Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
  • Save
Week14 -HUMANISTIC APPROACHES TO TEACHING
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Week14 -HUMANISTIC APPROACHES TO TEACHING

  • 833 views
Published

Week14 -HUMANISTIC APPROACHES TO TEACHING

Week14 -HUMANISTIC APPROACHES TO TEACHING

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
833
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pertemuan 14 Teori Belajar dan Pembelajaran HUMANISTIC APPROACHES TO TEACHING Betty Zelda, Dr. M.M.
    • Jurusan Fisika
    • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • 2. Outline
    • Psikologi Humanistik
    • Teori Humanistik Rogers
    • Humanisme dlm Kelas
    • Perubahan- perubahan Humanistik dlm Pendidikan
    • Program- program Humanistik Khusus dlm Kelas
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 3.
    • F O K U S P E R T A N Y A A N
    • Bagaimana Humanisme berbeda dari pendekatan - pendekatan lainnya?
    • Apakah prinsip- prinsip dari teori Carl Rogers ?
    • Apa itu pendidikan Humanistik?
    • Apa yang dimaksud dengan kelas terbuka?
    • Apakah strategi- strategi utama dalam pembelajaran kooperatif?
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 4.
    • Psikologi Humanistik
    • Ad/ cab. ilmu dr Psikologi yg memberi perhatian utama thd pengembangan diri dan keunikan individu
    • Mempunyai basis dlm Filsafat khususnya eksistensial spt Jean- Paul Sarte (eksistensialisme)
    • tujuan, sifat dan eksistensi manusia – perubahan filosofis yg menguraikan kondisi manusia: penundaan, kesunyian, keputusasaan, pengasingan
    • bangkit dr ketiadaan pengetahuan tertentu ttg asal- usul dan hari akhir
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 5.
    • Humanisme vs
    • Pandangan lain dlm Psikologi
    • Humanistik : memanusiakan manusia
    • Shulman: fokus yg terlalu bergantung pd teknik-teknik yg “harus” dipraktekkan guru
    • hasil yg distandarisasi
    • Behavioristik : keteraturan, ketertiban, ketaatan, kepastian
    • Kognitif : Imitasi
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 6.
    • Guru Humanistik
    • Sensitifitas thd Keanekaragaman dlm kelas
    • Mengajar:
    • Seni : Humanis
    • Ilmu Pengetahuan : Behavioris
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 7.
    • Teori Humanistik Rogers
    • Carl Rogers (Psikoterapis) (1975):
    • Pemahaman kepribadian manusia un/ memahami bgm sesuatu dpt diubah, bgmkebahagiaan hidup kembali dr ksedihan
    • Individu:
    • Bgm perasaan mereka?
    • Bgm hub. Mereka dg yg lain?
    • Kondisi yg menjadikan mereka berubah?
    • Pengaruh Psikoterapi dan Konseling
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 8.
    • Istilah Utama dlm Teori Rogers
    • Client – Centered Therapy
    • (Hub. Pasien – Konselor)
    • Terapis pasien: mengekspresikan diri,
    • menemukan cara mereka
    • berbandingan :
    • Terapi Direktif (hub,Klien – Konselor)
    • Konselor Mengarahkan perilaku klien
    • Fenomenologi : bgm individu memandang dunia mereka sendiri
    • Bozarth : EMPATI
    • Humanisme : nilai- nilai sbg individu dan Proses un/ membuat diri kita lebih manusiawi
    • Aktualisasi Diri :Proses pengembangan kemampuan diri
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 9.
    • Debat Kontrol Perilaku
    • Rogers vs Skinner
    • Rogers “Humanis”
    • Proses “menjadi” menuju keberhasilan nilai dan martabat, menjadi kreatif
    • Aktualisasi Diri dlm konteks sosial
    • Kekuatan pribadi pengawasan sosial
    • Skinner “Behavioris”
    • Membantah penerapan ilmiah dr kontrol positif ke arah perbaikan dlm masyarakat
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 10.
    • Prinsip- prinsip Teori Rogers
    • Dunia kita ad/Privasi; kenyataan ad/Fenomenologikal
    • Pengalaman pribadi dpt dirasakan ttp tdk diketahui orang lain
    • Perilaku dpt dipahami hanya dr segi pandangan individual
    • Pengalaman pribadi menentukan realitas
    • - Memahami perilaku seseorang
    • dg komunikasi terbuka dan empati
    • Tujuan eksistensi manusia ad/ aktualisasi diri
    • Kita membangun diri sendiri
    • Perilaku konsisten thd ide atau gagasan diri
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 11.
    • Evaluasi Fenomenologi Rogers
    • Subjektif
    • Lima Model un/mengontrol manusia:
    • 1. Humanitas sbg proses aktualisasi diri
    • 2. Ilmu pengetahuan dpt membantu menemukan dan mengembangkan proses menuju keberhasilan
    • 3. otoritas guru membantu menetapkan kualitas tertentu dr hub.antar pribadi
    • 4. Aktualisasi diri menjadikan pribadi yg bertanggung jawab, fleksibel, adaptif kreatif
    • 5. nilai-nilai, penegtahuan, keterampilan adptif dan konsep ilmu pengetahuan akan terus berubah dan bertambah
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 12.
    • Humanisme dlm Kelas
    • Student- Centered Learning
    • Siswa diberi peran penting dlm pengambilan keputusan
    • Guru : Fasilitator
    • - Sensitif, peduli, empati
    • - lebih menyertakan konstruktivis kelas
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 13.
    • Perubahan- perubahan Humanistik
    • dlm Pendidikan
    • Perhatian pd sekolah tradisional
    • - Dennison (1969) mendeskripsikan efek keuntungan
    • alternatif pendidikan sekolah tradisional bg kehidupan
    • para siswa
    • - Kritiknya terhadap sekolah tradisional:
    • disiplin militer, jadwal- jadwal, hukuman- hukuman,
    • penghargaan, “standarisasi: adalah lebih konvensional dan
    • menekankan pd aspek kognitif
    • Pendekatan Humanistik:
    • mengejar komunikasi penuh arti, eksplorasi- eksplorasi berharga dan efek pengembangan mempengaruhi diri
    • Tantangan Guru Humanistik:
    • meninggalkan sesuatu yg ideal dlm konteks situasi kelas tradisional
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 14.
    • Perhatian- perhatian Umum
    • dlm Pendidikan Humanistik
    • Pengaruh: lebih menekankan pd pikiran dan rasa
    • Konsep diri
    • Komunikasi antar pribadi
    • Nilai- nilai pribadi : sekolah memfasilitasi pengembangan nilai- nilai positif
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 15.
    • Metode- metode Instruksional
    • Humanistik Umum
    • Pertumbuhan dlm kelompok (sensivity group/ encounter group): para siswa mengekspresikan perasaan mereka lebih terbuka, megeksplor hub. antar pribadi, mengartikulasikan sistem nilai- nilai pribadi mereka
    • Guru Humanistik mempersiapkan:
      • Sikap: komunikasi yg efektif dan terbuka, empati dan keramahan
      • Metode: strategi mengajar
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 16.
    • Program- program
    • Humanistik Khusus dlm Kelas
    • Pendidikan konfluen (Gabungan)
    • orientasi pendidikan yg mencoba mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif secara bersamaan
        • Hal utama:
        • - proses orientasi :”apa pembelajaran itu”
        • bgm siswa merasakan proses belajar
        • - penekanan pd determinasi diri
        • - pendekatan impersonal
        • - Dorongan inovasi/ perubahan
        • - Pertumbuhan pribadi
        • - Individualisme: keunikan dan determinasi diri setiap
        • orang
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 17.
    • Program- program Pendidikan dan Klarifikasi Nilai- nilai
    • - Prog. Pendidikan nilai: dirancang untuk mengajar nilai- nilai spesifik (dugaan benar- atau salah), memperkenalkan perilaku baik dan karakter baik
    • - Prog. Klarifikasi nilai- nilai: dirancang untuk mendorong pelajar menguji kepercayaan tentang benar dan salah, dgn tujuan meningkatkan dan menjelaskan kesadaran akan moralitas mereka sendiri
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 18.
    • Persentasi Guru yg setuju bhw nilai seharusnya diajarkan di Sekolah
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 19.
    • Kelas Terbuka
    • - Tujuan pokok: pertumbuhan individu, pemikiran
    • kritis, kpercayaan pd diri sendiri, kerjasama
    • komitmen un/belajar
    • - Student – Centered Learning
    • - Tidak secara khas bertahan pd kurikulum yg
    • terikat
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 20.
    • 4. Gaya Belajar
    • Learning Styles Inventory (LSI)
    • Mengidentifikasi pilihan pribadi siswa, menilai efektifitas relatif dr lingkungan belajar yg berbeda
    • Reay (1994) mengklasifikasi pembelajar dlm beberapa istilah:
        • Aktifis
        • Reflektor
        • Teoritis
        • Pragmatis
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 21.
    • Gaya belajar Driven School
    • Teacher Presented yg terstruktur, belajar mandiri
    • Evaluasi thd Pendekatan- pendekatan Gaya Belajar:
      • Guild (1994) Mencatat bhw para siswa dr semua gaya
      • belajar dpt berhasil baik secara akademik.
      • Thompson dan Crutchlow (1993), Gaya Belajar ad/
      • faktor penting bg para guru un/ mempertimbangkan
      • perubahan baru dlm pendidikan
    10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  • 22. TERIMA KASIH 10/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |