Tuesday
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Tuesday

on

  • 568 views

 

Statistics

Views

Total Views
568
Slideshare-icon Views on SlideShare
564
Embed Views
4

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

1 Embed 4

http://iwanulanwar.wordpress.com 4

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Tuesday Tuesday Document Transcript

    • NAMA : IWANUL ANWARKELAS : 1IB03NPM : 1341287910 BAB ILMU SOSIAL DASARTUGAS UTAMA ISD BAB 1-10BAB IPendahuluan ilmu sosial dasar Ilmu sosial dasar adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, danmeningkatkan pemahaman manusia tentang masalah sosial, dan juga membicarakan hubungantimbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Khususnya kehidupan masyarakat Indonesiadengan menggunakan pengertian-pengertian. Ilmu sosial bukanlah suatu bidang keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, tetapi berasal berbagai bidang pengetahuan dalam berbagai ilmu-ilmu sosialseperti, sosiologi, sejarah , antropologi, psikologi sosial. Tujuan ilmu sosial dasar (ISD) adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertianumum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebihmemahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalammasyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya secara kritis. Ilmu pengetahuan dikelompokan dalam beberapa kelompok. Secara umum ilmupengetahuan dikelompokan menjadi tiga yaitu ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,dan ilmu pengetahuan budaya atau lebih umum disebut ilmu pengetahuan humaniora.Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, IlmuSosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar. Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :1. kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-samamerupakan masalah social tertentu.2. konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasipada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial3. masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda. BAB II Penduduk masyarakat ,kebudayaan
    • Penduduk masyarakat dan kebudayaan, penduduk adalah kumpulan manusia yangmenempati tertentu, sedangkan masyarakat menurut R. Linton adalah setiap kelompok manusiayang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikandirinya berpikir tentang dirinya dalam kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. Ini berartimasyarakat akan terbentuk bila ada penduduknya sehingga tidak mungkin akan ada masyarakattanpa penduduk, masyarakat terbentuk karena adanya penduduk. Sedangkan budaya atau kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkatpengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia,sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudankebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yangberbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku,bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukanuntuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Pertambahan penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor – faktor demografi sebagaiberikut :1. Kematian (Mortalitas)2. Kelahiran (Natalitas)3. Migrasi (Mobilitas) Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan pendudukdinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukurdengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran frekuensi suatu penyakit atau peristiwa/kejadiantertentu yang terjadi pada suatu populasi selama periode waktu tertentu, dibandingkan denganjumlah penduduk yang menanggung resiko tersebut. Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ketempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasiinternasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanendari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Walaupun migrasi manusia telah berlangsung selama ribuan tahun, konsep modernimigrasi, khususnya pada abad ke-19, terkait dengan perkembangan negara-bangsa dengankriteria kewarganegaraan yang jelas, paspor, pengawasan perbatasan permanen, serta hukumkewarganegaraan. Kewarganegaraan dari suatu negara memberikan hak-hak khusus kepadapenduduk negara tersebut, sementara para imigran dibatasi oleh hukum imigrasi. Negara-bangsamembuat imigrasi menjadi suatu isu politik; per definisi ia adalah tanah air suatu bangsa yangditandai oleh kesamaan etnis dan/atau budaya, sedangkan imigran memiliki etnis dan budayayang berbeda. Hal ini kadang menyebabkan suatu ketegangan sosial, xenofobia, dan konfikidentitas nasional pada banyak negara maju.Berbagai penelitian antropologi budaya menunjukan bahwa terdapat korelasi antar corakkebudayaan dengan corak kepribadian anggota masyarakat. Opini umum juga menyatakanbahwa kebudayaan suatu bangsa adalah cermin kepribadian bangsa yang bersangkutan. Kalaubegitu dari sisi mana kebudayaan dapat memberi pengaruh pada suatu kepribadian??. Jika kitamelihat dari sisi sikap pemilik kebudayaan itu sendiri. Pemilik kebudayaan itu menganggapbahwa segala sesuatu terangkum dan terlebur dalam segala materi kebudayaan itu sebagaisesuatu yang logis, normal serasi, dan selaras dengan kodrat dalam tabiat asasi manusia dansebagainya. Kepribadian bangsa indonesia yang ramah tamah, suka menolong, memiliki sifat
