• Like
  • Save
Ibuku Sayang
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Ibuku Sayang

on

  • 2,023 views

Muhasabah...

Muhasabah...

Statistics

Views

Total Views
2,023
Views on SlideShare
2,019
Embed Views
4

Actions

Likes
3
Downloads
200
Comments
0

2 Embeds 4

http://ahataji.blogspot.com 3
http://www.slideshare.net 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Ibuku Sayang Ibuku Sayang Presentation Transcript

    •  
      • Pada saat ini Yaa Allah.Kami tafakur merenungi masa silam kami yang penuh kisah. Dan ini adalah sepenggal kisah dari salah satu episode perjalanan kehidupan kami,
      • Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan.
    •  
    • Si bayipun bertanya kembali, "Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?“
    • Sekali lagi Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa kepadaKu."
    •  
    • Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, "Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.“ Dan Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu."
    • Si bayipun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, "Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?“ Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun."
    • Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti?"
    • Tuhan pun menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu... IBU ..."
    • Kenanglah Ibu yang menyayangimu Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi ..... Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu ..?
    • Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu disaat engakau berbaring? .... dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?
    • Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang. ketika ibu telah tiada ……………
    • Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita Tak ada lagi senyuman indah ... tanda bahagia. Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya,
    • Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan,
    • Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit...
    • Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya.
    • Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.
    • Kembalilah segera ….. peluklah ibu yang selalu menyayangimu .. Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Kawan berdo'alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya Jangan biarkan engkau menyesal di masa datang kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu .. Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya ...
    • Ibu .. maafkan aku .. Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas