BIODIVERSITY(KEANEKARAGAMAN HAYATI)          Oleh: Iseu Laelasari, S.Pd
PENGERTIAN KEANEKARAGAMANHAYATI Apa yang anda fikirkan ketika mendengar  istilah:  1. keanekaragaman?  2. Hayati?
ADAKAH PERBEDAAN YANG DAPATKALIAN AMATI DARI GAMBAR BERIKUTINI?
DEFINISI Keanekaragaman hayati adalah  keanekaragaman pada makhluk hidup  yang menunjukkan adanya variasi warna,  bentuk,...
Jenis Keanekaragaman Hayati1. Kenekaragaman tingkat gen2. Keanekaragaman tingkat spesies/jenis3. Keanekaragaman tingkat ek...
KEANEKARAGAMAN TINGKAT GEN Menunjukkan adanya variasi susunan gen pada  individu-individu sejenis Keragaman dalam satu s...
Lanjutan Contoh Mawar putih, mawar merah, mawar kuning,  mawar pink  Rosa hybrida L Jenis-jenis padi (padi rojo lele, p...
KEANEKARAGAMAN TINGKAT SPESIES/JENIS Menunjukkan keanekaragaman atau variasi yang  terdapat pada berbagai jenis atau spes...
LANJUTAN Jambu air (Syzygium jambos), jambu bol  (Syzygium malascense), jambu biji (Psidium  guajava), jambu mete (Anacar...
LANJUTAN Kucing rumah (Felis domestica), harimau  (Felis tigris), singa (Panthera leo), macan tutul  (Panthera pardus)  ...
KEANEKARAGAMAN TINGKATEKOSISTEM Meliputi variasi dalam komunitas biologi dan  dalam ekosistem dimana komunitas berada,  s...
Ekosistem lumut
Ekosistem hutan berdaun jarum
Ekosistem hutan hujan tropis
Ekosistem padang rumput
Ekosistem padang pasir
Persebaran Tumbuhan (Vegetasi) Macam-macam vegetasi tumbuhan: 1) Tundra, memiliki ciri-ciri:  Hampir semua wilayahnya ter...
2. Taiga Pepohonan didominasi oleh pepohonan    berdaun jarum   Banyak terdapat di daerah subtropics dan    daerah kutub...
3. Hutan Gugur Curah hujan tidak merata sepanjang tahun Memiliki empat musim, yaitu, musim panas,    gugur, dingin, dan ...
4. Padang Rumput (Stepa)   beriklim sedang   Terbentang dari daerah subtropis ke tropis,   Jarang adanya pepohonan (tan...
5) Savana/ Sabana Padang rumput yang ditumbuhi pohon –  pohon jenis xerofit yang tersebar berjauhan  • savana murni,  po...
6) Vegetasi gurun   Curah hujan rendah dan tidak teratur   Tingkat evaporasi tinggi   Kelembaban rendah   Suhu pada si...
7. Hutan Hujan Tropis   Curah hujan mencapai 2.000 hingga 2.550 mm per    tahun   Jenis pohon-pohonnya Heterogen  Dasar...
8. Hutan Bakau Banyak ditemukan di pantai yang landai (Zona  pasang surut )di daerah subtropis dan tropis Kadar garam ai...
9) Hutan lumut Suhunya rendah curah hujan tinggi Di dominasi oleh tumbuhan lumut  Banyak  batang pohon yang ditutupi o...
GARIS WALLACE VS GARIS WEBER DIINDONESIA Alfred Russel Wallace (1856) menemukan   perbedaan besar fauna di beberapa  dae...
LANJUTAN Dia membuat garis pemisah yang  memanjang mulai dari Selat Lombok ke  Utara melewati Selat Makasar dan Philipina...
Max Weber Weber seorang ahli zoologi Jerman juga  mengadakan penelitian tentang  penyebaran hewan-hewan di Indonesia We...
LANJUTAN Weber mengatakan bahwa fauna di Sulawesi  merupakan fauna peralihan Weber kemudian membuat garis pembatas  yang...
LANJUTAN Sulawesi dihuni oleh sebagian hewan  Oriental dan sebagian hewan Australia Contohnya di Sulawesi terdapat oposu...
MacacaOposum
Ciri Fauna Daerah Oriental Daerah bagian barat Indonesia (Sumatera,  Jawa dan Kalimantan, serta pulau-pulaunya)  Ciri-cir...
Tarsius           Orang UtanBekantan
Hewan Endemik ORIENTAL Badak bercula satu Binturong (Arctictis binturong) Monyet (Presbytis thomasi) Tarsius (Tarsius ...
Badak Bercula 1                    Binturong                                KukangMonyet Presbytis
Burung Endemik Oriental(Warna bulu burung tidak terlalu beragam) jalak bali (Leucopsar rothschildi) elang jawa murai me...
Jalak Bali                     Elang putih             Murai
FAUNA AUSTRALIS Daerah: Indonesia bagian Timur (Irian, Maluku,  Sulawesi, Nusa Tenggara)  relatif sama  dengan Australia...
Kangguru                      KuskusBandicot    oposum
Hewan Endemik Australis Burung cendrawasih  terdapat di Irian  dan beberapa pulau di Maluku Komodo  terdapat di pulau ...
FLORA PERALIHAN Daerah: Sulawesi Hewan-hewan yang ada berasal dari oriental  dan Australia. Contoh :  Tarsius, musang s...
Musang sulawesiBabirusa                             AnoaTarsius
Persebaran Fauna Di Dunia(Alfred Wallace) 1) Paleartik  meliputi daerah Asia Utara dan  Eropa,  hewan yang khas (beruan...
LANJUTAN 4) Australia  meliputi daerah Australia, New  Zealand dan Indonesia bagian timur,   Hewan yang khas (hewan yan...
Tapir        Berang-berang
TUMBUHAN ENDEMIK DI INDONESIA Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatera Barat,  Bengkulu, dan Aceh) Amorphopalus titanium ...
Rafflesia arnoldi                    Amorphopalus                      titanium
Manfaat keanekaragamanhayati1. Sebagai Sumber Pangan, Perumahan, dan   Kesehatan Pangan: berbagai biji-bijian (padi, jagu...
LANJUTAN Perumahan: kayu jati, meranti Kesehatan: kunyit, kencur, temulawak, jahe,  lengkuas.
2. Sebagai Sumber Pendapatan(Nilai Ekonomi)  industri kosmetik  industri minuman (teh dan kopi)  industri makanan (gand...
3. Sebagai Sumber PlasmaNutfah (Sifat-sifat unggul) Jenis ganggang yang memiliki kendungan  protein tinggi, yang dapat di...
4. Manfaat Ekologiburung hantu dan ular di ekosistem sawah merupakan pemakan tikus (Predator alami)Tumbuhan merupakan pe...
5. Manfaat Keilmuan Keanekaragaman hayati merupakan lahan penelitian dan pengembangan ilmu yang sangat berguna untuk kehid...
Konservasi (Perlindungan)Keanekaragaman Hayati
Taman NasionalKawasan pelestarian alam yang mempunyaiekosistem asli, dikelola dengan sistemzonasi yang dimanfaatkan untuk ...
Cagar Alam kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas tumbuhan, satwa dan ekosistem, yang perkembangannya diserahkan kepa...
Taman Hutan Raya (Tahura) Kawasan konservasi alam yang terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan dan hewan, alami atau...
Taman Laut Kawasan konservasi alam, yang  diperuntukkan guna meilindungi plasma  nutfah lautan. Misalnya Taman Laut Buna...
Hutan Lindung Kawasan hutan alam yang biasanya terletak  di daerah pegunungan  dikonservasikan  untuk tujuan melindungi ...
