Interpersonal Skill sesi 3 - Presentation Transcript
Interpersonal Skills Memberikan Umpan Balik ( providing feed-back ) & Membujuk ( persuading )
Interpersonal Skills ?
Key interpersonal skills
A B Listening Goal setting Providing feedback Empowering people Coaching Interviewing Persuading Politicking Running meetings Resolving conflicts negotiating Building teams (Stephen P. Robbins,1989)
Providing feedback (memberikan umpan balik)
Umpan balik ??
Setiap bentuk komunikasi yang disampaikan kepada seseorang dengan tujuan agar orang tersebut mengetahui dampak perilakunya terhadap anda atau orang lain
Feedback positif dan negatif
Umpan-balik positif lebih bisa diterima daripada yang negatif. Hal ini bisa dipahami karena sebagian besar manusia lebih menyukai “ good news ” ketimbang “ bad news ”.
Agar umpan balik negatif bisa diterima, maka utarakan seobyektif mungkin disertai oleh informasi atau data lain yang mendukung.
Beberapa tips pemberian umpan balik
1. Fokuskan pada perilaku yang spesifik. Hindarkan kalimat seperti ini : “ Perilakumu sangat jelek” atau “Saya sangat terkesan pada pekerjaan anda”.
Lebih baik jika kita katakan : “Kemarin Anda terlambat sepuluh menit” atau “Laporan keuangan yang Anda susun mudah dimengerti”
2. Jaga agar tetap bersifat “impersonal”.
Upayakan, walau anda dalam situasi marah sekali pun, jangan mengkritik kepribadian seseorang. Mis: “Dasar pemalas, pembohong” atau kata-kata yang menunjukan sifat seseorang.
Lebih baik kritik tindakannya Mis. : “Dalam satu minggu ini Anda sudah dua hari tidak masuk tanpa pemberitahuan”
3. Segera
Umpan-balik akan sangat bermakna bagi pihak penerima, jika dilakukan segera setelah perilaku tertentu ditampilkan.
Misalkan memberikan tepuk tangan atas tampilan pembicara, atau teguran sopan atas pelanggaran yang dilakukan seseorang
4. Dimengerti
Pihak yang diberi umpan balik harus mengerti isi dari umpan balik yang dilontarkan kepadanya
Persuading - Membujuk
Definisi : Komunikasi tatap muka yang dilakukan dengan sengaja oleh seseorang dengan tujuan agar pihak lain mau mengikuti dengan sukarela kehendak seseorang tadi.
a b Please ….dong
Strategi Membujuk
Ada tiga strategi yang umumnya dilakukan dalam membujuk seseorang untuk melakukan sesuatu.
Kredibilitas
(anda bisa dipercaya)
2 . Nalar
(isinya masuk akal)
3 . Sentuhan emosional
(memunculkan perasaan suka)
Taktik pembujukan
Memberikan kemudahan secara aktif ( active facilitative ) . Kita harus melakukan persiapan matang guna meyakinkan pihak yang akan kita bujuk. Misalnya dengan mempersiapkan data atau informasi yang diperlukan.
Memberikan kemudahan pasif ( passive facilitative ) . Kadang, justru tidak melakukan tindakan apa pun, upaya membujuk seseorang akan lebih berhasil. Tenang, sabar menunggu, memberikan kesempatan berpikir.
Ketrampilan membujuk
1. Bangun kredibilitas
Kembangkan pengetahuan anda di bidang pekerjaan yang memerlukan bantuan orang lain.
Jaga hubungan dekat dan akrab
Sajikan informasi yang dapat diandalkan.
Kembangkan rasa saling percaya
Lakukan presentasi yang dinamis
Minta bantuan pihak ketiga
2. Gunakan pendekatan positif dan bijaksana
Kita harus berasumsi bahwa pihak yang akan kita bujuk adalah orang yang pintar dan dewasa. Jangan meremehkannya. Hormat, sopan, dan bijak.
3. Jelaskan dengan baik maksud kita
Kita harus mengerti sekali sekali apa yang kita inginkan. Persiapkan dan pelajari secara cermat apa yang menjadi tujuan kita yang sebenarnya.
4. Sajikan bukti yang kuat guna mendukung permintaan kita.
Kita harus mampu menjelaskan mengapa permintaan kita penting, dengan cara memberikan bukti yang mendukung
5. Sesuaikan alasan permintaan kita dengan karakteristik orang yang kita bujuk.
Jika orang yang kita bujuk termasuk orang yang cerdas dan rasional, alasan yang harus dikemukakan juga harus bisa logis (diterima oleh akal)
6. Perhatikan kepentingan pihak yang sedang kita bujuk .
Kita harus memperrtimbangkan keuntungan apa yang bisa diperoleh pihak yang kitabujuk, jika dia bersedia memenuhi permintaan kita.
7. Sentuh aspek emosionalnya
Kadang alasan rasional dan obyektif belum cukup, maka sentuh hal-hal yang bisa membangkitkan luapan emosi pihak yang kita bujuk
0 comments
Post a comment