Hasil penelitian tentang rokok
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Hasil penelitian tentang rokok

on

  • 515 views

contoh penelitian sosial

contoh penelitian sosial

Statistics

Views

Total Views
515
Views on SlideShare
512
Embed Views
3

Actions

Likes
0
Downloads
14
Comments
0

1 Embed 3

http://cvrahmat.blogspot.com 3

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Hasil penelitian tentang rokok Hasil penelitian tentang rokok Document Transcript

  • Hasil Penelitian Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tema: Rokok Dalam Kehidupan Kartika Dwi Rachmawati Khusnul Khotimah XI IPS1
  • I. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Hasil studi menunjukkan bahwa perokok berat telah memulai kebiasaannya ini sejak berusia belasan tahun. Efek langsung yang dialami oleh orang yang merokok misalnya: aktivitas otak dan sistem saraf yang mula-mula meningkat lalu kemudian menurun, perasaan euforia ringan, merasa relaks, meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung, menurunnya aliran darah ke anggota badan seperti jari-jari tangan dan kaki, pusing, mual, mata berair, asam lambung meningkat, menurunnya nafsu makan, dan berkurangnya indera pengecap dan pembau 1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang yang telah kami uraikan, maka masalah yang akan kami bahas: 1. Apa bahaya dari merokok? 2. Siapa yang akan terkena dampaknya jika seseorang merokok? 3. Mengapa rokok masih tersebar di Dunia? Padahal rokok itu berbahaya 4. Bagaimana upaya berhenti dari rokok itu sendiri? 5. Dimana tempat yang dilarang untuk merokok?
  • 6. Kapan biasanya seorang perokok merokok? 1.3 Tujuan penelitian  Untuk mengetahui apa itu rokok  Untuk mengetahui bahaya merokok  Untuk mengetahui penyebab merokok pada remaja  untuk mengetahui upaya untuk berhenti merokok 2. Kerangka Teori -Pengertian Rokok Rokok adalah produk yang berbahaya & adiktif (menimbulkan ketergantungan) karena didalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok antara lain : tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, nitrosamine dll. -Bahaya dan Dampak Negatif Merokok Bahaya dan Dampak Negatif Merokok-“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin” kata-kata ini banyak kita temukan baik pada bungkus rokok
  • itu sendiri, ataupun pada iklan yang mempromosikan tentang rokok, tapi sepertinya kata-kata ini seolah tidak ada artinya, karena tetap saja banyak orang yang merokok tanpa tahu dampak yang akan diakibatkan oleh rokok tersebut, karena seperti yang telah kita ketahui bahwa rokok mengandung zat berbahaya yaitu nikotin. -Upaya Berhenti Merokok 1. Motivasi - Bulatkan Tekad Apa Tujuan Anda Berhenti Merokok 2. Lakukan Secara Bertahap 3. Kenali Waktu dan Situasi dimana Anda Paling Sering Merokok Bagi 4. Tahan Keinginan Anda dengan Menunda 5. Berolahraga Secara Teratur 6. Minta Dukungan dari Keluarga dan kerabat 7. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Terapi 3. Pembahasan bahaya merokok tidak hanya buat diri sendiri saja tetapi semua orang yang ada di sekitar Anda akan terkena dampak negatif dari rokok. Secara pelan namun pasti efek dari rokok akan Anda rasakan.
  • Bagi sebagian orang, rokok merupakan bagian dari pengisi kehidupan. Terutama perokok, sebagian besar mereka beranggapan bahwa rokok adalah kebutuhan pokok, bahkan lebih penting dari pada makanan berkarbohidrat tertinggi sekalipun (baca: nasi). Mereka rela menyisihkan paling tidak dua puluh persen dari pendapatan harian mereka untuk rokok, bahkan mereka rela tidak makan demi membeli rokok. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional 2005-2006, sekitar 78,8 persen kepala keluarga miskin di perkotaan adalah perokok. Dan ternyata disebutkan bahwa pengeluaran mingguan mereka untuk rokok adalah lebih besar yakni 22 persen daripada pengeluaran mereka untuk membeli beras yang hanya 19 persen. Banyaknya pabrik rokok di Indonesia, dirasa menjadi penopang ekonomi paling berpengaruh hal itu membuat rokok dapat Mengurangi (jumlah) orang miskin di negara kita. Satu pabrik rokok saja dapat menghasilkan devisa negara yang sangat besar, apalagi sekarang ada banyak pabrik rokok. Selain penghasil devisa keberadaan pabrik rokok juga menyelamatkan ribuan penduduk (buruh pabrik rokok, terutama daerah Kudus) dari masalah pengangguran. Keuntungan keberadaan pabrik rokok yang lain bagi perekonomian Indonesia yang juga berimbas pada pembangunan pendidikan adalah banyaknya beasiswa yang
  • diberikan bagi anak – anak tidak mampu atau atlet – atlet olahraga yang luput dari perhatian instansi lain. Perokok merasa butuh rokok untuk berkonsentrasi, merasa tenang, atau melepas stress. Saat merokok menjadi kebutuhan, hampir semua perokok sudah lupa pada alasan awalnya merokok: yang pasti hidup terasa berbeda tanpa rokok. Kawasan Dilarang Merokok: 1. Tempat Umum 2. Tempat Kerja 3. Angkutan Umum 4. Tempat Ibadah 5. Arena Kegiatan Anak-Anak 6. Tempat Proses Belajar Mengajar 7. Tempat Pelayanan Kesehatan 4. Penutup 1. kesimpulan Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu lebih banyak mudharatnya (dampak negatifnya) dari pada dampak positifnya. Apabila hal ini dibiakan terus berlangsung, maka
  • akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka.Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia. 2. Saran Setelah membaca makalah ini, semoga masyarakat dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka tetap terjaga dan nantinya menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa mereka.