• Save
Week14 -model pembelajaran
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Week14 -model pembelajaran

on

  • 2,167 views

Week14 -model pembelajaran

Week14 -model pembelajaran

Statistics

Views

Total Views
2,167
Views on SlideShare
2,163
Embed Views
4

Actions

Likes
5
Downloads
0
Comments
1

1 Embed 4

http://widyalaya.info 4

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Week14 -model pembelajaran Week14 -model pembelajaran Presentation Transcript

  • Pertemuan 14 Teori Belajar dan Pembelajaran MODEL-MODEL PEMBELAJARAN Betty Zelda, Dr. M.M.
    • Jurusan Fisika
    • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Outline
    • Sistem PBM
    • Proses Pembelaiaran
    • Pelaksanaan Proses Pembelajaran
    • Konsep Multiple Intelligence Dari Gardner bagi pendidik
    • Model-model pembelajaran
    • Model Project Work
    • Quantum Teaching and Learning (QTL)
    • Problem-Based Learning
    • INQUIRY TRAINING
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • Sistem PBM
    • Kurikulum
    • Alat Bantu Belajar
    • Buku
    • Pendidik
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | PBM Lulusan Lingkungan   10/03/11 Siswa
  • Proses Pembelaiaran © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Peserta didik Musikal Kinestetis- Jasmani Visual- Spatial Linguistik Intrapribadi Antarpribadi (Sosial) Naturalis Logis- Matematis Pembelajaran menerapkan variasi model pembelajaran Variasi metode dan strategi pembelajaran Peserta didik Dengan Kecerdasan Majemuk 10/03/11
    • Kita belajar:
    • 10 % dari apa yang kita baca
    • 20 % dari apa yang kita dengar
    • 30 % dari apa yang kita lihat
    • 50 % dari apa yang kita lihat dan dengar
    • 70 % dari apa yang kita katakan
    • 90 % dari apa yang kita katakan dan lakukan
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
    • Apa yang terjadi jika guru banyak berceramah dalam mengajar?
    • Apa implikasi data di atas terhadap persiapan pembelajaran?
    10/03/11
  • Kerucut Pengalaman © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Mengerjakan Hal yang Nyata Melakukan Simulasi Bermain Peran Menyajikan/Presentasi Terlibat dalam Diskusi Lihat Demonstrasi Lihat Video/Film Lihat Gambar/ Diagram Dengarkan Tingkat Keterlibatan Verbal Visual Terlibat Berbuat Yang Diingat Baca “ Succesful Learning Comes from doing” (Wyatt $ Looper, 1999) 10/03/11 10% 20% 30% 50% 70% 90%
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Proses pembelajaran interaktif inspiratif menyenangkan menantang memotivasi peserta didik berpartisipasi aktif memberikan ruang bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian (bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta ) Proses pembelajaran 10/03/11
    • KEGIATAN
    • PENDAHULUAN
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Pelaksanaan Proses Pembelajaran KEGIATAN INTI PENUTUP 10/03/11 menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari menjelaskan tujuan pembelajaran
  • Pelaksanaan Proses Pembelajaran © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | KEGIATAN INTI 10/03/11 Eksplorasi Elaborasi Konfirmasi melibatkan peserta mencari informasi menggunakan beragam pendekatan pembelajaran terjadinya interaksi antar peserta didik/Guru/Lingkungan membiasakan peserta didik dalam membaca dan menulis memfasilitasi memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertuluis; memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Elaborasi KEGIATAN INTI Elaborasi lanjutan 10/03/11 memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi , baik lisan maupun tulisan, secara individu atau kelompok; memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Konfirmasi memberikan umpan balik positif memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi memfasilitasi memperoleh pengalaman yang bermakna memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi membantu menyelesaikan masalah berfungsi sebagai nara dan fasilitator memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi; memberi informasi untuk bereksplorasi lebih lanjut; memberi motivasi kepada peserta untuk bereksplorasi lebih lanjut. 