Artikel semeru
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Artikel semeru

on

  • 1,262 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,262
Views on SlideShare
1,262
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
7
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Artikel semeru Artikel semeru Document Transcript

  • Transportasi dari Jakarta menuju Taman Nasional Bromo Tengger SemeruDari pasar genjing ke stasiun pasar senen menggunakan angkot M35 Rp 3.000, lalu daristasiun pasar senen menggunakan kereta api ekonomi MATARMAJA menuju stasiun kotabaru malang, harga tiket kereta api ekonomi MATARMAJA Rp 51.000,- Sesampainya distasiun kota baru malang disarankan untuk menyewa angkot untuk langsung menuju pasartumpang dengan tarif Rp 10.000/orang, atau dari stasiun kota baru malang naik angkotjurusan terminal arjosari seharga Rp 4.000 dilanjut ke pasar tumpang Rp 4.000,- Dari Pasartumpang menggunakan mobil jeep untuk menuju resort ranupani harga sewa mobil jeep Rp450.000,- Kapasitas mobil jeep mampu mengangkut sebanyak 13 – 15 orang, maka Rp450.000 : 13 orang = Rp 34.615/orang (genap Rp 35.000/orang untuk sewa jeep). Setelah itumelakukan registrasi dengan membayar retribusi sebesar Rp 7.000 (umum) di Balai BesarTaman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berada di Jl. Raya Tulus Ayu Telp. 0341-787972 Tulusbesar Tumpang Malang.Transportasi dari TNBTS ke JakartaDari resort ranupani menuju pasar tumpang bisa menggunakan mobil jeep seharga Rp450.000 (dibagi banyaknya jumlah rombongan maka dapat ditentukan harga perindividu)atau menggunakan truk sayur seharga Rp 30.000/orang (disarankan pada pagi hari sekitarpukul 08:00 sudah bersiap – siap di resort ranupani). Atau jika anda ingin meneruskanpendakian ke gunung bromo anda bisa naik truk sayur dengan membayar Rp 15.000/oranglalu turun di pertigaan jemplang. Dari pasar tumpang disarankan untuk menyewa angkotuntuk langsung menuju stasiun kota baru malang, sekitar Rp 10.000/orang. Dari stasiun kotabaru malang menuju stasiun jatinegara menggunakan kereta api MATARMAJA Rp51.000/orang. Dari stasiun jatinegara menggunakan APB turun di Jl. Kayumanis 1 Baru, tarirAPB Rp 3.000,- Estimasi biaya transportasi sebesar Rp 250.000/orang.Point yang harus diingat1. Persiapkan mental dan fisik, rencana perjalanan, keuangan serta perlengkapan baikindividu maupun kelompok.2. Naik kereta ekonomi (MATARMAJA) sebaiknya naik dari stasiun pasar senen, atau naikdari stasiun kota dan memesan tiket kereta 3 – 4 sebelum pemberangkatan. Sebaiknya tibadi stasiun pasar senen sebelum pukul 14:00 wib. Karena Kereta api ekonomi matarmajaberangkat dari stasiun pasar senen pukul 14:00 wib.3. Tiba di stasiun kota baru malang, kurang lebih perjalanan di kereta hampir 20 jam.4. Setibanya di stasiun kota baru malang dilanjut menuju pasar tumpang dengan menyewamobil yang berada di depan stasiun. Anda akan diantar ke pos yang berada di pasartumpang.5. Jangan lupa membawa surat kesehatan dari dokter, kartu identitas diri seperti KTP, KTM,SIM dll. Serta masing – masing di fotocopy sebanyak 2 lembar dan bawa juga 1 lembarmaterai 6000 (satu TEAM). Jika anda tidak membawa surat kesehatan dari dokter ataubelum memfotocopy kartu identitas diri jangan khawatir karena di pasar tumpang tersedia.6. Dilanjut ke Ranu Pane dengan menggunakan mobil jeep yang sudah tersedia, sebelum
  • sampai di ranupani anda akan di ajak ke Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeruuntuk mengisi/ meregistrasi identitas diri.7. Kembali meneruskan perjalanan dengan menggunakan mobil jeep, dan memasukikawasan taman nasional bromo tengger semeru.8. Tiba di ranupani, mengkonfirmasi pendakian di resort ranupani.9. Meneruskan perjalanan ke ranu kumbolo, perlu di ingat untuk mencapai ranu kumbolodari jalan beraspal ranupani anda ke kanan menuju pintu masuk hutan dan ke kiri mengikutijalan setapak yang ditandai dengan 3 buah patok berwarna kuning.10. Tiba di ranu kumbolo. (Silahkan beristirahat mendirikan tenda) Perkiraan waktu yangdibutuhkan dari ranupani ke ranu kumbolo mencapai 4 jam.11. Tanjakan Cinta.12. Oro – Oro Ombo.13. Kalimati (Silahkan mendirikan tenda). Perkiraan waktu yang dibutuhkan dari ranukumbolo ke kalimati mencapai 6 jam. Masih ada sumber air di sumber mani.14. Arcopodo (Dapat mendirikan tenda pula)15. Cemoro Tunggal nya sudah roboh.16. Puncak MAHAMERU. Jika ingin menggapai puncak disarankan start dari kalimati pukul02:00 malam, dan jangan berlama – lama diatas puncak MAHAMERU karena para pendakidiwajibkan untuk turun dari puncak sebelum pukul 10:00 dikarenakan adanya gas beracundari kawah jonggring saloka.Tata Cara Perijinan Pendakian G.Semeru1. PROSES PERIJINAN PENDAKIANBerbeda dengan kegiatan wisata lainnya dimana pengnjung dapat langsung menuju obyekwisata yang dituju, maka untuk kegiatan pendakian para calon pendaki terlebih dahulu harusmengurus perijinan di kantor TN. Bromo Tengger Semeru melalui kantor Seksi PengelolaanTN Wilyah II (SPTN II) di Tumpang dengan nomor telpon (0341) 787972 bagi pendaki daripintu masuk Malang, dan kantor Resort Pengelolaan TN Wilayah Ranupani bila pendaki daripintu masuk Lumajang. Perijinan tersebut bisa dilakukan langsung pada saat akan mendakitanpa harus booking terlebih dahulu. Kewajiban mengurus surat ijin ini dimaksudkan untukmemudahkan monitoring dan pengawasan lalu lintas pendakian serta antisipasi menghubungipihak organisasi/keluarga pada saat terjadi musibah. Persyaratan yang harus dilengkapi olehcalon pendaki sebagai berikut :- Fotocopy identitas diri sebanyak 2 rangkap untuk masing-masing calon pendaki- Mengisi Biodata Semua Pengikut : Nama lengkap, umur, alamat beserta nomor telponkeluarga yang bisa dihubungi masing-masing.- Membayar karcis masuk,asuransi, dan surat ijin pendakian per orang/pendaki sebesar Rp.7.000 ,- (bagi umum, dengan rincian karcis masuk Rp. 2.500,-, surat ijin pendakian Rp.2.500,-, dan asuransi Rp. 2.000,-), Rp. 5.750,- (bagi pelajar/mahasiswa, dengan rincian karcismasuk Rp. 1.250,-, surat ijin pendakian Rp. 2.500,-, dan asuransi Rp. 2.000,-) dan Rp 24.500(bagi Warga Negara Asing dengan rincian karcis masuk Rp. 20.000,-, surat ijin pendakian
  • Rp. 2.500,-, dan asuransi Rp. 2.000,-). Bila membawa kendaraan pribadi akan dikenakantambahan biaya lagi Rp 3.000 per sepede motor, dan Rp 6.000 per mobil. Bagi yang naikkendaraan umum/charter maka biaya karcis kendaraan ditanggung oleh masing-masing sopirkendaraan tersebut.- Pendakian dilakukan berkelompok/beregu, minimal 3 (tiga) orang. Bila ingin mendakisendirian maka petugas tidak akan memberikan pelayanan perijinan untuk melakukanpendakian.- Membawa perlengkapan pendakian seperti tenda, bekal makanan, P3K, dan lainnya yangdibutuhkan selama melakukan pendakian. Jangan lupa bawalah kantong plastik buatmembawa sampah turun kembali.2. TATA TERTIB PENDAKIAN Gn. SEMERUKepada semua calon pendaki yang akan melakukan pendakian diwajibkan untuk mentaatitata tertib sebagai berikut :- Setelah mendapatkan surat ijin pendakian dan melengkapi administrasi pendakian di kantorSPTN II, calon pendaki diharapkan melaporkan diri ke Petugas di Pos Ranupani untukregistrasi ulang (tidak dipungut biaya lagi) dengan mengisi buku tamu (nama ketuakelompok, alamat, jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuaiyang ada di surat ijin), mengisi blanko daftar barang bawaan.- Bagi para calon pendaki yang belum pernah melakukan pendakian ke Gn. Semerudianjurkan untuk didampingi oleh guide, atau bergambung dengan kelompok lain yang sudahpernah melakukan pendakian ke Gn. Semeru.- Berjalanlah secara kelompok, jangan memisahkan diri dari rombongan, serta dilarangmemotong kompas atau membuat jalur sendiri. Ikutilah jalur yang sudah ditetapkan.- Para calon pendaki dilarang membawa senjata sajam berupa parang, kapak, dan sejenisnya,namun diperbolehkan membawa pisau lipat atau pisau dapur untuk peralatan memasak.- Dilarang membawa minuman keras dan obat-obatan terlarang selama melakukan pendakianke Gn. Semeru.- Dilarang membawa binatang peliharaan dan alat buru.- Saat di Puncak Mahameru dilarang mendekati kawah jonggring saloka yang masih aktifkarena berbahaya adanya gas belerang dan semburan abu panas, serta material lainnya.- Dilarang melakukan kegaduhan, membuat api yang bisa menyebabkan kebakaran hutan,membuang sampah sembarangan serta pencemaran. Saat meninggalkan lokasi atau turun,pastikan tidak ada lagi api yang masih hidup, dan sampah yang masih berserakan. Bawa turunkembali sampah anda.- Mintalah arahan dan penjelasan kepada Petugas mengenai pantangan-pantangan jika ada,dan kondisi terakhir rute pendakian. Jangan memaksakan diri bila fisik dan mental belumsiap. Jangan memaksakan diri.- Setelah turun dan tiba di pos Ranupani, agar melaporkan diri kepada Petugas dan mengisibuku tamu kembali untuk memastikan bahwa anda dan rombongan telah benar-benar turun,dan menyerahkan sampah bawaan.
  • Pengumuman3. RUTE PERJALANAN KE Gn. SEMERURute perjalanan menuju gn semeru dapat melalui Kab. Lumajang dan Malang, untuk lebihlengkapnya dapat dilihat pada menu Accesbilitas. Namun selama ini kebanyakan calonpendaki masuk melalui pintu masuk Tumpang kantor SPTN II (Malang). Pendaki yangmenggunakan jasa kerata api, dari Stasiun Kota Baru Malang naik angkot AMG, ADL (Rp2.500) turun diterminal Arjosari Malang selama � 15 menit. Dari terminal Arjosari (Malang)pendaki dapat naik angkot warna putih jurusan Tumpang-Arjosari (TA) selama � 45 menitdengan biaya Rp 5.000,- turun di terminal pasar tumpang.Dari pasar tumpang perjalanan dilanjutkan naik jeep/truck engkel ke Ranu Pani selama � 2jam dengan biaya Rp. 30.000,- per orang atau carter Rp 400.000,- per kendaraan. Sebelumsampai Ranu Pani, tak jauh dari terminal pasar tumpang, para pendaki akan dibawa terlebihdahulu oleh sopir jeep/truck engkel ke kantor SPTN II di Tumpang untuk mengurus surat ijinpendakian dan membeli karcis masuk kawasan dengan perincian sebagai berikut :Setelah sampai di Ranu Pani, para pendaki diwajibkan melapor ke petugas denganmenunjukkan surat ijin pendakian dan karcis masuk. Di sini merupakan pos pemeriksaan,terdapat juga cafetaria dan penginapan. Di Ranu Pani para pendaki akan mendapatkanpenjelasan-penjelasan dari petugas sebelum berangkat untuk melanjutkan perjalanan denganjalan kaki. Ranu Pani merupakan perkampungan terakhir sebelum mendaki gn semeru yangterletak pada ketinggian 2.200 m dpl. Di sini terdapat 2 danau yakni Danau Ranu Pani (1 Ha),dan Ranu Regulo (0.75 Ha). Sekitar danau dapat juga digunakan untuk berkemah/menginap.
