Your SlideShare is downloading. ×
All about google
All about google
All about google
All about google
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

All about google

295

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
295
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 04/200978 KNOW-HOW DEMIKIAN slogan yang terkenal dan mengarahkan pikiran kita pada Google. Mungkin kita berpikir slogan ini agak kontradiksi dengan beberapa isu berbau “evil”, seperti dikenalnya istilah Google Hacking, atau kekhawatiran pelanggaran privasi karena adanya Google Earth. Tetapi sebenarnya, slogan tersebut lebih mengarah ke budaya yang ingin ditanamkan Google, yang juga dapat menjadi inspirasi bagi kita. Slogan “Don’t be evil” menekankan akan pentingnya ke- percayaan dan citra diri, yang akan jauh lebih berharga untuk jangka panjang dibandingkan mengejar keuntungan jangka pendek semata. Rupanya bukan hanya slogan kosong, karena hingga saat ini terbukti banyak layanan dan produk Google berhasil menancapkan citra yang kuat, sehingga kalau dulu kita hanya mengenal Google sebagai search engine yang andal (dan sekarang juga masih search engine yang andal), sekarang nama Google bukan hanya dikenal sebatas search engine. Kreativitas dan inovasi adalah salah satu keunggulan Google, jangan pernah takut mencoba, karena dari banyak percobaan kita akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Thomas Alva Edison memegang lebih dari 1000 hak paten, Google juga memiliki banyak karya, dari yang popular sampai yang nyaris tidak dikenal. Dalam artikel ini, kita akan menelusuri berbagai produk dan layanan Google dan mencoba memetik pelajaran dan manfaat, bagaimana Google mewujudkan idenya ke dalam karya nyata. Gmail Mungkin Anda masih ingat saat layanan e-mail gratis berlomba- lomba memberikan kapasitas space yang lebih besar dari sebelumnya (sedikit mirip dengan perang tarif pulsa di Indo- nesia), hal yang menjadi pemicunya adalah kehadiran Gmail. Saat sebuah perusahaan ternama seperti Google menawarkan layanan e-mail, tentunya membuat ketar-ketir kompetitornya. Padahal bisa dikatakan peluncuran layanan e-mail dari Google pada 1 April 2004 ini sudah dapat diprediksi. Sebagai search engine yang sukses, tentunya cepat atau lambat Google akan berekspansi ke arah ini. Walaupun demikian, kelahiran Gmail bukanlah hal yang mudah, diperlukan waktu 7 tahun pengem- bangan sebelum Gmail diumumkan ke publik. Hingga artikel ini Joko Nurjadi dibuat, status Gmail masih versi beta walaupun secara umum sudah cukup stabil dan memuaskan. Gmail memiliki banyak kelebihan dibandingkan layanan se- rupa, antara lain menawarkan POP3 dan IMAP gratis, tampilan webmail yang friendly dan interaktif dengan pemrograman Ajax, serta kemampuan spam filter yang baik. Keunggulan- keunggulan yang tidak (atau jarang) dimiliki kompetitornya ini langsung terasa bagi pengguna. Gmail adalah contoh layanan yang sukses karena berbeda dan dapat memberikan sesuatu yang lebih baik, walau sebelum keha- dirannya, sudah terdapat banyak layanan e-mail yang popular. Google Earth Satu lagi layanan Google yang spektakuler adalah Google Earth yang dikenal sejak tahun 2005. Perusahaan di belakang tercip- tanya engine Google Earth ini adalah Keyhole Inc, yang waktu itu menamakan engine-nya dengan Earth Viewer. Keyhole Inc kemudian diakuisisi oleh Google, di sini kita harus angkat topi atas kejelian Google menggandeng Keyhole Inc dan memopu- larkan teknologi yang mencengangkan ini. Proses gabungan dari gambar via satelit, GIS (Geographical Information System) berbasis 3D, dan Aerial Photography yang “Don’t be evil”. ALL ABOUT GOOGLE INTERNET Melihat planet Mars dengan Google Mars. pcm_know-how_04.indd 78pcm_know-how_04.indd 78 2/15/2009 11:45:11 AM2/15/2009 11:45:11 AM
