• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kepribadian Muslimah
 

Kepribadian Muslimah

on

  • 8,164 views

 

Statistics

Views

Total Views
8,164
Views on SlideShare
8,155
Embed Views
9

Actions

Likes
9
Downloads
1,054
Comments
2

2 Embeds 9

http://www.slideshare.net 8
https://twitter.com 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

12 of 2 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kepribadian Muslimah Kepribadian Muslimah Presentation Transcript

    • Dina Diana Kepribadian Muslimah
    • Ta’aruf
      • Dina Diana,
      • Bersuamikan Mohammad Iqbal , dianugerahi amanah sepasang putra putri ; ‘Alwan Muhammad Zaidan dan Maryam Rif’atul Afifah
      • [email_address]
      • http://tuansufi.wordpress.com
    • Kondisi Terkini Muslimah dalam Dakwah
      • Dalam buku Ummatuna baina Qarnain , DR Yusuf Al-Qarahawi menyebutkan sejumlah kegagalan kaum muslimin sepanjang abad 20. Salah satunya adalah kegagalan dalam masalah perempuan.
      • Kaum muslimin terjebak pada 2 sikap ekstrim, berlebihan dan ceroboh atau antara dua kejahiliyahan.
        • Sebagian kaum muslimin mengekang kaum hawa ; mereka dilarang mengendarai kendaraan atau bekerja di luar rumah, memasung hak-hak sosial politik perempuan. Anehnya pemasungan hak perempuan itu dilakukan atas nama Islam dan hukum syariah.
        • Realitas ekstrim melakukan pembebasan perempuan yang berlebihan dari kaum liberalis muslim. Mereka sangat bersemangat meniru budaya Barat dan mengikuti filsafat liberalisme mereka tanpa seleksi. Ideologi mereka berkembang pesat dalam berbagai hal; cara berfikir, berperilaku, mode pakaian, kosmetik, hubungan lawan jenis, pertunangan dan perkawinan.
    • Kondisi Terkini Muslimah dalam Dakwah
      • Dakwah dalam pandangan para akhwat harus jauh menembus batas tembok-tembok rumah mungil yang asri. Pandangan akan tantangan ruang besar dakwah juga harus menembus batas-batas kekinian. Para akhwat tidak boleh merasa puas dengan keadaan rumah yang nampak aman. Ia harus jauh memikirkan bagaimana kehidupan anak-anaknya kelak. Ia harus menjamin keselamatan akhlak dan kondisi masyarakat saat anaknya tumbuh dewasa.
      • Para akhwat harus jeli melihat kewajiban dan perannya yang multidimensi. Ia tidak boleh terjebak dalam satu sisi yang ditawarkan “ingin bebas” atau “ketergantungan”. Akhwat harus mampu memandang permasalahan amanah dakwah tidak sebatas membina keluarga saja, tetapi juga masyarakat secara umum.
    • Kesiapan Akhwat Berperan Multidimensi
      • Pertama, kesiapan pribadi saat menghadapi gejolak kehidupan. Ini kesiapan yang paling sederhana tapi mendasar. Bagaimana akhwat bisa disebut tangguh jika ia labil saat menghadapi gejolak diri. Apalagi jika kemudian jatuh ke dalam arus-arus negatif yang membahayakan. Setiap manusia dihadirkan berbagai cobaan dan ujian. Tinggal cara menyikapinya.
        • Para akhwat yang tangguh tentunya harus selalu menemukan formula penyelesaian dari tipe masalah.
        • Para akhwat harus sadar bahwa mereka memiliki banyak tiang untuk berpegangan, banyak telinga untuk mendengar permasalahan dan banyak tangan yang akan menolong .
        • Selama ia masih berpegangpada ikatan kuat komunitas, maka sebenarnya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.
      Ustdzah Nursanita Nasution, ME memberikan gambaran seperti apa bentuk kesiapan yang dibutuhkan:
    • Kesiapan Akhwat Berperan Multidimensi
      • Kedua, siap dari segi pemikiran.
        • Maksudnya, mengusahakan agar pendapatnya bisa diterima masyarakat.
        • Bahkan tidak sekedar merespon tapi mempercayakan setiap masalah untuk dipecahkan oleh kader dakwah.
        • Sebagaimana firman Allah, “Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka peselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan dan menerima dengan sepenuhnya.” (QS An-Nisaa : 65).
      Ustdzah Nursanita Nasution, ME memberikan gambaran seperti apa bentuk kesiapan yang dibutuhkan:
    • Karakter Utama Akhwat Sejati
      • Kepribadian yang kuat ; pribadi yang kuat tak lain adalah wujud dari tertanamnya nilai-nilai Syakhsiyah Islamiyah yang dalam. Sebab wujud keimanan dan ketaqwaan selalu menghasilkan kepribadian manusia yang utuh. Sempurna antara ucapan dan perbuatan. Seseorang yang memiliki pribadi yang kuat pasti akan menjadi keteladanan bagi orang lain.
      • Keberanian dan kepercayaan diri. Buah utama dari keimanan adalah keberanian dan kepercayaan diri penuh. Seorang akhwat yang memiliki sifat ini tidak akan gentar dan takut menghadapi berbagai kritik dan cemooh yang menimpa. Apabila saat pilihan itu sudah tepat menurut Islam, ia senantiasa kokoh tanpa ragu kala harus membuat keputusan-keputusan penting.
    • Karakter Utama Akhwat Sejati
      • Berpikir rasional dan sistematik, memiliki kemampuan intelektual dalam mengkritik, mengevaluasi, membangun, menantang dan memilih.