Kebun Raya Kumpulan tumbuh-tumbuhan disuatu  tempat  berasal dari berbagai daerah  yang ditanam untuk tujuan konservasi,...
Dampak Kegiatan Manusiaterhadap Keanekaragaman Hayati1.    Perusakan Habitat2.    Penggunaan Pestisida3.    Pencemaran4.  ...
Aktifitas yang MeningkatkanKeanekaragaman Hayati1. Penghijauan2. Pembuatan Taman Kota3. Pemuliaan (perbanyakan tanaman)
JENIS PELESTARIANPelestarian in situ Pelestarian in situ  pelestarian di dalam habitat   aslinya.Misalnya:a. Suaka marga...
Pelestarian Ex situ Pelestarian ex situ  pelestarian di luar  habitat aslinya, namun suasana lingkungan  dibuat mirip de...
Persebaran Flora diIndonesiaMenurut Dr. SampurnoKadarsan(Ahli Botani Indonesia)
Flora Indonesia termasuk dalamkawasanMalesiana, yang terdiri dari:1. Daerah hutan hujan tropis   Ciri : Hutanlebat, hetero...
LANJUTAN3. Daerah sabana   -Ciri : banyak ditemukan rumput yang diselingi   rumpun pohon rendah.   -Terdapat di Madura dan...
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Biodiversity
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Biodiversity

579

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
579
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Biodiversity

  1. 1. BIODIVERSITY(KEANEKARAGAMAN HAYATI) Oleh: Iseu Laelasari, S.Pd
  2. 2. PENGERTIAN KEANEKARAGAMANHAYATI Apa yang anda fikirkan ketika mendengar istilah: 1. keanekaragaman? 2. Hayati?
  3. 3. ADAKAH PERBEDAAN YANG DAPATKALIAN AMATI DARI GAMBAR BERIKUTINI?
  4. 4. DEFINISI Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman pada makhluk hidup yang menunjukkan adanya variasi warna, bentuk, penampilan, ukuran, serta ciri-ciri lainnya. Disebut juga biodiversitas ( biodiversity)
  5. 5. Jenis Keanekaragaman Hayati1. Kenekaragaman tingkat gen2. Keanekaragaman tingkat spesies/jenis3. Keanekaragaman tingkat ekosistem
  6. 6. KEANEKARAGAMAN TINGKAT GEN Menunjukkan adanya variasi susunan gen pada individu-individu sejenis Keragaman dalam satu spesies  memiliki nama ilmiah/ nama latin yang sama Contoh: - Jenis-jenis pisang (pisang ambon, pisang raja, pisang muli, pisang klutuk, dll)  Musa paradisiaca - Jenis kelapa (Kelapa hijau, kelapa gading, kelapa sayur, kelapa hibrida, kelapa kopyor)  Cocos nucifera, kecuali Kelapa sawit (Elaeis guineensis)
  7. 7. Lanjutan Contoh Mawar putih, mawar merah, mawar kuning, mawar pink  Rosa hybrida L Jenis-jenis padi (padi rojo lele, padi citarum, padi cianjur, padi IR, padi setra, dll)  Oryza sativa Jenis-jenis mangga (mangga harumanis, simanalagi, mangga cengkir, mangga gedong, dll)  Mangifera indica Berbagai variasi bentuk rambut, bentuk hidung, warna mata pada manusia  Homo sapiens
  8. 8. KEANEKARAGAMAN TINGKAT SPESIES/JENIS Menunjukkan keanekaragaman atau variasi yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus, famili, ordo, atau kelas yang sama Contohnya: Terung (Solanum melongenae), tomat (Solanum lycopersicum), cabe rawit (Capsicum frustescens), leunca (Solanum nigrum)  satu famili solanaceae Bawang bombay (Allium cepa), bawang putih (Allium sativum), Bawang daun (Allium fistulosum), Bawang merah (Allium ascalonicum)  Genus Allium
  9. 9. LANJUTAN Jambu air (Syzygium jambos), jambu bol (Syzygium malascense), jambu biji (Psidium guajava), jambu mete (Anacardium ocidentale)  Famili Myrtaceae Jahe (Zingiber officinale), lengkuas (Languas galanga), kencur (Kaempferia galanga), kunyit (Curcuma domestica),  famili Zingiberaceae Kelapa, pinang , aren  Famili Aracaceae/ Palmaceae
  10. 10. LANJUTAN Kucing rumah (Felis domestica), harimau (Felis tigris), singa (Panthera leo), macan tutul (Panthera pardus)  famili felidae
  11. 11. KEANEKARAGAMAN TINGKATEKOSISTEM Meliputi variasi dalam komunitas biologi dan dalam ekosistem dimana komunitas berada, serta interaksi yang terjadi di antara level- level tersebut
  12. 12. Ekosistem lumut
  13. 13. Ekosistem hutan berdaun jarum
  14. 14. Ekosistem hutan hujan tropis
  15. 15. Ekosistem padang rumput
  16. 16. Ekosistem padang pasir
  17. 17. Persebaran Tumbuhan (Vegetasi) Macam-macam vegetasi tumbuhan: 1) Tundra, memiliki ciri-ciri:  Hampir semua wilayahnya tertutup oleh salju/es.  Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang.  Usia tumbuh tanaman sangat pendek, berkisar antara 30 – 120 hari (1 – 4 bulan)  Terdapat vegetasi lumut kerak (Lichenes)  terdapat di daerah Skandinavia, Rusia, Siberia dan Kanada.
  18. 18. 2. Taiga Pepohonan didominasi oleh pepohonan berdaun jarum Banyak terdapat di daerah subtropics dan daerah kutub utara Suhu di daerah berkisar 12 C sampai – 10 C Musim dingin berlangsung panjang dan musim panas berlangsung pendek. Terdapat pada daerah Skandinavia, Alaska, Kanada dan Siberia.
  19. 19. 3. Hutan Gugur Curah hujan tidak merata sepanjang tahun Memiliki empat musim, yaitu, musim panas, gugur, dingin, dan semi Temperatur 22 C – 17 C Tumbuhannya berdaun lebar Terdapat vegetasi hutan yang hijau pada musim panas dan menggugurkan daunnya pada musim dingin. Terdapat pada daerah iklim sedang seperti Eropa, sebagian Asia dan Amerika.
  20. 20. 4. Padang Rumput (Stepa) beriklim sedang Terbentang dari daerah subtropis ke tropis, Jarang adanya pepohonan (tanpa pepohonan) Curah hujan tidak teratur Porositas tanah rendah Dihuni oleh tumbuhan berupa rumput (Graminae). Terdapat pada daerah Hongaria, Amerika Utara, Argentina dan Rusia Selatan.
  21. 21. 5) Savana/ Sabana Padang rumput yang ditumbuhi pohon – pohon jenis xerofit yang tersebar berjauhan • savana murni,  pohon-pohon yang menyusunnya hanya terdiri atas satu jenis tumbuhan • savana campuran  pohon-pohon penyusunnya terdiri dari berjenis-jenis pohon. Terdapat pada daerah Asia, Australia dan Indonesia.
  22. 22. 6) Vegetasi gurun Curah hujan rendah dan tidak teratur Tingkat evaporasi tinggi Kelembaban rendah Suhu pada siang hari tinggi Suhu pada malam hari rendah Tanah tandus dan kering Tumbuhan berdaun kecil, bahkan ada yang tidak berdaun Jumlah pohon sangat sedikit Dijumpai banyak jenis tumbuhan tahan kering (xerofit) berdaun duri Terdapat pada daerah gurun Gobi (RRC), gurun Sahara (Afrika Utara), gurun Kalahari (Afrika Selatan)
  23. 23. 7. Hutan Hujan Tropis Curah hujan mencapai 2.000 hingga 2.550 mm per tahun Jenis pohon-pohonnya Heterogen  Dasar Hutan sangat gelap  tinggi mencapai 20 – 40 m Cabangnya berdaun lebat dan rapat, sehingga membentuk tudung, yang disebut canopy Tingkat kelembapan tinggi Temperaturnya kurang lebih 250C Banyak dijumpai tumbuhan yang menempel (epifit) dan tumbuhan liana (memanjat pohon lain) Terdapat pada daerah Asia, Afrika, Indonesia, dan Amerika Selatan.
  24. 24. 8. Hutan Bakau Banyak ditemukan di pantai yang landai (Zona pasang surut )di daerah subtropis dan tropis Kadar garam air dan tanah tinggi Kadar Oksigen dalam air dan tanahnya rendah Saat air pasang, lingkungan banjir, saat air surut, lingkungannya becek dan berlumpur Tumbuhan dilengkapi dengan akar nafas contohnya : Pohon Bakau (Rhizipora), kayu api (Avicinea) dan Sonneratia
  25. 25. 9) Hutan lumut Suhunya rendah curah hujan tinggi Di dominasi oleh tumbuhan lumut  Banyak batang pohon yang ditutupi oleh lumut terdapat di daerah pegunungan.
  26. 26. GARIS WALLACE VS GARIS WEBER DIINDONESIA Alfred Russel Wallace (1856) menemukan  perbedaan besar fauna di beberapa daerah di Indonesia (ketika itu lombok dan bali) Di Bali, terdapat banyak hewan yang mirip dengan hewan-hewan yang mirip hewan- hewan Asia (Oriental) Di Lombok hewan-hewannya mirip dengan Australia.
  27. 27. LANJUTAN Dia membuat garis pemisah yang memanjang mulai dari Selat Lombok ke Utara melewati Selat Makasar dan Philipina Selatan  Garis Wallace Garis Wallace memisahkan wilayah oriental (termasuk Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan) dengan wilayah Australia (Sulawesi, Irian, Maluku, Nusa Tenggara Barat dan Timur).
  28. 28. Max Weber Weber seorang ahli zoologi Jerman juga mengadakan penelitian tentang penyebaran hewan-hewan di Indonesia Weber melihat bahwa hewan-hewan di Sulawesi tidak dapat sepenuhnya dikelompokkan sebagai hewan-hewan kelompok Australia Hewan-hewan tersebut ada yang memiliki sifat-sifat seperti halnya hewan-hewan di daerah Oriental.
  29. 29. LANJUTAN Weber mengatakan bahwa fauna di Sulawesi merupakan fauna peralihan Weber kemudian membuat garis pembatas yang berada di sebelah timur Sulawesi memanjang ke Utara ke Kepulauan Aru Pulau Sulawesi merupakan pulau pembatas antara wilayah Oriental dan Australia atau merupakan wilayah peralihan yang paling mencolok
  30. 30. LANJUTAN Sulawesi dihuni oleh sebagian hewan Oriental dan sebagian hewan Australia Contohnya di Sulawesi terdapat oposum dari Australia namun juga terdapat kera Macaca dari Oriental
  31. 31. MacacaOposum
  32. 32. Ciri Fauna Daerah Oriental Daerah bagian barat Indonesia (Sumatera, Jawa dan Kalimantan, serta pulau-pulaunya) Ciri-ciri :1. Banyak spesies mamalia yang berukuran besar (gajah, harimau, badak).2. Mamalia berkantung jumlahnya sedikit/ hampir tidak ada.3. Terdapat berbagai macam kera (bekantan, tarsius, orang utan)
  33. 33. Tarsius Orang UtanBekantan
  34. 34. Hewan Endemik ORIENTAL Badak bercula satu Binturong (Arctictis binturong) Monyet (Presbytis thomasi) Tarsius (Tarsius bancanus) Kukang (Mycticebus coucang)
  35. 35. Badak Bercula 1 Binturong KukangMonyet Presbytis
  36. 36. Burung Endemik Oriental(Warna bulu burung tidak terlalu beragam) jalak bali (Leucopsar rothschildi) elang jawa murai mengkilat (Myophoneus melurunus), elang putih (Mycrohyerax latifrons)
