manajemen pemuliaan ternak : variasi dan komponen variansi (2)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

manajemen pemuliaan ternak : variasi dan komponen variansi (2)

on

  • 123 views

 

Statistics

Views

Total Views
123
Views on SlideShare
123
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
2
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

manajemen pemuliaan ternak : variasi dan komponen variansi (2) Presentation Transcript

  • 1. VARIASIVARIASI ??
  • 2. VARIASIVARIASI • PerbedaanPerbedaan • Variabel / Sifat / KarakteristikVariabel / Sifat / Karakteristik KualitatifKualitatif KuantitatifKuantitatif • PopulasiPopulasi Fenotipik ( VFenotipik ( VPP )) Genotipik ( VGenotipik ( VGG )) Lingkungan ( VLingkungan ( VEE )) Interaksi GE ( CovInteraksi GE ( CovGEGE )) VPVP = VVGG + V+ VEE + Cov+ CovGEGE
  • 3. Variable/Sifat/KarakteristikVariable/Sifat/Karakteristik KualitatifKualitatif • Sepasang / beberapa genSepasang / beberapa gen • Dapat dibedakan dengan jelas/Dapat dibedakan dengan jelas/ diskontinyudiskontinyu • Tidak dipengaruhi faktorTidak dipengaruhi faktor lingkunganlingkungan • Data diperoleh dari hasilData diperoleh dari hasil pencacahanpencacahan Variable/Sifat/KarakteristikVariable/Sifat/Karakteristik KuantitatifKuantitatif • Banyak genBanyak gen • Tidak dapat dibedakan denganTidak dapat dibedakan dengan jelas/kontinyujelas/kontinyu • Dipengaruhi faktor lingkunganDipengaruhi faktor lingkungan • Data diperoleh dari hasilData diperoleh dari hasil pengukuranpengukuran Sifat-sifat pada ternak yang dapat diamati atau diukur disebut FENOTIPIKSifat-sifat pada ternak yang dapat diamati atau diukur disebut FENOTIPIK • Perbedaan-perbedaan fenotipik biasa dinyatakan sebagaiPerbedaan-perbedaan fenotipik biasa dinyatakan sebagai VARIASI FENOTIPIKVARIASI FENOTIPIK Perbedaan (teramati/terukur) diantara individu-individu dalamPerbedaan (teramati/terukur) diantara individu-individu dalam sebuah populasi untuk suatu sifat.sebuah populasi untuk suatu sifat. Bahan baku (raw material) bagi para pemulia/peneliti untukBahan baku (raw material) bagi para pemulia/peneliti untuk bekerja dalam usaha peningkatan produksi peternakan.bekerja dalam usaha peningkatan produksi peternakan.
  • 4. Faktor Penyebab Variasi Pada TernakFaktor Penyebab Variasi Pada Ternak • Genotipa individu ditentukan pada saat konsepsi dan tidak berubahGenotipa individu ditentukan pada saat konsepsi dan tidak berubah sampai individu tersebut mati atau dimatikansampai individu tersebut mati atau dimatikan • Kemampuan genetik individu ditentukan oleh gen-gen yang diterima dariKemampuan genetik individu ditentukan oleh gen-gen yang diterima dari tetuatetua • Jumlah gen yang dimiliki individu secara pasti belum diketahuiJumlah gen yang dimiliki individu secara pasti belum diketahui Jumlah kombinasi gamet : 2Jumlah kombinasi gamet : 2nn Jumlah kombinasi genotipa : 3Jumlah kombinasi genotipa : 3nn Pada skala individu perbedaan genotipa dapatPada skala individu perbedaan genotipa dapat disebabkan oleh : rekombinasi dan pindah silang,disebabkan oleh : rekombinasi dan pindah silang, mutasi, translokasi, inversi, delesi, duplikasi,mutasi, translokasi, inversi, delesi, duplikasi, morpologi khromosom, jumlah khromosom, ekspresimorpologi khromosom, jumlah khromosom, ekspresi gen (aditif, non adifif/dominan dan interaksinya).gen (aditif, non adifif/dominan dan interaksinya). VPVP = VVGG + V+ VEE + Cov+ CovGEGE A. FAKTOR GENETIK :A. FAKTOR GENETIK : • Tetua dengan banyak gen yang homosigot akan memiliki keturunanTetua dengan banyak gen yang homosigot akan memiliki keturunan yang lebih mirip secara genetik (variasi genetik kecil)yang lebih mirip secara genetik (variasi genetik kecil) • Variasi genetik dalam suatu spesies hampir tidak terbatasVariasi genetik dalam suatu spesies hampir tidak terbatas TT-1TT-1
