Your SlideShare is downloading. ×
0
Sulawesi Utara
Gorontalo
Maluku Utara
Kalimanatan Barat

Sulawesi Tengah

Kalimantan Tengah Sulawesi Barat
Kalimantan Sela...
PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL
TUJUAN UMUM

Mampu memahami karakteristik
Pembelajaran Kontekstual
dan mengimplementasikannya di
sekolah masing-masing
TUJUAN KHUSUS
– Mampu memahami apa, mengapa, dan
bagaimana Pembelajaran Kontekstual.
– Mampu mengimplementasikan
Pembelaja...
LANGKAH KEGIATAN
PENGANTAR
5’

DISPOK

PRESENTASI

20’

20’
15’

PENGUATAN 1

DISKUSI
20’ KELOMPOK 2
REFLEKSI
&
PENGUATAN
...
DISKUSI KELOMPOK
I
(15 menit)
•

PESERTA MENGELOMPOK MENJADI 6
KELOMPOK;
• SETIAP KELOMPOK MENDISKUSIKAN :
1. KARAKTERISTI...
LEMBAR KERJA: PEMBELAJARAN KONTESTUAL
NO

PERTANYAAN

1.

APA ITU PEMBELAJARAN
KONTEKSTAL?

2.

APA YANG MELANDASI
PENERAP...
APA ITU
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL ?
Konsepsi pembelajaran yang membantu guru:
■ Mengaitkan antara materi yang diajarkannya ...
TUJUAN PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL

• Membekali siswa dengan pengetahuan
yg lebih bermakna, secara fleksibel
dapat diterapkan...
Apakah PBM
Kontekstual berbeda
dengan inovasi
pembelajaran yang
lain ?
Pada prinsipnya sama, yaitu
bagaimana mengembangkan...
BEBERAPA PRINSIP PBM
KONTEKSTUAL:
1.

Materi dimulai dari konkret ke abstrak. Dari apa yang
telah diketahui siswa, dan dek...
3.

Siswa Aktif, Kritis dan Kreatif serta terjadi Perubahan
Perilaku Positif
Contoh: Dalam pembelajaran PKn, siswa diminta...
KATA-KATA KUNCI PBM KONTEKSTUAL
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Real world learning
Mengutamakan penga...
PERBEDAAN PBM KONTEKSTUAL
vs KONVENSIONAL
NO.

KONTEKSTUAL

KONVENSIONAL

1.

Menyandarkan pada
pemahaman makna

Menyandar...
NO KONTEKSTUAL
Pembelajaran
4.
dikaitkan dengan
kehidupan nyata/
masalah yang
disimulasikan

KONVENSIONAL
Pembelajaran san...
NO

KONTEKSTUAL

KONVENSIONAL

7.

Siswa menggunakan
waktu belajarnya
untuk menemukan,
menggali,
berdiskusi, berpikir
krit...
NO

KONTEKSTUAL

KONVENSIONAL

9.

Keterampilan dikembangkan atas dasar
pemahaman

Keterampilan dikembangkan atas dasar
la...
NO.

KONTEKSTUAL

KONVENSIONAL

12.

Perilaku baik
Perilaku baik
berdasarkan motivasi berdasarkan motivasi
intrinsik
ekstr...
MOTTO PBM KONTEKSTUAL
STUDENTS LEARN BEST BY ACTIVELY
CONSTRUCTING THEIR OWN UNDERSTANDING
(CTL Academy Fellow, 1999)
(Car...
ANEKA PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG
BERASOSIASI DENGAN KONTEKS

•
•
•
•
•
•
•
•

CBSA
PENDEKATAN PROSES
LIFE SKILLS EDUCATI...
A
p

E
M

K
A
p

E
M

K
PEMBELAJARAN
Merubah dari konsep MENGAJAR
ke PEMBELAJARAN
AKTIF
Aktif secara fisik

• Melakukan aktifitas fisik; duduk, lompat,
lari, menempel, mendorong, menarik, dst.

Aktif seca...
REATIF
K

Ciri-ciri manusia kreatif:

• Rasa ingin tahu yang besar
• Memunculkan Ide yang orisinal.
• Selalu bersemangat &...
EFEKTIF
E = Efektif:

• Mencapai
tujuan
pembelajaran.
• Mencapai
kompetensi
yang
diharapkan
JUARA ATLETIK
MENYENANGKAN
“On task time”

• tekun dan
Istiqomah, anak
secara sadar tetap
terpusat pada
tugas-tugas dan
kegiatan belajar...
PBM KONTEKSTUAL
MENUJU PEMBANGUNAN
MANUSIA MANDIRI
BENANG MERAH PAKEM
& KEMANDIRIAN
Ciri manusia mandiri:
1.Berfikir kreatif
2.Terampil mengambil keputusan
3.Terampil memeca...
PENDEKATAN
PEMBELAJARAN
Berpusat pada Guru

Berpusat pada Siswa
BERPUSAT PADA GURU
• Guru sebagai
pengajar &
dipandang sbg satusatunya sumber
belajar bagi siswa
• Penyampaian
melalui cer...
BERPUSAT PADA SISWA
• Guru sebagai fasilitator
dan motivator, bukan
penceramah
• Fokus pembelajaran pada
siswa bukan guru....
STRATEGI MENGAJAR BERPUSAT
PADA GURU MENCAKUP :
STRATEGI BERPUSAT PADA SISWA
TERMASUK
DALAM PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL SISWA:
MENGAPA PBM
KONTEKSTUAL..??
Bab 1 Ketentuan umum Pasal 1
Bab 1 Ketentuan umum Pasal 3
Bab 1 Ketentuan umum Pasal 4
Bab 5 Peserta didik Pasal 12
Learning to know
Learning to do
Learning to be
Learning to live
together
MENGAPA PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL?
ASUMSI DASAR BELAJAR:
• Belajar = Proses individual
• Belajar = Proses sosial
• Belajar ...
MENGAPA PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL?
• Perkembangan IPTEK, POLITIK, SOSBUD
semakin lama semakin cepat;
• Teknologi Informasi/...
MENGAPA PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL?
• Belajar lebih efektif/pendalaman;
• Anak lebih kritis;
• Anak menjadi lebih kreatif;
•...
AGAR SISWA AKTIF
• Guru
bersahabat
dan
bersikap
terbuka
AGAR SISWA AKTIF
• Guru
mengajukan
pertanyaan
yang
mengundang
banyak
jawaban
siswa
AGAR SISWA AKTIF
• Guru
merespon
dan
menghargai
semua
pendapat
siswa
AGAR SISWA AKTIF
• Guru
memberika
n umpan
balik
AGAR SISWA AKTIF
• Guru secara
aktif
memfasilitasi
siswa
(mempermuda
h kegiatan
belajar siswa)
AGAR SISWA KREATIF
• Guru
menciptakan
lingkungan
belajar yang
kondusif,
bervariatif
dan kreatif.
AGAR SISWA KREATIF
• Guru meminta
siswa untuk
menghasilkan
karya atau
kreativitasnya
AGAR SISWA KREATIF
• Guru
menghargai
dan
memamerkan
hasil karya
semua siswa
AGAR PEMBELAJARAN
EFEKTIF
• Guru
memperhatikan efisiensi
waktu
AGAR PEMBELAJARAN
EFEKTIF
• Guru
mengakomodasi
gaya belajar
audio, visual
dan kinestetik
AGAR PEMBELAJARAN
EFEKTIF
• Guru
memberikan
tugas-tugas
dengan
panduan
yang jelas
AGAR PEMBELAJARAN
EFEKTIF
• Guru
memanfaatkan
sumber belajar
dan media
pembelajaran
dengan tepat
AGAR PEMBELAJARAN
EFEKTIF
• Guru
mengelola
kelas dengan
baik
• Kelas
memiliki
‘aturan main’
dan
kesepakatan
AGAR PEMBELAJARAN
MENYENANGKAN
• Guru tampil
dengan
cukup
bersemangat,
gembira dan
ramah
AGAR PEMBELAJARAN
MENYENANGKAN
• Guru
menciptakan
suasana dan
Lingkungan
pembelajara
n yang
kondusif
(mendukung)
AGAR PEMBELAJARAN
MENYENANGKAN
• Guru
memberikan
tugas-tugas
yang
menarik,
menantang,
dan sesuai dg.
karakteristik/
kebutu...
KERJA KELOMPOK
• Identifikasilah, apa dan
bagaimana
mempersiapkan
Lingkungan Pembelajarna
Kontekstual yang
bermutu?
CIRI LINGKUNGAN
YANG MENDUKUNG PAKEM

1. Memiliki pajangan hasil
karya siswa yang memadai
KARYA-KARYA SISWA
PAJANGAN TEMA
2.Memiliki sudut
baca atau
perpustakaan kelas
3. Memiliki Mading
(Majalah Dinding)
di Halaman/di
Tembok Luar
Kelas.
3. Memiliki media
belajar dan alat
peraga setiap mata
pelajaran (Tema)
4. Mengelola tata
letak bangku
yang
mendukung
Aktivitas Siswa.
(Konvensional)
PENGATURAN TEMPAT
DUDUK SISWA
(Alternatif)
(Alternatif)
(Alternatif)
5. Memiliki aturan
kedisiplinan yang
dirumuskan & ditaati
bersama
ATURAN & TATA TERTIB KELAS
•
•
•
•
•
•
•

Ucapkan salam kepada teman dan guru.
Datang ke sekolah tepat waktu.
Menghargai p...
6. Memiliki pohon prestasi
atau poin prestasi untuk
mengembangkan budaya
berprestasi bagi siswa
7. Memiliki jam kedatangan
dan presensi kelas, untuk
mengembangkan
pembiasaan jujur dan
datang tepat waktu
Fahmi

Ardhi

Amelia

Alysa
8. MEMILIKI KOTAKKOTAK SOAL
9. Memiliki
kotak ATK yg
selalu dijaga
dan dipelihara.
10. Memiliki tempat
(folder) untuk
menghimpun karya
siswa secara individu
11. MENGEMBANGKAN BANK KELAS
ATAU SECARA
INDIVIDU
(CELENGAN)
Jimpitan & Kotak Amal
12. Memiliki tempat/
sarana ibadah.
Kapel
Pura
Mushola/Masjid

Pagoda
13. Memiliki Herbarium
dan kebun/ kolam
percobaan di luar
kelas
Herbarium dan
Kebun/Kolam Percobaan

Kolam Percobaan
Herbarium
Kebun Sekolah
Kebun Sekolah
YANG LAIN-LAINNYA…..!!!
•
•
•
•

Tempat cuci tangan/kran air/Wastafel & Lapnya
WTM (Warung Tunai Mandiri) di depan kelas
K...
DISKUSI KELOMPOK
(25 MENIT)

• SETIAP KELOMPOK
MENDISKUSIKAN :
BAGAIMANA CARA TIM SEKOLAH
MEREALISASIKAN PERAN DAN
FUNGSIN...
BERBELANJA
(20 MENIT)

• SETIAP KELOMPOK MENGUNJUNGI
HASIL KERJA KELOMPOK LAIN YANG
DITEMPEL PADA PAPAN PLANO
• SETIAP KEL...
PRESENTASI
(10 menit)

• PESERTA
MEMPRESENTASIKAN
HASIL DISKUSINYA
PENGUATAN
(10 MENIT)

FASILITATOR MENYAMPAIKAN HALHAL YANG BELUM TERBAHAS DALAM
DISKUSI BERKAITAN DENGAN
BAGAIMANA CARA KO...
PENGUATAN
PERAN TIM SEKOLAH DALAM
PENERAPAN PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL :
 Sebagai nara sumber
 Menjembatani pemahaman PAKE...
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
PEMBELAJARAN  KONTEKSTUAL
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

6,133

Published on

Langkah-langkah dalam metode pembelajaran kontekstual

Published in: Education
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
6,133
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
532
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL"

