Ice Breaking dlm pembelajaranPada umumnya saat guru mengajar di ruang kelas sebagian besar waktunya dihabiskanuntuk menyam...
suatu hal yang dipelajari kemudian. Ini dapat menjadi bermasalah ketika informasi yangbaru tidak dapat digunakan dengan be...
tebakan dan dijamin anak-anak pasti suka karena tebak-tebakan selalu di sukai olehsemua usia.Melihat betapa tawa dan senyu...
1Jika fasilitator ingin memusatkan perhatian kembali tanpa harus berteriak-teriak,”         bapak-bapak dan ibu-ibu mohon ...
2. Jenis tepuk tanganTepuk tangan pada awalnya adalah merupakan salah satu ekspresi kegembiraandisamping tertawa. Biasanya...
2 sunartombs says:       23 October 2008 at 18:32       Terima kasih banyak pak Arief atas masukannya. Memang benar apa ya...
Sebenarnya itu lah yang membuat kegiatan belajar menjadi membosankan dan sulit.Kenapa? Karena catatan bertujuan agar kita ...
Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malasmengerjakan empat rakaat pada waktu permu...
dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat sedih.”(QS Ibrahim: 7)Karenanya apapun rezeki yang...
dijelaskan guru tentang pelajaran…” Sungguh sayang sekali memang memiliki siswa-siswi yang merupakan calon pemimpin masa d...
2. Rating: +0Bagaimanakah cara mengetahui komputer kita terkena serangan virus?       Anda harus melakukan pemindaian/scan...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Icebreakingdlmpembelajaran 100302210222-phpapp02

5,417 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,417
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
88
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Icebreakingdlmpembelajaran 100302210222-phpapp02

  1. 1. Ice Breaking dlm pembelajaranPada umumnya saat guru mengajar di ruang kelas sebagian besar waktunya dihabiskanuntuk menyampaikan materi pelajaran tanpa memperhatikan bagaimana kondisi dankemampuan daya tangkap atau memori para siswanya. Kebanyakan guru menganggaphal itu sebagai salah satu bentuk pemanfaatan waktu yang tepat. Hal ini bisa kita pahamikarena guru mempunyai target kurikulum yang harus selesai disampaikan kepada siswadalam kurun waktu yang relatif singkat. Jarang sekali para guru yang memberikan icebreakers atau jeda ditengah materi pelajaran yang sedang disampaikan.Padahal melakukan ice breakers ditengah penyampaian materi pelajaran amatlahpenting. Ice breakers atau pemecah kebekuan lebih sering dipakai pada saat penataran,atau diklat (pendidikan dan latihan) saja, yang memang pesertanya adalah orang-orangdewasa yang cepat mengalami kelelahan dan kejenuhan serta lemah dalam prosespenyimpanan memori. Sehingga ice breakers di sini dimanfaatkan untuk menyegarkansuasana belajar, menghilangkan kejenuhan, rasa kantuk yang memang sangat mudahmenyerang orang-orang dewasa.Sampai dengan saat sebagian guru yang masih enggan menyisipkan ice breakers didalam kegiatan belajarnya. Hal ini disebabkan karena para guru kebingungan mencaribahan yang dapat dijadikan sebagai ice breakers. Bagi guru yang pandai melucu tentubukanlah suatu masalah untuk melakukan ice breakers dalam kegiatan belajarnya.Karena membuat cerita lucu dapat juga dikatakan sebagai salah satu bentuk ice breakers.Sementara sebagian lagi guru dikarenakan belum memahami fungsi dari ice breakers itusendiri. Oleh karenanya dari sekian banyak materi yang telah dijelaskan guru, seringkalitidak dapat diserap semua dengan baik oleh para siswa. Hal ini membuktikan adanyapenurunan kemampuan daya tangkap otak dalam menyimpan memori setelah beberapasaat lamanya.Kalau kita cermati pada awalnya grafik tingkat daya serap siswa terhadap apa yangdisampaikan guru cukup tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, beberapamenit kemudian terjadilah penurunan memori atau tingkat daya serap siswa terhadapmateri pelajaran. Pada saat inilah merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan icebreakers. Karena pada saat itu siswa telah mengalami kejenuhan sehingga sangatmembutuhkan penyegaran untuk mengembalikan potensi atau kemampuan dalammenangkap pelajaran secara maksimal. Ice breakers dapat dilakukan dengan berbagaimacam cara atau permainan.Menurut the Encyclopedia of Ice Breaker terbitan University Associates Inc (1976)bentuk ice breakers ada bermacam-macam, mulai dari sekedar teka-teki, cerita-ceritalucu atau humor ringan yang memancing senyum, lagu-lagu atau nyanyian yang disertaigerakan tubuh (action song), sampai permainan-permainan berkelompok yang cukupmenguras tenaga atau bahkan fikiran. Selain itu dapat juga dilakukan dengan melakukanbrain gym (senam otak).Ada beberapa teori yang berkaitan dengan konsep memori yakni, Pertama, teoriinterferensi yang menyatakan bahwa manusia lupa bukan karena kehilangan memoritetapi karena informasi lainnya menghalangi hal yang ingin diingati. Kedua, teorikemerosotan (decay theory), yang menjelaskan sebab-sebab mengapa manusia dapatmelupakan sesuatu. Menurut teori decay seba-sebab itu terdiri atas dua jenis "penganggu(interference), yakni interferensi proaktif dan interferensi retroaktif. Interferensi proaktifterjadi ketika informasi yang dipelajari sebelumnya mengganggu pengingatan kembali
  2. 2. suatu hal yang dipelajari kemudian. Ini dapat menjadi bermasalah ketika informasi yangbaru tidak dapat digunakan dengan benar akibat diganggu informasi lama. Interferensiretroaktif adalah kebalikan dari interferensi proaktif, di mana informasi baru mengganguinformasi lama.Akhirnya dengan mempertimbangkan beberapa teori yang terkait dengan konsepmemori atau penurunan daya tangkap otak dan pentingnya manfaat ice breakers. Makaperlu sekiranya para guru dalam setiap kegiatan belajarnya dapat menyisipkan sedikitwaktunya untuk memberikan ice breakers. Ice breakers yang dilakukan tidak perlu lama-lama. Dengan menyisipkan ice brekaers dalam setiap pembelajaran diharapkan dayatangkap siswa dapat lebih maksimal dan suasana belajar di kelas pun menjadi selalusegar.ICE BREAKING FOR MY ANGELSHari ini saya mengajak para siswa saya melakukan sesuatu yang sebelumnya tidakpernah saya lakukan. Yup! Hari ini di awal dan akhir pelajaran saya mengajak siswa-siswa saya untuk melakukan ice breaking. Awalnya saya sedikit pesimis jika icebreaking ini tidak cukup berhasil mengingat karakter siswa-siswa saya yang suka malu-malu atau bahkan beberapa anak yang memang tukang bikin onar dan sangat sulit untukdiajak bekerja sama dalam pelajaran ataupun dalam permainan. Namun saya menepispikiran ini dan mencoba untuk mengambil resiko dan menanamkan dugaan yang jauhlebih positif. Dan ternyata saya cukup puas dengan hasil hari ini yang dapat melihatwajah siswa-siswa saya yang cemberut setelah mengerjakan sepuluh soal Quiz BahasaInggris berubah jadi dipenuhi tawa, senyum, dan jeritan senang.Empat hari mengikuti pelatihan Smart Learning meninggalkan kesan yang cukupmendalam dalam memory saya bahwa ternyata kegiatan ice breaking yang mungkinselama ini saya anggap kecil dan kurang berarti ternyata pada kenyataannya mampulebih menyegarkan pikiran dan membuat sebuah pelajaran jauh lebih menyenangkan dantidak tegang.Trainer yang menyajikan training kemarin mengatakan bahwa untuk siswa usia remajaumumnya dapat duduk tenang dan focus pada penjelasan guru di depan kelas hanyasekitar 10 hingga 15 menit hingga selebihnya siswa sudah harus melakukan sebuahkegiatan yang mampu membuat kerja otak mereka bisa jauh lebih efektif. Namun setelahmelakukan tugas ada baiknya jika siswa diajak untuk kembali mengubah kegiatandengan melakukan kegiatan ice breaking hingga pikiran mereka kembali fresh dansuasana belajar juga tidak tegang.Tadi saya menggunakan beberapa jenis permainan karena umumnya siswa usia remajalebih suka diajak untuk bermain. Salah satu permainan yang saya gunakan adalahpermainan yang dinamakan Zig-Zag. Dalam Zig-Zag siswa dibagi dalam beberapakelompok dan berbaris lurus kebelakang, kemudian Siswa diminta untuk memegangbahu teman didepannya. Jika guru berkata “Zig” siswa secara bersamaan siswa harusmelompat kedepan. Jika guru berkata “Zag” siswa harus melompat ke belakang. Jikaguru berkata “Zig” 3X maka siswa harus melompat ke kiri. Dan jika guru berkata “Zag”3x maka siswa harus melompat ke kanan. Bagi kelompok yang melakukan tiga kalikesalahan maka harus mundur. Permainan ini cukup menggelikan dan mengundangtawa. Selain games sederhana diatas kita juga bisa melakukan teka-teki atau tebak-
  3. 3. tebakan dan dijamin anak-anak pasti suka karena tebak-tebakan selalu di sukai olehsemua usia.Melihat betapa tawa dan senyum para siswa saya memberikan kebahagiaan yangmelimpah pada saya, saya berpikir bahwa ice breaking akan saya pastikan selalu adadalam pembelajaran saya.Ice Breaking (Tips-2: Menjadi Fasilitator Idola)Menjadi fasilitator idola bukanlah hal yang sulit. Semua orang bisa untuk menjadifasilitator yang hebat, tidak terbatas pada usia maupun tingkat pendidikan. Asalkan adakemauan dan motivasi untuk menjadi seorang fasilitator, saya yakin semua orang dapatmenyandang gelar sebagai fasilitator idola.Ice BreakingPada Tips 1 saya sudah menjelaskan bahwa untuk menjadi fasilitator yang baik, kitahanya perlu ingat “Penampilan IM3”. Tentang penampilan seorang fasilitator idolasudah kita bahas pada tips 1. Sekarang akan kita bahas tentang IM3 (Ice breaking,Materi, Metode dan Media). Karena keterbatasan halaman dalam blog ini, maka edisikali ini kita terlebih dahulu fakus membahas tentang ICE BREAKING.Mengapa fasilitator perlu menguasai ICE BREAKING?Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata setiap orang untuk dapat berkonsentrasi pada satufocus tertentu hanyalah sekitar 15 menit. Setelah itu konsentrasi seseorang sudah tidaklagi dapat focus.Dalam suatu pelatihan hal tersebut perlu mendapatkan perhatian yang serius. Seorangfasilitator harus peka ketika melihat gejala yang menunjukkan bahwa peserta sudah tidakdapat konsentrasi lagi. Apa yang harus dilakukan oleh seorang fasilitator ketika melihatgejala demikian? Berilah Ice breaking atau energizer.Ada banyak macam energizer atau ice breaking yang dapat digunakan dalam pelatihan.Namun jika dilihat dari metodenya dapat dikelompokkan menjadi 6 jenis. 1Jenis yel-yel 2Jenis tepuk tangan 3Jenis menyanyi 4Jenis gerak dan lagu 5Jenis gerak anggota badan 6Jenis gamesUntuk mengenal lebih jauh tentang energizer atau ice breaking, kali ini akan sayaberikan beberapa contoh singkat dari masing-masing jenis tersebut. Tapi kalau andamenghendaki tahu lebih banyak tentang ice breaking ataupun energizer bisa membacabuku saya yang berjudul ICE BREAKING DAN ENERGIZER YANG MENDIDIK.Berikut beberapa contoh singkat dari Ice breaking dan energizer tersebut :1. Jenis yel-yelYel-yel walaupun sederhana tetapi mempunyai tingkat “penyembuh” yang paling baikdibanding jenis lain. Dengan melakukan yel-yel selain konsentrasi menjadi pulihkembali, juga dapat menumbuhkan semangat yang tinggi dari peserta pelatihan untukmelanjutkan pelatihan. Selain itu yel-yel juga terbukti efektif untuk menanamkan espritde corp atau kekompakan tim dalam suatu pelatihan.Banyak jenis yel yang bisa dilakukan dalam suatu pelatihan, tergantung dari tujuan yangingin dicapai dari yel tersebut. Di sini akan saya jelaskan sebagai berikut:
  4. 4. 1Jika fasilitator ingin memusatkan perhatian kembali tanpa harus berteriak-teriak,” bapak-bapak dan ibu-ibu mohon ketenangannya karena materi berikut sangat penting!”. Kalau hal itu yang kita lakukan tentu sangatlah tidak efektif. Semakin keras kita berteriak semakin gaduh pula suasana ruang pelatihan. Semakin sering kita berteriak semakin tidak terhormat pula seorang fasilitator. Bagaimana strateginya? Terlebih dahulu kita membuat kesepakatan-kesepakatan untuk melakukan yel-yel tertentu. Yel yang paling sering untuk tujuan ini adalah model-model sapa jawab. Contoh:Fasilitator menyapa Peserta menjawabHalo HaiHai HaloApakabar Luar biasaSelamat pagi Siap-siapSelamat siang Kerja kerasSelamat sore Terima gajiSelamat malam Enak tenanKita kembali ke… LaptopAre you ready? YesDsb Yel-yel tersebut dapat diciptakan sendiri berdasarkan kesepakatan bersama dengan peserta pelatihan. Jika fasilitator memandang peserta gaduh karena berbicara sendiri maka dapat menggunakan salah satu sapa jawab di atas. 1Yel juga sering digunakan untuk memompa semangat kerja tim dalam kerja kelompok. Yel-yel model ini biasanya sering digunakan untuk mengawali pekerjaan kelompok ataupun dalam mengakhiri kerja kelompok. Misalnya pada saat pelatihan peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok dipersilahkan membuat yel-yel yang dapat memotivasi mereka untuk lebih semangat atau bahkan agar mempunyai daya kompetisi yang tinggi. Di sini yel- yel yang mereka ciptakan akan sangat berfariasi sebab jika ada 10 kelompok, maka akan terdapat 10 yel yang berbeda-beda. Yel-yel yang muncul seperti: Pring reketek, gunung gamping ambrol Pasti Kelompok anggrek yang paling jempol Kelompok mawar……… Oke-oke.. yes.. Dsb.
  5. 5. 2. Jenis tepuk tanganTepuk tangan pada awalnya adalah merupakan salah satu ekspresi kegembiraandisamping tertawa. Biasanya kegembiraan yang diekspresikan dengan tepuk tanganadalah saat mendengar atau melihat diri kita atau orang lain yang memiliki hubungandekat dengan kita mengalami suatu keberhasilan tertentu. Misalnya kita mendengarkabar kita dinyatakan lulus ujian, atau bisa juga anak kita sedang memenangi suatuperlombaan tertentu.Ice breaking atau energizer jenis tepuk dapat dilakukan oleh siapa saja. Bagi pesertayang kurang suka menyanyi atau juga peserta yang kurang memiliki rasa percaya diribiasanya memilih model ini. Tepuk tangan juga sangat bagus dilakukan oleh siapa sajadengan tidak melihat usia. Dari anak kecil samapai orang tua tetap pantas melakukanjenis ini.Untuk kepentingan energizer dalam pelatihan, tepuk tangan dapat dimodifikasi menjadibanyak sekali modelnya. Pada kesempatan ini saya akan memberikan beberapa modeltepuk tangan, klik di siniPossibly Related Posts: Antara Pemain dan Pelatih Sepakbola Gunung Berapi di Dasar Laut Cek Arah Qiblat Shalat Anda! Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Panduan Penyusunan Portopolio untuk PengawasShare and Enjoy:Tags: fasilitasi, Pendidikan Dasar, pengembangan profesional8 Responses to “Ice Breaking (Tips-2: Menjadi Fasilitator Idola)” 1 ariefsadiman says: 23 October 2008 at 16:39 Bagus. Tulisan-tulisan seperti ini perlu di share dengan teman-teman guru. Satu hal yang selalu membuat saya risih kalau melihat atau mendengarnya adalah semboyan Hai dan Hallo karena terlalu Amerika. Sapaan paling lazim/ spontan untuk orang (yang belum/tidak dikenal) adalah Hai (Hi). Berpapasan dengan orang/ mahasiswa lain di jalan atau tempat umum kata paling manjur untuk memecah kekakuan adalah .. hai. Saya melihat nya aneh begitu sapaan ini menular ke guru-guru kita di kecamatan / desa menarik perhatian murid2nya dengan hai - hello. Apaladi di lingkungan Madrasah. Waktu di Makasar dua hari lalu juga saya sarankan teman-teman yang memfasilatasi training Active Learning for Higher education untuk dosen-dosen UNCEN daripada memasyarakatkan Hai-hello sebaiknya cari sapaan daerah yang lebih kena / membumi. Akhirnya ditemukan sapaan ala Papua : FOI …. MOI… atau dibalik MOI…. jawabnya ….FOI.
  6. 6. 2 sunartombs says: 23 October 2008 at 18:32 Terima kasih banyak pak Arief atas masukannya. Memang benar apa yang dikatakan bapak, dan dibeberapa daerah pernah ada protes tentang “halo-hai” terutama daerah yg berbasis islam. Pernah juga mereka mengususlkan sapa Allahu akbar jawab la illaha ilallah. Tapi barangkali kedua salam sapa tersebut terlalu “bermerk” ya ? Saya yakin berdasarkan masukan bapak Arief, akan menjadi masukan yang “mengkreatifkan” teman-teman fasilitator di lapangan. 3 Gora says: 23 October 2008 at 18:35 Betul sekali Pak Arief, saya juga pernah mendengar cerita seperti itu dari teman- teman DLC dari Aceh. Sepertinya lokalisai menjadi solusi menarik untuk teknik menyapa ini… Salut buat Pak Sunarto yang selalu membuat tulisan-tulisan kreatif di blog ini. Terus berkarya pak! 4 agusampurno says: 27 October 2008 at 19:53 Thanks Pak Sunarto dan Pak Arief, saya jadi belajar dari diskusi di atas, memang merupakan tantangan bagi seorang fasilitator untuk membuat peserta pelatihan mau dengan cepat kembali berkonsentrasi kepada pelatihan yang sedang dijalankan. Bravo DBE2!! 5 Dewa says: 26 February 2009 at 23:08 Sangat sederhana namun masuk akal. Yang penting adalah jangan sampai audience kehilangan ketertarikan dengan materi yang kita sampaikan 6 budisan68 says: 23 March 2009 at 21:19 YA…saya juga harus belajar banya dari para fasilitator, karena guru khan fasilitator juga….PELATIHAN “SMART LEARNING” UNTUK GURU(Hari ke 2)Mei 22, 2009 oleh misswardhaniSaya lupa untuk menuliskan pelatihan Smart Learning yang di persembahkan dari KPI(Kualita Pendidikan Indonesia) pada hari pertama. Mungkin karena pada hari pertamasaya cukup lelah hingga membuat saya melupakan menulis pengalaman pelatihan kaliini.Pelatihan hari ini, alias pelatihan hari ke 2 cukup menyenangkan. Mengapa? Yahternyata banyak sekali hal yang dapat membantu saya dan siswa saya untuk menerimapelajaran dengan baik dan menjadi pembelajar yang baik pula. Ternyata belajar itu tidaksesulit dan semenyebalkan yang kita bayangkan selama ini. Ternyata belajar itumenyenangkan dan mudah sekali.Ada tiga hal yang menjadi sorotan pelatihan Smart Learning ini. Sorotan pertama adalahmengenai Speed Reading, SMS alias Super Memory System, dan Map Mapping.Saya akan bahas sedikit mengenai Mind Mapping. Selama ini kita dan juga siswa selalumencatat bahan pelajaran dengan catatan klasik menurun ke bawah seperti isi buku.
  7. 7. Sebenarnya itu lah yang membuat kegiatan belajar menjadi membosankan dan sulit.Kenapa? Karena catatan bertujuan agar kita dapat mengingat pelajaran namun nyatanyacatatan klasik tidak cukup efektif untuk membuat kita jadi paham dan mengingatpelajaran dengan baik, ini dikarenakan catatan klasik tidak cukup memberikan otak kitamakanan.Apa ya otak makanan? Dari pelatihan hari pertama di para peserta di sodorkan kartu-kartu berisikan 3 kategori, yang pertama gambar-gambar berwarna hitam putih, keduaadalah hanya berupa tulisan dan yang ketiga adalah gambar dengan warna yangbermacam-macam dan menarik. Setelah seluruh peserta di minta untuk mengambilgambar yang disukai kebanyakan peserta mengambil gambar yang berwarna.Sebelumnya para peserta di sodori sebuah rangkuman yang dibantu dengan gambar danwarna bernama Mind Mapping dan peserta jauh lebih mengingat catatan tersebut dibandingkan catatan klasik. Selanjutnya para peserta juga di beri deretan tulisan dangambar dan diminta untuk menghapalkannya, ternyata para peserta lebih banyakmengingat gambar dibandingkan tulisan. Kesimpulannya adalah, bahwa kebanyakanorang dan otak termasuk juga otak siswa-siswa kita jauh lebih bisa mengingat danberfungsi jika ada warna dan gambar.Intinya dalam menyuguhkan pelajaran sebaiknya kita sebagai guru juga menyuguhkangambar dan warna agar membuat siswa dapat lebih mengingat pelajaran yang kitasuguhkan. Begitu juga para siswa sebaiknya kita anjurkan untuk memenuhi buku catatanmereka dengan gambar dan warna.Jadi apa makanan otak? Ya, gambar dan warna. Berikut ini adalah contoh MindMapping mengenai Simple Present dalam pelajaran Bahasa Inggris yang bisa jadi bahanguru dan siswa agar membuat pelajaran jadi lebih menarik dan menyenangkan.10lgkh menjemput rezkiJuni 4, 2009 oleh misswardhaniJika mendengar atau melihat kata ‘Rezeki’ mungkin sebagian besar kita membayangkansetumpuk uang kertas berwarna merah atau deretan angka nol pada buku tabungan kita,namun sebenarnya rezeki itu sendiri jauh lebih luas maknanya. Rezeki udara untukbernapas, rezeki makanan untuk mempertahankan kehidupan, rezeki ilmu gunamelestarikan bumi, rezeki iman untuk menenangkan jiwa kita, rezeki kesehatan untukkelapangan kegiatan kita, serta berlimpah rezeki lain yang sadar atau tidak sadar kitalewatkan.Ada 10 langkah menjemput rezeki:1. Taqwa“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluarbaginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,”(QS. Ath-Thalaq: 2-3)”.2. TawakalNabi s.a.w bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benartawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar danpetang hari telah kenyang.”(Riwayat Ahmad Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Al Hakim dari Umar bin al Khattabr.a)3. Shalat
  8. 8. Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malasmengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat dhuha), nanti pasti akanaku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)4. Istighfar“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesuangguhnya Dia adalah Maha Pengampun,niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakan hartadan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-klebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.”(QS. Nuh: 10-12)“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allahmenjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannyakelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiadadisangka-sangka,”(HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)5. SilaturahmiImam Bukhari merDiriwayatkan bahwa Rsulullah saw bersabda, “ Siapa yang senang untuk dilapangkanrezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah iamenyambung (tali) silaturahmi.”6. SedekahSabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkankarena orang-orang lemah di kalangan kamu.”(Riwayat Bukhari)7. Berbuat Kebaikan“Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yanglebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa)kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakankejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.”(QS Al qashash: 84)Nabi bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambanya yang berbuatkebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahaladi akhirat.”(HR. Ahmad)8. BerdagangDan Nabi SAW bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki ituada dalam perniagaan.”(Riwayat Ahmad)9. Bangun PagiFatimah (Puteri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentangdi tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W) mengatakan kepadanya, “Puteriku,bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Tuhamzekiu, dan janganlah menjadi sepertikebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainyasubuh sampai terbitnya matahari.”(HR. Al-Baihaqi)10. Bersyukur“Sesungguhnya jika kami bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu,
  9. 9. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat sedih.”(QS Ibrahim: 7)Karenanya apapun rezeki yang kita harapkan maka akan selalu ada langkah yang haruskita usahakan. Dan yang paling utama adalah selalu memelihara rasa syukur terhadapsemua yang sedang kita miliki sekarang.Source: Majalah Zakat Nurani, DPU Kaltim, Ed 06/1430 HWorkshop The Great Teacher for The Great SchoolDevelopment (1)Agustus 23, 2008 oleh misswardhaniSiang tadi saya menghadiri sebuah workshop di gedung biru (sebutan untuk gedungharian Kaltim Post). Workshop tersebut bertema pendidikan, karena itu seluruhpesertanya adalah merupakan para guru; guru dari berbagai instansi pendidikan dan dariberbagai jenjang ajaran.Workshop yang bertema “The Great Teacher for The Great School Development” iniinti materinya adalah memberi semangat dan motivasi bagi para guru untuk lebihmencintai pekerjaannya, merubah diri menjadi guru hebat, dan memotivasi guru untukdapat memotivasi siswanya. Hal ini dalam rangka menuju bentuk Sekolah Internasional.Saya akan bahas satu persatu mengenai isi materi dari workshop siang tadi. Yangpertama adalah motivasi. Saya sadari bahwa selama ini siswa-siswi kelas 8 tempat sayamenjadi wali kelas sedang mengalami krisis percaya diri, krisis keyakinan diri, dan krisismotivasi hidup dan belajar. Terus terang saya baru 1.5 bulan ini menjadi wali kelas 8dan saya buta soal mereka. Saya sudah pernah bertanya dengan mantan wali kelasmereka mengenai kondisi siswa-siswa saya dan jujur, saya masih sedikit bingung harusmemulai dari mana untuk bisa mengatasi atau setidaknya membantu sedikit masalah-masalah yang dialami siswa siswi saya. Dalam pengambilan nilai pertama, hampir 70%mendapatkan nilai dibawah standar ketuntasan minimal. Mungkin saya mengerti danmemahami permasalahan mereka karena kegagalan tersebut mungkin di sebabkan olehfaktor kesukaan siswa terhadap pelajaran tertentu. Saya memahami tiap anak punyakelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda namun rasanya tetap saja saya merasasedih melihat nilai mereka yang hancur lebur begitu.Satu hal yang sangat pasti dan dapat saya rasakan, siswa-siswa saya mengalami krisismotivasi. Mereka tidak paham untuk apa mereka sekolah dan belajar, kalaupun adamungkin hanya beberapa dan sisanya akan berkata “Disuruh orang tua”, “Untuk carikerja dapat uang”, “Supaya pintar”, “Supaya bisa lulus SMP”, “Supaya…bla…bla…bla…” jawaban yang sangat dangkal dan tidak bernyawa. Saya merasa mereka tidakpaham benar mengapa mereka harus sekolah, mengapa mereka harus belajar, mengapamereka harus paham pelajaran ini dan itu.Pernah sekali saya bertanya pada beberapa diantara mereka mengenai cita-cita dankemampuan atau kelebihan diri mereka. Banyak diantara mereka yang menjawab “sayanggak tau mau jadi apa” atau “masih belum kepikiran mau jadi apa” atau “perasaan,saya nggak punya kelebihan deh!” jawaban yang sungguh sangat memprihatinkan.Seorang siswa yang tidak tahu atau tidak punya cita-cita bagaikan air yang mengalirtanpa arah tujuan. Tapi begitu mereka ditanya apa kekurangan mereka maka merekaakan dengan cepat dan panjang lebar merendahkan dan menjelek-jelekkan diri merekadengan ungkapan “Saya ini nggak pintar, nggak suka belajar, suka tu la lit kalau
  10. 10. dijelaskan guru tentang pelajaran…” Sungguh sayang sekali memang memiliki siswa-siswi yang merupakan calon pemimpin masa depan bangsa ini begitu tidak percaya diridan tidak mengetahui kelebihan diri sendiri. Sedih.Untuk itu jelas sekali yang harus saya bangun dulu adalah motivasi mereka. Doronganuntuk mereka supaya mereka tahu dan paham mengenai kelebihan diri mereka yangharus bisa mereka eksploitasi, mengetahui tentang kelemahan mereka yang harusmereka perbaiki, membuat mereka memahami betapa pentingnya memiliki cita-cita,impian, dan tujuan, serta membuat mereka mengerti untuk apa sejatinya mereka belajar.Dan untuk itu sudah banyak sekali ide dalam kepala saya untuk bisa mewujudkan kelas8 menjadi kelas yang penuh harapan dan motivasi yang tinggi dan siswa-siswi yangpenuh senyum menyambut masa depan yang keras karena mereka sudah paham dengankemampuan diri mereka sendiri. Rencana saya mungkin bisa diawali dengan motivasitiap pagi secara rutin, menjelaskan pada mereka bahwa setiap manusia itu menentukannasibnya sendiri. Dan kemudian dilanjutkan dengan 2 tindakan konsultasi dan dialog,pertama dialog secara rutin berkala dengan siswa, disini saya akan mencoba untukmenjadi tempat mereka bisa memuntahkan segala unek-unek dan keluhan atau tempatberbagi kebahagiaan dengan mereka selain memasukkan motivasi-motivasi secaraindividu untuk perkembangan motivasi mereka, yang kedua adalah tentu saja denganberdialog dengan orang tua karena bagaimanapun orang tua harus juga terlibat secarapenuh dalam memunculkan dan mengembangkan motivasi ini. Pihak sekolah tidak akanpernah berhasil menjalankan apapun tanpa dukungan penuh dari pihak orang tua dankeluarga.Yah… saya berharap dengan langkah kecil ini bisa membuat perubahan kecil. Mungkinsekarang baru langkah kecil dan berharap perubahan kecil tapi saya percaya sebuahkepakan sayap kupu-kupu bisa mempengaruhi besarnya angin tornado. Every little thingis worth!IT SupportApaKabar PSBG menyediakan dukungan teknis untuk pengelola PSBG, MTT, LRCuntuk memudahkan mereka dalam melakukan perawatan terhadap perangkat ICT(Information & Communication Technology) yang ada di PSBG, seperti Komputer(Desktop dan Laptop), LCD Proyektor, Software, UPS (Uninterruptable Power Supply),Camcorder dan Kamera Digital. Berikut merupakan Frequently Asked Question (FAQ)atau pertanyaan yang sering ditanyakan tentang perangkat-perangkat ICT yang ada.Software : 1. Bagaimana melindungi komputer PSBG dari serangan virus? 2. Bagaimanakah cara mengetahui komputer kita terkena serangan virus? 1. Rating: +0Bagaimana melindungi komputer PSBG dari serangan virus? Untuk melindungi komputer PSBG dari serangan virus, Anda harus menginstalasikan aplikasi/program Antivirus. Anda dapat menggunakan aplikasi/ program antivirus PCMAV sebagai antivirus gratis. Langkah pertama adalah Anda harus mendownload software tersebut disini. Kemudian ekstrak file hasil download menggunakan aplikasi WinZIP/WinRAR ke Drive C (Harddisk). Lalu jalankan file PCMAV-RTP.exe
  11. 11. 2. Rating: +0Bagaimanakah cara mengetahui komputer kita terkena serangan virus? Anda harus melakukan pemindaian/scanning untuk memeriksa apakah komputer Anda telah terjangkiti virus, caranya jalankan aplikasi PCMAV yang telah ada di komputer dengan melakukan klik dua kali pada file PCMAV-CLN.exe. Untuk lebih jelasnya silahkan download panduan berikut.Tentang KamiApa Kabar PSBG ini sengaja dibuat sebagai wadah berbagi informasi tentangperkembangan PSBG di seluruh daerah di Indonesia. Dari kita, oleh kita, untuk kita.Silakan kirim informasi berkaitan dengan pengembangan PSBG di daerah Anda,terutama tentang berita kegiatan, kesulitan yang dihadapi, hasil yang telah dicapai,dukungan dan peran serta informasi lainnya. Jangan lupa untuk menyertakan 1-2 fotoyang berkaitan dengan informasi tersebut sebagai pelengkap.Tentang Program DBE (Decentralized Basic Education)Program Desentralisasi Pendidikan Dasar (DBE) ialah program kerjasama antarapemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat. Program ini merupakanpayung kerjasama antara Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (MenkoKesra) dan USAID. Tujuan dari program ini ialah peningkatan kualitas pendidikan dasardi Indonesia melalui tiga komponen kegiatan yang saling berintegrasi, yaitu: 1)desentralisasi manajemen dan tata pelayanan pendidikan yang lebih efektif (DBE1), 2)peningkatan kualitas belajar mengajar (DBE2), serta 3) peningkatan relevansipendidikan menengah dan pendidikan luar sekolah melalui kecakapan hidup danketerampilan vokasional (DBE3).Area yang dicakup Program Desentralisasi Pendidikan Dasar USAID/Indonesia(Program DBE) ialah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten, SulawesiSelatan, dan Sumatera Utara. Program ini berlangsung mulai tahun 2005 sampai 2010dan diharapkan akan membantu meningkatkan pendidikan untuk lebih dari 2.400sekolah dan lebih dari 250 ribu siswa di 100 kabupaten/kota. Program DBE tersusun atas3 komponen, yaitu DBE1, DBE2, dan DBE3Tentang DBE2Secara prinsip, target DBE2 diberikan untuk masyarakat dan sekolah yang kurangberuntung, para guru, siswa, serta proses pembelajaran yang kreatif. Kegiatan DBE2mencakup training berbasis gugus, lingkungan pembelajaran yang aktif dan partisipatif,pengkajian performa pendidikan, serta pemanfaatan teknologi informasi dankomunikasi.Share and Enjoy:

×