PROGRAM PASCASARJANA PKLH UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA             2012
KARATERISTIK POPULASIPopulasi – SekelompokIndividu dengan spesiesyang sama yangmenempati daerah yangsama pada waktutertentu
Natalitas                       Mortalitas                                Rasio Jenis                                 Kela...
Natalitas – Jumlah individuyang bertambah padasuatu populasi melaluiReproduksi Setelahperiode waktu tertentu.   Angka Kela...
Mortalitas – Jumlahkematian dalamsuatu populasi selamaperiode waktutertentu.   Angka Kematian   (Jumlah Kematian   / 1,000...
   Gambar 7.1 Pengaruh angka Kelahiran dan Angka Kematian pada ukuran populasi
   Angka Pertumbuhan Populasi – Angka Kelahiran dikurangi    dengan angka kematian. Yang biasa dilambangkan dalam    pers...
   Rasio Jenis kelamin - Perbandingan    Banyaknya Penduduk Laki-laki dengan    banyaknya Penduduk Perempuan pada    suat...
   Penyebaran Usia – Jumlah Individu Pada kelompok usia dalam    populasi.Jika dalam suatu populasi mayoritaspenduduk ber...
   Kerapatan Populasi – Jumlah organisme per-satuan    luas.     › Tingginya populasi akan menyebabkan       meningkatnya...
Potensi Biotik – Penurunan KemampuanReproduksi. (Kemampuan Biologis Untukmenghasilkan keturunan)• Umumnya, Potensi biotik ...
   Fase lambat (Log Phase) – pertumbuhan Populasi    sangat lambat karena terjadi sedikit kelahiran    disebabkan sedikit...
   Faktor    yang menghalangi pertumbuhan populasi tak    terbatas dikenal dengan istilah faktor pembatas. Berbagai    fa...
› Faktor pembatas yang dikenali sebagai daya tahan lingkungan dapat dibagi menjadi Empat kategori:  1.   Ketersediaan Baha...
   Daya dukung adalah    ketahanan    maksimum populasi    di suatu daerah.        Daya dukung    ditentukan oleh    teta...
Ketersedian           Bahan Baku                         Ketersediaan                            Energi FaktorPembatas    ...
› Spesis dapat dibagi dalam 2  kategori berdasarkan strategi  reproduksi mereka :   K-strategi   r-strategi
Tabel 7.1: Perbandingan Karakteristik Sejarah      kehidupan r-Strategi dan k-Strategi    Charateristic                 r-...
Waktu Ganda populasi Manusia
Manusia adalah Makhluk Sosial yang MemilikiKebebasan memilih.   Manusia membuat keputusan berdasarkan Sejarah,   Keadaan S...
Populasi Isu Dan karateristiknya
Populasi Isu Dan karateristiknya
Populasi Isu Dan karateristiknya
Populasi Isu Dan karateristiknya
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Populasi Isu Dan karateristiknya

1,828 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,828
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
29
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Populasi Isu Dan karateristiknya

