Your SlideShare is downloading. ×
Artikel Perbandingan sistem ekonomi (ekonomi sosialis)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Artikel Perbandingan sistem ekonomi (ekonomi sosialis)

12,008
views

Published on

berbagi untuk kepentingan umat manusia.. >>>https://www.youtube.com/watch?v=Jz2WTcJJNgM

berbagi untuk kepentingan umat manusia.. >>>https://www.youtube.com/watch?v=Jz2WTcJJNgM


0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
12,008
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
281
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Tugas perbandingan sistem ekonomi(Sistem ekonomi sosialis)ARTIKELOLEHIRVAN DANIEL BERUTU1102113384JURUSAN ILMU EKONOMIFAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS RIAU2013
  • 2. KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkatdan karunia-Nya,sehingga penulis dapat menyelesaikan artikel tentang SistemEkonomi Sosialis, ini dengan baik dan lancar. Artikel ini merupakan bentuk daritugas Mata Kuliah Perbandingan Sistem Ekonomi sebagai salah satu penilaianterhadap proses pembelajaran dalam Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas EkonomiUniversitas Negeri Riau.Artikel ini tidak dapat tersususn dengan baik tanpa bantuan dari berbagaipihak, oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbingdari mata kuliah Perbandingan Sistem Ekonomi Bpk. DRS. Azwar Harahap,MsiSemoga budi baik dan jasa-jasa beliau akan mendapatkan balasan yang baik dariTuhan Yang Maha EsaMeski dalam penyusunan Artikel ini, penulis telah berusaha dengan maksimal,namun penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam artikel ini, maka dari itupenulis meminta kritik dan saran pembaca dari artikel ini. Kami berharap artikel inidapat bermanfaat begi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya,Terima kasih.Pekanbaru, 11 Juni 2013Penulis(Irvan Daniel Berutu)
  • 3. SISTEM EKONOMI SOSIALISPengertian Ekonomi SosialisSistem Ekonomi Sosialis adalah suatu Sistem ekonomi dengan kebijakan atau teoriyang bertujuan untuk memperoleh suatu distribusi yang lebih baik dengan tindakan otoritasdemokratisasi terpusat, dan kepadanya perolehan produksi kekayaan yang lebih baikdaripada yang kini berlaku sebagaimana mestinya diarahkan. Atau secara awam sistemekonomi sosialis dapat juga di artikan sebagai Sistem Ekonomi yang seluruh kegiatanekonominya direncanakan, dilaksanakan,dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat.Sistem Sosialis ( Socialist Economy) Sistem Sosialis berpandangan bahwa kemakmuranindividu hanya mungkin tercapai bila berfondasikan kemakmuran bersama. SebagaiKonsekuensinya, penguasaan individu atas aset-aset ekonomi atau faktor-faktor produksisebagian besar merupakan kepemilikan sosial. Sistem ekonomi sosialis tidak sama dengansistem ekonomi komunis, sosialisme merupakan tahap persiapan ke komunisme.Sosial Ekonomi mengandung arti segala sesuatu yang berhubungan denganmasyarakat, sementara itu ekonomi memiliki artian sebagai ilmu yang berhubungan denganasas produksi, distribusi, pemakaian barang serta kekayaan. Sekilas Sosial dan Ekonomiseperti dua hal dan cabang ilmu yang berbeda, namun diantara keduanya sebenarnyaterdapat kaitan yang erat. Salah satu kaitan yang erat tersebut adalah, Jika keperluanekonomi tidak terpenuhi maka akan terdapat dampak sosial yang terjadi di masyarakat kita.Jadi bisa dijadikan kesimpulan adalah bahwa ekonomi sosialis mengandung pengertiansebagai segala sesuatu hal yang berhubungan dengan tindakan ekonomi dalam pemenuhankebutuhan masyarakat seperti sandang, pangan dan papan.Latar Belakang Sistem Ekonomi SosialisSistem ekonomi sosialis merupakan bentuk resistensi dari sistem ekonomi kapitalisyang dituding sebagai penyebab tidak tercapainya kesejahteraan yang merata. Ia adalahkebalikan dari sistem ekonomi kapitalis yang sepenuhnya menyerahkan siklus ekonomipada mekanisme pasar yang berkembang. Sedangkan dalam sistem ekonomi sosialis,Pemerintah mempunyai andil besar dalam mengatur roda perekonomian di sebuah negara.Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan terhadap rantai perekonomianmasyarakat. Penganut kedua sistem ini sama-sama mengklaim bahwa salah satu sistemlebih baik dari yang lain, membuat rivalitas antar sistem ini menjalar ke berbagai aspekkehidupan lainnya, mulai dari politik, sosial, budaya sampai pada gilirannya berubahmenjadi sebuah ideologi yang menjadi pedoman dan spirit dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa, dan bernegara.Pandangan sosialis mulai nampak pada abad ke sembilan belas, mereka telah mati-matian memerangi pandangan-pandangan ekonomi kapitalis. Munculnya sosialisme adalahakibat kedzaliman yang diderita masyarakat karena sistem ekonomi kapitalis serta beberapakekeliruan yang terjadi di dalamnya. Selanjutnya, Sistem ekonomi sosialis mengikuti tigaprinsip yang berbeda dengan sistem ekonomi sebelumnya yaitu : Pertama, Mewujudkan kesamaan secara riil. Kedua, Menghapus kepemilikan individu sama sekali atau sebagian saja. Ketiga, Mengatur produksi dan distribusi secara kolektif.
  • 4. Sejarah Lahirnya Sistem Ekonomi SosialisEropa baru saja menyelesaikan „perang‟ antara kapitalisme dan rezim feodalisme.Sebelumnya, sejarah masyarakat eropa lebih didominasi oleh kaum bangsawan dan feodal.Kelas masyarakat inilah yang telah lama menancapkan kuku penjajahannya padamasyarakat bawah. Namun, setelah sekian lama tertindas, akhirnya lahirlah kekuatan barubernama kaum kapitalis yang berusaha meruntuhkan otoritarianisme kaum feodal. Hal iniditandai dengan lahirnya Renaisance di eropa. Era ini menandai lepasnya masyarakat eropadari „zaman kegelapan‟ yang lebih didominasi oleh kaum feodal. Era pencerahan dimulaidengan ditemukannya mesin cetak oleh Johan Guttenberg pada abad ke-15 M. Hadirnyamesin cetak ini mampu merubah kondisi sosial-budaya masyarakat eropa saat itu, terutamadalam produksi. Dengan mesin cetak, produksi buku akhirnya bisa dilakukan secara massal,setelah sebelumnya bersifat manual menggunakan tangan atau menulis di atas batu. Polamanual ini jelas sangat melelahkan dan tidak efektif untuk meningkatkan produksi tulisan.Ditemukannya mesin cetak ini merupakan fenomena revolusioner yang mampumendobrak kebutuhan bahan produksi selama berabad-abad. Mesin cetak adalah faktorutama terjadinya akselerasi peningkatan produksi buku dan bacaan. Fenomena iniberimplikasi pada lahirnya era komunikasi. Dengan banyaknya kuantitas buku yang dicetak,semua orang terpicu untuk saling tukar ide dan pikiran. Maraknya diskusi dan pertukaranide ini ternyata membawa akibat fatal terhadap rezim bangsawan. Budaya kritis masyarakatsemakin terasah, sehingga mampu membongkar segala macam kebusukan dan kebobrokankaum feodal, sekaligus meruntuhkan mitos surgawi yang diwartakan para raja. Revolusiteknologi itulah yang akhirnya menjadi titik tolak terjadinya perubahan-perubahan dimasyarakat. Fakta yang lebih jelas sebagai konsekuensi munculnya revolusi teknologi inimelahirkan apa yang dinamakan dengan Engels Revolusi Industri, yaitu terjadinyaperubahan mendasar dari sistem pertanian ke sistem perindustrian. Ketika revolusi industriterjadi, selanjutnya diikuti dengan lahirnya revolusi sosial, salah satunya adalah RevolusiPerancis. Penindasan terhadap kaum buruh oleh kaum Borjuis inilah yang mampumendorong para pemikir untuk berupaya melahirkan sistem baru yang mampu mengangkatketerpurukan kaum proletarian dari penindasan kaum kapital. Salah satu tokoh yang pedulidengan nasib kaum buruh pada waktu itu adalah Karl Marx yang menawarkan konsepsistem ekonomi sosialis.Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuankemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis adalahbagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangansosialisme dimulai dari kritik terhadap kapitalisme yangpada waktu itu kam kapitalis atau kam borjuis mendapatlegitimasi gereja untuk mengeksploitasi buruh. Inilah yangmenjadikan Karl Marx mengkritik sistem kapitalis sebagaiekonomi yang tidak sesuai dengan aspek kemasyarakatan.Menurut Marx, tidak ada tempat bagi kapitalisme didalamkehidupan, maka upaya revolusioner harus dilakuakanuntuk menghancurkan kapitalisme, alat-alat produksi harusdikuasai oleh Negara guna melindungi rakyat. Kritik Marxatas kapitalisme ini diimplementasikan oelh Lenin dalam bentuk institusi Negara. Pada awal
  • 5. mulanya Lenin mengutarakan beberapa hal yang harus dilakukan untuk mensosialisasikanpaham baru kepada masyarakat Rusia setelah jatuhnya pemerintahan lama antara lain :Pertama, menggunakan propaganda bahwa komunisme adalah partai rakyat. Kedua,adanya infiltrasi organisasi-organisasi masyarakat, dan Ketiga, kekerasan, hal itu dilakukanuntuk mengembangkan idiologi Lenin dalam masyarakat yang harus dimerdekakan daripenindasan pasar Rusia.Sistem masyarakat yang ada pada masa Karl Marx, sebenarnya merupakan akibatdari kondisi ekonomi, dimana perubahan-perubahan yang dialami sistem tersebut semata-mata bisa dikembalikan kepada satu sebab, yaitu perjuangan kelas (class struggle) dalamrangka memperbaiki kondisi kelas tersebut secara materi. Karl Marx percaya bahwa dalamrangka menghentikan penghisapan dan penindasan sistem ekonomi liberalis-kapitalis yangtidak manusiawi itu, perlu ditegakkan ekonomi sosialis, sebuah sistem ekonomi tanpa kelas,tanpa hak milik pribadi, tanpa kasta, tanpa kerakusan, tanpa ketamakan, non diskriminatifand non sektarian, tidak ada yang menguasai dan tidak ada yang dikuasai. Kehidupan benar-benar sama untuk semua, dan dunia akhirnya menjadisatu (and the world may live as one).Sejarah telah menceritakan kepada kita, bahwa perjuangan ini ketika itu selalu berakhirdengan satu bentuk, yaitu menangnya kelas yang lebih dominan jumlahnya dan lebih jelekkondisinya atas kelas orang-orang kaya dan kelas yang jumlahnya lebih sedikit. Inilah yangkemudian disebut dengan hukum Dialektika Sosial. Dimana, hukum ini masih bisa berlakuuntuk masa-masa mendatang, sebagaimana hukum ini sebelumnya pernah terjadi.Ekonomi sosialis memiliki beberapa prinsip dasar. Diantaranya adalah otoritas suatunegara untuk menguasai semua aset masyarakat. Di sini regulasi seputar ekonomi sertakepemilikan harta dilakukan oleh pemerintah. Prinsip lain adalah keseteraan ekonomi.Maksudnya, masyarakat tidak bekerja untuk pribadi, mereka hanyalah pegawai pemerintahyang gajinya berasal dari keringat mereka sendiri. Prinsip lainnya adalah tentang disiplinpolitik. Di negara yang menganut sistem ekonomi sosialis, parlemen sebagai lembaga yangberhak membuat konstitusi dan regulasi dikuasai oleh kaum proletarian atau kaum buruh.Mereka ditempatkan oleh partai-partai guna membuat regulasi yang cenderung berpihakpada kaum buruh sebagai representasi kaum sosialis.Adapun ajaran dari Marx dalam bidang ekonomi adalah : Teori nilai lebih Teori pemusatan (consentrate theori) Teori pemupukan Teori pemiskinan Teori krisisKelima teori diatas merupakan suatu rangakaian yang saling berhubungan dan merupakanprediksi tentang “evolusi alamiah” kapitalisme menuju sosialisme.Ciri-ciri sistem ekonomi SosialisLebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme). Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka. Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.Peran pemerintah sangat kuat Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahappengawasan.
  • 6.  Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara.Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi Pola produksi (aset dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme(masyarakat sosialis) Pola produksi (aset dikuasai individu) melahirkankesadaran individualisme (masyarakat kapitalis).Berdasar pada teori Karl Marx dalam bukunya yang berjudul“Das Kapital” tahun 1867.Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis:1. perencanaan disusun oleh pemerintah pusat2. semua alat produksi dikuasai oleh negara3. produksi, distribusi, dan konsumsi diatur secara terpusat4. inisiatif dan hak milik perorangan dibatasi.Prinsip Dasar Ekonomi SosialisDalam sistem ekonomi sosialisme mempunyai beberapa prinsip dasar sebasagai berikut:1) Pemilikan Harta oleh NegaraSeluruh bentuk produksi dan sumber pendapatan menjadi milik masyarakat secarakeseluruhan. Hak individu untuk memiliki harta atau memanfaatkan produksi tidakdiperbolehkan.2) Kesamaan EkonomiSistem ekonomi sosialis menyatakan, (walaupun sulit ditemui disemua Negara komunis)bahwa hak-hak individu dalam suatu bidang ekonomi ditentukan oelh prinsip kesamaan.Setiap individu disediakan kebutuhan hidup menurut keperluan masing-masing.3) Disiplin PolitikUntuk mencapai tujuan diatas, keseluruhan Negara diletakkan dibawah peraturan kaumburuh, yang mengambil alih semua aturan produksi dan distribusi. Kebebasan ekonomi sertahak kepemilikan harta dihapus. Aturan yang diperlakukan sangat ketat untuk lebihmenggefektifkan praktek sosialisme. Hal ini yang menunjukkan tanpa adanya upaya yanglebih ketat mengatur kehidupan rakyat, maka keberlangsungan system sosialis ini tidak akanberlaku ideal sebagaimana dicita-citakan oleh Marx, Lenin dan Stalin.Kelemahan dan Kelebihan Ekonomi SosialisDalam praktiknya, sebuah sistem ekonomi yang diterapkan guna mewujudkankemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat tidak lepas dari dua sisi yangbertolak belakang, yaitu kelebihan dan kekurangannya. Demikian juga dalamsistemekonomi sosialis. Diantara kelebihan sistem ekonomi sosialis adalah disediakannyakebutuhan pokok bagi masyarakat, hal itu didasarkan perencanaan negara, dan semua hasilproduksi akan dikelola oleh negara. Sedangkan kekurangan sistem ekonomi sosialis antaralain; kebebasan ekonomi yang terbatas, hak dan kemampuan individu kurang dihargai,menurunnya semangat dan gairah untuk berkreasi dan berinovasi, pemerintah cenderungbersikap otoriter, dan terabaikannya pendidikan moral masyarakat.
  • 7. Sistem Ekonomi Sosialis mempunyai kelemahan sebagai berikut :Sulit melakukan transaksiTawar-menawar sangat sukar dilakukan oleh individu yang terpaksa mengorbankankebebasan pribadinya dan hak terhadap harta milik pribadi hanya untuk mendapatkanmakanan sebanyak dua kali. Jual beli sangat terbatas, demikian pula masalah harga jugaditentukan oleh pemerintah, oleh karena itu stabilitas perekonomian Negara sosialis lebihdisebabkan tingkat harga ditentukan oleh Negara, bukan ditentukan oleh mekanisme pasar.Membatasi kebebasanSystem tersebut menolak sepenuhnya sifat mementingkan diri sendiri, kewibawaan individuyang menghambatnyadalam memperoleh kebebasan berfikir serta bertindak, inimenunjukkan secara tidak langsung system ini terikat kepada system ekonomi dictator.Buruh dijadikan budak masyarakat yang memaksanya bekerja seperti mesin.Mengabaikan pendidikan moralDalam system ini semua kegiatan diambil alih untuk mencapai tujuan ekonomi, sementarapendidikan moral individu diabaikan. Dengan demikian, apabila pencapaian kepuasankebendaan menjadi tujuan utama dan nlai-nilai moral tidak diperhatikan lagiAdapun kebaikan dari Sistem Ekonomi Sosialis adalah :Disediakannya kebutuhan pokokSetiap warga Negara disediakan kebutuhan pokoknya, termasuk makanan dan minuman,pakaian, rumah, kemudahan fasilitas kesehatan, serta tempat dan lain-lain. Setiap individumendapatkan pekerjaan dan orang yang lemah serta orang yang cacat fisik dan mentalberada dalam pengawasan Negara.Didasarkan perencanaan NegaraSemua pekerjaan dilaksanakan berdasarkan perencanaan Negara Yang sempurna, diantaraproduksi dengan penggunaannya. Dengan demikian masalah kelebihan dan kekurangandalam produksi seperti yang berlaku dalam System Ekonomi Kapitalis tidak akan terjadi.Produksi dikelola oleh NegaraSemua bentuk produksi dimiliki dan dikelola oleh Negara, sedangkan keuntungan yangdiperoleh akan digunakan untuk kepentingan-kepentingan bersama.Negara Penganut Ekonomi SosialisDasar yang digunakan dalam sistem ekonomi sosialis adalah ajaran Karl Marx, dimana ia berpendapat bahwa apabila kepemilikan pribadi dihapuskan maka tidak akanmemunculkan masyarakat yang berkelas-kelas sehingga akan menguntungkan semua pihak.Negara yang menganut sistem ini sampai sekarang adalah: Korea Utara Kuba Vietnam RRC (sudah mulai mengendur) Uni Soviet / Eropa timur pecahan Uni Soviet dan negara komunis lainnya.
  • 8. Ekonomi Korea UtaraKorea Utara menganut sistem ekonomi industrialisasi, autarki, dan sangat terpusat (ekonomikomando). Dari lima negara sosialis yang tersisa di dunia, Korea Utara adalah satu dari hanya dua(bersama-sama dengan Kuba) dengan ekonomi yang dimiliki negara dan direncanakan olehpemerintah sepenuhnya. Kebijakan isolasi Korea Utara berarti bahwa perdagangan internasionalsangatlah dibatasi, hambatan potensial yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi. Namun, karenalokasinya yang strategis di Asia Timur menghubungkan empat ekonomi utama dan memiliki tenagakerja murah, muda, dan terlatih, diprojeksi bahwa ekonomi Korea Utara mampu bertumbuh padakisaran 6–7% per tahun "dengan ukuran reformasi dan insentif yang benar" Ekonomi Korea Utaraseutuhnya dinasionalisasi, artinya bahwa rasio makanan, perumahan, kesehatan, dan pendidikandiberikan dari negara secara gratis. Pembayaran pajak dihapuskan sejak 1 April 1974. Pada abad ke-21, pertumbuhan PDB Korea Utara cukup lambat tetapi pasti, kendati di beberapa tahun terakhir,pertumbuhan itu dipercepat hingga 3,7% pada 2008, angka tercepat di hampir dasawarsa terakhir,terutama disebabkan oleh naik drastisnya sektor pertanian sebesar 8,2%. Ini menjadi kejutanmanakala sebagian besar ekonomi dunia mengalami pertumbuhan minus karena adanya krisiskeuangan global 2008–2009.Pada 2006, Amnesty International melaporkan bahwa sebuah survey gizi nasional yangdilakukan oleh pemerintah Korea Utara, World Food Programme, dan UNICEF menemukan bahwa7% anak-anak mengalami kekurangan gizi; 37% kurang gizi kronis; 23,4% berbobot terlampauringan; dan satu dari tiga ibu kekurangan gizi dan menderita anemia sebagai hasil dari musimpaceklik berkepanjangan. Inflasi yang disebabkan oleh reformasi ekonomi 2002, termasuk Songunatau kebijakan "Militer-pertama", ditempatkan untuk menaikkan harga bahan makanan dasar. Gajirata-rata Korut adalah sekitar $47 per bulan. Meskipun terdapat masalah ekonomi yang substansial,kualitas hidup rakyat terus membaik dan upah pekerja terus meningkat. Pasar swasta berskala kecil,disebut janmadang, hadir di seluruh penjuru negara ini dan melayani penduduk dengan makanandan komoditas tertentu dari impor yang ditukar dengan uang, dengan demikian membantumencegah kelaparan. Makanan, rumah, kesehatan, dan pendidikan diberikan secara gratis olehnegara, dan pembayaran pajak telah dihapuskan sejak 1 April 1974. Untuk meningkatkanproduktivitas pertanian dan industri, sejak tahun 1960-an, pemerintah Korea Utara telahmemperkenalkan sistem-sistem manajemen seperti sistem kerja Taean. Pada abad ke-21,pertumbuhan PDB Korea Utara cukup lambat tetapi pasti, meskipun pada beberapa tahun terakhir,angka pertumbuhan meningkat hingga 3,7% pada 2008 karena pertumbuhan sektor pertaniansebesar 8,2%.Pertumbuhan PDB per tahun2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 20081,3 % 3,7 % 1,2 % 1,8 % 2,2 % 1,0 % 1,6 % 1,8 % 3,7 %Menurut perkiraan tahun 2002, sektor utama dalam ekonomi Korea Utara adalah industri(43,1%), diikuti oleh jasa (33,6%) dan pertanian (23,3%). Pada 2004, diperkirakan bahwa sektorpertanian menyerap 37% dari tenaga kerja, sementara industri dan jasa menyerap sisanya,63%.Industri utama meliputi produk militer, pembuatan mesin, energi listrik, bahan kimia,pertambangan, perlogaman, sandang, pengolahan makanan dan pariwisata. Pada 2005, menurutFAO, Korea Utara adalah produsen buah segar terbesar ke-10, dan produsen apel terbesar ke-19.Korea Utara memiliki sumber daya alam yang substansial, dengan sumber daya utama meliputi besi,seng, batu bara, fluor, tembaga, garam, timbal, tungsten, grafit, magnesium, emas, pirit, fluorspar,dan listrik tenaga air.CONTOH negara:
  • 9. KesimpulanSistem ekonomi sosialis merupakan suatu kebijakan yang dibuat untuk menolongmasyarakat yang kurang beruntung dan tertindas dengan sedikit bergantung pada campurtangan pemerintah. Pinsip sosialis adalah dihapusnya sistem kepemilikan individu.kepemilikan diserahkan sepenuhnya kepada Negara. Motifnya adalah kesamaan sosialdengan penghapusan kelas-kelas. Pada sistem ekonomi sosialis, semua hak disama-ratakan.Tujuan ekonomi-lah yang lebih diutamakan. Pemerintah adalah suatu rezim yang berkuasadi atas segalanya. Rakyat diberikan hak untuk memilih nemun keputusan utama tetap sajaada di tangan pemerintah. Keberadaan hak asasi manusia menjadi sangat kabur.Pertumbuhan ekonomi negara yang menganut sistem ini, lambat namun pasti.Pola produksi dalam sistem sosialis sepenuhnya dipegang oleh Negara,masyarakatnya hanya sebagai pekerja yang gajinya juga dicukupkan seperti masyarakatyang lainnya. Distribusi pendapatan dalam sosialis membentuk pemerataan, ini didasarkanatas perbedaan dan kesanggupan masyarakatnya. Sedangkan permasalahan konsumsinya,masyarakat sosialis diberijaminan oleh negra untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, sepertimakan, pakaian dan tempat tinggal. Konsumsi mereka tidak boleh lebih dari kebutuhansecara pas-pasan. Namun meskipun kehadiran sistem sosialis merupakan solusi terhadapgap yang ditimbulkan kapitalis, sistem sosialis juga memiliki kelebihan dan kekurangan.Kekurangan tersebutlah yang menjadikan sistem sosialis tidak bertahan lama. Disampingkesejahteraan masyarakat terjamin, mereka tidak memiliki kebebasan sama sekali. Sehinggadapat menimbulkan prestorika dan glasnot seperti yang terjadi di Uni Soviet.

×