• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Factsheet 5 "Pemilu Gubernur Kaltim 2013"
 

Factsheet 5 "Pemilu Gubernur Kaltim 2013"

on

  • 739 views

 

Statistics

Views

Total Views
739
Views on SlideShare
739
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
1
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Factsheet 5 "Pemilu Gubernur Kaltim 2013" Factsheet 5 "Pemilu Gubernur Kaltim 2013" Document Transcript

    • 1 Pemilu Gubernur Kaltim 2013 Pasangan Calon dan Nomor Urut Pada tanggal 25 Juli 2013, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kalimantan Timur sebagai penyelenggara pemilu gubernur telah menetapkan pasangan calon yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur Kalimantan Timur 2013. Pasangan yang telah resmi sebagai peserta adalah : Imdaad Hamid – Ipong Muchlissoni, Farid Wadjdy – Aji Sofyan Alex dan Awang Faroek Ishak – Mukmin Faisal. Dan kemudian pada tanggal 27 Juli 2013 dilaksanakan pleno terbuka yang dihadiri oleh ketiga pasangan Cagub-Cawagub dan tim pendukungnya untuk pengundian atau penentuan nomor urut pasangan calon. Hasilnya undian yang dilakukan oleh pasangan calon adalah Awang Faroek Ishak – Mukmin Faisal sebagai pasangan nomor urut 1, Farid Wadjdy – Aji Sofyan Alex sebagai pasangan nomor urut 2 dan Imdaad Hamid – Ipong Muchlissoni sebagai pasangan nomor urut 3. Dengan telah ditentukan nomor urut pasangan calon, maka Pemilu Gubernur Propinsi Kalimantan Timur akan masuk dalam tahapan kampanye yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24 Agustus hingga 6 September 2013. Berikut ini profil singkat dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan mengikuti pemilu gubernur Kalimantan Timur periode 2013 – 2018 berdasarkan nomor urut pasangan. Pasangan Nomor Urut 1 : Awang Faroek Ishak – Mukmin Faisjal HP. Pasangan AFI-Mukmin didukung oleh 11 Parpol yaitu : Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Patriot, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Pasangan ini mengusung slogan kampanye “Lanjutkan dan Tuntaskan”. Awang Faroek Ishak. Lahir di Tenggarong, 31 Juli 1948 (65 Tahun), beragama Islam. Awang menempuh pendidikan dasar di Sekolah Rakyat di Tarakan, kemudian SMP dan SMA di Tenggarong. Pendidikan tinggi ditempuh di Fakultas Keguruan Ilmu Sosial, IKIP Malang hingga Magister Manajemen dan Magister Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. Dan menamatkan program doctoral di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya. Awang adalah lulusan terbaik SESPANAS Angkatan XI (1990) dan peserta
    • 2 berprestasi tinggi pada Kursus Reguler Angkatan XXV (KRA) LEMHANAS (1992). Karir birokrasi Awang Faroek Ishak dimulai sebagai staff di Biro Pembangunan Kantor Gubernur Kaltim, lalu menjadi Kasi Perencanaan pada Sub.Dit. Perencanaan Direktorat Pembangunan Kantor Gubernur Kaltim. Setelah itu menjadi Pembantu Dekan II di FKIP Unmul, Kabag Kemahasiswaan, Pembantu Rektor III dan Dekan FKIP Universitas Mulawarman. Dari tahun 1987 – 1992 dan 1992 -1997 menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI. Kemudian kembali ke Kantor Gubernur Kaltim sebagai Pembantu Khusus Gubernur dalam Bidang Administrasi, Pemerintahan dan Kesra. Lalu ditunjuk sebagai Plh. Kepala Bapedalda dan menjadi kepala Bapedalda Kaltim dari tahun 1998 – 2000. Dari tahun 1999 – 2001 Awang juga menjadi Pj. Bupati Kutai Timur. Dan kemudian terpilih sebagai Bupati (definitif) tahun 2001-2005, namun di tahun 2003 mundur karena maju sebagai calon Gubernur Kaltim. Tahun 2006 Awang mencalonkan diri menjadi bupati Kutai Timur dalam pemilihan langsung dan menduduki kursi bupati periode 2006 – 2011. Namun di tahun 2008, Awang kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Kaltim dan menduduki jabatan sebagai Gubernur Kalimantan Timur periode 2008 – 2013 