  • 4. WAKTU PENDAKIANCalon pendaki tidak setiap saat dapat melakukan pendakian, hal ini dikarenakan terkadangpendakian ke Gn. Semeru di tutup untuk sementara guna memulihkan ekosistem, sertaapabila terjadi peningkatan aktivitas Gn. Semeru. Bila ada penutupan sementara jalurpendakian ke Gn. Semeru pihak TN. Bromo Tengger Semeru akan menginformasikanmelalui menu NEWS.Untuk melakukan pendakian ke Gn. Semeru, pulang pergi diperlukan waktu beberapa haritergantung kemampuan fisik masing-masing calon pendaki. Sebaiknya membawa bekal yangdilebihkan karena kita akan betah berkemah, bisa jadi karena pemandangan dan suasana yangsangat indah, atau karena kelelahan setelah mendaki gunung semeru.Pendakian dari Ranu Pani menuju puncak semeru sebaiknya dilakukuan dengan tahapansebagai berikut :a. Ranu Pani- Ranu KumboloDari Ranu Pani pukul 7.00 WIB menuju Ranu kumbolo �10 km melalui jalan setapak yangmemakan waktu sekitar 3-4 jam.Bagi pendaki yang baru pertama kali mungkin akan bingung menemukan jalur pendakian,untuk itu setelah sampai di gapura selamat datang, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit,jangan mengikuti jalanan yang lebar karena ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasadilewati para pendaki melewati Watu Rejeng, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai parapendaki lokal, jalur ini sangat curam dengan melintasi Gunung Ayek-ayek.Jalur awal yang akan dilalui landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengantumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuranjarak pada setiap 100m, ikuti saja tanda ini. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala, sehingga harus sering merundukkan kepala, tas keril yang tinggi sangattidak nyaman. Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhiEdelweis, para pendaki akan sampai di Watu Rejeng, merupakan batu terjal yang sangatindah dengan pemandangan yang sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yangditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang dapat terlihat kepulan asap dari puncak semeru.Dari Blok Watu Rejeng perjalanan masih berlanjut menuju Ranu Kumbolo.Di Ranu Kumbolo terdapat danau yang sangat luas (12 Ha) dengan ketinggian 2.400 m dpl.Di Ranu Kumbolo ini terdapat pondok pendaki serta MCK untuk istirahat dan memasakbahkan untuk menginap/bermalam. Sekitar danau juga dapat digunakan untuk berkemah.Kondisi air di danau ini jernih dan terbebas dari polusi udara. Pada saat perayaan HUT RI,Ranu Kumbolo juga dijadikan sebagai salah satu tempat upacara para pendaki yang tidaksampai ke puncak atau karena quota untuk puncak sudah habis.Ranu Kumbolo merupakan tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan dan ekosistemdataran tinggi asli. Panorama alam di pagi hari akan lebih menakjubkan berupa sinar matahariyang terbit dari celah-celah bukit yang menyebabkan sekitar danau berwarna kemerah-merahan dan kekuningan, di tambah uap air dari danau seakan-akan keluar dari danautersebut. Di pagi hari juga dapat melihat atraksi burung belibis .Di daerah ini juga terdapatprasasti peninggalan jaman purbakala dan diduga merupakan peninggalan KerajaanMajapahit.b. Ranu Kumbolo-KalimatiDari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan RanuKumbolo akan diawali mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indahdibelakang ke arah danau. Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Kalimati berjarak 5 kmmembutuhkan waktu tempuh 2-3 jam.
  • Tak jauh dari ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang terletak di lembah gn. Ayek-ayekyang dinamakan �pangonan cilik�. Asal usul nama tersebut karena padang rumput inimirip dengan padang penggembalaan ternak (Pangonan). Selanjutnya di depan bukitterbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo, luasnya �100 ha. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padangrumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Padang rumput inimirip sebuah mangkuk dengan hamparan rumput yang berwarna kekuningan, kadang-kadangpada beberapa tempat terendam air hujan. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semerumenyemburkan asap wedus gembel. Di sebelah selatan padang rumput Oro-Oro Omboterdapat kelompok Hutan Cemoro Kandang termasuk dalam gugusan Gn. Kepolo (3.095 mdpl) merupakan hutan yang ditumbuhi pohon cemara gunung dan tumbuhan paku-pakuan.Daerah ini topografinya relatif datar. Kadang disini dapat dijumpai burung dan kijang.Setelah cemoro kandang perjalanan berlanjut ke padang rumput Jambangan yang terletak3.200 m dpl, di sini terdapat beberapa cemara, mentigi, dan bunga edelweis. Topografinyarelatif datar, terdapat beberapa tempat teduh yang ideal untuk peristirahatan. Dari tempat initerlihat dengan jelas gn. Semeru menjulang tinggi dengan kepulan asap yang menjulang keangkasa serta alur lahar pada seluruh tebing puncak yang mengelilingi berwarna perak. Ditempat inilah para pendaki maupun fotografer sering mengabadikan atraksi keunikan gnsemeru.Ranu Kumbolo. Kalimati-MahameruDaerah kalimati merupakan tempat untuk mempersiapkan diri menuju puncak semeru yangsering disebut Mahameru. Untuk melanjutkan perjalanan ke puncak dianjurkan pagi-pagisekali sekitar pukul 2.00-3.00 pagi. Waktu tempuh sekitar 4-5 jam dengan perjalanan yangterus menanjak.Nama kalimati berasal dari nama sebuah sungai/kali yang tidak berair. Aliran air hanyaterjadi apabila musim hujan, aliran menyatu dengan aliran lahar gn. Semeru. Daerah inimerupakan padang rumput dengan tumbuhan semak dan hamparan edelweis seluas � 20 ha,dikelililngi kelompok hutan alam dan bukit-bukit rendah. Kalimati merupakan tempatberkemah para pendaki sebelum melanjutkan pendakian. Disini terdapat fasilitas pondokpendaki, namun untuk kebutuhan air harus mengambil dari Sumbermani, ke arah barat/kananmenyusuri pinggiran hutan dengan jarak tempuh �1 jam pulang pergi. Disini banyakterdapat tikus gunung sehingga bila kita mendirikan tenda dan ingin tidur sebaiknyamenyimpan makanan di tempat yang aman.Untuk menuju puncak, dari Kalimati perjalanan melewati Arcopodo. Arcopodo merupakan
  • tempat transit sementara sebelum ke puncak. Daerah ini berada di lereng puncak gn. Semerudengan jalanan yang terus menaik dan berliku-liku diantara hutan cemoro dengan kondisitanah berdebu. Ditempat ini terdapat beberapa prasasti para pendaki yang meninggal duniaberjumlah �12 buah sebagai tanda berkabung. Prasasti ini dibuat oleh masing-masinggroupnya. Salah satu prasasti yang terkenal adalah Soe Hok Gie dan Idhan Lubis (Mapala UI)yang meninggal tanggal 6 Desember 1969. Dari Arcopodo menuju puncak Semerudiperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot.Semua barang bawaan sebaiknya di tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menujupuncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 03.00 pagi dari Arcopodo. Badan dalamkondisi segar, dan efektif dalam menggunakan air. Perjalanan pada siang hari medan yangdilalui terasa makin berat selain terasa panas juga pasir akan gembur bila terkena panas.Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari KawahJonggring Saloka.�Jalan menuju surga� itulah ungkapan dari para pendaki yang melakukan pendakian kesemeru. Alur lahar berpasir terbentuk dari bongkahan lahar yang membeku menyelimutiseluruh tebing, menjulang tinggi untuk di daki dengan kemiringan 60�-70� bahkan lebihapabila berada di bagian bawah tebing. Di malam hari, tempat ini hanya terlihat seakan-akanberada di kaki seorang raksasa. Kesiapan fisik dan mental harus secara matangdiperhitungkan, begitu juga keteguhan hati dan kesabaran serta semangat untuk mencapaipuncak tertinggi di pulau jawa. Di puncak terlihat beberapa puncak gunung di jawa timur,garis-garis pesisir dan pantai Samudra Hindia, kota-kota besar serta matahari terbit di ufuktimur. Pemandangan sungai panas yang berkelok- kelok menuju ke laut ini menjadi tontonanyang sangat menarik.Di puncak Gunung Semeru (Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawahJonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracundan aliran lahar. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 - 10 derajad Celcius, pada puncakmusim kemarau bisa minus, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutamapada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember - Januarisering ada badai. Di kawah jonggring saloko terjadi letusan setiap 15-30 menit. Letusanberupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter.5. KONDISI UMUM GN. SEMERUa. LokasiGunung Api Semeru merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa (� 3.676 m dpl) danmerupakan salah satu gunung api yang masih aktif. Gn. Semeru berada dalam satu kelurusanyang berarah selatan-utara dengan komplek Gn. Jambangan dan Peg. Tengger. Posisiletaknya berada diantara wilayah administrasi kabupaten Lumajang dan Malang denganposisi geografis 8�06� LS dan 120�55� BT.b. Bentuk dan StrukturDilihat dari kejauhan Gn Semeru berbentuk seperti kerucut yang sempurna, tetapi saat beradadi puncak gunung tersebut berbentuk strato (kerucut terpancung) yang luas dengan medanberalur di setiap tebingnya. Kawah yang terdapat di puncak Gn. Semeru terdiri dari kawahMahameru yang sudah tidak aktif dan kawah Jonggring Seloko yang masih aktif. KawahJonggring Seloko terletak di sebelah tenggara puncak Mahameru pada tahun 1913 dan 1946berisi satu kubah kawah. Di sebelah selatan kubah ini menekan tepi bawah kawah, yangmenyebabkan aliran lava ke arah selatan daerah Pasirian dan Candipuro (Lumajang). Gn.Semeru adalah bagian termuda dari Peg. Jambangan tetapi telah berkembang menjadi strato-vulkano luas yang terpisah. Aktivitas vulkanik yang dikeluarkan berupa :