  1. 1. Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara Kalimanatan Barat Sulawesi Tengah Kalimantan Tengah Sulawesi Barat Kalimantan Selatan Sumatera Selatan Lampung Banten Jawa Barat Jawa Tengah Maluku Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur
  2. 2. PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
  3. 3. TUJUAN UMUM Mampu memahami karakteristik Pembelajaran Kontekstual dan mengimplementasikannya di sekolah masing-masing
  4. 4. TUJUAN KHUSUS – Mampu memahami apa, mengapa, dan bagaimana Pembelajaran Kontekstual. – Mampu mengimplementasikan Pembelajaran Kontekstual sesuai peran dan fungsinya dalam Tim Sekolah
  5. 5. LANGKAH KEGIATAN PENGANTAR 5’ DISPOK PRESENTASI 20’ 20’ 15’ PENGUATAN 1 DISKUSI 20’ KELOMPOK 2 REFLEKSI & PENGUATAN 35’ BELAJAR & REWARD PRESENTASI 20’ 15’
  6. 6. DISKUSI KELOMPOK I (15 menit) • PESERTA MENGELOMPOK MENJADI 6 KELOMPOK; • SETIAP KELOMPOK MENDISKUSIKAN : 1. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN KONTESKTUAL 2. MENGISI LEMBAR KERJA YANG TELAH DISEDIAKAN 3. HASIL DISKUSI DITEMPEL PADA PAPAN PLANO
  7. 7. LEMBAR KERJA: PEMBELAJARAN KONTESTUAL NO PERTANYAAN 1. APA ITU PEMBELAJARAN KONTEKSTAL? 2. APA YANG MELANDASI PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI INDONESIA? 3. APA YANG HARUS DIPERSIAPKAN SEKOLAH UNTUK MENERAPKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL YANG BERMUTU? 4. KENDALA APA YANG AKAN DIHADAPI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL? 5. SOLUSI APA YANG BISA DITEMPUH UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL JAWABAN
  8. 8. APA ITU PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL ? Konsepsi pembelajaran yang membantu guru: ■ Mengaitkan antara materi yang diajarkannya dg situasi dunia nyata siswa (konteks pribadi, lingkungan fisik, sosial, kultural), ■ Mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan-nya dalam konteks kehidupan mereka sehari-hari. ■ Menempatkan siswa didalam konteks bermakna yang menghubungkan pengetahuan awal siswa dengan materi yang sedang dipelajarinya dan sekaligus memperhatikan faktor kebutuhan individual siswa.
  9. 9. TUJUAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL • Membekali siswa dengan pengetahuan yg lebih bermakna, secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan ke permasalahan lain dan dari satu konteks ke konteks lainnya. • Hasil pembelajaran kontekstual diharapkan dapat lebih bermakna bagi siswa untuk memecahkan persoalan, berpikir kritis, dan melaksanakan pengamatan serta menarik kesimpulan dalam kehidupan jangka panjangnya.
  10. 10. Apakah PBM Kontekstual berbeda dengan inovasi pembelajaran yang lain ? Pada prinsipnya sama, yaitu bagaimana mengembangkan Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).
  11. 11. BEBERAPA PRINSIP PBM KONTEKSTUAL: 1. Materi dimulai dari konkret ke abstrak. Dari apa yang telah diketahui siswa, dan dekat dengan kehidupan nyata: Contoh: Hk.Ekonomi: Supply & Demand (IPS) Bandingkan harga buah-buahan pada saat musim panen dan tidak panen 2. Pembelajaran Menyenangkan dan efektif Contoh: Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, Guru memutarkan lagu yang berisi syair/puisi sesuai materi Kompetensi Dasar tertentu. Lagu tersebut dipilih sesuai kegemaran siswa saat itu sehingga mereka menikmati dan terhibur. Siswa diminta mendengarkan dan menjelaskan arti dari setiap kalimat pada syair tersebut. Mereka mendiskusikan dan diminta membuat puisi, serta Guru mengarahkan.