berpasangan dengan Farid Wadjdy. Awang juga aktif dalam pembinaan olahraga baik di KONI maupun dalam cabang tertentu seperti basket dan senam. Juga dalam kegiatan kepemudaan di Pramuka dan KNPI. Dalam bidang sosial kemasyarakatan, Awang menjadi ketua maupun pembina dari banyak yayasan dan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, pemberdayaan dan lingkungan hidup. Aktifitas di bidang politik di mulai sebagai anggota Golkar Kotamadya Malang di tahun 1971. Kemudian menjadi Ketua Biro Pemuda dan Cendikiawan DPD Golkar Daerah Tingkat I Kaltim dan Sekretaris Golkar DPD Daerah Tingkat I Kaltim 1983- 1988. Dan kemudian menjadi anggota dewan penasehat DPD Golkar propinsi Kaltim serta mulai tahun 2008 hingga sekarang menjadi anggota dewan penasehat DPP Partai Golkar. Selama masa pengabdiannya sebagai birokrat maupun pemimpin daerah, Awang memperoleh banyak penghargaan, beberapa diantaranya adalah : 1. Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) terkait prestasi Kaltim dalam kinerja peningkatan pelayanan publik 2. Penghargaan dari Presiden RI (Susilo Bambang Yudhoyono) atas pemberian persamaan hak kaum perempuan berperan dalam pembangunan di daerah. 3. Penghargaan pemerintah pusat, atas komitmennya dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) kehutanan melalui pembinaan yang baik terhadap tenaga penyuluh Mukmin Faisjal HP. Lahir di Sinjai, Sulawesi Selatan 13 Juni 1950 (63 Tahun), beragama Islam. Pendidikan dasar dan menengah di tempuh di Kota Balikpapan. Mukmin menamatkan pendidikan tinggi di Balikpapan dan master di Surabaya dalam bidang hukum. Karir birokrasi Mukmin Faisjal dimulai dari staff bagian personalia Kantor Walikota Balikpapan. Kemudian menjadi staff pada bagian pengawas keuangan sekaligus merangkap sebagai KTU Subdit Khusus. Lalu menjadi Kasubag Administrasi Subdit Sospol Kota Balikpapan dan KTU Sospol Kota Balikpapan. Mukmin juga pernah menjadi Lurah di Kelurahan Manggar Kota Balikpapan dan Wakil walikota Balikpapan periode 2001 – 2006. Sejak muda Mukmin Faisjal sudah aktif dalam organisasi di lingkungan Golongan Karya, dimulai di tahun 1970 sebagai Koordinator Nelayan Golkar Balikpapan. Selain itu juga aktif di AMPI dan KOSGORO baik di Kota Balikpapan maupun di tingkat Propinsi Kalimantan Timur. Mukmin Faisjal juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Kota Balikpapan selama dua periode. Menduduki jabatan sebagai ketua DPD Golkar Balikpapan dan kini adalah ketua DPD Golkar Propinsi Kalimantan Timur. Dalam pemilu 2009, Mukmin mencalonkan diri sebagai caleg DRDP Propinsi Kaltim dari Dapil II Kalimantan Timur (Kota Balikpapan, Kabupaten PPU, Kabupaten Paser) dan terpilih sebagai anggota DPRD Propinsi Kaltim. Di DPRD Propinsi Kaltim, Mukmin duduk sebagai ketua. Selain aktif dalam bidang politik, Mukmin juga aktif dalam bidang pembinaan olahraga dan keagamaan. Dalam bidang olahraga dari tahun 2001 – 2006, Mukmin memimpin FORKI Kaltim. Sementara dalam bidang keagamaan, Mukmin adalah penasehat dari Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan dan DPC Nadhatul Ulama Balikpapan. Pasangan Nomor Urut 2 : Farid Wadjdy – Aji Sofyan Alex
    • 3 Pasangan Farid – Sofyan didukung oleh 2 Parpol yaitu PPP dan PDIP. Adapun tagline yang diusung oleh pasangan ini adalah Sederhana – Merakyat – Amanah. Maju untuk Perubahan, Perubahan untuk Kemajuan. Program : 1. Pengelolaan SDA yang ramah lingkungan; 2. Pemerataan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas; 3. Peningkatan infrastrukutur dan 4. Pertumbuhan ekonomi dan investasi. Farid Wadjdy. Lahir di Samarinda, 15 Maret 1954 (59 tahun) beragama Islam. Pendidikan dasar di tempuh SR Negeri Samarinda, kemudian MTs Normal Islam dan Sekolah Persiapan IAIN. Pendidikan tinggi ditempuh di IAIN Sunan Ampel Cabang Samarinda, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Pasca Sarjana di Universitas Negeri Jakarta. Karir birokrasinya dihabiskan di Kantor Kemenag Propinsi Kalimantan Timur. Dimulai dari jabatan mulai dari Kepala Seksi Zakat dan Baitul Mal Kanwil Depag Prop. Kaltim tahun 1987 sampai dengan 1995. Kepala Sub. Bagian Kepegawaian Kanwil Depag Prop. Kaltim Tahun 1995 sampai dengan 1998. Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Depag Prop. Kaltim Tahun 1998 sampai dengan 1999. Kepala Bidang Kelembagaan Agama Islam Kanwil Depag Prop. Kaltim Tahun 1999 sampai dengan 2003 hingga menjadi Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Prop. Kaltim Tahun 2003-2008. Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2008, Fadid Wadjdy digandeng oleh Awang Faroek Ishak sebagai wakil gubernur dan pasangan itu keluar sebagai pemenang. Farid Wadjdy kemudian menjadi wakil gubernur Kalimantan Timur periode 2008 – 2013. Farid Wadjdy juga aktif dalam kegiatan kepemudaan, dimulai sebagai ketua IPNU Samarinda, Wakil Ketua PMII Cabang Samarinda, Ketua I KPMKT Cabang Yogyakarta, Wakil Ketua DPD KNPI Kaltim dan Wakil ketua PD PMI Kaltim. Di bidang sosial keagamaan, Farid Wadjdy pernah aktif sebagai ketua PWNU Kaltim tahun 2003 – 2008 dan kemudian Ketua Umum Islamic Centre dari tahun 2004 hingga sekarang. Pemikiran Farid Wadjdy bisa ditemukan dalam beberapa buku yang ditulisnya antara lain berjudul Demokratisasi lokal & Pluralitas keberagamaan masyarakat Kaltim, Kehidupan Beragama dan Pembangunan Nasional ”Telaahan Pemilihan Kepala Daerah dalam Konteks Otonomi Daerah”, Toleransi Umat Beragama (Harapan Merajut Kerukunan Permanen) dan Islam, Pluralisme Agama dan Pluralisme Kebangsaan. Aji Sofyan Alex. Lahir di Sanga-Sanga 22 Januari 1944 (69 tahun), beragama Islam. Pendidikan dasar ditempuh di Sekolah Rakyat Samarinda, kemudian SMP Negeri Samarinda, lalu melanjutkan ke SPMA Negeri Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Aji Sofyan Alex menamatkan pendidikan tinggi sebagai Sarjana Muda Ekonomi di Universitas Mulawarman. Karir birokrasi dimulai dari Staf Dinas Pertanian Rakyat Daerah Kabupaten Kutai. Kemudian Sinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Kaltim. Karirnya berkembang mulai dari Kasie, Kabag, Kasubdin hingga kemudia menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Popinsi Kaltim dari tahun 1995 – 2005. Selain aktif di birokrasi, Aji Sofyan Alex juga aktif di organisasi kepemudaan yaitu KNPI, organisasi pertanian seperti HKTI dan Masyarakat Agribisnis Indonesia (MAI). Aji Sofyan Alex tercatat juga pernah aktif di Golongan Karya. Tahun 2005, Aji Sofyan Alex pernah mencalonkan diri sebagai bupati di Kutai Kartanegara dalam pemilu kepala daerah langsung tingkat kabupaten yang pertama kali di Indonesia. Namun yang keluar sebagai pemenang adalah Syaukani HR. Setelah itu Aji Sofyan Alex menjadi kader PDIP dan mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dari Dapil Kukar dan Kubar. Aji Sofyan Alex kemudian duduk sebagai anggota Legislatif DPRD Propinsi Kalimantan Timur periode 2009 – 2014. Di DPRD Propinsi Kaltim, Aji Sofyan Alex pernah memimpin Fraksi PDIP dan duduk sebagai Wakil Ketua DPRD. Selain itu Aji Sofyan Alex juga menjadi ketua DPD PDIP Propinsi Kalimantan Timur. Gonjang-ganjing dalam pencalonannya sebagai calon wakil gubernur Kaltim untuk pemilu Gubernur 2013, membuat Aji Sofyan Alex dicopot kedudukannya sebagai Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPD PDIP Propinsi Kalimantan Timur. Pasangan Nomor Urut 3 : Imdaad Hamid – Ipong Muchlissoni Pasangan Imdaad – Ipong maju sebagai kandidat melalui jalur independen. Pasangan ini mengusung tema kampanye : Memimpin Kalimantan Timur Tanpa Korupsi. Program andalan yang dikampanyekan adalah Percepatan pembangunan dengan pemberian dana 1 – 5 milyard per desa.
