Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Mikrotik gateway dan routing rip
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Mikrotik gateway dan routing rip

  • 683 views
Published

 

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
683
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
48
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Mikrotik dan Routing RIP a) Mikrotik Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel. MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. b) RIP Routing Information Protocol (RIP) adalah merupakan routing protocol yang sangat sederhana dan masuk kategori Interior Gateway Protocol. RIP merupakan routing protocol dengan algorithma routing distance vector atau routing protocol yang hanya melihat arah dan jarak untuk menuju suatu jaringan tujuan. RIP tidak memiliki peta yang lengkap tentang jaringan yang ada. RIP menggunakan hop count sebagai metric dan link dengan hop count terkecil yang akan menjadi link terbaik (best path). Router-router yang menjalankan RIP akan saling bertukar informasi dengan router tetangganya (neighbor). Informasi yang dipertukarkan adalah tabel routing miliknya, dengan kata lain sebuah router akan mengirimkan tabel routingnya ke neighbour router.
  • 2. RIP terdiri dari beberapa versi, yaitu :  RIPv1, merupakan routing protocol jenis classfull dan akan mengirimkan tabel routingnya secara broadcast.  RIPv2, merupakan routing protocol jenis classless, akan mengirimkan tabel routingnya secara multicast dan memiliki fitur authentication.  RIPng (RIP Next Generation), digunakan pada jaringan IPv6. Berikut adalah topologi jaringan menggunakan mikrotik routerOS dengan konfigurasi RIP yang tersambung ke Internet, menggunakan VMware dan GNS3.
  • 3. A. Install dan Konfigurasi Mikrotik routerOS di VMware 1. Buka VMware, lalu pilih File – New Virtual Machine 2. Pilih Typical(recommended). Next. 3. Masukkan Mikrotik-5.25.iso .Next 4. Guest operating system : other – Version : other. Next
  • 4. 5. Beri nama Mikrotik Gateway, dan pilih lokasi penempatan file. Next 6. Atur kapasitas harddisk menjadi 2GB – pilih store virtual disk as single file 7. Pilih Customize Hardware
  • 5. 8. Atur ukuran RAM menjadi 64MB. Tambahkan Network Adapter menjadi 3, dengan ketentuan : - Jika menggunakan Wifi atur menjadi Bridged, jika menggunakan Modem share ke Vmnet3. - Network Adapter 2 dan 3 menjadi Vmnet1 dan Vmnet2. Jika sudah semua disetting, pilih close lalu Finish. 9. Tampilan awal untuk install mikrotik routerOS, ketik A lalu ketik I 10. Ketik N lalu ketik Y, tunggu sampai proses installasi selesai.
  • 6. 11. Proses Installasi Mikrotik RouterOS telah selesai. Tekan Enter untuk merestart. 12. Login dengan admin dan password tekan enter 13. Tampilan Mikrotik routerOS, tekan Enter 14. Mengganti nama mikrotik menjadi Irmanda_Mikrotik_Gateway_Internet 15. Memberi password pada mikrotik routerOS
  • 7. 16. Memberi nama di setiap interface : ether1=wan ether2=lokal ether3=host 17. Setting IP dhcp-client untuk interface wan 18. Setting IP address untuk interface lokal dan host sesuai topologi 19. Untuk mengecek IP address di setiap interface ketikkan sintax berikut 20. Setting DNS di Mikrotik_Gateway 21. Untuk mengecek DNS di Mikrotik_Gateway ketikkan sintax berikut
  • 8. 22. Setting routing pada Mikrotik_Gateway 23. Setting routing RIP pada Mikrotik_Gateway 24. Setting NAT agar PC Host dapat terkoneksi ke Internet 25. Test koneksi ke Internet di Mikrotik_Gateway
  • 9. B. Install dan Konfigurasi Mikrotik routerOS di GNS3 1. Buat topologi sebagai berikut di GNS3 : 1 RouterMikrotik, 3 Switch, 2 PC (Sebagai Client), 1 Cloud(Sebagai penghubung antara VMware dan GNS3). 2. Klik kanan di cloud, change the hostname menjadi Internet. Klik 2 kali di Cloud pilih Internet – NIO Ethernet, pilih Vmnet1 – Add – apply – OK.
  • 10. 3. Klik kanan pada router(Mikrotik) pilih Start. 4. Login Mikrotik routerOS dengan admin dan password tekan enter 5. Tampilan Mikrotik routerOS, tekan Enter. 6. Mengganti nama mikrotik menjadi Mikrotik2
  • 11. 7. Memberi password pada Mikrotik2 8. Memberi nama di setiap interface : ether1=e0 ether2=e1 ether3=e2 9. Setting IP di setiap interface sesuai topologi 10. Untuk mengecek ip address di setiap interface ketikkan sintax berikut 11. Setting DNS di Mikrotik2 12. Untuk mengecek DNS di Mikrotik2 ketikkan sintax berikut
  • 12. 13. Setting routing pada Mikrotik2 14. Setting routing RIP di Mikrotik2 15. Setting NAT agar PC Client dapat terkoneksi ke Internet 16. Hubungkan semua perangkat di GNS3
  • 13. C. Memberi IP Address di PC Host(VMware) dan di PC Client (GNS3) 1. IP address di PC Host (di VMware) Klik Start – Control Panel – Network and Internet Connections – Network Connections – Local Area Connections – Properties – Internet Protocol (TCP/IP) – Properties – Isikan IP Address : 10.10.17.2/29 Gateway : 10.10.17.1 – Preferred DNS : 8.8.8.8 – Alternate DNS : 192.168.1.1 2. IP Address di PC Client (GNS3) a. Klik pada menu Tools di GNS3 – VPCS
  • 14. b. IP di PC Client1(VPCS[1]) : 192.168.17.2/25 Gateway : 192.168.17.1 DNS : 8.8.8.8 – Berikut sintax pemberian IP dan DNS di VPCS[1] c. IP di PC Client2(VPCS[2]) : 172.16.17.2/24 Gateway : 172.16.17.1 DNS : 8.8.8.8 – Berikut sintax pemberian IP dan DNS di VPCS[2]
  • 15. D. Tugas 1) PC Host, C1 dan C2 dapat terhubung ke internet 1.1) Test koneksi internet di PC Host 1.2) Test koneksi Internet di VPCS1 1.3) Test koneksi Internet di VPCS2 2) PC Host dapat terhubung ke C1 tetapi PC Host tidak dapat terhubung ke C2 2.1) Ping dari PC Host ke C1
  • 16. 2.2) Ping dari PC Host ke C2 3) Test ping dan tracert : a. Tracert dari PC host ke google b. Tracert C1 ke yahoo c. Tracert C2 ke yahoo d. Ping dari C1 ke Pc Host dan sebaliknya 1.1) Ping C1 ke PC Host 1.2) Ping PC Host ke C1
  • 17. e. Ping dari Pc Host ke C2 dan sebaliknya 1.1) Ping PC Host ke C2 1.2) Ping C2 ke PC Host