  • Letusan abu, lava blok tua dan bom lava muda Material lahar vulkanik bercampur air hujan atau air sungai Letusan bagian kerucut yang menyebabkan longsoran Pertumbuhan lambat dari butiran lava dan beberapa kali guguran lahar panas.c. Geologi dan tanahGeologi Gn. Semeru merupakan hasil gunung api kwarter muda, dengan jenis batuan berupa :abu pasir/tuf dan vulkan intermedia sampai basis dengan fisiografi vulkan serta asosiasiandosol kelabu dan regosol kelabu dengan bahan induk abu/pasir dan tuf intermedian sampaibasis. Bentuk struktur geologi menghasilkan batuan yang tidak padat dan tidak kuat ikatanbutirannya, sehingga mudah tererosi dimusim penghujan. Jenis tanahnya adalah regosol,merupakan gabungan tanah dengan sedikit perkembangan profil dengan solum dangkal, tipispada bahan induk kukuh.d. Iklimd.1. Curah Hujan dan SuhuSecara umum iklim wilayah gn. Semeru berdasarkan Schmidt & Ferguson bertipe B. Dengancurah hujan antara 927 mm- 5.498 mm per tahun dengan hari hujan rata-rata 136 hari/tahun.Musim hujan jatuh pada bulan November-April. Sepanjang route perjalanan dari mulai RanuPani (2.200 mdpl) sampai Puncak Semeru suhu berkisar antara 2�C-8�C pada malam dandini hari, sedangkan pada siang hari berkisar antara 10�C-21�C. Kadang-kadang padabeberapa daerah terjadi hujan salju yang terjadi pada saat perubahan musim hujan ke musimkemarau dan sebaliknya. Dinginnya udara di sepanjang route perjalanan bukan disebabkanoleh udara diam saja tetapi juga karena kencangnya angin yang berhembus ke lembahsehingga menjadikan udara lebih dingin.d.2. Angin dan kabutBerdasarkan topografi kawasan secara umum, pola tiupan angin membentuk pola yang tidakmenentu,sehinggai arah angin sulit ditentukan/berubah-ubah. Bentuk topografi yangdilingkari oleh tebing tinggi sekitar 200-500 m sebenarnya memungkinkan dapat menahanarus kecepatan angin, tetapi karena banyak celah/lorong ditebing tersebut maka arus angintidak tertahan bahkan dengan laju yang lebih cepat. Bentuk topografi yang cekungan seringmenyebabkan angin siklus. Angin yang bertiup di kawasan ini berkaitan erat dengan polaangin disekitarnya, yaitu angin tenggara atau angin gending, angin timur laut adn angin baratlaut.Kecepatan angin berkisar antara 8-30 knots, dimana saat musim angin kencang banyakdijumpai pohon tumbang. Angin ini biasanya bertiup antara bulan Desember-Pebruari,sehingga pada bulan tersebut biasanya kegiatan pendakian ke semeru ditutup.Pada pagi dan sore sampai malam hari, sepanjang route perjalanan biasanya berkabut. Daerahranu Kumbolo dan Kalimati yang dijadikan tempat bermalam selalu ditutupi kabut padamalam hari. Khusus di daerah Ranu Kumbolo, adanya danau yang cukup luas menjadipendukung pembentukan kabut karena proses penguapan air danau.e. Flora dan FaunaFlora yang berada di wilayah gn semeru dan sekitarnya masuk dalam zona sub Alpin, yangdidominasi dengan jenis cemara gunung (Casuarina junghuniana), jamuju (Podocarpus sp),mentigi (Vacinium varingifolium), kemlandingan (Albizia lophanta) dan akasia (Accasiadecurents). Untuk tumbuhan bawah didominasi oleh alang-alang (Imperata cylindrica),kirinyuh (Euphatorium odoratum), tembelekan (Lantana camara), harendong (Melastomamalabathicum) dan Edelwiss putih (Anaphalis javanica). Pada lereng-lereng yang curam
  • menuju puncak semeru sekitar daerah Arcopodo terdapat janis paku-pakuan sepertiGleichenia volubilis, Gleichnia longisumus dan beberapa jenis anggrek endemik semeru.Pada ketinggian lebih 3.100 m dpl tanpa vegetasi sama sekali karena berupa batuan, pasir danabu.anggrekedelweis putihKehidupan fauna yang disekitar gn semeru sangat terbatas, baik jenis maupun jumlahnya.Satwa yang terdapat di sekitar gn semeru diantaranya beberapa jenis burung seperti belibis(Anas superciliosa) dan Elang, primata, dan mamalia, seperti macan kumbang (Pantherapardusi), kijang (Muntiacus muntjak), kancil (Tragulus javanica).
