5-6-definition_of_semiconductor

1,044
-1

Published on

5-6-definition_of_semiconductor

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,044
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

5-6-definition_of_semiconductor

  1. 1. Pertemuan 5 - 7 FISIKA ZAT PADAT DEFINISI SEMIKONDUKTOR Iwan Sugihartono, M.Si Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  2. 2. Outline <ul><li>Semikonduktor </li></ul><ul><ul><li>Definisi Semikonduktor </li></ul></ul><ul><ul><li>Metal vs Semikonduktor </li></ul></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  3. 3. PENDAHULUAN <ul><li>Bahan semikonduktor ( setengah penghantar ) adalah bahan selain penghantar dan penyekat yang pada temperatur mutlak yaitu pada 0 K. </li></ul><ul><li>Dalam keadaan murninya mempunyai sifat sebagai penyekat ; sedangkan pada temperatur kamar ( 27 ˚ C ) dapat berubah sifatnya menjadi bahan penghantar. </li></ul><ul><li>Bahan yang dapat berubah sifat kelistrikannya apabila temperatunya berubah-ubah. </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  4. 4. TABEL PERIODIK SEMIKONDUKTOR 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  5. 5. STRUKTUR ATOM SEMIKONDUKTOR 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  6. 6. JENIS – JENIS SEMIKONDUKTOR <ul><li>Berdasarkan tingkat kemurnian ; </li></ul><ul><li>Intrinsik : semikonduktor murni yang tidak diberi doping </li></ul><ul><li>Ekstrensik : semikonduktor murni yang diberi doping </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  7. 7. SEMIKONDUKTOR INTRINSIK <ul><li>Semikonduktor yang belum mengalami penyisipan oleh atom akseptor atau atom donor </li></ul><ul><li>Pada suhu tinggi elektron valensi dapat berpindah menju pita konduksi, dengan menciptakan hole pada pita valensi </li></ul><ul><li>Pengahantar listrik pada semikonduktor adalah elektron dan hole </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  8. 8. SEMIKONDUKTOR INTRINSIK 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  9. 9. SEMIKONDUKTOR EKSTRINSIK <ul><li>Tipe N </li></ul><ul><li>Pengotoran oleh atom pentavalent yaitu, bahan kristal dengan inti atom memiliki 5 elektron valensi. </li></ul><ul><li>Contoh ; P , As </li></ul><ul><li>Atom pengotor disebut atom donor </li></ul><ul><li>Pembawa muatan disebut elektron </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  10. 10. SEMIKONDUKTOR EKSTERINSIK 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  11. 11. SEMIKONDUKTOR EKSTERENSIK <ul><li>Tipe P </li></ul><ul><li>Pengotoran oleh atom trivalent yaitu, bahan kristal dengan inti atom memiliki 3 elektron valensi. </li></ul><ul><li>Contoh ; B, Ga </li></ul><ul><li>Atom pengotornya disebut atom akseptor </li></ul><ul><li>Pembawa muatan disebut hole </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  12. 12. SEMIKONDUKTOR EKSTERENSIK 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  13. 13. SEMIKONDUKTOR EKSTERENSIK <ul><li>PN JUNCTION </li></ul><ul><li>Jika semikonductor disambungkan, maka elektron akan berdifusi menuju daerah tipe-p, dan sebaliknya hole akan berdifuso menuju daerah tipe-n, sehingga terbentuk daerah persambungan. </li></ul><ul><li>Pada daerah persambungan ini terbebas dari muatan mayoritas, tetapi terjadi dipole muatan sehingga timbul medan listrik dan terjadi potensial halang. </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  14. 14. SEMIKONDUKTOR EKSTERENSIK 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  15. 15. SEMIKONDUKTOR EKSTERENSIK <ul><li>Tidak semua atom dapat digunakan sebagai atom akseptor atau atom donor, ada beberapa persyaratan : </li></ul><ul><li>Ukuran atom yang hampir sama dengan atom murni </li></ul><ul><li>Memiliki jumlah elektron valensi berbeda satu dengan atom murni </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  16. 16. SIFAT BAHAN SEMIKONDUKTOR 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  17. 17. KOMPONEN MENGGUNAKAN SEMIKONDUKTOR <ul><li>Dioda </li></ul><ul><li>Transistor </li></ul><ul><li>Sel Surya </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  18. 18. SEL SURYA POLYCRYSTAL 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  19. 19. SEL SURYA MONOCRYSTAL 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  20. 20. APLIKASI <ul><li>Detektor Kualitas Daging </li></ul><ul><li>Pada umumnya daging diawetkan dengan cara dibekukan. Sebenarnya ada suhu optimum yang dibutuhkan agar daging bisa bertahan lama. </li></ul><ul><li>Sensor dari semikonduktor mendeteksi gas ethil-asetat yang muncul ketika daging mulai membusuk. </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  21. 21. DETEKTOR KUALITAS DAGING <ul><li>Sensor dibuat dari bahan semikonduktor padatan SnO2-La2O3 dengan metoda lapisan tebal pada substrat alumina. </li></ul><ul><li>Gas Ethil Asetat akan bereaksi dengan La203 yang membentuk lapisan deplesi </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  22. 22. APLIKASI <ul><li>IC </li></ul><ul><li>Merupakan aplikasi yang paling banyak dalam pemanfaatan semikonduktor. </li></ul><ul><li>Dalam sebuah IC terdapat beberapa jenis semikonduktor baik berupa transistor maupun dioda. </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  23. 23. DAFTAR PUSTAKA <ul><li>Albert Paul Malvino, 2003. Prinsip – Prinsip Elektronika, Jakarta. Penerbit Salemba Teknika </li></ul><ul><li>http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/semikonduktor-1 </li></ul><ul><li>http://docs.google.com/gview?a=v&q=cache:0DTH3jkC56EJ:202.65.121.165/elcom2/file.php/1/Animasi_Fisika/adaptif_fisika/25_semikonduktor.pdf+pengertian+semi+konduktor&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESiI-hLXy4ka-_0wZJa-yoPU8zFqZv4FUi3ejuxfvHKhniTlBVUPI4Wiu2rRwLFzmLg5mx7Za_TsZ0bc6_lLh6FAZvXUUqgIALmRBVg-e5Frb9_dY-_lYz5LZxF-_qQkWz3j1eGF&sig=AFQjCNGk-hwekRwZBAk9tw3tpIBKgVppTw </li></ul><ul><li>http://myblogmyown.wordpress.com/2009/04/07/isolator-dan-semi-konduktor/ </li></ul>15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  24. 24. THANK YOU 15/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |

×