Your SlideShare is downloading. ×
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Resume tik khamdiyah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Resume tik khamdiyah

1,391

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,391
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. A. Sejarah Perkembangan TIK dalam Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggrisdikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalahpayung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untukmemproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaituteknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segalahal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi,dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segalasesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses danmentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologiinformasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidakterpisahkan. Dengan kata lain, Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandungpengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan,manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media untuk menghasilkaninformasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu,yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan danmerupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titikjenuhnya. Sejarah pemanfaatan TIK dalam pendidikan, khususnya dalampembelajaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan perangkat keras TIK,khususnya komputer. Teemu Leinonen (2005) dalam Nurdin (2007) membagiperkembangan tersebut kedalam 5 fase sebagaimana gambar berikut:Resume TIK Khamdiyah 1
  • 2. Fase pertama berlangsung pada akhir 1970an hingga awal 1980anmerupakan fase programming, drill and practice ditandai dengan penggunaanperangkat lunak komputer yang menyajikan latihan praktis dan singkat, khususnyauntuk mata pelajaran matematika dan bahasa. Latihan ini hanya dapatmenstimulasi memori jangka pendek. Fase kedua berlangsung pada akhir 1980an hingga awal 1990anmerupakan fase computer based training (CBT) with multimedia (latihan berbasiskomputer dengan multimedia). Fase ini adalah era keemasan CD-ROM dankomputer multimedia. Penggunaan CD-ROM dan komputer multimedia inidiharapkan memberikan dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, karenakemampuannya menyajikan kombinasi teks, gambar, animasi, dan video. Konseppedagogis yang mendasari kombinasi kemampuan ini adalah bahwa manusiamemiliki perbedaan. Sebagian bisa belajar dengan baik apabila mempergunakanindra penglihatan, seperti menonton film. Fase ketiga berlangsung pada awal 1990an adalah fase Internet basedtraining (IBT) atau latihan berbasis internet dimana internet digunakan sebagaimedia pembelajaran. Saat itu masih terbatas pada penyajian teks dan gambar.Penggunaan animasi, video dan audio masih sebatas ujicoba, sehingga dirasakanpemanfaatannya belum maksimal untuk dapat memfasilitasi pembelajaran. Fase keempat berlangsung pada akhir 1990an hingga awal 2000an adalahfase e-learning yang merupakan fase kematangan pembelajaran berbasis internet.Sejak itu situs web yang menawarkan e-learning semakin bertambah, baik berupatawaran kursus dalam bentuk e-learning maupun paket LMS (learningmanagement system). Saat ini sudah cukup banyak paket seperti itu ditawarkansecara gratis dalam bentuk open source. Konsep pedagogik yang mendasariadalah bahwa pembelajaran membutuhkan interaksi sosial antara siswa dengansiswa maupun antara siswa dengan guru. Dengan perangkat lunak LMS, siswadapat bertanya kepada temannya atau kepada guru apabila dia tidak memahamimateri yang telah dibacanya.Resume TIK Khamdiyah 2
  • 3. Fase kelima berlangsung pada akhir 2000 adalah fase social software +free and open content. Fase ini ditandai dengan banyak bermunculannyaperangkat lunak pembelajaran dan konten pembelajaran gratis yang mudahdiakses baik oleh guru maupun siswa, yang selanjutnya dapat diedit dandimanipulasi sesuai dengan kebutuhan. Konsep pedagogik yang mendasari faseini adalah teori kontstruktivis sosial. Dalam konteks ini, pembelajaran melaluikomputer terjadi tidak hanya menerima materi dari internet saja misalnya, tapidimungkinkan dengan membagi gagasan dan pendapat. Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk artiyang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionarymendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics(telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science ofdata transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringantelekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidangkehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Sejalan denganitu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermaknaelectronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikanmerupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikanyang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untukmengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaranmasyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalahtidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumberatau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannyamengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dangambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yangtidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikaninformasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman),Resume TIK Khamdiyah 3
  • 4. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baiksecara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasisInternet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengankeunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satutempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankandengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada dimana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain itu, beberapapeluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkansejalan dengan kemajuan TIK saat ini. Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tiniomenyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan,formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer untukpengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi. Untuk pembelajaran yangsebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebutsebagai online learning. Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paperSEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa elektronik. Meskiberagam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalahpembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai saranapenyajian dan distribusi informasi. Pada umumnya disepakati bahwa e-learningmencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk palingsederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materipembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajaryang disediakan oleh narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Biladiperlukan dapat pula disediakan mailing list khusus untuk situs pembelajarantersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning yang lengkapdisediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelolapembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalanberbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersediaResume TIK Khamdiyah 4
  • 5. akses ke internet. Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa ataupeserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajarantermasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antarapembelajar dengan fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajardikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat(administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). Kehadiran pihak-pihakyang terlibat diwakili oleh e-mail, kanal chatting, atau melalui video conference. Kecenderungan perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di Indonesiadi masa mendatang adalah: 1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). 2. Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan/latihan dalam sebuah jaringan. 3. Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.B. Penerapan TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Teknologi pendidikan sering dikacaukan dengan istilah teknologi pengajaran.Teknologi pengajaran merupakan bagian dari teknologi pendidikan. Hal inididasarkan pada konsep bahwa pengajaran adalah bagian dari pendidikan.Sudjana mengatakan bahwa teknologi pengajaran adalah sebuah konsep yangkompleks sehingga memerlukan definisi yang kompleks pula. Definisi yang munculhendaknya dipandang sebagai satu kesatuan sebab tidak ada satu pun definisiyang lengkap. Teknologi pengajaran merupakan satu himpunan dari prosesterintegrasi yang melibatkan manusia, prosedur, gagasan, peralatan, danorganisasi serta pengelolaan cara-cara pemecahan masalah pendidikan yangterdapat di dalam situasi belajar yang memiliki tujuan dan disengaja (Sudjana danRivai, 2001).Resume TIK Khamdiyah 5
