Notulensi focus group discussion rujakota
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Notulensi focus group discussion rujakota

on

  • 1,085 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,085
Views on SlideShare
1,084
Embed Views
1

Actions

Likes
0
Downloads
6
Comments
0

1 Embed 1

http://www.slideshare.net 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Notulensi focus group discussion rujakota Notulensi focus group discussion rujakota Document Transcript

  • NOTULENSI FOCUS GROUP DISCUSSION RUJAKOTA<br />SENIN, 27 SEPTEMBER 2010<br />HASIL DISKUSI KELOMPOK<br />HASIL DARI KELOMPOK ADI:<br />
    • Rujakota masih bingung pemecahan masalahnya, aktivasi ruang publik atau ruang terbuka hijau. Ruang terbuka coklat atau ruang terbuka hijau?
    • Mungkin rtp belum dpt disamakan dgn rth dan tidak memecah masalah rth, saran, missal mengadakan taman tematik. Contohnya taman lansia yang memang diperuntukan untuk taman lansia. Taman bacaan, taman musik. (Membuat koridor tema)
    • Taman sebagai tempat belajar, jadi dtg disana sambil belajar tentang sesuatu. Missal taman sains, kita bisa mengerti tentang hokum Newton misalnya dengan alat peraga tertentu. View slide
    • Taman sebagai tempat mencari inspirasi atau sharing informasi. View slide
    • Di Bandung banyak industri kreatif tapi pendidikannya tidak menuntut kreatif. Siklus pendidikan tidak terlalu digunakan.
    • Tingkatkan kualitasnya, kalau menginginkan tamannnya bertambah. Misalnya bisa dg menambah pepohonan.
    • HMIF: hypertext lap, twitter bisa langsung update di sana, realitas bertambah
    • HMTL: spah (saluran penadah air hujan), kebutuhan air dpt dipenuhi dengan air hujan
    HASIL DARI KELOMPOK INDRA:<br />
    • Kesan yang ditangkap adalah kita akan mengintervensi atau menambah nilai taman (mempercantik taman)
    • Himatika: membuat labirin, labirin rumput, dari labirin kita bisa melihat sejarah kota bandung misalnya.
    • HMP: ruang terbuka di daerah permukiman kumuh, taman besar porsi pemerintah, lebih baik di pemukiman, anak2 dpt menikmati fasilitas bermain, termaanfatkan dan dpt manfaat dari daerah tsb. Lahan bawah flyover mau dibangun dgn pemerintah, coba tanya pemerintah, mereka bisa bantu atau tdk. HMP juga bisa membantu pendataan tentang ruang terbuka hijau, survey peraturan pemerintah.
    HASIL DARI KELOMPOK SUKMA:<br />Taman tersebut memiliki fitur yang mempunyai daya tarik, seperti:<br />
    • Wifi yang diberi tempat duduk meja tempat berteduh (potensi)
    • Menulis tweet yang dapat muncul di billboard
    • Lampu neon, menciptakan suasana, kalau malam kita pasang lampu neon, menciptakan suasana tanaman seperti menyala
    • Penciptaan wahana yang diciptakan untuk masyarakat, contohnya seperti taman fisika
    • HMM: Water tab, sprinkle, namun kendalanya ada di keamanan, perawatan, dan dana
    Selain itu taman juga bisa ramai bisa dg diisi oleh komunitas<br />HASIL DARI KELOMPOK ALDO:<br />
    • Memfasilitasi kegatan yang ada di taman, seperti senam pagi, tempat makan, taman bacaan, dll
    • Mengundang org melakukan kegiatan tdk hanya dgn fasilitas, tapi juga kebersihannya, kalau bersih org jadi segan untuk membuang sampah sembarangan.
    • Pembuatan sculpture khas jawa barat, missal patung angklung, lambang dari taman (air mancur), kegiatan sosial (membersihkan taman yang dikompetisikan)
    HASIL DARI KELOMPOK JP:<br />
    • Yang susah adalah perawatannya
