...
GERAKAN PEDULI POSYANDU 7-14 MEI 2013                   Panduan Penyelenggaraan Kegiatan	                                 ...
KATA SAMBUTAN                                                 kesadaran, kemauan dan                 momentum dalam mening...
KATA SAMBUTAN                                                 sisMm	   pelayanan	   kesehatan	   yang	                    ...
KATA SAMBUTAN                                                   berkeadilan,	   Semoga	   Allah	   SWT	                   ...
KATA                                                                         Panduan Penyelenggaraan Gerakan              ...
instansi terkait seperti Badan Pemberdayaan                       Perempuan dan KB, BPM, BKKBN, Lembaga                   ...
LATAR                                                                Sejalan dengan perkembangan       serta menurunnya ke...
Millennium Declaration tersebut                                      (delapan) hasil kesepakatan pada            5)  menin...
Pencapaian sasaran MDGs                                              penyelenggaraan pembangunan        sumberdaya manusia...
Data jumlah Posyandu di Provinsi                                     bermakna. Dampaknya terlihat       Dengan Imunisasi (...
Cakupan yang harus dicapai                                           berkesinambungan, tercapainya                      be...
TEMA	                               Melalui Kemitraan, Kita Tingkatkan Peran Posyandu                              Untuk M...
PESAN          PESAN PENDUKUNG                                                                                      UTAMA ...
TUJUAN                                                        Tujuan Khusus                                               ...
HASIL YANG DIHARAPKAN                                                                                     ü  Semua masyar...
ü  Minimal 85% ibu hamil memanfaatkan kelas ibu hamil                                                                    ...
SIFAT                                                                             PENYELENGGARAAN                         ...
PENYELENGGARA                                                       Tingkat Provinsi                                      ...
KEGIATAN                                                             Kepala BKKBN, Kepala Badan                           ...
Petugas imunisasi memberikan                     layanan imunisasi sesuai                     jadwal yang disepakati      ...
JADWAL PELAKSANAAN                       H-7                     :            -  Kader mendata ulang sasaran Posyandu     ...
JADWAL PELAKSANAAN                       Hari H                                  : -  Pencanangan Pekan Posyandu di Kota P...
SUSUNAN ACARA PUNCAK                                                                                                     7...
SUSUNAN ACARA PUNCAK                                                                                                     7...
TUGAS                                                                      buah per Posyandu, 5 buah                      ...
TUGAS                                                                PERAN KADER                                   petugas...
PERAN KADER                                                                sebagainya.                     tentang perilak...
KEGIATAN SERENTAK SELURUH                    KABUPATEN/KOTA                    ü  Pelaksanaan Posyandu serentak pada ming...
MENGHUBUNGI LEBIH LANJUT :                       Untuk informasi lebih lanjut tentang Gerakan Peduli Posyandu dapat menghu...
KEPUTUSAN GUBERNUR SUMATERA BARAT                                                                                         ...
c.  bahwa untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan kepedulian masyarakat terhadap Pos                                        ...
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Buku gerakan pyd edit 11042013 final
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Buku gerakan pyd edit 11042013 final

2,163

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,163
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12
Actions
Shares
0
Downloads
68
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Buku gerakan pyd edit 11042013 final

  1. 1.       Kita Tingkatkan Peran Posyandu Untuk Mencapai       Melalui Kemitraan   Kualitas Hidup Ibu dan Anak   GERAKAN PEDULI POSYANDU PROVINSI SUMATERA BARAT 7-14 MEI 2013   Panduan Penyelenggaraan Kegiatan   0  
  2. 2. GERAKAN PEDULI POSYANDU 7-14 MEI 2013 Panduan Penyelenggaraan Kegiatan   1  
  3. 3. KATA SAMBUTAN kesadaran, kemauan dan momentum dalam meningkatkan kemampuan hidup masyarakat yang kepedulian, kesadaran dan peran GUBERNUR setinggi-tingginya sebagai investasi aktif stakeholder dan masyarakat SUMATERA BARAT bagi pembangunan sumberdaya terhadap Posyandu dalam rangka masyarakat. Pembangunan menurunkan kematian ibu, bayi & Kesehatan juga tidak terlepas dari balita serta meningkatkan kualitas komitmen Indonesia sebagai warga hidup anak. masyarakat dunia untuk mencapai Millenium Development Goals Saya menghimbau agar semua dimana Gerakan Peduli Posyandu pihak mau berpartisipasi dalam sebagai salah satu cara percepatan kegiatan “Gerakan Peduli mencapai indikator MDGs. Posyandu” ini dan bisa menjadikan     kegiatan inovatif ini sebagai langkah Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tema Gerakan Peduli Posyandu strategis bagi masing-masing pihak Allah SWT atas karunia yang tahun 2013 adalah “Melalui yang terlibat dalam meningkatkan diberikan kepada kita semua, dan Kemitraan Kita Tingkatkan Peran kesehatan dan kesejahteraan ibu ucapan terima kasih kepada Posyandu Untuk Mencapai Kualitas dan anak di Sumatera Barat melalui Pemerintah Republik Indonesia Hidup Ibu dan Anak ” merupakan peningkatan kemitraan. Terima yang telah memberikan dukungan rangkaian acara yang digagas kasih atas bantuan dan partisipasi untuk melaksanakan Gerakan Peduli sebagai media kampanye agar semua pihak, dan bersama-sama Posyandu Provinsi Sumatera Barat semua pihak kembali meningkatkan dengan do’a dan usaha kita tahun 2013 pada tanggal 7 - 14 Mei kualitas pelayanan kesehatan di sukseskan Gerakan Peduli 2013 bertempat di seluruh Kab/kota posyandu se Sumatera Barat. Posyandu 2013 demi Sumatera se Propinsi Sumatera Barat. Gerakan Peduli Posyandu ini Barat Sejahtera. diharapkan dapat menjadi langkah   Undang-undang Republik Indonesia strategis bagi kita semua Padang, Mei 2013  Nomor 36 tahun 2009 tentang mendukung program percepatan Kesehatan mengamanatkan bahwa MDGs 2015. Gerakan Peduli Gubernur Sumatera Barat pembangunan kesehatan harus Posyandu di Provinsi Sumatera IRWAN PRAYITNO ditujukan untuk meningkatkan Barat diharapkan dapat menjadi                                             2
  4. 4. KATA SAMBUTAN sisMm   pelayanan   kesehatan   yang   berbasis   masyarakat   seperM   Posyandu   Selama   kegiatan   Gerakan   Pekan   Posyandu   ini   dinas   kesehatan,   KETUA UMUM TPPKK dapat   dilakukan   secara   efekMf   dan   puskesmas   dan   kader   posyandu   akan   SUMATERA BARAT efisien   dan   dapat   menjangkau   semua   sasaran   yang   membutuhkan   layanan   melakukan   pemantauan   pertumbuhan   bayi   dan   balita,   konsultasi   gizi,   kesehatan   anak,   ibu   hamil,   ibu   sMmulasi   intervensi   dini   tumbuh   menyusui   dan   ibu   nifas.   Secara   kembang   balita,   pemeriksaan   ibu   kuanMtas,   perkembangan   jumlah   hamil   ,   konseling   ASI,   kelas   ibu   balita,   Posyandu   sangat   menggembirakan,   kelas  ibu  hamil,  dan  kegiatan  imunisasi   karena   di   seMap   desa   ditemukan   ruMn   serta   sweeping   bagi   balita   yang   sekitar  3-­‐4  Posyandu.       belum   diimunisasi.   Kami   dari   PKK   Pada   dasarnya   Posyandu   merupakan   Provinsi   Sumatera   Barat   sangat   salah   satu   upaya   kesehatan   berbasis   berharap,   semua   kegiatan-­‐kegiatan     m a s y a r a k a t   y a n g   d i k e l o l a   d a n   yang   kita   laksanakan   melalui   Gerakan     diselenggarakan   dari,   oleh,   untuk   dan   Peduli   Posyandu   ini   dapat   menjadi   Mari   kita   Ucapkan   Puji   Syukur   kepada   bersama   masyarakat   yang   berfungsi   acuan   dalam   pelaksanaan   posyandu   memberdayakan   masyarakat   dan   yang   berkualitas   secara   ruMn   dan   Allah   SWT,   dan   ucapan   terima   kasih   berkesinambungan   ke   depan.   Di   k e p a d a   P e m e r i n t a h   R e p u b l i k   memberikan   kemudahan   kepada   masyarakat   dalam   memperoleh   samping   itu,   dengan   tema   kemitraan   Indonesia,   Pemerintah   Provinsi   yang  diusung  Gerakan  Peduli  Posyandu   S u m a t e r a   B a r a t   y a n g   t e l a h   pelayanan   kesehatan   dasar   untuk   mempercepat   penurunan   angka   ini,   kami   juga   ingin   posyandu   Mdak   m e m b e r i k a n   d u k u n g a n   u n t u k   hanya   menjadi     milik   kader   PKK   tetapi   m e l a k s a n a k a n   G e r a k a n   P e d u l i   kemaMan  ibu  dan  angka  kemaMan  bayi.   Kami  dari  PKK  Provinsi  Sumatera  Barat   menjadi   milik   masyarakat   seutuhnya   Posyandu   tahun   2013   pada   tanggal   dengan   meningkatnya   peran   serta   7-­‐14   Mei   2013   bertempat   diseluruh     sangat     menyambut   baik   Gerakan   lintas  sektor  terkait  dan  masyarakat.   Kabupaten/Kota   se   Provinsi   Sumatera   Peduli   Posyandu   ini.   Posyandu   Mdak   Barat.     hadir   dengan   sendirinya,   dukungan           pemerintah   terhadap   keberadaan   dan   Padang,  Maret  2013     Kesehatan   ibu   dan   anak   merupakan   kesinambungan   posyandu   melalui     berbagai  kegiatan  dan  program  terus  di   KETUA  TIM  PENGGERAK  PKK       salah   satu   prioritas   pembangunan   upayakan.     Untuk   mengopMmalkan   k e s e h a t a n   n a s i o n a l .   U p a y a   peran   dan   fungsi   Posyandu   perlu   PROVINSI  SUMATERA  BARAT   pengembangan   kualitas   sumberdaya   diMngkatkan   kepedulian   masyarakat   NEVI  IRWAN  PRAYITNO   manusia   dengan   mengopMmalkan   tentang   Posyandu   melalui   Gerakan   potensi   tumbuh   kembang   anak   dapat   Peduli  Posyandu.     dilaksanakan   secara   merata,   apabila                                               3
  5. 5. KATA SAMBUTAN berkeadilan,   Semoga   Allah   SWT   meridhoi   upaya   kita   dalam   bakM   kita   Percepatan   pencapaian   target   MDGs   terutama  target  MDGs  1,  4  dan  5  dapat   KADINKES kepada  masyarakat.   dilaksanakan   dengan   meningkatkan   SUMATERA BARAT S e j a l a n   d e n g a n   p e r k e m b a n g a n   p a r a d i g m a   p e m b a n g u n a n ,   t e l a h   peran   serta   masyarakat   melalui   berbagai   UKBM   yang   sudah   ada   di   d i t e t a p k a n   a r a h   k e b i j a k a n   masyarakat   seperM   Posyandu.   Posyandu   pembangunan  kesehatan,  yang  tertuang   dikelola  dan  diselenggarakan  dari,  oleh,   dalam   Rencana   Pembangunan   Jangka   untuk   dan   bersama   masyarakat   dalam   Menengah   (RPJM)   2010-­‐2014   Bidang   p e n y e l e n g g a r a a n   p e m b a n g u n a n   Kesehatan.   Kondisi   pembangunan   kesehatan   guna   memberdayakan   kesehatan   diharapkan   telah   mampu   m a s y a r a k a t   d a n   m e m b e r i k a n   wewujudkan   kesejahteraan   masyarakat   kemudahan   kepada   masyarakat   dalam   yang   ditunjukan   dengan   membaiknya   memperoleh   pelayanan   kesehatan   berbagai   indikator   pembangunan   dasar   untuk   mempercepat   penurunan     Sumber   Daya   Manusia,   seperM   :   angka  kemaMan  ibu  dan  angka  kemaMan   meningkatnya   derajat   kesejahteraan   bayi.   Mari   kita   Ucapkan   Puji   Syukur   kepada   d a r i   s t a t u s   g i z i   m a s y a r a k a t ,   Kami   memberikan   apresiasi   yang   Mnggi   Allah   SWT,   dan   ucapan   terima   kasih   meningkatnya   kesetaraan   gender,   untuk   semua   pihak   yang   mendukung   kepada   Pemerintah   Republik   Indonesia,   meningkatnya   tumbuh   kembang   terselenggaranya   Gerakan   Peduli   Pemerintah   Provinsi   Sumatera   Barat   o p M m a l ,   k e s e j a h t e r a a n   d a n   Posyandu   ini,   dengan   harapan   ini   bisa   yang  telah  memberikan  dukungan  untuk   perlindungan   anak,   terkendalinya   terlaksana   dengan   lancar   dan   baik   melaksanakan  Gerakan  Peduli  Posyandu   j u m l a h   d a n   l a j u   p e r t u m b u h a n   sehingga   bisa   memberi   manfaat   bagi   tahun  2013  pada  tanggal  7-­‐14  Mei  2013   p e n d u d u k ,   s e r t a   m e n u r u n n y a   seluruh   pihak   yang   terlibat   dan   bertempat   diseluruh     Kab/Kota   se   kesenjangan   antar   individu,   antar   masyarakat  umumnya.  Salam  sukses.     Provinsi  Sumatera  Barat.     kelompok  masyarakat  dan  antar  daerah         dengan  tetap  lebih  mengutamakan  pada   Padang,  Maret  2013     Ini   merupakan   rangkaian   acara   yang   upaya   prevenMf,   promoMf   serta   p e m b e r d a y a a n   k e l u a r g a   d a n     digagas   sebagai   media   kampanye   agar   semua   pihak   menggiatkan   kembali   masyarakat   dalam   bidang   kesehatan   KEPALA  DINAS  KESEHATAN     Posyandu   dalam   rangka   percepatan   melalui   Millenium   Development   Goals.      PROPINSI  SUMATERA  BARAT   menuju   Millenium   Development   Goals   Pencapaian   sasaran   MDGs   menjadi    Dr.  Hj.  Rosnini  Savitri,  MKes   2015   sehingga   akan   memberikan   salah   satu   prioritas   utama   bangsa   k e m u d a h a n   d a l a m   u p a y a   d a n   Indonesia.  Pencapaian  tujuan  dan  target   mewujudkan   masyarakat   Sumatera   tersebut   bukanlah   semata-­‐mata   tugas   B a r a t   y a n g   s e h a t ,   m a d a n i   d a n   pemerintah   tetapi   merupakan   tugas   seluruh  komponen  bangsa.                                                 4
  6. 6. KATA Panduan Penyelenggaraan Gerakan kesehatan melalui Posyandu, sebuah Peduli Posyandu Tahun 2013 ini gerakan yang tumbuh dari PENGANTAR disusun sebagai acuan bagi semua masyarakat, oleh masyarakat dan pihak yang peduli terhadap untuk masyarakat. Posyandu. Panduan ini memuat latar belakang, tema dan slogan, tujuan, Kegiatan Gerakan Peduli Posyandu strategi dan kegiatan Gerakan Peduli ini dilaksanakan tanggal 7-14 Mei Posyandu Tahun 2013. 2013, dengan puncak acara pada   Selasa, 7 Mei 2013 berupa kunjungan Tema Gerakan Peduli Posyandu kerja Menteri Kesehatan, Ketua Tim Ta h u n 2 0 1 3 a d a l a h “ M e l a l u i Penggerak PKK Pusat, pelayanan Kemitraan, Kita Tingkatkan Peran Posyandu dan KB, kegiatan Posyandu Untuk Mencapai Kualitas kesenian, pameran dan kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak”. Tujuan lainnya. diselenggarakannya Gerakan Peduli   Posyandu Provinsi Sumatera Barat Kegiatan dilaksanakan tidak hanya adalah untuk menumbuhkan oleh Dinas Kesehatan, tetapi juga kepedulian, kesadaran dan peran oleh pemerintah daerah, TP PKK aktif stakeholder dan masyarakat Sumatera Barat, pada umumnya dalam mensukseskan serta mencapai tujuan MDGs pada tahun 2015 nantinya terutama di bidang                                             5
  7. 7. instansi terkait seperti Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, BPM, BKKBN, Lembaga Selamat Melaksanakan Swadaya Masyarakat, organisasi profesi, dunia usaha, swasta, pemuda dan mahasiswa. Gerakan Peduli Posyandu Dengan kepedulian dan dukungan masyarakat, 2013 pencapaian MDGs di Provinsi Sumatera Barat akan berhasil sesuai dengan harapan. Dan hal ini tentu akan menjadi bagian upaya rakyat Sumatera Barat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara optimal. Dengan rangkaian kegiatan ini, upaya dan mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang sehat, madani dan berkeadilan, Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita dalam bakti kita kepada masyarakat. ___________________ Padang, Maret 2013 Panitia Gerakan Peduli Posyandu Tahun 2013 Tingkat Provinsi Sumatera Barat                                             6
  8. 8. LATAR Sejalan dengan perkembangan serta menurunnya kesenjangan BELAKANG paradigma pembangunan, telah ditetapkan arah kebijakan antar individu, antar kelompok masyarakat dan antar daerah   Kesehatan merupakan hak azazi pembangunan kesehatan, yang dengan tetap lebih (UUD 1945, pasal 28 H ayat 1 dan tertuang dalam Rencana mengutamakan pada upaya UU No. 36 Tahun 2009 tentang Pembangunan Jangka Menengah preventif, promotif serta Kesehatan) dan sekaligus sebagai (RPJM) 2010-2014 Bidang pemberdayaan keluarga dan investasi, sehingga perlu Kesehatan. Kondisi masyarakat dalam bidang diupayakan, diperjuangkan dan pembangunan kesehatan kesehatan. ditingkatkan oleh setiap individu diharapkan telah mampu dan oleh seluruh komponen wewujudkan kesejahteraan Pertemuan World Summits pada bangsa, agar masyarkat dapat masyarakat yang ditunjukkan bulan September tahun 2000 telah menikmati hidup sehat, dan pada dengan membaiknya berbagai menghasilkan deklarasi yang akhirnya dapat mewujudkan indikator pembangunan Sumber disebut Millennium Declaration. derajat kesehatan masyarakat Daya Manusia, seperti : Deklarasi tersebut ditandatangani yang optimal. Hal ini perlu meningkatnya derajat oleh 189 negara anggota dilakukan karena kesehatan kesejahteraan dari status gizi Perserikatan Bangsa-Bangsa bukanlah tanggungjawab masyarakat, meningkatnya (PBB). pemerintah saja, namun kesetaraan gender, meningkatnya merupakan tanggungjawab tumbuh kembang optimal, bersama pemerintah dan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat, termasuk swasta. anak, terkendalinya jumlah dan laju pertumbuhan penduduk,                                             7
  9. 9. Millennium Declaration tersebut (delapan) hasil kesepakatan pada 5)  meningkatkan kesehatan ibu kemudian disahkan oleh Majelis setiap tujuan MDGs yang akan hamil; Umum PBB ke dalam Resolusi dicapai sampai dengan tahun 6)  memerangi HIV/AIDS, malaria Nomor 55/2 tanggal 18 September 2015, menjadi referensi penting dan penyakit menular 2000 tentang Deklarasi Millenium bagi pembangunan di Indonesia lainnya; PBB atau lebih dikenal dengan dalam kerangka praktis namun 7)  m e m a s t i k a n k e l e s t a r i a n nama Tujuan Pembangunan berbobot untuk mengukur lingkungan; dan Millenium (Millenium pembangunan yang diupayakan. 8)  mengembangkan kemitraan Development Goals/MDGs ). Millenium Development Goals global untuk pembangunan. Deklarasi tersebut mencanangkan (MDGs) terdiri dari delapan tujuan komitmen global untuk utama dengan indikator terukur Waktu pencapaian kedelapan menangani isu perdamaian dalam secara kuantitatif serta waktu tujuan tersebut adalah 25 tahun satu paket kebijakan pencapaiannya. Delapan tujuan dengan tahun dasar 1990. pembangunan guna mempercepat utama tersebut adalah: Kedelapan tujuan tersebut pencapaian pembangunan 1)  memberantas kemiskinan dan diharapkan pada tahun 2015 manusia dan pemberantasan kelaparan ekstrem; dapat dicapai sesuai target yang kemiskinan di seluruh dunia pada 2)  mewujudkan pendidikan ditetapkan, bahkan dapat dicapai tahun 2015, ”Millennium dasar untuk semua; lebih cepat. Development Goals 2015” dengan 3)  m e n d o r o n g k e s e t a r a a n penetapan 18 target (sasaran) dan gender dan pemberdayaan 48 indikator sebagai alat ukur perempuan; kinerja masing-masing rencana 4)  menurunkan angka kematian aksi, yang terangkum dalam 8 anak;                                             8
  10. 10. Pencapaian sasaran MDGs penyelenggaraan pembangunan sumberdaya manusia dengan menjadi salah satu prioritas kesehatan guna memberdayakan mengoptimalkan potensi tumbuh utama bangsa Indonesia. masyarakat dan memberikan kembang anak dapat Pencapaian tujuan dan target kemudahan kepada masyarakat dilaksanakan secara merata, tersebut bukanlah semata-mata dalam memperoleh pelayanan apabila sistim pelayanan tugas pemerintah tetapi kesehatan dasar untuk kesehatan yang berbasis merupakan tugas seluruh mempercepat penurunan angka masyarakat seperti Posyandu komponen bangsa. Sehingga kematian ibu dan angka kematian dapat dilakukan secara efektif dan pencapaian tujuan dan target bayi. efisien dan dapat menjangkau MDGs harus menjadi pembahasan semua sasaran yang seluruh masyarakat. Percepatan Posyandu tidak hadir dengan membutuhkan layanan kesehatan pencapaian target MDGs terutama sendirinya, dukungan pemerintah anak, ibu hamil, ibu menyusui dan target MDGs 1, 4 dan 5 dapat terhadap keberadaan dan ibu nifas. Secara kuantitas, dilaksanakan dengan kesinambungan posyandu melalui perkembangan jumlah Posyandu meningkatkan peran serta berbagai kegiatan dan program sangat menggembirakan, karena masyarakat melalui berbagai terus di upayakan.  Untuk di setiap desa ditemukan sekitar UKBM yang sudah ada di mengoptimalkan peran dan fungsi 3-4 Posyandu. masyarakat seperti Posyandu. Posyandu perlu ditingkatkan Posyandu merupakan salah satu kepedulian masyarakat tentang upaya kesehatan berbasis Posyandu melalui kegiatan Peduli masyarakat yang dikelola dan Posyandu. diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam Upaya pengembangan kualitas                                             9
  11. 11. Data jumlah Posyandu di Provinsi bermakna. Dampaknya terlihat Dengan Imunisasi (PD3I). Bentuk- Sumatera Barat telah mengalami pada menurunnya status gizi dan bentuk penyelenggaraan program peningkatan sejak tahun 2008 kesehatan masyarakat, terutama Imunisasi di Indonesia dibagi sebanyak 7.023 posyandu, tahun masyarakat kelompok rentan, dalam empat kelompok yaitu 2009 sebanyak 7.021, tahun 2010 yakni bayi, anak balita dan ibu Imunisasi rutin, Imunisasi sebanyak 7.042 dan pada tahun hamil serta ibu menyusui. Angka Tambahan, Imunisasi Dalam 2011 sebanyak 7.064 posyandu, Kematian Ibu menggambarkan penanggulangan Kejadian Luar untuk tahun 2012 jumlah keadaan selama ibu hamil, ibu Biasa dan Imunisasi tambahan posyandu sedang kami validasi melahirkan dan masa nifas yang untuk Penyakit PD3I dalam data sementara sebanyak 7.230 mencakup status kesehatan ibu, kondisi khusus. Penyelenggaraan posyandu. status gizi ibu, perilaku hidup imunisasi merupakan salah satu Strata Mandiri Posyandu juga bersih dan sehat serta tingkat kegiatan prioritas di bidang telah mengalami peningkatan pelayanan kesehatan. kesehatan, sebagai salah satu sejak tahun 2008 sebanyak bentuk komitmen Pemerintah 7,56% ; tahun 2009 sebanyak Program imunisasi merupakan untuk mencapai target MDGs 7,86% ; tahun 2010 sebanyak program pemerintah yang sudah yaitu target 4A (menurunkan 9,27% ; dan pada tahun 2011 dicanangkan beberapa tahun angka Kematian Balita sebesar sebanyak 12,54%. silam dan sampai saat ini masih dua pertiganya antara tahun 1990 berlanjut dan merupakan kegiatan sampai dengan 2015), dengan Terjadinya krisis ekonomi yang rutin Kementerian Kesehatan indikator persentase anak berkepanjangan sejak tahun 1997, dalam rangka menurunkan angka dibawah satu tahun yang berpengaruh terhadap kinerja kesakitan dan kematian akibat diimunisasi campak. Posyandu yang turun secara Penyakit yang Dapat Dicegah                                             10
  12. 12. Cakupan yang harus dicapai berkesinambungan, tercapainya berdasarkan target dari pemberdayaan tokoh masyarakat Kementerian Kesehatan yang dan kader melalui advokasi, harus dicapai pada tahun 2012 orientasi, pelatihan atau adalah Cakupan Imunisasi bayi penyegaran dan tercapainya 85%, Cakupan BIAS 98%, Desa pemantapan kelembagaan UCI 90% dan cakupan Imunisasi Posyandu. TT2 bagi ibu hamil 90%. Untuk cakupan UCI di Sumatera Barat Dinas Kesehatan Provinsi pada tahun 2011 adalah 89% dan Sumatera Barat, bermaksud pada tahun 2012 adalah 91% serta melaksanakan Gerakan Peduli Cakupan Imunisasi TT2 ibu hamil Posyandu percepatan pencapaian 74,2%. target MDGs yang direncanakan akan dilaksanakan pada minggu Menyikapi kondisi tersebut, ke II bulan Mei tahun 2013, pemerintah Sumatera Barat, dengan penyelenggaraan mencoba mengambil langkah pelayanan kesehatan yang bijak dengan melakukan kegiatan dilaksanakan secara serentak di Gerakan Peduli Posyandu. seluruh Posyandu yang ada di Kabupaten/Kota. Adapun tujuannya adalah terselenggaranya kegiatan Posyandu secara rutin dan                                             11
  13. 13. TEMA   Melalui Kemitraan, Kita Tingkatkan Peran Posyandu Untuk Mencapai Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak                                             12
  14. 14. PESAN PESAN PENDUKUNG UTAMA ü  Ayo ke Posyandu untuk penimbangan dan memantau AYO KE tumbuh kembang Balita ü  Periksa kehamilan 4 kali selama kehamilan dan POSYANDU!!! dapatkan pelayanan KB setelah bersalin   ü  Ayo ke Posyandu, dapatkan Imunisasi rutin untuk Bayi dan Ibu hamil ü  Cuci Tangan Pakai Sabun ü  Stop Buang Air Besar Sembarangan ü  Datanglah ke kelas ibu hamil dan kelas ibu balita agar ibu selamat dan anak sehat ü  Program Perencanaan Persalinan Pencegahan Komplikasi (P4K) dapat diketahui di Puskesmas ü  Bagi ibu hamil dan balita, Bawalah buku KIA setiap berkunjung ke Posyandu dan sarana kesehatan serta tenaga kesehatan ü  Jangan biarkan anak anda kurus                                             13
  15. 15. TUJUAN Tujuan Khusus ü  Terselenggaranya kegiatan Posyandu secara rutin dan berkesinambungan ü  Tercapainya pemberdayaan tokoh masyarakat dan kader melalui advokasi, Tujuan Umum orientasi, pelatihan atau penyegaran ü  Meningkatkan peran masyarakat dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar, terutama yang berkaitan dengan penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka T u j u a n u m u m Kematian Bayi serta percepatan pencapaian MDGs diselenggarakannya ü  Memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan Gerakan Peduli Posyandu bagi ibu, bayi dan anak balita. di Provinsi Sumatera Barat ü  Meningkatkan peran Lintas Sektor dalam penyelenggaraan Posyandu terutama a d a l a h u n t u k berkaitan dengan meningkatkan cakupan D/S untuk menjaga anak dan ibu tetap menumbuhkan kepedulian, sehat. kesadaran dan peran aktif ü  Meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan kesehatan dasar terutama yang stakeholder dan berkaitan dengan penurunan AKI dan AKB percepatan pencapaian MDGs. ü  Pertumbuhan bayi dan balita terpantau sehingga tidak menderita gizi kurang atau masyarakat terhadap gizi buruk. Posyandu dalam rangka ü  Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tatanan Rumah Tangga di menurunkan kematian ibu, masyarakat bayi & balita serta ü  Meningkatkan cakupan imunisasi meningkatkan kualitas ü  Mengurangi Kasus Luar Biasa Penyakit yang Dapat dicegah Dengan Imunisasi hidup anak (PD3I) ü  Terbentuknya kelompok peduli KIA-Gizi dan P4K di Nagari   ü  Aktifnya Kelas ibu dan Kelas ibu balita ü  Terbentuknya kordinasi antara masyarakat dengan bidan kordinator ü  Terjalinnya informasi permasalahan KIA-Gizi-P4K antara Posyandu, Puskesmas dan Kecamatan/Nagari                                             14
  16. 16. HASIL YANG DIHARAPKAN ü  Semua masyarakat mengetahui tentang Posyandu dan memanfaatkan Posyandu, minimal 85% balita ditimbang ü  Terpantaunya kesehatan ibu, bayi dan balita melalui Posyandu ü  Minimal 88% dari ibu hamil memeriksakan kehamilannya minimal 4 (empat) kali selama masa kehamilan ke sarana pelayanan kesehatan ü  Minimal 89% dari ibu hamil melahirkan dengan tenaga kesehatan di sarana pelayanan kesehatan ü  Semua ibu hamil dan ibu balita menggunakan buku KIA ü  Minimal 84% bayi usia 0-29 hari terpantau pertumbuhan dan perkembangannya. ü  Minimal 87% bayi usia 29-11 bln terpantau pertumbuhan dan perkembangannya. ü  Minimal 83% anak balita terpantau pertumbuhan dan perkembangannya. ü  Minimal 85% balita terpantau Status Gizi dan perkembangannya ü  Seluruh stake holders dan masyarakat lebih berperan aktif untuk mengoptimalkan fungsi Posyandu. ü  Aktifnya kelas ibu hamil dan kelas ibu balita di 234 Puskesmas ü  Minimal 85% ibu balita memanfaatkan kelas ibu balita                                             15
  17. 17. ü  Minimal 85% ibu hamil memanfaatkan kelas ibu hamil ü  Semua masyarakat mengetahui tentang tempat dimana ibu dapat memeriksakan kehamilannya ü  Terciptanya 208 kelompok peduli KIA-Gizi dan P4K ü  Terbentuknya MOU antara Bidan kordinator di Nagari/Kecamatan dengan tim penggerak PKK tingkat kelurahan untuk memetakan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir ü  Seluruh stake holders dan masyarakat lebih berperan aktif dalam peningkatan cakupan D/S Posyandu dan imunisasi sehingga dapat menunjang percepatan pencapaian MDGs. ü  Semua ibu balita memahami permasalahan kesehatan pada balitanya dan segera membawanya ke fasilitas kesehatan jika terdapat tanda-tanda bahaya pada balita. ü  Minimal 80% bayi mendapatkan imunisasi HB0 (Hepatitis B 0) ü  Minimal 95% bayi mendapatkan imunisasi BCG ü  Minimal 95% bayi mendapatkan imunisasi Polio 1 ü  Minimal 90% bayi mendapatkan imunisasi Polio 2-4 ü  Minimal 95% bayi mendapatkan imunisasi DPT-HB1 ü  Minimal 90% bayi mendapatkan imunisasi DPT-HB2-3 ü  Minimal 90% bayi mendapatkan imunisasi Campak ü  Minimal 95% ibu hamil mendapatkan imunisasi TT 1                                             16
  18. 18. SIFAT   PENYELENGGARAAN dapat bersama-sama mencapai tujuan MDG’S pada Tahun 2015 Koordinatif s e b a g a i a j a n g u n t u k   nantinya. Penyelenggaraan kegiatan pengucapan terimakasih kepada   Gerakan Peduli Posyandi ini berbagai pihak yang Partisipatif melibatkan banyak pihak, t e l a h b e r u p a y a u n t u k Penyelenggaraan pekan MDG’S berbagai sektor terkait dan menyukseskan pelaksanaan ini dilakukan secara sederhana, Organisasi Profesi terkait. Setiap Posyandu khususnya di Provinsi bermakna dan mudah diikuti oleh unsur memiliki peran dan Sumatera Barat. seluruh stake holders dan kontribusi masing-masing untuk masyarakat untuk mendukung mewujudkan kegiatan ini. Komunikatif terwujudnya tujuan MDG’S Penyelenggaraan Gerakan Peduli melalui Posyandu. Apresiatif Posyandu diharapkan dapat Penyelenggara Gerakan Peduli membangun komunikasi banyak Posyandu ini sekaligus arah untuk menggugah masyarakat, sektor terkait untuk                                             17
  19. 19. PENYELENGGARA   Tingkat Provinsi : Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Tingkat Kabupaten/Kota : Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Kecamatan : Puskesmas Kelurahan/Nagari : Posyandu WAKTU DAN PESERTA KOORDINASI TEMPAT §  Seluruh kader Posyandu §  TP-PKK Waktu pelaksanaan adalah Lokasi Terkait. §  BPM pada Minggu ke II Bulan §  Masyarakat. §  BKKBN Mei 2013 §  Tenaga Kesehatan §  Badan Pemberdayaan Pencanangan dilaksanakan §  Institusi Pendidikan Perempuan di Kota Padang, di Kesehatan (Mahasiswa) §  LSM Lapangan Imam Bonjol, §  Organisasi Profesi §  Organisasi Profesi dilanjutkan di Kabupaten/ §  PKK §  Institusi Pendidikan Kota.                                             18
  20. 20. KEGIATAN Kepala BKKBN, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan 3. Kegiatan Sweeping DALAM Keluarga Berencana, Tokoh Pada waktu kegiatan sweeping, GERAKAN Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Profesi, Institusi diberikan penyuluhan kepada orang tua bayi dan balita yang PEDULI Pendidikan dan para undangan tidak hadir saat pelayanan POSYANDU lainnya.   Posyandu untuk membawa bayi   dan balitanya ke Posyandu atau 2 . K e g i a t a n ke Puskesmas/Pustu untuk 1.  P e n c a n a n g a n Pelayanan Kesehatan dilakukan penimbangan berat Peduli Posyandu di Posyandu badan bayi dan balita serta imunisasi. Kegiatan Pencanangan akan dillaksanakan di salah satu §  Pemantauan Pertumbuhan §  Konsultasi Gizi Saat sweeping petugas kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi KIA menyertakan dengan Sumatera Barat, dan akan §  Stimulasi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Balita kegiatan kunjungan neonatus dan dihadiri olef Menteri Kesehatan kunjungan nifas. Republik Indonesia, Gubernur (SDIDTK) §  Pemeriksaan Ibu Hamil Sweeping dilaksanakan oleh Sumatera Barat, Ketua Umum Tim kader kesehatan bersama petugas Penggerak PKK Pusat dan §  Konseling ASI §  Kelas Ibu Balita kesehatan ke sasaran yang tidak Provinsi, Kepala Badan hadir saat Posyandu Pemberdayaan Masyarakat §  Peragaan Kelas Ibu Hamil Provinsi dan Kabupaten Kota, §  Imunisasi                                             19
  21. 21. Petugas imunisasi memberikan layanan imunisasi sesuai jadwal yang disepakati   4.  MOU pelayanan KIA- Gizi-P4K-KB antara bidan kor dinator kecamatan dengan tim penggerak PKK tingkat kelurahan. 5.  P e r n y a t a a n kelompok peduli ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir oleh Puskesmas dan ketua tim penggerak PKK Kecamatan.                                             20
  22. 22. JADWAL PELAKSANAAN H-7 : -  Kader mendata ulang sasaran Posyandu -  Kader dan petugas puskesmas mengadakan pemutakhiran data sasaran Posyandu (ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui serta bayi dan anak balita) H-6 : Kader dan petugas Puskesmas menyiapkan sarana pendukung untuk kegiatan Peduli Posyandu H-5 : -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Peduli Posyandu saat penyuluhan -  Kader menginformasikan tentang kegiatan Pekan Posyandu kepada masyarakat melalui Majelis Taklim -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Posyandu dengan Puskesmas Keliling (halo-halo) H-4 : -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Posyandu saat penyuluhan -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Posyandu dengan Puskesmas Keliling (halo-halo) H-3 : Kader dan petugas membuat daftar sasaran pada Peduli Posyandu dan membuat target yang akan dicapai H-2 : -  Kader menginformasikan kegiatan Peduli Posyandu melalui mesjid -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Peduli Posyandu dengan Puskesmas keliling (halo- halo) H-1 : -  Kader menginformasikan kegiatan Peduli Posyandu melalui pertemuan warga setempat atau surat edaran -  Kader melakukan pembagian tugas untuk pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, pemberian makanan tambahan serta pelayanan yang dapat dilakukan kader -  Kader menyiapkan bahan penyuluhan dan pemberian makanan tambahan disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat -  Petugas Puskesmas menginformasikan kegiatan Posyandu dengan Puskesmas Keliling (halo-halo)                                             21
  23. 23. JADWAL PELAKSANAAN Hari H : -  Pencanangan Pekan Posyandu di Kota Padang oleh Menteri Kesehatan RI, Bapak Gubernur Sumatera Barat dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat. -  Diikuti dengan pelaksanaan buka Posyandu serentak pada minngu ke II H+1 : Kader dan Petugas melakukan kunjungan rumah (sweeping) pada balita yang tidak hadir pada hari buka Posyandu dan sasaran yang memerlukan penyuluhan lanjutan H+2 : Kader dan Petugas melakukan kunjungan rumah dan memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dalam rangka meningkatkan gizi keluarga, menanam tanaman obat keluarga, memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat. H+3 : Kader dan petugas melaporkan hasil kegiatan ke Pimpinan Puskesmas H+4 : Pimpinan Puskesmas melaporkan hasil kegiatan ke Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota H+5 : Dinas Kabupaten/Kota melaporkan hasil kegiatan ke Dinas Kesehatan Provinsi H+6 : Rekapitulasi hasil kegiatan Dinas Kesehatan Provinsi                                             22
  24. 24. SUSUNAN ACARA PUNCAK 7 Mei 2013 Di Lapangan Imam Bonjol Padang   1.  Tari Pasambahan/Tari Gelombang 2.  Pembacaan Doa dan Ayat Suci Al Quran 3.  Laporan Panitia : Kadinkes Provinsi 4.  Operet Anak TK dengan Topik Posyandu 5.  Sambutan Walikota 6.  MDGs 4: Puisi dan Nasyid tentang imunisasi MDGs 5 7.  MDGS 5: Operet P4K 8.  Sambutan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat 9.  MDGs 6: Drama tentang TB HIV oleh Siswa SD 10.  Sambutan ibu ketua tim PKK pusat 11.  MDGs 7 : Randai tentang CTPS dan Stop BABS 12.  Sambutan Gubernur Provinsi Sumatera Barat 13.  Kebulatan tekad kader, tokoh masyarakat/wali nagari, tokoh agama, PKK                                             23
  25. 25. SUSUNAN ACARA PUNCAK 7 Mei 2013 Di Lapangan Imam Bonjol Padang   14.  Sambutan Menkes RI sekaligus Pencanangan Gerakan Peduli Posyandu, ditandai dengan pemukulan Gendang dilanjutkan pelepasan balon oleh Ibu Menkes, Ibu Ketua TP PKK Pusat, Ibu KetuaTP PKK Prov, Bapak Gubernur Sumbar, Bapak Walikota Padang 15.  Pemberian Penghargaan untuk kader posyandu berprestasi 16.  Pemberian bantuan kepada PKK 17.  Penandatanganan MOU antara Bidan Koordinator dengan Ketua TP PKK Kelurahan 18.  Peluncuran kegiatan PKK mendukung Program TB oleh Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, melalui Buku “Si TB” 19.  Kebulatan Tekat KNPI se Sumatera Barat dalam mendukung “Program Aku Bangga Aku Tahu” 20.  Peninjauan pelayanan posyandu, klinik tumbuh kembang, kelas ibu balita, kelas ibu hamil, konsultasi gizi, pelayanan KB, konsultasi ibu hamil oleh dokter spesialis dan lomba mewarnai buku Si “TB” 21.  Penutup.                                             24
  26. 26. TUGAS buah per Posyandu, 5 buah untuk posyandu mandiri ü  Khusus untuk pelayanan imunisasi di Posyandu petugas PUSKESMAS ü  Mendistribusikan Posyandu menyiapkan seluruh kebutuhan sign ke seluruh Posyandu logistik termasuk untuk ü  Mendistribusikan spanduk ke pencatatan dan pelaporan. ü  M e l a k u k a n p e r s i a p a n seluruh Puskesmas ü  Sweeping ke rumah-rumah penyelenggaraan kegiatan ü  Memperbanyak media tentang balita yang tidak hadir untuk Posyandu Posyandu berupa spanduk, ditimbang atau diimunisasi ü  Menyiapkan kader Posyandu banner dan posyandu sign. pada hari buka Posyandu. ü  M e n y i a p k a n s a r a n a d a n ü  Mengalokasikan anggaran prasarana untuk kegiatan untuk sweeping bagi petugas Posyandu (timbangan, vaksin, dan kader Posyandu, masing- coolpack, vaccine carrier, masing Rp. 50.000,- dari dana safety box, alat suntik, BOK pemotong jarum, bahan ü  Menyerahkan transport kader penyuluhan, blangko untuk untuk sweeping sebanyak 3 pencatatan dan pelaporan dll) orang x Rp 50.000,- per ü  Menginformasikan pelaksanaan Posyandu. Peduli Posyandu serentak pada ü  M e n y e l e s a i k a n Minggu II bulan Mei 2013 pertanggungjawaban ü  Melaksanakan Peduli Posyandu administrasi untuk transport pada Minggu II bulan Mei Tahun kader yang diberikan dari Dinas 2013. Kesehatan Provinsi Sumatera ü  Mendistribusikan kaos untuk Barat. kader Posyandu sebanyak 4                                             25
  27. 27. TUGAS PERAN KADER petugas kesehatan dan petugas lainnya terkait KABUPATEN/ dengan jenis pelayanan yang KOTA A.  S e b e l u m H a r i B u k a akan diselenggarakan. Jenis kegiatan ini merupakan Posyandu tindak lanjut dari kegiatan ü  Menentukan 90% Puskesmas ü  M e l a k u k a n p e r s i a p a n Posyandu sebelumnya atau melaksanakan kelas ibu dan penyelenggaraan kegiatan rencana kegiatan yang telah kelas ibu balita Posyandu ditetapkan berikutnya. ü  Menentukan 80% dari ü  Menyebarluaskan informasi ü  M e n y i a p k a n b a h a n keberadaan puskesmas di tentang hari buka Posyandu penyuluhan dan pemberian daerahnya membentuk melalui pertemuan warga makanan tambahan. Bahan kelompok peduli KIA-Gizi- atau surat edaran. penyuluhan sesuai dengan P4K-KB ü  Melakukan pembagian tugas permasalahan yang dihadapi   antar kader meliputi oleh para orang tua.     pendaftaran, penimbangan, ü  M e n y i a p k a n b u k u - b u k u     pencatatan, penyuluhan, catatan kegiatan Posyandu.   pemberian makanan   tambahan serta pelayanan   yang dapat dilakukan oleh   kader.   ü  Melakukan koordinasi dengan                                             26
  28. 28. PERAN KADER sebagainya. tentang perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). ü  Menyampaikan informasi pada orang tua agar B. Saat Hari Buka Posyandu menghubungi kader apabila ada permasalahan terkait ü  Melakukan pendaftaran, pada anak balitanya. meliputi pendaftaran balita, ü  Melakukan pencatatan ibu hamil, ibu nifas, ibu kegiatan yang telah dilakukan menyusui dan sasaran pada hari Buka posyandu. lainnya. ü  Sesudah Hari Buka Posyandu ü  Pelayanan kesehatan ibu dan ü  Melakukan kunjungan rumah anak berupa penimbangan , pada balita yang tidak hadir pengukuran tinggi badan, pada hari buka posyandu. pengukuran lingkar kepala ü  Memotivasi masyarakat untuk anak, pemantauan aktifitas memanfaatkan pekarangan anak, pemantauan status dalam rangka meningkatkan imunisasi anak, pemantauan gizi keluarga, menanam terhadap tindakan orang tua tanaman obat keluarga, tentang pola asuh yang membuat taman bermain dilakukan pada anak, anak yang nyaman dan aman. pemantauan tentang permasalahan anak balita dan ü  Memberikan penyuluhan                                             27
  29. 29. KEGIATAN SERENTAK SELURUH KABUPATEN/KOTA ü  Pelaksanaan Posyandu serentak pada minggu ke II setiap bulan. ü  Pelaksanaan sweeping oleh kader dan petugas kesehatan untuk peningkatan cakupan penimbangan dan imunisasi rutin bagi bayi, dan ibu hamil.                                             28  
  30. 30. MENGHUBUNGI LEBIH LANJUT : Untuk informasi lebih lanjut tentang Gerakan Peduli Posyandu dapat menghubungi: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Jl. Perintis Kemerdekaan No. 65A Telp/fax : 0751-27999 E-mail: irene_susilo_dr@yahoo.com Ridarson, SKM, MKes DR. dr. Irene, MKM Sekretaris Dinas Kesehatan Kabid PP dan Bencana Dinkes Sumbar Hp. 08126612409 Hp. 0811661880 Email. ridarson@yahoo.com Email. irene_susilo_dr@yahoo.com dr. Lily Gracediani, MKes Dr. Dian Leonita, MBiomed Kabid PPK Dinkes Sumbar Kasi Promkes Hp. 082174458764 Hp. 081266489670 Email. liemdinkes_sumbar@yahoo.co.id Buku panduan ini dapat diunduh di : http://www.irenesusilo.blogspot.com/                                             29  
  31. 31. KEPUTUSAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR : 440.316.2013 TE NTAN G PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANA GERAKAN PEDULI POSYANDU TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA BARAT Menimbang : a.  bahwa Pos Pelayanan Terpadu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita; b.  bahwa untuk percepatan terwujudnya kesehatan ibu dan anak perlu ditingkatkan kepedulian masyarakat terhadap Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Provinsi Sumatera Barat;                                             30
  32. 32. c.  bahwa untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan kepedulian masyarakat terhadap Pos Pelayanan Terpadu dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu dibentuk panitia pelaksana Gerakan Peduli Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2013; d.  bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c perlu menetapkannya dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat; Membaca: 1.  Komitmen Indonesia mencapai 8 tujuan MDG’s Tahun 2015; 2.  Komitmen Gubernur Sumatera Barat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; Memperhatikan: 1.  Undang-Undang Nomor 61 Tahun 1958 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 1957 tentang Pembentukan Daerah-daerah Swatantra Tingkat I Sumatera Barat, Jambi dan Riau sebagai Undang-Undang; 2.  Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008; 3.  Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; 4.  Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Meningkatkan Akses Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan yang Berkualitas; 5.  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1454 Tahun 2010 tentang Izin Praktik Bidan; 6.  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu                                             31
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×