• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kursus
 

Kursus

on

  • 2,434 views

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat terdiri dari suami, istri, dan anak yang berada dalam ikatan perkawinan. Tujuan orang berkeluarga adalah untuk mendapatkan keturunan dan hidup bahagia. Untuk ...

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat terdiri dari suami, istri, dan anak yang berada dalam ikatan perkawinan. Tujuan orang berkeluarga adalah untuk mendapatkan keturunan dan hidup bahagia. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, keluarga mempunyai tugas, fungsi, dan peran multi faktor, di antaranya adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan hukum. Untuk tujuan pertama (mendapat keturunan) relatif lebih mudah dicapai dibandingkan tujuan kedua (hidup bahagia). Yang dimaksud dengan keluarga prima Indonesia (KPI) adalah keluarga warga Negara Indonesia yang dapat mewujudkan tujuan keluarga, berperan dan berfungsi secara optimal, dan mendapatkan keturunan unggul, sukses, bertanggungjawab, bermoral luhur, dan berkarakter positif sesuai dengan harapan bangsa Indonesia.

Statistics

Views

Total Views
2,434
Views on SlideShare
1,995
Embed Views
439

Actions

Likes
0
Downloads
19
Comments
0

3 Embeds 439

http://keluargaprimaindonesia.blogspot.com 416
http://www.keluargaprimaindonesia.blogspot.com 20
http://translate.googleusercontent.com 3

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kursus Kursus Presentation Transcript

    • ANGKATAN I PERIODE APRIL – SEPTEMBER 2012PUSAT STUDI PUSAT STUDIPEMBERDAYAAN KELUARGA PEMBERDAYAAN KELUARGALEMBAGA PENELITIAN DAN LEMBAGA PENELITIAN DANPENGABDIAN KEPADA PENGABDIAN KEPADAMASYARAKAT UNS MASYARAKAT UNS YAYASAN KELUARGA PRIMA INDONESIA SURAKARTA
    • KURSUS KELUARGA PRIMA INDONESIA Pendahuluan Keluarga adalah unit terkecil masyarakat terdiri dari suami, istri, dan anak yang berada dalam ikatan perkawinan. Tujuan orang berkeluarga adalah untuk mendapatkan keturunan dan hidup bahagia. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, keluarga mempunyai tugas, fungsi, dan peran multi faktor, di antaranya adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan hukum. Untuk tujuan pertama (mendapat keturunan) relatif lebih mudah dicapai dibandingkan tujuan kedua (hidup bahagia). Yang dimaksud dengan keluarga prima Indonesia (KPI) adalah keluarga warga Negara Indonesia yang dapat mewujudkan tujuan keluarga, berperan dan berfungsi secara optimal, dan mendapatkan keturunan unggul, sukses, bertanggungjawab, bermoral luhur, dan berkarakter positif sesuai dengan harapan bangsa Indonesia. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran sekarang ini, termasuk program keluarga berencana di Indonesia maka secara relatif keluarga dapat memperoleh dan mengatur kelahiran anak. Yang masih menjadi masalah utama dalam keturunan adalah kualitas. Sekarang ini oleh karena tidak mengetahui cara menjadi orangtua yang baik dan bertanggungjawab secara efektif maka banyak terjadi perlakuan salah orangtua terhadap anak, suami terhadap istri (atau sebaliknya), termasuk kekerasan dalam rumahtangga. Tuntutan dan beban kehidupan sekarang ini berakibat banyaknya stresor psikososial yang berdampak pada pencapaian kebahagiaan keluarga. Sekarang ini banyak masalah keluarga yang mungkin bersumber pada ketidaktahuan mereka bagaimana melakukan manajemen keluarga yang baik dan benar sehingga dapat mencapai keluarga yang harmonis, bahagia, sejahtera, mempunyai keturunan yang berkualitas unggul. sesuai dengan harapan bangsa. Banyak masalah keluarga yang bersumber pada ketidaktahuan bagaimana mengelola keluarga dengan baik dan benar. Masalah tersebut dapat berdampak pada kehancuran keluarga atau setidaknya menguras tenaga, waktu, dan dana yang besar yang mestinya dapat dihemat atau untuk kepentingan keluarga yang lebih berguna. Di bidang pendidikan, banyak keluarga yang tidak mengetahui cara dan memilih jenis pendidikan untuk anaknya sehingga terpaksa putus sekolah atau jadi pengangguran setelah lulus sekolah. Di bidang ekonomi oleh karena tidak mengetahui cara pengelolaan ekonomi keluarga yang benar sehingga terlilit hutang, boros, dan berpola konsumerisme. Di bidang hukum oleh karena pemahaman dan kebiasaan tertib hukum belum menjadi pola kehidupan keluarga sehari-hari maka dapat terjadi bermasalah hukum yang menguras pikiran, waktu dan anggaran keluarga. Di bidang kesehatan oleh karena tidak memahami pola hidup sehat maka banyak anggota keluarga yang sakit sehingga menghabiskan anggaran keluarga untuk pengobatan. Di bidang sosial, oleh karena pemahaman interaksi sosial yang tidak baik maka dapat terjebak dalam pergaulan yang merusak, menjadi pecandu narkoba, terlibat kejahatan yang dapat mengancam eksistensi keluarga. Hampir selalu para orangtua atau kepala keluarga disalahkan setiap ada kegagalan atau masalah keluarga. Tetapi sebenarnya keadaan tersebut tidak adil karena mereka memang tidak pernah mendapatkan pendidikan yang memadai bagaimana mengelola keluarga yang benar. Ciri-ciri kesuksesan manajemen keluarga tersebut di depan hanya mungkin dicapai oleh keluarga yang menerapkan manajemen keluarga yang baik dan benar, serta mampu mengembangkan semua potensi keluarga secara optimal. Untuk mencapai itu perlu sosialisasi pengetahuan dan ketrampilan berkeluarga yang dapat diperoleh dalam kursus keluarga prima Indonesia (KPI).
    • Tujuan Tujuan umum kursus KPI adalah adalah agar para peserta mengetahui dan mampu menyelenggarakan manajemen keluarga yang baik dan benar, sehat, dan bertanggung jawab. Tujuan khusus kursus KPI adalah agar para peserta mampu dalam berbagai hal, sebagai berikut.
