Your SlideShare is downloading. ×
0
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Proses terbentuknya  batuan beku
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Proses terbentuknya batuan beku

12,754

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
12,754
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
337
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1.  Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada.
  • 2.      Proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut : Kenaikan temperatur Penurunan tekanan Perubahan komposisi Dll.
  • 3. Contoh batuan “igneus” dengan cairan lava yang temperaturnya rendah
  • 4. Aktivitas Magma Dalam Bumi
  • 5.  Batuan beku intrusif mempunyai variasi ukuran dan bentuk yang sangat besar.  Dike adalah batuan beku diskordan yang dibentuk oleh magma yang menerobos melalui retakan yang memotong perlapisan batuan sedimen. Tubuh batuan yang berbentuk tabular ini mempunyai ketebalan dari beberapa sentimeter sampai lebih dari satu kilometer, dengan panjang dapat sampai beberapa kilometer
  • 6.   Sill adalah batuan beku yang tabular yang berbentuk ketika magma menerobos melalui bidang perlapisan batuan sedimen. Pada umumnya batuan beku sill pada umumnya terbentuk pada tempat yang relatif dangkal dimana tekanan yang dibentuk oleh batuan sedimen yang diterobosnya relatif kecil. Lakolit merupakan batuan beku konkordan seperti sill yang terbentuk pada lingkungan dekat permukaan. Tetapi magma yang membentuk lakolit lebih kental. Tubuh lakolit terbentuk seperti lensa cembung ke atas. Lakolit pada umunya merupakan inti dari struktur kubah yang akan tersingkap apabila batuan sedimen yang menutupi diatasnya tererosi.
  • 7.  Batolit merupakan tubuh batuan beku diskordan yang sangat besar. Batuan yang menyusun batolit biasanya mempunyai komposisi mineral yang mendekati tipe granitik. Batolit yang besar merupakan hasil dari kejadian yang berlangsung sangat lama lebih dari jutaan tahun, tetapi tubuh batolit yang relatif kecil umumnya disusun oleh satu tipe batuan beku. Batolit biasanya merupakan inti dari suatu sistem pegunungan.
  • 8. Bermacam-macam sifat magma karena perbedaan komposisi Sifat Magma Basaltik Andesitik Granitik Kandungan silika Kecil (+50%) Menengah (+60%) Tinggi (+70%) Viskositas Rendah Menengah Tinggi Tinggi Menengah Rendah Rendah Menengah Tinggi Tinggi Menengah Rendah Kecenderungan Membentuk Lava Kecenderungan Membentuk Piroklastik Titik Lebur
  • 9.  Dalam geologi, sebuah intrusi adalah sebuah batuan beku yang telah menjadi kristal dari sebuah magma yang meleleh di bawah permukaan Bumi. Magma yang membeku di bawah tanah sebelum mereka mencapai permukaan bumi. Batuan dari jenis ini juga disebut sebagai batuan beku plutonik atau batuan beku intrusif. Dia berlawanan dengan batuan ekstrusif.
  • 10. Batuan Beku Intrusif  Batuan beku intrusif terjadi karena kondisi plutonik kristalisasi yang terjadi pada tempat yang dalam dengan pembekuan lambat dengan tekanan besar
  • 11. Contoh “igneus rock” jenis intrusif
  • 12. Graniet Graniet adalah suatu jenis batuan beku dengan tekstur porfiritik, struktur massive dan ukuran butir yang sedang.
  • 13. Granodiorite Granodiorite adalah suatu jenis batuan beku dengan tekstur holokristalin atau fanerik, struktur yang sama dengan graniet yang membedakan hanya kandungan feldspar potasnya lebih sedikit dibanding plagioklas.
  • 14. Batuan beku extrusif  Batuan beku extrusif adalah batuan yang mineral penyusunnya terbentuk dari batuan vulkanik dan tidak dapat dibedakan dengan mata telanjang dengan tekstur amorf (tidak berbentuk kristal).
  • 15. Contoh “igneus rock” jenis extrusif
  • 16. Andesit Batuan andesit terbentuk dari batuan lelehan diorit karena terbentuknya oleh lelehan diorit maka komposisi mineralnya seperti diorit. Nama batuan andesit diambil dari nama pegunungan Andes karena batuan ini banyak ditemukan dipegungan Andes
  • 17. Basalt Batuan basalt terbentuk dari batuan lelehn dari gabro selain berupa batuan lelehan atau lava, basalt juga merupakan batuan piroklastik. Basalt umumnya berwarna hitam karena kaya akan unsur-unsur besi dan magnesium
  • 18. Penyebaran aktifitas magma Sebagian besar dari lebih 600 gunung api aktif yang telah diketahui terletak disepanjang busur pertemuan lempeng konvergen. Beberapa gunung api aktif terletak disepanjang pemekaran samudera. Ada tiga jalur gunung api aktif yang berhubungan dengan aktivitas tektonik global, yaitu disepanjang pematang oceanic, palung oceanic dan pada kerak oceanicnya sendiri.

×