• Save
Prinsip Dasar  e-Money
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Prinsip Dasar e-Money

on

  • 6,795 views

e-Monye merupakan layanan baru diperbankan. Presentasi ini akan memberikan wawasan tentang prinsip dasar e-money.

e-Monye merupakan layanan baru diperbankan. Presentasi ini akan memberikan wawasan tentang prinsip dasar e-money.

Statistics

Views

Total Views
6,795
Views on SlideShare
6,788
Embed Views
7

Actions

Likes
12
Downloads
0
Comments
0

1 Embed 7

http://www.slashdocs.com 7

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Prinsip Dasar  e-Money Prinsip Dasar e-Money Presentation Transcript

    • Modul e-Payment Fundamental By JOHN SIHOTANG Telecommunication Planning Specialist jhotank@yahoo.com / sihotang@telkom.co.id Bandung, 9 Januari 2010
    • Lingkup Topik 1. Perkembangan e-Payment 2. Perkembangan E-Money 3. Trend Penggunaan e-payment 4. Regulasi APMK dan e-Money di Indonesia
    • Perkembangan e-Payment
    • Pengantar e-Payment a) Perkembangan Sistem Pemabayaran b) Pengertian e-Payment c) Kategori Transaksi E-Payment d) Jenis Retail Payment System e) Proses pembayaran e-payment
    • Perkembangan Sistem Pembayaran
    • Pengertian e-Payment • Sistem Pembayaran elektronis atau electronic payment (e-payment) adalah metode pemindahan nilai uang (monetary value) secara elektronik atau digital antara dua pihak (entitas) sebagai kompensasi dari penerimaan atas barang atau jasa. • Pihak-pihak yang dimaksud dapat terdiri dari bank, Bisnis/perusahaan, Pemerintah dan atau Konsumer indvidual sebagai entitas terkecil • Transaksi e-Payment dapat juga didefinisikan yaitu semua transaksi yang non-paper based termasuk payment cards seperti credit cards, debit cards atau stored value cards, GIRO Instructions, EFT (electronic fund transfer) dan uang virtual atau uang digital atau accounts. • Proses pembayaran secara elektonis dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan menggunakan integrated circuit (IC), cryptography dan jaringan komunikasi.
    • Manfaat e-Payement • Dalam pengimplementasiannya, e-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya: – Meningkatkan efisiensi pembayaran. – Meningkatkan customer loyality. – Memberikan keamanan bertransakasi yang lebih dibandingkan cash. – Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu. – Memberikan kemudahan pembayaran dan perluasan media pembayaran.
    • Kategori Transaksi e-Payment
    • Jenis Retail Payment System 1. Cheques 2. Bilyet Giro 3. Credit cards Instrument 4. Debit cards 5. E-money 1. Internet banking Retail 2. Mobile banking Payment Channels 3. Mobile payment System 1. Cheque Truncation and Conversion System (CTCS) 2. Shared ATM Network 3. Interbank GIRO System 4. Financial Process Exchange 5. Remittance
    • Cek • Cek sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD) adalah surat yang berisi perintah tidak bersyarat oleh penerbit kepada bank yang memelihara rekening giro penerbit untuk membayarkan suatu jumlah uang tertentu kepada pemegang atau pembawa. • Beberapa pihak yang terkait sehubungan dengan penggunaan cek adalah sebagai berikut : a) Penerbit (drawer) : Orang yang mengeluarkan surat cek b) Tersangkut : yaitu bank yang diberi perintah tanpa syarat untuk membayar sejumlah uang tertentu c) Pemegang (holder) : orang yang diberi hak untuk memperoleh pembayaran, yang namanya tercantum dalam surat cek d) Pembawa (bearer) : orang yang ditunjuk untuk menerima pembayaran, tanpa menyebutkan namanya dalam surat cek. (Adanya pembawa ini sebagai akibat dari klausula atas unjuk yang berlakuk bagi surat cek) e) Pengganti : Orang yang menggantikan kedudukan pemegang surat cek dengan jalan endosemen. Dalam hal ini surat cek diterbitkan dengan klausula atas pengganti dengan mencantumkan nama penggnti dalam surat cek.
    • Bilyet Giro • Adalah surat perintah dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah (bank tertarik) untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima yang disebutkan namanya pada bank yang sama atau bank lain. • Penggunaan bilyet giro tidak diatur dalam KUHD melainkan dalam SK No.28/32/KEP/DIR dan SE No.28/32/UPG tanggal 4 Juli 1995 tentang Bilyet Giro.
    • Kartu Kredit (credit card) • Kartu Kredit adalah alat pembayaran yang pembayarannya dilakukan kemudian. Dalam hal ini bank penerbit kartu memberikan kredit kepada nasabah pemegang kartu kredit dengan batas waktu dan tambahan bunga yang telah disepakati antara bank dan nasabah. • Dalam penyelenggaraan kartu kredit ini terdapat beberapa pihak yang terlibat : • Penerbit (Issuer), yaitu pihak yang menerbitkan kartu kredit. • Pengelola (Acquirer), yaitu pihak yang mengadakan hubungan atau kerjasama dengan pedagang. • Prinsipal adalah pihak pemilik hak tunggal atas merk dalam penyelenggaraan kartu kredit seperti Visa, MasterCard, Dinners dan lain-lain. • Setiap transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu kredit memerlukan proses otorisasi terlebih dahulu oleh penerbit mengenai keabsahan dari kartu yang digunakan serta batas limit nominal transaksi yang dilakukan. Otorisasi ini biasanya dilakukan secara on-line dengan meng-insert kartu melalui terminal EDC/POS (Electronic Data Capture/Point of Sales) yang ada di pedagang.
    • Proses Credit Card Transaction Presents card Consumer Merchant Seeks and receives authorization Submit Authorization transaction system for settlement Consumer’s Merchant’s Card-issuing Acquirer bank Settlement system bank
    • Kartu Debet (debet card) • Transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu debet akan mengurangi langsung saldo rekening pemegang kartu yang ada di bank penerbit. • Jadi dalam hal ini tidak ada fasilitas kredit yang diberikan oleh penerbit kepada pemagang kartu. • Sebagaimana halnya kartu kredit, mekanisme pembayaran dengan kartu debit juga memerlukan proses otorisasi serta ditambah dengan penggunaan PIN (Personal Identification Number) oleh pemegang kartu.
    • E-Money • Saat ini, di beberapa negara telah mulai dikenal instrumen pembayaran elektronis yang dikenal sebagai electronic money atau sering disebut dengan e-money, yang karakteristiknya sedikit berbeda dengan pembayaran elektronis lain seperti credit/debit card karena pembayaran dengan menggunakan e- money tidak selalu memerlukan proses otorisasi untuk pembebanan ke rekening nasabah yang menggunakannya. • Hal ini dikarenakan pada e-money tersebut telah terekam sejumlah nilai uang. Dengan karakteristik tersebut, pada prinsipnya seseorang yang memiliki e-money sama dengan memiliki uang tunai. Hanya saja nilai uang tersebut dikonversikan dalam bentuk elektronis.
    • Pihak Yang terlibat dalam e-Payment • Secara umum ada beberapa pihak yang terlibat di dalam E-Payment, yaitu: a) Issuer, biasanya berupa bank atau lembaga non banking. b) Konsumen, pihak yang melakukan E- Payment c) Penjual, pihak yang menerima E- Payment. d) Regulator, biasanya pemerintah yang regulasinya mengontrol E-Payment.
    • Perkembangan e- Money
    • Topik 1. Pengantar e-money ? 2. Manfaat dan Benefit e-Money 3. Mekanisme/ Prinsip Dasar e-Money 4. Issu-issu dalam pengembangan e-Money 5. Contoh Produk e-Money
    • Pengembangan e-Money Pengantar e-Money
    • Apa itu e-Money ? • Pada e-money telah terekam sejumlah nilai uang yang telah di store lebih dahulu, sehingga prinsip kerjanya sedikit berbeda dengan e-payment dimana tidak selalu memerlukan proses otorisasi untuk pembebanan ke rekening nasabah yang menggunakannya • Dengan karakteristik tersebut, pada prinsipnya seseorang yang memiliki emoney sama dengan memiliki uang tunai. • Hanya saja nilai uang tersebut dikonversikan dalam bentuk elektronis
    • Pengertian e-Money • e-money didefinisikan sebagai produk-produk stored-value atau prepaid dimana sejumlah dana disimpan secara elektronis dalam suatu peralatan elektronis yang dimiliki oleh seseorang. • ‘Nilai elektronis’ ini dapat dibeli oleh seseorang dan tersimpan dalam peralatan elektronis miliknya dimana nilainya akan berkurang pada saat digunakan untuk melakukan pembayaran. • Berbeda dengan kebanyakan single-prepaid card yang ada saat ini (seperti kartu telepon), e-money dimaksudkan untuk berbagai keperluan pembayaran.
    • Jangkauan e-Money Dilihat dari jangkauan penggunaannya, e-money dapat dibedakan antara : 1. Sistem Tertutup – Pada sistem tertutup, jangkauan penggunaan e-money sangat terbatas dan hanya berlaku pada lokasi tertentu seperti kampus atau kota tertentu. – Pada sistem ini penerbit dan pedagang adalah pihak yang sama. 2. Sistem Terbuka. – Pada sistem terbuka, jangkauan penggunaan lebih luas, dimana penerbit dan pedagang tidak harus merupakan pihak yang sama.
    • Media e-Money Berdasarkan jenis media yang digunakan, ada dua tipe produk emoney yaitu : 1. Card-based atau Prepaid Card (disebut juga electronic purses), dengan karakteristik sebagai berikut : – ‘Nilai elektronis’ disimpan dalam suatu chip (integrated circuit) yang tertanam pada kartu. – Mekanisme pemindahan dana dilakukan dengan meng-insert kartu ke suatu card reader. – Bentuk media chip dapat diwujudkan dalam bentuk kartu, stiker, atau hard disk yang terdapat pada PC pemegang 2. Network-based atau Software-based (sering disebut juga digital cash), dengan karakteristik sebagai berikut : – ‘Nilai elektronis’ disimpan dalam suatu hard disk komputer. – Mekanisme pemindahan dana dilakukan melalui suatu jaringan komunikasi seperti Internet, pada saat melakukan pembayaran dimana pemegang harus mengakses secara online pada sistem penerbit.
    • Contoh Product e-Money Global VISA Cash • Visa Cash dikeluarkan oleh Visa International, dengan menggunakan teknologi Chip Based. • Secara fisik Visa Cash berupa kartu plastik yang didalamnya terdapat microchip. • Visa Cash terdiri dari dua jenis : 1. Disposable Cards ; Setiap kartu telah diisi dengan nilai tertentu, yang merupakan mata uang lokal (misalnya USD 10). Jika nilai tersebut telah habis digunakan, maka kartu tersebut tidak dapat digunakan lagi dan harus membeli kartu yang baru. 2. Reloadable Cards ; Nilai pada kartu dapat diisi sampai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan dan apabila telah habis dapat diisi kembali pada terminal dan mesin ATM tertentu.
    • Contoh Product e-Money Global Mondex • Mondex merupakan sistem e-money yang didisain menyamai konsep uang tunai, kecuali dalam hal bentuk fisiknya. • Sama seperti uang tunai, ‘electronic value’ dalam aplikasi Mondex dapat digunakan untuk melakukan transaksi antar individu tanpa melalui bank. Hanya saja dalam hal ini pihak penerima juga harus memiliki media yang sama. • Mondex dapat diperoleh nasabah melalui pendebitan rekening atau dengan menukarkan uang tunai ke dalam bentuk elektronik di bank. • Pada saat nasabah memperoleh Mondex, nasabah tersebut sebenarnya mengambil uang tunai dari simpanannya di bank dan menukarkannya ke bentuk uang elektronik dengan smart card sebagai media. • Uang elektronik yang diterima baik oleh individu maupun merchant, tetap berlaku sebagai uang elektronik tanpa perlu diuangkan terlebih dahulu ke bank penerbit. Uang elektronik yang ada di kartu dapat disetorkan kembali ke bank untuk menambah saldo simpanan nasabah di bank. • Hal ini dapat dilakukan tiap hari atau setiap saat apabila diinginkan nasabah. Cara penyetorannya pun dapat dilakukan melalui telepon sehingga tidak diperlukan kehadiran nasabah ke bank.
    • Contoh e-Money Card-based atau Chip-based di Indonesia
    • Contoh e-Money Network-based/Server-based/Software- based di Indonesia
    • Pengembangan e-Money Manfaat dan Benefit Layanan e-Money
    • Manfaat e-Money • Penggunaan e-money lebih nyaman dibandingkan uang tunai, khususnya untuk transaksi-transaksi yang bernilai kecil, seperti : – Nasabah tidak perlu mempunyai sejumlah uang pas untuk suatu transaksi atau – harus menyimpan uang kembalian. – Kesalahan dalam menghitung uang kembalian dari suatu transaksi dapat dikurangi. • Nasabah dapat melakukan isi ulang ‘electronic value’ kedalam kartu e-money dari rumah melalui saluran telepon, sehingga mereka tidak perlu mengambil tambahan uang tunai melalui ATM. • Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu transaksi dengan e- money jauh lebih singkat dibandingkan transaksi dengan kartu kredit atau kartu debit, karena tidak memerlukan otorisasi on-line, tanda tangan maupun PIN.
    • Benefit Layanan e-Money Bagi Penerbit 1. Pendapatan atas fee yang dikenakan kepada customer dan pedagang; 2. Pendapatan atas investasi yang diperoleh dari outstanding dana yang terhimpun; 3. Efisiensi atas berkurangnya biaya pengelolaan kas, dalam hal penerbit e- money adalah bank.
    • Benefit Layanan e-Money Bagi Customer 1. Besarnya fee yang harus dibayar dibanding dengan instrumen pembayaran lainnya; 2. Privasi dan tingkat keamanan e-money; 3. Kemudahan pemakaiannya; 4. Luas tidaknya penerimaan oleh pedagang.
    • Pengembangan e-Money Mekanisme / Prinsip Dasar e-Money
    • Institusi/Lembaga Provider e-Money 1. Issuer (penerbit), merupakan pihak yang menerbitkan e-money. 2. Operator network, merupakan pihak yang menyediakan jaringan komunikasi dalam penyelenggaraan e-money 3. Suplier hardware/software, merupakan pihak yang menyedia dan software yang diperlukan dalam penyelenggaraan e-money. 4. Penyelenggara kliring, merupakan institusi yang menyelenggarakan kliring antar bank penerbit e- money.
    • Mekanisme Penggunaan e-Money
    • Mekanisme Pemindahan Dana Pada e-Money • Mekanisme pemindahan dana pada e-money dapat dilakukan dengan cara : – Direct, secara langsung antar pemegang e-money. – Indirect, pembayaran ke merchant. Merchant tersebut selanjutnya sewaktu-waktu dapat mentransfer total nilai yang terekam dalam peralatannya untuk dikredit ke rekeningnya di bank. • Selain itu, dalam hal mekanisme pemindahan dana, e-money dapat dibedakan atas : – Sistem off-line , Pada sistem off-line, informasi dibaca secara elektronis pada magnetic stripe atau micro chip – Sistem on-line, menggunakan sandi pada kartu untuk mengidentifikasi nilai yang ada di dalam kartu ke dalam pusat data base.
    • Pencatatan dan Transaksi • Umumnya data transaksi yang terjadi antara customer dan pedagang tercatat pada suatu pusat database, sehingga dapat dimonitor. • Namun ada yang hanya melakukan pencatatan data transaksi individual yang sangat terbatas, yaitu pada desain e-money untuk melakukan transaksi secara langsung antar pemegang kartu (atau antar PC). Dengan konsep ini data transaksi tersebut hanya tercatat pada kartu/PC pemilik e- money tersebut saja, sehingga hanya dapat dimonitor apabila pemilik e-money tersebut melakukan kontak dengan pusat pengelola data base (misalnya, pada saat pemilik e-money melakukan pengisian kembali sejumlah nilai pada peralatannya).
    • Mata Uang atau Currency • Pada umumnya e-money yang dikembangkan saat ini hanya menggunakan mata uang domestik negara dimana ia diterbitkan. • Namun tidak menutup kemungkinan pengembangan e-money yang bersifat multi- currency.
    • Trend Penggunaan e-Payment
    • Trend Penggunaan e-Payment • Mobile Payment • Internet Payment • Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) • T-Remittance
    • Trend Penggunaan e-Payment Mobile Payment
    • Setidaknya Ada 150+ Penyelenggara Mobile Payment Di Dunia Dengan Total Pasar Mencapai USD 60 Milyar Penetrasi akan mencapai 3% dari seluruh pengguna mobile pada tahun 2012 Saat ini mobile payment mencapai 100juta pelanggan Source : Mobile Payments 2010, Innopay in cooperation with Telecompaper and Mobey Forum
    • Peta Persebaran Teknologi Mobile Micropayment Source : Mobile Payments 2010, Innopay in cooperation with Telecompaper and Mobey Forum
    • Jenis Layanan Micropayment yang Banyak Digunakan 40% Diolah dari laporan: Mobile Payments 2010, Innopay (in cooperation with Telecompaper and Mobey Forum)
    • Trend Penggunaan e-Payment Internet Payment
    • Bagaimana Perkembangan Internet Payment? • Internet payment (internet payment gateway) dikuasai oleh pemain- pemain global dan situs-situs global. • Dengan memanfaatkan banyaknya pengakses pada situs mereka, mendrive penyedia untuk menyediakan global platform payment sehingga memudahkan pengakses untuk bertransaksi. • EASY – FAST – SAFE untuk transaksi e-commerce dan digital online. Google Alibaba TREND eBay Social Network Mulai Amazon Mengembangkan Miropayment
    • Social Networking Melirik Micropayment Friendster SpareChange: Payment • Virtual wallet mulai akhir 2009 provider Facebook • 1 juta user • Nilai transaksi virtual gift: • Transaksi $2.5 juta per $30 – $40 juta bulan, $30 juta annual run- • Pengguna: 300 juta rate • 250 orang menghabiskan lebih dari $1000 untuk Second Life digital good dalam setahun • $120 juta transaksi user-to-user Sumber: dari berbagai sumber, Q1 2009 2009