    • 4 Imdaad Hamid. Lahir di Tenggarong, Rabu 5 Juli 1944 (69 tahun), beragama Islam. Menamatkan pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman. Mantan Walikota Balikpapan dua periode ini memulai karir birokrasinya sebagai staf di Bappeda Propinsi Kalimantan Timur. Imdaad kemudian menjadi Kabid Penelitian di Bappeda, lalu menjadi Karo Humas Kantor Gubernur Kaltim, kemudian menjadi Sekretaris Daerah Kota Balikpapan dan kemudian kembali ke Kantor Gubernur sebagai Assisten IV. Selanjutnya kembali lagi ke Kota Balikpapan sebagai Walikota untuk periode 2001 – 2006 dan 2006 – 2011. Pada tahun 2007 Imdaad Hamid termasuk dalam nominasi calon penerima anugerah Kalpataru. Dan menerima penghargaan Zakat Award Bidang Kelembagaan Terbaik dari Departemen Agama (2009), Raskin Award dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (2009), Trophy Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) dari DEPKES RI (2008), Penanganan Kawasan Kumuh Terbaik II dari Dep. PU. (2008), Penganugrahan Ekonomi Award dari Menteri Percepatan Pembangunan (2006). Imdaad Hamid dikenal mempunyai perhatian besar pada pelestarian lingkungan hidup di Kota Balikpapan. Pada tahun 2004 dibuat kebijakan untuk mempertahankan kelestarian Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) seluas 9.782 dengan Perda No. 11 tahun 2004 tentang pengelolaan hutan lindung Sungai Wain dan keputusan Walikota Balikpapan No. 14 tahun 2004 tentang pembentukan Badan Pengelola Hutan Lindung sungai Wain. Selain itu pemerintah Kota Balikpapan pada masa kepemimpinan Imdaad Hamid juga berhasil melakukan pemulihan kelestarian kawasan DAS Manggar Kota Balikpapan sebagai daerah tangkapan air Waduk Manggar. Dalam masa kepemimpinannya juga lahir peraturan daerah yang melarang penambangan batubara di Kota Balikpapan. Ipong Muchlissoni. Lahir di Lamongan 29 April 1967 (46 Tahun), beragama Islam. Pendidikan dasar dan menengah ditempuh di Lamongan, Jawa Timur, mulai dari SD Muhammadiyah Lamongan, SMPN 1 Lamongan dan kemudian SMAN 1 Lamongan. Pendidikan tinggi ditempuh di Fisip Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur. Tahun 1991, Ipong memulai karir professional sebagai Kasi Adm/SDM di PT. KPI anak perusahaan Kiani Group. Kemudian menjadi Wakatalak SDM di PT. Kiani Lestari dan kemudian menjadi Katalak SDM PT. Alas Helau yang juga merupakan bagian dari Kiani Group. Mulai tahun 1994 merintis usaha jasa advertising media luar ruangan. Dan semenjak tahun 2000 mulai merintis usaha pengembang perumahan (Villa Tamara dan Villa Pandan Harum), juga usaha apartemen dan membangun pasar modern untuk pelaku usaha UMKM di Palaran, Samarinda Seberang. Semasa mahasiswa Ipong aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan juga berkecimpung dalam kepengurusan olah raga basket di Pengda Perbasi Samarinda dan Kalimantan Timur. Semenjak tahun 1998, Ipong mulai aktif dalam dunia politik dengan menjadi Wakil Ketua DPW PKB Kaltim, kemudian menjadi Sekretaris dan dari tahun 2001 s/d 2012 Ipong menduduki kursi ketua DPW PKB Kaltim. Ipong juga duduk di kursi DPRD Propinsi Kaltim selama dua periode yaitu 1999 - 2004 dan 2004 – 2009. Konflik dalam kubu PKB menjelang pemilu 2009 membuat Ipong terguling dari kursinya. Namun Ipong tetap berkiprah dalam dunia politik dengan maju sebagai calon walikota Samarinda dalam pemilu kepala daerah tahun 2010. Ipong yang berpasangan dengan Edy Kurniawan dan didukung oleh PDIP ternyata kalah. Namun Ipong kembali berkiprah dalam dunia politik dengan menjadi ketua DPD Gerindra Kalimantan Timur. Dalam kedudukan sebagai ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur, Ipong maju sebagai calon wakil gubernur berpasangan dengan Imdaad Hamid melalui jalur independen. Diterbitkan oleh: Program Pendidikan Pemilih, Pokja 30 Jl. Danau Maninjau No. 12 Rt. 14 Samarinda, 75117