  37. 37. Jalak Bali Elang putih Murai
  38. 38. FAUNA AUSTRALIS Daerah: Indonesia bagian Timur (Irian, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara)  relatif sama dengan Australia.Ciri-Ciri: Mamalia berukuran kecil Banyak hewan berkantung  (kanguru , kuskus bandicot, dan oposum) Tidak terdapat spesies kera Jenis-jenis burung memiliki warna yang beragam
  39. 39. Kangguru KuskusBandicot oposum
  40. 40. Hewan Endemik Australis Burung cendrawasih  terdapat di Irian dan beberapa pulau di Maluku Komodo  terdapat di pulau Komodo dan Rinca
  41. 41. FLORA PERALIHAN Daerah: Sulawesi Hewan-hewan yang ada berasal dari oriental dan Australia. Contoh : Tarsius, musang sulawesi , babirusa, Anoa dan maleo,
  42. 42. Musang sulawesiBabirusa AnoaTarsius
  43. 43. Persebaran Fauna Di Dunia(Alfred Wallace) 1) Paleartik  meliputi daerah Asia Utara dan Eropa,  hewan yang khas (beruang eropa, bison dan rusa kutub) 2) Ethiopia  meliputi daerah Afrika, Arab, Madagaskar,  hewan yang Khas (zebra, jerapah, gajah, dan gorila) 3) Oriental  meliputi daerah Asia Selatan dan Indonesia bagian barat,  hewan yang khas (harimau, gajah, tapir, dan kerbau).
  44. 44. LANJUTAN 4) Australia  meliputi daerah Australia, New Zealand dan Indonesia bagian timur,  Hewan yang khas (hewan yang berkantung seperti kanguru) 5) Neartik meliputi daerah Amerika Utara,  hewan yang khas (binatang pengerat besar, yaitu berang-berang) 6) Neotropik  meliputi daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan  hewan yang khas (kera dan tapir).
  45. 45. Tapir Berang-berang
  46. 46. TUMBUHAN ENDEMIK DI INDONESIA Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatera Barat, Bengkulu, dan Aceh) Amorphopalus titanium (BUNGA BANGKAI )
  47. 47. Rafflesia arnoldi Amorphopalus titanium
  48. 48. Manfaat keanekaragamanhayati1. Sebagai Sumber Pangan, Perumahan, dan Kesehatan Pangan: berbagai biji-bijian (padi, jagung, kedelai, kacang), berbagai umbi-umbian (ketela, singkong, kentang), berbagai buah- buahan (pisang, nangka, mangga, jeruk, rambutan), berbagai hewan ternak (ayam, kambing, sapi).
  49. 49. LANJUTAN Perumahan: kayu jati, meranti Kesehatan: kunyit, kencur, temulawak, jahe, lengkuas.
  50. 50. 2. Sebagai Sumber Pendapatan(Nilai Ekonomi)  industri kosmetik  industri minuman (teh dan kopi)  industri makanan (gandum dan kedelai  rempah-rempah (lada, vanili, cabai, bumbu dapur) dan perkebunan (kelapa sawit dan karet).
  51. 51. 3. Sebagai Sumber PlasmaNutfah (Sifat-sifat unggul) Jenis ganggang yang memiliki kendungan protein tinggi, yang dapat digunakan sebagai sumber makanan masa depan, misalnya Chlorella. Buah pace (mengkudu) yagn semula tidak dimanfaatkan, sekarang diketahui memiliki khasiat untuk meningkatkan kebugaran tubuh, mencegah dan mengobati penyakit tekanan darah.
  52. 52. 4. Manfaat Ekologiburung hantu dan ular di ekosistem sawah merupakan pemakan tikus (Predator alami)Tumbuhan merupakan penghasil zat organik dan oksigen, membentuk humus, menyimpan air tanah, dan mencegah erosi
  53. 53. 5. Manfaat Keilmuan Keanekaragaman hayati merupakan lahan penelitian dan pengembangan ilmu yang sangat berguna untuk kehidupan manusia.6. Manfaat Keindahan  berhubungan dengan keberagaman
  54. 54. Konservasi (Perlindungan)Keanekaragaman Hayati
  55. 55. Taman NasionalKawasan pelestarian alam yang mempunyaiekosistem asli, dikelola dengan sistemzonasi yang dimanfaatkan untuk tujuanpenelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan,menunjang budidaya, pariwisata, danrekreasi
  56. 56. Cagar Alam kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas tumbuhan, satwa dan ekosistem, yang perkembangannya diserahkan kepada alam.
  57. 57. Taman Hutan Raya (Tahura) Kawasan konservasi alam yang terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan dan hewan, alami atau non-alami, jenis asli atau pendatang  berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, dan rekreasi.
  58. 58. Taman Laut Kawasan konservasi alam, yang diperuntukkan guna meilindungi plasma nutfah lautan. Misalnya Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara.
  59. 59. Hutan Lindung Kawasan hutan alam yang biasanya terletak di daerah pegunungan  dikonservasikan untuk tujuan melindungi lahan agar tidak tererosi dan untuk mengatur tata air.
  60. 60. Kebun Raya Kumpulan tumbuh-tumbuhan disuatu tempat  berasal dari berbagai daerah yang ditanam untuk tujuan konservasi, ilmu pengetahuan, dan rekreasi. Misalnya Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Purwodadi.
  61. 61. Dampak Kegiatan Manusiaterhadap Keanekaragaman Hayati1. Perusakan Habitat2. Penggunaan Pestisida3. Pencemaran4. Penebangandll
  62. 62. Aktifitas yang MeningkatkanKeanekaragaman Hayati1. Penghijauan2. Pembuatan Taman Kota3. Pemuliaan (perbanyakan tanaman)
  63. 63. JENIS PELESTARIANPelestarian in situ Pelestarian in situ  pelestarian di dalam habitat aslinya.Misalnya:a. Suaka margasatwa untuk komodo di Taman Nasional Komodo, Pulau Komodo.b. Suaka margasatwa untuk badak bercula satu di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat.c. Pelestarian bunga Rafflesia di Taman Nasional Bengkulu.d. Pelestarian terumbu karang di Bunaken.
  64. 64. Pelestarian Ex situ Pelestarian ex situ  pelestarian di luar habitat aslinya, namun suasana lingkungan dibuat mirip dengan aslinya. Misalnya:a. Kebun Raya dan Kebun Koleksi untuk menyeleksi berbagai tumbuhan langkab. b. Penangkaran berbagai hewan di kebun binatang Wonokromo, Ragunan, Taman Sari, dll
  65. 65. Persebaran Flora diIndonesiaMenurut Dr. SampurnoKadarsan(Ahli Botani Indonesia)
  66. 66. Flora Indonesia termasuk dalamkawasanMalesiana, yang terdiri dari:1. Daerah hutan hujan tropis Ciri : Hutanlebat, heterogen dan kelembaban tinggi Terdapat di Kalimantan, Sumatera, Papua, Sulawesi dan sedikit di Jawa Barat.2. Daerah hutan musim Ciri : hanya terdapat satu jenis tumbuhan (homogen) contohnya hutan jati. Terdapat di Pulau Jawa.
  67. 67. LANJUTAN3. Daerah sabana -Ciri : banyak ditemukan rumput yang diselingi rumpun pohon rendah. -Terdapat di Madura dan dataran tinggi Gayo (Nanggroe Aceh Darussalam).4. Padang rumput (stepa) -Cirinya padang rumput yang luas,musim kemarau yang panjang -Terdapat di Pulau Sumba, Sumbawa, Flores dan Timor
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×