius 100C = 373 K Berarti 0C = 273 K T = 273 + tc - 273C = 0 K Suhu yang dinyatakan pada skala Kelvin disebut suhu mutlak dilambangkan dengan huruf T Contoh Soal :1. Pada termometer Celcius menunjukkan skala - 10 C maka pada skala Termometer Fahrenheit adalah … a. 10F b. 12F c. 13F d. 14F Penyelesaian : 9 -10C = ( ( 9-10 ) +32 )F 5 -10C = 14F Jawaban : d atau cara lain : Maka -10C= ( 1,8 x (-10 + 32 ))F = 14F 100 derajat C = 180 derajat F 1 derajat C = 1,8 derajat F Jadi tC = ( 1,8 t + 32 )F Latihan Soal : 1. Termometer Fahrenheit menunjukkan angka - 58F maka thermometer Celcius menunjkkan angka …. a. -50 C b. -65 C c. 50 C d. 65 C 2. Pada thermometer Celcius menunjukkan suhu 40C maka thermometer Kelvin menunjukkan angka …. a. 132 K b. 220 K c. 223 K d. 240K 3. Pada thermometer reamur menunjukkan angka 70r maka thermometer Celcius menunjukkan angka …. a. 90,5 C a. 87,5 C a.80,5 C a. 75,5 C 1 /8/10 15 Anwar Fis
  • 16. Kalor. Kalor adalah ukuran banyaknya panas. Kalor merupakan suatu bentuk energi. Satuan kalor adalah kalori ( kal ) . Satu kalori adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 g air agar suhunya naik 1C . Satu kilo kalori ialah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 kg air agar suhunya naik 1C. 1 kilo kalori = 1.000 kalor. Karena kalor metrupakan energi maka satuan kalor biasa disebut joule ( J ) 1 kalori = 4,2 joule Banyaknya kalor yang diperlukan atau dilepas dapat dihitung dengan rumus : Keterangan : Q = m . c . Δt Q = banyaknya kalor yang diterima / dilepas satuan Joule Δt = Suhu akhir – suhu awal m = massa satuan kg Δt = tt - to c = kalor jenis satuan J/kgC Δt = selisih waktu Q Kapasitas kalor ( C ) = maka C = m.c Δt Contoh soal : 1. Sebanyak 500 g air dipanaskan dari suhu 30C sampai 80C. Jika kalor jenis air 4200 j / kgC , maka kalor yang diperlukan adalah … a. 63.000 J b. 105.000 J c. 160.000 J d. 200.000 J Penyelesaian : Q = m . c . Δt 500 = kg x 4200 j / kgC ( 80 30 )C 1000 = 105.000 J Jawab : b] Untuk menentukan banyaknya kalor yang diperlukan untuk menguapkan zatpada titik didihnya Q=m.U U = kalor uap Kebalikan dari penguapan adalah pengembunan . Pada saat mengembun suhu zat tetap meski pun kalor dilepaskan terus – menerus. Banaknya kalor yang dilepaskan satu satuan massa uap ketika berubah seluruhnya menjadi zat cair disebut kalor embun. kalor uap = kalor embunPerpindahan kalor :1. Konduksi yaitu perpindahan kalor melalui zat tanpa disertai perpndahan partikel zat itu. 1 /8/10 16 Anwar Fis
  • 17. 2. Konveksi yaitu perpindahan kalor melalui suatu zat yang disertai perpindahan partkel zat tersebut.3. Radiasi yaitu perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantaraLatihan :1. Peristiwa yang menunjukkan terjadinya perpindahan kalor secara konduksi adalah …. a. arus vertical di laut c. mencairnya es dikutub b. memanasnya strika listrik d. pemancaran sinar matahari ke bumi2. Suatu benda yang massanya 0,5 kg mengalami peningkatan suhu dari 20C menjadi 30. Bila kalor jenis benda 4.200J /kg C, maka kalor yang diperlukan sebesar …. a. 210 J b. 21.000 J c. 42.000 J d. 63.000 J3. Keadaan berikut yang paling banyak menyerap dan memancarkan kalor adalah …. a. permukaan yang putih bersih c. permukaan yang kusam b. permukaan yang hitam d. permukaan yang hitam kusam Getaran, Gelombang dan Bunyi 1. Getaran Getaran adalah gerak bolak balik ( gerak periodik ) dalam lintasan yang sama dan melalui titik keseimbangan. Atu getaran adalah satu kali gerak bolak – balik suatu benda dari suatu titik dan kembali ke titik tersebut ( titik asal ) setelah melewati titik keseimbangan A D B O C Jika bansdul bergerak dari A ke D dan kembali ke A dengan melewati O , simpangan A dan simpangan D merupakan simpangan terbesar ( terjauh ) . Oleh karena itu , OA dan OD disebut Amplitudo. Waktu yang diperlukan oleh suatu benda yang bergetar untuk satu getaran disebut periode. Banyaknya getaran yang terjadi tiap satuan waktu ( setiap detik ) disebut frekuensi . Hubungan antara periode dan frekuensi dapat dirumuskan : 1 Keterangan : f= T 1 f = frekuensi (  Hz) det ik T = periode ( detik , sekon) 1 /8/10 17 Anwar Fis
  • 18. 3. Gelombang Gelombang adalah getaran yang merambat Gelombang dibedakan dua yaitu ; 1. Gelombang Transversal Gelombang transversal gelombang dengan arah tegak lurus terhadap arah rambatnya. P O Q S Arah rambat R Keterangan : OPQRS = gelombang OPQ = bukit gelombang QRS = lembah gelombang P = puncak gelombang R = dasar gelombang Contoh gelombang transversal : 1. Gelombang pada permukaan air 2. Gelimbang pada tali 3. Gelombang elektromagnetik ( gelomang radio dan gelombang cahaya ) 2. Gelombang Longitudinal Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar atau berimpit pada arah rambatnya . Arah rambatan Aragh getar Panjang gelombang Renggangan Rapatan Contoh gelombang longitudinal : 1.gelombang bunyi 2. gelombang pada pegas 3. gelombang gempa Hubungan antara kecepatan rambat , Frekuensi dan panjang gelombang  1 V= karena f = V= cepat rambat gelombang ( m/s ) T T  = panjang gelombang ( m ) T = periode gelombang ( s ) Maka : v=.f 1 /8/10 18 Anwar Fis
  • 19. Contoh soal : 1. Sebuah penggaris plastik melakukan 40 kali getaran dalam waktu 1 menit, maka frekuensi penggaris tersebut adalah …. a. 0,67 Hz b. 1,50 Hz c. 40 Hz d. 60 Hz Pembahasan : Jumlah getaran Frekuensi = Waktu geteran 40 getaran f= 1 menit 40 getaran f= 60 sekon f = 0,67 Hz Jawab : a 2. Suatu gelombang transversal merambat dengan panjang gelombang 15 meter an frekuensinya 15 Hz. Jika gelombang tersebut merambat selama 5 detik , maka jarak perambatan gelombang tersebut adalah … a. 150 m b. 125 m c. 75 m d. 50 m Pembahasan : v=f. 15 v = 100 jadi s = v.t 100 v = 15 m/s s = 15 x 5 s = 75 m Jawab : cLatihan :1. Untuk mengukur kedalaman laut gelombang bunyi di tembakkan tegak lurus ke dalam laut . jika pantukan bunyi gema diterima setelah 2 sekon , sedang cepat rambat bunyi dalam air 1400 m/s, maka kedalaman lautnya adalah …. a. 1200 m b. 1400 m c.1800 m d. 20002. Tali sepanjang 1,5 meter digetarkan sekali hingga terbentuk 2 puncak dan 1 lembah dalam 1 detik . Cepat rambat gelombang tersebut adalah …. a. 0,5 m/s b. 1 m/s c. 1,5 m/s d. 3 m/s3. Suatu benda bergetar 360 kali tiap menit. Rekuensi getaran benda adalah …. Hz a. 0,6 b. 6 c. 60 d. 6004. Sebuah alat encatat getaran mencatat bahwa dalam 5 sekon seekor lebah dapat mengepakkan sayapnya 350 kali . Periode getaransayap lebah tersebut …. Sekon 1 1 a. b. c. 35 d. 70 35 70 1 /8/10 19 Anwar Fis
