Your SlideShare is downloading. ×
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
@Pedoman gnbn
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

@Pedoman gnbn

404

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
404
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PEDOMANGERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU (GNBN) PENDIDIKAN DASAR (SD DAN SMP) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2012
  • 2. KATA PENGANTARGerakan Nasional Bersih Negeriku (GNBN) merupakan salah satu upaya untukmeningkatkan mutu pendidikan melalui sekolah, dengan membiasakan hidupbersih dan sehat di lingkungan sekolah. Sehubungan dengan hal tersebutperlu disusun pedoman yang sifatnya lebih operational untuk pelaksanaanGNBN.Sekolah harus menjadi ujung tombak dan inspirator bagi masyarakat danlingkungannya.Dalam pelaksanaanya sekolah tidak mungkin berjalan sendiri,oleh karena itu harus selalu melakukan sosialisasi, koordinasi, dansinkronisasi dengan instansi terkait.Buku pedoman GNBN ini mencakup berbagai informasi yang perlu diketahuioleh warga sekolah agar dapat melaksanakan GNBN dengan baik dan benar.Dengan terbitnya buku pedoman GNBN untuk sekolah dasar dan sekolahmenengah pertama diharapkan kepala sekolah, guru, siswa dan wargasekolah akan lebih terkoordinasi dan berhasil dengan baik dalammelaksanakan GNBN. Jakarta, Februari 2012 Direktur JenderalPendidikan Dasar Prof. Suyanto, Ph. D NIP. 19530302 197703 1 001 i
  • 3. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ………………………………………………………………………..... iDAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….... ii BAB I PENDAHULUAN ………………………………….……………………….. 1 A. Latar Belakang …………………………………………………..... 1 B. Tujuan …………………………………………………………..…….. 1 C. Sasaran ……………………………………………………………..... 2 D. Ruang Lingkup ……………………………………………………… 2 E. Hasil yang Diharapkan …………………………………………. 2 BAB II PENYUSUNAN RENCANA GERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU (GNBN) …………………………………………………….... 3 A. Pembentukan Organisasi GNBN ………………………..... 3 B. Rencana Kegiatan GNBN ……………………………………… 3 BAB III PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU (GNBN) …………………………………………………..... 6 A. Sarana dan Prasarana ………………………………………... 6 B. Operasional ……………………………………………………….. 7 C. Sosialisasi dan Edukasi ………………………………………… 7 D. Penegakan Peraturan (Law Enforcement) …………… 8 E. Pemantauan ……………………………………………………….. 8 BAB IV KETERKAITAN PROGRAM UKS DENGAN GNBN DAN PELAKSANAANNYA DI SEKOLAH ……………………………...... 12 A. Pendidikan Kesehatan ……………………………………….. 12 B. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat ………………… 14 C. Pelaksanaan Kegiatan GNBN di Sekolah ……………… 17 ii
  • 4. BAB V MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN ………..…….. 25 A. Tujuan ………………………………………………………..….….. 25 B. Hal yang Diharapkan ………………………………….......... 25 C. Monitoring ………………………………………………………... 25 D. Evaluasi ……………………………………………………………… 27 E. Pelaporan ………………………………………………………..... 29LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………… 30 LAMPIRAN 1 …………………………………………………………………….......... 30 LAMPIRAN 2 …………………………………………………………………………... 38 iii
  • 5. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Gerakan Nasional Bersih Negeriku (GNBN) dapat dilihat pada perilaku hidup sehat dan kesehatan peserta didik, karena peserta didik yang sehat dapat belajar dengan baik. GNBN sejalan dengan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan tiga program pokoknya (Trias UKS) yaitu: pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri yaitu : Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri. GNBN merupakan gerakan yang sangat efisien untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan kesehatan bagi warga sekolah sedini mungkin yang dilakukan secara terpadu. Upaya membina, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dan kesehatan bagi warga sekolah dilaksanakan melalui program pendidikan di sekolah dalam berbagai kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler, serta melalui upaya lainnya di luar sekolah yang dilakukan dalam rangka pembinaan dan pemeliharaan kesehatan warga sekolah dan sekitarnya.B. Tujuan Tujuan diterbitkannya buku pedoman GNBN adalah agar warga sekolah dapat melaksanakan GNBN sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Tujuan yang hendak dicapai adalah sebagai berikut : 1. Membantu warga sekolah dan sekitarnya dalam memahami berbagai informasi tentang GNBN dan dapat melaksanakannya di sekolah masing-masing. 2. Membantu warga sekolah dan sekitarnya dalam memahami cara menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan GNBN di sekolah masing-masing. 1
  • 6. 3. Membantu warga sekolah dan sekitarnya dalam memahami dan menguasai cara melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan GNBN.C. Sasaran GNBN Sasaran GNBN yang dimaksudkan dalam pedoman ini adalah warga sekolah dan sekitarnya, yang terdiri dari : a. Peserta didik. b. Tenaga Pendidik dan Kependidikan. c. Pembina non teknis (pengelola pendidikan, karyawan sekolah). d. Lingkungan (lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat sekitar sekolah).D. Ruang Lingkup Ruang lingkup pedoman ini adalah bagaimana melaksanakan GNBN secara benar yang meliputi penyusunan rencana/program GNBN, cara melaksanakan program GNBN, dan cara melaksanakan monitoring dan evaluasi.E. HASIL YANG DIHARAPKAN 1. Terciptanya Kebersihan warga sekolah secara umum 2. Terciptanya Kesehatan warga sekolah secara umum 3. Terciptanya lingkungan sekolah yang bersih 4. Terciptanya halaman sekolah yang bersih 5. Terciptanya ruang-ruang sekolah bersih sehat dan rapi 6. Warga sekolah terbiasa dengan lingkungan yang bersih 7. Terciptanya budaya sekolah yang bersih dan sehat 8. Tercapainya mutu pendidikan karakter tentang kebersihan dan kesehatan 9. Terciptanya kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan di sekitarnya 2
  • 7. BAB II PENYUSUNAN RENCANA GERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU (GNBN)A. Pembentukan Organisasi GERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU Organisasi GNBN disekolah 1. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah 2. Ketua : guru 3. Wakil ketua : guru/ pegawai 4. Sekretaris : guru 5. Wakil sekretaris : guru/ pegawai 6. Bendahara : guru/ pegawai 7. Wakil Bendahara : komite sekolah 8. Anggota : 5 orang guru Pengurus OSIS Perwakilan tiap kelas Dalam organisasi GNBN disekolah, dapat juga melibatkan komite sekolah, dinas-dinas terkait dan masyarakat disekitar sekolahB. RENCANA KEGIATAN GERAKAN NASIONAL BERSIH NEGERIKU (GNBN) 1. Rencana kegiatan GNBN Rencana kegiatan GNBN ialah rangkaian dan tahapan kegiatan yang disusun dan dilaksanakan selama satu tahun pelajaran oleh warga sekolah dan masyarakat sekitarnya.Rencana Kegiatan GNBNmerupakan bagian dari Rencana Kerja Sekolah (RKS)/ Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) 2. Langkah yang perlu ditempuh dalam Kegiatan GNBN: a. Menyusun rencana kegiatan selama 1 tahun yang dapat dilaksanakanBerdasarkan Ketentuan Perundang-undangan dan peraturan yang berlaku sebagai pedoman kerja; 3
  • 8. b. Membahas Rencana Kegiatan GNBN tersebut pada rapat pengurus Komite Sekolah untuk dimasukkan pada RKAS. c. Rencana Kegiatan GNBN sesuai hasil kesepakatan rapat Komite Sekolah dimasukkan pada RKAS. d. mengkoordinasikan program dengan stakeholder agar pelaksanaan program GNBN dapat berjalan dengan baik dan lancar; e. Mengatur dan mendistribusikan tugas kepada tim sesuai dengan bidangnya; f. Memeriksa dan mengevaluasi hasil kerja tim agar tercapai kesesuaian dan kebenaran hasil kerja; g. Menilai prestasi kerja tim berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan karier; h. Melaksanakan pengolahan kebersihan, sanitasi dan pengolahan sampah; i. Melaksanakan pembinaan dan pemantauan kebersihan lingkungan; j. Melaksanakan kerjasama dengan instansi terkait, dunia usaha, dunia industri, swasta untuk meningkatkan kebersihan; k. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatanbidang kebersihan secara keseluruhan; l. Membuat laporan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada lembaga/instansi terkait.3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan Rencana Kegiatan GNBN Kegiatan mengacu pada program GNBN, yaitu: a. Kegiatan Pendidikan Kebersihan. b. Kegiatan Peningkatan Mutu Tenaga Kebersihan. c. Kegiatan Pengadaan Sarana Prasarana kebersihan. 4
  • 9. d. Kegiatan Pembinaan Lingkungan Sekolah Bersih. e. Pembiasaan Hidup bersih. f. Penciptaan Budaya Bersih di Sekolah. g. Proses Pembudayaan GNBN.4. Waktu Pelaksanaan GNBN. Target Waktu Pelaksanaan GNBN diharapkan sudah dapat disosialisasikan di semua satuan Pendidikan Dasar dengan dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah.5. Dana Kegiatan. Pendanaan bersumber dari dana BOS (termasuk BOS daerah) dan sumber lain yang relevan. 5
  • 10. BAB III PELAKSANAAN PROGRAM GNBNProgram GNBN meliputi pengelolaan sampah padat dan pengelolaanbuangan air limbah. Pengelolaan sampah padat meliputi:A. Sarana dan Prasarana 1. Ruang terbuka 1) Setiap 10-20 m disediakan 3 (tiga) tempat sampah organik (biru),nonorganik (kuning) dan sampah limbah (merah) 2) Disediakan bin beroda atau yang sejenis dan gerobak khusus untuk pengangkutan sampah 3) Dihalaman sekolah antara 10-20 m disediakan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir 4) Dikomplek sekolah menyediakan 3 (tiga) bak sampah permanen yang besar, sampah organik (biru),nonorganik (kuning) dan sampah limbah (merah) untuk penampungan sementara 5) Disediakan bin beroda atau alat yang sejenis dan gerobak sampah. 2. Ruang tertutup 1) Setiap ruang disediakan tempat sampah tertutup organik dan non organik 2) Jumlah tempat sampah disesuaikan dengan luas ruangan 3) Disediakan tampat cuci tangan dengan air yang mengalir 3. Pemindahan dan Pengolahan 1) Sampah dari ruangan diangkut ke tempat penampungan sementara, 2) Dilakukan pemisahan jenis sampah organik (biru),nonorganik (kuning) dan sampah limbah (merah) di tempat penampungan sementara 3) Dari tempat penampungan sementara diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) 6
  • 11. 4. Pengangkutan dan Pembuangan Koordinasi dengan dinas kebersihan/institusi pengelola kebersihan Pemerintah Daerah setempat untuk pengangkutan sampah dari sekolah ke tempat pembuangan akhirB. Operasional 1. Ruang tertutup a. Dibersihkan/ disapu 2 (dua) kali sehari b. Sampah dari ruangan tertutup dibuang ke tempat penampungan sementara 2 (dua) kali sehari 2. Ruang terbuka. a. Dibersihkan/ disapu 2 (dua) kali sehari b. Sampah dari ruangan tertutup dibuang ke tempat penampungan sementara 2 (dua) kali sehari c. Seminggu sekali dilakukan penyiangan/pemotongan rumput dan tanaman pengganggu lainnya. 3. Pemindahan dan Pengolahan 2 (Dua) kali sehari dilakukan pemindahan dari tempat sampah kecil ke tmpat penampungan sementara di sekolah (bak besar/kontainer permanen) baik dari ruang terbuka maupun ruang tertutup 4. Pengangkutan dan Pembuangan Setiap hari dilakukan pengangkutan dan pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).C. Sosialisasi dan Edukasi 1. Ruang tertutup Disetiap ruangan dipasang stiker, poster, slogan yang berisi himbauan tentang pentingnya menjaga kebersihan. Diadakan Workshop, Kampanye, Lomba tentang pentingnya menjaga dan memelihara kebersihan dan penghijauan lingkungan. 7
  • 12. 2. Ruang terbuka. Disetiap tempat sampah dipasang stiker “buanglah sampah pada tempatnya’ ditempat yang strategis dipasang poster/banner tentang himbauan pentingnya menjaga/memelihara kebersihan. 3. Pemindahan dan Pengolahan Pada setiap alat/sarana pemindahan dan pengolahan dipasang stiker “buanglah sampah pada tempatnya” atau himbuan lainnya tentang pentingnya menjaga kebersihan. 4. Pengangkutan dan Pembuangan Pada setiap alat pengangkutan sampah dipasang/dibuat slogan “BERSIH NEGERIKU” atau slogan lainnya.D. Penegakan Peraturan (Law Enforcement) Kepala Sekolah bersama-sama dengan warga sekolah harus membuat peraturan tentang GNBN dan sekolah sehat yang dimasukkan dalam peraturan dan tata tertib sekolah. Pemberian hukuman/sanksi yang sifatnya mendidik bagi warga sekolah yang melanggar aturan berkenaan dengan kebersihan (mis; sanksi/denda bagi warga sekolah yang membuang sampah sembarangan) dapat dilaksanakan sesuai dengan tingkat pelanggarannya.E. Pemantauan 1. Ruang terbuka Dua kali sehari dipantau kondisi wadah penampungan, apakah berfungsi dan dimanfaatkan sesuai aturan. 2. Ruang tertutup Setiap akhir mata pelajaran dipantau kondisi wadah penampungan apakah berfungsi dan dimanfaatkan sesuai aturan. 3. Pemindahan dan Pengolahan 8
  • 13. Dua kali sehari dilakukan pengecekan untuk memastikan sampah sudah dipindah ke bak sampah permanen.4. Pengangkutan dan Pembuangan Setiap hari dilakukan pengecekan ke bak sampah permanen (apakah sampah sudah diangkut ke TPA). Pengelolaan Air Limbah meliputi : 1. Sarana Prasarana a. Sarana toilet (bangunan atas) 1) Penyediaan toilet pria dan wanita yang terpisah dengan jumlah yang cukup dengan rasio 1 : 30 dan juga ratio antara siswa pria dan wanita. 2) Penyediaan kelengkapan toilet berupa wastafel meja dan kelengkapan sabun cuci tangan. b. Prasarana Air Bersih dan Unit Penampungan Air Limbah 1) Penyediaan air bersih yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, kontinuitas. 2) Penyediaan saluran limbah yang memenuhi syarat. 3) Penyediaan unit penampungan air limbah yang memenuhi syarat. c. Penyediaan tempat cuci dan kelengkapan sabun cuci tangan. 1) Penyediaan tempat cuci tangan dengan air mengalir di depan kelas 2) Penyediaan tempat cuci tangan dengan air mengalir di kantin 3) Penyediaan tempat cuci tangan dengan air mengalir di ruang kepala sekolah, guru, laboratorium, UKS, perpustakaan dan ruangan yang lainnya. 4) Penyediaan satu tempat cuci tangan dengan air mengalir di ruangan terbuka di setiap jarak antara 5 sampai dengan 10 meter. 9
  • 14. 2. Operasional a. Menjaga kebersihan WC/toilet. Membersihkan ruang toilet secara rutin dan teratur. b. Kebersihan saluran. Pemeriksaan dan pemeliharaan saluran agar tetap berfungsi dengan baik. c. Kualitas tempat penampungan limbah. Menjaga dan memelihara kondisi tempat penampungan limbah.3. Pemenuhan standar a. Standar kesehatan Pemeriksaan sanitasi lingkungan. b. Standar lingkungan Uji efluen/tercemar air limbah. c. Standar Pelayanan Minimal Uji SPM dan Survey Kepuasan Pelayanan.4. Sosialisasi a. Promosi Kesehatan. 1) Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat, dalam penggunaan fasilitas umum. 2) Membuat spanduk himbauan menjaga kebersihan bersama, papan-papan pengumuman, dan penunjuk arah yang jelas. b. Pemberdayaan peserta didik. Melibatkan peserta didik dalam kegiatan “Gerakan Nasional Bersih Negeriku”5. Penegakan Peraturan (Law Enforcement). a. Aturan Ketertiban Penggunaan sarana publik secara bersama. 10
  • 15. 1) Pemasangan papan peraturan/rambu larangan untuk menjaga kebersihan toilet sebagai sarana publik. b. Pemberlakuan denda dan sanksi yang sifatnya mendidik bagi yang melanggar. c. Penataan Peraturan Pencemaran Lingkungan. 1) Pembinaan Kesadaran Masyarakat tentang Pencemaran Lingkungan. 2) Melaksanakan Penyuluhan, Bimbingan dan Himbauan kepada Masyarakat tentang Pencemaran Lingkungan.6. Eco-School. a. Mengurangi dampak pencemaran air limbah dan dampak limpasan air hujan (drainase) pada masyarakat. Sekolah bekerja sama dengan masyarakat dan Pemda menerapkan daur ulang air limbah. b. Konservasi air tanah dan permukaan. Konservasi lingkungan alam di masyarakat setempat. c. Perlindungan lingkungan (ekologi). Dukungan untuk revitalisasi di masyarakat setempat. 11
  • 16. BAB IV KETERKAITAN PROGRAM UKS DENGAN GNBN DAN PELAKSANAAN GNBN DI SEKOLAHUntuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dilakukan upayamenanamkan prinsip hidup sehat sedini mungkin melalui tiga program pokokUKS yaitu: pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaanlingkungan sekolah sehat. GNBN terkait dengan program UKS padapendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.A. Pendidikan Kesehatan Pendidikan kesehatan adalah usaha/bantuan yang diberikan berupa bimbingan dan atau tuntunan kepada peserta didik tentang kesehatan yang meliputi seluruh aspek kesehatan pribadi (badan/fisik, mental dan sosial) agar kepribadiannya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta aspek kesehatan lingkungan (lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal) sebagai aspek yang sangat menunjang/mempengaruhi bagi pembentukan pribadi peserta didik.1. Tujuan Pendidikan Kesehatan. Tujuan pendidikan kesehatan ialah agar peserta didik: a. Memiliki pengetahuan tentang ilmu kesehatan, termasuk cara hidup sehat dan teratur. b. Memiliki nilai dan sikap yang positif terhadap prinsip hidup sehat. c. Memiliki keterampilan dalam melaksanakan hal yang berkaitan dengan pemeliharaan, pertolongan, dan perawatan kesehatan. d. Memiliki kebiasaan hidup sehari-hari yang sesuai dengan syarat kesehatan. e. Memiliki kemampuan dan kecakapan (Life Skills) untuk berperilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. 12
  • 17. f. Memiliki pertumbuhan termasuk bertambahnya tinggi badan dan berat badan secara harmonis (Proporsional). g. Mengerti dan dapat menerapkan prinsip-prinsip pengutamaan pencegahan-pencegahan penyakit dan keselamatan dengan kesehatan dan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari. h. Memiliki daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar (narkoba, arus infprmasi dan gaya hidup yang tidak sehat). i. Memiliki tingkat kesegaran jasmani yang memadai dan derajat kesehatan yang optimal serta mempunyai daya tahan tubuh yang baik terhadap penyakit.2. Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan. Pelaksanaan pendidikan kesehatan diberikan melalui : a. Kegiatan Kurikuler. Pelaksanaan GNBN melalui kegiatan kurikuler adalah pelaksanaan Pendidikan Kesehatan mengenai lingkungan sekolah sehat yang berkaitan dengan berbagai penyakit menular yang bersumber dari lingkungan yang tidak sehat; pada jam pelajaran sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dapat diintegrasikan pada mata pelajaran. Pelaksanaan pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan pembinaan lingkungan sekolah sehat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, penanaman kebiasaan hidup sehat, terutama melalui pemahaman penafsiran konsep-konsep yang berkaitan dengan prinsip hidup sehat. b. Kegiatan Ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan di luar jam pelajaran biasa (termasuk kegiatan pada waktu libur) yang dilakukan di sekolah ataupun di luar sekolah dengan tujuan antara lain untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan siswa serta melengkapi upaya pembinaan manusia Indonesia seutuhnya. Kegiatan 13
  • 18. ekstrakulikuler mengenai pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, dapat dilakukan diantaranya melalui; a. Wisata siswa. b. Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). c. Ceramah, diskusi. d. Lomba-lomba kebersihan antar kelas maupun antar sekolah. e. Bimbingan hidup sehat. f. Kantin sekolah sehat. g. Kerja bakti kebersihan. h. Lomba Sekolah Sehat (LSS). i. Lomba yang berhubungan dengan masalah kesehatan lingkungan. j. Pembinaan kebersihan lingkungan mencakup pemberantasan sumber penularan penyakit. k. Piket sekolah seperti dalam pelaksanaan 7K. l. Melalui pembelajaran pembiasaan kebersihan dan hidup sehat.B. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. 1. Lingkungan Sekolah. Lingkungan sekolah adalah bagian dari lingkungan yang menjadi wadah/tempat kegiatan pendidikan. Lingkungan sekolah dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu: a. Lingkungan fisik, yang meliputi lokasi, bangunan, halaman, lapangan olahraga, kebun, ruang kelas, ruang kepala sekolah/madrasah, ruang guru, ruang UKS, ruang koperasi, kamar mandi, tempat wudhu, WC/jamban/kakus, kantin/warung sekolah dan sebagainya. b. Lingkungan non fisik (mental dan sosial), yang meliputi hubungan antara kepala sekolah, guru, pegawai sekolah, peserta didik (Komite Sekolah), masyarakat sekitar dan sebagainya. 14
  • 19. 2. Lingkungan Sekolah Sehat. Lingkungan sekolah sehat adalah suatu kondisi lingkungan sekolah yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara optimal serta membentuk perilaku hidup sehat dan terhindar dari pengaruh negatif.3. Pembinaan Lingkungan Sekolah sehat. Pembinaan lingkungan sehat adalah usaha untuk menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang dapat mendukung proses pendidikan sehingga mencapai hasil yang optimal baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Pembinaan lingkungan sekolah sehat dilaksanakan melalui kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Karena terbatasnya waktu yang tersedia pada kegiatan kurikulum, maka kegiatan pembinaan lingkungan sekolah sehat lebih banyak diharapkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menunjang pembinaan lingkungan sekolah sehat.4. Tugas Pelaksana dan Pembina Lingkungan Sekolah Sehat. a. Kepala sekolah. Kepala sekolah selaku Ketua GNBN sekolah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembinaan lingkungan sekolah sehat di sekolah masing-masing. Dalam melaksanakan pembinaan kepala sekolah dibantu oleh guru, pegawai sekolah, peserta didik, orang tua, komite sekolah dan masyarakat sekitarnya. b. Guru. Dalam melaksanakan pembinaan lingkungan sekolah sehat guru mempunyai peranan penting antara lain dengan cara memberikan: 1) Pengetahuan praktis tentang pembinaan lingkungan sekolah sehat. 15
  • 20. 2) Bimbingan, contoh dan teladan, dorongan serta melakukan pengamatan dan pengawasan kepada peserta didik agar mau dan terampil menerapkan segala yang telah diberikan dalam kegiatan sehari-hari baik di sekolah, di rumah maupun di masyarakat.c. Peserta didik. Peserta didik diharapkan ikut serta secara aktif dalam : 1) Menjaga serta mengawasi kebersihan lingkungan sekolah masing-masing, misalnya dengan ikut mengawasi kawan- kawannya yang membuang sampah, membersihkan ruangan atau halaman dan sebagainya. 2) Piket kelas, yang bertugas menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan dan kenyamanan kelasnya masing- masing. 3) Menjaga/memelihara lingkungan sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat misalnya dengan menyampaikan pesan tentang manfaat lingkungan yang sehat kepada anggota keluarga yang lain, ikut kerja bakti membersihkan lingkungan dan sebagainya.d. Pegawai sekolah. Pegawai sekolah adalah warga sekolah sehingga perlu ikut melaksanakan penyelenggaraan dan mengawasi serta memelihara lingkungan sekolah sehat terutama pada penyediaan fasilitas sarana dan prasarana.e. Komite sekolah. Komite sekolah sebagai wadah organisasi orang tua peserta didik diharapkan berperan serta secara aktif dalam melaksanakan pembinaan lingkungan sekolah sehat, terutama penyediaan dana dan fasilitas yang menunjang kegiatan GNBN. 16
  • 21. f. Masyarakat di sekitar sekolah diharapkan berperan serta untuk melaksanakan pembinaan terutama dalam memelihara dan menjaga lingkungan sekolah sehat. g. Pembuatan slogan-slogan tentang sekolah sehat dan GNBN dibuat oleh Kepala Sekolah bersama-sama dengan guru, pegawai, dan peserta didik.C. Pelaksanaan Kegiatan GNBN di sekolah Dalam implementasi kegiatan GNBN harus disosialisasikan kepada guru, pegawai, siswa, komite sekolah, stakeholder dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Agar pelaksanaan kegiatan GNBN di sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan hasil yang optimal, Kepala Sekolah harus membuat pembagian tugas pelaksanaan kepada Tim GNBN dan jadwal pelaksanaan kegiatannya. Pelaksanaan GNBN di sekolah dan lingkungan sekolah diantaranya : 1. Kebersihan ruangan-ruangan di sekolah - Setiap ruang disediakan tempat sampah tertutup organik dan non organik - Jumlah tempat sampah disesuaikan dengan luas ruangan - Disediakan tampat cuci tangan dengan air yang mengalir 2. Kebersihan lingkungan sekolah a) Setiap 10-20 m disediakan 3 (tiga) tempat sampah organik (biru), non organik (kuning) dan sampah limbah (merah) b) Disediakan bin beroda alat yang sejenis dan gerobak khusus untuk pengangkutan sampah c) Dihalaman sekolah antara 10-20 m disediakan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir d) Dikomplek sekolah menyediakan 3 (tiga) bak sampah permanen yang besar, sampah organik (biru),nonorganik (kuning) dan sampah limbah (merah) untuk penampungan sementara 17
  • 22. e) Disediakan bin beroda atau yang sejenis dan gerobak sampah. f) Terdapat Komposting untuk 3 proses yang berbeda g) Terdapat Tanaman perindang, dan tanaman hias. h) Terdapat Kebun sekolah/ apotik hidup i) Terdapat Pagar sekolah yang terawat kebersihannya j) Terdapat Saluran pembuangan air limbah k) Terdapat Taman dan Kolam yang terawat l) Terdapat program 3R (Recycle, Reduce, Reuse)3. Pengelolaan Sampah Padat dan Air Limbah a. Pengelolaan Sampah Padat Sampah padat yang ada di sekolah dipisahkan menjadi tiga jenis : - Sampah yang berasal dari tanaman dapat dibuat menjadi komposting sebagai pupuk tanaman - Sampah yang berasal dari plastik, bungkus makanan dan kertas sebaiknya didaur ulang ( 3R = Recycle, Reduce, Reuse) sehingga menjadi hasil karya yang bermanfaat - Sampah yang tidak dapat digunakan/didaur ulang langsung dibuang ke tempat penampungan sampah sementara di sekolah b. Pengelolaan Air Limbah - Dibuat bak penampungan air limbah - Di dalam bak penampungan air limbah sebaiknya dipelihara ikan untuk memakan jentik –jentik nyamuk - Saluran pembuangan ke penampungan air limbah harus lancar - Air limbah cucian makanan dapat digunakan untuk menyiram tanaman - Air limbah yang mengandung zat kimia harus dikubur - Tidak ada air yang tergenang sehingga tidak menjadi sarang nyamuk 18