  • 2. 04/2009 79KNOW-HOWINTERNET memungkinkan pengambilan gambar dari perspektif atau angle tertentu, merupakan proses inti dari Google Earth. Walau tidak selalu dapat menampilkan objek dengan tampilan 3D, tetapi hal tersebut hanya masalah waktu dengan semakin ba- nyaknyaobjekyangdapatdilihat3D.Misalnya,padaAgustus2007, kota Hamburg di Jerman menjadi kota pertama yang dapat dilihat seluruhnya dalam perspektif 3D. Dengan hanya duduk di depan komputerdanmengaksesGoogleEarth,Andadapatmelihatdunia dari perspektif seekor burung yang terbang bebas. Google Earth kemudian melahirkan fitur-fitur lainnya seperti Google Sky untuk melihat ke luar angkasa, tersedia online pada URL http://ww.google.com/sky. Contoh lainnya adalah Google Ocean yang diperkenalkan pada Februari 2009, memungkinkan pengguna “menyelam” dan melihat ke dasar laut, siapa tahu dengan Google Ocean Anda dapat menguak misteri monster Loch Ness atau segitiga bermuda? Tidak ketinggalan, Anda juga dapat melihat Mars di http:// www.google.com/mars dan menyusul Neil Armstrong melihat bulan di http://www.google.com/moon. Android Berbeda dengan kebanyakan layanan Google lain yang tidak jauh-jauh dari teknologi Internet, Android menawarkan sesuatu yang sama sekali berbeda: sebuah platform dan operating sys- tem open source untuk perangkat mobile! Seperti Google Earth, Android lahir setelah Google mengakuisisi perusahaan lain, kali ini bernama Android Inc. Fitur-fitur Android, antara lain menggunakan database SQLite, mendukung jaringan GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Blue- tooth, dan Wi-Fi. Web browser yang tersedia dalam Android ber- basispadaWebKitapplicationframework.DanbagiAndapengge- mar multimedia, Android mendukung format-format seperti MPEG-4, H.264, MP3, AAC, OGG, JPEG, dan lain sebagainya. T-Mobile G1 buatan HTC merupakan ponsel pertama yang menggunakan platform Android, dan akan menyusul perangkat- perangkat mobile dari perusahaan seperti Motorola, Huawei Technologies, Lenovo, Samsung dan lain-lain. Jeroan Android berbasis kernel Linux, sementara aplikasinya ditulis dengan C atau bahasa pemrograman lainnya yang dapat di-compile dan berjalan pada arsitektur ARM. Tentu saja walaupun pasar operating system untuk perangkat mobile adalah ladang baru bagi Google, tetapi dapat diinteg- rasikan dengan layanan Google yang lain. Google jelas sudah memiliki visi bahwa teknologi Internet akan merambah luas pada perangkat mobile. Google Notebook Google Notebook tidak ada hubungannya dengan perangkat keras notebook, pengertian notebook di sini adalah secara harfiah, yaitu buku catatan. Walaupun tidak terlalu popular, tetapi ide Google Notebook ini menarik dan sebagian dari Anda mungkin merasakan layanan ini sangat membantu. Kondisi berikut menunjukkan kegunaan Google Notebook, bayangkan Anda membentuk kelompok belajar, katakanlah sebanyak 5-6 orang, masing-masing mencari bahan melalui Internet sehingga terkumpul data yang siap diolah. Tanpa Google Notebook, mungkin setiap anggota kelompok menyim- pan bahan-bahan yang ditemukannya pada sebuah dokumen, lalu saling bertukar dokumen dengan anggota lainnya melalui e-mail atau media komunikasi lainnya. Dengan Google Notebook yang dapat diakses pada URL http://www.google.com/notebook, dengan mudah Anda dapat menyimpan text, link, ataupun image pada browser ke dalam sebuah account Google Notebook yang dapat diakses oleh setiap anggota kelompok secara online. Anda juga dapat mengakses kapan dan di mana saja, sejauh Anda menemukan komputer yang memiliki koneksi Internet. Untuk memudahkan browsing sambil menggunakan Google Notebook, Anda dapat men-download extension pada URL http://www.google.com/notebook/download, setelah extension tersebut terinstal, akan tampil sebuah icon Google Notebook pada kanan bawah browser Anda (extension ini tersedia untuk Mozilla Firefox dan Internet Explorer). Anda dapat memasukkan konten ke Google Notebook dengan klik kanan dan memilih menu Note this (Google Notebook). Saat ini pengembangan Google Notebook telah dihentikan, walaupun layanannya masih tetap dapat digunakan. Knol Pada awal kemunculannya di Desember 2007, Knol sering disebut sebagai upaya untuk menyaingi Wikipedia. Konsepnya memang mirip, yaitu setiap kontributor dapat menciptakan artikel sendiri atau mengedit artikel dari kontributor lain. Per 16 Januari 2009, Google mengumumkan bahwa perkem- bangan Knol (http://knol.google.com) telah mencapai 100.000 Google Notebook aktif pada kanan bawah browser. Sebuah artikel pada Knol. pcm_know-how_04.indd 79pcm_know-how_04.indd 79 2/15/2009 11:45:12 AM2/15/2009 11:45:12 AM
  • 3. 04/200980 KNOW-HOW artikel, memang masih jauh ketinggalan dibandingkan http:// en.wikipedia.org yang saat artikel ini ditulis memiliki sekitar 2,7 juta artikel dalam bahasa Inggris. Salah satu hal yang berbeda dengan Wikipedia, Knol meng- ijinkan kontributor lain menuliskan komentar, tetapi kita justru akan menemukan banyak komentar yang mengandung promosi, atau bahkan memancing debat, membuat Knol seakan tidak tertata sebaik Wikipedia. Jelas, untuk saat ini Knol bukanlah Wikipedia killer. Google X Google X menawarkan search engine seperti biasanya, tetapi dengan tampilan animasi dock seperti pada operating system Max OS X. Google X yang dirilis pada tahun 2005 mungkin merupakan layanan Google yang tersingkat karena hanya ber- umur 1 hari. Walaupun demikian, sampai saat ini Anda masih dapat menemukan banyak web mirror Google X. Google AdSense Merupakan layanan Google yang menghebohkan dan bisa dibilang membuat marak bisnis mencari uang di Internet. Cara kerjanya mudah dan menunjukkan bagaimana sebuah ide seder- hana ternyata berdampak dahsyat saat telah berjalan. Berikutkonsepdasarnya,siXmemilikiwebsitedanmenampilkan iklan (dalam bentuk text, gambar, ataupun video) yang dikelola Google, yang bekerja sama dengan si Y sebagai pemasang iklan. Google akan memberikan revenue pada si X berdasarkan kriteria tertentu (misalnya per-click, per-action, per-sale, dan lain-lain). Konsep ini memang sebuah win-win solution bagi si X (pe- milik website) maupun si Y (pemasang iklan), dan tentunya juga bagi Google sebagai penyelenggara. Merupakan hal yang positif jika yang terjadi adalah si X berusaha memikat pengunjung website dengan cara meningkatkan mutu web- site-nya, tetapi sebagian yang lain memilih jalan pintas untuk mendapatkan revenue, dan terciptalah cara-cara yang tidak fair dan lebih banyak merugikan seperti menciptakan website zombie, spam, sampai dengan copy paste konten luar agar website-nya tampak atraktif. Google AdWords Pemahaman AdSense dan AdWords sering kali rancu, walaupun sebenarnya sederhana. Jika pada Google AdSense, pembahasannya