  • 5. Tuliskan pengertian (yang berkaitan dengan gen) dari :Tuliskan pengertian (yang berkaitan dengan gen) dari : 1.1. RekombinasiRekombinasi 2.2. Pindah silangPindah silang 3.3. MutasiMutasi 4.4. TranslokasiTranslokasi 5.5. InversiInversi 6.6. DelesiDelesi 7.7. DuplikasiDuplikasi 8.8. Morpologi khromosomMorpologi khromosom 9.9. Jumlah khromosomJumlah khromosom 10.10. Ekspresi gen (aditif, non aditif/dominan dan interaksinya).Ekspresi gen (aditif, non aditif/dominan dan interaksinya). Tugas Terstruktur-1Tugas Terstruktur-1
  • 6. Faktor Penyebab Variasi Pada TernakFaktor Penyebab Variasi Pada Ternak • Secara klasik dibuktikan menggunakan individu yang genotipanya samaSecara klasik dibuktikan menggunakan individu yang genotipanya sama persispersis • Semua variasi non genetikSemua variasi non genetik • Penyebab dari dalam dan luar ternak (baik temporer maupun permanen)Penyebab dari dalam dan luar ternak (baik temporer maupun permanen) 1.1. Lingkungan tidak diwariskan dari tetua ke keturunannyaLingkungan tidak diwariskan dari tetua ke keturunannya 2.2. Lingkungan melingkupi (overshadow) variasi yang disebabkanLingkungan melingkupi (overshadow) variasi yang disebabkan faktor genetikfaktor genetik 3.3. Lingkungan diperlukan individu untuk memunculkan potensiLingkungan diperlukan individu untuk memunculkan potensi genetiknyagenetiknya 4.4. Perbaikan yang cepat dapat dibuat dalam usaha efisiensi produksiPerbaikan yang cepat dapat dibuat dalam usaha efisiensi produksi peternak dengan cara memberi kondisi lingkungan yang seragampeternak dengan cara memberi kondisi lingkungan yang seragam dan optimal terhadap ternak bibit ataupun komersialdan optimal terhadap ternak bibit ataupun komersial VPVP = VVGG + V+ VEE + Cov+ CovGEGE B. FAKTOR LINGKUNGAN :B. FAKTOR LINGKUNGAN : • Variasi Fenotipik yang disebabkan lingkungan penting diperhatikanVariasi Fenotipik yang disebabkan lingkungan penting diperhatikan karena :karena :
  • 7. Dengan menyeragamkan lingkungan berarti :Dengan menyeragamkan lingkungan berarti : VVEE ∞ 0 sehingga V∞ 0 sehingga VPP = V= VGG Pengetahuan mengenai pengaruh faktor lingkungan terhadapPengetahuan mengenai pengaruh faktor lingkungan terhadap variasi fenotipik (produksi) sangat bermanfaat, karena yang dapatvariasi fenotipik (produksi) sangat bermanfaat, karena yang dapat diukur adalah variasi fenotipik, sedangkan variasi genetik tidakdiukur adalah variasi fenotipik, sedangkan variasi genetik tidak dapat diukur secara langsungdapat diukur secara langsung
  • 8. Faktor Penyebab Variasi Pada TernakFaktor Penyebab Variasi Pada Ternak • Terjadi bila performan yang tampak sebagai akibat dari kombinasiTerjadi bila performan yang tampak sebagai akibat dari kombinasi genotipa dan lingkungan tidak sama dengan jumlah pengaruh rata-ratagenotipa dan lingkungan tidak sama dengan jumlah pengaruh rata-rata dari genotipa dan pengaruh rata-rata dari lingkungandari genotipa dan pengaruh rata-rata dari lingkungan • Interaksi genetik dengan lingkungan secara statistik dapat dilihat dariInteraksi genetik dengan lingkungan secara statistik dapat dilihat dari dua sebab yaitu :dua sebab yaitu : 1.1. Perbedaan yang nyata antara genotipa dapat bervariasi di antaraPerbedaan yang nyata antara genotipa dapat bervariasi di antara lingkunganlingkungan 2.2. Perubahan peringkat genotipa dari satu lingkungan ke lingkunganPerubahan peringkat genotipa dari satu lingkungan ke lingkungan lainnyalainnya VPVP = VVGG + V+ VEE + Cov+ CovGEGE C. INTERAKSI GENETIK DENGAN LINGKUNGAN :C. INTERAKSI GENETIK DENGAN LINGKUNGAN : B T A B C D A B C D (a) B T A B C D A B C D (b) B T C B D A A B C D (c)
