Doktrinasi satu

1,973 views
1,767 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,973
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Doktrinasi satu

  1. 1. DOKTRINSATU khairul bonk adha fadli
  2. 2. Waspada Sebaiknya dalam membaca dan menelaah tulisan ini anda ditemani oleh rekan yang lebih dewasa dan jangan pernah mempraktekkan untukkepentingan negatif,. Tulisan ini dibuat untuk umum sehingga dapat membedakan apa itu doktrin,. Apa itu obrolan biasa, sehingga setelah membaca tulisan ini tidak mudah terprovokasi oleh retroika sesat. Khairul bonk adha fadli
  3. 3. Pengertian awal Doktrin adalah teori-teori yang disampaikan oleh para sarjana hukum yang ternama yang mempunyai kekuasaan dan dijadikan acuan bagi hakim untuk mengambil keputusan. Dalam penetapan apa yang akan menjadi keputusan hakim, ia sering menyebut (mengutip) pendapat seseorang sarjana hukum mengenai kasus yang harus diselesaikannya; apalagi jika sarjana hukum itu menentukan bagaimana seharusnya. Pendapat itu menjadi dasar keputusan hakim tersebut. Wijiraharjo‟s Blog: GO my BLOG!
  4. 4. DOKTRINasi MERUPAKAN tindakan metodepenanaman nilai secara paksa kepada pesertadidik tanpa diberikan kesempatan berpikir dan berpendapat kepada peserta didik DENGAN UNSUR KALIMAT DAN KATA-KATA PROVOKATIF, MEMAKSA, MENGINTIMIDASI, MEMOTIVASI, FAKTA NEGATIF DAN POSITIF, MENUNJUKKAN STEREOTIP SUPERIOR, RASIS DANEMOTIONAL dengan segala macam cara mulai pelemahan fisik maupun mental dibarengidengan harapan-harapan dan semua itu untuk mencapai sebuah tujuan
  5. 5. Doktrin organisasi Meliputi pemaksaan pemahaman akan :1. Landasan dan Latar Belakang Pemikiran organisasi2. Peran, Fungsi, dan Tugas Pokok anggota organisasi3. Hakikat Ancaman anggota dan organisasi4. Strategi Organisasi5. Pembinaan organisasi6. Penggunaan Kekuatan organisasi7. Tataran Kewenangan dan Tanggung Jawab anggota “Une Verite gue I’on ne comprend pas, deviant une erreur” “Suatu kebenaran, bila tidak dimengerti dapat menjadi suatu kesalahan”http://id.scribd.com/doc/58403195/Doktrin-Tentara-Nasional-Indonesia
  6. 6. Latihan satu Disusun oleh Khairul “bong adha”fadli
  7. 7. Emosi bagaikan pedang bermatadua jika diasah akan menjadimaha karya yang sangat tinggi anonim Tunggu apa lagi,,,, klo kita semua memilikinya
  8. 8. PRA KATA SEBELUM MELAKUKAN PENGGALIAN TERHADAP EMOSI ORANG LAIN LAKUKAN PENGENALAN DIRI DENGAN MEMPELAJARI EMOSI DIRI TERLEBIH DAHULU SEHINGGA AKAN LEBIH MUDAH UNTUK MENGARAHKAN EMOSI YANG DIMILIKI OLEH ORANG LAIN MAKA SEBAIKNYA PELAJARI JUGA TENTANG KONSEP DIRI DAN GANGGUAN UMUMNYA.
  9. 9. Apa sih emosi itu..Emosi merupakan perasaan yang dimilikisetiap orang berupa: sedih, gembira,marah.Emosi Perwujudan SebabSedih Diam menunduk, Kehilangan, ketidak Tangisan, helaan nafas, tutup mampuan. mata, menunduk. lemasGembira Tertawa, gerakan-gerakan Mendapat sesuatu, tubuh seperti menari, keberhasilan, jingkrak2,berpelukan, tepuk tangan dsb, bersemangat.Marah Memukul, menghentak anggota Kehilangan, tersudut, tubuh, membentak, semangat dianiaya dsb. yg berlebihan.
  10. 10. MENGELOLA EMOSI AGAR MENJADISUMBER ENERGI POSITIF1. KALAU EMOSI TERSENTUH, BISA MENIMBULKAN PERASAAN MARAH, SENANG, SEDIH, GEMBIRA, LEMAS, BERSEMANGAT.2. EMOSI JUGA DAPAT BERPERAN PENTING SEBAGAI SUMBER ENERJI PENGAKTIF NILAI-NILAI ETIKA (MENJADI KREDIBEL, BERINTEGRITAS, EMPATIF, ULET, TABAH).3. KECERDASAN EMOSIONAL ADALAH KEMAMPUAN MERASAKAN DAN MEMAHAMI EMOSI, DAN MENERAP- KANNYA SECARA EFEKTIF SEBAGAI SUMBER ENERGI, SUMBER INFORMASI, SUMBER KONEKSI, SERTA SUMBER PENGARUH MANUSIAWI. (Robert Cooper). Disadur dari makalah diklat pim iii , Jorlin pakpahan
  11. 11. Membangun Emosi KECERDASAN DI DALAM DIRI (INTRAPERSONAL)1. MENGENALI DIRI SENDIRI, mengetahui KEKUATAN DAN KELEMAHAN, KESUKAAN, PANTANGAN, dsb. (konsep diri, analisa SWOT)2. MENGENDALIKAN DIRI, belajar mengelola IMPULS (UMPAN BALIK), berusaha menjadi orang yang BERINTEGRITAS.3. MEMOTIVASI DIRI, berusaha mengelola EMOSI MENJADI FAKTOR PENDORONG UNTUK MEWUJUDKAN IDE / GAGASAN.
  12. 12.  KECERDASAN MENGHADAPI ORANG LAIN (INTERPERSONAL):1. BEREMPATI, belajar menempatkan diri menjadi orang lain untuk memahami PERASAAN, PIKIRAN,DAN KEBUTUHAN orang lain.2. BERKETRAMPILAN SOSIAL, belajar BERPERAN AKTIF DALAM KELOMPOK, MENGGUGAH SEMANGAT, dan MENGELOLA KONFLIK.
  13. 13. PENGELOLAAN EMOSI,akan menghasilkan: Kemampuan untuk tetap terbuka atas perasaan, baik perasaan yang menyenangkan maupun yang tidak. Kemampuan melibatkan diri atau menarik diri secara reflektif dari suatu emosi yang bergantung pada pertimbangan nilai atau kegunaannya. Kemampuan memonitor emosi secara reflektif dalam kaitannya dengan diri sendiri dan orang lain, seperti menyadari seberapa jelas, tipikal, berpengaruh, atau bernalarnya emosi tertentu. Kemampuan mengelola emosi sendiri dan emosi orang lain dengan memperendahkan kadar emosi negatif dan meningkatkan yang positif, tanpa menekan atau melebih-lebihkan informasi yang mungkin disampaikan.
  14. 14. CARA MEMBANGUNEMOSI1. PENDEKATAN PERSUASIF dengan menggali latar belakang objek, mencari subjek umum sentuhan penyebab ledakan emosi seseorang dan atau setiap orang2. Melatih komunikasi verbal melalui olah vokal, retorika, doktrin dan propaganda3. Melatih fisik melalui bahasa-bahasa tubuh berupa mimik wajah, gerakan tangan dan badan.4. Melatih pemahaman batas kemampuan fisik manusia melalui indra perasa dengan memanfaatkan kondisi alam atau lingkungan sekitarnya.5. Melatih penggunaan material, alat pendukung, tata letak pembangun suasana.
  15. 15. 1. Pendekatan Persuasif penyebab ledakan emosiPada saat melakukan pendekatan Banyak sekali sentuhanpenyebab ledakan emosi melalui :1. Cerita tentang peristiwa perjuangan seseorang, kelompok atau organisasi2. Cerita tentang keluarga/ orang tua, pada umumnya yang sangat menyentuh adalah cerita tentang ibunda3. Pengaruh lingkungan, pergaulan, penyebab keterpurukan dan kegagalan bahkat tentang infiltrasi penghancuran4. Memberi sentuhan perlindungan seperti halnya orang tua terhadap anak, kakak kepada adiknya dsb
  16. 16. 2. Komunikasi verbal
  17. 17. Bahasa verbal Bahasa verbal merupakan alat yang sangat berguna. Anda menggunakan itu untuk mengoraganisasikan pesan; untuk menceritakan kepada orang dan menceritakan kejadian pengalamanmu, mengatur perilaku, seperti ketika Anda berbicara kepada diri sendiri saat memilih tindakan; dan untuk mengatur perilaku orang lain, seperti ketika Anda mencoba untuk mempersuasi temanmu.
  18. 18. Olah Vokal Olah vokal berfungsi untuk mengetahui kekuatan suara yang dimiliki hingga batas maximum sehingga pengaturan terhadap intonasi disaat saat tertentu dan ditempat tempat tertentu dapat dilakukan dengan baik, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima.
  19. 19. RETROIKA Merupakan seni berbicara yang sering dikaitkan dengan PIDATO. PENGHAMBAT KEBERHASILAN: ○ Polarization, Polarisasi adalah kecenderungan dalam menggambarkan orang-orang, ide, dan kejadian ○ indiscrimination, Tidak ada dua orang, gagasan, peristiwa, atau proses itu identik ○ fact-conference confusion, merupakan Kecenderungan untuk menanggapi sesuatu yang seolah-olah itu diamati; mereka yang terkait langsung dengan apa yang Anda lihat, dengar, sentuh, rasa, atau cium. ○ Allness, static evaluation, bahwa ketika Anda mengatakan sesuatu, Anda telah mengatakan semua pada subjek yang dikehendaki ○ The bypass, Segala sesuatu di dunia ini terus berubah, terus- menerus dalam proses, tapi bahasa kita cenderung untuk tetap statis. Hasilnya disebut statis evaluasi
  20. 20.  Penggunaan Bahasa Secara Efektif• Kata-Kata Relatif , Setiap kali Anda mengevaluasi sesuatu tanpa menunjukkan kriteria Anda, untuk kata-kata tertentu makna Anda mungkin berbeda dari orang lain.• Eufemisme, ufemisme adalah bahasa ofensif untuk menggantikan bahasa yang kasar• Klise, Klise kekurangan keaslian dan dampak karena penggunaan yang berlebihan• Kata Emotif, Kata emotif tampaknya deskriptif, tetapi sebenarnya kata-kata emotif itu berkomunikasi dari sebuah sikap terhadap sesuatu atau seseorang• Distorsi, Upaya-upaya untuk membesar-besarkan (atau untuk meminimalkan) nilai, kepentingan, atau nilai dari sesuatu yang biasanya melibatkan bahasa terdistorsi.• Oxymoron, frase dari diri sendiri yang bertentangan. Bahasa Yang Mempengaruhi Kesan Bahasa Seksis, Bahasa seksis adalah bahasa yang mengungkapkan sikap stereotip seksual atau superioritas salah satu jenis kelamin Bahasa Rasis, superioritas satu ras yang dapat dihilangkan dengan menggunakan bahasa yang kongkrit. Bahasa Yang Lemah, Bahasa yang memodifikasi apa yang dikatakan tidak mencerminkan dari pernyataan kepastian
  21. 21. Unsur Pesan Komunikasi Pesan Linguistik 4. Olfaksi (penciuman) Untuk menyampaikan pesan bahasa tertentu 5. Sensitivitas kulit kita harus menguasai: 6. Artifaktual (pakaian dan kosmetik) * Fonologi (mengujarkan bunyi kata) * Sintaksis (membentuk kalimat) Struktur Pesan * Semantik (memahami kata atau gabungan Secara umum setiap pesan yang secara kata) sengaja disampaikan melalui Pidato terdiri * Memahami secara konseptual tentang atas : dunia kita dan dunia yang kita bicarakan 1. Pendahuluan * Mempunyai sistem kepercayaan untuk 2. Salam menilai apa yang kita dengar 3. Penyampaian kepada hadirin 4. Maksud atau tujuan Pesan Nonverbal memiliki fungsi : 5. Materi 6. Pendekatan awal (kisah, menyampaikan * Repetisi – mengulang kembali bahasa data, dll.) verbal 7. Pertanyaan atau mengemukakan inti * Subtitusi – mennggantikan bahasa verbal masalah * Kontradiksi – menolak pesan verbal 8. Pembahahasan * Komplemen – melengkapi pesan verbal 9. Penutup * Aksentuasi – menegaskan pesan verbal 10. Kesimpulan 11. Himbauan Ada enam jenis pesan non verbal : 1. Kinesik (gerak tubuh) : fasial, gestural, 2. posturalParalinguistik (suara) 3. Proksemik (penggunaan ruang sosial atau personal)
  22. 22. Materi atau IsiPidato/Retroika1. Akar tunggang Judul yang aktual2. Batang Logika yang konsisten3. Cabang/ranting Kerangka yang sistematis4. Daun Analisa yang logis5. Bunga Variasi, humor, pepatah, puisi, dll.6. Buah Berkesimpulan
  23. 23. Sumber Materi Retroika1. Kitab Suci & Sumber-sumber sejenis lainnya2. Kisah-kisah yang relevan dengan topik3. Berita dan informasi yang lagi aktual4. Buku-buku ilmu pengetahuan lainnya5. Kamus (dictionary)6. Hasil laporan penelitian, data-data, dan referensi lainnya7. Teknologi informatika (web/ blog/ online sources)
  24. 24. Seberapa urgen judul yangsesuai dengan waktu dansituasi Judul sebaiknya berupa kalimat sempurna (affermative statement) Apakah waktu yang tersedia sesuai dengan cakupan judul yang dipilih ? Apakah audiens yang hadir cocok dengan cakupan judul yang dipilih ? Apakah cara pemaparan dan pengambilan kesimpulan dengan metode induksi atau deduksi Apa yang dapat dibawa oleh khalayak ?
  25. 25.  Pendahuluan pidato  Materi pidato haruslah : 1. Materi jangan1. Padat terlalu2. Gaya bahasa luas menarik 2. Jangan berharap3. Menghindari orang lain “Redundancy” (khalayak)4. Diluar dugaan langsung mengerti (surprise) 3. Satu segi saja 4. Cara lebih5. Bagaikan Iklan dipentingkan dari isi
  26. 26. Keberhasilan dalam menyampaikan pesan1. Mengetahui secara detail sesuatu yang dibahas terutama yang menyangkut masalah ilmiah dan mengandung masalah yang interpretable dan debateable. Jika tidak sampaikan gagasan yang bersifat „informatif‟ saja.2. Sampaikan dengan ikhlas dan tulus yang muncul dari tanggungjawab pribadi.3. Ungkapkan dengan bahasa yang sopan, bijaksana dan santun4. Terus menerus dalam menyampaikan pesan kebenaran dan jangan bosan-bosan. Bersabarlah untuk memdapatkan hasil yang diinginkan5. Mulailah apa yang dikatakan didepan hadirin pada diri sendiri
  27. 27. Persiapan Pidato/Retroika Pakaian sederhana Keadaan fisik yang mantap edan sehat Materi disiapkan, bila perlu didiskusikan terlebih dahulu Bagi pemula, upayakan berlatih dahulu Materi harus dipilih yang penting dan mendesak Jangan mengharap „salam tempel‟ dan „pujian‟ Jangan pidato kalau sakit, pikiran kacau, lapar, atau haus
  28. 28.  Saat berpidato, perlu  Senjata Pidato diperhatikan: Sikapnya  Doa Air mukanya  Pepatah Pakaiannya  Humor/lelucon Ucapannya, harus  Semangat berapi-api fasih (khususnya  Syahdu Bahasa Asing)  Lagu-lagu Gerak geriknya  Alat peraga Tata rias/ make-up nya
  29. 29.  Apabila audiens banyak, maka : * Volume suara tambah keras * Tekanan/nada suara tinggi * Tempo harus lambat * Bahasa harus awam (dimengerti umum) * Logikanya sederhana * Semangatnya tinggi Penutup pidato * Kalimat kunci sebagai simpulan (harapan dan penekanan) * Pepatah yang akan diingat khalayak * Usahakan agar audiens penasaran
  30. 30. PROPAGANDADOKTRIN DOKTRIN /propaganda MERUPAKAN PIDATO DENGAN UNSUR KALIMAT DAN KATA- KATA PROVOKATIF, MEMAKSA, MENGINTIMIDASI, MEMOTIVASI, FAKTA NEGATIF DAN POSITIF, MENUNJUKKAN STEREOTIP SUPERIOR, RASIS DAN EMOTIONAL
  31. 31. 1. Propaganda / doktrin adalah pesan yang melibatkan simbol-simbol yang mencakup empat hal. Pertama, interaksi simbolik atau pesan-pesan politik yang digambarkan lewat lambang. Kedua, menggunakan pesan-pesan politik yang didramatisir sedemikian rupa sehingga memberikan kepuasan pribadi dan dampak tidak langsung. Ketiga, Penggunaan psikolinguistik yakni penggunaan bahasa tertentu yang memiliki dampak psikologis. Dan keempat, Penggunaan sosiolinguistik yaitu penggunaan bahasa yang memiliki dampak sosiologis tertentu.2. Ellul membedakan propaganda vertikal dan horizontal. Yang pertama adalah transmisi dari satu kepada banyak dan terutama mengandalkan media massa bagi penyebaran imbauannya. Sedangkan propaganda horizontal bekerja lebih diantara keanggotaan kelompok ketimbang dari pemimpin kepada kelompok, lebih banyak melalui komunikasi interpersonal dan komunikasi organisasi daripada menggunakan komunikasi massa.
  32. 32. 3. Nimmo menyarankan, supaya persuasi dan propaganda berhasil dengan baik, maka perlu diperhatian secara khusus prinsip-prinsip umum berikut yang dianalisis dari penelitian mengenai pengaruh komunikator terhadap keberhasilan usaha persuasif. Unsur-unsur itu adalah : a. status komunikator b. kredibilitas komunikator c. daya tarik komunikator d. isi pesan e. struktur pesan f. pemilihan media yang digunakan secara tepat.Dikutip dari:http://jurusankomunikasi.blogspot.com/2009/05/pengantar-retorika-public-speaking_01.html
  33. 33. Ketertarikan khalayak terhadap Pesan yang dipakai  Topik (pesan) yang dibahas  Cara penyampaian  Teknik-teknik mengembangkan pokok bahasan  Bahasa yang dipakai  Organisasi pesan yang dipakai  Situasi yang dihadapi (setiap khalayak memiliki kondisi yang unik)  Keahlian (profesionalitas)  KejujuranDikutip dari:http://jurusankomunikasi.blogspot.com/2009/05/pengantar-retorika-public-speaking_01.html
  34. 34. Gaya lainnya.... 1. Persuasi adalah “cara untuk mengubah sikap dan prilaku orang dengan menggunakan kata- kata lisan dan tertulis” (McGuire). 2. Persuasi adalah “menanamkan opini baru” (Hovland). 3. Persuasi adalah “usaha yang disadari untuk mengubah sikap, kepercayaan atau perilaku orang melalui transmisi pesan” (Bettinghaus). 4. Persuasi adalah ”suatu proses timbal balik yang didalamnya komunikator, dengan sengaja atau tidak, menimbulkan perasaan responsif pada orang lain”(Nimmo)Dikutip dari:http://jurusankomunikasi.blogspot.com/2009/05/pengantar-retorika-public-speaking_01.html
  35. 35. Mempelajari sekilas pengendalian emosi Dan Teknik komunikasi Adalah langkah awal untuk meningkatkan kemampuanmempengaruhi orang lain sehingga strategi propaganda selanjutnyadapat ditingkatkan dengan pelatihan – pelatihan yang lebih spesifik
  36. 36. sumber1. Website & Blog: http://hanstoe.wordpress.com/2009/02/21/pengertian-kompetensi/ http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/06/makna-denotatif-makna- konotatif-dan.html http://adiprakosa.blogspot.com/2008/10/komunikasi-verbal-dan-non- verbal.html 7 maret 2010 http://apadefinisinya.blogspot.com/2009/01/komunikasi-interpersonal.html http://adiprakosa.blogspot.com/2008/07/komunikasi-antarpribadi.html http://www.speechmastery.com/art-of-listening.html http://en.wikipedia.org/wiki/Active_listening http://communicatebetter.blogspot.com/2009/01/three-different-levels-of- listening.html http://www.ingilish.com/listening-activities.htm 9 maret 2010 http://www.slideshare.net/Chataling/modul-pelatihan-kompetensi- komunikasi

×