  • 20. BunyiBunyi merupakan hasil getaran suatu benda .Jenis – jenis bunyi :1. Infrasonik yaitu bunyi dengan frekuensi  20 Hz2. Audiosonik yaitu bunyi dengan frekuensi 20 – 20.000 Hz3. Supersonik yaitu bunyi dengan frekuensi  20.000 HzKuat lemahnya bunyi tergantung pada amplitudo ; makain besar amplitudo makin kerasbunyi yang dihasilkan . s V= Keterangan : v = cepat rambat bunyi ( m/s ) t s = jarak ( m ) t = waktu ( s )Catatan :1. Desah adalah , deru arau desing adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur2. Nada adalah bunyi yang dihasilkan oleh sebuah sumber bunyi yang mempunyai frekuensi teratur3. Resonansi adalah peristiwa turut bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain.Hukum pemantulan bunyi : 1. Bunyi , datang , garis normal dan bunyi pantul sebidang 2. Sudut datang sama denga sudut pantul .Jenis – jenis bunyi pantul : 1. Gaung ( kerdam ) Gaung adalah bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi asli.Gaung menyebabkan bunyi asli tidak kuat kedengaran. 2. Gema Gema adalah bunyi pantul yang terdengar sesudah bunyi asli. Cahaya.A. Pemantulan 1. Hukum pemantulan : a. Sinar datang , garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar b. Sudut sinar datang = sudut sinar pantul garis normsl sinar datang Sinar pantul Keterangan : i = sudut datang i r r = sudut pantul 2. Cermin Datar Cermin datar adalah cermin yang permukaan mengkilapnya datar. Sifat bayangan yang dibentuk cermin datar 1. ukuran ( besar dan tinggi ) bayangan sama dengan ukuran benda 2. jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin 3. bayangan bersifat maya , artinya bayangan berada dibelakang cermin. 1 /8/10 20 Anwar Fis
  • 21. PerbesaranPerbesaran adalah perbandingan antara tinggi bayangan dengan tinggi bendanya. Keterangan : M = Perbesaran bayangan h/ s/ M=  h = tinggi bayangan h s h = tinggi benda s = jarak bayangan s = jarak bendaJika sebuah benda diletakkan di depan dua buah cermin datar yang membentuk sudut akanterlihat lebih dari satu bayangan . Banyaknya bayangan dapat dicari dengan rumus : 360 N= 1 Keterangan : X N = banyaknya bayangan X = sudut antara dua cermin datar.2. Cermin Cekung Cermin cekung adalah cermin yang bidang permukaan pantulnya melengkungkedalam berbentuk cekung.Sinar-sinar istimewa pada cermin cekung.1. Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus. Gambar i2. Sinar datang melalui titik fokus (F) dipantulkan sejajar sumbu utama. Gambar ii3. Sinar datang melalui titik pusat kelengkungan cermin (P) dipantulkan melalui titik itu juga. Gambar iiiSifat bayangan cermin cekung.1. Apabila benda berada di titik fokus (F) maka tidak terjadi bayangan benda.2. Apabila benda berada di R3, maka bayangan benda beraa di R2, sifat bayangan nyata, terbalik dan dipekecil.3. Apabila benda berada di R2 maka bayangan benda di R3, sifat bayangan nyata, terbalik dan diperbesar.1 /8/10 21 Anwar Fis
  • 22. 4. Apabila benda berada di titik P bayangan benda berada di titik P sifat bayangan nyata terbalik dan sama besar.5. Apabila benda berada di titik R1 bayangan di R4 sifat bayangan maya, tegak dan diperbesar.Hubungan antara jarak benda (s), jarak bayangan (s’) dan jarak fokus. Keterangan : 1 1 1 f = Jarak Fokus = + s = Jarak Benda f s s s’ = Jarak bayanganPerbesaran bayangan : h sM= = h sKeterangan : M = Perbesaran bayangan h’ = Tinggi bayangan h = Tinggi benda s = Jarak benda s’ = Jarak bayangan3. Cermin cembung Cermin cembung adalah cermin lengkung yang permukaan pantulnya cembung. Sinar istimewa cermin cembung :  Sinar datang sejajar sumbu utama cermin dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus.  Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama.  Sinar datang menuju titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan seolah-olah berasal dari titik pusat kelengkungan tersebut. Hubungan antara jarak benda, jarak bayangan dan jarak fokus sebagai berikut : Keterangan : 1 1 1 f = Jarak focus = + f s s s = Jarak benda s’ = Jarak bayangan Perbesaran bayangan : h s M= = h s1 /8/10 22 Anwar Fis
  • 23. Keterangan : M = Perbesaran bayangan h’ = Tinggi bayangan h = Tinggi benda s = Jarak benda s’ = Jarak bayangan Pembiasan peristiwa perubahan atau pembelokan arah rambatan cahaya. Bunyi hukum snellius : 1. Sinar datang, garis normal dan sinar bias terletak pada satu bidang datar. 2. Perbandingan antara proyeksi sinar datang dengan sinar bias antara medium yang berbeda merupakan suatu bilangan tetap yang disebut indeks bias relatif.LENSALensa adalah benda bening yang dibatasi oleh dua bidang lengkung atau sebuah permukaanlengkung dan sebuah permukaan datar.Lensa yang bagian tengahnya lebih tebal dari pada bagian tepinya disebut lensa cembung.Lensa yang bagian tengahnya lebih tipis dari pada bagian tepinya disebut lensa cekung.Lensa cembung ( Lensa konveks ) Sinar istimewa pada lensa cembung:  Berkas sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan menuju titik fokus (F).  Berkas sinar datang melalui titik fokus (F) dibiaskan sejajar sumbu utama. Gambar ii  Berkas sinar datang malaui titik pusat optic tidak dibiaskan melainkan diteruskan Gambar iii1. Lensa Cekung ( Lensa Konkaf ) Sinar istimewa pada lensa cekung :  Berkas sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan seolah-olah berasal dari titik fokus. Gambar i1 /8/10 23 Anwar Fis
  • 24.  Berkas sinar datang yang menuju titik fokus di belakang lensa dibiaskan sejajar sumbu utama. Gambar ii  Berkas sinar datang yang melalui titik pusat optik (O) tidak dibiaskan tetapi diteruskan. Gambar iii Kekuatan lensa dapat dihitung dengan rumus : 1 P= f P = Kekuatan lensa satuan dioptri f = jarak fokus ke lensa satuan meterIndeks bias dapat dihitung dengan rumus : c n= cnn = Indeks biasc = Cepat rambat cahaya di ruang hampacn = Cepat rambat cahaya di ruang mediumALAT OPTIK1. Mata Cacat mata a. Mata miop (rabun jauh) Gambar Mata miop ditolong dengan lensa cekung (negative) Kekuatan lensa yang dipakai : 100 P=- PR PR = Titik jauh mata1 /8/10 24 Anwar Fis
  • 25. b. Mata hipermetropi (rabun dekat) Gambar Mata hipermetropi ditolong dengan menggunakan lensa cembung (lensa positif). Kekuatan lensa yang dipakai : 100 P=4- PP PP = Titik dekat mata c. Mata presbiopi (mata tua) Cacat mata presbiopi dapat ditolong dengan menggunakan kaca mata rangkap.Contoh Soal :1. Sebuah benda berada 40 cm di depan cermin cekung yang jari-jari kelengkungannya 40 cm. perbesaran bayangan yang dihasilkan adalah … a. 1 kali b. 1,5 kali c. 2 kali d. 2,5 kali Pembahasan : s = 40 cm f = 20 cm R = 40 cm 1 1 1 = - s 20 40 1 2 1 1 = = s 40 40 S’ = 40 cm jadi M = s’ 1 1 1 /   s 20 40 1 2 1 1   s/ s/ 40 40 / s = 40 cm jadi M = s 40 M= 40 M = 1 kali Jawab : aLatihan : 1. Sebuah lensa positif mempunyai fokous lensa 0,2 meter. Jika tinggi enda 1 cm berada didepan lensa sejauh 40 cm maka tinggi bayangan bendanya adalah …. a. 0,5 m b. 1 m c. 1,5 m d. 2 m 2. Sebuah benda diletakkan pada jarak 6 cm didepan cermin cekung dan bayangan yang dibentuk 30 cm . Maka jarak fokusnya adalah …. a. 0,2 cm b. 5 cm c. 24 cm d. 36 cm 3. Sebuah lensa cembung titik apinya 10 cm . jika jarak benda ke lensa 20 cm, maka perbesarannya adalah ….1 /8/10 25 Anwar Fis
