Your SlideShare is downloading. ×
Hubungan bk ,psikoterapi dan religioterapi matakuliah bimbingan konseling stain salatiga 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Hubungan bk ,psikoterapi dan religioterapi matakuliah bimbingan konseling stain salatiga 2013

2,048
views

Published on

HUBUNGAN BIMBINGAN KONSELING, PSIKOTERAPI DAN RELIGIO TERAPI Presentasi ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Bimbingan Konseling

HUBUNGAN BIMBINGAN KONSELING, PSIKOTERAPI DAN RELIGIO TERAPI Presentasi ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Bimbingan Konseling


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,048
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 2. Pengertian Secara Umum Psikoterapi Istilah psikoterapi ( psychotherapy ) mempunyai pengertian cukup banyak, terutama karena istilah tersebut digunakan dalam berbagai bidang operasional ilmu empiris seperti psikologi, bimbingan dan penyuluhan ( Guidance and Counseling ), kerja sosial ( casework ), pendidikan dan ilmu agama. Secara harfiah psikoterapi berasal dari kata psyco = jiwa, dan therapy = penyembuhan. Psikoterapi sama dengan penyembuhan jiwa. Menurut R. Wolberg. M.D. ( 1997 ) dalam buku The Tecnique of Psychoterapy menuliskan: ” psikoterapi adalah perawatan dengan menggunakan alat-alat psikologis terhadap permasalahan yang berasal dari kehidupan emosional dimana seorang ahli secara sengaja menciptaka hubungan secara profesional dengan pasien ”, yang bertujuan: (1) Untuk menghilangkan atau mengubah gejala-gejala yang ada, (2) Memperantarai ( perbaikan ) pola tingkah laku yang rusak,
  • 2.  Dari devinisi psikoterapi tersebut, dapat dianalisis bagian-bagian penting yang dimaksud, yaitu: 1. Psikoterapi adalah perawatan 2. Menggunakan alat-alat psikologi 3. Permasalahan yang berasal dri kehidupan emosional 4. Seorang ahli 5. Secara sengaja menciptakan hubungan propesional 6. Pasien ( klien ) 7. Tujuannya Tujuan psikoterapi adalah mengolah kepribadian klien agar mampu menyesuaikan dan merealisasikan dirinya sesuai dengan kodrat kemanusiaan. Realisasi ini dapat diumpamakan seperti proses kelopak bunga yang merekah secara alamiah untuk merealisasikan tumbuhnya kembang. Para ahli membantu proses merekahnya kelopaknya, sehingga bunga tampak indah. Dalam psikoterapi, para ahli membantu proses realisasi dari proses fitrah kliennya menuju kepada kehidupan yang bermakna, berarti, dan berguna. Makna hidup yang tertinggi adalah pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Pencipta diri dan alam semesta.
  • 3. 3. Pengertian Secara Umum Religio-Psychotherapy Religio-Psychotherapy/Konseling agama di Barat disebut Pastoral cuonseling, yang bertujuan pokok untuk memberikan bantuan pemecahan problema kehidupan anak bimbing secara individual, dengan melalui proses pencerahan batin lewat potensi keimanan yang semakin kuat berpengaruh dalam pribadi, sesuai dengan agama yang dianut anak bimbing pada hakikatnya tidak juga terlepas dari psikoterapi yaitu terapi yang didasarka pada pendekatan keagamaan individual yang bersangkutan. Sebagaimana pengalaman seorang ahli penyakit jiwa atau saraf, Dr. Carl Gustav Jung, dari Swiss, menunjukkan bukti bahwa penyakit pasiennya yang berusia 35 tahun ke atas baru dapat disembuhkan bila mereka dapat menemukan jalan keluar melalui penemuan kembali keimanannya sesuai ajaran agama yang dianut. Dr.Jung menerapkan psikoterapi berdasarkan pendekatan agama yang kemudian dikenal dengan “ Religio-psychotherapy” yaitu penyembuhan penyakit melalui menghidupkan kejiwaan yang didasari dengan nilai keagamaan. Beberapa ahli kedokteran jiwa meyakini bahwa penyembuhan penyakit pasien dapat dilakukan lebih cepat jika digunakan metode pendekatan keagamaan, yaitu dengan membangkitkan rasa keimanan kepada Tuhan lalu menggerakkannya kearah pencerahan batinnya yang pada akhirnya menimbulkan kepercayaan diri bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa adalah satu- satunya kekuatan penyembuh penyakit yang diderita.
