Your SlideShare is downloading. ×
0
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
UMN, Sesi6 internal customer
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

UMN, Sesi6 internal customer

1,193

Published on

Ilkom, PR

Ilkom, PR

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,193
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
48
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Customer Relationship Management Pelanggan Internal dan Mendengarkan Pelanggan
  • 2. 2 Hubungan “fokus pada pelanggan - kualitas pelayanan - tingkat kepuasan”  Banyak survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga atau perusahaan di Indonesia menunjukkan bahwa perusahaan yang memperhatikan keinginan dan kebutuhan pelanggannya dapat memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik dibandingan perusahaan lain. Kualitas pelayanan yang lebih baik inilah yang kemudian akan berkontribusi pada tingkat kepuasan pelanggan.
  • 3. 3 Hubungan “fokus pada pelanggan - kualitas pelayanan - tingkat kepuasan”  Tidak mungkin terjadi “fokus pada pelanggan” tanpa didahului oleh “fokus pada karyawan.” Oleh karena itu, jika kita bicara “fokus pada pelanggan” maka konteks seharusnya adalah pada “pelanggan internal dan eksternal.” Dalam hal ini terkadang perusahaan lupa. Ia terlalu banyak berkonsentrasi pada pelanggan eksternal, kurang memperhatikan pelanggan internalnya.  Budaya membangun service culture pada pelanggan internal sudah seharusnya menjadi tujuan perusahaan yang ingin customer focus. Membangun service culture ini tidak cukup hanya melalui pelatihan-pelatihan singkat, apalagi yang dilakukan sesaat menjelang adanya kontes kepuasan pelanggan.
  • 4. Budaya Perusahaan
  • 5. Budaya Perusahaan
  • 6. Merger menjadi...... Budaya Organisasi juga berubah
  • 7. Everyone need to communicate
  • 8. Komunikasi Komunikasi Organisasi  Komunikasi Internal  Komunikasi Eksternal Bentuk Komunikasi  Berbicara  Menulis  Bahasa tubuh (gestures)  Mendengar
  • 9. Komunikasi Internal  Atasan  Bawahan  Atasan  Bawahan
  • 10. 10 Konsep Pelanggan Internal  Menurut Craig Harrison dalam Turning Customer Service Inside Out! How Poor Internal Customer Service: Negatively Impacts External Customers, yang penting justru mulai dari perusahaan Anda. Cepat atau lambat riak-riak efeknya akan sampai ke pelanggan Anda.  Menurut Harrison layanan pelanggan secara internal mengacu pada layanan yang mengarah pada bagian lain dalam perusahaan Anda. Itu juga tercermin pada tingkat tanggapan, mutu, komunikasi, tim kerja, dan moral.
  • 11. 11 Fokus pada Pelanggan Internal  Hubungan antara kepedulian terhadap pelanggan internal, eksternal dan loyalitas pelanggan.  Pemahaman Tentang Kebutuhan Pelanggan Internal.  Perbaikan Proses Kerja.  Pemasok, Aliansi, dan Rekanan.  Standar dan Piagam.  Kepedulian Karyawan.
  • 12. 12 Mendengarkan Pelanggan  Langkah awal yang penting dalam mengembangkan berbagai bentuk pelayanan adalah mendapatkan umpan balik dari pelanggan. Organisasi (perusahaan) perlu mendengarkan suara pelanggan bila ingin mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang telah ada.  Keluhan pelanggan merupakan masukan yang amat penting untuk melakukan improvement terhadap proses dan sistem pelayanan kepada pelanggan.
  • 13. 13 Metode untuk Mendengarkan Pelanggan  Kuantitatif  Kualitatif
  • 14. Metode Kuantitatif  Fakta (data),  Survey melalui telpon,  Kuesioner yang diisi secara mandiri,  Survey melalui surat,  Ghost shopper/mistery guest,  Survey melalui pihak ketiga,  Survey on-line. 14
  • 15. Metode Kualitatif  Opini/pendapat pelanggan,  Kelompok pelanggan pengguna (komunitas pelanggan),  Wawancara tatap muka (customer gathering),  Video,  Telepon bebas pulsa,  Forum diskusi on-line. 15
  • 16. 16 Pemantauan terhadap Complaint dan Pujian Pelanggan  Persepsi pelanggan terhadap organisasi (perusahaan) didasari pada pengalamannya ketika berinteraksi/berhubungan dengan karyawan lini depan perusahaan. Di mata pelanggan, karyawan tersebut mewakili perusahaan. Apa pun keluhan pelanggan, umumnya ditujukan kepada mereka.  Seorang pelanggan yang mengajukan keluhan sebenarnya sedang memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan sesuatu dengan baik.
  • 17. 17 Penanganan Keluhan (Complaint) Pelanggan  Menangani secara tatap muka (face to face).  Menangani melalui telpon.  Menangani melalui surat (konvensional dan/atau e-mail).
  • 18. www.slideshare.net/judhie 18

×