    • kegotong royongan adalah ciri umum dari sekian banyak kepribadian dari suku-suku yang berada di Republik Indonesia dan terpatri menjadi ciri khas kepribadian Bangsa Indonesia. BAB III Individu ,keluarga dan masyarakat Individu adalah bagian atau satuan terkecil yang perseorangan dari suatu kelompok masyarakat. Pertumbuhan adalah perubahan besar, ukuran atau jumlah dalam suatu bentuk untuk pengukuran. Dan pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu yang dapat dihitung dari jumlah individu sebuah populasi. Terdapat 3 faktor utama secara umum yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk :1. Kelahiran (Fertilitas)2. Kematian (Mortalitas)3. Perpindahan (Migrasi) kelahiran bersifat menambah,kematian bersifat mengurangi dan mingrasi dapat bersifat menambah(migrasi masuk)dan dapat pula bersifat mengurangi(mingrasi keluar). untuk banyak negara ,termasuk indonesia,pertumbuhan penduduk di tentukan oleh kelahiran dan kematian,karena mingrasi masuk dan migrasi keluar terlalu kecil sehingga bisa diabaikan, Ada beberapa fungsi yang dijalankan dalam keluarga : 1.Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa. 2. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini. 3. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga. 4. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus. 5.Fungsi Sosialisasi. Tugas keluarga untuk membina sosialisasi pada anak, membentuk norma- norma tingkah laku dan meneruskan nilai-nilai budaya. Pengertian dari fungsi-fungsi keluarga adalah suatu tugas atau pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam keluarga untuk tujuan yang positif. Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Makna Individu adalah manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan,
    • dan perasaan saja. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia mempunyai rasa keindahan, rasa estetis dalam individunya. Makna Masyarakat adalah makna masyarakat termasuk juga dengan pengertian dari masyarakat tersebut yaitu merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara pelbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakatmerupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial. Makna Keluarga adalah makna keluarga termasuk juga dengan pengertian keluarga yg saya ketahui seperti betikut yang terdiri dari Ayah, ibu dan anak serta bebarapa orang lain yang masih terikat dalam hubungan darah dan saling ketergantungan atau membutuhkan satu sama lain. Hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat. Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi ialah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya. Proses Terjadinya Urbanisasi di karenakan faktor urbanisasi, antara lain factor – factor urbanisai di bagi menjadi 3 yakni : A. Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi1. Kehidupan kota yang lebih modern2. Sarana dan prasarana kota lebih lengkap3. Banyak lapangan pekerjaan di kota4. Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas B. Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi1. Lahan pertanian semakin sempit2. Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya3. Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa4. Terbatasnya sarana dan prasarana di desa5. Diusir dari desa asal6. Memiliki impian kuat menjadi orang kaya BAB IV Pemuda dan Sosialisasi
    • Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda. Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuain diri , bagaimana bertindak dan berpikir agar dia dapat berperan dan berfungsi , baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat , terutam dalam keluarga. Pengertian dari internalisasi,belajar dan sosialisasi pada dasarnya memiliki kesamaan.karena sama-sama berlangsung melalui interaksi sosial.Internalisasi lebih di tekan kan kepada norma-norma individu yang meng internalisasikan norma-norma tersebut,akan tetapi norma-norma tersebut mendarah daging dalam jiwa anggota masyarakat. Belajar di tekankan kepada tingkah laku seorang individu,seperti bertambahnya pengetahuan/ilmu dalam diri seorang atau seorang individu yang tidak tahu karena dia belajar maka menjadi tahu,dan proses belajar berlangsung melalui lingkungan hidup sehari-hari ataupun lembaga pendidikan. Sosialisasi di tekankan kepada individu yang berinteraksi sosial dengan masyarakat sekitar, karena dalam kaidah kehidupan manusia itu tidak dapat hidup sendiri. Masalah pribadi yaitu masalah-masalah yang berhubungan dengan situasi dan kondisi di rumah, sekolah, kondisi fisik, penampilan, emosi, penyesuaian sosial, tugas dan nilai-nilai. Masalah khas remaja yaitu masalah yang timbul akibat status yang tidak jelas pada remaja, seperti masalah pencapaian kemandirian, kesalahpahaman atau penilaian berdasarkan stereotip yang keliru, adanya hak-hak yang lebih besar dan lebih sedikit kewajiban dibebankan oleh orangtua. · Penyalahgunaan narkoba · Seks bebas · Tawuran antara pelajar Cara mengembangkan potensi generasi muda : - Sebagaiagent of change, yaitu mengadakan perubahan dalam masyarakat kearah yang lebih baik dan bersifat kemanusiaan. - Sebagai agent of development, yaitu melancarkan pembangunan disegala bidang yang bersifat fisik maupun non fisik. - Sebagai agent of modernization, yaitu pemuda bertindak sebagai pelopor pembaruan. Perguruan Tinggi adalah Perguruan Tinggi yang didambakan, diimpikan, diharapkan, difavoritkan, dan dicintai oleh masyarakat pada umumnya dan masyarakat kampus pada khususnya. Agar bisa menjadi Perguruan Tinggi Idaman, maka ada 5 faktor yang menurut saya harus dipenuhi oleh Perguruan Tinggi, yaitu :· Mutu / Kualitas· Biaya murah / terjangkau· Keamanan / Kenyamanan· Mengikuti Perkembangan Zaman Bermanfaat Bagi Mayarakat Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
    • memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan yang ada di suatu negara untuk mengatur ketertiban dan keamanan agar terciptanya lingkungan yang damai dan tentram. Sifat dan ciri-ciri hukum Ciri-ciri hukum : a. Terdapat perintah dan/atau larangan b. Perintah dan/atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.Setiap orang berkewajiban untuk bertindak sedemikian rupa dalam masyarakat, sehingga tata-tertib dalam masyarakat itu tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, hukum meliputi pelbagai peraturan yang menentukan dan mengatur perhubungan orang yang satu dengan yang lainnya, yakni peraturan- peraturan hidup bermasyarakat yang dinamakan dengan „Kaedah Hukum‟. Sumber-sumber hukum adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan terbentuknya peraturan-peraturan. Peraturan tersebut biasanya bersifat memaksa. Sumber-sumber Hukum ada 2 jenis yaitu: 1. Sumber-sumber hukum materiil, yakni sumber-sumber hukum yang ditinjau dari berbagai perspektif. 2. Sumber-sumber hukum formiil, yakni UU, kebiasaan, jurisprudentie, traktat dan doktrin BAB V Warga negara dan negara Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Tugas Pokok Negara adalah1. Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang asosial (saling bertentangan) agar tidak berkembang menjadi antagonisme yang berbahaya.2. Mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan seluruh masyarakat. Sifat-Sifat Negara1. Sifat memaksa agar peratura perundang-undangan di taati dan dengan demikian penertiban dalam masyarakat tercapi serta timbulnya anarki dicegah. Maka negara memiliki sifat memaksa dalam arti mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara lega.2. Sifat Monopoli : Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Dalam rangka ini negara dapat menyatakan bahwa suatu aliran ke percayaan atau aliran politik tertentu di kurangi hidup dan disebarluaskan oleh karena dianggap bertentang dengan tujuan masyarkat.3. Sifat mencakup semua: Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali Bentuk Negara1. Negara kesatuan : Suatu negara yang mereka dan berdaulat, yang berkuasa satu pemerintah pusat yang menatur seluruh daerah secara totalitas. Bentuk negara ini tidak terdiri atas beberapa negara, yang menggabungkan diri sedemikian rupa hingga menjadi satu negara yang negara- negara itu mempunya status bagian-bagian. Negara Kesatuan dapat berbentuk :
    • 2. Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi, dimana segala sesuatu dalam negara itu langsung diatur dan diurs oleh pemeintah pusat dan daerah-daerah tinggal melaksanakannya.3. Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi, dimana kepala daerah diberikan kesempatan dan kekuasaan untuk mengurus rumah tangganya sendiri (otonomi daerah) yang dinamakan daerah swatantra.4. Negara Serikat (Federasi) : Suatu negara yang merupakan gabungan dari beberapa negara yang menjadi negara-negara bagian dari negara serikat itu. Negara-negara bagian itu asala mulanya adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat serta berdiri sendiri. Dengan menggabungkan diri dengan negara serikat, berarti ia telah melepaskan sebagian kekuasaanna dengan menyerahkan kepada negara serikat itu. Kekuasaan yang diserahkan itu disebutkan satu demi satu (limiatif) yang merupakan delegated powers (kekuasaan yang didelegasikan). Kekuasaan Asli ada pada negara bagian karena berhbungan langsung dengan rakyatnya. Penyerahan kekuasaannya kepada negara serikat adlah hal-hal yang berhubungan dengan hubungan luar negeri. Pertahanan Negara, Keuangan, dan urusan Pos. Dapat juga diartikan bahwa bidang kegiatan pemerintah federasi adalah urusan-urusan selebihnya dari pemerintah negara-negara bagian (residuary powers). Bentuk Pemerintahan Kerjaan (Monarki) adalah suatu negara yang kepala negaranya adalah seorang Raja, Sultan, atau Kaisar dan Ratu. Kepala negara diangkat (dinobatkan) secara turun-temurun dengan memilih putera/puteri tertua (sesuai dengan budaya setempat) dari isteri yang sah (permaisuri)Ada beberapa macam kerjaan (Monarki)1. Monarki Mutlak, yaitu seluruh kekuasan negara berada di tangan rajam yang mempunyai kekuasaan dan wewenang yang tidak terbatas, yang mutlak. Perintah raja merupakan undang- undang yang harus dilaksanakan. Kehendak negara adalah Kehendak Rja (I‟etat c‟est moi)2. Monarki Konstitusional yaitu suatu monarki, dimana kekuasaan raja itu dibatasi oleh suatu konstitusi (undang-undang dasar) raja tidak boleh b erbuat sesuatu yang bertentangan dengan Konstitusi dan segala perbuatannya harus berdasarkan dan harus sesuai dengan kontitusi3. Monarki palementer yaitu suatu monarki, dimana terdapat perlemen terhadap badan mana paramentri bai perseorangan maupun secara keseluruhan bertanggung ajawab sepenuhnya dalam system perlemen, raja , kepala Negara itu merupakan lambing kesatuan Negara yang tidak dapat diganggu gugat (the king can do no wrong) yang bertanggung jawab atas kebijakan pemerintah menteri baik bersama-sama untuk keseluruhan maupun seorangan untuk porto polionya sendiri(system tanggung jawab (menteri) Sifat-Sifat Negara1. Sifat memaksa agar peratura perundang-undangan di taati dan dengan demikian penertiban dalam masyarakat tercapi serta timbulnya anarki dicegah. Maka negara memiliki sifat memaksa dalam arti mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara lega.