  • 9. KESIMPULAN :KESIMPULAN : Bila interaksi genetik dengan lingkungan ada, maka usahaBila interaksi genetik dengan lingkungan ada, maka usaha peningkatan produksi ternak tersebut harus memperhatikanpeningkatan produksi ternak tersebut harus memperhatikan lingkungan dimana ternak tersebut akan dipeliharalingkungan dimana ternak tersebut akan dipelihara Banyak penelitian membuktikan adanya interaksi genetik denganBanyak penelitian membuktikan adanya interaksi genetik dengan lingkunganlingkungan
  • 10. Kebanyakan sifat kuantitatif mempunyai variasi yangKebanyakan sifat kuantitatif mempunyai variasi yang terdistribusi normalterdistribusi normal Deskripsi statistik dari populasiDeskripsi statistik dari populasi Deskripsi ukuranDeskripsi ukuran tentensi pusat (tentensi pusat (µ)µ) MENGUKUR VARIASIMENGUKUR VARIASI Membantu dalam menggambarkan ukuran-ukuranMembantu dalam menggambarkan ukuran-ukuran biologis dari suatu populasibiologis dari suatu populasi σ±Y Ukuran keragamanUkuran keragaman populasi (populasi (σσ22 ))
  • 11. Variasi fenotipik suatu sifat diukur menggunakan nilaiVariasi fenotipik suatu sifat diukur menggunakan nilai ragam atau variansi yaitu rata-rata perbedaan dariragam atau variansi yaitu rata-rata perbedaan dari rata-rata populasi tanpa memperhatikan tandarata-rata populasi tanpa memperhatikan tanda Besarnya variansi dilambangkan denganBesarnya variansi dilambangkan dengan σσ22 ( ){ } )1/(22 −−= ∑ nYYiσ )1( )( 2 2 2 − Σ− = ∑ n n YY σ Simpang baku (Simpang baku (σσ) dan koefisien keragaman (KK)) dan koefisien keragaman (KK) digunakan pula untuk mengukur variasi suatu populasidigunakan pula untuk mengukur variasi suatu populasi 2 σσ = %100x Y KK σ =
  • 12. Simpang baku sangat efektif digunakan bersamaSimpang baku sangat efektif digunakan bersama dengan rata-rata populasi dalam mendeskripsikandengan rata-rata populasi dalam mendeskripsikan sebuah populasisebuah populasi 68% individu dalam populasi68% individu dalam populasi 95% individu dalam populasi95% individu dalam populasi 99,7% individu dalam populasi99,7% individu dalam populasi σ±Y σ2±Y σ3±Y
  • 13. • Suatu taksiran tentang keragaman suatu sifat dapatSuatu taksiran tentang keragaman suatu sifat dapat diperoleh dengan analisis variansidiperoleh dengan analisis variansi KOMPONEN VARIANSIKOMPONEN VARIANSI • Variansi dapat dibagi menjadi bagian-bagian menurutVariansi dapat dibagi menjadi bagian-bagian menurut sumbernyasumbernya • Teknik ini mampu memecah variansi total menjadiTeknik ini mampu memecah variansi total menjadi variansi genetik dan lingkunganvariansi genetik dan lingkungan • Sangat berguna untuk menganalisis masalah-Sangat berguna untuk menganalisis masalah- masalah dalam pemuliaan ternakmasalah dalam pemuliaan ternak