  • 26. a. 0,5 kali b. 1 kali c. 1,5 kali d. 2 kali 4. Sebuah lensa cembung perbesaranya 4 kali , jika titik api lensa 40 cm, maka jarak benda ke lensa adalah …. a. 20 cm b. 30 cm c. 40 cm d. 50 cm 5. Saat mata berakomodasi maksimum, benda dalam jarak terdekat sekalipun masih dapat dilihat jelas , jarak benda itu disbut …. a. titik jauh c. punctum remotum b. titik normal d. punctum proximumListrik statisMuatan listrik terdiri atas; muatan positif ( proton ) , muatan negative ( elektron ) danmuatan netral ( Neutron )Sifat muatan listrik : 1. muatan sejenis tolak menolak 2. muatan berbeda tarik menarik 3. muatan dapat berpindah dari satu benda ke benda lain karena adanya sifat induksi muatan listrikRumus Hukum Coulomb : q1. q 2 F= k Ket : F = gaya tarik menarik satauan Coulomb ( C ) r2 K = tetapan = 9 x 109 N m2. C-2 q1, q2 = muatan listrik satuan Coulomb ( C ) r = jarak dua muatan satuan meter ( m ) F + f + F F f F - +Listrik dinamis 1. Kuat arus listrik ( I ) Kuat arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang mengalir dari sumber listrik setiap sekon . Q Keterangan : I = kuat arus listri satuan Ampere ( A ) I= Q = muatan listrik satuan Coulomb ( C ) t t = waktu satuan sekon ( s ) 2. Beda potensial ( tegangan ) W Keterangan : V = tegangan listrik satuan volt ( v ) V= Q = muatan listrik satuan Coulomb ( C ) Q W = energi listrik satuan Joule ( J ) Hukum Ohm1 /8/10 26 Anwar Fis
  • 27. Hukum Ohm.Hukum Ohm dirumuskan : V V=IxR atau I = R Ket : V = tegangan listrik satuan Volt ( V ) I = arus listrik satuan Ampere ( A ) R = hamabatan listrik satuan ohm (  )Penerapan Hukum Ohm E I= R Rr i V = E – I .r E r Keterangan : E = Gaya gerak Listrik ( GGL ) satauan Volt ( V ) r = hambatan dalam satuan ohm ( ) R = habatan luar satuan ohm ( ) V = tegangan jepit satuan volt ( V )Hambatan Listrik .Faktor – faktor yang mempengaruhi nilai hambatan suatu kawat listrik adalah …. a. panjang kawat ( l ) b. luas penampang kawat ( A ) c. jenis kawat (  )Dirumuskan : l R= ARangkaian hambatan listrik .Rangakaian hambatan listrik terdiri atas :1. Rangkaian seri ( deret ) R1 R2 R3Dirumuskan : Rs = R1 + R2 + R31 /8/10 27 Anwar Fis
  • 28. 2. Rangkaian Paralel ( jajar ) Dirumuskan : 1 1 1 1 R1    Rp R1 R2 R3 R2 R33. Rangakaian campuran ( seri + paralel )Contoh soal : 1. Hambatan sebuah alat listrik 200  dan diberi arus 2 A . Besar tengan listrik alat tersebut adalah …. a. 110 V b. 220 V c.320 V d. 400 V Pembahasan : R = 200  I= 2A. V=IxR V = 2 A x 200  V = 400 V Jawab : d 2. Tiga buah tahan listrik masing – masing 3  dan 2  dan 4  dihubungkan secara paralel. Maka besar tahanan penggantinya adalah …. a. 1,08  b. 9  c. 15  d. 20  Pembahasan : R1 = 3  R2 = 2  R3 = 4  1 1 1 1 = +  Rp 3 2 4 1 4 6 3 =   Rp 12 12 12 13 Rp = 12 Rp = 1,08  jawab : a1 /8/10 28 Anwar Fis