  • kijangAktivitas Letusan Gn. SemeruBerdasarkan data dasar Gunung Api Indonesia, sejarah letusan Gn. Semeru dimulai tanggal 8Nopember 1818. Sejak tahun 1967 hingga sekarang kegiatan Gn. Semeru tidak pernahberhenti, pusat kegiatannya di kawah Jonggring Seloko yeng terletak di sebelah TenggaraPuncak Mahameru. Pada letusan biasa, sebuah tiang asap membumbung dengan bergulung-gulung berupa bom dan abu mencapai ketinggian 300-600 m di atas kawah dengan intervalletusan 10-20 menit (dengan demikian kawasan kawah merupakan tempat yang sangatberbahaya dan dilarang untuk mendekat ke kawah tersebut).Berikut beberapa letusan semeru yang cukup besar :Th 1942 : Letusan sampai dilereng sebelah timur pada ketinggian antara 1400 dan 1775 m.titik letusan sebanyak 6 tempat. Leleran lava masuk ke Blok Semut dan menimbuni Pospengairan Bantengan. Aliran lava sepanjang 6,5 km.Th 1961 : Letusan tipe stromboli dengan tinggi abu lk 3000 m di atas puncak, bahkan letusandilemparkan sampai Arcopodo, hutan di sekitar hulu Besuk Sat dan Besuk Tompe terlewati.Aliran lava terjadi di Kali Glidik, Besuk Sat, Besuk Bang dan Besuk Kobokan.Th 1963 : Bulan Mei terjadi awan panas dan aliran lava melanda Curah Leng Rong, KaliPancing, dan Besuk Semut. Awan panas mencapai 8 km dari kawah.Th 1968 : Pertumbuhan kubah lava terus berlangsung, banjir lahar membawa korban 3 orangpenduduk Desa sumber wungkilTh 1977 : Bulan Desember terjadi guguran lava menghasilkan awan panas, guguran berjarak10 km di Besuk Kembar dengan volume endapan 6,4 juta m. Sebagian awan apanas inimenyeleweng ke Besuk Kobokan. Sawah dan Tegal seluas 110 ha rusak di desa sumberurip,hutan pinus 450 ha, 2 jembatan rusak terbakar, dan 2 rumag bilik hanyut.Th 1978 : Letusan masih terjadi dengan tinggi asap maksimum mencapai 800 m di atas tepikawah, luncuran guguran awan panas maksimum 7 km.Th 1981 : Bulan Maret dan April terjadi beberapa kali luncuran awan panas dengan jarakluncur maksimum 10 km. Tumpukan endapannya 6,2 juta m�, suhu endapan awan panas didekat Dukuh supit Tengah sebesar 120�C.
