Kimia SMA XI IPA : Termokimia - Sistem dan lingkungan

92,437 views

Published on

Presentasi mata pelajaran kimia bab Termokimia, sub bab sistem dan lingkungan. SMA kelas 11 IPA.

Published in: Education
11 Comments
26 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
92,437
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,801
Actions
Shares
0
Downloads
2,390
Comments
11
Likes
26
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kimia SMA XI IPA : Termokimia - Sistem dan lingkungan

  1. 1. TERMOKIMIASistem dan Lingkungan<br />OLEH :<br />Kevin Adrianus<br />XIA3 / 22<br />
  2. 2. PENDAHULUAN Sekilas Termokimia<br />Bagiandariilmukimia yang mempelajariperubahankalorataupanassuatuzat yang menyertaisuatureaksiatauproseskimiadanfisikadisebuttermokimia<br />Secaraoperasionaltermokimiaberkaitandenganpengukurandanpernafsiranperubahankalor yang menyertaireaksikimia, perubahankeadaan, danpembentukanlarutan.<br />
  3. 3. BAHAN KAJIAN TERMOKIMIA<br />Bahan kajian termokimia adalah penerapan hukum kekekalan energi dan hukum termodinamika I dalam bidang kimia<br />Hukum kekekalan energi berbunyi :<br />Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.<br />Energi dapat berubah bentuk menjadi energi lain.<br />Hukum termodinamika I berbunyi :<br />“Jumlah total energi dalam alam semesta konstan atau tetap”<br />
  4. 4. SISTEM DAN LINGKUNGAN<br />Dalamtermokimiaadaduahal yang perludiperhatikan yang menyangkutperpindahanenergi, yaitusistemdanlingkungan. <br />Segalasesuatu yang menjadipusatperhatiandalammempelajariperubahanenergidan berubah selama proses berlangsung disebutsistem.<br />sedangkanhal-hal yang tidak berubah selama proses berlangsung dan yang membatasisistemdandapatmempengaruhisistemdisebutlingkungan.<br />
  5. 5. SISTEM<br /> Berdasarkan interaksinya dengan lingkungan, sistem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu : <br />Sistem Terbuka<br />Sistem terbuka adalah suatu sistem yang memungkinkan terjadi perpindahan energi dan zat (materi) antara lingkungan dengan sistem. Pertukaran materi artinya ada hasil reaksi yang dapat meninggalkan sistem (wadah reaksi), misalnya gas, atau ada sesuatu dari lingkungan yang dapat memasuki sistem.<br /><ul><li>SistemTertutup</li></ul>Suatusistem yang antarasistemdanlingkungandapatterjadiperpindahanenergi, tetapitidakdapatterjadipertukaranmateridisebutsistemtertutup.<br /><ul><li>SistemTerisolasi</li></ul>Sistem terisolasi merupakan sistem yang tidak memungkinkan terjadinya perpindahan energi dan materi antara sistem dengan lingkungan.<br />
  6. 6. PERCOBAAN<br />Seng dan Asam Klorida<br />
  7. 7. Percobaan antara Seng dan Asam KloridaPercobaan I<br />Pada percobaan ini, kalor yang dibebaskan sebesar 59 Kj/mol<br />Sistemnya adalah logam Zn dan larutan HCl<br />Percobaan ini merupakan sistem terbuka<br />Lingkungan dalam percobaan ini antara lain : udara sekitar, termometer, pengaduk, dan gelas kimia.<br />
  8. 8. Percobaan antara Seng dan Asam KloridaPercobaan II<br />Pada percobaan ini, kalor yang dibebaskan sebesar 60,1 kJ/mol<br />Sistemnya adalah logam Zn dan larutan HCl<br />Percobaan ini merupakan sistem terutup<br />Lingkungan dalam percobaan ini antara lain : udara sekitar, termometer, pengaduk, gelas kimia, gelas plastik sebagai insulator<br />
  9. 9. ENTALPI<br />Entalpi (H) adalah jumlah kalor yang terkandung dalam sistem pada kondisi tekanan tetap.<br />Entalpi tidak dapat diukur, yang dapat diukur adalah perubahan dari entalpi tersebut (ΔH).<br />Satuan energi kalor adalah joule (J) dan kalori (kal). Dengan konversi I kal = 4,18 J.<br />Satu kalori adalah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram sebesar 1°C.<br />
  10. 10. ENTALPI<br />Berikut adalah hubungan antara entalpi sebelum dan sesudah reaksi :<br /><ul><li>Entalpi reaktan atau pereaksi dinyatakan dengan HR
  11. 11. Entalpi produk atau hasil reaksi dinyatakan dengan HP
  12. 12. Perubahan entalpi dinyatakan dengan ΔH</li></ul>SEHINGGA :<br />
  13. 13.
  14. 14. REAKSI EKSOTERM<br />Reaksi eksoterm adalah reaksi kimia yang membebaskan kalor. Kalor berasal dari sebagian entalpi sistem yang dilepas ke lingkungan sehingga entalpi sistem berkurang.<br />pada reaksi eksosterm, sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan berkurang, artinya entalpi produk lebijh kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu, perubahan entalpinya bertanda negatif. Sehingga :<br />∆H =HP – HR<br />
  15. 15. Energi Aktivasi<br />ΔH<0<br />Dari grafik diatas, dapat dilihat bahwa ∆H =HP – HR. Karena HP lebih kecil daripada HR. Maka ∆H < 0 <br />
  16. 16. Contoh reaksi eksoterm (pembakaran metana) dapat dilihat pada animasi berikut ini :<br />
  17. 17. REAKSI PEMBAKARAN METANA <br /> Tanda (+) pada 887 kJ disebelah kanan menunjukkan kalor yang dilepas adalah sebesar 887 kJ. Sehingga reaksinya juga dapat ditulis sebagai berikut :<br />
  18. 18. CONTOH REAKSI EKSOTERM<br />Contoh lain dari reaksi eksoterm dalam kehidupan sehari-hari antara lain :<br /><ul><li>Ketika kita memegang tempe, tangan akan terasa hangat
  19. 19. Ketika kita menyalakan api unggun, panasnya akan terasa walaupun tidak bersentuhan
  20. 20. Membakar minyak tanah menggunakan kompor minyak
  21. 21. Respirasi. Karena respirasi menghasilkan panas</li></li></ul><li>REAKSI ENDOTERM<br />Reaksi endoterm adalah reaksi kimia yang menyerap kalor. Kalor diambil dari lingkungan sehingga entalpi bertambah.<br />Pada reaksi endoterm sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah, artinya entalpi produk (HP) lebih besar daripada entalpi pereaksi (HR).Akibatnya, perubahan entalpi (∆H), yaitu selisih antara entalpi produk dengan entalpi pereaksi bertanda positif. Sehingga :<br />∆H =HP – HR<br />
  22. 22. Energi Aktivasi<br />ΔH > 0<br />Dari grafik diatas, dapat dilihat bahwa ∆H =HP – HR. Karena HR lebih kecil daripada HP. Maka ∆H > 0 <br />
  23. 23. Contoh dari reaksi endoterm adalah reaksi mencairnya es dalam suatu wadah.<br />Contoh Reaksi kimia dari peristiwa es mencair adalah :<br />Tanda (+) pada 6,02 kJ disebelah kiri panah menunjukkan bahwa kalor yang diserap sebesar 6,02 kJ.<br />
  24. 24. REAKSI ES MENCAIR<br />Dengan demikian, reaksi tersebut juga dapat dituliskan sebagai berikut :<br />Pada reaksi endoderm, kalor (q) diserap sehingga perubahan entalpinya positif (ΔH > 0). Reaksi tersebut dapat digambarkan pada grafik disamping.<br />
  25. 25. CONTOH REAKSI ENDOTERM<br />Contoh lain dari reaksi endoterm dalam kehidupan sehari-hari antara lain :<br /><ul><li>Pelarutan gula. Jika gula dilarutkan, dapat dirasakan ada sedikit rasa dingin ketika gelas dipegang
  26. 26. Tangan yang terasa dingin ketika bersentuhan dengan alkohol
  27. 27. proses asimilasi
  28. 28. Proses fotosintesis tumbuhan </li></li></ul><li>SEKIAN<br />Terimakasih Atas Perhatiannya<br />Kevin Adrianus<br />XIA3 /22<br />

×