  12. 12. 3. Siswa Aktif, Kritis dan Kreatif serta terjadi Perubahan Perilaku Positif Contoh: Dalam pembelajaran PKn, siswa diminta mengkaji terjadinya kemacetan lalu lintas di kota-kota besar (dekat tempat tinggal siswa). Siswa diminta mengkaji dari aspek kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, keamanan berkendara, kedisiplinan, ajaran agama, dll. 4. Pembelajaran Bermakna dalam Kehidupan serta terjadi Perubahan Perilaku Positif Contoh: Dalam pembelajaran Agama, Guru menghadirkan seorang tokoh agama yang sangat dihormati karena kesalehan, keberhasilan dan keteladanannya. Tokoh tsb diminta menyampaikan materi agama dan pengalamannya kepada siswa. Kemudian dilakukan tanya jawab atau diskusi.
  13. 13. KATA-KATA KUNCI PBM KONTEKSTUAL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Real world learning Mengutamakan pengalaman nyata Berfikir tingkat tinggi Berpusat pada siswa Siswa aktif, kritis, da kreatif Pengetahuan bermakna dalam kehidupan Dekat dengan kehidupan nyata Perubahan perilaku Siswa praktik, bukan menghafal Learning bukan teaching Pendidikan (education) bukan pengajaran (instruction) Pembentukan manusia Memecahkan masalah Siswa akting, guru mengarahkan Hasil belajar diukur dengan berbagai cara, bukan hanya dengan tes
  14. 14. PERBEDAAN PBM KONTEKSTUAL vs KONVENSIONAL NO. KONTEKSTUAL KONVENSIONAL 1. Menyandarkan pada pemahaman makna Menyandarkan pada hafalan 2. Pemilihan informasi berdasarkan kebutuh-an siswa Pemilihan informasi ditentukan oleh guru 3. Siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran Siswa secara pasif menerima informasi
  15. 15. NO KONTEKSTUAL Pembelajaran 4. dikaitkan dengan kehidupan nyata/ masalah yang disimulasikan KONVENSIONAL Pembelajaran sangat abstrak dan teoritis 5. Selalu mengkaitkan informasi dengan pengetahuan yang telah dimiliki siswa Memberikan tumpukan informasi kepada siswa sampai saatnya diperlukan 6. Cenderung mengintegrasikan beberapa bidang Cenderung terfokus pada satu bidang (disiplin) tertentu
  16. 16. NO KONTEKSTUAL KONVENSIONAL 7. Siswa menggunakan waktu belajarnya untuk menemukan, menggali, berdiskusi, berpikir kritis, atau mengerjakan proyek dan pemecahan masalah (melalui kerja kelompok) Waktu belajar siswa se-bagian besar dipergu-nakan untuk mengerja-kan buku tugas, men-dengar ceramah, dan mengisi latihan yang membosankan (melalui kerja individual) 8. Perilaku dibangun atas kesadaran diri Perilaku dibangun atas kebiasaan
  17. 17. NO KONTEKSTUAL KONVENSIONAL 9. Keterampilan dikembangkan atas dasar pemahaman Keterampilan dikembangkan atas dasar latihan 10. Hadiah dari perilaku Hadiah dari perilaku baik adalah kepuasan baik adalah pujian atau diri nilai (angka) rapor 11. Siswa tidak melakukan hal yang buruk karena sadar hal tsb keliru dan merugikan Siswa tidak melakukan sesuatu yang buruk karena takut akan hukuman
