Mempersembahkan
DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS ILMU SOSIAL
Tujuan Pendidikan HAM
Memberikan pengertian dan wawasan kepada
seluruh masyarakat tentang arti pentingnya
memahami hak-hak...
Unsur-Unsur Pendidikan HAM
1. Keluarga
Dalam keluarga bisa ditanamkan nilai-nilai
bertanggung jawab, menghargai orang
lain...
Unsur-Unsur Pendidikan HAM
2. Sekolah
=> Sekolah mengajarkan HAM pada taraf teori
aplikatif. Artinya, tidak hanya teori-te...
Unsur-Unsur Pendidikan HAM
4. Pemerintah
Pemerintah mempunyai tanggung jawab
menjaga.
Kementerian
Pendidikan
Nasional, dal...
Pengertian
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah kekuasaan
atau kewenangan yang dimiliki oleh
manusia, bukan diberikan kepadanya ...
Pengertian
Hak Asasi Manusia atau HAM bisa diartikan
sebagai kehidupan yang selaras, serasi, dan
seimbang bertumpu kepada ...
Kesimpulan untuk pengertian HAM
HAM adalah hak-hak yang dipunyai seseorang
sejak ia dalam kandungan.
Hak Asasi Manusia bersifat universal atau
umum. Dasar-dasar HAM telah tercantum
dalam UUD 1945 seperti pada pasal 27 ayat
...
Macam-macam HAM
1. Hak Asasi Pribadi, meliputi:
• Hak mengemukakan pendapat;
• Hak memeluk agama;
• Hak untuk berorganisas...
Macam-macam HAM
2. Hak Asasi Ekonomi (Property Right), meliputi:
• Hak memiliki sesuatu;
• Hak membeli dan menjual;
• Hak ...
Macam-macam HAM
3. Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama
dalam keadilan hukum dan pemerintahan
(Right of Legal Equalit...
Macam-macam HAM
4. Hak Asasi Politik (Political Right), meliputi:
• Hak mendirikan partai politik;
• Hak untuk dipilih dan...
Macam-macam HAM
5. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and
Cultural Right), meliputi:
• Hak untuk memperoleh pendidikan;
•...
Macam-macam HAM
5. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and
Cultural Right), meliputi:
• Hak untuk memperoleh pendidikan;
•...
Macam-macam HAM
6. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata
cara peradilan dan perlindungan hukum
(Procedural Right), ma...
Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia di Indonesia
1. Bersifat Hakiki
HAM sudah ada sejak manusia dilahirkan.
2. Bersifat Universal
...
Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia di Indonesia
3. Kepemilikannya Bersifat Kodrati dan Spiritual
HAM dipandang sebagai kodrat man...
Contoh Pelanggaran Hak Asasi Manusia di
Indonesia
1. Peristiwa Tanjung Priok
2. Penculikan Aktifis 1998
3. Penembakan Maha...
Pendidikan seumur hidup bersifat holistik. Yang
artinya lebih mengarah kepada pengutuhan
atau penyempurnaan.
Pendidikan sepanjang hayat merumuskan
bahwa proses pendidikan merupakan suatu
proses Continue yang bermula sejak
seseorang...
Dasar-Dasar Pendidikan Sepanjang Hayat
1. Menurut GBHN 1978
Pendidikan berlangsung seumur hidup dan
dilaksanakan di dalam ...
Dasar-Dasar Pendidikan Sepanjang Hayat
2. Secara Yuridis Formal
Secara yuridis formal konsepsi pendidikan
seumur hidup dit...
Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai
Perspektif
1. Tinjauan Ideologis
Mendapatkan pendidikan seumur hidup
untuk penin...
Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai
Perspektif
3. Tinjauan Sosiologis
Solusi
untuk
memecahkan
masalah
pendidikan.
4....
Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai
Perspektif
5. Tinjauan Teknologis
Dengan teknologi maka pendidikan seumur
hidup ...
Mengapa
Pendidikan
Sepanjang
Diperlukan?
1. Alasan Keadilan
2. Alasan Ekonomi
3. Alasan Perkembangan IPTEK
4. Alasan Sifat...
Kesimpulan untuk PSH
Pendidikan sepanjang hayat merupakan sebuah
konsep yang memberikan pemahaman
kepada setiap orang agar...
Bahasan Ke III
Latar Belakang Dilahirkannya Pendidikan Untuk
Semua
1. Beban utang
2. Kemunduran ekonomi
3. Pertumbuhan penduduk yang cepa...
Akhirnya pada tanggal 5-9 Maret 1990 di
Jomtien, Thailand, 115 negara dan 150
oragnisasi saling bertemu dan
mengadakan Kon...