  • Th 1990 : Bulan Nopember dan Desember terjadi guguran kubah lava menghasilkan awanpanas dan kawah Jonggring Seloko yang terbuka sampai saat ini.Th 1994 : Bulan Pebruari terjadi letusan dan suara dentuman disertai hujan abu dan guguranlava membentuk awan panas.aliran guguran awan panas masuk ke besuk Kobokan mencapai11,5 km, ke Besuk kembar 7,5 km, dan besuk Bang lk 3,5 km. Volume awan panas tersebutdiperkirakan 6,8 juta m�. Korban yang meninggal terlanda awan panas 7 orang dan 2 oranghanyut oleh lahar.Th 2002 : Bulan Desember terjadi beberapa kali letusan di kawah utama diikuti awan panasguguran.g. Pemantauan Aktivitas Gn. SemeruPemantauan terhadap aktivitas Gn. Semeru sampai saat ini masih terbatas pada pemantauanvisual dan seismik saja. Pengamatan visual dilakukan dengan mengamati cuaca, tinggi danwarna letusan, arah letusan serta pengamatan guguran. Sedangkan pengamatan seismicsampai saat ini dilakukan dengan memasang sensor seismometer di 2 (dua) lokasi, yaitu diGunung Leker dan Besuk Bang. Sinyal gempa yang tertangkap oleh 2 seismometer tersebutdi transmisikan melalui gelombang radio ke Pos Pengamatan Gunung Api Semeru yangberada di Gunung Sawur, dan direkam dengan perekam gempa (PS-2). Hasil pengamatantersebut dilaporkan ke Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bancana Geologi di Bandungmenggunakan pesawat SSB (single Side Band). Pemantauan menggunakan metode lainseperti deformasi, gravitasi, kelistrikan, dan geomagnet dilakukan hanya bersifat temporer.h. Pendaki PertamaPendaki pertama yang mendaki gunung ini adalah Clignet (1838) seorang ahli geologiberkebangsaan Belanda dari sebelah barat daya lewat Widodaren, selanjutnya Junhuhn(1945) seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dari utara lewat gunung Ayet-ayek,gunung Inder-inder dan gunung Kepolo. Tahun 1911 Van Gogh dan Heim lewat lereng utaradan setelah 1945 umumnya pendakian dilakukan lewat lereng utara melalui Ranupane danRanu Kumbolo seperti sekarang ini.6. LEGENDA GUNUNG SEMERUMenurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuno abad 15, Pulau Jawapada suatu saat mengambang di lautan luas, dipermainkan ombak kesana-kemari. Para Dewamemutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru diIndia ke atas Pulau Jawa.Dewa Wisnu menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa menggendong gunung itudipunggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkantubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut denganaman. Dewa-Dewa tersebut meletakkan gunung itu di atas bagian pertama pulau yang merekatemui, yaitu di bagian barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan ujung pulaubagian timur terangkat ke atas. Kemudian mereka memindahkannya ke bagian timur pulautetapi masih tetap miring, sehingga Mereka memutuskan untuk memotong sebagian darigunung itu dan menempatkannya di bagian barat laut. Penggalan ini membentuk GunungPawitra, yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Pananggungan, dan bagian utama dariGunung Meru, tempat bersemayam Dewa Shiwa, sekarang dikenal dengan nama GunungSemeru. Pada saat Sang Hyang Siwa datang ke pulau jawa dilihatnya banyak pohon Jawawut,sehingga pulau tersebut dinamakan Jawa.
  • Dalam agama Hindu ada kepercayaan tentang Gunung Meru, Gunung Meru dianggap sebagairumah para dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung diantara bumi (manusia) danKayangan. Kalau manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncakGunung Meru. Banyak masyarakat Jawa dan Bali sampai sekarang masih menganggapgunung sebagai tempat kediaman Dewa-Dewa atau mahluk halus. Selanjutnya daerahbergunung-gunung masih dipakai oleh manusia Jawa sebagai tempat semedi untukmendengar suara gaib. Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai BapakGunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat Bali. Upacara sesaji kepada paradewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanyadilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewaGunung Mahameru. Orang naik sampai puncak Mahameru ada yang bertujuan untukmendengar suara-suara gaib. Selain itu juga ada yang memohon agar diberi umur yangpanjang. Bagaimanapun alasan orang naik ke puncak Mahameru, kebanyakan orangditakutkan oleh Mahkluk halus yang mendiami daerah keliling gunungnya. Roh halustersebut biasanya adalah Roh Leluhur yang mendiami tempat seperti hutan, bukit, pohon sertadanau.Roh leluhur biasanya bertujuan menjaga macam-macam tempat dan harus dihormati. Parapendaki yang menginap di danau Ranu Kumbolo sering melihat Mahkluk halus penungguRanu Kumbolo. Tengah malam ada cahaya berwarna orange di tengah danaunya dan tiba-tibaberubah wujud menjadi sesosok hantu wanita. Biasanya hanya orang yang punya kekuatanmistis dia akan melihat Mahkluk halus dan dapat bicara dengan Mahkluk Halus. Terserahorang percaya pada Mahkluk Halus atau tidak tetapi banyak orang Jawa yang percaya bahwadaerah Bromo, Tengger, Semeru banyak didiami oleh Mahkluk Halus.( SUMBER TNBTS )