  1. 1. PROGRAM PASCASARJANA PKLH UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2012
  2. 2. KARATERISTIK POPULASIPopulasi – SekelompokIndividu dengan spesiesyang sama yangmenempati daerah yangsama pada waktutertentu
  3. 3. Natalitas Mortalitas Rasio Jenis Kelamin DistribusiPopulasi Usia Laju Pertumbuhan Penduduk Kerapatan dan Distribusi ruang Limiting Factor
  4. 4. Natalitas – Jumlah individuyang bertambah padasuatu populasi melaluiReproduksi Setelahperiode waktu tertentu. Angka Kelahiran (Kelahiran manusia / 1,000 penduduk per tahun)
  5. 5. Mortalitas – Jumlahkematian dalamsuatu populasi selamaperiode waktutertentu. Angka Kematian (Jumlah Kematian / 1,000 Individu per tahun)
  6. 6.  Gambar 7.1 Pengaruh angka Kelahiran dan Angka Kematian pada ukuran populasi
  7. 7.  Angka Pertumbuhan Populasi – Angka Kelahiran dikurangi dengan angka kematian. Yang biasa dilambangkan dalam persentasi total populasi.
  8. 8.  Rasio Jenis kelamin - Perbandingan Banyaknya Penduduk Laki-laki dengan banyaknya Penduduk Perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu (Untuk Beberapa Organisme, misalnya cacing tanah dan sebagian besar tanaman yang memiliki dua alat kelamin, rasio jenis kelamin tidak berlaku) › Jumlah Populasi wanita cukup penting karena wanita menetukan Banyaknya keturunan yang dihasilkan dalam populasi.
  9. 9.  Penyebaran Usia – Jumlah Individu Pada kelompok usia dalam populasi.Jika dalam suatu populasi mayoritaspenduduk berada pada tingkatPrareproduktif pada umumnyapertumbuhannya tetap.Jika dalam suatu Populasi mayoritaspenduduk berada pada tingkatReproduktif, pada umumnyapertumbuhannya naik.Jika dalam suatu populasi mayoritas Pascapenduduk berada pada tingkat reproduktifPostreproduktif pada umumnyapertumbuhannya turun.
  10. 10.  Kerapatan Populasi – Jumlah organisme per-satuan luas. › Tingginya populasi akan menyebabkan meningkatnya persaingan untuk mendapatkan penghasilan.  Penyebaran – Perpindahan Individu dari daerah berpenduduk padat ke daerah yang kurang penduduknya.  Emigrasi – Perpindahan dari suatu Daerah.  Imigrasi – Perpindahan ke Suatu daerah.
  11. 11. Potensi Biotik – Penurunan KemampuanReproduksi. (Kemampuan Biologis Untukmenghasilkan keturunan)• Umumnya, Potensi biotik berada diatas level pengganti. • Kecenderungan Alamiah untuk bertambah. • Semua kehidupan populasi mengikuti Grafik pertumbuhan Eksponensial.
  12. 12.  Fase lambat (Log Phase) – pertumbuhan Populasi sangat lambat karena terjadi sedikit kelahiran disebabkan sedikitnya jumlah populasi Fase pertumbuhan Eksponensial (Exponential growth phase )- pertumbuhan mengalamipercepatan karena itu angka kelahiran bertambah Fase Perlambatan (Deceleration phase) – Angka pertumbuhan Populasi lebih lambat dari angka kematian Fase Keseimbangan tetap (Stable equilibrium phase) – ketika angka kelahiran dan kematiian sama, populasi berhenti bertambah dan mencapai ukuran kestabilan populasi relatif.
  13. 13.  Faktor yang menghalangi pertumbuhan populasi tak terbatas dikenal dengan istilah faktor pembatas. Berbagai faktor pembatas yang mempengaruhi populasi secara bersama-sama disebut daya tahan lingkungan1. Faktor pembatas ekstrinsik dan intrinsik2. Faktor pembatas kepadatan dependen dan kepadatan independen Faktor pembatas ekstrinsik antara lain Predator, kehilangan sumber makanan, kekurangan cahaya matahari, atau bencana alam. Faktor pembatas intrinsik contohnya studi tentang tikus yang hidup di ditempat yang ramai menunjukan tempat tersebut akan semakin ramai perilaku sosial abnormal semakin umum. Terjadi penurunan jumlah sampah, lebih sedikit sampah dihasilkan pertahun, lebih banyak ibu yang mengabaikan anak mereka, keadaan ini menyebabkan kelompok populasi tikus mengalami angka kelahiran lebih rendah dan angka kematian semakin tinggi.
  14. 14. › Faktor pembatas yang dikenali sebagai daya tahan lingkungan dapat dibagi menjadi Empat kategori: 1. Ketersediaan Bahan Mentah 2. Ketersediaan energi 3. Penimbunan dan pembuangan sampah 4. Interaksi Organisme
  15. 15.  Daya dukung adalah ketahanan maksimum populasi di suatu daerah. Daya dukung ditentukan oleh tetapan faktor pembatas. Perhatikan gambar disamping
  16. 16. Ketersedian Bahan Baku Ketersediaan Energi FaktorPembatas Penumpukan Limbah Interaksi Antar Organisme
  17. 17. › Spesis dapat dibagi dalam 2 kategori berdasarkan strategi reproduksi mereka :  K-strategi  r-strategi
  18. 18. Tabel 7.1: Perbandingan Karakteristik Sejarah kehidupan r-Strategi dan k-Strategi Charateristic r- Strategi k- StrategiStabilitas lingkungan Tidak stabil stabil Ukuran Organisme kecil besar Panjang hidup sebentar, mati sebelum lama, kebanyakan hidup reproduksi untuk mereproduksi jumlah anak sejumlah besar produk, tidak ada sejumlah kecil produk, pengasuhan pengasuhan diberikan faktor pembatas Faktor pembatas kepadatan Faktor pembatas independen kepadatan dependenPola Pertumbuhan Pertumbuhan eksponensial Pertumbuhan eksponensial populasi diikuti oleh kerusakan populasi diikuti oleh keseimbangan daya dukung contoh Protozoa, nyamuk, tanaman Buaya, manusia,pohon tahunan
  19. 19. Waktu Ganda populasi Manusia
  20. 20. Manusia adalah Makhluk Sosial yang MemilikiKebebasan memilih. Manusia membuat keputusan berdasarkan Sejarah, Keadaan Sosial, Etika dan agama kepercayaan dan Keinginan Personal. Kendala Terbesar untuk mengendalikan Populasi manusia bukan hanya secara Biologis namun juga secara filosofis, teologis, politik dan sosial.

×