  • 29. Latihan : 1. Sebuah kawat dialiri arus listrik sebesar 75 A . Jiak proses ini berlangsung selama 10 menit . Elektron yang mengalir sebanyak …. elektron a. 2,8 x 1015 b. 2,8 x 1016 c. 2,6 x 1017 d. 2,8 x 1018 2. Perhatikan gambar : 2 3 2 6V i r=0 kuat arus yang melalui rangkaian adalah …. a. 0,5 A b. 1 A c. 1,5 A d. 2 A 3. Jika kita memperpanjang kawat penghantar , kuat arus listriknya menjadi turun , hal ini disebabkan oleh …. a. hambatan penghantar menjadi kecil b. perpanjangan kawat penghantar akan menurunkan tegangan c. hambatan penghantar menjadi besar d. perpanjangan kawat penghantar akan menaikkan tegangan 4. Dua uah muatan listrik sejenis yang mula – mula berjarak 10 cm saling tolak menolak dengan gaya sebesar F Newton. Bila jarak keduanya dijadikan 2 cm, maka gaya tolak menlaknya akan menjadi …. a. 5 F b. 10 F c. 20 F d. 25 F 5. Sebuah atom dikatakan netral apabila …. a. jumlah proton sama dengan jumlah neutron b. jumlah proton sama dengan jumlah elektron c. jumlah elektron tidak sama dengan jumlah neutron d. jumlah elktron sama dengan jumlah proton dan neutron 6. Plastik yang digosok dengan kain wol menjadi bermuatan negative karena…. a. sebagian elektron dari wol pindah ke plastik b. sebagian proton dari wol pindah ke plastik c. sebagian proton dari plastik pindah ke kain wol d. sebagian elektron plastic lebih besar dari pada elektron kainwolHukum I Kirchoff I1 + I2 = I I1  I masuk =  I keluar I I21 /8/10 29 Anwar Fis
  • 30. Contoh :1. Perhatikan gambar I1 =4A I2 = … 6A Besar arus listrik pada I2 adalah …. A a. 1 A b. 1,5 A c. 2 A d. 2,5 A Pembahasan : I = I1 + I2 6 A = 4 A + I1 I1 = 6 A - 4 A I1 = 2 A Jawab : cLatihan :1. I1 = 4 A I3 =5 A I2 = … I4 = 2 ABesar arus listrik pada I2 dalah ….a. 1 A b,. 2 A c. 3 A d. 4 AEnergi dan Daya Listrik1. Enegi listrik ( W ) W = V.I . t Karena V = I . R Maka : V2 W = I2 . R . t atau W= .t R Satuan Energi Listrik Joule2. Daya Listrik ( P ) W P = V.I P= t V2 P= R P = I² .RAtuan daya listrik =Watt1 Kilao watt (Kw ) = 1.000 Watt1 /8/10 30 Anwar Fis
  • 31. Contoh soal :1. Hambatan sebuah alat listrik 200  dan diberi arus 2 A . jika alat tersebut digunakan selama 5 menit ,maka besar energi listiknya adalah …. a. 2 kj b. 20 kj c. 60 kj d. 240 kj Jawab : W = V.I.t V = 200  x 2 A = 400 V T = 5 x 60s = 300 s W = 400 x 2 x 300 W = 240.000 j = 240 kj Jawaban : d2. Elemen pemanas 100 W , 200 volt mempunyai hambatan sebesar …. a. 50  b. 100  c. 200  d. 400  Pembahasan : P=VxI P I= V 100 I= 200 I = 0,5 A Maka P = 200 v x 0,5 A P = 400 WattLatihan soal :1. Solder listrik dilalui arus 10 A selama 15 menit . Jika tegangan listrik yang digunakan 220 V, besar energi kalor yang ditimbulkan adalah …. a. 1.980.000 joule b. 250.000 joule c. 198.000 Joule d. 19.8 joule2. Dalam sebuah rumah terdapat : 4 buah lampu masing – masing 20 W , 2 buah lampu masing – masing 60 W dan sebuah TV 60 W . Setiap hari dinyalakan selam 4 jam . Berapakah biaya yang harus dibayarkan selama 1 bulan ( 30 hari ) jika 1 KWh = Rp. 75,- a. Rp. 23.840,- b. Rp. 2.480,- c. Rp. 4.280,- d. Rp. 2.340,-MagnetSifat magnet :1. kutub tak sejenis saling tarik menarik2. kutub sejenis saling tolak menolak3. Bagian kutub magnet paling kuat kemagnetannya4. Arah gaya pada kutub utara magnet mengarah keluar , sedangkan pada kutub selatan mengarah kedalamCara membuat magnet : 1. menggosok bahan ferro magnetik dengan magnet 2. melilitkan arus searah pada bahan ferromagnetik 3. induksi bahan ferromagnetik menggunakan magnet lainInduksi elektromagnetik Kumparan U S B Galvanometer1 /8/10 31 Anwar Fis
  • 32. TransformatorTransformator ada dua yaitu 1. Transformator Step Up Vs Vp maka Np  Ns Keterangan : Vs = tegangan sekunder ( V ) Vp = tegangan primer ( V ) Np = lilitan primer2. Transformator Step Down Ns = lilitan sekundar Ip = arus listrik Primer ( A ) Is = arus listrik sekunder ( A ) Vs  Vp maka Np  NsUntuk menentukan besar masing – masing lilitan dan tegangan digunakan rumus : Np Vp  N s VsUntuk Trafo ideal : Pp = Ps Sehingga : Vp . Ip = Vs . IsUntuk efesiensi transformator : Ps = x 100 %  = dibaca Eta = efesiensi trafo PpContoh soal : 1. Sebuah transformator penaik tegangan mempunyai tegangan primer 220 V dan tegangan sekundernya 450 V . Bila kumparan primernya mempunyai 2000 lilitan maka jumlah lilitan sekundernya adalah …. a. 4091 lilitan b. 5091 lilitan c. 6091 lilitan d. 7091 lilitan Pembahasan : Vp n p  220 2000  Vs ns 450 ns 450x 2000 ns = 220 ns =4091 lilitan jawab : aLatihan : 1. Sebuah transformator mempunyai 200 lilitan primer dan 600 lilitan sekunder . Jika dipasang pada tegangan primer 110 V maka besar tegangan sekundernya adalah …. a. 33 V c. 300 V c. 330 V d. 660 V2. Arus induksi yang timbul dalam kumparan makin besar bila …. a. kuat medan magnetik makin besar b. gerak magnet makin cepat c. dalam kumparan diempatkan inti besi lunak d. magnet alam kumparan diam1 /8/10 32 Anwar Fis
  • 33. 3. Jika kumparan dan magnet digerkkan bersama – sama dengan arah dan kecepatan yang sama maka …. a. timbul arus listrik bolak –balik b. timbul arus listrik induksi c. timbul arus listrik searah d. tidak timbul arus listrik induksiTata SuryaTata surya adalah susunan benda – benda langit yang mengelilingi matahari.Yang termasuk benda – benda angit adalah : 1. Planet 2. Asteroid 3. KometPlanetPlanet – planet yang mengelilingi matahari : 1. Merkurius 2. Venus 3. Bumi 4. Mars 5. Yupiter 6. Saturnus 7. Uranus 8. Neptunus 9. PlutoMerkurius dan Venus adalah planet dalam .Planet luar yaitu planet yang letaknya disebelahluar bumi , yaitu : Mars , Yupiter,Saturnus, Uranus , Neptunus dan Pluto1 /8/10 33 Anwar Fis
  • 34. Hukum Keppler. 1. Lintasan planet berbentuk ellips dengan matahari sebagai salah satu pusatnya. Titik terjauh dari matahari = Aphelium Titik terdekat dari matahari = Perihelium 2. Garis penghubung antara planet dan matahari selama revolusi planet itu mempunyai luas yang sama dalam waktu yang sama 3. Pangkat dua Priode planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata – ratanya ke matahari. Rotasi bumi adalah peredaran bumi pada porosnya .Kala rotasi bumi = 24 jamPengaruh Rotasi bumi adalah1. Peredaran semu harian benda langit2. Terjadinya pergantian siang dan malam3. Perbedaan waktu4. Perubahan arah angin5. Pengembungan bumi di khatulistiwa dan pemepatan di kutb – kutubnyaRevolusi bumi adalah Peredaran bumi mengelilingi matahari. Kala revolusi bumi = 365hariPengaruh revolusi bumi :1.Pergantian musim2. Perbedaan lama siang dan malam3. Peredaran semu tahunan matahari4. Tarikh matahariGerhana bulan tejadi apabila matahari – bulan – bumi terletak pada satu garis lurus.Jadigehana itu disebabkan oleh bayangan bumi dan bulan yang besar sekali.Gerhana bulan terjadi apabila matahari – bumi – bulan terletak pada satu garis lurus.Jadigerhana bulan terjadi apabila bumi terletak diantara bulan dan matahari, karena pada saatitulah bulan menilang bayangan bulan .1 /8/10 34 Anwar Fis
  • 35. ANWAR ISMUS KHUSUS KALANGAN SENDIRI SMP NEGERI 2 TAYAN HULU1 /8/10 35 Anwar Fis
  • 36. 1 /8/10 36 Anwar Fis