        • Kemampuan ini terbangun umumnya jika terbiasa dalam iklim tandzim (organisasi) yang rapi.
        • Seluruh kemampuan dalam segi aqliyah terbentuk seiring perkembangan dan pengalaman yan ia raih bersama gerakan dakwah. Ia paham benar mana prioritas, mana asesoris. Yang mana esensi, yang mana bungkus.
        • Ia memahami konsep gerakan dakwah secara komprehensif bukan juz’iyah.
        • Pada saat harus mengkritik, ia sampaikan mana yang membangun dan membuang yang kontraproduktif.
    • Karakter Utama Akhwat Sejati
      • Kemandirian. Di sinilah kemudian wujud utuh ketangguhan seorang akhwat sejati diuji.
        • Sebab kemandirian adalah tujuan pembinaan diri.
        • Murobbi, mentor, pembina, guru tidak lain adalah stimulus dan pemberi inspirasi atas setiap gerak dan ucap saat kita sendiri. Bukan orang lain.
        • Jadi, kemandirian harus menjadi karakter yang terbangun dalam diri kader dakwah. Tidak ada pilihan untuk menjadi cengeng!
    • Yang harus diperhatikan - Tata Krama Pergaulan Umum
      • Komunikasi antara keduanya harus dalam batas ucapan yang baik, tidak mengandung kemunkaran, tidak mengandung hal yang tidak bermanfaat,dsb (QS.33:12)
      • Menundukkan pandangan (QS.24:30-31) kecuali dalam hal pendidikan, kesehatan/kedokteran, jual beli, dan meminang.
      • Menghindari percampuran antara lawan jenis (ikhtilat)
      • Tidak berkhalwat / berduaan antara lawan jenis melalui media apapun, perbincangan.
      • Menghindari posisi syubhat yang memungkinkan munculnya pandangan negatif dari orang lain
      Tata Krama yang berlaku umum untuk lelaki dan perempuan (termasuk dlm akhlak seorang muslim)
    • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Tujuan tarbiyah pada akhwat Muslimah pertama kali adalah membentuk kepribadian sebagai Muslimah yang seutuhnya.
      Potensi optimal Muslimah fikriyah (intelektual) khuluqiyah (moral) j asadiyah (fisik) amaliyah (operasional) ruhiyah (spiritual)
    • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Menurut Syaikh Hasan Al-Banna, kepribadian Islam meliputi 10 aspek :
      • Salim Al-Aqidah (bersihnya akidah). Setiap individu dituntut untuk memiliki kelurusan akidah yang hanya dapat mereka peroleh melalui pemahaman terhadap Al-qur’an & As-Sunnah.
      • 2. Shahih Al-Ibadah (lurusnya ibadah). Setiap individu dituntut untuk beribadah sesuai dengan tuntutan syariat. Pada dasarnya ibadah bukanlah hasil ijtihad seseorang karena ibadah tidak dapat diseimbangkan melalui penambahan, pengurangan, atau penyesuaian dengan kondisi dan kemajuan zaman.
    • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH 3. Mantin Al-Khuluq (kukuhnya akhlak). Setiap individu dituntut untuk memiliki ketangguhan akhlak sehingga mampu mengendalikan hawa nafsu dan syahwat. 4. Qadir ‘ala Al-Kasb (mampu mencari penghidupan). Setiap individu dituntut untuk mampu menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kebutuhan hidup. 5. Mutsaqaf Al-Fikr (luas wawasan berpikirnya). Setiap individu dituntut untuk memiliki keluasan wawasan. Ia harus mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan wawasan.
    • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH 6. Qawiy Al-Jism (kuat fisiknya). Setiap individu dituntut untuk memiliki kekuatan fisik melalui sarana yang dipersiapkan Islam. 7. Mujahid linafsih (pejuang diri sendiri). Setiap individu dituntut untuk memerangi hawa nafsunya dan mengukuhkan diri di atas hokum-hukum Allah melalui ibadah dan amal shaleh. Artinya, setiap pribadi dituntut untuk berjihad melawan bujuk rayu setan yang menjerumuskan manusia ke dalam kebathilan dan kejahatan. 8. Munazham fi syu’unih (teratur urusannya). Setiap individu dituntut untuk mampu mengatur segala urusannya sesuai dengn aturan Islam. Pada dasarnya segala yang tidak teratur hanya akan berakhir pada kegagalan.
    • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH 9. Haris ‘ala Waqtih (memperhatikan waktunya). Setiap individu dituntut untuk mampu memelihara waktunya sehingga akan terhindar dari kelalaian. Setiap individu juga dituntut untuk mampu menghargai waktu orang lain sehingga tidak akan membiarkan orang lain melakukan kesia-siaan. 10. Nafi’ li Ghairih (bermanfaat bagi orang lain). Setiap individu harus menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang lain. Tarbiyah bagi perempuan Muslimah hendaknya mampu menumbuh kembangkan berbagai sifat positif dalam kepribadian, sehingga lahirlah pribadi mempesona, buah dari proses tarbiyah yang berkesinambungan.
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: " Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak pula bagi perempuan yang mu'minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata." (Q.S. Al-Ahzab: 36)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: " Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya ." (Q.S An-Nur: 31)