  • 14. Suatu populasi ayam ras white rock, pejantan dipilih secara acakSuatu populasi ayam ras white rock, pejantan dipilih secara acak dan setiap pejantan dikawinkan dengan 3 ekor induk serta setiapdan setiap pejantan dikawinkan dengan 3 ekor induk serta setiap induk menghasilkan 3 ekor anak, kemudian bobot badan anakinduk menghasilkan 3 ekor anak, kemudian bobot badan anak tersebut diukur pada umur 8 minggu. Data bobot badan anaktersebut diukur pada umur 8 minggu. Data bobot badan anak umur 8 minggu yang diperoleh adalah sebagai berikut :umur 8 minggu yang diperoleh adalah sebagai berikut : CONTOHCONTOH ANALISISANALISIS VARIANSIVARIANSI Pejantan APejantan A I-1I-1 I-2I-2 I-3I-3 A1A1 965965 803803 644644 A2A2 813813 640640 753753 A3A3 765765 714714 705705 Pejantan BPejantan B I-4I-4 I-5I-5 I-6I-6 A1A1 740740 701701 909909 A2A2 798798 847847 800800 A3A3 941941 909909 853853 Pejantan CPejantan C I-7I-7 I-8I-8 I-9I-9 A1A1 696696 752752 686686 A2A2 807807 863863 832832 A3A3 800800 739739 796796 Pejantan DPejantan D I-10I-10 I-11I-11 I-12I-12 A1A1 979979 905905 797797 A2A2 798798 880880 721721 A3A3 788788 770770 765765 Pejantan EPejantan E I-13I-13 I-14I-14 I-15I-15 A1A1 809809 887887 872872 A2A2 756756 935935 811811 A3A3 775775 937937 925925 Hitung :Hitung : 1.1. Variansi PejantanVariansi Pejantan 2.2. Variansi IndukVariansi Induk 3.3. Variansi AnakVariansi Anak
  • 15. Penyelesaian :Penyelesaian : PejantanPejantan IndukInduk Bobot AnakBobot Anak Yij.Yij. Yi..Yi.. AA I-1I-1 965965 813813 765765 25432543 68026802I-2I-2 803803 640640 714714 21572157 I-3I-3 644644 753753 705705 21022102 BB I-4I-4 740740 798798 941941 24792479 74987498I-5I-5 701701 847847 909909 24572457 I-6I-6 909909 800800 853853 25622562 CC I-7I-7 696696 807807 800800 23032303 69716971I-8I-8 752752 863863 739739 23542354 I-9I-9 686686 832832 796796 23142314 DD I-10I-10 979979 798798 788788 25652565 74037403I-11I-11 905905 880880 770770 25552555 I-12I-12 797797 721721 765765 22832283 EE I-13I-13 809809 756756 775775 23402340 77077707I-14I-14 887887 935935 937937 27592759 I-15I-15 872872 811811 925925 26082608 ΣΣYijkYijk22 = 29.729.879= 29.729.879 Y…Y… 36.38136.381
  • 16. • Menghitung Jumlah Kuadrat (JK) :Menghitung Jumlah Kuadrat (JK) : 1. Faktor koreksi (FK) = (36.381)1. Faktor koreksi (FK) = (36.381) 22 / 45 =/ 45 = 29.412.825,8029.412.825,80 2. JK Total = 29.729.879 - FK =2. JK Total = 29.729.879 - FK = 317.053,20317.053,20 3. JK Pejantan = {(6802)3. JK Pejantan = {(6802)22 + (7498)+ (7498)22 +…+ (7707)+…+ (7707)22 } / 9 - FK} / 9 - FK == 29.476.034,1129.476.034,11 - FK =- FK = 63.208,3163.208,31 3. JK Induk|Pejantan = {(2543)3. JK Induk|Pejantan = {(2543)22 + (2157)+ (2157)22 +…+ (2608)+…+ (2608)22 } / 3 –} / 3 – 29.476.034,1129.476.034,11 == 29.564.147,0029.564.147,00 – 29.476.034,11 =– 29.476.034,11 = 88.112,8988.112,89 3. JK Anak|Ind|Pjt = 29.729.879 –3. JK Anak|Ind|Pjt = 29.729.879 – 29.564.147,0029.564.147,00 == 165.732,00165.732,00 atau = JK Total – JK Pejantan – JK Induk|Pejantanatau = JK Total – JK Pejantan – JK Induk|Pejantan atau = 317.053,20 – 63.208,31 – 88.112,89 =atau = 317.053,20 – 63.208,31 – 88.112,89 = 165.732,00165.732,00
  • 17. • Menghitung Derajat Bebas (DB) :Menghitung Derajat Bebas (DB) : 1. DB Total = (n-1) = 45 – 1 =1. DB Total = (n-1) = 45 – 1 = 4444 2. DB Pejantan = (s – 1) = 5 – 12. DB Pejantan = (s – 1) = 5 – 1 == 44 (dimana s = jumlah pejantan) 3. DB Induk|Pejantan = s(d – 1) = 5(3 – 1) =3. DB Induk|Pejantan = s(d – 1) = 5(3 – 1) = 1010 (dimana d = jumlah induk tiap pejantan) 3. DB Anak|Ind|Pjt = sd(p-1) = (5)(3)(3-1) =3. DB Anak|Ind|Pjt = sd(p-1) = (5)(3)(3-1) = 3030 (dimana p = jumlah anak setiap induk) atau = DB Total – DB Pejantan – DB Induk|Pejantanatau = DB Total – DB Pejantan – DB Induk|Pejantan atau = 44 - 4 - 10 =atau = 44 - 4 - 10 = 3030