  • 23. - Dibuat sumur resapan (lubang-lubang biopori) - Dilaksanakan program 3M (Menguras, Menutup, Mengubur)4. Model Implementasi Perawatan dan Kebersihan Lingkungan Sekolah yang Melibatkan Guru & Siswa dapat disesuaikan dengan situasi dengan kondisi masing-masing sekolah a. Seluruh Siswa disekolah dibagi menjadi kelompok-kelompok b. Tiap kelompok ± 10 orang, dan memiliki struktur organisasi kelompok c. Halaman sekolah dibagi (dikavling) dengan ukuran yang sama d. Halaman (kavling) yang sudah dibagi dengan ukuran yang sama diberikan tanggung jawabnya kepada tiap kelompok siswa e. Tiap kelompok siswa diberi tanggung jawab untuk Perawatan dan kebersihan sesuai dengan pembagian kavling per kelompok f. Pelaksanaan perawatan dan kebersihan kavlingnya dilakukan oleh kelompoknya setiap hari g. Contoh : satu sekolah ada 800 siswa, kemudian dibagi 10 menjadi 80 kelompok. Halaman sekolah dikavling (misalnya menjadi 20 kavling), jadi tiap kelompok membersihkan dan merawat kavlingnya (20 : 80 = 0,4) artinya tiap kelompok membersihkan dan merawat kavling beserta tanamannya 4 hari sekali h. Masing-masing kelompok memberikan laporan kepada guru penanggung jawabnya setelah melaksanakan tugasnya dengan format yang diberikan oleh sekolah i. Guru diberi tanggung jawab, untuk memantau kebersihan kavling sesuai dengan kelompoknya j. Guru membuat laporan tiap bulan kepada kepala sekolah yang berasal dari laporan siswa. 19
  • 24. 5. Instrumen Pengamatan GNBN a. Instrumen Pengamatan INO INSTRUMEN PENGAMATAN YA TIDAK KETERANGAN1 Setiap 5 – 10 m disediakan tempat sampah organik (biru) dan non organik (kuning).2 Tersedia bin beroda atau alat yang sejenis dan gerobak khusus pengangkut sampah.3 Setiap ruang disediakan tempat sampah tertutup organik dan non organik.4 Penyediaan bak sampah besar organik dan non organik permanen di kompleks sekolah (sesuai kebutuhan) untuk penampungan sementara sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).5 Ada `Koordinasi dengan dinas kebersihan/institusi pengelola kebersihan setempat.6 Setiap 2 kali sehari dilakukan penyapuan dan pengumpulan sampah pada tempat yang telah disediakan7 Seminggu sekali dilakukan penyiangan/pemotogan rumput dan tanaman pengganggu lainnya8 Dua kali (2X) sehari dilakukan pembersihan/penyapuan dan pengumpulan sampah pada tempat yang telah disediakan. 20
  • 25. NO INSTRUMEN PENGAMATAN YA TIDAK KETERANGAN9 Dua kali (2X) sehari dilakukan pemindahan dari tempat sampah kecil ke bak sampah besar/kontainer permanen baik dari ruang terbuka maupun ruang tertutup.10 Setiap hari dilakukan pengangkutan dan pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).11 Disetiap tempat sampah dipasang stiker "buanglah sampah pada tempatnya"12 Disetiap ruangan dipasang stiker/poster yg berisi himbauan tentang pentingnya menjaga kebersihan13 Ada Workshop, KAMPANYE, LOMBA tentang pentingnya menjaga dan memelihara kebersihan dan penghijauan lingkungan14 Pada setiap alat/sarana pemindahan dan pengolahan dipasang stiker "buanglah sampah pada tempatnya" atau himbaun lainnya tentang pentingnya menjaga kebersihan.15 Pada setiap alat pengangkutan sampah dipasang/dibuat "SLOGAN BERSIH NEGERIKU" ATAU SLOGAN LAINNYA.16 Ada Pemberian Hukuman/ Sanksi bagi warga sekolah yang melanggar aturan berkenaan dng kebersihan (mis: sanksi/denda bagi warga sekolah yg membuang sampah sembarangan) 21
  • 26. NO INSTRUMEN PENGAMATAN YA TIDAK KETERANGAN17 Dua kali sehari dipantau kondisi wadah penampungan, apakah berfungsi dan dimanfaatkan sesuai aturan18 Setiap akhir mata pelajaran dipantau kondisi wadah penampungan apakah berfungsi dan dimanfaatkan sesuai aturan19 Setiap dua kali sehari dilakukan pengecekan untuk memastikan sampah sudah dipindah ke bak sampah permanen20 Setiap hari dilakukan pengecekan ke bak sampah permanen (apakah sampah sudah diangkut ke TPA)21 Tersedia toilet pria dan wanita yang terpisah dengan jumlah yang cukup dengan rasio 1 : 3022 Tersedia kelengkapan toilet berupa wastafel meja dan kelengkapan sabun cuci tangan23 Tersedia air bersih yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, kontinuitas24 Tersedia saluran limbah yang memenuhi syarat25 Tersedia unit penampungan air limbah yang memenuhi syarat26 Tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir di muka kelas27 Tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir di kantin 22
  • 27. NO INSTRUMEN PENGAMATAN YA TIDAK KETERANGAN28 Tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir di ruang guru dan kepala sekolah29 Menjaga kebersihan WC/toilet Membersihkan ruang toilet secara rutin dan teratur Ada Pemeriksaan dan pemeliharaan saluran agar tetap berfungsi dengan baik30 Membuat spanduk himbauan menjaga kebersihan bersama, papan-papan pengumuman, sign arah yang jelas31 Melibatkan murid dalam kegiatan "bersih sekolah"32 Ada papan/ rambu larangan -menjaga kebersihan toilet sebagai sarana publik33 AdaPemberlakuan denda dan sanksi perdata bagi pelanggar aturan34 Ada pembinaan Kesadaran Masyarakat tentang Pencemaran Lingkungan35 Ada Penerapan daur ulang air limbah 23
  • 28. b. Instrumen Pengamatan II NO INSTRUMEN PENGAMATAN A B C D 36 Halaman Sekolah terlihat bersih 37 Ruang-ruang sekolah terlihat bersih 38 Toilet/WC terlihat bersih 39 Kantin sekolah terlihat bersih 40 Sekolah secara umum terlihat bersihKet. Penilaian :A = Sangat Bersih,B = Bersih,C = Kurang Bersih,D = Kotor 24
  • 29. BAB V MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORANAgar Gerakan Nasional Bersih Negeriku berjalan sesuai dengan rencana,dapat berdaya guna maka perlu pengendalian dan pengawasan. Upayatersebut melalui monitoring, evaluasi dan pelaporan yang dilakukan oleh TimPusat, Provinsi, Kab/kota dan Sekolah. A. Tujuan. Tujuan monitoring, evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan program GNBN adalah untuk mengetahui sejauh mana manfaat maupun keberhasilan dari program yang telah dilaksanakan dan untuk mengetahui kendala-kendala, hambatan-hambatan dan penyimpangan- penyimpangan yang mungkin terjadi baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian program dari kegiatan yang dilaksanakan.B. Hasil yang Diharapkan. Melalui program monitoring, evaluasi dan pelaporan diharapkan dapat memberikan gambaran dan informasi yang berguna untuk menilai alternatif dalam membuat keputusan.C. Monitoring. Monitoring adalah suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka pengawasan, pengontrolan atau pengendalian terhadap suatu objek kegiatan yang akan, sedang atau yang sudah dilaksanakan. Agar program GNBN senantiasa sesuai dengan tuntutan/kebutuhan setiap waktu, maka umpan balik dari lapangan sangat diperlukan. Untuk itu perlu diadakan monitoring secara terus menerus, baik terhadap program maupun proses pengelolaan guna penyempurnaan lebih lanjut. 25
  • 30. 1. Instrumen Monitoring. Untuk memudahkan pelaksanaan monitoring digunakan instrumen sebagai berikut : PELAKSANAAN HAMBATANNO URAIAN B S K YANG DIALAMI1 Ruang belajar/kelas2 Tempat cuci tangan dengan air mengalir per kelas.3 Tempat cuci tangan dengan air mengalir di ruang guru dan kepala sekolah.4 Tempat cuci tangan dengan air mengalir dikantin.5 Tempat cuci perabot dengan air mengalir di Kantin sekolah.6 Kamar mandi/WC.7 Washtafel meja,dan kelengkapan cuci tangan di Toilet. Sarana air bersih.8 Tempat pembuangan air limbah.9 Tempat pembuangan sampah organik.10 Tempat pembuangan sampah non organik.11 Bin beroda atau alat yang sejenis12 Gerobak khusus Pengangkut sampah Bak sampah besar organik13 (penampungan sementara) Bak sampah besar non organik14 (penampungan sementara).15 Kebersihan siswa secara umum. Kebersihan lingkungan sekolah secara16 umum. 26
  • 31. PELAKSANAAN HAMBATAN NO URAIAN B S K YANG DIALAMI 17 Kesehatan siswa secara umum. 18 Prestasi belajar siswa secara umum. 19 Tersedianya poster GNBN. 20 Keterlibatan murid dalam GNBN. 21 Keterlibatan wali murid dalam GNBN. Tersedianya papan anjuran menjaga 22 kebersihan. 23 Adanya sanksi bagi pelanggar GNBN. 24 Presentasi absensi siswa: Yang sakit pertahun :.........%........................................... Mengetahui Petugas Kepala Sekolah Selaku Ketua GNBN/Petugas yang ditugaskan (...........................) (........................................)D. EvaluasiEvaluasi adalah salah satu kegiatan pembinaan melalui proses pengukuranhasil yang telah ditentukan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan danpelaksanaan GNBN.1. Unsur-unsur yang dievaluasi. 1. Perubahan tingkat pengetahuan pada umumnya yang berhubungan dengan kesehatan khusunya. 27
  • 32. 2. Perubahan sikap dan penghayatan terhadap prinsip dan pola hidup bersih dan sehat. 3. Perubahan tingkah laku kebiasaan sehari-hari dan keterampilan dalam melaksanakan prinsip pola hidup bersih dan sehat termasuk peningkatan daya tangkal terhadap pengaruh buruk kebiasaan merokok, penyalahgunaan narkoba, serta kepekaan terhadap kebersihan lingkungan. 4. Kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan yang telah terjadi pada peserta didik karena adanya pelayanan kesehatan sekolah. 5. Perubahan keadaan lingkungan khususnya lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal yang meliputi, tingkat kebersihan, sanitasi, keindahan, keamanan, ketertiban, dan sebagainya. 6. Tingkat keberhasilan maupun ketidak berhasilan pembinaan dan pengelolaan program GNBN.Instrumen Evaluasi.I. Lingkungan. a) Pemerikasaan lingkungan rutin : .............. Kali b) Lomba kebersihan kelas : .............. Kali c) Kerja bakti kebersihan : .............. Kali d) Sumber air bersih yang berfungsi : ada/ tidak ada e) Tempat pembuangan sampah : ada/ tidak ada f) Peralatan GNBN : ada/ tidak adaII. Dampak GNBN Terhadap Siswa 1. Kebersihan siswa secara umum : baik/sedang/kurang 2. Kesehatan siswa secara umum : sehat/kurang sehat 3. Presentasi rata-rata absensi sakit Murid: ..................% 28
  • 33. E. Pelaporan Pelaporan dan penilaian GNBN dapat dilakukan oleh peserta didik dan guru, kemudian hasilnya diserahkan kepada kepala sekolah Pelaporan penilaian terdapat 2 unsur : 1. Unsur pelaporan kavling yang dinilai oleh siswa 2. Unsur pelaporan ruangan-ruangan yang dinilai oleh guru Pelaporan kegiatan GNBN dilakukan oleh : 1. Siswa menyerahkan laporan harian hasil penilaian unsur kavling kepada ketua kelompok 2. Ketua Kelompoksiswa menyerahkan laporan harian kepada guru penanggung jawab 3. Guru Penilai Unsur Ruangan menyerahkan laporan harian kepada guru penanggungjawab 4. Guru penanggungjawab merekap laporan harian dari siswa dan guru 5. Hasil rekap nilai dari siswa dan guru diserahkan kepada Tim GNBN setiap minggu 6. Tim GNBN merekap laporan Mingguan dan menyerahkan laporannya kepada kepala sekolah setiap bulannya. 7. Bentuk dan Format penilaian dikembangkan oleh sekolah masing-masing 29
  • 34. Lampiran 1A. KEBERSIHAN RUANGAN-RUANGANKEBERSIHAN RUANG KEPALA SEKOLAH, RUANG GURU DAN RUANG KELAS,RUANG PERPUSTAKAAN1. Kebersihan dan kerapihan ruangan a. Bersih - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba - Tidak ada bekas bocor lama pada dinding dan langit-langit - Tidak ada sampah (kecuali ditempat sampah) - Tidak ada sampah di laci meja - Tidak ada coretan di meja dan kursi b. Rapi - Buku dan berkas tersusun rapi pada tempatnya2. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang dengan bantuan lampu atau terang alami 3. Ada Alat Kebersihan - Sapu, Kain Pel,Kemoceng,Lap Meja, Lap Tangan, Penghapus papan TulisTEMPAT IBADAH 4. Kebersihan dan kerapian ruangan a. Bersih - Tidak ada bekas bocor lama - Tidak ada sampah/kotoran di lantai - Tidak ada coretan didinding - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba - Tidak ada lumut di tempat wudhu 30
  • 35. b. Rapi - Kitab suci & perlengkapan ibadah tertata rapi pada tempatnya5. Ada Alat Kebersihan - Sapu,Kain Pel,Kemoceng,Lap Meja,Lap tangan, Tempat sampah6. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang alami atau dengan bantuan lampuRUANG UKS7. Kebersihan dan kerapian ruangan a. Bersih - Tidak ada bekas bocor lama pada dinding dan langit-langit - Tidak ada sampah (kecuali di tempat sampah) - Lantai bersih - Tempat tidur dan sprei bersih - Tempat cuci tangan bersih - Peralatan dan perlengkapan UKS bersih - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba - Gambar-gambar didalam ruang UKS bersih b. Rapi - Peralatan termasuk sprei - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya8. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang alami atau dengan bantuan lampu9. Tempat sampah di luar ruang UKS - Harus ada tutupnya 31
  • 36. - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)10. Tempat cuci tangan di ruang UKS - Menggunakan air dalam wadah/ air mengalir - Ada Sabun - Ada Lap tanganRUANG BIMBINGAN KONSELING (BK)11. Kebersihan dan kerapian ruangan a. Bersih - Tidak ada coretan di meja - Tidak ada bekas bocor lama - Tidak ada sampah/kotoran di lantai - Tidak ada coretan didinding - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba b. Rapi - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya12. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang alami atau dengan bantuan lampu13. Tempat sampah di dalam ruang Bimbingan Konseling (BK) - Harus ada tutupnya14. Tempat sampah di luar ruang Bimbingan Konseling (BK) - Harus ada tutupnya - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)15. Tempat cuci tangan di ruang Bimbingan Konseling (BK) - Menggunakan air dalam wadah/ air mengalir - Ada Sabun - Ada Lap Tangan 32
  • 37. RUANG LABORATORIUM/ KETRAMPILAN/ PRAKTEK/ WORKSHOP16. Kebersihan dan kerapian ruangan a. Bersih - Dinding dan langit-langit - Lantai - Tempat cuci tangan/ peralatan lab - Peralatan Lab - Tidak ada Debu - Tidak ada sarang laba-laba b. Rapi - Peralatan praktik tertata rapi berdasarkan jenisnya - Buku dan gambar-gambar tertata rapi pada tempatnya17. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang alami atau dengan bantuan lampu18. Tempat sampah di dalam ruangan - Harus ada tutupnya19. Tempat sampah di luar ruangan - Harus ada tutupnya - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)20. Tempat cuci tangan di ruangan - Menggunakan air yang mengalir - Ada Sabun - Ada lap tanganKANTIN SEKOLAH21. Kebersihan dan kerapian Kantin a. Bersih - Peralatan Masak 33
  • 38. - Tempat menyimpan bahan makanan - Tempat pengolahan makanan - Tempat penyimpanan peralatan masak - Peralaan masak (piring, mangkok, sendok, garpu, sumpit, gelas) - Tempat cuci tangan - Tempat sampah - Tempat cuci peralatan masakan - Tempat penyajian/ penutup makanan - Saluran pembuangan air limbah kantin - Tidak ada bekas bocor lama - Tidak ada sampahdi lantai - Tidak ada coretan didinding - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba - Penataan Alat Makan - Penataan makanan yang dijual - Penataan peralatan masak dan makan yang dijual - Penataan Mebeler b. Rapi - perlengkapan tertata rapi pada tempatnya c. Ada Alat Kebersihan - Sapu,Kain Pel,Kemoceng,Lap Meja,Sabun,Lap tangan22. Tempat sampah di Kantin Sekolah - Harus ada tutupnya - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)23. Makanan dan Minuman yang dijual - Bersih & Sehat - Ada label/ izin BPOM/ Depkes - Kemasan tidak rusak 34
  • 39. - Belum kadaluarsa - Tidak ada yang mengandung zat yang dilarang24. Petugas/ penjaga kantin - Pakaian bersih, rapi dan beralas kaki - Menggunakan celemek - Menggunakan tutup kepala - Menggunakan alat/ perlengkapan saat memegang makanan - Tidak sedang menderita: sakit mata, batuk, pilek, kulit dan penyakit menular - Kuku terpotong pendek dan bersih25. Pencucian peralatan dan perlengkapan kantin - Menggunakan air yang mengalir - Ada sabun - Lap bersih dan terpisah dengan lap yang lain - Dikeringkan di rak26. Tempat cuci tangan di Kantin Sekolah - Menggunakan air yang mengalir - Ada Sabun - Ada Lap tangan27. Tempat sampah di Kantin Sekolah - Harus ada tutupnya - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)KAMAR MANDI, WC28. Kebersihan a. Bersih - Tidak bau - Tidak ada coretan di pintu - Tidak ada bekas bocor lama - Tidak ada sampah/kotoran di lantai 35
  • 40. - Tidak ada coretan didinding - Tidak ada debu - Tidak ada sarang laba-laba - Tidak ada air yang tergenang 29. Ventilasi dan Pencahayaan - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi - Terang alami atau dengan bantuan lampu 30. Peralatan Kamar Mandi, Wc - Sabun, gayung, sikat lantai, sikat toilet, lap tangan, Ember, - Penampungan atau bak air pada WC/KM - Pewangi ruangan kamar mandiB. PEMBINAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH 31. Halaman - Bersih - Tidak becek - Tersedia saluran penuntasan air hujan yang diresapkan ke dalam tanah atau dialirkan ke saluran umum 32. Tempat cuci tangan di halaman sekolah - Menggunakan air yang mengalir - Ada Sabun - Ada lap tangan 33. Tempat sampah di halaman sekolah - Setiap 5 – 10 meter tersedia 3 tempat sampah - Harus ada tutupnya - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan plastik) - Terdapat tempat penampungan sampah sementara 34. Terdapat Komposting untuk 3 proses yang berbeda 35. Terdapat Tanaman perindang, dan tanaman hias. 36. Terdapat Kebun sekolah/ apotik hidup 36
  • 41. 37. Terdapat Pagar sekolah yang terawat kebersihannya38. Terdapat Saluran pembuangan air limbah39. Terdapat Taman dan Kolam yang terawat40. Terdapat program 3R (Recycle, Reduce, Reuse) 37
  • 42. Lampiran 2Monitoring GNBN PENILAIAN NO URAIAN KET A B C D 1 SUSUNAN ORGANISASI GNBN SEKOLAH 2 PROGRAM/ RENCANA KEGIATAN GNBN SEKOLAH 3 KEBERSIHAN RUANG KEPALA SEKOLAH, RUANG GURU,RUANG KELAS 4 Kebersihan dan kerapian ruangan -5 Tidak ada debu -6 Tidak ada sarang laba-laba -7 Tidak ada bekas bocor lama pada dinding dan langit-langit -8 Tidak ada sampah (kecuali ditempat sampah) -9 Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya 10 Ventilasi dan Pencahayaan 11 - Ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi 12 - Terang alami atau dengan bantuan lampu 13 Ada Alat Kebersihan - Sapu, Kain Pel,Ember,Kemoceng,Lap Meja - Penghapus papan Tulis,Lap Tangan 38
  • 43. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D RUANG PERPUSTAKAAN14 Kebersihan dan kerapian ruangan15 - Tidak ada coretan di meja16 - Tidak ada bekas bocor lama17 - Tidak ada sampah/kotoran di lantai18 - Tidak ada coretan didinding19 - Tidak ada debu20 - Tidak ada sarang laba-laba21 - Tidak ada sampah dilaci22 - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya23 Ventilasi dan Pencahayaan24 - Ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi25 - Terang alami atau dengan bantuan lampu26 Ada Alat Kebersihan - Sapu,Kain Pel,Ember,Kemoceng,Lap Meja - Penghapus papan Tulis,Lap tangan TEMPAT IBADAH27 Kebersihan dan kerapian ruangan28 - Tidak ada bekas bocor lama29 - Tidak ada sampah/kotoran di lantai30 - Tidak ada coretan didinding31 - Tidak ada debu32 - Tidak ada sarang laba-laba33 - Tidak ada lumut di tempat wudhu 39
  • 44. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D34 - Kitab suci & perlengkapan ibadah tertata pada tempatnya35 - Kebersihan peralatan ibadah36 Ada Alat Kebersihan37 - Sapu,Kain Pel,Ember,Kemoceng,Lap Tangan38 Ventilasi dan Pencahayaan39 - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi40 - Terang alami atau dengan bantuan lampu RUANG UKS41 Kebersihan dan kerapian ruangan42 - Tidak ada bekas bocor lama pada dinding dan langit-langit43 - Tidak ada sampah (kecuali di tempat sampah)44 - Lantai bersih45 - Tempat tidur dan sprei bersih46 - Tempat cuci tangan bersih47 - Peralatan dan perlengkapan UKS bersih48 - Tidak ada debu49 - Tidak ada sarang laba-laba50 - Gambar-gambar didalam ruang UKS bersih51 - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya 40
  • 45. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D52 Ventilasi dan Pencahayaan53 - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi54 - Terang alami atau dengan bantuan lampu55 Tempat sampah di dalam ruang UKS - harus ada tutupnya56 Tempat sampah di luar ruang UKS - harus ada tutupnya57 - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)58 Tempat cuci tangan di ruang UKS59 - Menggunakan air dalam wadah/ air60 mengalir61 - Ada Sabun62 - Ada Lap tangan RUANG BIMBINGAN KONSELING (BK)63 Kebersihan dan kerapian ruangan64 - Tidak ada coretan di meja65 - Tidak ada bekas bocor lama66 - Tidak ada sampah di lantai67 - Tidak ada coretan didinding68 - Tidak ada debu69 - Tidak ada sarang laba-laba70 - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya71 Ventilasi dan Pencahayaan72 - Ada ventilasi atau ada AC yang 41
  • 46. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D berfungsi73 - Terang alami atau dengan bantuan lampu41. Tempat sampah di dalam ruang74 Bimbingan Konseling - harus ada tutupnya75 - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)76 Tempat cuci tangan di ruang 42. Bimbingan Konseling77 - Menggunakan air dalam wadah/ air78 mengalir79 - Ada Sabun80 - Ada Lap tangan RUANG LABORATORIUM/ KETRAMPILAN/ PRAKTEK/ WORKSHOP81 Kebersihan dan kerapian ruangan 43. - Dinding dan langit-langit - Lantai82 - Tempat cuci tangan/ peralatan lab83 - Peralatan Lab tertata rapi sesuai dengan jenisnya84 - Tidak ada debu85 - Tidak ada sarang laba-laba86 - Buku dan berkas tertata rapi pada tempatnya44. Ventilasi dan Pencahayaan87 42
  • 47. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D 88 - ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi 89 - Terang alami atau dengan bantuan lampu 45. Tempat sampah di dalam ruangan 90 - harus ada tutupnya 46. Tempat sampah di luar ruang 91 - harus ada tutupnya 92 - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah) 93 Tempat cuci tangan di ruangan 47. - Menggunakan air yang mengalir 94 - Ada Sabun 95 - Ada Lap tangan KANTIN SEKOLAH 96 Kebersihan dan kerapian Kantin 48. a. Bersih 97 - Peralatan Masak 98 - Tempat menyimpan bahan makanan 99 - Tempat pengolahan makanan100 - Tempat penyimpanan peralatan masak101 - Peralaan masak (piring, mangkok, sendok, garpu, sumpit, gelas)102 - Tempat cuci tangan103 - Tempat sampah104 - Tempat cuci peralatan masakan105 - Tempat penyajian/ penutup makanan106 - Saluran pembuangan air limbah kantin 43
  • 48. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D107 - Tidak ada bekas bocor lama108 - Tidak ada sampah di lantai109 - Tidak ada coretan didinding110 - Tidak ada debu111 - Tidak ada sarang laba-laba112 - Penataan Alat Makan113 - Penataan makanan yang dijual114 - Penataan peralatan masak dan makan yang dijual115 - Perlengkapan tertata rapi pada tempatnya116 b. Ada Alat Kebersihan117 - Sapu,Kain Pel,Ember,Kemoceng,Lap Meja,Lap Tangan118 Tempat sampah di kantin sekolah 49. - harus ada tutupnya119 - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah)120 Makanan dan Minuman yang dijual 50. a. Bersih & Sehat121 b. Ada label/ izin BPOM/ Depkes c. Kemasan tidak rusak122 d. Belum kadaluarsa e. Tidak ada yang mengandung zat yang123 dilarang124 Petugas/ penjaga kantin 51. a. Pakaian bersih dan rapi dan beralas125 kaki b. Menggunakan celemek 44
  • 49. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D c. Menggunakan tutup kepala126 d. Menggunakan alat/ perlengkapan saat127 memegang makanan128 e. Tidak sedang menderita: sakit mata,129 batuk, pilek, kulit dan penyakit130 menular131 f. Kuku terpotong pendek dan bersih131 Pencucian peralatan dan perlengkapan 52.132 kantin133 - Menggunakan air yang mengalir - Ada sabun134 - Lap bersih dan terpisah dengan lap yang lain135 - Dikeringkan/ ditiriskan di rak136 Tempat cuci tangan di kantin sekolah 53.137 - Menggunakan air yang mengalir138 - Ada Sabun139 - Ada Lap tangan140 Tempat sampah di kantin sekolah 54.141 - harus ada tutupnya142 - Ada 3 tempat sampah (Sampah organik, nonorganik dan limbah) KAMAR MANDI, WC dan PETURASAN143 Kebersihan 55.144 - Tidak bau145 - Tidak ada coretan di pintu146 - Tidak ada bekas bocor lama147 - Tidak ada sampah/kotoran di lantai148 - Tidak ada coretan didinding 45
  • 50. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D149 - Tidak ada debu150 - Tidak ada sarang laba-laba151 - Tidak ada air yang tergenang152 Ventilasi dan Pencahayaan 56.153 a. ada ventilasi atau ada AC yang berfungsi154 b. Terang alami atau dengan bantuan lampu155 Peralatan Kamar Mandi, WC Dan 57. Peturasan156 a. Sabun,gayung,sikat lantai,sikat toilet,kain lap,lap tangan,Ember157 b. Penampungan atau bak air pada158 WC/KM159 c. Pewangi ruangan kamar mandi C. PEMBINAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH160 Halaman 58. a. Bersih161 b. Tidak becek162 c. Tersedia saluran penuntasan air hujan yang diresapkan ke dalam tanah atau dialirkan ke saluran umum163 Tempat cuci tangan di Halaman 59. Sekolah164 - Menggunakan air yang mengalir165 - Ada Sabun166 - Ada Lap tangan 46
  • 51. PENILAIANNO URAIAN KET A B C D167 Tempat sampah di Halaman Sekolah 60. - harus ada tutupnya168 - Setiap 5 – 10 meter tersedia 3 jenis tempat sampah169 - (Sampah organik, nonorganik dan limbah)170 - Terdapat Tempat penampungan sampah sementara171 - Terdapat program 3R (Recycle, Reduce, Reuse)172 Terdapat Komposting 61.173 Terdapat Tanaman perindang dan 62.174 tanaman hias.175 Terdapat Kebun sekolah/ apotik hidup 63.176 Terdapat Pagar sekolah yang terawat 64. kebersihannya177 Terdapat Saluran pembuangan air 65. limbah178 Terdapat Kelompok-kelompok GNBN siswa179 Terdapat Pembagian halaman Kavling yang dirawat dan dibersihkan oleh siswa180 Terdapat Program Sosialisasi GNBN181 Terdapat Tulisan-Tulisan/ Poster - tentang GNBN - tentang kawasan bebas rokok - tentang anti narkoba182 Keterlibatan Warga sekolah dalam 47
  • 52. PENILAIAN NO URAIAN KET A B C D program GNBNKeterangan Penilaian :A = nilai 91-100B = nilai 75-90C = nilai 55-74D = kurang dari 54 48

×