  • 4.  4. Hubungan antara BK, Psikoterapi, dan Religio Psychotherapy Dalam agama Islam terdapat beberapa ayal Al-Quran yang menunjukkan bahwa Tuhan membuat seseorang menderita sakit dan Dialah yang menyembuhkannya, seperti ucapan Nabi Yahya yang menyatakan: ” jika aku sakit maka Dialah yang menyembuhkannya. “. ( Qs As-Syu’aro:80 ). Dan juga sabda Nabi SAW yang menyatakan : “ Allah tidaklah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia juga menurunkan obat penyembuhnya.” Juga Allah menyebutkan dalam kitab suci Al-Quran bahwa Allah tidak menurunkan Al-Quran melainkan untuk menjadi obat penyhembuh bagi orang mukmin antara lain seperti firman Alloh SWT, : “Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian belaka .”(Qs. Al-isra:82). Dalam kasus Nabi Muhammad sendiri yang pernah disihir oleh orang kafir, dapat disembuhkan dengan membaca surat Al-Falaq. Dengan demikian jika dilihat dari peristiwa sejarah pada masa Nabi, sistem penyembuhan ( healing ) terhadap penyakit, dilakukan dengan religio- psikoterapi meskipun saat itu belum didasari dengan sistem pendekatan disiplin ilmu, namun hanya berdasarkan petunjuk wahyu Tuhan semata-mata. Faktor keyakinan pribadi yang berupa iman tersebut dapat berfungsi sebagai sumber kekuatan penyembuh terhadap penyakit rohaniah pada khususnya.
  • 5.  Hubungan antara Bimbingan Konseling, Psikoterapy dan Religio Psikoterapy /konseling agama adalah sangat berkaitan sekali karena hal itu merupakan usaha pemberian bantuan kepada seseorang yang mengalami kesulitan baik lahiriah maupun batiniah yang menyangkut kehidupannya di masa kini dan di masa mendatang secara proses dan bertahap. Bantuan tersebut berupa pertolongan di bidang mental dan spiritual, agar orang yang bersangkutan mampu mengatasinya dengan kemampuan yang ada pada dirinya sendiri maupun dorongan dari kekuatan iman dan takwa kepada Tuhan. Adapun tujuan dan fungsi dari Konseling Agama diantaranya : Untuk mengungkapkan kemampuan dasar mental-spiritual dan agama dalam pribadi anak. Berusaha meletakkan kemampuan mental-spiritual tersebut sebagai benteng pribadi anak. Berusaha menanamkan sikap dan orientasi kepada hubungan dalam empat arah yaitu dengan Tuhannya, dengan masyarakatnya, dengan alam sekitarnya dan dengan dirinya sendiri. Berusaha mencerahkan kehidupan batin. Hakikat manusia dalam pandangan Islam ialah sebagai satu kesatuan yang terdiri dari ruh, jasad dan akal yang saling terikat dan tidak mungkin dipisahkan menjadi beberapa bagian. Sedangkan tujuan manusia hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dengan menta’ati segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dalam pandangan agama seorang manusia dikatakan mempunyai perilaku bermasalah tatkala manusia melakukan sebuah aktivitas yang bertentangan atau tidak sesuai dengan nilai-nilai agama tersebut yang telah menjadi pegangan hidup. Wallahu A’lam bisshowab……Ma’annajaah fita’allumikum!!!!!
  • 6. Setia mengupayakan penyelesaian adalah pembuka semuakemungkinan. Batu besar harus dipukul terus sebelum ia pecah. Maka hati anda harus lebih kuat daripada masalah anda.
  • 7. TERIMAKASIHSEMOGA SUKSES………………!!!