Bab06 tagihan-1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab06 tagihan-1

on

  • 1,746 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,746
Views on SlideShare
1,746
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
79
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bab06 tagihan-1 Bab06 tagihan-1 Presentation Transcript

    • BAB 06 Bagian 1 TAGIHAN
    • TAGIHAN
      • Tagihan merupakan klain yang akan dilunasi dengan uang
      • Klasifikasi:
        • Piutang  tidak didukung janji tertulis
          • Piutang Dagang (usaha)
          • Piutang lain-lain
            • Piutang non-usaha
            • Piutang penghasilan
        • Piutang Wesel  didukung janji tertulis
    • PIUTANG
      • Piutang dagang (piutang usaha)  timbul dari penjualan barang atau jasa
      • Akun ini Masuk dalam kelompok apa ???
      • Penitipan barang dagangan (konsinyasi) ???
      • lihat h. 124
      • Piutang penjulan angsuran ???
      • lihat h. 124
      • Apakah ada jaminan bahwa semua piutang dapat dilunasi ???
      • Kalau tidak bagaimana perlakuan akuntansi terhadap piutang ???
      • Lihat halaman 125
    • PENILAIAN PIUTANG
      • Dasar pengukuran adalah nilai realisasi/penyelesaian
      • Artinya apa??? Lihat h. 125
      • Ada 2 metoda untuk mengakui kerugian piutang:
        • Metoda cadangan kerugian piutang
        • Metoda penghapusan langsung
    • CADANGAN KERUGIAN PIUTANG
      • Dilakukan setiap akhir perioda
      • Dasar perhitungan:
        • Jumlah penjualan
        • Kerugian piutang = prosentase tertentu KALI jumlah penjualan
        • Yang paling tepat yg mana penjualan kredit atau tunai atau total ??? Lihat h. 127
        • Saldo Piutang
          • Jumlah cadangn dinaikan sampai prosentase tertentu dari saldo piutang
          • Cadangan ditambah dengan prosentase tertentu dari saldo piutang
          • Jumlah cadangan dinaikan sampai suatu jumlah yang dihitung dengan menganalisis umur piutang
    • CKP: Jumlah cadangn dinaikan sampai prosentase tertentu dari saldo piutang
      • Contoh:
      • Tanggal 31 Des 2005
      • Piutang : 7.500.000
      • Cadangan kerugian piutang : 10.000
      • Prosentase kerugian piutang ditetapkan sebesar 1 % dari piutang
      31 Des 2005 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kerugian Piutang 65.000 Cadangan Kerugian piutang 65.000
      • Bagaimana neraca perusahaan setelah penyesuaian tersebut??
      • Apa kelemahan dari metoda ini ????
      • Lihat h. 128
    • CKP: Cadangan ditambah dengan prosentase tertentu dari saldo piutang
      • Contoh:
      • Tanggal 31 Des 2005
      • Piutang : 7.500.000
      • Cadangan kerugian piutang : 10.000
      • Prosentase kerugian piutang ditetapkan sebesar 1 % dari piutang
      31 Des 2005 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kerugian Piutang 75.000 Cadangan Kerugian piutang 75.000
      • Bagaimana neraca perusahaan setelah penyesuaian tersebut??
      • Apa kelemahan dari metoda ini ????
      • Lihat h. 129
    • CKP: Jumlah cadangan dinaikan sampai suatu jumlah yang dihitung dengan menganalisis umur piutang
      • Contoh: Tanggal 31 Des 2005
      • Piutang : 7.500.000
      • Cadangan kerugian piutang : 10.000
      • Prosentase kerugian piutang ditetapkan sebesar sbb:
      Kelompok Umur Prosentase Belum menunggak 0,50 % Menunggak 1- 30 hari 1 % Menunggak 31 – 60 hari 2 % Menunggak 61 – 90 hari 5 % Menunggak 91 – 180 hari 10 % Menunggak 181 – 365 hari 30 % Menunggak > 365 hari 50 %
      • Analisis Umur Piutang
      • Bagaimana neraca perusahaan setelah penyesuaian tersebut??
      • Apa kelemahan dari metoda ini ????
      • Lihat h. 131
      31 Des 2005 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kerugian Piutang 233.000 Cadangan Kerugian piutang 233.000
    • PENGHAPUSAN PIUTANG
      • Dilakukan jika piutnag jelas-jelas tidak dapat ditagih
      • Contoh:
      • Terjadi penghapusan piutang sebesar 100.000
      KETERANGAN DEBIT KREDIT Cadangan Kerugian Piutang 100.000 Piutang 100.000
      • Kadang-kadang piutang yg dihapus dilunasi kembali
      • Bila pelunasannya tidak langsung diterima
      Pencatatan kembali piutang yg sudah dihapus Penerimaan uang KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 75.000 Cadangan Kerugian piutang 75.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas xxx Cadangan Kerugian piutang xxx KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas 75.000 Piutang 75.000
    • PENGHAPUSAN LANGSUNG
      • Kapan dilakukan ???
      • Lihat h. 132
      • Apa kelemahannya ???
      • Lihat h. 133
    • Contoh h. 133
      • Tanggal 31 des 2005
      • Taksiran kerugian piutang sebesar 100.000
      • Saldo CKP sebesar 0
      • Tangggal 15 Apr 2006, langgganan A dengan piutang sebesar 150.000 tidk dpat melunasi utangnya
      • Tanggal 1 Juli 2006, A datang untuk mengatakan bahwa dia akan melunasi utangnya pada tgl 1 Agt 2006
    • 31 Des 2005 Metoda Cadangan Metoda Penghapusan Langsung KETERANGAN DEBIT KREDIT Kerugian Piutang 100.000 Cadangan Kerugian Piutang 100.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Tidak ada Jurnal
    • 15 April 2006 Metoda Cadangan Metoda Penghapusan Langsung KETERANGAN DEBIT KREDIT Cadangan Kerugian Piutang 150.000 Piutang 150.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kerugian Piutang 150.000 Piutang 150.000
    • 1 Juli 2006 Metoda Cadangan Metoda Penghapusan Langsung KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 150.000 Cadangan Kerugian Piutang 150.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 150.000 Kerugian Piutang 150.000
    • 1 Agustus 2006 Metoda Cadangan Metoda Penghapusan Langsung KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas 150.000 Piutang 150.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas 150.000 Piutang 150.000
      • Jika Pelunasannya tahun 2007
      2007 Metoda Cadangan Metoda Penghapusan Langsung KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 150.000 Cadangan Kerugian Piutang 150.000 Kas 150.000 Piutang 150.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 150.000 Penerimaan Piutang yg dihapus 150.000 Kas 150.000 Piutang 150.000
    • POTONGAN PENJUALAN
      • Contoh h. 135
      • Penjualan tahun 2006 sebesar 100.000.000
      • Penjualan bulan desember 10%
      • Sampai tgl 31 Des 2006 ada kemungkinan Retur Penjualan sebesar 10%
      • Barang yg dikembalikan dapat dijual 75% dri harga semula
      • PT XYZ menjual barang dengan laba bruto 20% dari harga jual
      • Penjulan thn 200 (h.136)
      KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang Dagang 100.000.000 Penjualan 100.000.000 HPP 80.000.000 Persediaan 80.000.000
      • Penyesuaian 31 Des 2006 (h. 136)
      Penjualan dengan hak retur Taksiran Retur KETERANGAN DEBIT KREDIT Retur Penjualan 1.000.000 Cadangan Retur Penjualan 1.000.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Persediaan barang Retur (taksiran) 750.000 Rugi dari retur penjualan 50.000 HPP 800.000
      • Apabila awal 2007 ada retur seharga 600.000
      KETERANGAN DEBIT KREDIT Persediaan Retur 450.000 Persediaan barang retur (taksiran) 450.000 Cadangan Retur Penjualan 600.000 Piutang Dagang 600.000
    • CADANGAN BIAYA KIRIM PENJUALAN
      • Penjualan dengan F.O.B. Destination  Biaya kirim menjadi tanggungan penjual
      • Jika penjual belum bayar biaya pengiriman, kadang pembeli ditagih oleh pihak pengirim.
      • Contoh: (h. 137)
      • Penjualan sebesar 250.000
      • Biaya kirim sebesar 2.000 belum dibayar penjual dan dibayar oleh pembeli
      • Pada waktu pembeli melunasi pembayaran akan mengurangi sebesar 2.000
    • Cara 1 Pada saat penjualan Pada saat penerimaan pembayaran KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 250.000 Biaya kirim penjualan 2.000 Penjualan 250.000 Cadangan biaya kirim penjualn 2.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas 248.000 Cadangan biaya kirim penjualan 2.000 Piutang 250.000
    • Cara 2 Pada saat penjualan Pada saat penerimaan pembayaran KETERANGAN DEBIT KREDIT Piutang 250.000 Penjualan 250.000 KETERANGAN DEBIT KREDIT Kas 248.000 Biaya Kirim penjualan 2.000 Piutang 250.000
      • Metoda mana yang sesuai dengan PABU ????
      • Mengapa ????
      • (lihat h. 137)
    • TERIMA KASIH