• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Membuat Pompa Hidram
 

Membuat Pompa Hidram

on

  • 39,982 views

Petunjuk Teknis membuat pompa hidram sendiri oleh Ali Wafa alee_masochist@ yahoo.com

Petunjuk Teknis membuat pompa hidram sendiri oleh Ali Wafa alee_masochist@ yahoo.com

Statistics

Views

Total Views
39,982
Views on SlideShare
39,149
Embed Views
833

Actions

Likes
6
Downloads
1,151
Comments
3

4 Embeds 833

http://www.khatulistiwa.info 830
http://www.facebook.com 1
http://www.docseek.net 1
https://www.google.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

13 of 3 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Membuat Pompa Hidram Membuat Pompa Hidram Document Transcript

    • I. PENDAHULUANA. Latar Belakang Air merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupanmakhluk hidup. Selain untuk pengembangan fisologis makhluk hidup, air juga menjadi input bagiberagam upaya atau kegiatan makhluk hidup dalam rangka dan/atau menghasilkan sesuatuuntuk kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, air harus tersedia kapanpun dan dimanapundalam jumlah, waktu, dan mutu yang memadai. Dengan jumlah air yang tersedia relatif tetap,sementara kebutuhan air semakin meningkat, maka air dari sisi ketersedian dan permintaannyaperlu dikelola dan diatur sedemikian rupa, sehingga air dapat disimpan jika berlebihan danselanjutnya dimanfaatkan dan didistribusikan jika diperlukan. Munculnya permasalahan yang menyangkut air yang disebabkan oleh peningkatanberagam kebutuhan dan kepentingan kehidupan makhluk hidup, pada gilirannya berdampakterhadap terganggunya kondisi permintaan dan penyediaan air. Peningkatan jumlah pendudukyang harus diimbangi oleh peningkatan kebutuhan permukiman dan pangan (pertanian),pembangunan industri serta sarana dan prasarana sosial ekonomi lainnya menyebabkanpermintaan akan air semakin tinggi. Untuk memenuhi permintaan tersebut, beragam teknologipemanfaatan air telah banyak dikembangkan sehingga kebutuhan air dapat terpenuhi dalamjumlah yang memadai. Sektor pertanian dan konsumsi masyarakat membutuhkan air dalam jumlah besar, baikyang berasal dari sumber air permukaan maupun air tanah, memanfaatkan beragam teknologiyang mampu mengangkat dan mengalirkan air dari sumbernya ke lahan-lahan pertanian sertahunian penduduk. Penggunaan pompa air yang digerakkan dengan tenaga listrik menjadi pilihanutama saat ini. Namun jika dilihat dari sisi pembiayaan, baik dalam tahap pengembanganmaupun pengelolaan, teknologi irigasi tersebut memunculkan persoalan di tingkat lapangan,khususnya bagi petani, yaitu ketidakmampuan petani dalam mengoperasionalkan danmemelihara sarana dan prasarana irigasi yang dimiliki. Akibatnya, banyak sarana dan prasaranayang dibangun menjadi rusak yang secara langsung berdampak pada penurunan tingkatproduktivitas petani  1
    • Oleh karena itu, perlu dicari dan dikembangkan suatu model teknologi irigasi yangmemadai, menggunakan teknologi tepat guna, efisien, dan ekonomis sehingga dalampengelolaannya tidak tergantung pada tenaga listrik atau bahan bakar lainnya, sebuah teknologiyang membutuhkan biaya operasional yang murah dan tidak membebani petani dalammelakukan kegiatan usaha taninya. Salah satu teknologi irigasi yang mulai dikembangkan adalahpompa hydraulic ram atau lazim disebut pompa hidram. Meskipun pada pengembangannya membutuhkan investasi yang tidak sedikit, setidaknyauntuk ukuran petani, namun dengan sistem swadaya masih relatif terjangkau dan denganperhitungan dan penentuan disain yang akurat, operasioanal dan pemeliharan yang tepat, makakeuntungan dan keberlanjutan usaha tani dapat dicapai serta kebutuhan air konsumsi dapatterpenuhi.B. Tujuan dan Sasaran 1. Tujuan - Meningkatkan ketersediaan air irigasi dan konsumsi dalam jumlah, waktu, dan sebaran yang memadai. - Mengembangkan pengelolaan dan penyediaan air irigasi dan konsumsi yang ekonomis, efisien, dan efektif melalui pemanfaatan teknologi pompa hidram pada daerah yang memiliki sumber air permukaan. - Memperkenalkan dan menyebarluaskan penggunaan pompa hidram sebagai teknologi tepat guna yang efektif, efisien, dan ekonomis guna pemenuhan kebutuhan akan air. 2. Sasaran - Pengadaan pompa hidram sebanyak 2 (dua) unit untuk pemenuhan kebutuhan air untuk irigasi dan konsumsi di desa Daleman, kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan. - Mengupayakan ketersediaan air untuk konsumsi dan irigasi dalam jumlah, waktu, dan sebaran yang memadai.  2
    • - Meningkatnya pengetahuan, kemampuan, dan wawasan petani dalam pemanfaatan teknologi tepat guna khususnya pompa hidram.C. Istilah dan Definisi Beberapa istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis ini mempunyai pengertian sebagaiberikut: 1. Pompa Hidram adalah suatu alat yang digunakan untuk memompa dengan cara menaikkan air dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi dengan hasil guna tinggi dimana mampu mengalirkan air terus menerus. 2. Perinsip / cara kerja pompa hidram: bekerja dengan system pemanfaatan tekanan dinamik atau gaya potensial yang timbul karena adanya aliran air dari sumber ke pompa. Ketika aliran fluida dihentikan tiba-tiba maka perubahan momentum masa fluida tersebut akan meningkatkan tekanan secara tiba-tiba. Peningkatan tekanan ini digunakan untuk mengangkat sebagian fluida yang lain ke tempat yang lebih tinggi. 3. Air permukaan adalah air yang berasal dari sumber air permukan seperti sungai, danau, waduk, dan lain-lain. 4. Bendung: Bangunan air yang berfungsi menaikkan muka air untuk kebutuhan irigasi. 5. Tandon: bangunan air yang berfungsi untuk menampung/menyimpan air sebelum didistribusikan sebagaimana peruntukannya.  3
    • II. PELAKSANAANA. Lokasi A. Lokasi Pengadaan Pompa Hidram Lokasi pengadaan pompa hidram berada di desa Daleman, kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan. +/- 45KM dari kota Bangkalan arah timur. B. Persyaratan Lokasi - Mata pencarian utama masyarakat sekitar lokasi pengadaan adalah bercocok tanam yang mengandalkan ketersediaan air. Selama ini penduduk setempat masih mengandalkan air hujan. - Disekitar lokasi terdapat sumber air permukaan seperti sungai dengan debit dan kualitas air yang memadai, terutama pada musim kemarau. Debit air minimal adalah 7 lt/mnt. - Lokasi merupakan lahan milik petani dan sekaligus penggarap. - Penentuan lokasi (pompa hidram dan pembangunan tandon) berdasarkan kesepakatan masyarakat sekitar lokasi dan tidak menuntut ganti rugi atas pemanfaatan lahan yang digunakan untuk lokasi kegiatan. Gambar 1 Gambar 1: Sumber air yang telah dibendung, sumber ini menurut informasi penduduk setempat tidak pernah kering. Dari sumber inilah penduduk memenuhi kebutuhan akan air.  4
    • Gambar 2 Gambar 3 Gambar 2: Sumber air terdapat di lembah bukit, dari sumber air ini penduduk dapat memenuhi kebutuhan akan air, khususnya untuk konsumsi. Gambar 3: Sebagian penduduk dari desa sekitar, terutama yang secara garis kontur lebih rendah dari sumber air, juga menggantungkan kebutuhan akan air pada sumber air ini dengan cara memasang pipa PVC dari sumber air hingga ke penampungan. Gambar 4 Gambar 4: Lokasi penempatan pompa hidram, dengan melakukan pembendungan, arus dan debit air masih dapat ditingkatkan.  5
    • Gambar 5 Gambar 5: Pemandangan lokasi dari titik penempatan pompa hidram. Gambar 6 Gambar 7 Gambar 6: Lokasi penempatan pompa, view atas. Gambar 7: Team survey  6
    • B. Survey Lokasi dan Data Lapangan Survey lokasi dilakukan pada hari minggu, 31 Desember 2009 oleh: Ali Wafa, Khosiri, Abd.Rahman, dan dipandu oleh dua orang warga setempat. Dari hasil survey pendahuluan didapatdata, sbb:- Secara geografis lokasi berada di puncak bukit kapur dengan Ketinggian +/- 300 Mdpl. Dengan kontur landai.- Mata pencarian masyarakat sekitar lokasi bercocok tanam.- Terdapat sumber air permukaan yang tidak pernah kering bahkan dimusim kemarau sekalipun.- Debit air air rata-rata 7 ltr/menit dan dapat ditingkatkan dengan pembendungan.- Sudut kemiringan antara lokasi penempatan pompa dengan penempatan tondon +/- 40-500 dengan jarak +/- 500 meter.C. Bahan-bahan dan Cara Pembuatan Pompa Hidram 1. Bahan-bahan 1. a. Pipa Besi diameter Ø 3 inchi, b. Pipa besi diameter Ø 4 inchi 2. Knee Ø 3 inchi - 1 buah 3. Plat sambungan Pipa ukuran Ø 3 inchi sebanyak 6 buah 4. Plat besi 5. Karet Pelapis sambungan 6. Karet Luar ban mobil bekas secukupnya 7. Baut penyambung pipa 24 buah 8. Baut untuk tuas klep hidraulik panjang 1 buah  7
    • Gambar 8 Gambar 8: Bahan-bahan yang harus disediakan 2. Langkah Demi Langkah Pembuatan Pompa Hidram Membuat Tabung Pompa Gambar 9  8
    • Gambar 10Gambar 9-10: Tabung pompa hidram Jika harus membuat sendiri tabung pompa hidram, bisa menggunakan tabung dengan Ø4 inchi atau lebih, biasanya menggunakan 1 ukuran lebih dari ukuran pompa utama (badanpompa), memang akhirnya bentuknya bisa lebih panjang, jika memiliki tabung elpiji bekas atautabung lain yang mempunyai ukuran lebih besar bisa juga dipergunakan. Membuat Badan Pompa Gambar 11  9
    • Gambar 12 Gambar 13 Gambar 14 Gambar 11-14: Proses pembuatan badan pompa  10
    • Membuat Tabung Limbah Pompa Gambar 15 Gambar 16 Gambar 17  11
    • Gambar 18 Gambar 15-18: Proses pembuatan tabung limbah pompa hidram Membuat Katup Tabung Pompa 1. Buatlah lempengan logam berbentuk lingkaran sesuai dengan ukuran lingkar tabung, pada bagian tengahnya diberi beberapa lobang kecil tidak beraturan. (lihat gambar 19). Gambar 19 Gambar 19 Gambar 19: Bahan plat untuk membuat katup pompa hidram 2. Lempengan tersebut akan dipasang diantara sambungan pipa dan tabung (lihat gambar 20).  12
    • 3. Buatlah karet katup dari bahan tipis ban dalam, jika dirasa terlalu lemas bisa dirangkap menjadi dua bagian atau cari bahan yang sedikit keras tapi tidak terlalu tebal. 4. katup yang sudah dibuat dari karet ban bekas, selanjutnya dijepit dengan baut dan mur (di bagian lobang dengan warna merah). (lihat gambar 21) Gambar 20 Gambar 21 Gambar 20-21: Katup tabung pompa hidram. Membuat Katup Limbah dan Tuas Pompa  13
    • Pada prinsipnya cara kerja katup limbah sama dengan katup tabung pompa, hanya sajatabung limbah membutuhkan tuas panjang untuk menutup lubang buangan (gambar 22). Darikatup tabung limbah inilah komponen yang sering mengalami pergantian. Tuas hidram yangselalu bergerak naik turun dan mengeluarkan limpahan air, menyebabkan tabrakan antara karetdengan dinding buangan sehingga menyebabkan keausan. Pada umumnya karet katup perludiganti setiap 3 bulan. Gambar 22 Gambar 24 Gambar 23 Gambar 23-24: Katup tabung limbah dan tuas pompa hidram.  14
    • Detail Tuas Katup skala none karet klep double ring/plat pengunci pipa Ø 1" baut baut duble+ring Pot. Tuas Katup Limbah skala 1 : 10 pipa Ø 1/2" 25 basi penyangga baut sambungan pipa pipa Ø 4" baut sambungan pipa Ø 1" karet klep Gambar 25 Gambar 25: Skema Katup Limbah dan Tuasnya Karet Katup, pada nomor 3 gambar 23, adalah terbuat dari ban luar, menggunakanban bekas mobil atau motor. Prinsipnya adalah diameter lingkaran ban bekas tersebut dapatmenutup dinding buangan, sehingga dapat memperlancar arus air menuju tabung. Mur penjepitatas-bawah dipergunakan dengan maksud untuk menghambat pergerakan karet katup. Untuktangkai katup, karena yang dibutuhkan bagian bawahnya memiliki ulir untuk mur, tinggal beli ditoko bangunan baut panjang sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Tips ringan untuk menentukan jarak antara tabung pompa dengan tabung limbah(besi segitiga dan tuas) adalah diambil dengan ukuran sedekatnya, jarak terlalu jauh antarakeduanya mungkin akan berpengaruh terhadap kekuatan tekanan pompa, terlihat dalam photokeduanya berjarak dan posisi seimbang (rata)  15
    • Gambar 26 Gambar 26 Jarak antara tabung pompa dengan tabung limbah (tuas segi tiga) usahakan sedekat mungkin dan rata-rata air Membuat Dudukan Pompa Hidram Dudukan pompa bisa dipilih dari besi siku atau kalau ada besi baja WF. Gambar 27 Gambar 27: Dudukan pompa dipilih dari besi siku  16
    • Pipa Keluaran Gambar 28 Gambar 28: Pipa keluaran untuk sisambungkan denga pipa PVC atau selang. Gambar Utuh Pompa Hidram Gambar 29  17
    • Gambar 30 Gambar 29-30: Bentuk utuh pompa hidram.  18
    • D. Tahapan Konstruksi/Pembangunan Pompa Hidram Secara Umum 1. Pembuatan bendung 2. Pembuatan dudukan pompa hidram di lokasi 3. Pemasangan pipa pemasukan 4. Pemasangan pipa pengeluaran 5. Pembangunan penampungan (tandon air) dan jaringan distribusi untuk konsumsi dan irigasiE. Pembiayaan Untuk sementara proyek ini adalah proyek sosial dimana seluruh biaya yang dibutuhkanbergantung pada donatur dan swadaya penduduk setempat.  19
    • III. PENUTUP Pompa hidram, dengan kesederhanaan teknologi, kemudahan perawatan, danrendahnya biaya pengadaan dan perawatan sudah semestinya menjadi pertimbangan bagipemerintah untuk mengembangkan dan mengadakan sosialisasi sekaligus pelatihan kepadamasyarakat khususnya petani yang berada di pegunungan yang kesulitan memenuhi kebutuhanakan air, baik untuk konsumsi dan irigasi. Diharapkan setelah adanya pompa hidram ini akan membawa perubahan yang signifikankepada masyarakat setempat untuk menuju kearah yang lebih baik. Dan partisipasi masyarakatuntuk menjaga dan merawat keberadaan pompa hidram ini sangat dibutuhkan agar manfaat yangdirasakan dapat diwariskan kepapada generasi berikutnya. Akhirnya, semoga sumbangsih yang tidak seberapa ini membawa manfaat bagimasyarakat, khususnya petani. Dan ucapan terimakasih kepada: (1) mas Jusron Faizal dansitusnya http://faizal.web.id yang memberikan semua informasi yang dibutuhkan tentang pompahidram. Isi dari petunjuk teknis pembuatan pompa hidram ini sepenuhnya ditulis ulangberdasarkan petunjuk Jusron Faisal yang dapat diunduh melalui situsnya, dengan sedikit koreksiredaksional dari penulis. (2) Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air Dept. Pertanian RI. (3)http://groups.yahoo.com/group/pompahidram untuk sharing dan saling berinteraksi mengenaisemua yang berkenaan dengan pompa hidram. (4) Khosiri atas inspirasi dan idenya tentangpompa hidram, Jalil dan Abd Rahman yang setia menjadi pemandu selama survey pendahuluan. Melalui segenap ikhtiar dengan usaha yang terbaik yang bisa kita lakukan, hanya kepadaAllah pemilik semesta alam kita bergantung.  20