  • 6. Inovasi di bidang teknologi terutama teknologi informatika telah membawaparadigma baru dalam pendidikan dari berbagai aspek, antara lain perubahan daripembelajaran tradisional ke pembelajaran baru, dari teacher centered ke learnercentered, sampai pada perubahan information delivery ke information exchange,sebagaimana digambarkan di bawah ini:Arah Perubahan Pendidikan menurut Indrianto (2006).Pembelajaran Tradisional Pembelajaran Baru 1. Teacher centered (terpusat kepada 1. Students centered (terpusat guru) kepada siswa) 2. Single media (satu media yg 2. Multimedia (beragam media yg digunakan) digunakan) 3. Isolated work (bekerja sendiri-sendiri) 3. Collaborative work (kerja sama) 4. Information delivery (pengirim 4. Information exchange (pertukaran informasi) informasi) 5. Factual knowledge based-learning 5. Critical thinking and informed (fakta pengetahuan berdasarkan decision making (berpikir kritis dan pembelajaran) membuat keputusan berdasarkan informasi) Multimedia yang dimaksud dalam konteks paradigma baru diasumsikansebagai penggunaan banyak media (teks, grafis, gambar, foto, audio, animasi danvideo) atau paling tidak bermakna lebih dari satu media, yang digunakan untukmenyampaikan materi pembelajaran secara bersama-sama guna mencapai suatutujuan pembelajaran tertentu. Multimedia pembelajaran bisa dijabarkan sebagai: • Adanya lebih dari satu media yang konvergen; • Interaktif; • Mandiri, dalam hal memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain, • Memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin;Resume TIK Khamdiyah 6
  • 7. • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk: mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri; • Memperhatikan bahwa peserta didik mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan; • Memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain. Sementara itu program multimedia sebagai media pembelajaran yang jugamerupakan program pembelajaran berbantuan komputer (CAI) bisa dikelompokkandalam format penyampaian pesannya (Hardjito, 2004) sebagai berikut: 1. Tutorial Program ini merupakan program yang dalam penyampaian materinyadilakukan secara tutorial, sebagaimana layaknya tutorial yang dilakukan oleh guruatau instruktur. Informasi yang berisi suatu konsep disajikan dengan teks, gambarbaik diam atau bergerak, dan grafik. Pada saat yang tepat yaitu ketika dianggapbahwa pengguna telah membaca, menginterpretasi, dan menyerap konsep itudiajukan serangkaian pertanyaan atau tugas. Jika jawaban atau respon penggunabenar, kemudian dilanjutkan dengan materi berikutnya. Jika jawaban atau responpengguna salah, maka pengguna harus mengulang memahami konsep tersebutsecara keseluruhan ataupun pada bagian-bagian tertentu saja (remedial).Kemudian pada bagian akhir biasanya akan diberikan serangkaian pertanyaanyang merupakan tes untuk mengukur tingkat pemahaman pengguna atas konsepatau materi yang disampaikan. 2. Drill and practice Format ini dimaksudkan untuk melatih pengguna sehingga memilikikemahiran dalam suatu keterampilan atau memperkuat penguasaan suatu konsep.Program menyediakan serangkaian soal atau pertanyaan yang biasanyaditampilkan secara acak sehingga setiap kali digunakan maka soal ataupertanyaan yang tampil selalu berbeda, atau paling tidak dalam kombinasi yangberbeda. Program ini dilengkapi dengan jawaban yang benar lengkap denganResume TIK Khamdiyah 7
