suku asmat

10,438 views
10,107 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,438
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
208
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

suku asmat

  1. 1. PAPUA (suku Asmat) By : Joan Patricia dan Kaleb clement
  2. 2. Suku Asmat• Suku Asmat adalah sebuah suku di Papua• Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik.• Populasi suku Asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. Kedua populasi ini saling berbeda satu sama lain dalam hal dialek, cara hidup, struktur sosial dan ritual.
  3. 3. Ciri – ciri Suku Asmat• Jika dilihat secara fisik, orang-orang suku Asmat memiliki tubuh tinggi, besar dan tegap dengan kulit dan rambut berwarna gelap. Bentuk rambut pada umumnya keriting dan memiliki hidung yang mancung.• Mata pencaharian penduduk suku Asmat pada umumnya adalah berladang seperti ubi, wortel, jagung atau menanam sagu. Salain itu juga beternak ayam dan babi. Seringkali pada suatu waktu orang Asmat melakukan perburuan binatang di dalam hutan dengan hasil buruan adalah babi hutan, burung atau ayam hutan. Kadangkala juga memancing ikan dan mencari udang.
  4. 4. Ciri – ciri Suku Asmat• Orang suku Asmat biasanya menghias tubuh mereka dengan warna merah, hitam dan putih. Warna merah didapat dari tanah merah, hitam dari arang dan putih dari kulit kerang yang dihancurkan.
  5. 5. Bahasa Suku Asmat• Suku Asmat memiliki bahasa sendiri kebanyakan hanya dimengerti oleh kalangan sendiri.• Bahasa yang digunakan adalah bahasa nenek moyang yang sudah berumur ribuan tahun.• Contoh bahasa suku Asmat : Iguana = sejenis kapal Pomerem = emas kawin Owen = Berkelahi
  6. 6. Lagu Suku Asmat• Lagu tradisional : Apuse Yamko Rambe Yamko.
  7. 7. Tarian• Tarian tradisional : Tari Selamat DatangUntuk menyambut tamu agung Tari MusyohUntuk mengusir arwah
  8. 8. Upacara Adat• KelahiranPada saat ada kelahiran, tidak ada hal yang khusus seperti padaumumnya suku lain. Bayi yang baru lahir hanya dibersihkan lalitali pusarnya dipotong dengan bambu yang disebut dengansembilu.• PernikahanSeorang pria suku Asmat yang ingin menikahi seorang wanitaharus “membelinya” dengan menawarkan mas kawin berupapiring antik dan uang yang nilainya disamakan dengan perahuJohnson. Perahu ini biasanya digunakan untuk melaut. Jikaseorang pria memberikan mas kawin yang kurang dari hargakapal Johnson, maka ia masih boleh menikah, hanya saja harustetap membayar sisa hutang mas kawin tersebut.
  9. 9. Upacara Adat• KematianMayat kepala suku akan dimumikan dan dipajang di depan rumah adat. Namunjika masyarakat biasa yang meninggal akan dikuburkan seperti biasa. Upacarakematian diiringi dengan tangisan dan nyanyian dalam bahasa Asmat.Dahulu, salah satu anggota keluarga orang yang meninggal akan dipotong satu ruasjarinya. Namun saat ini kebiasaan tersebut sudah mulai ditinggalkan.• Sistem PemerintahanSuku Asmat memiliki satu kepala suku dan kepala adat yang sangatdihormati. Akan segala tugas kepala suku harus sesuai dengan kesepakatanmasyarakat, sehingga hubungan antara kepala suku dengan masyarakatcukup harmonis. Jika kepala suku meninggal dunia, maka kepemimpinandiserahkan pada marga keluarga lain yang dihormati oleh warga.Kepemimpinan juga bisa diserahkan kepada orang yang berhasilmendapatkan kemenangan dalam perang.
  10. 10. Upacara Adat• PeperanganSuku Asmat memakai senjata berupa busur dan panah. Di masalalu ada suatu kesepakatan bahwa musuh yang sudah mati akandibawa ke kampung oleh pemenang perang lalu mayatnya akandipotong dan dimakan bersama-sama. Kepalanya akan dijadikanhiasan. Suku Asmat percaya bahwa kekuatan mereka akanbertambah jika memakan daging musuh. Namun saat ini praktektersebut sudah tidak ada lagi.
  11. 11. Rumah Adat• Suku Asmat memiliki rumah adat yang bernama Jew (Rumah Bujang).• Rumah Jew memang memiliki posisi yang istimewa dalam struktur suku Asmat. Di rumah bujang ini, dibicarakan segala urusan yang menyangkut kehidupan warga, mulai dari perencanaan perang, hingga keputusan menyangkut desa mereka.
  12. 12. Pakaian Daerah• Pakaian daerahnya adalah KOTEKA• Koteka biasa dikenakan oleh kaum lelaki yang tinggal di sekitar wilayah Wamena.Koteka terbuat dari kulit labu yang panjang dan sempit, berfungsi untuk menutup bagian alat reproduksi kaum lelaki. Penggunaannya diikatkan pada tali yang melingkar di pinggang.
  13. 13. Pakaian daerah• Kaum perempuan mereka hanya menutup bagian tubuh di sekitar organ reproduksi. Mereka mengenakan pakaian seperti rok dari bahan akar tanaman kering yang dipilin atau dirajut seperti benang-benang kasar yang dijadikan sebagai bawahan atau bisa dikatakan seperti rok yang menutup badan mereka.• Perempuan Suku Asmat bertelanjang dada, sama persis seperti para lelakinya. Mereka sudah terbiasa dengan hal ini sehingga tidak melanggar norma-norma kesusilaan seperti layaknya di daerah lain.
  14. 14. Kuliner• Makanan khas : PapedaPapeda atau bubur sagu, merupakan makananpokok masyarakat Papua. Makanan ini terdapatdi hampir semua daerah di Papua. Papeda dibuatdari tepung sagu.
  15. 15. Kuliner• Aunu Senebre Makanan khas Papua ini mudah ditemukan di Papua. makanan ini adalah olahan dari ikan teri nasi yang digoreng, lalu dicampur dengan daun talas dan kelapa lalu proses terakhirnya dikukus.

×