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul (Lanjutan)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah." (Q.S. Al-Ahzab: 33)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka." (Q.S. Al-Ahzab: 53)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." (Q.S. Al-Ahzab: 59)
      • Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: "Wanita itu aurat" maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya.
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu 'iffah (kemuliaan)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda 'Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu." (Q..S. Al-Ahzab: 59)
      • Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), "karena itu mereka tidak diganggu". Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah "karena itu mereka tidak diganggu" sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu kesucian
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka." (Q.S. Al-Ahzab: 53)
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mu'min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya,
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya." (Q.S. Al-Ahzab: 32)
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu pelindung
      • Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: "Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan"
      • Sabda beliau yang lain: "Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya."
      • Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu taqwa Allah
      • Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik." (Q.S. Al-A'raaf: 26) ·
      • Hijab itu iman
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman: "Dan katakanlah kepada wanita yang beriman." (Q.S. An-Nur: 31).
      • Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman: "Dan istri-istri orang beriman." (Q.S. Al-Ahzab: 59)
      • Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu'minin, Aisyah ra dengan pakaian tipis, beliau berkata: "Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu."
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu haya' (rasa malu)
      • Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: "Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu."
      • Sabda beliau yang lain: "Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga."
      • Sabda Rasul yang lain: "Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat." ·
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Hijab itu ghirah (perasaan cemburu)
      • Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib Radiyallahu 'anhu berkata: "Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang 'ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu."
    • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH
      • Beberapa syarat hijab yang harus terpenuhi:
      • Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling rajih / terang
      • Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.
      • Tebal dan tidak tipis atau trasparan.
      • Longgar dan tidak sempit atau ketat.
      • Tidak memakai wangi-wangian.
      • Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
      • Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
      • Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang.
      • Jangan berhias terlalu berlebihan
    •  
    •  
    • Tips Cantik Muslimah
      • Muslimah, diamnya saja cantik dengan ia menjaga aurat dan akhlaknya. Tapi agar kecantikan itu terjaga, berikut ini adalah tipsnya: 1. Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik:
      • Cuci muka minimal 5 kali sehari, yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo'a.
    • Tips Cantik Muslimah
      • 2. Untuk menghilangkan stress (salah satu penyebab kerut di wajah) :
      • Perbanyaklah 'olah raga'. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do'a-.
    • Tips Cantik Muslimah
      • 3. Untuk pelembab, agar awet muda:
      • Gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri, kamu adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan 'kata kunci' setiap bercermin, "Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii" (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad).
    • Tips Cantik Muslimah
      • 4. Untuk mendapatkan bibir cantik: Bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.
      • 5. Agar tubuh langsing: Lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.
    • Tips Cantik Muslimah
      • 6. Untuk mengembangkan diri: Sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.
    • Source
      • MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH YANG INTEGRAL http://fatma1203.wordpress.com/2007/05/13/untuk-suamiku/
      • HIJAB, TOLOK UKUR MENILAI KEPRIBADIAN MUSLIMAH http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg06676.html
      • GIRL VAGANZA http://annisaagamais.blogspot.com /
      • Akwat sejati dalam Ruang Besar Amanah Dakwah http://kammi-teknikundip.blog.friendster.com/2008/11/akhwat-sejati-dan-ruang-besar-amanah-dakwah/