Sesions#08Partikel Identik (Sistem Dua Partikel)<br />IwanSugihartonM.Si<br />JurusanFisika<br />FakultasMatematikadanIlmu...
Outline<br /><ul><li> Pendahuluan
 Analisis
 Perumusan</li></ul>07/03/2011<br />©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |<br />2<br />
Pendahuluan<br />Di dalam sistem mikroskopik, kita <br />berhadapan dengan sekumpulan partikel <br />yang tidak bisa dibed...
Analisis<br />Misalkanfungsigelombangduapartikel<br />diberikanmelalui                    , maka<br />Hamiltoniannyadiberi...
Perumusanprobabilitasmemilikibentuk<br />Dalamhalini integral masing-masing<br />partikeldihitungterhadapseluruhruang<br /...
Persamaaneigendari operator Hamiltonian<br />denganfungsigelombangmemenuhi<br />07/03/2011<br />©  2010 Universitas Negeri...
Perumusan<br />Secaraumumbentukfungsigelombanguntukduapartikelmemenuhi<br />dengansifat<br />catatan : ( (+) untuk boson d...
Bentuk fungsi Gelombang Umum<br />Tanda (+) untuk boson dan (-) untuk fermion<br />07/03/2011<br />©  2010 Universitas Neg...
Sifat Fermion<br />yang menunjukkanbahwatidakadadua<br />partikel yang memilikikeadaan yang sama<br />(prinsiplarangan Pau...
 Operator Pertukaran<br />Definisi : operator ini berfungsi menukar  <br />               posisi partikel dengan definisi<...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pert 8 partikel identik (sistem dua partikel)

1,083 views

Published on

Pert 8 partikel identik (sistem dua partikel)

Published in: Travel, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,083
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
25
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pert 8 partikel identik (sistem dua partikel)

  1. 1. Sesions#08Partikel Identik (Sistem Dua Partikel)<br />IwanSugihartonM.Si<br />JurusanFisika<br />FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam<br />
  2. 2. Outline<br /><ul><li> Pendahuluan
  3. 3. Analisis
  4. 4. Perumusan</li></ul>07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />2<br />
  5. 5. Pendahuluan<br />Di dalam sistem mikroskopik, kita <br />berhadapan dengan sekumpulan partikel <br />yang tidak bisa dibedakan. Akan tetapi, dari <br />pengamatan terdapat dua jenis partikel yaitu <br />boson (partikel berspin bulat) dan fermion <br />(partikel berspin ½ bulat)<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />3<br />
  6. 6. Analisis<br />Misalkanfungsigelombangduapartikel<br />diberikanmelalui , maka<br />Hamiltoniannyadiberikanmelalui<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />4<br />
  7. 7. Perumusanprobabilitasmemilikibentuk<br />Dalamhalini integral masing-masing<br />partikeldihitungterhadapseluruhruang<br />yang ditempatiolehkeduapartikel<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />5<br />
  8. 8. Persamaaneigendari operator Hamiltonian<br />denganfungsigelombangmemenuhi<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />6<br />
  9. 9. Perumusan<br />Secaraumumbentukfungsigelombanguntukduapartikelmemenuhi<br />dengansifat<br />catatan : ( (+) untuk boson dan (–) untuk fermion)<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />7<br />
  10. 10. Bentuk fungsi Gelombang Umum<br />Tanda (+) untuk boson dan (-) untuk fermion<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />8<br />
  11. 11. Sifat Fermion<br />yang menunjukkanbahwatidakadadua<br />partikel yang memilikikeadaan yang sama<br />(prinsiplarangan Pauli)<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />9<br />
  12. 12. Operator Pertukaran<br />Definisi : operator ini berfungsi menukar <br /> posisi partikel dengan definisi<br />Sifat operator pertukaran<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />10<br />
  13. 13. Hubungan Operator Pertukaran dengan Hamiltonian Sistem<br />Jika terdapat dua partikel identik dan <br />potensial keduanya hanya bergantung pada <br />posisi keduanya maka<br />yang menunjukkan bahwa kedua operator <br />tersebut memiliki fungsi eigen yang sama<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />11<br />
  14. 14. TERIMA KASIH<br />07/03/2011<br />© 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |<br />12<br />

×