lebih berat dari sisi X atau pemilik website, maka pada Google AdWords, pembahasannya dari sisi Y atau pemasang iklan. Jadi, Google AdWords diperuntukkan bagi pemasang iklan yang ingin menampilkan iklannya pada website-website (si X). Anda sebagai pemasang iklan akan membayar Google saat seseorang mengklik iklan Anda. Kalimat yang mudah untuk membedakan AdSense dan AdWords adalah: Google membayar kita saat kita menaruh AdSense pada website kita dan kita membayar Google saat kita menaruh AdWords pada Google. Picasa Picasa merupakan aplikasi untuk mengorganisasi dan mengedit foto digital, diciptakan oleh Idealab yang (lagi-lagi) diakui- sisi oleh Google pada tahun 2004. Di tangan Google, Picasa menjadi freeware yang bebas di-download dengan dukungan berbagai operating system popular. Fitur yang terdapat pada Picasa adalah fungsi-fungsi dasar pengeditan foto, slide show, ataupun integrasi dengan layanan online photo printing. Untuk layanan Internet, Google meluncurkan Picasa Web Al- bums (PWA), yang merupakan aplikasi web photo sharing yang bisa dikatakan berkompetisi dengan Flickr. PWA mendukung kapasitas penyimpanan gratis hingga 1 GB, juga memperkenal- kan fungsi face recognition yang menerapkan teknologi yang dibuat oleh Neven Vision (yang juga diakuisisi Google). Blogger Sebuah blog host yang sangat popular milik Google. Diciptakan oleh Pyra Labs yang meluncurkannya pada tahun 1999, yang kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2003. Pengguna dapat membuat blog hanya dengan tiga langkah mudah seperti yang tertulis pada blogger.com, juga dapat menentukan nama su- domain dengan domain utama pada blogspot.com, sehingga blog Anda akan bernama [nama_subdomain].blogspot.com. Pertanyaan menarik, mengapa blogger baru sukses besar setelah berada di tangan Google? Selain karena nama besar Google dan marketing-nya, Blogger juga didukung dengan Google X. Mengenali wajah dari Picasa Web Albums. INTERNET pcm_know-how_04.indd 80pcm_know-how_04.indd 80 2/15/2009 11:45:13 AM2/15/2009 11:45:13 AM
  • 4. 04/2009 81KNOW-HOWINTERNET http://en.wikipedia.org/wiki/Google http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Google_products LEBIH LANJUT layanan Google yang lain seperti AdSense, tidak mengheran- kan jika sebagian orang mungkin memiliki anggapan bahwa blogspot.com adalah tempatnya menampilkan iklan. Dari sisi engine, Blogger mempertahankan interaksi yang friendly, misalnya dalam mengatur layout dan menambah ele- men/widget, walaupun untuk menampilkan beberapa fitur harus sedikit repot melakukan modifikasi HTML/CSS, misalnya untuk menambahkan fitur read more atau menampilkan menu header horizontal. Hingga saat ini Blogger tidak menjadikan engine- nya sebagai CMS yang dapat digunakan secara bebas. Entah apakah suatu saat Google tertarik terjun berkompetisi dengan CMS popular seperti WordPress, Joomla, dan seterusnya. Google Code Search Layanan ini khusus bagi para programer, yaitu layanan pencarian kode program open source yang terdapat di Internet. Mungkin karena digunakan oleh programer, maka pencarian pada search engine ini dapat menggunakan regex (regular expression). URL Google Code Search terdapat pada URL http://www. google.com/codesearch. Google Chrome Google juga masuk dalam kompetisi ketat web browser, dengan meluncurkan Google Chrome untuk kali pertama di September 2008. Strategi pengembangan Chrome ditekankan pada keung- gulan kecepatan, keamanan, dan kestabilan, selain tentunya interface yang menarik. Saat ini, Chrome berhasil merebut market sekitar 1% sebagai web browser yang paling banyak digunakan, hal ini sudah merupakan prestasi luar biasa sebagai web browser yang baru seumur jagung, dan hanya berada di bawah Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Safari. Walaupun demikian, ada satu hal yang cukup ditunggu pada Chrome tetapi baru akan diimplementasikan kemudian, yaitu Google Chrome Extensions. Google Docs Berawal dari aplikasi word processor bernama Writely (dibuat oleh perusahaan bernama Upstartle) dan aplikasi Google Spreadsheets, kolaborasi dua produk ini kemudian melahirkan aplikasi office online (word processor, spreadsheet, dan presen- tation) berbasis web yang dinamakan dengan Google Docs. Google Docs memungkinkan antar pengguna membuat dan mengedit dokumen secara bersamaan, sehingga masing-masing pengguna tidak perlu bekerja offline: memiliki dokumen yang terpisah, meng-update-nya, dan menggabungkannya kembali. Dengan Google Docs, cukup dibutuhkan satu dokumen untuk semua. Walaupun secara default dokumen di simpan pada server Google, Google Docs juga mendukung penyimpanan dokumen pada komputer pengguna. Google Apps Dari berbagai layanan dan produk yang ada, Google lalu meng- gabungkannya ke dalam sebuah layanan yang dinamakan dengan Google Apps. Termasuk di dalamnya adalah Gmail, Google Ca- lendar, Google Docs, Google Talk, dan Google Sites. Google Apps termasuk dalam kategori online office suite, atau istilah lain yang digunakan adalah Office 2.0, dengan penekanan pada sentralisasi (dari sisi data maupun aplikasi), kolaborasi dan sharing antar pengguna. Hanya saja karena Google Apps menye- diakan paket lengkap, maka cakupan penggunanya juga lebih luas, dari individu, institusi pendidikan, atau perusahaan. Mungkin permasalahan abadi yang terdapat pada sistem online seperti ini adalah mengenai keamanan data, tentu kita akan lebih merasa aman dan tenang menyimpan benda ber- harga di rumah sendiri dibandingkan rumah tetangga (baca: remote server) walaupun rumah tetangga diklaim memiliki tingkat keamanan yang tinggi. YouTube YouTube yang terkenal dengan video sharingnya, dibeli Google pada November 2008. Sampai saat ini Google tidak mengubah nama YouTube yang sudah kadung dikenal, dan memang You- Tube meraih popularitasnya bukan karena Google. Apa yang Akan Menyusul? Masih banyak layanan dan produk Google lainnya, tetapi cukup- lah bagi kita untuk menyimpulkan bahwa di balik kesuksesan Google, sepak terjang Google bukannya tanpa rintangan, ada kerja keras, ada prinsip yang dipegang, ada strategi yang tepat, dan tentunya banyak kegagalan yang berbuah keberhasilan. Kreativitas dan inovasi tiada henti dari Google mungkin membuat kita bertanya, apa lagi yang sedang disiapkan dalam dapur Google untuk disajikan ke publik? Apakah operating system untuk desktop, atau game RPG dengan setting nyata di bumi yang didukung oleh Google Earth, atau ide gila lainnya? Semuanya rasanya mungkin saja terjadi, semakin banyak yang telah dilakukan Google, semakin besar kepercayaan publik. Dalam ruang lingkup yang lebih kecil, kita secara individu juga tidak jauh berbeda. Anda tentu juga memiliki segudang ide, jangan ragu berimajinasi, menggali, dan mencoba mewu- judkannya, dan jika Anda percaya slogan Google merupakan salah satu kunci sukses, maka...don’t be evil! Mencari source code dengan Google Code Search. pcm_know-how_04.indd 81pcm_know-how_04.indd 81 2/15/2009 11:45:13 AM2/15/2009 11:45:13 AM

×