Dalam rangka mewujudkan tujuan
tersebut, perlu koalisi yang luas dari
pemerintah nasional, masyarakat sipil
kelompok, dan ...
6 Tujuan Pendidikan UNESCO
1. Memperluas dan meningkatkan perawatan
anak usia dini yang komprehensif dan
pendidikan, terut...
6 Tujuan Pendidikan UNESCO
3. Memastikan bahwa kebutuhan belajar semua
pemuda dan dewasa dipenuhi melalui akses
yang adil ...
6 Tujuan Pendidikan UNESCO
5. Menghilangkan perbedaan gender pada
pendidikan dasar dan menengah, dan
mencapai
kesetaraan
g...
Pendidikan Untuk Semua di Indonesia
Pendidikan Untuk Semua di Indonesia masih
mempunyai beberapa masalah, antara lain:
1. ...
4. Manajemen sekolah yang buruk.
5. Kurangnya keterlibatan masyarakat.
6. Kurangnya akses pengembangan dan
pembelajaran us...
Untuk mencapai tujuan Pendidikan Untuk
Semua, pemerintah Indonesia dibantu oleh
UNICEF dan UNESCO melakukan kegiatankegiat...
Kesimpulan Untuk PUS
Pendidikan untuk semua bertujuan untuk
memberikan pendidikan yang bermutu
kepada masyarakat agar terc...
Pendidikan ham, pendidikan sepanjang hayat, dan pendidikan seumur hidup
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pendidikan ham, pendidikan sepanjang hayat, dan pendidikan seumur hidup

3,781

Published on

Berisikan tentang pengertian-pengertian secara luas tentang Pendidikan HAM, Pendidikan Sepanjang Hayat, dan Pendidikan Seumur Hidup.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,781
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pendidikan ham, pendidikan sepanjang hayat, dan pendidikan seumur hidup

  1. 1. Mempersembahkan
  2. 2. DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU SOSIAL
  3. 3. Tujuan Pendidikan HAM Memberikan pengertian dan wawasan kepada seluruh masyarakat tentang arti pentingnya memahami hak-hak dan kewajiban setiap warga negara terhadap hak asasi manusia.
  4. 4. Unsur-Unsur Pendidikan HAM 1. Keluarga Dalam keluarga bisa ditanamkan nilai-nilai bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan bersopan santun. Tentunya, pengenalan Hak Asasi manusia pada keluarga dilakukan kepada anak-anak dan remaja yang diberikan oleh kedua orang tua mereka melalui pendekatan kekeluargaan.
  5. 5. Unsur-Unsur Pendidikan HAM 2. Sekolah => Sekolah mengajarkan HAM pada taraf teori aplikatif. Artinya, tidak hanya teori-teori perkembangan, pengertian HAM, tetapi didukung oleh data atau contoh-contoh pelanggaran HAM. 3. Lingkungan atau masyarakat Bagian yang tak terpisahkan dari mata rantai pendidikan. Anak belajar dengan orang tua, sekolah, dan akhirnya kembali kepada
  6. 6. Unsur-Unsur Pendidikan HAM 4. Pemerintah Pemerintah mempunyai tanggung jawab menjaga. Kementerian Pendidikan Nasional, dalam hal ini, sudah seyogyanya merumuskan pendidikan berbasis HAM untuk diajarkan di sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan lain. Sebagai bekal pengenalan HAM secara teoretis sejak dini.
  7. 7. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) adalah kekuasaan atau kewenangan yang dimiliki oleh manusia, bukan diberikan kepadanya oleh masyarakat, bukan berdasarkan hokum positif (hukum-hukum yang berlaku), melainkan berdasarkat martabatnya sebagai manusia. (Frans Magnis Suseno -1987)
  8. 8. Pengertian Hak Asasi Manusia atau HAM bisa diartikan sebagai kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang bertumpu kepada nilai dan budaya nusantara. (UUD 1945dan Pancasila)
  9. 9. Kesimpulan untuk pengertian HAM HAM adalah hak-hak yang dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan.
  10. 10. Hak Asasi Manusia bersifat universal atau umum. Dasar-dasar HAM telah tercantum dalam UUD 1945 seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1.
  11. 11. Macam-macam HAM 1. Hak Asasi Pribadi, meliputi: • Hak mengemukakan pendapat; • Hak memeluk agama; • Hak untuk berorganisasi atau berserikat; • Hak untuk beribadah.
  12. 12. Macam-macam HAM 2. Hak Asasi Ekonomi (Property Right), meliputi: • Hak memiliki sesuatu; • Hak membeli dan menjual; • Hak memilih dan memiliki pekerjaan.
  13. 13. Macam-macam HAM 3. Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam keadilan hukum dan pemerintahan (Right of Legal Equality), meliputi: • Hak persamaan hukum; • Hak asas praduga tak bersalah; • Hak untuk diakui sebagai Warga Negara Indonesia; • Hak untuk ikut dalam pemilihan umum;
  14. 14. Macam-macam HAM 4. Hak Asasi Politik (Political Right), meliputi: • Hak mendirikan partai politik; • Hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum; • Hak utuk diakui sebagai Warga Negara Indonesia.
  15. 15. Macam-macam HAM 5. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and Cultural Right), meliputi: • Hak untuk memperoleh pendidikan; • Hak untuk mendapatkan jaminan kesehatan; • Hak untuk mengembangkan kebudayaan.
  16. 16. Macam-macam HAM 5. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and Cultural Right), meliputi: • Hak untuk memperoleh pendidikan; • Hak untuk mendapatkan jaminan kesehatan; • Hak untuk mengembangkan kebudayaan.
  17. 17. Macam-macam HAM 6. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan hukum (Procedural Right), maliputi: • Hak untuk mendapatkan perlakuan yang wajar dalam penggeledahan, penyelidikan, penangkapan, peradilan, dan pembelaan hukum.
  18. 18. Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia di Indonesia 1. Bersifat Hakiki HAM sudah ada sejak manusia dilahirkan. 2. Bersifat Universal HAM berlaku umum untuk siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Hak asasi manusia tidak memandang jenis kelamin, ras, agama, suku, negara, dan pandangan politik.
  19. 19. Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia di Indonesia 3. Kepemilikannya Bersifat Kodrati dan Spiritual HAM dipandang sebagai kodrat manusia yang diberikan oleh Tuhan sejak manusia dilahirkan, oleh karena itu hak-hak asasi itu dipanang sebagai karunia pemberian Sang Pencipta. 4. Bersifat Supralegal hak-hak asasi tidak pernah boleh dan tidak pernah bisa dilanggar, dibatasi dan ditiadakan/dihapus oleh pihak mana pun
  20. 20. Contoh Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia 1. Peristiwa Tanjung Priok 2. Penculikan Aktifis 1998 3. Penembakan Mahasiswa Triksakti 4. Kerusuhan Timor-Timor Setelah Jajak Pendapat 5. Peristiwa Abepura, Papua
  21. 21. Pendidikan seumur hidup bersifat holistik. Yang artinya lebih mengarah kepada pengutuhan atau penyempurnaan.
  22. 22. Pendidikan sepanjang hayat merumuskan bahwa proses pendidikan merupakan suatu proses Continue yang bermula sejak seseorang dilahirkan hingga meninggal dunia.
  23. 23. Dasar-Dasar Pendidikan Sepanjang Hayat 1. Menurut GBHN 1978 Pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan di dalam lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat sehingga pendidikan seumur hidup merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan pemerintah.
  24. 24. Dasar-Dasar Pendidikan Sepanjang Hayat 2. Secara Yuridis Formal Secara yuridis formal konsepsi pendidikan seumur hidup dituangkan dalam Tap MPR No. IV/MPR/1973 jo Tap MPR No. IV/MPR/1978 .
  25. 25. Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai Perspektif 1. Tinjauan Ideologis Mendapatkan pendidikan seumur hidup untuk peningkatan pengetahuan dan ketrampilan hidup. 2. Tinjauan Ekonomis Memungkinkan seseorang untuk meningkatkan produktifitasnya, memelihara sumber-sumber yang dimilikinya, dan
  26. 26. Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai Perspektif 3. Tinjauan Sosiologis Solusi untuk memecahkan masalah pendidikan. 4. Tinjauan Filosofis Pendidikan seumur hidup secara filosofi akan memberikan dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
  27. 27. Pendidikan Sepanjang Hayat Dalam Berbagai Perspektif 5. Tinjauan Teknologis Dengan teknologi maka pendidikan seumur hidup akan semakin mudah. Begitu pula sebaliknya. 6. Tinjauan Psikologis Pendidikan pada dasarnya dipandang sebagai pelayanan untuk membantu pengembangan personal sepanjang hidup .
  28. 28. Mengapa Pendidikan Sepanjang Diperlukan? 1. Alasan Keadilan 2. Alasan Ekonomi 3. Alasan Perkembangan IPTEK 4. Alasan Sifat Pekerjaan Hayat
  29. 29. Kesimpulan untuk PSH Pendidikan sepanjang hayat merupakan sebuah konsep yang memberikan pemahaman kepada setiap orang agar terus belajar dalam perjalanan hidupnya, belajar sepanjang hayat tidak mengenal usia, serta ruang dan waktu.
  30. 30. Bahasan Ke III
  31. 31. Latar Belakang Dilahirkannya Pendidikan Untuk Semua 1. Beban utang 2. Kemunduran ekonomi 3. Pertumbuhan penduduk yang cepat 4. Banyaknya tindakan kriminal 5. Kerusakan lingkungan ► Masalah-masalah ini telah menyebabkan kemunduran besar dalam pendidikan dasar pada 1980-an di banyak negara sedang berkembang.
  32. 32. Akhirnya pada tanggal 5-9 Maret 1990 di Jomtien, Thailand, 115 negara dan 150 oragnisasi saling bertemu dan mengadakan Konferensi Dunia membahas Education for All (EFA) atau Pendidikan Untuk Semua (PUS).
  33. 33. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, perlu koalisi yang luas dari pemerintah nasional, masyarakat sipil kelompok, dan lembaga pembangunan seperti UNESCO dan Bank Dunia. Mereka berkomitmen untuk mencapai enam tujuan pendidikan yaitu: Please wait ………………………………..
  34. 34. 6 Tujuan Pendidikan UNESCO 1. Memperluas dan meningkatkan perawatan anak usia dini yang komprehensif dan pendidikan, terutama bagi yang paling rentan dan anak-anak yang kurang beruntung. 2. Memastikan bahwa pada 2015 semua anak, khususnya anak perempuan, yang dalam keadaan sulit, dan mereka yang termasuk etnik minoritas, memiliki akses lengkap dan bebas ke wajib pendidikan dasar yang berkualitas baik.
  35. 35. 6 Tujuan Pendidikan UNESCO 3. Memastikan bahwa kebutuhan belajar semua pemuda dan dewasa dipenuhi melalui akses yang adil untuk pembelajaran yang tepat dan program ketrampilan hidup. 4. Mencapai 50% peningkatan dalam keaksaraan orang dewasa pada tahun 2015, khususnya bagi perempuan, dan akses ke pendidikan dasar dan pendidikan berkelanjutan bagi semua orang dewasa
  36. 36. 6 Tujuan Pendidikan UNESCO 5. Menghilangkan perbedaan gender pada pendidikan dasar dan menengah, dan mencapai kesetaraan gender dalam pendidikan. 6. Meningkatkan semua aspek kualitas pendidikan dan menjamin keunggulan semua sehingga diakui dan diukur hasil pembelajaran yang dicapai oleh semua, khususnya dalam
  37. 37. Pendidikan Untuk Semua di Indonesia Pendidikan Untuk Semua di Indonesia masih mempunyai beberapa masalah, antara lain: 1. Anak yang putus sekolah diperkirakan masih ada dua juta anak. 2. Kualifikasi guru yang masih kurang. 3. Metode pengajaran yang tidak efektif. Yaitu masih berorientasi kepada guru dan anak didik tidak diberi kesempatan memahami sendiri.
  38. 38. 4. Manajemen sekolah yang buruk. 5. Kurangnya keterlibatan masyarakat. 6. Kurangnya akses pengembangan dan pembelajaran usia dini bagi sebagian besar anak usia 3 sampai 6 tahun terutama anakanak yang tinggal di pedalaman dan pedesaan. 7. Alokasi anggaran dari pemerintah daerah dan pusat yang tidak memadai. 8. Biaya pendidikan yang tinggi.
  39. 39. Untuk mencapai tujuan Pendidikan Untuk Semua, pemerintah Indonesia dibantu oleh UNICEF dan UNESCO melakukan kegiatankegiatan antara lain: 1. Sistem Informasi Pendidikan Berbasis Masyarakat. 2. Program Wajib Belajar 12 tahun . 3. Program Menciptakan Masyarakat Peduli Pendidikan Anak .
  40. 40. Kesimpulan Untuk PUS Pendidikan untuk semua bertujuan untuk memberikan pendidikan yang bermutu kepada masyarakat agar tercipta masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang tertentu dan tercipta masyarat yang bisa mengikuti perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×