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | PENUTUP bersama mebuat rangkuman/kesimpulan pelajaran melakukan penilaian dan/atau refleksi memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil merencanakan kegiatan tindak lanjut meyampaikan pembelajaran berikutnya Pelaksanaan Proses Pembelajaran 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Konsep Multiple Intelligence Dari Gardner bagi pendidik 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Konsep Kecerdasan (Howard Gardner) Kapasitas untuk: 1. memecahkan masalah 2. menciptakan produk di lingkungan yang kondusif dan alami 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Konsep Kecerdasan (Howard Gardner) Potensi biopsikologi untuk memproses informasi, yang bisa diaktifkan dalam setting kultural untuk memecahkan masalah atau menciptakan produk yang bernilai dalam kebudayaan tersebut (reframing intelligence, 1999) 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 8 Kecerdasan Majemuk (Howard Gardner) Musikal Kinestetis- Jasmani Visual- Spatial Linguistik Intrapribadi Antarpribadi (Sosial) Naturalis Logis- Matematis Dalam buku Multiple Intelligence 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Linguistik kemampuan menggunakan kata secara efektif, lisan maupun tulisan 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Logikal-Matematis kemampuan mengolah angka dan/atau menggunakan logika atau akal sehat 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Visual-Spasial kemampuan memvisualisasi gambar di dalam kepala atau menciptakannya dalam bentuk dua/tiga dimensi 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Kinestetik-Jasmani kemampuan mengolah tubuh dan tangan 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Musikal kemampuan menyanyikan lagu, mengingat melodi musik, kepekaan irama atau sekedar menikmati musik 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Antarpribadi kemampuan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Intrapribadi kemampuan untuk memahami diri sendiri, untuk mengenali kekuatan dan kelemahanya 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Naturalis kemampuan mengenali bentuk-bentuk alam di sekitarnya 10/03/11
  • Kecerdasan Eksistensial © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | kemampuan memahami keberadaan manusia yang unik dan memiliki pilihan untuk menentukan dirinya, mencakup juga pemahaman akan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di alam semesta 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Kecerdasan Spiritual kemampuan mengenali bentuk-bentuk alam di sekitarnya 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Beberapa poin penting dalam teori Kecerdasan Majemuk
    • setiap orang memiliki ke 8 kecerdasan
    • umumnya orang dapat me kan setiap
    • kecerdasan sampai tingkat tertentu
    • berbagai kecerdasan umumnya bekerjasama
    • dengan cara yang kompleks
    • ada banyak cara menjadi cerdas dalam setiap
    • kategori
    10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 8 cara belajar Linguistik Logikal- Matematis Sumber: Sekolah para juara/Thomas Armstrong(2002) 10/03/11 Melalui kata-kata Membaca, menulis, bercerita, bermain permainan kata Buku, alat rekaman, alat tulis, kertas, buku harian, dialog, diskusi, debat, cerita Melalui penalaran Berkesperimen, tanya-jawab, memcahkan teka-teki logis, berhitung Bahan untuk eksperimen, materi sains, kegiatan manipulatif, kunjungan ke planetarium & museum pengetahuan Cara berpikir kegemaran kebutuhan
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Visual- Spasial Kinestetik Jasmani 8 cara belajar Sumber: Sekolah para juara/Thomas Armstrong(2002) 10/03/11 Melalui kesan dan gambar Mendesain, menggambar, membayangkan, mencorat-coret Seni, LEGO, video, film, slide, game, imajinasi, labirin, teka-teki, buku dengan banyak ilustrasi, kunjungan ke museum seni Melalui sensasi somatis Menari, berlari, melompat, membuat bangunan, meraba, menggerakan isyarat tangan Bermain drama, bergerak, benda rakitan, olahraga/ permainan fisik, pengalaman yang berhubungan dengan indera peraba, belajar dengan cara terlibat langsung Cara berpikir kegemaran kebutuhan
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Musikal Antarpribadi 8 cara belajar Sumber: Sekolah para juara/Thomas Armstrong(2002) 10/03/11 Melalui irama dan melodi Bernyanyi, bersiul, bersenandung, mengetuk-ngetukkan tangan dan kaki, mendengarkan Waktu bernyanyi bersama, kunjungan ke konser musik, musik di sekolah dan di rumah, alat musik Dengan melemparkan gagasan pada orang lain Memimpin, mengorganisasi, menghubungkan, menebarkan pengaruh, menjadi mediator, berpesta Teman-teman, permainan kelompok, pertemuan sosial, perlombaan atau peristiwa sosial, perkumpulan, konseling atau magang Cara berpikir kegemaran kebutuhan
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Intrapribadi Naturalis 8 cara belajar Sumber: Sekolah para juara/Thomas Armstrong(2002) 10/03/11 Berhubungan dengan kebutuhan, perasaan, cita-citanya Menyusun tujuan, bermeditasi, melamun, merencanakan, merenung Tempat rahasia, waktu menyendiri, proyek yang direncanakan sendiri, pilihan Melalui alam dan pemandangan alam Bermain dengan binatang piaraan, berkebun, meneliti alam, memelihar binatang, peduli pada lingkungan Akses ke alam, kesempatan untuk berinteraksi dengan binatang, peralatan untuk meneliti alam (mis. Kaca pembesar, teropong) Cara berpikir kegemaran kebutuhan
  • Model-model pembelajaran
    • Model Project Work
    • Quantum Teaching and Learning (QTL)
    • Contextual Teaching and Learning (CTL)
    • PBL (Problem Based Learning)
    • Inquiry Training
    • Bermain Peran (Role Playing)
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Model Project Work © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
    • Project work adalah model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik pada prosedur kerja yang sistematis dan standar untuk membuat atau menyelesaikan suatu produk (barang atau jasa), melalui proses produksi/ pekerjaan yang sesungguhnya.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Perencanaan Pembelajaran Project Work © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Inventarisasi Standar Kompetensi Inventarisasi Jenis Pekerjaan Inventarisasi Jenis Produk (Barang/Jasa) Bukti Hasil Belajar Jenis Produk (Barang/Jasa) Sesuai Pembelajaran Evaluasi 10/03/11
    • Standar Kompetensi yang ada pada Kurikulum/Silabus
    • SK1 ……………………………………………………………
    • SK2 …………………………………………………………....
    • SK3 ……………………………………………………………
    • Dst ……………………………………………………………
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Inventarisasi Standar Kompetensi Jenis Pekerjaan (job) yang ada di masyarakat( DuDi) P.1 ……………………………………………………………….. P.2 ...…………………………………………………………….. P.3 ……………………………………………………………….. Dst . …………………………………………………………………. Inventarisasi Jenis Pekerjaan 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Tabel 1 Daftar Nama Produk setiap Bidang/jenis Pekerjaan Pr = Produk 10/03/11 No Bidang/Jenis Pekerjaan Nama Produk (barang/Jasa) Pr1 Pr2 Pr3 Pr3 Pr4 Pr5
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Tabel 2. Analisis standar Kompetensi Terhadap Jenis Produk Pr = Produk SK = Standar Kompetensi 10/03/11 Standar Kompetensi Produk Kode Standar Kompetensi SK1 SK2 SK3 SK4 SK5 SK6 SK7 SKn Pr 1 √ √ √ Pr 2 √ √ √ √ Pr 3 Pr n
  • Penetapan Bukti Belajar/ Evidence of Learning © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11 No Kompetensi/ Sub Kompetensi Indikator Aspek (P/K/S) Bukti Belajar 1 2 3 4 5
  • Pelaksanaan Model Pembelajaran Pendekatan Project Work
    • Guru
    • menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
    • menyampaikan strategi pembelajaran dengan pendekatan project work
    • menyampaikan alternatif judul/nama produk/jasa yang dapat dipilih peserta.
    • menyampaikan ruang lingkup standar kompetensi yang akan dipelajari oleh peserta didik dalam setiap judul/nama produk/jasa
    • Menyusun dan menetapkan pedoman penilaian kompetensi sesuai dengan judul project work
    • memfasilitasi bimbingan kepada peserta didik dengan memanfaatkan lembar bimbingan.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
    • Peserta didik
    • memilih salah satu judul /nama produk/jasa
    • menyusun proposal/rencana dengan lay out sebagi berikut:
      • LATAR BELAKANG
      • KEUNGGULAN DAN FUNGSI PRODUK/JASA .
      • SKETSA/GAMBAR KERJA (jika diperlukan)
      • BAHAN
      • FASILITAS/PERALATAN .
      • PROSES PRODUKSI (SISTEMATIKA KERJA)
      • RENCANA ANGGARAN BIAYA
      • SASARAN PASAR/PENGGUNA
      • JADWAL PELAKSANAN
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
    • melakukan proses belajar sesuai dengan proses produksi (sistematika kerja) yang telah direncanakan.
    • Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan dalam proposal, dengan bimbingan dan pengawasan. Proses ini menekankan pada pencapaian standar kompetensi yang dibuktikan dengan bukti belajar (learning evidence) dan diorganisir dalam portofolio sebagai bahan verifikasi.
    • mengorganisasikan bukti belajar (evidence) sebagai portfolio,
    • melaksanakan kegiatan kulminasi,
    • menyusun laporan sesuai dengan pengalaman belajar yang diperoleh.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Penilaian hasil belajar dengan model project work
    • penilaian standar kompetensi Mencakup aspek
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
      • pengetahuan,
      • keterampilan,
      • sikap,
      • kesesuaian produk/jasa,
      • dan kesesuaian waktu
    10/03/11
    • pelaksanaan Penilaian terintegrasi pada komponen:
      • penyusunan proposal,
      • pelaksanaan proses produksi,
      • laporan,
      • kegiatan,
      • dan kulminasi
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Quantum Teaching and Learning (QTL) © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • Quantum Teaching and Learning (QTL)
    • Merupakan salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Filosofi Pendekatan Pembelajaran Quantum (TANDUR) © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | R ayakan , untuk mengakui hasil belajar peserta didik, baik dalam bentuk penyelesaian, partisipasi, perolehan keterampilan ataupun ilmu pengetahuan lainnya, maka akuilah dan rayakan = R U langi , tunjukkan pada peserta didik cara mengulangi materi dan tegaskan bahwa “ Aku tahu bahwa aku memang tahu ini” = U D emonstrasikan , sediakan waktu dan kesempatan bagi peserta didik untuk menunjukkan bahwa mereka tahu = D N amai , sediakan kata-kata kunci, konsep, model, rumus, strategi, sebagai sebuah masukan = N A lami , ciptakan dan datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua peserta didik = A T umbuhkan , tumbuhkan minat dengan menunjukkan “Apakah manfaatnya bagiku, dan bagi kehidupanku” = T Quantum Teaching and Learning (QTL) Lanjut 10/03/11
  • Suasana Yang Memberdayakan,
    • Bangun Ikatan Emosional .
    • Jalinlah Rasa Simpati & Saling Pengertian
    • Ciptakan Keriangan & Ketakjuban
    • Pengambilan Resiko
    • Rasa Saling Memiliki
    • Keteladanan
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | bagaimana caranya ? Quantum Teaching and Learning (QTL) Lanjut 10/03/11
  • Landasan Yang Kukuh dalam pembelajaran
    • Tujuan
    • Yakinkan Kemampuan Peserta didik Dalam Belajar, dan Kemampuan Anda dalam Mengajar
    • Jagalah Agar Komunitas Kelas Tepat Berjalan
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Lingkungan Yang Mendukung
    • beberapa gagasan/ide untuk menciptakan lingkungan yang mendukung
    • Poster Ikon, poster afirmatif tujuan pembelajaran
    • Pengaturan bangku memudahkan interaksi
    • Tumbuhan, aroma & unsur organik lainnya memperkaya kesegaran ruangan kelas
    • Musik menata suasana hati meningkatkan hasil belajar
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Quantum Teaching and Learning (QTL) Lanjut 10/03/11
  • Contextual Teaching and Learning (CTL) © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • PENGERTIAN CTL
    • Pembelajaran/pengajaran kontekstual merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural), sehingga siswa memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan/konteks ke permasalahan/-konteks lainnya.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Contextual Teaching and Learning (CTL)
    • keterlibatan penuh pembelajar,
    • adanya kerjasama murni,
    • adanya variasi dan keragaman dalam metode belajar,
    • adanya motivasi internal,
    • adanya kegembiraan dan kesenangan dalam belajar,
    • integrasi belejar yang lebih menyeluruh kesegenap kehidupan organisasi
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • pembelajaran menjadi bermakna bagi peserta
    • Belajar adalah kegiatan aktif ,
    • Belajar bukanlah suatu proses mengumpulkan sesuatu
    • Peserta didik mempunyai cara untuk mengerti sendiri
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • jika ditinjau dari sudut guru sebagai pengajar
    • Mengajar bukanlah memindahkan pengetahuan dari guru kepeserta didik
    • Mengajar berarti berpartisipasi dengan peserta didik dalam membentuk pengetahuan, membuat makna, mempertanyakan kejelasan, bersikap kritis, mengadakan justifikasi.
    • Guru berperan sebagai mediator dan fasilitator
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Komponen Apa yang perlu diberikan dalam CTL
    • INQUIRY (merumuskan masalah)
    • QUESTIONING ( bertanya)
    • KONSTRUKTIVISME
    • LEARNING COMMUNITY (masyarakat belajar)
    • AUTHENTIC ASSESSMENT (penilaian yang sebenarnya)
    • MODELING (permodelan)
    • REFLECTION (refleksi)
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Problem-Based Learning Pembelajaran yang didasari oleh dorongan penyelesaian masalah
  • Definisi PBL
    • belajar merupakan pemahaman dari proses kerja sebagai bagian dari pemahaman atau pemecahan masalah
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Definisi PBL
    • PBL adalah pembelajaran yang didasari oleh dorongan penyelesaian masalah
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | “… the learning which result from the process of working towards the understanding of, or resolution of, a problem. ” (Barrows & Tamblyn, 1980) 10/03/11
  • Prinsip Dasar
    • Pembelajaran berangkat dari adanya masalah (soal, pertanyaan, dsb) yang perlu diselesaikan
    • Masalah yang dihadapi akan merangsang siswa untuk mencari solusinya; siswa mencari/membentuk pengetahuan baru untuk menyelesaikan masalah.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Tujuan PBL
    • Mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar
    • Menilai sejauh mana pemahaman siswa tentang materi yang dipelajari
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Kompetensi yang dikembangkan
    • Beradaptasi dan berpartisipasi dlm perubahan
    • Mengenali dan memahami masalah dan mampu membuat keputusan yg beralasan dlm situasi baru
    • Menalar secara kritis dan kreatif
    • Mengadopsi pendekatan yg lebih universal atau menyeluruh.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Kompetensi yang dikembangkan
    • Mempraktekkan empati dan menghargai sudut pandang orang lain
    • Berkolaborasi secara produktif dalam kelompok
    • Menemukenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri serta menemukan cara utk mengatasi kelemahan diri; self-directed learning .
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Contoh Pelaksanaan PBL © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11 Proses Sasaran Hasil Tutor memulai sesi dgn pre-sentasi masalah Siswa dirangsang utk dpt mengidentifikasi masalah konkret Pembelajaran ttg konteks masalah & ruang lingkup materi Siswa mencari dan menyusun kerangka berpikir utk menyelesai-kan masalah Siswa aktif menggali bbg sumber utk memperoleh info yg dibutuhkan Belajar scr kumulatif dan mengaitkan bbg pengetahuan
  • Contoh Pelaksanaan PBL © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11 Proses Sasaran Hasil Siswa menguji pendekatan & soslusi masalah mereka Siswa melatih kemampuan logika dan analisis Meningkatkan perkembangan mental lebih kompleks Siswa mengeva-luasi & merevisi solusi mereka; memanfaatkan feed-back Membandingkan dgn klpk lain & menerima umpan balik Memperoleh tambahan pengetahuan ttg masalah
  • Contoh Pelaksanaan PBL © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11 Proses Sasaran Hasil Siswa menyusun ‘teori’ baru bdsrkan penga-laman penyele-saian masalah Siswa belajar melakukan abs-traksi dan gene-ralisasi brdasarkan pengalaman Mampu Mengin-tegrasi pengeta-huan yg diperoleh dari pengalaman Siswa menerap-kan ‘teori’ utk membahas masalah baru + evaluasi kritis Siswa menguji apakah pengeta-huan yg diper-olehnya berguna/ tidak. Mampu membuat solusi yg realistik dan tepat-guna.
  • Karakteristik Masalah PBL
    • Masalah dapat berbentuk tugas melakukan sesuatu, pertanyaan atau hasil identifikasi dari keadaan yg ada di sekitar siswa.
    • Masalah berupa tugas yg tidak memiliki struktur yg jelas sehingga merangsang siswa utk mencari informasi utuk memperjelasnya.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Karakteristik Masalah PBL
    • Masalah harus cukup kompleks dan ambigu (taksa) sehingga siswa terdorong utk menggunakan strategi2 penyelesaian masalah, teknik & ketrampilan berpikir.
    • Masalah harus bermakna dan ada hubungannya dgn kehidupan sehari-hari sehingga siswa termotivasi mengarahkan dirinya utk menyelesaikan masalah dan mengujinya scr praktis.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Karakteristik Kelompok
    • Dibagi secara acak
    • Jumlah berkisar antara 5-8 orang
    • Heterogen (latar belakang dan kemampuan cukup beragam)
    • Waktu kerja disesuaikan dgn jadwal belajar dan kesediaan anggota kelompok
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Sumber Pembelajaran
    • Bahan bacaan (baik yg disediakan secara langsung maupun yg ada di sekitar tempat belajar)
    • Informasi dari narasumber (ada dijelaskan sekilas & ada yg berdasarkan pertanyaan siswa)
    • Lingkungan dan hasil uji coba praktis
    • Sumber-sumber lain yg dpt diakses siswa.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Aktivitas dalam PBL
    • Diskusi kelompok
    • Belajar mandiri (individual)
    • Eksperimen kelompok
    • Observasi gejala dan wawancara terhadap narasumber.
    • Komparasi dengan hasil-hasil penyelesaian masalah yg sudah ada.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Alur PBL (Sesuai dengan Metode Ilmiah)
    • Identifikasi masalah
    • Pengumpulan bahan
    • Penyusunan hipotesis
    • Uji hipotesis
    • Pemaparan hasil (solusi masalah)
    • Evaluasi dan perbaikan
    • Penyusunan teori
    • Ujicoba penerapan teori & perbaikan
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | INQUIRY TRAINING
  • INQUIRY TRAINING
    • Model pembelajaran yang diarahkan untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan intelektual yang terkait dengan penalaran sehingga mampu merumuskan masalah, membangn konsepdan hipotesis serta menguji untuk mencari jawaban.
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Langkah Pembelajaran
    • Phase 1 ; Mengidentifikasi Masalah
    • Phase 2 : Mengumpulkan informasi yang dilihat dan dialami terkait dengan masalah
    • Phase 3 : mengelompokkan data
      • Memisahkan variabel -variabel yangh relevan
      • Membuat hipotesa tentang hubungan penyebab
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
    • Phase 4: mengorganisasikan dan memformulasikan suatu paparan
    • Phase 5: menganalisis strategi inquiry dan mengembangkan model yang lebih efektif
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Bermain Peran
    • Tujuan
    • model pembelajaran yang digunakan untuk Mengembangkan kemampuan analogi yang benar tentang situasi permasalahan
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • Langkah Pembelajaran
    • Phase 1 ; memotivasi kelompok
    • Phase 2 : memilih peran
    • Phase 3 : menyiapkan peng mat
    • Phase 4 : menyiapkan tahapan peran
    • Phase 5 : pemeranan
    • Phase 6 : diskusi dan Evaluasi
    • Phase 7 : Pemeranan Ulang
    • Phase 8 : diskusi dan Evaluasi
    • Phase 9 : membagi pengalaman dan menarik generalisasi
    © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | 10/03/11
  • TERIMA KASIH 10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |