• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kajian pragmatik
 

Kajian pragmatik

on

  • 10,817 views

 

Statistics

Views

Total Views
10,817
Views on SlideShare
10,817
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
142
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kajian pragmatik Kajian pragmatik Document Transcript

    • KAJIAN PRAGMATIK<br />Levinson (1983) dalam bukunya yang berjudul Pragmatics, memberikan beberapa batasan tentang pragmatik. Beberapa batasan yang dikemukakan Levinson antara lain mengatakan bahwa pragmatik adalah kajian hubungan antara bahasa dan konteks yang mendasari penjelasan pengertian bahasa. Dalam batasan ini berarti untuk memahami pemakaian bahasa kita dituntut memahami pula konteks yang mewadahi pemakaian bahasa tersebut. Batasan lain yang dikemukakan Levinson mengatakan bahwa pragmatik adalah kajian tentang kemampuan pemakai bahasa untuk mengaitkan kalimat-kalimat dengan konteks yang sesuai bagi kalimat-kalimat itu.<br />Macam-macam unsur dalam wacana pragmatik1. Situasi: keadaan2. Pembicaraan: tokoh sentral3. Pendengar: tokoh pendamping4. Tempat: latar/setting5. Waktu: keadaan saat terjadi6. Adegan: gerak laku/ucapan7. Topik: inti pembicaraan8. Peristiwa: kejadian-kejadian9. Bentuk amanat: bentuk wacana10. Kode: bahasa yang digunakan11. Saluran: wujud komunikasi<br />Semantik<br />Kata “semantik” ini, sebenarnya berasal daripada kata adjektif bahasa Yunani semantickos yang membawa makna ‘penting’ atau ‘bererti’. Semantik pula, secara ringkas, dapat dijelaskan sebagai suatu bidang ilmu yang mengkaji makna perkataan dan ayat dalam bahasa. Semantik dalam bahasa, pada umumnya, dapat diteliti dari pelbagai sudut. Demikian juga semantik dalam Bahasa Melayu dapat diteliti dari aspek-aspek seerti dan rujukan, perkataan, ayat, jenis-jenis makna, perubahan makna, peribahasa (termasuk simpulan bahasa), dan unsur semantik dalam nahu.<br />Perbedaan Pragmatik dan SemantikPragmatik adalah studi yang menelaah makna ujaran dalam situasi/kondisi sosialSemantik adalah studi yang menelaah makna kataPerbedaan pragmatik dan semantik:- Pragmatik menelaah kata secara eksternal, sedangkan semantik menelaah makna kata secara internal.- Pragmatik terikat dengan konteks, sedangkan semantik bebas konteks- Pragmatik menelaah makan yang dimaksudkan penutur, sedangkan semantik menelaah makna sesuai ilmu linguistik- Pragmatik menelaah makna secara triadis, sedangkan semantik menelaah makna secara diadis.<br />