Your SlideShare is downloading. ×
1. pendahuluan
1. pendahuluan
1. pendahuluan
1. pendahuluan
1. pendahuluan
1. pendahuluan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

1. pendahuluan

47

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
47
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. I. PENDAHULUANA. Latar BelakangPengelolaan sumber daya alam yang terbatas untuk memenuhi kebutuhanhidup yang tidak terbatas dilakukan oleh setiap orang baik individu maupunkelompok adalah tindakan-tindakan ekonomi untuk menambah nilai gunabarang atau jasa terhadap tingkat kepuasan. Hal ini nampak pada pengelolaanhutan dan air tanah yang terus menerus disetiap wilayah di Indonesia.Masyarakat dengan mudah melakukan pengrusakan hutan untuk mengambilhasil hutan merusak sumber air yang mengakibatkan terjadinya dampaklingkungan seperti banjir, longsor dan sebagainya yang menjadi bencana bagikehidupan manusia (Arifin, 2007).Pengelolaan hutan yang tidak tepat sasaran telah membuat hutan menjadilahan kering dan tidak memberikan nilai guna kepada kehidupan manusia.Penebangan kayu secara ilegal, penggusuran hutan, pengurakan daerah aliranair merupakan permasalahan-permasalahan yang hingga kita tidak teratas,bahkan terus bertambah. Walaupun kawasan hutan di Indonesia masihterbentang luas, tetapi jika tidak ditanggapi permasalahan yang demikian makapada waktunya akan menuai musiba seperti banjir dan longsor (Bintoro, 2008).Kawasan hutan yang terbentang luas di Indonesia menyimpan sumber dayaalam yang dapat dikonsumsi langsung dan bahan baku yang menunjang prosesproduksi. Hasil produksi dari kehutanan seperti kayu dan rotan adalah sebagiandari kekayaan alam yang dapat memberikan kontribusi dalam perwujudan
  • 2. 2kesejahteraan masyarakat. Hilangnya hutan mengakibatkan hilangnyansebagian input yang akan digunakan dalam proses produksi untuk menghasilanoutput yang berguna dan tepat sasaran.Output dari hutan yang tepat sasaran dan menunjang outcome adalahsumber daya air gunung. Air gunung adalah salah satu komoditi penting yangdapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Namun demikian, air hutan masihdianggap sebagai air yang tercemar dan tidak ada yang mengkonsumsinyasebelum diolah kembali menjadi air mimum. Pencemaran air hutan atau airgunung menyebabkan air hutan atau air dari gunung tidak dapat dikonsumsikansecara langsung. Untuk mengkonsumsi air gunung ini telah banyak digunakanbahan kimia dan peralatan teknologi untuk mengolah air minum membuatsebagian masyarakat tidak mempercayai kejernihan air hutan/air dari gunung.Air hutan lebih dikenal sebagai air gunung, pada umumnya bersumber darimata air yang berada di balik pohon dan bebatuan gunung dengan debit yangpadat sehingga keluar terus menerus dan menjadi aliran air permukaan. Aliranair permukaan yang banyak pada satu wilayah dalam jarah yang berdekatanakan membentuk aliran sungai kecil (Cahyadi, 2007). Aliran air dari mata inidikenal sebagai air baku artinya air dengan kadar netral dan dapat dikonsumsilangsung oleh manusia. Lain halnya dengan air pada sumur galian dan sumurbor yang masih tercampur dengan lapisan-lapisan tanah yang keluar menjadilumpur.Aliran mata air yang terus mengalir dimanfaatkan oleh manusia untukberbagai kebutuhan hidup, selain minum, mandi dan mencuci, air juga di
  • 3. 3komersilkan untuk memperoleh penghasilan, baik yang dilakukan olehperorangan maupun kelompok-kelompok usaha. Pengelolaan air sebagaisumber pendapatan masyarakat menunjukkan adalah sumber air yang tetap dandilindungi kualitas debitnya (Cahyadi, 2007).Paradigma masyarakat dalam mengelola air menjadi sumber pendapatanmenunjukkan adanya tujuan ekonomis yang dapat menunjang terwujudnyakesejahteraan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya air. Pengelolaan airdengan tujuan komersil bagian masyarakat dikembangkan oleh kelompokmasyarakat yang berada di kawasan aliran sungai seperti yang ada diKecamatan Kendari Kota Kendari.Masyarakat melakukan kegiatan usaha dengan memanfaatkan sumber dayaair sungai yang dialirkan melalui pipa air menuju ke lingkungan masyarakat.Pada awalnya pengelolaan air sungai ini dilakukan oleh mereka yang berada didaerah hulu sungai dengan memasang pipa air yang dirancang sedemikian rupahingga dapat mengalirkan air di dalam pipa menunju ke rumah penduduk.Namun dengan adanya debit air yang tetap dan sumber air ini berada padaketinggian 150-200 m dari permukaan laut dan mengalir membentuk aliransungai kecilKondisi sumber air yang berada di tengah hutan tersebut membuatmasyarakat secara berkelompok membentuk usaha guna mengalirkan airmenuju ke rumah warga dengan menggunakan pipa air. Usaha inidikembangkan menjadi salah satu sumber pendapatan dengan tarif perbulansebesar Rp.30.000 rupiah, namun ada sebagian warga yang tidak membayar dan
  • 4. 4usaha ini juga melayani permintaan air dari masyarakat di daerah sekitar denganharga jual Rp.40.000/m3Pendapatan usaha masyarakat cukup bervariasi dan dalam satu kelompokterdiri dari 3-4 orang. Usaha air ini dilakukan oleh 15 kelompok. Rata-ratapenghasilan satu kelompok usaha mencapai Rp.2.000.000 per bulan sedangkanbiaya operasionalnya sangat bervariasi karena adanya biaya pemeliharaan,perbaikan dan kebutuhan pekerja tidak tetap. Pembiayaan dalam usahakelompok selain disebabkan oleh adanya biaya operasional, terdapat juga biayapemasaran dan biaya lainnya yang menunjang kegiatan usaha.Pendapatan usaha kelompok tidak selamanya memenuhi harapan dari tiap –tiap kelompok, karena persaingan usaha dan penggunaan fasilitas kerja sertatenaga kerja yang terampil ikut memberikan andil dalam menunjang aktivitaskelompok. Usaha kelompok air gunung menjadi semakin kompetitif dalammemperoleh keuntungan sehingga terdapat sebagian usaha kelompok yangberkembang dan sebagian lagi mengalami kemunduran.Persaingan usaha yang terus terjadi dalam kelompok usaha inimempengaruhi tingkat pendapatan usaha dan membuat mereka terus berupayauntuk mempertahankan kelestarian usaha dan sumber air gunung yang telahmereka gunakan sebagai bahan baku dan sumber pendapatan mereka.Keberadaan usaha kelompok pengelola air gunung di Kecamatan Kendarimenunjukkan adanya pembukaan lapangan kerja dan kesempatan kerja kepadamasyarakat di Kecamatan Kendari Kota Kendari.
  • 5. 5Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan tersebut, maka penulistertarik untuk melakukan penelitian dengan mengangkat judul “AnalisisPendapatan Usaha Kelompok Masyarakat Pengelola Air Gunung di KecamatanKendari Kota Kendari.”B. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yang dikemukakan sebelumnya, makapermasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :1. Berapa besar pendapatan usaha kelompok masyarakat pengelola air gunungdi Kecamatan Kendari Kota Kendari ?2. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pendapatan usaha kelompokmasyarakat pengelola air gunung di Kecamatan Kendari Kota Kendari ?C. Tujuan dan Manfaat Penelitian1. Tujuan PenelitianPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk :a) Mengetahui besarnya pendapatan usaha kelompok masyarakat pengelolaair gunung di Kecamatan Kendari Kota Kendari.b) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahakelompok masyarakat pengelola air gunung di Kecamatan Kendari KotaKendari2. Manfaat PenelitianPenelitian ini dilakukan dengan harapan dapat bermanfaat sebagai berikut :
  • 6. 6a. Manfaat Teoritis1) Sebagai bahan masukan dalam mempelajari pengelolaan air gunungsebagai sumber pendapatan.2) Sebagai bahan masukan dalam meningkatkan pengetahuan tentangpengelolaan sumber daya air.3) Sebagai bahan referensi bagi peneliti selanjutnya yang relevandengan penelitian ini.b. Manfaat Praktisi1) Sebagai bahan masukan bagi masyaraka di Kecamatan Kendari KotaKendari dalam meningkatkan pendapatan usaha dan pengelolaansumber daya air.2) Sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah Kota Kendari untukmenyediakan air bersih bagi masyarakat dengan memanfaatkanperan kelompok usaha masyarakat di Kecamatan Kendari KotaKendari.

×