Your SlideShare is downloading. ×
0
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan

30,451

Published on

Published in: Education
3 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
30,451
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
679
Comments
3
Likes
7
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. SISTEM TRANSPORTASI TUMBUHAN Sistem transportasi air dan zat hara Sistem transportasi hasil fotosintesis
  • 2. SISTEM TRANSPORTASI AIR DAN ZAT HARA TERLARUT
    • Pengangkutan ekstravaskuler
    • Adalah pengangkutan cairan di dalam sel-sel tumbuhan tanpa melalui berkas vaskuler(pembuluh angkut).
    • Pengangkutan intravaskuler
    • Adalah pengangkutan cairan di dalam sel-sel melalui berkas vaskuler(pembuluh angkut).
  • 3. ARAH PENGANGKUTAN
    • Pengangkutan air dan zat hara terlarut pada akar, arahnya dari epidermis bulu-bulu akar menuju ke stele.
    • Pengangkutan hasil fotosintesis pada batang dan daun, arahnya dari stele menuju ke epidermis sel-sel tumbuhan.
  • 4. BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AIR DAN ZAT HARA DAPAT NAIK KE DAUN
    • Daya tekan akar
    • Daya isap daun
    • Daya kapilaritas
    • Pengaruh sel-sel hidup
  • 5. Beberapa istilah dalam sistem transportasi tumbuhan.
    • Transpirasi
    • Gutasi
    • Simplas
    • Apoplas
    • Pita Caspary
    • Adhesi
    • Kohesi
  • 6. Pengangkutan ekstravaskuler dapat terjadi secara:
    • Simplas
    • Adalah pengangkutan air dan zat hara melalui sitoplasma, yaitu dari sel ke sel yang lain melalui plasmodesmata.
    • Apoplas
    • Adalah pengangkutan air dan zat hara tanpa melalui sitoplasma melainkan melalui ruang – ruang antar sel tumbuhan.
  • 7. SISTEM TRANSPORTASI HASIL FOTOSINTESIS
    • Pengangkutan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan di sebut translokasi.
    • Diangkut oleh floem dari daun ke seluruh bagian tumbuhan .
    • Senyawa yang diangkut dalam bentuk molekul sukrosa.
  • 8. CEMARA DAUGLAS
  • 9.
    • Hydrogen Bonding = the type of bond attracting water molecules to one another.
    • - The positive region of one water molecule is attracted to the negative of another.
    • - It is a weak bond, that’s easily broken, yet strong enough to produce two special forces :
    • * Cohesion = attractive force between particles of the same kind (water to water).
    • (Ex: thin “skin” on the surface of water that spiders walk upon)
    • * Adhesion = attractive force between unlike substances, like capillarity in plants.
    • Capillarity allows water to move upward through narrow tubes like plants.
    • (The water molecules are attracted by the sides of the tube and pulled upward.)
  • 10. PERBEDAAN PENGANGKUTAN XILEM DAN FLOEM
    • Berlangsung sepanjang lintasan sel-sel yang mati, dan
    • Hanya memerlukan perbedaan potensial air antara akar dan daun.
    • Tersusun dari parenkim xilem, serabut xilem, serta trakeid, dan komponen pembuluh.
    • Memerlukan sel hidup dan aktif di sepanjang lintasannya
    • Tak dapat digantikan oleh sel yang mati.
    • Tersusun dari serabut floem, sklereid, parenkim floem, sel pengiring, dan pembuluh tapis.
  • 11. PITA CASPARY
    • Merupakan penebalan zat gabus (suberin) pada endodermis yang mencegah air yang telah masuk ke stele kembali ke luar (kortek).
  • 12. BEBERAPA TEORI PENGANGKUTAN HASIL FOTOSINTESIS
    • Teori arus sitoplasma menjelaskan bahwa translokasi dapat terjadi karena adanya aliran sitoplasma di dalam sel-sel melalui plasmodesmata dengan cara difusi dari satu sel ke sel lainnya.
    • Teori aliran tekanan terjadi karena tekanan osmotik di daun lebih tinggi dibanding sel-sel lain di sekitarnya,karena mengandung sukrosa hasil fotosintesis.
  • 13. SISTEM SIRKULASI PADA INVERTEBRATA
    • Cacing Planaria belum memiliki sistem sirkulasi sejati tetapi dilakukan oleh sistem gastrovaskuler bercabang-cabang adalah saluran pencernaan dan berfungsi sekaligus untuk sirkulasi darah.
    • Cacing tanah telah memiliki rongga tubuh di dalamnya terdapat organ tubuh termasuk sistem sirkulasi ( pembuluh darah dan jantung ) Oksigen diangkut oleh Hb dan jika masih kurang dibantu oleh permukaan tubuhnya secara difusi.
  • 14. SISTEM SIRKULASI INSECTA
    • Berupa sistem peredaran darah terbuka
    • Terdiri dari jantung dan pembuluh darah
    • Pertukaran Oksigen dan Carbon dioksida dilakukan dengan sistem trakea bukan oleh haemoglobin (Hb).
    • Sistem peredaran darah terbuka pada Belalang hanya berfungsi untuk mengangkut sari-sari makanan
  • 15. SISTEM SIRKULASI PADA HYDRA DAN PLANARIA
  • 16. Circulatory systems of an insect
  • 17. The circulatory system of an earthworm.
  • 18. JANTUNG MANUSIA
    • Ukuran jantung sebesar kepalan tangan.
    • Dibungkus oleh selaput pericardium.
    • Terdiri dari 4 ruangan.
    • Terletak dirongga dada antara paru-paru kiri dan kanan.
    • Jantung.
  • 19. BAGIAN BAGIAN JANTUNG
    • Potongan melintang jantung.
  • 20. SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)
    • Jumlah antara 4,5 sampai 5 juta butir/cc
    • Bentuk bikonkaf.
    • Tidak memiliki inti sel
    • Memiliki kemampuan mengikat O 2 karena memiliki haemoglobin
    • Diproduksi di dalam sumsum tulang.
  • 21. SISTEM SIRKULASI GANDA
    • SPD kecil adalah dari ventrikel(bilik) kanan menuju ke paru-paru kembali ke atrium(serambi) kiri.
    • Tujuan untuk menukar CO 2 dengan O 2 dalam alveolus paru-paru.
    • Kelep(valve) hanya dijumpai pada pembuluh vena(balik) saja.
    • SPD besar adalah dari ventrikel(bilik) kiri menuju ke seluruh jaringan tubuh lalu kembali lagi ke atrium(serambi) kanan .
    • Tujuan membawa sari-sari makanan, air dan gas oksigen ke seluruh jaringan tubuh, serta mengangkut sisa metabolisme tubuh.
  • 22. The basic of blood flow in a mammal circulatory patterns
  • 23. Structure of an artery
  • 24. Structure of a vein
  • 25. Sistem sirkulasi pada ikan, ampibi, dan mamalia
    • Ikan , ampibi, dan mamalia.
  • 26. SISTEM SIRKULASI PADA PISCES
  • 27. SISTEM SIRKULASI PADA KATAK.
  • 28. SISTEM RESPIRASI PADA REPTIL
  • 29. SISTEM RESPIRASI PADA MAMALIA
  • 30. SISTEM SIRKULASI PADA MANUSIA
  • 31. BAGIAN – BAGIAN JANTUNG MANUSIA.
  • 32. BAGIAN – BAGIAN JANTUNG MANUSIA.
  • 33.  
  • 34. PENYUMBATAN PADA ARTERI
  • 35. PENYUMBATAN PADA ARTERI
  • 36. PENYUMBATAN PADA ARTERI
  • 37. DARAH
  • 38. DARAH
  • 39.  
  • 40.  
  • 41. BAGIAN-BAGIAN JANTUNG MANUSIA
  • 42. ALIRAN DARAH DI JANTUNG
    • Darah masuk ke jantung melalui vena ke serambi kanan.
    • Ke bilik kanan.
    • Ke paru-paru.
    • Kembali ke jantung melalui serambi kiri.
    • Ke bilik kiri.
    • Ke seluruh tubuh melalui aorta.
  • 43. PEMBULUH DARAH ARTERI, VENA, DAN KAPILER endotelium Otot polos Jaringan ikat kelep kapiler
  • 44.  
  • 45. SKEMA ALIRAN DARAH DARI JANTUNG KE SELURUH TUBUH
  • 46. BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
  • 47. BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
  • 48. PEMBULUH DARAH DI JANTUNG
  • 49. Tipe-tipe golongan darah
  • 50. PARU -PARU
  • 51. FUNGSI DARAH
    • Mengangkut sari-sari makanan
    • Mengangkut gas O 2 dan CO 2
    • Mengangkut sisa metabolisme dari jaringan tubuh ke alat ekskresi
    • Menjaga suhu tubuh
    • Melawan infeksi kuman dengan antibodi
    • Mengatur PH darah
    • mengedarkan hormon dan enzim
  • 52. FUNGSI CAIRAN LIMFA
    • Membawa plasma, leukocyt, sisa metabolisme ke sistem peredaran darah
    • Menyaring benda asing (kuman,racun ) yang akan masuk ke peredaran darah
    • Mengangkut lemak ( asam lemak ) dari usus ke dalam peredaran darah
    • Simpul-simpulnya menghasilkan leukocyt
  • 53. KOMPONEN DARAH
    • PLASMA DARAH
    • Serum darah (cairan darah yang tidak mengandung protein darah, ttp mengandung antibodi
    • Protein darah (AHG, tromboplastin, protombin, fibrinogen, albumin, globulin, immunoglobin)
    • SEL – SEL DARAH.
    • Eritrocyt ( sdm )
    • Trombocyt(keping darah)
    • Leucocyt:
    • Agranulocyt
    • ( lympocyt, monocyt )
    • Granulocyt:
    • Neotrofil
    • Eosinofil
    • basofil
  • 54. SEL SEL DARAH
  • 55. SKEMA PEMBEKUAN DARAH
    • Trombocyt Tromboplastin
    • A H G
    • Vit K
    • Protrombin Trombin
    • Ca +
    • Fibrinogen fibrin (benang)
  • 56. BEBERAPA SISTEM GOLONGAN DARAH SISTEM GOLONGAN DARAH SISTEM MN ( M, N, MN ) SISTEM ABO ( A, B, AB, O ) SISTEM RHESUS ( Rh -, Rh + )
  • 57. TEKANAN DARAH
    • Sistol (120 mmHg)
    • Terjadi saat otot jantung berkontraksi dan darah dipompa keluar jantung .
    • Diastol(80 mmHg)
    • Terjadi saat otot jantung mengendur dan darah mengalir ke dalam jantung.
  • 58. PEredaran getah bening (limfatik)
    • Cairan jaringan masuk ke pembuluh limfe
    • Pembuluh limfe kecil (kapiler limfatik) bergabung ke pembuluh limfe kiri dan pembuluh limfe kanan.
    • Kedua pembuluh limfe ini bermuara pada vena.
    • Kemudian akan mengalirkan lagi cairan limfe ke dalam darah.
  • 59. KELENJAR LIMFE
    • Daerah leher
    • Ketiak
    • Lipatan paha
    • Pada saat terkena infeksi kelenjar limfe akan membengkak.
    • Tempat memproduksi limfosit.
    • Sebagai pertahanan tubuh.
  • 60. ORGAN-ORGAN LIMFE
    • Limpa berfungsi memproduksi leukosit dan antibodi, menyaring zat-zat asing dalam darah, menghancurkan eritrosit yang telah tua, menyediakan kembali zat besi dalam pembentukan Hb.
    • Tonsil merupakan kumpulan jaringan limfe terdapat di selaput pelapis tenggorokan. Mensekresikan kelenjar yang mengandung sisa buangan dan mikroorganisme.
  • 61. ORGAN ORGAN LIMFE
    • Timus memproduksi hormon yang berfungsi untuk merangsang produksi limfosit dalam organ-organ limfe.
  • 62. SISTEM KEKEBALAN TUBUH (imunitas)
    • Bawaan
    • Fagositosis dilakukan oleh leukosit.
    • Perusakan oleh asam yang disekresikan oleh lambung.
    • Daya tahan kulit terhadap serangan organisme
    • Lysozyme.
    • Buatan
    • Vaksin Virus atau Bakteri yang dilemahkan untuk menimbulkan kekebalan.
    • Contoh: vaksin polio, cacar, campak, hepatitis dll.
  • 63. KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM SIRKULASI
    • Anemia
    • Anemia sel sabit
    • Talasemia
    • Haemofili
    • Leukemia
    • Jantung koroner
    • Hipertensi
    • stroke
    • Lupus
    • Bercak kemerahan di wajah dan tangan, panas dan rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, persendian bengkak, sariawan, juga menyerang organ tubuh.
  • 64. Talasemia
    • Anemia herediter
    • Tak mampu mensintesis rantai polipeptida ( alfa ) dan ( beta )
    • Polipeptida dibutuhkan untuk membentuk Hb.
  • 65. Haemofilia
    • Gejala pendarahan yang sukar dihentikan tidak punya AHG
    • Umumnya diderita oleh laki-laki
    • Faktor hereditas
    • Terpaut pada kromosom X
  • 66. Leukemia
    • Produksi leukosit yang bersifat ganas
    • Menurunkan produksi Eritrosit, trombosit, dan Leukosit normal.
    • Pengobatan dengan sinar X , kemoterapi, cangkok sumsum tulang belakang ( tranplantasi ).
  • 67. Jantung koroner
    • Gangguan aliran darah pada pembuluh darah koroner
    • Disebabkan oleh arteriosklerosis (pengerasan pembuluh nadi karena pengendapan lemak)
  • 68. Hipertensi
    • Tekanan sistol > 140 mmHg
    • Tekanan diastol > 99 mmHg
    • Hipertensi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan tersumbatnya arteri di otak (stroke)
  • 69. Berbagai macam sel darah
  • 70. MACAM-MACAM SEL DARAH
  • 71. BEBERAPA ERITROSIT DAN SEBUAH LEUKOSIT BERGRANULA
  • 72. DOrah noRMAL DAN DARAH ANEMIA BULAN SABIT
    • Sediaan darah
    • Sickle cell anemia
  • 73. Darah normal dan sickle cell anemia
    • Eritrosit
    • Sediaan darah
  • 74. PERBANDINGAN ERITROSIT IKAN DAN MANUSIA
    • Eritrosit ikan
  • 75. Golongan darah sistem Rhesus.
    • Tipe darah genotip antigen antibodi
    • Rh + DD/Dd + Tdk ada
    • Rh - dd Tdk ada +
    • Jika seorang wanita Rh – memiliki bayi Rh + terjadi peristiwa Eritroblastosis fetalis ( bayi mati kuning karena darah janin digumpalkan oleh antibodi ibu).
  • 76. Bagaimana golongan darah menurun
    • Orang tua(laki-laki) >< Orang tua( wanita )
    • Rh - Rh +
    • dd >< DD / Dd
    • d D
    • d
    • F1 D d dan d d
    • D d Fenotipnya Rh +
    • d d Fenotipnya Rh -
  • 77. SISTEM LYMFA
  • 78. ERITROSIT
    • Bentuk bikonkaf
    • Diameter 7,5 um
    • Tebal tengah 1 um
    • Tebal pinggir 2 um
    • Umur 120 hari
    • Yang tua dihancurkan di hati dan limpa
    • 3 juta eritrosit mati/dt

×