    • Tahap dasar Mempersiapkan dan membentuk keluarga prima Indonesia (perspektif psikomedikal). Memahami persiapan dasar orang berkeluarga (perspektif sosiokultural). Memahami manajemen finansial keluarga. Mengetahui peraturan dan dasar hukum keluarga. Mengetahui cara membina keluarga yang harmonis dan bahagia. Mempersiapkan kehamilan, kelahiran, dan perawatan bayi dalam keluarga. Memahami proses tumbuh-kembang psikologik anak. Menjaga dan mengembangkan kesehatan anak dalam keluarga. Memahami konsep dasar ilmu kedokteran keluarga. Memahami pola asuh orangtua terhadap anak yang efektif. Mempersiapkan anak cerdas, unggul, sukses, bermoral luhur, dan berkarakter. Mendidik anak dalam keluarga. Memahami komunikasi keluarga yang efektif. Mengetahui manajemen konflik keluarga. Memahami konsep keluarga produktif lawan konsumtif. Memahami fasilitas perbankan, asuransi, dan jasa hukum.
    • Tahap lanjut Terampil dalam penataan keluarga damai, bebas kekerasan, anti narkoba dan perjudian. Terampil dan efektif menjadi orangtua, sahabat, dan konselor anak dan remaja. Terampil dalam penyelenggaraan keluarga sadar dan bebas masalah hukum. Terampil dalam penatalaksanaan dan pengembangan finansial keluarga. Terampil dalam membina kesehatan seksual suami-istri. Melakukan pendidikan kesehatan seksual anak dan remaja. Menjadi orangtua efektif bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Menjadi orangtua efektif untuk pengembangan potensi anak berbasis intelegensi ganda Menerapkan ketrampilan komunikasi efektif dalam keluarga. Mengelola olahraga dan gizi keluarga secara tepat.
    • Pengajar1 Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS Rektor, Guru Besar Ilmu Pendidikan, Pakar Sosiologi Pendidikan,Magister Penyuluhan Pembangunan, FKIP UNS2 Prof.Dr. Aris Sudiyanto, dr.SpKJ(K) Guru Besar Ilmu Kedokteran Jiwa, Konsultan Psikoterapi, Pakar Seksologi, Ketua Pusdi Pemberdayaan Keluarga, dan Kaprodi Psikiatri FK UNS3 Prof.Dr. Adi Sulistyono, SH,MH Guru Besar Ilmu Hukum, Magister Hukum Bisnis, FH UNS 44 Prof.Dr. Didik Gunawan Sutanto, PAK, MM, M.Kes Guru Besar Kedokteran, Magister Manajemen, Magister Kesehatan, Kaprodi Magister Kedokteran Keluarga, FK UNS5 Prof.Dr. Bambang Sutopo, M.Com, Ak Guru Besar Ilmu Ekonomi, Magister Akuntansi, FE UNS6 Prof.Dr. Harsono Salimo, dr.SpA(K) Guru Besar Kedokteran, Dokter Spesialis Anak, Konsultan Pediatri Sosial, FK UNS7 Paramasari, dr.PhD Dokter, Doktor Ilmu Kedokteran FK UNS8 Prof.Dr. Tedjo Danudjo, dr.SpOG(K) Guru Besar Ilmu Kandungan dan Kebidanan, FK UNS9 Ari Probandari, dr. MPh, PhD Doktor dan Master Kesehatan Masyarakat, FK UNS10 Istar Yuliadi, dr,MPsi Dokter Pakar Seksologi, Magister Psikologi, FK UNS11 Dra. Suci Murtikarini, MSi Psikolog klinik, Tumbuh kembang anak, FK UNS UNS12 Maharatih, dr.SpKJ(K) Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Anak dan Remaja FK UNS13 Prof.Dr. Guntur Hermawan, dr.SpPD (K) Guru Besar Ilmu Kedokteran, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan, Kaprodi S3 FK UNS14 Prof. Drs. Pawito, PhD Guru Besar Ilmu Komunikasi, Pakar Politik, Demokrasi, Media Masa, FISIP UNS15 Arsita Prasetyawati, dr.MKes Dokter, Magister Kesehatan, Kedokteran Keluarga16 Prof. Dr. Muchsin Doewes, MARS Guru Besar Ilmu Kedokteran, Pakar Kedokteran Olahraga FK UNS17 Balqis, dr.M.FM Dokter, Magister Kedokteran Keluarga, Pengajar Ilmu Faal Kedokteran FK UNS
    • Pendaftaran Waktu pendaftaran: 12 Februari – 31 Maret 2012. Beaya kursus: Tanggal 12 Februari 2012 Tahap dasar Rp 4.500.000,- Tahap lanjut Rp 9.500.000,- Tahap dasar dan lanjut Rp 13.500.000,- Tanggal 13-31 Maret 2012  Rp 5.000.000,-  Rp10.000.000,-  Rp14.000.000,- Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran ke sekretariat KPI dengan membawa bukti transfer atau tanda terima uang pendaftaran.
    • FORMULIR PENDAFTARAN KURSUS KELUARGA PRIMA INDONESIA Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ------------------------------------------------------------------ Alamat lengkap : -------------------------------------------------------- Telepon rumah/HP : ------------------------------- / ---------------------- E mail : ------------------------------- Mendaftar sebagai peserta kursus Keluarga Prima Indonesia, tahap: Dasar Lanjut Dasar dan lanjut Bersama ini disertakan bukti pembayaran beaya kursus.