    • 2. Sifat Monopoli : Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Dalam rangka ini negara dapat menyatakan bahwa suatu aliran ke percayaan atau aliran politik tertentu di kurangi hidup dan disebarluaskan oleh karena dianggap bertentang dengan tujuan masyarkat.3. Sifat mencakup semua (all encompassing, all embracing). Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali Unsur-unsur Negara.1. Penduduk negara adalah semua orang yang pada suatu wktu mendiami wilayah negara mereka secara sosiologi lazim disebut rakyat dari negara itu. Rakyat dalam huungan ini diartikan sebagai sekumpuan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. Ditinjau dari segi hukum, rakyat merupakan warga negara suatu negara. Warga negara adalah seluruh indiidu yang mempunyai ikatan hukum dengan suatu negara tertentu.2. Wilayah adalah landasan materiil atau landasan fisik negara. Negara in concerto juga tidak dapat diboyangkan tanpa landasan fisik ini. Luas wilayah negara ditentuka oleh perbatasan- perbatasannya dan didalam batas-batas itu negara menjalankan yuridiksi teritorial atas orang dan benda yang berada di dalam wilyah itu, kecuali beberapa orang dan benda yang di bebaskan dari yuridiksi itu. Wilayah dalam hubungan ini dimaksudkan bukan hanya wilayah geografis atau wilayah dalam arti sempit, tetapi terutama wilyah dalam arti hukum atau wilayah dalam arti yang luas. Wilayah hukum atau willayah dalam arti luas ini merupakan wilayah diatas mana dilaksanakannya yuridiksi negara dan meliputi baik wilayah geografis maupun udara di atas wilayah itu meliputi baik wilyah geografis maupun udara diatas wilyaha itu sampai tinggi yang tidak terbatas (menurut asas usque ad coelum) dlam laut disekitar pantai itu yaitu apa yang disebut laut teritorial. Dalam batas “wilayah dalam arti yang luas ini negara menjalankan kedaulatan teritorialnya.3. Pemerintah yang Berdaulat Pemerintah adalah organisasi yang menatur dan memimpin negara. Tanpa pemerintah tidak mungkin negara itu berjalan dengan baik. Pemerintah menegakkan hukum dan memberantas kekacauanm mengadakan perdamaian dan menyelaraskan kepentingan-kepentingan yang bertentangan. Pemerintah yang menetapkan menyatakan dan menjalankan kemauan individu- individu yang tergabung dalam organisasi politik yang disebut negara. Pemerintah adlah badan yang mengatur urusan sehari-hari yang menjalankan tujuan-tujuan negara, menjalankan fungsi- fungsi kesejahteran bersama.4. Pengakuan dari Negara Lain.Adanya pengakuan dari negara lain menjadi tanda bahwa suatu negara baru yang telah memenuhi persyaratan konstitutif diterima sebagai anggota baru dalam pergaulan antarnegara. Dipandang dari sudut hukum internasional, faktor pengakuan sangat penting, yaitu untuk: tidak mengasingkan suatu kumpulan manusia dari hubungan-hubungan internasional; menjamin kelanjutan hubungan-hubungan intenasional dengan jalan mencegah kekosongan hukum yang merugikan, baik bagi kepentingan-kepentingan individu maupun hubungan antarnegara.
    • Pemerintah adalah organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkanhukum serta undang-undang di wilayah tertentu. Ada beberapa definisi mengenai sistempemerintahan. Sama halnya, terdapat bermacam-macam jenis pemerintahan di dunia.BAB VIPelapisan sosial dan Kesamaan derajat Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagailatar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial. Dengan terjadinya kelompok sosial itu maka terbentuklah suatu pelapisanmasyarakat atau masyarakat yang berstrata. Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelaminnampaknya menjadi dasar dari seluruh sistem sosial masyarakat kuno. Seluruh masyarakatmemberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kapada kaum laki-laki dan perempuan. Tetapi halini perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki danperempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan, semata-mataditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri.Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu:– Terjadi dengan Sendirinya Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yangdisusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Olehkarena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari padapelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem ituberlaku.- Terjadi dengan Sengaja Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalamsistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikankepada seseorang. Hubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakatnya yang bersifat timbal balikartinya anggota masyarakat itu sendiri memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakatmaupun terhadap negaranya sendiri. Hak dan kewajiban ini penting untuk diteteapkan dalamsuatu undang-undang atau konstitusi. Undang-undang tersebut nantinya akan diberlakukan untuksemua golongan masyarakat tanpa terkecuali. Nah disinilah persamaan derajat itu dapat terlihatdengan jelas. Tidak ada strata tertentu dalam penentuan peraturan yang harus dijalankan.Walaupun dalam daerah tersebut terdapat peraturan adat yang sangat terikat dalam penentuanstrata, tetap saja dalam undang-undang kenegaraan hal itu tidak diberlakukan. Tidak boleh adadiskriminasi dalam aspek apapun. Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan,sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umumelite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi.
    • Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentudan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalammasyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalamekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaandinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakatindustri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive. Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisikunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagaikehijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya,pensiunan an lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnyamemegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elitemasyarakatnya. Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atausemi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang beradadalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (salingtergantung satu sama lain).BAB VIIMasyarakat pedesaan dan Perkotaan Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat yang tinggal di perkotaan yakni daerahyang lebih maju dan berkembang. Sedangkan masyarakat pedasaan merupakan masyarakat yangbeertempat tinggal di kawasan pedesaan yakni daerah yang masih alami atau belum adaperubahan dalam pembangunan yang signifikan.Ciri-ciri masyarakat perkotaan yaitu:i. Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memangkehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.ii. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada oranglain (Individualisme).iii. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batasyang nyata.iv. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperolehwarga kota.v. Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi wargakota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting, intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.vi. Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalammenerima pengaruh-pengaruh dari luar.
    • Sedangkan masyarakat pedesaan merupakan masyarakat yang hidup di pedesaan, daerahpedesaan adalah daerah yang masih belum terlalu terkontaminasi oleh pengaruh-pengaruhluar.Lingkungan pedesaan memberikan pengaruh bagi masyarakat diantaranya Masyarakpedesaan biasanya lebih menjunjung tinggi kebersamaan dalam kehidupanya sehingga keakrabandan persaudaraannya masih terjalin dengan baik berbeda dengan masyarakat di perkotaan yangcenderung individualisme. Kehidupan Keagamaan di masyarakat pedesaan masih rata-rata lebihbagus di bandingkan masyarakat di perkotaan. Namun dalam aspek Teknologi dan Komunikasi,masyarakat pedesaan cenderung kurang dibandingkan masyarakat perkotaan karena disebabkansarana dan prasaran di pedesaan masih kurang memadai, dan itu berpengaruh pada pengetahuanmasyarakat di pedesaan.Hubungan Desa-kota, Hubungan Pedesaan-Perkotaan. Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komonitas yang terpisah sama sekalisatu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yangerat. Bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantungpada dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan bahan pangan seperti beras sayur mayur, daging dan ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi bagi jenis jenis pekerjaan tertentu dikota.Misalnya saja buruh bangunan dalam proyek proyek perumahan. Proyek pembangunan atauperbaikan jalan raya atau jembatan dan tukang becak. Mereka ini biasanya adalah pekerjapekerja musiman. Pada saat musim tanam mereka, sibuk bekerja di sawah. Bila pekerjaandibidang pertanian mulai menyurut, sementara menunggu masa panen mereka merantau ke kotaterdekat untuk melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia. “Interface”, dapat diartikan adanya kawasan perkotaan yang tumpang-tindih dengankawasan perdesaan, nampaknya persoalan tersebut sederhana, bukankah telah ada alattransportasi, pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, pasar, dan rumah makan dan lainsebagainya, yang mempertemukan kebutuhan serta sifat kedesaan dan kekotaan. Hubungan kota-desa cenderung terjadi secara alami yaitu yang kuat akan menang, karenaitu dalam hubungan desa-kota, makin besar suatu kota makin berpengaruh dan makinmenentukan kehidupan perdesaan.Secara teoristik, kota merubah atau paling mempengaruhi desa melalui beberapa caar, seperti:(i) Ekspansi kota ke desa, atau boleh dibilang perluasan kawasan perkotaan dengan merubah ataumengambil kawasan perdesaan. Ini terjadi di semua kawasan perkotaan dengan besaran dankecepatan yang beraneka ragam;(ii) Invasi kota , pembangunan kota baru seperti misalnya Batam dan banyak kota baru sekitarJakarta merubah perdesaan menjadi perkotaan. Sifat kedesaan lenyap atau hilang dansepenuhnya diganti dengan perkotaan;(iii) Penetrasi kota ke desa, masuknya produk, prilaku dan nilai kekotaan ke desa. Proses ini yangsesungguhnya banyak terjadi;(iv) ko-operasi kota-desa, pada umumnya berupa pengangkatan produk yang bersifat kedesaan
    • ke kota. Dari keempat hubungan desa-kota tersebut kesemuanya diprakarsai pihak dan orangkota. Proses sebaliknya hampir tidak pernah terjadi, oleh karena itulah berbagai permasalahandan gagasan yang dikembangkan pada umumnya dikaitkan dalam kehidupan dunia yangmemang akan mengkota.Perbedaan antara desa dan kota Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan (ruralcommunity) dan masyarakat perkotaan (urban community). Menurut Soekanto (1994), per-bedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakatsederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti adapengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan, padahakekatnya bersifat gradual. Kita dapat membedakan antara masyarakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, denganfungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan” pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapatdiungkapkan secara singkat menurut Poplin (1972) sebagai berikut: Warga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebihmendalam ketimbang hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistemkehidupan biasanya berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan (Soekanto, 1994). SelanjutnyaPudjiwati (1985), menjelaskan ciri-ciri relasi sosial yang ada di desa itu, adalah pertama-tama,hubungan kekerabatan. Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antaradesa dan kota. Dengan melihat perbedaan perbedaan yang ada mudah mudahan akan dapatmengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut sebagimasyarakat pedeasaan atau masyarakat perkotaan.Ciri ciri tersebut antara lain :1) jumlah dan kepadatan penduduk2) lingkungan hidup3) mata pencaharian4) corak kehidupan sosial5) stratifiksi sosial6) mobilitas sosial7) pola interaksi sosial8) solidaritas sosial9) kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional.Aspek Positif dan Negative Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan sosial , ekonomi ,kebudayaan dan politik . Kesemuanya ini akan dicerminkan dalam komponen – komponen yang
    • memebentuk struktur kota tersebut . Jumlah dan kualitas komponen suatu kota sangat ditentukanoleh tingkat perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut.BABVIIIPertentangan sosial dan integrasi masyarakat1. Perbedaan Kepentingan Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku dari individu. Individubertingkah laku karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Kepentingan inibersifat esensial bagi kelangsungan kehidupan individu itu sendiri. Jika individu berhasilmemenuhi kepentingannya, maka mereka akan merasa puas dan sebaliknya bila gagal akanmenimbulkan masalah bagi diri sendiri maupun bagi lingkungannya. Individu yang berpegang pada prinsipnya saat bertingkah laku, maka kegiatan-kegiatanyang dilakukan oleh individu tersebut dalam masyarakat merupakan kepuasan pemenuhan darikepentingan tersebut. Oleh karena itu, individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yangsama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohaninya. Dengan itu, makaakan muncul perbedaan kepentingan pada setiap individu, seperti:1.Kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang.2.Kepentingan individu untuk memperoleh harga diri.3.Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama.4.Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi.5.Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain.6.Kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan didalam kelomponya.7.Kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri.8.Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri. Dalam hal diatas menunjukkan ketidakmampuan suatu ideologi mewujudkan idealismeyang akhirnya akan melahirkan suatu konflik. Hal mendasar yang dapat menimbulkan suatukonflik adalah jarak yang terlalu besar antara harapan dengan kenyataan pelaksanaan. Perbedaankepentingan ini tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi ada beberapa fase,yaitu Fase Disorganisasi dan Fase2. Prasangka, Diskriminasi, dan Ethnosentrismea. Prasangka dan diskriminasi
    • Prasangka dan Diskriminasi dapat merugikan pertumbuh-kembangan dan bahkan integrasimasyarakat. Prasangka mempunyai dasar pribadi, dimana setiap orang memilikinya. Melaluiproses belajar dan semakin dewasanya manusia, membuat sikap cenderung membeda-bedakandan sikap tersebut menjurus kepada prasangka. Apabila individu mempunyai prasangka danbiasanya bersifat diskriminatif terhadap ras yang diprasangka. Jika prasangka disertai denganagresivitas dan rasa permusuhan, biasanya orang yang bersangkutan mencobamendiskiminasikan pihak-pihak lain yang belum tentu salah, dan akhirnya dibarengi dengansifat Justifikasi diri, yaitu pembenaran diri terhadap semua tingkah laku diri.b. Perbedaan Prasangka dan diskriminasiPerbedaan Prasangka dan Diskriminasi, prasangka adalah sifat negative terhadap sesuatu. Dalamkondisi prasangka untuk menggapai akumulasi materi tertentu atau untuk status sosial bagi suatuindividu atau suatu. Seorang yang berprasangka rasial biasanya bertindak diskriminasi terhadaprasa yang diprasangka.c. Sebab-sebab timbulnya Prasangka dan Diskriminatif1. Latar belakang sejarah.Misalnya : bangsa kita masih menganggap bangsa Belanda adalah bangsa penjajah.Inidilatarbelakangi karena pada masa lampau Bangsa Belanda menjajah Indonesia selama kuranglebih 3,5 abad.2. Dilatar belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasionalApabila prasangka bisa berkembang lebih jauh sebagai akibat adanya jurang pemisah antarakelompok orang kaya dengan orang miskin.3. Bersumber dari faktor kepribadianBersifat prasangka merupakan gambaran sifat seseorang. Tipe authorian personality adalahsebagian ciri kepribadian seseorang yang penuh prasangka, dengan ciri-ciri bersifat konservatifdan tertutup.4. Perbedaan keyakinan, kepercayaan, dan agama.Banyak sekali konflik yang ditimbulkan karean agama. Seperti yang kita alami sekarangdiseluruh penjuru dunia.d. Usaha mengurangi/menghilangkan prasangka dan diskriminasi
    • Dapat dilakukan dengan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi, pemerataan pembangunan, danusaha peningkatan pendapatan bagi WNI yang masih di bawah garis kemiskinan. Perluasankesempatan belajar. Sikap terbuka dan lapang harus selalu kita sadari.e. EthnosentrismeYaitu anggapan suatu bangsa/ras yang cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai suatuyang prima, riil, logis, sesuai dengan kodrat alam dan beranggapan bahwa bangsa/ras lain kurangbaik dimata mereka. Ethnosentrisme merupakan gejala sosial yang universal.3. Pertentangan-pertentangan sosial/ketegangan dalam masyarakat.* Mengandung pengertian tingkah laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orangdengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Mengandung tiga taraf :1. Pada taraf yang terdapat didalam diri seseorang.2. Pada taraf yang terdapat pada suatu kelompok3. Pada taraf yang terdapat pada suatu masyarakat.Adapun cara pemecahan konflik tersebut adalah sebagai berikut :- Elimination, yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.- Subjunction atau Domination, yaitu pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapatmemaksa pihak lain untuk mengalah dan menaatinya.- Majority rule, yaitu suara terbanyak yang ditentukan dengan voting.- Minority consent, artinya kelompok mayoritas yang menang.- Compromise, artinya semua subkelompok yang terlibat dalam konflik berusaha mencari danmendapatkan jalan tengah.- Integration artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangan, danditelaah.4. Golongan-golongan Yang Berbeda dan Integrasi Sosiala. Masyarakat Majemuk dan National Indonesia terdiri dari :Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai sukubangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan NegaraIndonesia. Aspek-aspek dari kemasyarakatan :
    • 1.Suku bangsa dan kebudayaannya.2. Agama3. Bahasa4. Nasional Indonesia.b. Integritasvariabel-variabel yang dapat menghamabat dalam integritas adalah :1. Klaim/tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya2. Isu asli tidak asli, berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi.3. Agama, sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan kesukuan4. Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golonganc. Integrasi SosialIntegrasi Sosial adalah merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalammasyarakat menjadi satu kesatuan. Unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukansosial,ras, etnik, agama, bahasa, nilai, dan norma. Syarat terjadinya integrasi sosial antara lain:d. Integrasi Nasionalmerupakan masalah yang dialami semua negara didunia, yang berbeda adalah bentukpermasalahan yang dihadapinya.1. Di bawah ini beberapa permasalahan integrasi nasional : - Perbedaan Ideologi - Kondisi masyarakat yang majemuk - Masalah teritorial daerah yang berjarak cukup jauh - Pertumbuhan partai politik2. Upaya Pendekatan - Mempertebal keyakinan seluruh warga negara terhadap ideologi nasional - Membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis. - Menggali kebudayaan daerah untuk menjadi kebudayaan nasional - Membentuk jaringan asimilasi bagi berbagai kelompok etnis pribumi.BAB IXIPTEK dan Kemiskinan Di kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa “ilmu” itu selalu tersusun daripengetahuan secara teratur, yang diperoleh dalam pangkal tumpuan (objek) tertentu dengansistematis, metodis, rasional/ logis, empiris, umum dan akumulatif. Sedangkan dalammemberikan pengertian pada “pengetahuan”, Bacon dan David Home, menyatakan pengetahuansebagai pengalaman indera dan bathin, Immanuel Kant menyatakan bahwa pengetahuan
    • merupakan persatuan antara budi dan pengalaman, sedangkan teori Phyrro menjelaskan bahwatidak ada kepastian dalam pengetahuan.Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga tubuh pengetahuan yangdisusunnya yaitu :1. Epistemologis hanyalah merupakan cara bagaimana materi pengetahuan diperoleh dan disusunmenjadi tubuh ilmu pengetahuan.2. Ontologis dapat diartikan hakekat apa yang dikaji oleh pengetahuan, sehingga jelas ruanglingkup ujud yang menajdi objek penelaahannya. Atau dengan kata lain ontologism merupakanobjek formal dari suatu pengetahuan.3. aksiologis adalah asas menggunakan ilmu pengetahuan atau fungsi dari ilmu pengetahuan. secara akademis dapatlah dikatakan bahwa pengetahuan (body ofknowledge), danteknologi sebagai suatu seni (state of arts ) yang mengandung pengetian berhubungan denganproses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja danketrampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi. “secara konvensional mencakuppenguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutamateknoogi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga teknologi ituadalah merode sistematis untuk mencapai tujuan insani (Eugene Stanley, 1970). Teknologi yang berkembang dengan pesat meliputi berbagai bidang kehidupan manusia.Luasnya bidang teknik digambarkan sebagai berikut1. Teknik meluputi bidang ekonomi, artinya teknik mampu menghasilkan barang-barangindustri. Dengan teknik, mampu mengkonsentrasikan capital sehingga terjadi sentralisasiekonomi2. Teknik meliputi bidang organisasional seperti administrasi, pemerintahan, manajemen, hukumdan militer.3. Teknik meliputi bidang manusiawi. Teknik telah menguasai seluruh sector kehidupanmanusia, manusia semakin harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak ada lagi unsurpribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik.Dampak Positif perkembangan IPTEK1. Memberikan berbagai kemudahan Perkembangan IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama yangberhubungan dengan kegiatan perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dariperkembangan IPTEK juga berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian, yang dulunyamembajak sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah menggunakan peralatanmesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di laksanakan tanpa memakan waktu yanglama dan tidak pula terlalu membutuhkan tenaga yang banyak. Ini adalah contoh kecil efekpositif perkembangan IPTEK di dalam membantu aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.2. Mempermudah meluasnya berbagai informasi Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akanserba ketinggaln. terlebih lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik berkembang pesat. Halini memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan selalu mendapatkan berbagai informasi.Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman berita sangat lambat, hal ini di karenakan kegiatantersebut masih di lakukan secara tradisional baik itu secara lisan maupun dengan menggunakansepucuk surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini sudah hampir punah, dimana
    • perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita pun tidak perlu menunggu lama untukmengirim atau menerima berita.3. Bertambahnya pengetahuan dan wawasan Komputer dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orang-orang tertentu yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring denganperkembangan iptek, peralatan elektronik seperti computer, internet, dan handphone (Hp) sudahmenjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang tertentu yang mampumenggunakannya, bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat menggunakannya. Inilahpengaruh positif perkembangan iptek di era globalisasi terhadap ilmu pengetahuan dan wawasanmasyarakat kita.Dampak negative perkembangan IPTEK1. Mempengaruhi pola berpikir Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka denganhal baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan elektronik.Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pola berpikir anak, jugaberdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan orang tua. Terlebih lagi setiap harinyamasyarakat kita di sajikan dengan berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi mediaelektronik.2. Hilangnya budaya Tradisional Dengan berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkanhilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya lebih di kenalsebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern. Begitu juga terhadap pergaulananak-anak dan remaja yang sekarang sudah mengarah kepada pergaulan bebas.3. Banyak menimbulkan berbagai kerusakan Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hinggaakhir ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terusberkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah Negaraberkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil yang lebih spesifikadalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun 2004, kota pekanbaru yang terletak dipropinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota “Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relativesingkat, istilah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota“Seribu Ruko” di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembangunan di kota ini amatsangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan Gedung-gedungbertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutangundul sehingga banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsorserta polusi terjadi di mana-mana. Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga keanak cucu.kemiskinan Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problema yang muncul dalamkehidupan masyarakat. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidakcukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian dan tempatberteduh.Atau dengan pendapat lain, yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi padasejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlakudalam masyarakat yang bersangkutan.Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan ke dalam 3 kelompok, yaitu :
    • 1. Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. Pada aspek badaniah, biasanya orang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmani. Sedangkan aspek mental, biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja dan berusaha secara wajar, sebagaimana manusia lainnya. 2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. Biasanya pihak pemerintah menempuh dua cara, yaitu memberi pertolongan sementara dengan bantuan secukupnya dan mentransmigrasikan ke tempat hidup yang lebih layak. 3. Kemiskinan buatan atau kemiskinan struktural. Selain disebabkan oleh keadaan pasrah pada kemiskinan dan memandangnya sebagai nasib dan takdir Tuhan, juga karena struktur ekonomi, sosial dan politik. BAB X Agama dan Masyarakat Kata "agama" berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi". Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri , yaitu : menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan menaati segenap ketetapan,aturan,hukum dll yang diyakini berasal dari Tuhan Dengan demikian diperoleh keterangan yang jelas, bahwa agama itu penghambaan manusia kepada Tuhannya. Dalam pengertian agama terdapat 3 unsur, ialah manusia, penghambaan dan Tuhan. Maka suatu paham atau ajaran yang mengandung ketiga unsur pokok pengertian tersebut dapat disebut agama.(http://id.wikipedia.org/wiki/Agama) - FUNGSI AGAMA Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah: - Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia. Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia, melainkan
    • sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnyabahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWTT-Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawaboleh akal manusia sendiri. Contohnya soalan kehidupan selepas mati, matlamat menarik danuntuk menjawabnya adalah perlu. Maka, agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan-soalanini.- Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah kerana sistemagama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama, malah tingkah laku,pandangan dunia dan nilai yang sama.– Memainkan fungsi kawanan sosial.Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendirisebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka inidikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosialPelembagaan,Sebenarnya apa yang dimaksud dengan agama? Kami mengurapamakan sebagai sebuah telepon.Jika manusia adalah suatu pesawat telepon, maka agama adalah media perantara seperti kabeltelepon untuk dapat menghubungkan pesawat telepon kita dengan Telkom atau dalam hal iniTuhan. Lembaga agama adalah suatu organisasi, yang disahkan oleh pemerintah dan berjalanmenurut keyakinan yang dianut oleh masing-masing agama. Penduduk Indonesia pada umumnyatelah menjadi penganut formal salah satu dari lima agama resmi yang diakui pemerintah.Lembaga-lembaga keagamaan patut bersyukur atas kenyataan itu. Namun nampaknya belumbisa berbangga. Perpindahan penganut agama suku ke salah satu agama resmi itu banyak yangtidak murni.Sejarah mencatat bahwa tidak jarang terjadi peralihan sebab terpaksa. Pemaksaan terjadi melalui“perselingkuhan” antara lembaga agama dengan lembaga kekuasaan. Keduanya mempunyaikepentingan. Pemerintah butuh ketentraman sedangkan lembaga agama membutuhkan penganutatau pengikut. Kerjasama (atau lebih tepat disebut saling memanfaatkan) itu terjadi sejak dahulukala. Para penyiar agama sering membonceng pada suatu kekuasaan (kebetulan menjadipenganut agama tersebut) yang mengadakan invansi ke daerah lain. Penduduk daerah ataunegara yang baru ditaklukkan itu dipaksa (suka atau tidak suka) menjadi penganut agamapenguasa baru.
    • Kasus-kasus itu tidak hanya terjadi di Indonesia atau Asia dan Afrika pada umumnya tetapi jugaterjadi di Eropa pada saat agama monoteis mulai diperkenalkan. Di Indonesia “tradisi” salingmemanfaatkan berlanjut pada zaman orde Baru.Pemerintah orde baru tidak mengenal penganutdi luar lima agama resmi. Inilah pemaksaan tahap kedua. Penganut di luar lima agama resmi,termasuk penganut agama suku, terpaksa memilih salah satu dari lima agama resmi versipemerintah. Namun ternyata masalah belum selesai. Kenyataannya banyak orang yang menjadipenganut suatu agama tetapi hanya sebagai formalitas belaka. Dampak keadaan demikianterhadap kehidupan keberagaan di Indonesia sangat besar. Para penganut yang formalitas itu,dalam kehidupan kesehariannya lebih banyak mempraktekkan ajaran agam suku, yang dianutsebelumnya, daripada agama barunya. Pra rohaniwan agama monoteis, umumnya mempunyaisikap bersebrangan dengan prak keagamaan demikian. Lagi pula pengangut agama sukuumumnya telah dicap sebagai kekafiran. Berbagai cara telah dilakukan supaya praktek agamasuku ditinggalkan, misalnya pemberlakukan siasat/disiplin gerejawi. Namun nampaknya tidakterlalu efektif. Upacara-upacara yang bernuansa agama suku bukannya semakin berkurang tetapikelihatannya semakin marak di mana-mana terutama di desadesa.Demi pariwisata yang mendatangkan banyak uang bagi para pelaku pariwisata, maka upacarav-upacara adat yang notabene adalah upacara agama suku mulai dihidupkan di daerah-daerah.Upacara-upacara agama sukuyang selama ini ditekan dan dimarjinalisasikan tumbuh sangatsubur bagaikan tumbuhan yang mendapat siraman air dan pupuk yang segar. Anehnya sebabbukan hanya orang yang masih tinggal di kampung yang menyambut angin segar itu denganantusias tetapi ternyata orang yang lama tinggal di kotapun menyambutnya dengan semangatmembara. Bahkan di kota-kotapun sering ditemukan praktek hidup yang sebenarnya berakardalam agama suku. Misalnya pemilihan hari-hari tertentu yang diklaim sebagai hari baik untukmelaksanakan suatu upacara. Hal ini semakin menarik sebab mereka itu pada umumnyamerupakan pemeluk yang “ fanatik” dari salah satu agama monoteis bahkan pejabat ataupimpinan agama.SUMBER :googleBuku Ilmu Sosial Dasar pengarang Drs.Abu Ahmadi penerbit Rineka Ciptamateri ISD ” ms.Veronika Widi ; Jakarta 2011