10 11.teknik digital aljabar-boolean_02
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

10 11.teknik digital aljabar-boolean_02

on

  • 535 views

 

Statistics

Views

Total Views
535
Views on SlideShare
484
Embed Views
51

Actions

Likes
0
Downloads
37
Comments
0

1 Embed 51

http://e-zulfadli.blogspot.com 51

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

10 11.teknik digital aljabar-boolean_02 10 11.teknik digital aljabar-boolean_02 Presentation Transcript

  • Teknik Digital Pertemuan 10 & 111 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Aljabar Boolean Ch.22 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Contoh Teorema DeMorgan: NAND3 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Contoh Teorema DeMorgan: NOR (X + Y)’ = (X’ · Y’)  (X + Y)’ dirujuk sebagai gerbang NOR pada ekspresi gerbang logika4 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Gerbang-gerbang NAND & NOR Menggunakan jumlah rangkaian yang lebih sedikit ketimbang gerbang-gerbang AND & OR Fan-in & Fan-out5 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Generalisasi Teorema DeMorgan (T14) [F(X1, X2, . . ., Xn, +, ·)]’ = F(X1’, X2’, . . ., Xn’, · , +) Diberikan suatu ekspresi logika n-variabel, komplemennya dapat ditemukan melalui “swapping + dan · dan penkomplemenan seluruh variabel Contoh:  F(W,X,Y,Z) = (W’ · X) + (X · Y) + (W · (X’ + Z’)) = ((W)’ · X) + (X · Y) + (W · ((X)’ + (Z)’))  [F(W,X,Y,Z)]’ = ((W’)’ + X’) · (X’ + Y’) · (W’ + ((X’)’ · (Z’)’))  Gunakan (T4) (X’)’ = X, pers. Diatas dpt disederhanakan menjadi:  [F(W,X,Y,Z)]’ = (W + X’) · (X’ + Y’) · (W’ + (X · Z))6 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • REVISI Dualitas  Setiap teorema pada aljabar switching tetap benar jika 0 & 1 di-swapped dan · & + di-swapped.  Benar karena seluruh duals dari seluruh aksioma adalah benar, sehingga duals dari seluruh teorema aljabar switching dapat dibuktikan dengan menggunakan duals aksioma-aksioma..  Kita dapat menuliskan kembali teorema DeMorgan sebagai berikut [F(X1, X2, …., Xn)]’ = FD(X1’, X2’, …., Xn’)  Catatan …  A·B+C A+B·C (A + B) · C  Duality bukan berarti ekuivalensi !! Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM7 12/13/2011
  • Manipulasi ekspresi Boolean  Bagaimana menyatakan (A · B + C)?  Gunakan teorema DeMorgan …  A · B + C = ( ( A · B + C )’ )’  = ( ( A · B )’ · C’ )’  = ( ( A’ + B’ ) · C’ )’  ( A · B + C )’ = ( A’ + B’ ) · C’8 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Aksioma-aksioma dan Teorema-teorema Aljabar Switching (A1) X = 0 if X ¹ 1 (A1’) X = 1 if X ¹ 0 (A2) If X = 0, then X’ = 1 (A2’) if X = 1, then, X’ = 0 (A3) 0 . 0 = 0 (A3’) 1+1=1 (A4) 1 . 1 = 1 (A4’) 0+0=0 (A5) 0 . 1 = 1 . 0 = 0 (A5’) 1 + 0 = 0 + 1 = 1 (T1) X + 0 = X (T1’) X . 1 = X (Identities) (T2) X + 1 = 1 (T2’) X . 0 = 0 (Null elements) (T3) X + X = X (T3’) X . X = X (Idempotency) (T4) (X’)’ = X (Involution) (T5) X + X’ = 1 (T5’) X . X’ = 0 (Complements) (T6) X + Y = Y + X (T6’) X . Y = Y . X (Commutativity) (T7) (X + Y) + Z = X + (Y + Z) (T7’) (X . Y) . Z = X . (Y . Z) (Associativity) (T8) X . Y + X . Z = X . (Y + Z) (T8’) (X + Y) . (X + Z) = X + Y . Z (Distributivity) (T9) X + X . Y = X (T9’) X . (X + Y) = X (Covering) (T10) X . Y + X . Y’ = X (T10’) (X + Y) . (X + Y’) = X (Combining) (T11) X . Y + X’. Z + Y . Z = X . Y + X’ . Z (T11’) (X + Y) . ( X’ + Z) . (Y + Z) = (X + Y) . (X’ + Z) (Consensus) (T12) X + X + . . . + X = X (T12’) X . X . . . . . X = X (Generalized idempotency) (T13) (X1 . X2 . . . . . Xn)’ = X1’ + X2’ + . . . + Xn’ (T13’) (X1 + X2 + . . . + Xn)’ = X1’ . X2’ . . . . . Xn’ (DeMorgan’s theorems) (T14) [F(X1, X2, . . ., Xn, +, .)]’ = F(X1’, X2’, . . ., Xn’, . , +) (Generalized DeMorgran’s theorem)9 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Definisi lanjut – Ekspresi Boolean Term perkalian:  Z’, (W · X · Y), (X · Y’ · Z), (W’ · Y’ · Z) Term penjumlahan:  Z’, (W + X + Y), (X + Y’ + Z), (W’ + Y’ + Z) Ekspresi sum-of-products (SOP):  Z’ + (W · X · Y) + (X · Y’ · Z) + (W’ · Y’ · Z) Ekspresi product-of-sums (POS) :  Z’ · (W + X + Y) · (X + Y’ + Z) · (W’ + Y’ + Z) Term normal: term perkalian atau penjumlahan di dalamnya tidak ada variabel yang muncul lebih dari sekali. Contoh-contoh term-term non-normal: W·X·X·Y’ W+W+X’+Y X·X’·Y Contoh-cobtoh term-term normal: W·X·Y’ W+X’+Y 010 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Minterm dan Maxterm Minterm:  Sebuah minterm n-variabel merupakan sebuah term perkalian normal dengan n literals.  Terdapat 2n term perkalian yang demikian.  Contoh-contoh minterm 4-variabel: W · X’ · Y’ · Z’ W · X · Y’ · Z W’ · X’ · Y · Z’  Dapat didefinisikan sebagai sebuah term perkalian yang = 1 pada benar- benar satu baris dari tabel kebenaran11 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Cont’ Maxterm:  Sebuah maxterm n-variabel merupakan sebuah term penjumlahan normal dengan n literals.  Terdapat 2n term penjumlahan yang demikian.  Contoh-contoh maksterm 4-variabel: W’ + X’ + Y + Z’ W + X’ + Y’ + Z W’ + X’ + Y + Z  Dapat didefiniskan sebagai sebuah term penjumlahan yang = 0 pada benar-benar satu baris dari tabel kebenaran12 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Minterms/Maxterms untuk sebuah fungsi 3-variabel13 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Representasi Penjumlahan Kanonis Minterm i :  Baris i dari tabel kebenaran yang memiliki keluaran 1 1 Penjumlahan Kanonis (Canonical sum):  Jumlah dari seluruh minterms untuk suatu fungsi yang diberikan (tabel kebenaran) Notasi Σ:  Contoh: Σ X,Y,Z (0, 3, 4, 6, 7) = X’·Y’·Z’ + X’·Y·Z + X·Y’·Z’ + X·Y·Z’ + X·Y·Z  Representasi ini biasa direalisasi dengan menggunakan rangkaian logika AND-OR 2 level dengan inverter-iverter pada masukan-masukan gerbang AND, seperti yang diperlukan14 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Example Fungsi direpresentasikan dengan tabel kebenaran: mempunyai representasi penjumlahan kanonis sebagai berikut:15 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Representasi perkalian kanonis Maxterm i:  baris i dari tabel kebenara yang mempunyai keluaran 0 Pekalian kanonis:  Perkalian dari maxterms untuk suatu fungsi yang diberikan (tabel kebenaran) Notasi :  Contoh: X,Y,Z (1,2,5) = (X + Y + Z’) . (X + Y’ + Z) . (X’ + Y + Z’)  Representasi direalisasi dengan menggunakan rangkaian logika OR- AND 2 levels dengan inverter-inverter pada masukan-masukan gerbang OR, seperti dibutuhkan16 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Example17 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Konversi antara daftar Minterm/Maxterm Dapatkan komplemen dari set … Contoh: Σ X,Y,Z(0,1,2,3) = X,Y,Z(4,5,6,7) Σ X,Y(1) = X,Y(0,2,3) Σ W,X,Y,Z(0,1,2,3,5,7,11,13) = W,X,Y,Z(4,6,8,9,12,14,15)18 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011
  • Thank you !!!19 Zulfadli Sulthan - PTIK - UNM 12/13/2011