    • Taman berkurang solusinya untuk menjaga harus ada banyak org, pemerintah akan berpikir 2 kali untuk meghilangkan taman selama msh banyak pengunjung, misal diisi dengan acara-acara tertentu
    • Dingdong ITB, fakta menarik tentang taman.
    • System keamanan, missal taman yang dekat dgn warga, kalau taman tsb ada yang merasa memiliki. Kalau taman tsb akan dialihfungsikan, masyarakat sekitar akan merasa memiliki.
    • Ada sensor2 pelacak sesuatu di taman untuk keamanan, missal ada alarm.
    • Taman yang terdekat adalah taman ganesha, redesain satu taman yaitu taman ganeca, bikin semua anak ITB memiliki taman ganesha, kalau itu berhasil baru mengajukannya ke pemkot.
    • Taman yang berkonsep, tema per-minggu, missal minggu ini akan jadi taman musik, minggu depannya taman drama, menghasilkan bakat-bakat baru.
    DISKUSI FORUM BESAR<br />Wendy – IMAG:<br />Kita ingin mengajak satu itb ini untuk berkolaborasi, hasil dari FGD ini akan digodok kembali dan nantinya aka nada FGD ke 2 untuk lanjutan dr FGD ini.<br />HMM:<br />Untuk daya tarik di taman: <br />
    • Membuat pompa, jadi air mancur
    • Untuk menyiram tanaman sprinkler, membuat taman tetap fresh, water sprayer
    • Billboard yang menggunakan renewable energy, dengan turbin angin
    • System water tab, untuk pompa
    HMP:<br />Saran difokuskan dulu idenya, isunya masih bias, ini taman baru atau ruang publik baru. Sarannya lebih ke RTH baru, untuk meningkatkan yang 6,9% tadi. Tertulisnya konsepnya mengeksiskan taman, tapi tertulis di latar belakang tentang kurangnya RTH. Yang lebih tinggi tentang RTH. Plano lebih bisa memberikan data tentang taman-tamannya, tertarik dengan ide taman tematik.<br />Ian – HMIF:<br />Ada ide bagus water sprinkle, dan wifi. Posisi himpunan sebagai apa, diajak kerja sama atau urusan panitia dengan ide himpunan?<br />Wendy – IMAG:<br />Skrg lebih membahas isu dan konsep, nanti di FGD ke 2, masalah apa dan pembahasannya apa, dari bidang keilmuan dikeroyoknya kayak apa. Tujuan kita, juga membudayakan kolaborasi, dengan kolaborasi hasilnya tentu lebih baik, proses itu dimulai dari skrg meskipun baru ide. Kita udh tau akan bkin produk A, missal kita cuma bisa bikin struktur atau desain, ternyata kita btuh bantuan dari keilmuan lain, kita kan adakan kolaborasi yang lebih konkret untuk mengasilkan karya nyata tsb.<br />Faisal – SBM:<br />Menambah jumlah taman, bagaimana caranya menambah jumlah taman, tapi yang kita tau bandung sudah sangat sempit skrg?<br />Tyo – HMP:<br />Cari lahan punya pemda yang belum punya fungsi, missal mau dibangun apartemen, missal membuat proposal konsep, yang isinya kita ingin membuat lahan tsb jadi taman, tawarkan ke pemerintah, siapatau bisa jadi taman baru.<br />Faisal – SBM:<br />Apa ada yang bisa memanfaatkan taman tersebut jika dipelosok-pelosok? Coba cari nilai strategis dan ekonomisnya. Kaji lagi. <br />Adi – IMAG:<br />System kemitraan contohnya kayak di taman flexi, taman milik pemerintah yang dibeli oleh Telkom, untuk yang dikota2 padat. Di bandung ada 50% taman yang dimitrakan, perusahaan punya motiivasi khusus. Taman cikapayang kemitraan dengan Djarum. Ada jug ataman yang tempat untuk menaruh baligo, untuk iklan. Untuk mempromosikan barang mereka.<br />Wendy – IMAG:<br />Misi kita adalah berteman dengan taman, langkah awal untuk berkolaborasi dan karya nyata ada di ruangan ini, misi yang sama, berteman dengan taman.<br />Definisi RTH bukan hanya yang berskala kota, mulai budayakan dari taman-taman kecil yang ada di rumah misalnya. awali dari diri kita sendiri. <br />