  • 18. • Menghitung Kuadrat Tengah (KT) atau Variansi :Menghitung Kuadrat Tengah (KT) atau Variansi : 1. KT Pejantan = (JK Pejantan) / (DB Pejantan) =1. KT Pejantan = (JK Pejantan) / (DB Pejantan) = 63.208,31 / 4 =63.208,31 / 4 = 15.802,0815.802,08 2. KT Induk|Pejantan2. KT Induk|Pejantan = (JK Induk|Pejantan) / (DB Induk|Pejantan)= (JK Induk|Pejantan) / (DB Induk|Pejantan) = 88.112,89= 88.112,89 / 10/ 10 == 8.811,298.811,29 3. KT Anak|Ind|Pjt3. KT Anak|Ind|Pjt = (JK Anak|Ind|Pjt) / (DB Anak|Ind|Pjt)= (JK Anak|Ind|Pjt) / (DB Anak|Ind|Pjt) = 165.732,00= 165.732,00 / 30/ 30 == 5.524,405.524,40 • Membuat Tabel Analisis Variansi (ANAVA) :Membuat Tabel Analisis Variansi (ANAVA) : SumberSumber VariasiVariasi DerajatDerajat BebasBebas JumlahJumlah KuadratKuadrat KuadratKuadrat TengahTengah PejantanPejantan 44 63.208,3163.208,31 15.802,0815.802,08 Induk|PejantanInduk|Pejantan 1010 88.112,8988.112,89 8.811,298.811,29 Anak|Ind|PjtAnak|Ind|Pjt 3030 165.732,00165.732,00 5.524,405.524,40 TotalTotal 4444 317.053,20317.053,20 Komponen VariansiKomponen Variansi 2 3 2 2 2 sdw kk σσσ ++ 2 1 2 dw k σσ + 2 wσ
  • 19. • Menghitung Komponen Variansi :Menghitung Komponen Variansi : SumberSumber VariasiVariasi DerajatDerajat BebasBebas JumlahJumlah KuadratKuadrat KuadratKuadrat TengahTengah PejantanPejantan 44 63.208,3163.208,31 15.802,0815.802,08 Induk|PejantanInduk|Pejantan 1010 88.112,8988.112,89 8.811,298.811,29 Anak|Ind|PjtAnak|Ind|Pjt 3030 165.732,00165.732,00 5.524,405.524,40 TotalTotal 4444 317.053,20317.053,20 Komponen VariansiKomponen Variansi 2 3 2 2 2 sdw kk σσσ ++ 2 1 2 dw k σσ + 2 wσ k1 = k2 = 3k1 = k2 = 3 (jumlah anak setiap induk) k3 = 9k3 = 9 (jumlah anak setiap pejantan) 40,524.52 =wσ 63,095.1 3 40,524.529,811,82 = − =dσ 75,776 9 29,811.808,802.152 = − =sσ 100,00100,007396,787396,78 74,6974,695.524,405.524,40 14,8114,811.095,631.095,63 10,5010,50776,75776,75 PersenPersen tasetase HargaHarga KomponenKomponen VariansiVariansi )(Anak 2 wσ )(Induk 2 dσ )(Pejantan 2 sσ )(Total 2 Pσ
  • 20. • Variasi fenotipik yang terjadi antara individu yang berkerabatVariasi fenotipik yang terjadi antara individu yang berkerabat atau memimiliki hubungan saudara biasanya dinyatakan sebagaiatau memimiliki hubungan saudara biasanya dinyatakan sebagai nilai PERAGAM atau COVARIANSInilai PERAGAM atau COVARIANSI.. MODEL GENETIKMODEL GENETIK • Variansi genetik (VVariansi genetik (VGG) umumnya dapat dinyatakan sebagai) umumnya dapat dinyatakan sebagai gabungan antara variansi genetik aditif (Vgabungan antara variansi genetik aditif (VAA), dominan (V), dominan (VDD) dan) dan interaksinya.interaksinya. ФФ = probabilitas dari alel pejantan pada individu,= probabilitas dari alel pejantan pada individu, identik dengan alel padaidentik dengan alel pada individu lain yang berkerabat.individu lain yang berkerabat. • Hubungan antara Covariansi antar saudara dengan VariansiHubungan antara Covariansi antar saudara dengan Variansi genetik secara umum adalah sebagai berikut :genetik secara umum adalah sebagai berikut : dstVVVVVVCOV AAADDADAADAsaudaraantar ....322 ++++++= αδαδαδα Dimana :Dimana : αα = pengaruh genetik aditif= pengaruh genetik aditif δδ = pengaruh dominansi= pengaruh dominansi 2 'Φ+Φ =α 'ΦΦ=δ ФФ’ = probabilitas dari alel induk pada individu,’ = probabilitas dari alel induk pada individu, identik dengan alel padaidentik dengan alel pada individu lain yang berkerabat.individu lain yang berkerabat.
  • 21. • Jika jumlah INDUK dalam setiap pejantan BERBEDA dan jumlahJika jumlah INDUK dalam setiap pejantan BERBEDA dan jumlah ANAK setiap induk berbeda maka koefisien k1, k2 dan k3ANAK setiap induk berbeda maka koefisien k1, k2 dan k3 dihitung dengan formula di bawah ini :dihitung dengan formula di bawah ini : Menghitung k1, k2 dan k3 pada model unequalMenghitung k1, k2 dan k3 pada model unequal induk . 1 2 .. db n k i ni n j ij         ∑ − = ∑ Dimana :Dimana : dbdb = derjat bebas= derjat bebas pejantan ... 2 22 db k n n i ni n i j ij j ij         ∑∑ − ∑ = ∑ pejantan .. 3 2 . .. db n k n n i i       ∑ − =
  • 22. CONTOHCONTOH PEJANTAN (P)) A B C D E Induk (I) I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 I8 I9 I10 I11 I12 I13 I14 I15 Jml Anak / I 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 Jml Anak / P 8 7 8 7 8 Total Anak 38 ( )[ ] [ ] 50,2 10 1338 )13)(5( ...38 8 323 7 232 8 323 1 222222222 = − = − +++− = ++++++ k ( ) ( )[ ] [ ] 60,2 4 6,213 )15( ... 38 3...2323 8 323 7 232 8 323 2 22222222222222 = − = − −+++ = +++++++++++ k ( )[ ] [ ] 60,7 4 6,738 )15( 38 38 87878 3 22222 = − = − − = ++++ k
  • 23. • Hubungan Covariansi antar saudara dengan Variansi genetikHubungan Covariansi antar saudara dengan Variansi genetik dapat dilihat sebagai berikut :dapat dilihat sebagai berikut : CovariansiCovariansi VVAA VVDD VVAAAA VVADAD VVDDDD VVAAAAAA Cov (clones)Cov (clones) 11 11 11 11 11 11 Cov (full sibs)Cov (full sibs) 1/21/2 1/41/4 1/41/4 1/81/8 1/161/16 1/81/8 Cov (half sibs)Cov (half sibs) 1/41/4 00 1/161/16 00 00 1/641/64 Cov (first cousins)Cov (first cousins) 1/81/8 00 1/161/16 00 00 1/5121/512 Cov (double first cousins)Cov (double first cousins) 1/41/4 1/161/16 1/161/16 1/641/64 1/2561/256 1/641/64 Cov (parent-offspring)Cov (parent-offspring) 1/21/2 00 1/41/4 00 00 1/81/8 Cov (grandparent-grandchild)Cov (grandparent-grandchild) 1/41/4 00 1/161/16 00 00 1/641/64 Cov (aunt-niece)Cov (aunt-niece) 1/41/4 00 1/161/16 00 00 1/641/64 Cov (uncle-nephew)Cov (uncle-nephew) 1/41/4 00 1/161/16 00 00 1/641/64 Cov (general)Cov (general) αα δδ αα22 αδαδ δδ22 αα33
  • 24. • Komponen variansi induk (Komponen variansi induk (σσ22 DD)) menunjukkan perbedaan karenamenunjukkan perbedaan karena perbedaan famili induk yaitu merupakan kelompok saudaraperbedaan famili induk yaitu merupakan kelompok saudara kandung ataukandung atau Full SibFull Sib (F(FSS), sehingga nilai), sehingga nilai σσ22 DD menunjukkan nilaimenunjukkan nilai Covariansi Full Sib (COVCovariansi Full Sib (COVFSFS) dikurangi COV) dikurangi COVHSHS. Hal tersebut. Hal tersebut karena pengaruh pejantan disingkiran pada analisis variansi.karena pengaruh pejantan disingkiran pada analisis variansi. Oleh karena ituOleh karena itu σσ22 DD = COV= COVFSFS – COV– COVHSHS.. • Komponen variansi anak (Komponen variansi anak (σσ22 WW)) menunjukkan perbedaan antarmenunjukkan perbedaan antar individu anak yaitu perbedaan yang disebabkan karenaindividu anak yaitu perbedaan yang disebabkan karena perbedaan pengaruh genetik dan lingkungan sehingga nilaiperbedaan pengaruh genetik dan lingkungan sehingga nilai σσ22 WW == σσ22 TOTALTOTAL – COV– COVFSFS.. • Pada contoh dapat ditunjukkan bahwa :Pada contoh dapat ditunjukkan bahwa : • Komponen variansi pejantan (Komponen variansi pejantan (σσ22 SS)) menunjukkan perbedaanmenunjukkan perbedaan karena perbedaan famili pejantan yaitu merupakan kelompokkarena perbedaan famili pejantan yaitu merupakan kelompok saudara tiri atausaudara tiri atau Half SibHalf Sib ((HSHS), sehingga nilai), sehingga nilai σσ22 SS menunjukkanmenunjukkan nilai Covariansi Half Sib (COVnilai Covariansi Half Sib (COV HSHS).). • Model genetik menyatakan hubungan antara COVARIANSIModel genetik menyatakan hubungan antara COVARIANSI ANTAR SAUDARA denganANTAR SAUDARA dengan VARIANSI GENETIK-nya.VARIANSI GENETIK-nya.
  • 25. • Interprestasi model genetik dari komponen variansi di atasInterprestasi model genetik dari komponen variansi di atas adalah sebagai berikut :adalah sebagai berikut : 00111/81/81/161/161/81/81/41/41/41/41/21/2COVCOVFSFS 11007/87/815/1615/167/87/83/43/43/43/41/21/2 00117/647/641/161/161/81/83/163/161/41/41/41/4COVCOVFSFS - COV- COVHSHS 00001/641/6400001/161/16001/41/4COVCOVHSHS VVEEVVMMVVAAAAAAVVDDDDVVADADVVAAAAVVDDVVAACovariansiCovariansi KomponenKomponen VariansiVariansi FST COV−2 σ 2 Sσ 2 Dσ 2 Wσ 22 DS σσ + • Menggunakan model genetik tersebut di atas, dapat dilakukanMenggunakan model genetik tersebut di atas, dapat dilakukan PENAKSIRAN VARIANSI GENETIK dan VARIANSI FENOTIPIKPENAKSIRAN VARIANSI GENETIK dan VARIANSI FENOTIPIK menggunakan persamaan di bawah ini :menggunakan persamaan di bawah ini : ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσ ...416/74/12/14/3)(44 2 +++++++=−= MAAADDADAADAHSFSD VVVVVVVCovCovσ ...24/14/14/12/12/12)(2 22 +++++++==+ MAAADDADAADAFSDS VVVVVVVCovσσ
  • 26. • Dalam pemuliaan, khususnya pada aplikasiDalam pemuliaan, khususnya pada aplikasi seleksiseleksi, maka, maka pengaruh genetik yang tanggap terhadap seleksi adalahpengaruh genetik yang tanggap terhadap seleksi adalah pengaruh genetik aditifpengaruh genetik aditif, sehingga menggunakan persamaan, sehingga menggunakan persamaan tersebut di atas dapat ditaksir besarnyatersebut di atas dapat ditaksir besarnya variasi genetik aditifvariasi genetik aditif.. Sedangkan pengaruh dominan dan interaksinya dianggap tidakSedangkan pengaruh dominan dan interaksinya dianggap tidak ada, tetapi berpengaruh terhadap kecermatan penaksiran.ada, tetapi berpengaruh terhadap kecermatan penaksiran. • Berdasarkan hal tersebut di atas, maka taksiran VARIANSIBerdasarkan hal tersebut di atas, maka taksiran VARIANSI GENETIK ADITIF dapat dihitung dari komponen pejantan atauGENETIK ADITIF dapat dihitung dari komponen pejantan atau induk ataupun keduanya, sebagai berikut :induk ataupun keduanya, sebagai berikut : ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσ ...416/74/12/14/3)(44 2 +++++++=−= MAAADDADAADAHSFSD VVVVVVVCovCovσ ...24/14/14/12/12/12)(2 22 +++++++==+ MAAADDADAADAFSDS VVVVVVVCovσσ
  • 27. • Dalam pemuliaan, khususnya pada aplikasiDalam pemuliaan, khususnya pada aplikasi seleksiseleksi, maka, maka pengaruh genetik yang tanggap terhadap seleksi adalahpengaruh genetik yang tanggap terhadap seleksi adalah pengaruh genetik aditifpengaruh genetik aditif, sehingga menggunakan persamaan, sehingga menggunakan persamaan tersebut di atas dapat ditaksir besarnyatersebut di atas dapat ditaksir besarnya variasi genetik aditifvariasi genetik aditif.. Sedangkan pengaruh dominan dan interaksinya dianggap tidakSedangkan pengaruh dominan dan interaksinya dianggap tidak ada, tetapi berpengaruh terhadap kecermatan penaksiran.ada, tetapi berpengaruh terhadap kecermatan penaksiran. • Berdasarkan hal tersebut di atas, maka taksiran VARIANSIBerdasarkan hal tersebut di atas, maka taksiran VARIANSI GENETIK ADITIF dapat dihitung dari komponen pejantan atauGENETIK ADITIF dapat dihitung dari komponen pejantan atau induk ataupun keduanya, sebagai berikut :induk ataupun keduanya, sebagai berikut : ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσVVAA = 4= 4σσ22 SS • VARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen pejantan :VARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen pejantan : • VARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen induk :VARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen induk : ...416/74/12/14/3)(44 2 +++++++=−= MAAADDADAADAHSFSD VVVVVVVCovCovσVVAA = 4= 4σσ22 DD • VARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen pejantan danVARIANSI GENETIK ADITIF dihitung dari komponen pejantan dan induk:induk: ...24/14/14/12/12/12)(2 22 +++++++==+ MAAADDADAADAFSDS VVVVVVVCovσσVVAA = 2 (= 2 (σσ22 SS ++ σσ22 DD ))
  • 28. • Berdasarkan contoh sebelumnya diperoleh hasil besarnya variansiBerdasarkan contoh sebelumnya diperoleh hasil besarnya variansi pejantan, induk, anak dan total yaitu sebagai berikut :pejantan, induk, anak dan total yaitu sebagai berikut : 100,00100,007396,787396,78 74,6974,695.524,405.524,40 14,8114,811.095,631.095,63 10,5010,50776,75776,75 PersenPersen tasetase HargaHarga KomponenKomponen VariansiVariansi )(Anak 2 wσ )(Induk 2 dσ )(Pejantan 2 sσ )(Total 2 Pσ • Maka Variansi Genetik Aditif dapat dihitung sebagai berikut :Maka Variansi Genetik Aditif dapat dihitung sebagai berikut : • Berdasarkan Komponen Pejantan :Berdasarkan Komponen Pejantan : VVAA = 4= 4σσ22 SS = 4 x 776,75 == 4 x 776,75 = 3.105,003.105,00 • Berdasarkan Komponen Induk :Berdasarkan Komponen Induk : VVAA = 4= 4σσ22 DD = 4 x 1.095,63 == 4 x 1.095,63 = 4.382,524.382,52 • Berdasarkan Komponen Pejantan dan Induk :Berdasarkan Komponen Pejantan dan Induk : VVAA = 2(= 2(σσ22 SS ++ σσ22 SS)) = 2 x (776,75+1.095,63) == 2 x (776,75+1.095,63) = 3.744,763.744,76
  • 29. • Bila dibuat persentasenya terhadap variansi total (VBila dibuat persentasenya terhadap variansi total (VPP) diperoleh hasil) diperoleh hasil sebagai berikut :sebagai berikut : 7396,787396,78 50,6350,633.744,763.744,76 59,2559,254.382,524.382,52 42,0042,003.105,003.105,00 PersenPersen tasetase VVAAKomponenKomponen )(Total 2 Pσ • Perbedaan hasil taksiran variansi genetik aditif disebabkan adaPerbedaan hasil taksiran variansi genetik aditif disebabkan ada perbedaan dari komponen genetik pada masing-masing model genetikperbedaan dari komponen genetik pada masing-masing model genetik covariansi antar saudara.covariansi antar saudara. Pejantan (S)Pejantan (S) Induk (D)Induk (D) S + DS + D • Dengan kata lain Covariansi antar saudara jenis hubungan keluargaDengan kata lain Covariansi antar saudara jenis hubungan keluarga akan mempengaruhi besar kecilnya hasil taksiran variansi genetik.akan mempengaruhi besar kecilnya hasil taksiran variansi genetik. Dari contoh diketahui hubungan keluarga yang memiliki bias terkecilDari contoh diketahui hubungan keluarga yang memiliki bias terkecil dan tanpa dipengaruhi oleh pengaruh lingkungan pada hasil taksirandan tanpa dipengaruhi oleh pengaruh lingkungan pada hasil taksiran variansi genetik adalah dari komponen pejantan (hubungan saudaravariansi genetik adalah dari komponen pejantan (hubungan saudara tiri).tiri).
  • 30. 7396,787396,78 42,0042,003.105,003.105,00 PersenPersen tasetase VVAAKomponenKomponen )(Total 2 Pσ Pejantan (S)Pejantan (S) ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσ Murni pengaruh genetik
  • 31. 7396,787396,78 59,2559,254.382,524.382,52 42,0042,003.105,003.105,00 PersenPersen tasetase VVAAKomponenKomponen )(Total 2 Pσ Pejantan (S)Pejantan (S) Induk (D)Induk (D) ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσ ...416/74/12/14/3)(44 2 +++++++=−= MAAADDADAADAHSFSD VVVVVVVCovCovσ Ada pengaruh dominan dan efek maternal
  • 32. 7396,787396,78 50,6350,633.744,763.744,76 59,2559,254.382,524.382,52 42,0042,003.105,003.105,00 PersenPersen tasetase VVAAKomponenKomponen )(Total 2 Pσ Pejantan (S)Pejantan (S) Induk (D)Induk (D) S + DS + D ...416/74/12/14/3)(44 2 +++++++=−= MAAADDADAADAHSFSD VVVVVVVCovCovσ ...24/14/14/12/12/12)(2 22 +++++++==+ MAAADDADAADAFSDS VVVVVVVCovσσ Ada pengaruh dominan dan efek maternal dengan nilai koefisien yang lebih kecil dibanding komponen induk (D) ...16/14/144 2 +++== AAAAAAHSS VVVCovσ