  18. 18. NO. KONTEKSTUAL KONVENSIONAL 12. Perilaku baik Perilaku baik berdasarkan motivasi berdasarkan motivasi intrinsik ekstrinsik 13. Pembelajaran terjadi di berbagai tempat, konteks dan setting Pembelajaran hanya terjadi dalam kelas 14. Hasil belajar diukur melalui penerapan penilaian autentik. Hasil belajar diukur melalui kegiatan akademik dalam bentuk tes/ujian/ ulangan.
  19. 19. MOTTO PBM KONTEKSTUAL STUDENTS LEARN BEST BY ACTIVELY CONSTRUCTING THEIR OWN UNDERSTANDING (CTL Academy Fellow, 1999) (Cara belajar terbaik adalah siswa mengkonstruksikan sendiri secara aktif pemahamannya) Ceritakan Pada Saya, Maka Saya Tidak Akan Mengerti Jelaskan Pada Saya, Maka Saya Akan Lupa Beri Kesempatan Saya Untuk Melakukan, maka Saya Akan Bisa (Menguasai)
  20. 20. ANEKA PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG BERASOSIASI DENGAN KONTEKS • • • • • • • • CBSA PENDEKATAN PROSES LIFE SKILLS EDUCATION LEARNING BY DOING INQUIRY-BASED LEARNING PROBLEM-BASED LEARNING COOPERATIVE-LEARNING Dll
  21. 21. A p E M K
  22. 22. A p E M K
  23. 23. PEMBELAJARAN Merubah dari konsep MENGAJAR ke PEMBELAJARAN
  24. 24. AKTIF Aktif secara fisik • Melakukan aktifitas fisik; duduk, lompat, lari, menempel, mendorong, menarik, dst. Aktif secara mental (berpikir) • Berfikir: menganalisis, memprediksi, menghitung, menarik kesimpulan, mengamati, menerapkan teori, dst. Aktif secara emosional • Intrapersonal (kemauan, empati, motivasi) • Interpersonal/sosial (kerja sama, toleransi)
  25. 25. REATIF K Ciri-ciri manusia kreatif: • Rasa ingin tahu yang besar • Memunculkan Ide yang orisinal. • Selalu bersemangat & pantang menyerah • Toleran terhadap ketidakpastian. • Toleran terhadap perubahan. • Fungsional, berguna dan bermanfaat bagi dirinya, orang lain dan lingkungan di sekitarnya.
  26. 26. EFEKTIF E = Efektif: • Mencapai tujuan pembelajaran. • Mencapai kompetensi yang diharapkan
  27. 27. JUARA ATLETIK
  28. 28. MENYENANGKAN “On task time” • tekun dan Istiqomah, anak secara sadar tetap terpusat pada tugas-tugas dan kegiatan belajar yang sedang mereka kerjakan • Tugas yg diberikan cukup bervariasi
  29. 29. PBM KONTEKSTUAL MENUJU PEMBANGUNAN MANUSIA MANDIRI
  30. 30. BENANG MERAH PAKEM & KEMANDIRIAN Ciri manusia mandiri: 1.Berfikir kreatif 2.Terampil mengambil keputusan 3.Terampil memecahkan masalah 4.Mampu mengelola diri (waktu, tenaga, biaya) 5.Mampu berkolaborasi (fleksibel)
  31. 31. PENDEKATAN PEMBELAJARAN Berpusat pada Guru Berpusat pada Siswa
  32. 32. BERPUSAT PADA GURU • Guru sebagai pengajar & dipandang sbg satusatunya sumber belajar bagi siswa • Penyampaian melalui ceramah • Guru menentukan apa yang mau diajarkan dan bagaimana cara siswa mendapatkan informasi yang akan mereka pelajari
  33. 33. BERPUSAT PADA SISWA • Guru sebagai fasilitator dan motivator, bukan penceramah • Fokus pembelajaran pada siswa bukan guru. • Siswa belajar aktif. • Siswa mengontrol proses belajar dan menghasilkan karya mereka sendiri, tidak mengutip dari guru. • Pembelajaran menggunakan/ memanfaatkan lingkungan & berbagai sumber belajar secara bervariasi
  34. 34. STRATEGI MENGAJAR BERPUSAT PADA GURU MENCAKUP :
  35. 35. STRATEGI BERPUSAT PADA SISWA TERMASUK