  • 8. penjelasannya sehingga diharapan pengguna akan bisa pula memahami suatukonsep tertentu. Pada bagian akhir, pengguna bisa melihat skor akhir yang diacapai, sebagai indikator untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam memecahkansoal-soal yang diajukan. 3. Simulasi Program multimedia dengan format ini mencoba menyamai proses dinamisyang terjadi di dunia nyata, misalnya untuk mensimulasikan pesawat terbang dimana pengguna seolah-olah melakukan aktivitas menerbangkan pesawat terbang,menjalankan usaha kecil, atau pengendaiian pembangkit listrik tenaga nukiïr danlain-lain. Pada dasmya format ini mencoba memberikan pengalaman masalahdunia nyata yang biasanya berhubungan dengan suatu resiko, seperti pesawatakan jatuh atau menabrak. 4. Percobaan atau eksperimen Format ini mirip dengan format simulasi, namun lebih ditujukan padakegiatan-kegiatan yang bersifat eksperimen, seperti kegiatan praktikum dilaboratorium IPA, biologi atau kimia. Program menyediakan serangkaian peralatandan bahan, kemudian pengguna bisa melakukan percobaan atau eksperimensesuai petunjuk dan kemudian mengembangkan eksperimen-eksperimen lainberdasarkan petunjuk tersebut. Diharapkan pada akhirnya pengguna dapatmenjelaskan suatu konsep atau fenomena tertentu berdasarkan eksperimen yangmereka lakukan secara maya tersebut. 5. Permainan Tentu saja bentuk permainan yang disajikan di sini tetap mengacu padaproses pembelajaran, dan dengan program multimedia berformat ini diharapkanterjadi aktivitas belajar sambil bermain. Dengan demikian pengguna tidak merasabahwa mereka sesungguhnya sedang mempelajari suatu konsep. Perkembangan tersebut juga telah menghasilkan produk-produk TIK yanglebih canggih yang kalau dimanfaatkan seoptimal mungkin, ia dapat membawanuansa dan perspektif baru dalam dunia pendidikan yang pada gilirannya akanResume TIK Khamdiyah 8
  • 9. dapat mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan. Selain dimanfaatkan untukmenunjang kegiatan administratif, produk TIK telah banyak digunakan untukmembantu proses pembelajaran, khususnya di negara-negara maju dan negaratetangga seperti Singapura dan Malaysia. Banyak yang telah mengklaim bahwa perangkat komputer multimediaberikut piranti lunaknya sebagai salah satu produk TIK menjanjikan kegiatan yangcukup interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik karena alat tersebut tidakhanya mampu menampilkan teks, tapi juga gambar, suara, grafik, animasi, danrekaman video. Ada beberapa perangkat lunak/fasilitas TIK yang digunakansebagai media pembelajaran, yaitu sebagai berikut. 1) CD-ROM CD Rom adalah disket optik berdiameter 4.75 inchi yang digunakan sebagaimedia untuk menyimpan informasi dalam jumlah yang cukup besar (+600MB),yang dapat diakses dan dibaca di monitor, atau dicetak melalui printer. CD dapatmenyimpan informasi dalam berbagai bentuk, seperti: teks, gambar, presentasi,slide, audio dan video. Dalam kaitannya dengan pembelajaran, sudah cukupbanyak materi pembelajaran yang disimpan dalam bentuk CD-Rom dan mudahdidapatkan di pasaran. Kontennya juga cukup bervariasi dari berbagai bidang ilmu.Penyajian materi pada umumnya lebih interaktif. Pustekom Jakarta telah banyakmemproduksi CD pembelajaran dan didistribusikan ke sekolah-sekolah. 2) Internet Internet adalah jaringan internasional yang mengkoneksikan ribuan bahkanjutaan komputer dengan muatan isi yang beragam, seperti pendidikan, pemerin-tahan, bisnis, budaya, dan teknologi. Jaringan internet ini memungkinkan individuberinteraksi dan berkomunikasi dengan yang lainnya melalui komputer dariberbagai belahan dunia dengan biaya yang cukup terjangkau. Beberapa fasilitasdan aktivitas internet yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaranadalah email, forum diskusi, web browsing, dan chatroom. Email adalah fasilitasinternet yang digunakan untuk berkorespondensi, mengirim dan menerima surat,Resume TIK Khamdiyah 9
  • 10. gambar, suara, dan video. Dengan fasilitas ini, guru dapat mengirim tugas kepadasiswa, dan sebaliknya siswa dan menyetor tugasnya. Bahkan pada tingkatperguruan tinggi, mahasiswa memanfaatkan fasilitas ini untuk mengkonsultasikantugas akhirnya dan koreksi dapat secara langsung dilakukan oleh dosen padanaskah tugas akhir yang dikirim oleh mahasiswanya. Guru atau siswa dapat pula menggunakan fasilitas ini untuk mengikuti milis(mailing list) sesuai bidang yang diminati, misalnya budaya, teknologi informasi,dan sains. Web browsing adalah kegiatan penelusuran sumber informasi yangdibutuhkan. Perlu diketahui bahwa saat ini sumber informasi yang terkaya danterkini adalah internet. Beberapa bentuk sumber informasi yang dapat diperolehantara lain adalah buku elektronik (e-book), jurnal, majalah, surat kabar, artikel,materi pembelajaran siap pakai, rencana pembelajaran, gambar, suara, video, danlaporan hasil penelitian. Dengan kata lain, internet dapat dianggap sebagaiperpustakaan elektronik (e-library). Oleh sebab itu, kehadiran internet iniseyogyanya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru untuk memperkaya sumberbahan ajarnya. Ada dua cara yang umum orang lakukan dalam menelusur informasi diinternet, yakni memasukkan alamat situs pada address bar atau memasukkan katakunci pada bagian pencarian search engine. 3) Sistem Manajemen Pembelajaran Sistem manajemen pembelajaran yang dikenal dengan istilah LMS ialahperangkat lunak dalam bentuk portal pembelajaran. Pada umumnya LMSmenyediakan ruang bagi guru untuk menyimpan materi (upload) berikut tugasyang diberikan kepada siswa. Di lain pihak, LMS ini juga menyediakan ruangkepada siswa untuk mengerjakan atau menyetor tugas. Pada umumnya, LMSmembutuhkan pengguna untuk login sesuai dengan kapasitasnya, admin, guru,siswa, atau tamu. Beberapa LMS menyediakan fasilitas untuk aktivitas chat, forumdiskusi, pemberian nilai, dan jurnal. LMS ditawarkan dalam bentuk open sourceResume TIK Khamdiyah 10
  • 11. (sumber bebas terbuka) yang biasanya diperoleh dengan gratis dan non-opensource (sumber non bebas terbuka) yang biasanya harus dibeli. 4) Authoring Program Authoring Program adalah template yang digunakan untukmengembangkan bahan ajar. Program ini dapat dalam bentuk freeware (perangkatgratis) atau paket yang harus dibeli. Guru dapat mengembangkan materinyasendiri sesuai kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Ada beberapa freeware yang dapat di-download dari internet, di antaranyaHot Potatoes. Program Hot Potatoes cocok digunakan untuk pelajaran bahasa.Program ini memiliki enam alat pengembang materi yang memungkinkan kitamembuat latihan-latihan interaktif berbasis web. Keenam alat tersebut adalah JBC(alat membuat latihan pilihan ganda yang dapat disertai dengan teks bacaan),Jquiz (alat membuat latihan kuis yang membutuhkan siswa menuliskan jawaban),Jmix (alat membuat latihan jumble sentence), Jcross (alat membuat latihan teka-teki silang), JMatch (alat membuat latihan mamadankan/menjodohkan), dan Jcloze(alat membuat latihan cloze di mana siswa mengisikan kata pada tempat yangdisediakan). Latihan-latihan tersebut menggunakan JavaScript untuk membuatnyainteraktif, dan dapat dijalankan pada Netscape Navigator dan Internet Explorerversi 4 ke atas baik melalui sistem operasi Windows maupun Macintosh. Meskipun menggunakan JavaScript, pengguna tidak perlu mengetahuiJavaScript untuk menggunakan program tersebut. Yang dibutuhkan adalahpengguna memasukkan data dalam bentuk teks, pertanyaan, jawaban, dansebagainya, selanjutnya program tersebut akan memprosesnya dalam bentuklaman web. Kalau pengguna memiliki situs web, maka latihan-latihan tadi dapatdimasukkan ke situs web tersebut. 5) TV Edukasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berbasis kompetensimembawa pergeseran sistem pembelajaran menjadi berorientasi pada siswa.Dalam kondisi seperti ini, siswa harus lebih aktif mencari informasi dari berbagaiResume TIK Khamdiyah 11
  • 12. sumber, sehingga pengetahuan siswa menjadi lebih luas dan beragam. Untuk itu,Departemen Pendidikan Nasional telah menyediakan salah satu sumber belajardalam bentuk siaran televisi pendidikan, yang diberi nama Televisi Edukasiberkualitas untuk menunjang tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, TelevisiEdukasi adalah medium yang sangat bagus untuk membagi informasi dan bahanpendidikan kepada masyarakat secara luas. Siaran TVE ini dikelola oleh Pusat Teknologi Informasi dan KomunikasiPendidikan (Pustekkom Depdiknas) Jakarta. TVE diresmikan oleh MenteriPendidikan Nasional saat itu Prof. Dr. Malik Fajar dan mulai siaran pada tanggal12 Oktober 2004. Program yang disiarkan oleh TVE adalah progran formal,program non formal, program informal serta informasi kebijakan-kebijakanpendidikan dan informasi lainnya. Sasaran penontonnya adalah peserta didik darisemua jalur, jenjang dan jenis pendidikan, praktisi pendidikan, dan masyarakat. C. Pemanfaatan TIK Melalui Pembelajaran Jarak Jauh Dimasukkannya mata pelajaran TIK sebagai salah satu mata pelajaran telahmembuka kesempatan kepada siswa untuk mempelajari komputer dan teknologiinternet. Materi internet itu sendiri diajarkan dengan Standar Kompetensi danKompetensi Dasar sebagai berikut :1. Memahami dasar-dasar pengunaan internet/intranet • Menjelaskan pengertian internet/intranet • Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan di Internet/Intranet • Mengenal ukuran kecepatan akses Internet • Mengidentifikasi perangkat keras yang digunakan dalam akses internet/ intranet • Cara-cara untuk memperoleh sambungan internet/intranet2. Menggunakan Internet untuk memperoleh informasi3. Mengakses beberapa situs untuk memperoleh informasi yang bermanfaat4. Mengidentifikasi beberapa layanan informasi yang ada di internetResume TIK Khamdiyah 12
  • 13. Penerapan pembelajaran berbasis e-learning dipastikan akan membantusiswa untuk lebih menguasai kemampuan dasar internet seperti yang disyaratkandalam standar kompetensi dan kompetensi dasar di atas. Pembelajaran berbasise-learning dapat memacu siswa untuk mempraktekkan teori penggunaan internetyang didapatkan pada mapel TIK di kelas. Idealnya untuk dapat mengikuti e-learning siswa harus mampu melakukan hal-hal berikut :a) Membuka sebuah websiteb) Mencari informasi di internetc) Mendownload informasi yang diperlukand) Berinteraksi dengan orang lain melalui e-mail maupun media lain Prinsip dasar dari e-learning sebenarnya adalah materi pelajaran disampai-kan kepada siswa secara tidak langsung dalam arti pada saat penyampaian materitidak ada kegiatan tatap muka antara guru dengan siswa. Karena itu, semuamateri pelajaran dapat diterapkan dengan metode e-learning ini. Terdapat 3 fungsiE-learning yang dapat membantu kegiatan pembelajaran di dalam kelas, yaitu :a. Sebagai suplemen (tambahan) Peserta didik mempunyai kebebasan memilih apakah akan memanfaatkan e-learning atau tidak. Tidak ada keharusan bagi siswa untuk mengakses materi yang ditampilkan dalam e-learning.b. Sebagai komplemen (pelengkap) Materi e-learning diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima siswa di dalam kelas. Fungsi ini lebih ditekankan untuk siswa yang cepat menangkap materi pelajaran yang disampaikan di kelas. Fungsi e- learning ini bisa dikatakan sebagai sebuah program pengayaan untuk siswa.c. Sebagai substitusi (pengganti) Materi e-learning sepenuhnya digunakan sebagai pengganti materi di dalam kelas. Siswa diperkenankan tidak mengikuti pelajaran di kelas tetapi wajib membuka materi yang disampaikan lewat e-learning.Resume TIK Khamdiyah 13
  • 14. Tujuan penyelenggaraan program pendidikan tinggi jarak jauh adalah • Terwujudnya tujuan pendidikan tinggi sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang pendidikan tinggi, serta terciptanya kesempatan mengikuti pendidikan tinggi. • Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan. • Meningkatkan pemerataan pendidikan. • Mengurangi angka putus sekolah atau putus kuliah • Meningkatkan wawasan • Mengatasi kekurangan tenaga kependidikan. • Meningkatkan efisiensi Pembelajaran jarak jauh yang sekarang ini tengah berlangsung, bukanlahtanpa permasalahan. Ada beberapa masalah yang dihadapi dalam pelaksanaanpembelajaran jarak jauh, antara lain:1) Kurang tersedianya infrastruktur dan sumber daya pendukungnya, seperti kurang siapnya SDM yang terlibat (pengajar, pembelajar, atau teknisi).2) Adanya kekhawatiran, pendapat, atau persepsi keliru yang berkembang di masyarakat tentang pembelajaran jarak jauh, seperti tentang rendah atau kurangnya mutu lulusan dari pembelajaran jarak jauh dibandingkan pembelajaran konvensional secara tatap muka. Padahal pembelajaran jarak jauh sudah diakui oleh pemerintah dan hasil yang sudah dicapainya tidak kalah dengan pendidikan formal. Masalah lainnya adalah anggapan biayanya mahal, atau tidak diakreditasi oleh pemerintah.3) Kurang atau tidak adanya dukungan dari masyarakat, kebijakan dari pemerintah atau pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders).Resume TIK Khamdiyah 14
  • 15. 4) Pembelajarannya dianggap tidak menarik karena tidak ada atau kurangnya interaksi antara pengajar dengan pembelajar atau pembelajar dengan pembelajar lainnya.5) Cara penyampaian yang tidak memperhatikan kaidah pembelajaran jarak jauh.6) Sulitnya memilih media pembelajaran yang efektif dan interaktif sesuai dengan keinginan dan minat pembelajar.7) Pendidikan jarak jauh ialah metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk belajar secara terpisah dari kegiatan mengajarnya, sehingga komunikasi antara pembelajar dan pengajar harus dilakukan dengan bantuan media, seperti media elektronik atau media cetak. Akibatnya, muncul masalah, yaitu pembelajar dalam melakukan kegiatan belajarnya tidak mendapatkan pengawasan langsung secara terus menerus dari pengajar atau tutor yang hadir di ruang belajar atau di lingkungan sekolah.8) Dalam beberapa kenyataan di lapangan pendidikan, jarang sekali ditemui pembelajaran jarak jauh yang seluruh proses pembelajarannya dilaksanakan dengan e-learning atau online learning. Untuk mengatasi masalah itu, maka diberlakukan blended distance learning (campuran antara online course dan tatap muka). Dalam blended distance learning ini tidak perlu membentuk lembaga pendidikan sendiri, seperti universitas terbuka, tetapi cukup membuat unit yang khusus menangani blended distance learning ini. Pembelajaran yang dilakukan secara online learning dapat hanya satu atau beberapa saja: tutorialnya saja, satu program studi saja, dan sebagainya.9) Adanya kendala di bandwith; operator penyedia jasa internet yang ‘terbatas’. Pendidikan Jarak Jauh secara tersurat sudah termaktub di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang "Sistem PendidikanNasional". Rumusan tentang Pendidikan Jarak Jauh terlihat pada BAB VI Jalur,jenjang dan Jenis Pendidikan pada Bagian Kesepuluh Pendidikan Jarak Jauh padaPasal 31 berbunyi: (1) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur,jenjang, dan jenis pendidikan; (2) Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikanResume TIK Khamdiyah 15
  • 16. layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikutipendidikan secara tata muka atau regular; (3) Pendidikan jarak jauhdiselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung olehsarana dan layanan belajar serta system penilaian yang menjamin mutu lulusansesuai dengan standard nasional pendidikan; (4) Ketentuan mengenaipenyelenggarakan pendidikan jarak jauh sebagaimana dimaksud dalam ayat (1),ayat (2) dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Pendidikan jarak jauh pada kondisi awal sudah dijalankan pemerintahmelalui berbagai upaya, baik melalui Belajar Jarak Jauh yang dikembangkan olehUniversitas Terbuka, mapun Pendidikan Jarak Jauh yang dikembangkan olehPusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Departemen Pendidikan Nasional,melalui program pembelajaran multimedia, dengan program SLTP dan SMUTerbuka, Pendidikan dan Latihan Siaran Radio Pendidkan. Sasaran dari program pendidikan jarak jauh tidak lain adalah memberikankesempatan kepada anak-anak bangsa yang belum tersentuh mengecappendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, tidak terkecuali anak didik yang sempatputus sekolah, baik untuk pendidikan dasar, menengah. Demikian pula bagi paraguru yang memiliki sertifikasi lulusan SPG/SGO/KPG yang karena kondisi tempatbertugas di daerah terpencil, pedalaman, pegunungan, dan banyak pula yangdipisahkan antar pulau, maka peluang untuk mendapatkan pendidikan melaluiprogram pendidikan jarak jauh terbuka lebar. Pendidikan jarak jauh sendiri adalah sekumpulan metode pengajarandimana aktivitas pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar.Pemisah kedua kegiatan tersebut dapat berupa jarak fisik, misalnya karenapeserta ajar bertempat tinggal jauh dari lokasi institusi pendidikan. Pemisah dapatpula jarak non-fisik yaitu berupa keadaan yang memaksa seseorang yang tempattinggalnya dekat dari lokasi institusi pendidikan tapi tidak dapat mengikuti kegiatanpembelajaran di institusi tersebut. Keterpisahan kegiatan pengajaran dari kegiatanbelajar adalah ciri yang khas dari pendidikan jarak jauh. Dalam pelaksanaanyaResume TIK Khamdiyah 16
  • 17. tidak hanya hal yang berhubungan dengan kuliah secara langsung yang dikirimkanke peserta tapi juga berbagai masalah administrasi dan manajemennya. Informasiitu harus selalu dapat diakses oleh siswa dan dosen serta selalu ter-update setiapwaktu berupa silabus kuliah, jadwal kuliah, pengumuman, siapa saja peserta kuliah,materi kuliah dan penilaian atas prestasi siswa. Sistem pendidikan jarak jauh merupakan suatu alternatif pemerataankesempatan pendidikan. Sistem ini dapat mengatasi beberapa masalah yangditimbulkan karena keterbatasan pengajar yang berkualitas. Sarana penunjangdari pendidikan jarak jauh ini adalah teknologi informasi. Kemunculan teknologiinformasi dan komunikasi pada pendidikan jarak jauh ini sangat membantu sekali. Suatu sistem pendidikan jarak jauh dapat kita sederhanakan danformulasikan sebagai berikut :Materi pendidikan + teknologi untuk berinteraksi + guru = pembelajaran bagi muridApabila kita umpamakan suatu web based distance course sebagai suatucommunity maka harus dapat memfasilitasi bertemunya atau berinteraksinya muriddan guru. Agak sulit untuk memindahkan apa yang biasa dilakukan oleh guru didepan kelas kepada suatu bentuk web atau materi online yang harus melibatkaninteraksi berbagai komponen di dalamnya. Sistem ini membuat mentalitas dosendan guru harus berubah dan sudah seharusnya, perbedaan karakteristik guru ataudosen dalam mengajar tidak tampak dalam metode ini. Bila dibuatkan suatu modelmaka suatu web based distance learning setidaknya memiliki unsur berikut :• Pusat kegiatan siswa sebagai suatu community, web based distance learning harus mampu untuk menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa dimana mahasiswa dapat mengasah kemampuannya, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.Resume TIK Khamdiyah 17
  • 18. • Interaksi dalam group Disini para murid dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi yang telah diberikan oleh dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.• Personal administratif supporting system dimana para siswa dapat me-review membershipnya dalam suatu course, menyediakan informasi siswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya• General information Menyediakan informasi umum untuk peserta atau pengunjung web pada umumnya. Serta menyediakan beberapa fasilitas untuk umum tanpa proses registrasi peserta terlebih dahulu.• Pendalaman dan ujian Biasanya dosen atau guru sering mengadakan quiz singkat dan tugas untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar yang harus dapat diantisipasi suatu web based distance learning• Digital library Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk sebagai suatu database.• Materi online diluar materi kuliah Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya sehingga dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan online lainnya untuk di publikasikan kepada peserta lainnya. Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan skill yang dimiliki oleh para engineer danberbagai kebijaksanaan dalam bidang pendidikan. Jika dilihat dari kesiapan saranapendukung seperti hardware perlu diragukan lagi. Hanya yang menjadi concernutama pengguna internet di Indonesia yaitu masalah bandwidth yang terbataskarena mengurangi kenyamanan khususnya pada non text based material.Resume TIK Khamdiyah 18
  • 19. Ciri-ciri dari Distance Education (Pendidikan Jarak Jauh) antara lain adalah:1. Sistem pendidikan yang pelaksanaanya memisahkan guru dan siswa baik jarak, waku atau kombinasi keduanya.2. Penyampaian bahan ajar dilaksanakan dengan bantuan media e-learning, seperti mediacetak, media elektronik (audiovideo) atau computer.3. Bahan ajarnya bersifat “mandiri”, untuk e-learning atau on line course bahan ajarnya disimpan dan disajikan di computer.4. Komunikasi dua arah baik secaralangsung (synchronous) maupun tidak langsung (asynchronous).5. Sistem pembelajarannya dilakukan secara sistematik, teratur dalam kurun waktu tertentu, kadang dilakukan pertemuan antara guru dan siswa baik dalam diskusi, tutorial, atau tatap muka namun untuk tatap muka tidak boleh mendominasi.6. Guru sebagai fasilitator dan siswa berperan aktif. Jadi guru dituntut untuk menyajikan bahan ajar yang menarik, dan siswa harus aktif. Ada beberapa keunggulan pembelajaran jarak jauh online sehinggamasalah di atas dapat dipecahkan adapun pemecahan masalahnya yaitu :1) Mengadakan pemerataan pendidikan ke berbagai tempat, bahkan ke tempat terpencil atau pedalaman sekalipun.2) Memperluas bandwith dan ketersediaan akses internet untuk memperlancar koneksi sehingga tidak ada informasi yang terganggu maupun terputus dengan mengadakan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.3) Meluruskan paradigma bahwa lulusan dari program ini, tidak terjamin kwalitasnya dengan cara mempromosikan program ini sebaik dan semenarik mungkin, karena lulusan ini tidak kalah saing dengan studi secara regular atau normal.4) Melakukan terobosan baru dan kreatif dalam penyampaian materi sehingga tidak menjenuhkan.Resume TIK Khamdiyah 19

×