  36. 36. DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA:
  37. 37. MENGAPA PBM KONTEKSTUAL..??
  38. 38. Bab 1 Ketentuan umum Pasal 1 Bab 1 Ketentuan umum Pasal 3 Bab 1 Ketentuan umum Pasal 4 Bab 5 Peserta didik Pasal 12
  39. 39. Learning to know Learning to do Learning to be Learning to live together
  40. 40. MENGAPA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL? ASUMSI DASAR BELAJAR: • Belajar = Proses individual • Belajar = Proses sosial • Belajar = Menyenangkan • Belajar = Tak pernah berhenti • Belajar = Membangun makna (Constructivism) PERUBAHAN PARADIGMA • Dari Mengajar ke Pembelajaran (Teaching – Learning) • Dari Penilaian ke Perbaikan terus menerus (Testing – Continuous improvement)
  41. 41. MENGAPA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL? • Perkembangan IPTEK, POLITIK, SOSBUD semakin lama semakin cepat; • Teknologi Informasi/sumber belajar sangat beragam; • Bekal memenuhi kebutuhan manusia modern – mandiri, bekerjasama, berpikir kritis, memecahkan masalah; • Persaingan internasional (Globalisasi)
  42. 42. MENGAPA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL? • Belajar lebih efektif/pendalaman; • Anak lebih kritis; • Anak menjadi lebih kreatif; • Suasana dan pengalaman belajar bervariasi; • Meningkatkan kematangan emosional/sosial; • Produktivitas siswa tinggi; • Siap menghadapi perubahan dan berpartisipasi dalam proses perubahan;
  43. 43. AGAR SISWA AKTIF • Guru bersahabat dan bersikap terbuka
  44. 44. AGAR SISWA AKTIF • Guru mengajukan pertanyaan yang mengundang banyak jawaban siswa
  45. 45. AGAR SISWA AKTIF • Guru merespon dan menghargai semua pendapat siswa
  46. 46. AGAR SISWA AKTIF • Guru memberika n umpan balik
  47. 47. AGAR SISWA AKTIF • Guru secara aktif memfasilitasi siswa (mempermuda h kegiatan belajar siswa)
  48. 48. AGAR SISWA KREATIF • Guru menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, bervariatif dan kreatif.
  49. 49. AGAR SISWA KREATIF • Guru meminta siswa untuk menghasilkan karya atau kreativitasnya
  50. 50. AGAR SISWA KREATIF • Guru menghargai dan memamerkan hasil karya semua siswa
  51. 51. AGAR PEMBELAJARAN EFEKTIF • Guru memperhatikan efisiensi waktu
  52. 52. AGAR PEMBELAJARAN EFEKTIF • Guru mengakomodasi gaya belajar audio, visual dan kinestetik
  53. 53. AGAR PEMBELAJARAN EFEKTIF • Guru memberikan tugas-tugas dengan panduan yang jelas
  54. 54. AGAR PEMBELAJARAN EFEKTIF • Guru memanfaatkan sumber belajar dan media pembelajaran dengan tepat
  55. 55. AGAR PEMBELAJARAN EFEKTIF • Guru mengelola kelas dengan baik • Kelas memiliki ‘aturan main’ dan kesepakatan
  56. 56. AGAR PEMBELAJARAN MENYENANGKAN • Guru tampil dengan cukup bersemangat, gembira dan ramah
  57. 57. AGAR PEMBELAJARAN MENYENANGKAN • Guru menciptakan suasana dan Lingkungan pembelajara n yang kondusif (mendukung)
  58. 58. AGAR PEMBELAJARAN MENYENANGKAN • Guru memberikan tugas-tugas yang menarik, menantang, dan sesuai dg. karakteristik/ kebutuhan anak
  59. 59. KERJA KELOMPOK • Identifikasilah, apa dan bagaimana mempersiapkan Lingkungan Pembelajarna Kontekstual yang bermutu?
  60. 60. CIRI LINGKUNGAN YANG MENDUKUNG PAKEM 1. Memiliki pajangan hasil karya siswa yang memadai
  61. 61. KARYA-KARYA SISWA
  62. 62. PAJANGAN TEMA
  63. 63. 2.Memiliki sudut baca atau perpustakaan kelas
  64. 64. 3. Memiliki Mading (Majalah Dinding) di Halaman/di Tembok Luar Kelas.
  65. 65. 3. Memiliki media belajar dan alat peraga setiap mata pelajaran (Tema)
  66. 66. 4. Mengelola tata letak bangku yang mendukung Aktivitas Siswa.
  67. 67. (Konvensional)
  68. 68. PENGATURAN TEMPAT DUDUK SISWA (Alternatif)
  69. 69. (Alternatif)
  70. 70. (Alternatif)
  71. 71. 5. Memiliki aturan kedisiplinan yang dirumuskan & ditaati bersama
  72. 72. ATURAN & TATA TERTIB KELAS • • • • • • • Ucapkan salam kepada teman dan guru. Datang ke sekolah tepat waktu. Menghargai pendapat orang lain. Minta maaf jika salah. Menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah. Sabar menunggu giliran. Membantu, jika diminta teman atau guru.
  73. 73. 6. Memiliki pohon prestasi atau poin prestasi untuk mengembangkan budaya berprestasi bagi siswa
  74. 74. 7. Memiliki jam kedatangan dan presensi kelas, untuk mengembangkan pembiasaan jujur dan datang tepat waktu
  75. 75. Fahmi Ardhi Amelia Alysa
  76. 76. 8. MEMILIKI KOTAKKOTAK SOAL
  77. 77. 9. Memiliki kotak ATK yg selalu dijaga dan dipelihara.
  78. 78. 10. Memiliki tempat (folder) untuk menghimpun karya siswa secara individu
  79. 79. 11. MENGEMBANGKAN BANK KELAS ATAU SECARA INDIVIDU (CELENGAN) Jimpitan & Kotak Amal
  80. 80. 12. Memiliki tempat/ sarana ibadah.
  81. 81. Kapel Pura Mushola/Masjid Pagoda
  82. 82. 13. Memiliki Herbarium dan kebun/ kolam percobaan di luar kelas
  83. 83. Herbarium dan Kebun/Kolam Percobaan Kolam Percobaan Herbarium Kebun Sekolah Kebun Sekolah
  84. 84. YANG LAIN-LAINNYA…..!!! • • • • Tempat cuci tangan/kran air/Wastafel & Lapnya WTM (Warung Tunai Mandiri) di depan kelas Kantin / Warung Sekolah yang bersih & sehat. Kegiatan Pembiasaan (Budaya Kelas/Sekolah) : – – – – – Berdoa bersama Membaca Ayat Suci Al Qur’an/Al Kitab Membaca Buku/Majalah & Menulis ringkasannya Menyanyikan Lagu Nasional Berkomunikasi dalam bahasa Inggris (English Day Activities)
  85. 85. DISKUSI KELOMPOK (25 MENIT) • SETIAP KELOMPOK MENDISKUSIKAN : BAGAIMANA CARA TIM SEKOLAH MEREALISASIKAN PERAN DAN FUNGSINYA TERHADAP PELAKSANAAN Pembelajaran Kontekstual DI SEKOLAH?
  86. 86. BERBELANJA (20 MENIT) • SETIAP KELOMPOK MENGUNJUNGI HASIL KERJA KELOMPOK LAIN YANG DITEMPEL PADA PAPAN PLANO • SETIAP KELOMPOK MENCATAT HALHAL YANG PERLU DITANYAKAN/ DIKOMENTARI DARI MASING-MASING STAN
  87. 87. PRESENTASI (10 menit) • PESERTA MEMPRESENTASIKAN HASIL DISKUSINYA
  88. 88. PENGUATAN (10 MENIT) FASILITATOR MENYAMPAIKAN HALHAL YANG BELUM TERBAHAS DALAM DISKUSI BERKAITAN DENGAN BAGAIMANA CARA KOMITE SEKOLAH MEREALISASIKAN PERANNYA DALAM PENERAPAN Pembelajaran Kontekstual DI SEKOLAH
  89. 89. PENGUATAN PERAN TIM SEKOLAH DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL :  Sebagai nara sumber  Menjembatani pemahaman PAKEM antara wali murid dengan sekolah  Menyediakan media pembelajaran  Monitoring pelaksanaan pembelajaran  Menyediakan fasilitas pembelajaran di dalam/di luar kelas  Menjadi penghubung dengan DUDI/objek pembelajaran yang lain
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×